Pasar persaingan monopolistik & Oligopoli

Filed under: Teori Organisasi Umum 2 — Leave a comment May 6, 2012 Pasar persaingan monopolistik adalah suatu bentuk pasar yang didalamnya terdapat banyak penjual (produsen) yang menghasilkan produk yang coraknya berbeda satu sama lain. Model pasar persaingan monopolistic diperkenalkan pertama kali pada tahun 1933 oleh Chamberlin dan Joan Robinson. Pada dasarnya bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang berada di antara dua bentuk pasar yang ekstrem, yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli. Hal inilah yang menyebabkan ciri- ciri pasar persaingan monopolistik mirip dengan pasar persaingan sempurna maupun pasar monopoli. Kemiripan dengan pasar persaingan sempurna antara lain terletak pada banyaknya jumlah penjual (produsen), sedangkan perbedaannya terletak pada karakteristik produknya yang berbeda antara satu produsen dengan produsen yang lain (diferensiasi produk). Kemiripan dengan pasar monopoli terletak pada kemampuan perusahaan dalam mempengaruhi harga, sedangkan perbedaannya antara lain terletak pada banyaknya jumlah penjual (produsen). Ciri- ciri pasar persaingan monopolistik adalah seperti di uraian berikut: • Terdapat banyak penjual (produsen) Seperti halnya pada pasar persaingan sempurna, dalam pasar persaingan monopolistic terdapat banyak produsen. Pada umumnya produsen dalam pasar persaingan monopolistik mempunyai ukuran yang relatif sama. Kondisi ini menyebabkan produksi dari setiap produsen jumlahnya relatif kecil dibandingkan dengan jumlah produksi dalam keseluruhan pasar (industri). • Karakteristik barangnya berbeda Meskipun jumlah produsennya banyak, seperti dalam pasar persaingan sempurna, tetapi dalam hal produk yang dihasilkan tidak homogen (berbeda). Dalam pasar persaingan monopolistik, setiap produsen menghasilkan produk yang berbeda (differentiated product) atau terdapat diferensiasi produk. Diferensiasi produk tersebut dapat berupa diferensiasi fisik, misalnya kemasan, bentuk, dan desain maupun diferensiasi kualitas. Adanya diferensiasi produk ini menyebabkan produk yang dihasilkan akan menjadi daya tarik bagi konsumen untuk memilih suatu produk tertentu. Dalam hal ini produk yang dihasilkan bukan merupakan produk yang bersifat substitusi sempurna (perfect substitute) tetapi substitusi dekat (close substitute). • Penjual mempunyai sedikit kemampuan mempengaruhi harga Produsen dalam pasar persaingan monopolistik mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi harga, meskipun tidak sebesar pada pasar monopoli. Kemampuan ini sebagai akibat adanya diferensiasi produk yang menyebabkan konsumen lebih memilih pada suatu produk tertentu, meskipun harganya sudah mengalami kenaikan. Sebaliknya produsen yang menurunkan harga tidak dapat dengan mudah menaikkan penjualan produknya. • Penjual relatif mudah untuk masuk kedalam pasar dan keluar dari pasar Laba yang dinikmati oleh produsen dalam pasar persaingan monopolistik menarik perhatian produsen lain untuk memasuki pasar. Namun demikian, jika produsen tidak mampu bertahan

. Penentuan harga dan output . Tujuan promosi yang dilakukan produsen adalah untuk memberikan informasi agar konsumen lebih mengenal produk yang ditawarkan sehingga akan mempengaruhi citarasa terhadap produk tersebut. Hal ini dilakukan untuk menarik konsumen sebagai akibat adanya diferensiasi produk yang dihasilkan masingmasing produsen. • Persaingan dalam promosi penjualan sangat aktif Produsen dalam pasar persaingan monopolistik harus aktif melakukan promosi.Semakin tinggi tingkat diferensiasinya berarti semakin rendah tingkat ketergantungannya (interdependensi) terhadap perusahaan lain. yaitu antar produsen menghasilkan output yang berbeda.jenis oligopoli . . Keseimbangan pada pasar oligopoli akan dipengaruhi oleh 2 kemungkinan perilaku penjual. . menekankan kualitas suatu produk agar konsumen mengetahui bahwa produk tersebut berkualitas sangat baik dan memelihara hubungan baik dengan konsumen. Pasar oligopoli merupakan pasar yang terdiri dari beberapa penjual (produsen) untuk satu jenis barang tertentu. yaitu antar produsen menghasilkan output yang sama. 2.dalam menghadapi persaingan maka akibatnya harus keluar untuk menghindari kerugian yang semakin besar.Setiap penjual akan mengikuti tindakan penjual lainnya.Oligopoli dengan diferensiasi produk.Oligopoli tanpa diferensiasi produk. Ini berarti kurva permintaannya tidak tergantung perusahaan lain.Setiap penjual tidak akan mengikuti tindakan penjual lainnya. dalam hal menentukan harga. Ini berarti kurva permintaannya tergantung atau dipengaruhi perusahaan lain.Semakin rendah tingkat diferensiasinya berarti semakin tinggi tingkat ketergantungannya (interdependensi) terhadap perusahaan lain. khususnya dalam hal menurunkan harga. .Tinggi rendahnya tingkat diferensiasi produk akan mempengaruhi perilaku produsen dalam menentukan output atau harganya. BAB I . 3. Jenis. . 1. Jika terdiri dari 2 produsen disebut duopoli.

Indonesia merupakan Negara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah sehingga dengan mudah setiap produsen mendapat bahan untuk berproduksi. Ada pasar persaingan sempurna. Apalagi didukung oleh sumber daya alam yang melimpah yang memungkinkan untuk seseorang memproduksi barang dengan jumlah yang banyak. POKOK PERMASALAHAN 1. pasar persaingan monopolistic dan pasar oligopoli. Produsen yang berhasil dalam menjalankan suatu usaha tidak akan menutup kemungkinan usaha tersebut akan diikuti oleh orang lain. akan tetapi yang ada adalah sistem jual beli. Namun. tempat ditemukannya produsen dan konsumen adalah pasar. walaupun dengan kemasan. Apa saja ciri-ciri pasar persaingan monopolistik? . pasar monopoli. Karena terkadang barang yang ditukar tidak seimbang nilainya dengan barang yang didapat. LATAR BELAKANG Usaha seseorang untuk selalu memenuhi kebutuhan hidupnya selalu dilakukan sejak zaman dahulu kala. Seiring berkembangnya zaman akhirnya didapat satuan pengukur nilai suatu barang yaitu uang. Dalam sistem jual beli ada yang namanya produsen dan konsumen. B.PENDAHULUAN A. Berangkat dari permasalan diatas maka kami menyusun makalah dengan judul PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIK. Ketika banyak produsen memproduksi barang yang sama. Seiring dengan perkembangan zaman pasar pun ada bermacam-macam. Maka disnilah terjadi pasar persaingan monopolistik. Apa yang dimaksud dengan pasar persaingan monopolistik? 2. Sebelum adanya jual beli seseorang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bertukar barang dengan orang lain yang memeliki barang yang ia butuhkan (barter). barter bukanlah hal yang efisien bagi seseorang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. merk dan kualiatas yang berbeda. Setelah orang-orang mengenal uang maka sistem barter tidak lagi berlaku.

kemudahan dalam memperolehnya. bentuk dan ukuran. Sebagai contohnya perbedaan produk dapat dilihat dari bentuk fisiknya seperti beda fungsi. Tetapi dilihat dari strukturnya pasar monopolistik lebih mendekati pada pasar persaingan sempurna (dicirikan dengan banyak perusahaan yang berpartisipasi di pasar. Teori pasar persaingan monopolistik dikembangkan karena ketidakpuasan terhadap daya analisis model persaingan pasar sempurna maupun pasar monopoli. tanpa batasan masuk industri yang serius) tetapi perusahaan yang berpartisipasi di pasar tersebut menghasilkan produk yang berbeda karakteristik. logo ataupun kemasan. Perbedaan juga dapat dijumpai dalam kaitannya dengan merek. Pengertian Pasar Persaingan Monopolistik Pasar persaingan monopolistik merupakan salah satu dari pasar persaingan tak sempurna. Seperti apa contoh pasar persaingan monopolistik? 5. bentuk ataupun kualitas. Dalam pasar persaingan monopolistik para konsumen merasakan adanya perbedaan karakteristik dari produk-produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dengan produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan lainnya. Lebih lanjut perbedaan juga dapat dijumpai dalam kaitannya dengan hal-hal yang terkait dengan penjualan seperti jangka waktu kredit. Apa corak yang ada pada pasar monopolistic? 4.3. yang menawarkan satu jenis barang dengan deferensi produk yang berbeda-beda baik dari segi kualitas. Apa saja kelebihan dan kekurangan pasar persaingan monopolistik? BAB II PEMBAHASAN A. ketersediaan komoditas. Perbedaan tersebut bisa mencerminkan perbedaan yang sebenarnya diantara produk-produk yang mereka konsumsi atau hanya perbedaan persepsi konsumen bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaanperusahaan yang beroperasi di pasar memang berbeda. Pasar monopolistik didefinisikan sebagai pasar dengan banyak produsen yang menghasilkan komoditas yang berbeda karakteristik (differentiated product) dan bisa disebut juga sebagai pasar yang banyak penjual. pelayanan .

otomatis disana pasti terdapat pasar monopolistis . karena perbedaan corak(different product) pada produk tersebut. akan tanpak jelas perbedaan tersebut. Di samping perbedaan dalam bentuk fisik . Seperti yang telah kita ketahui bahwa pasar persaingan sempurna seluruh perusahaan nya memproduksi produk yang sama. barang yang di produksi oleh perusahaan pasar monopolistis ini tidak bersifat barang pengganti sempurna akan tetapi ia bersifat barang pengganti yang dekat. loasi perolehan komoditas. Sehingga mengakibatkan produksi suatu suatu perusahaan relative sedikit. Ciri-ciri pasar persaingan Monopolistik 1. kosmetik. Terdapat cukup banyak pengusaha Dalam pasar persaingan monopolistis . akan tetapi pasar ini hanya mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga suatu .purna jual. Dengan kata lain perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik memiliki ukuran yang relatif sama besarnya. juga terdapat perbedaan dalam bentuk bungkus atau pembungkusan product. Maka kita dapat membedakan mana produk suatu perusahaan dengan product perusahaan yang lainnya. Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga Dalam pasar persaingan monopolistis suatu perusahaan dapat mempengaruhi suatu harga . akan tetapi tidak sebanyak seperti yang terdapat pada pasar persaingan sempurna. obat-obatan. dibandingkan dengan seluruh produksi dalam keseluruhan pasar tersebut. Pakaian. Barangnya bersifat berbeda corak Sifat ini merupakan sifat yang sangat penting untuk dapat membedakan mana pasar persaingan monopolistik dan mana pasar persaingan sempurna . akan tetapi ukuran / besarnya tidak melebihi perusahaan – perusahaan yang lain. 2. 3. Akibat dari berbagai macam perbedaan ini . B. Oleh karena itu susah untuk membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Apabila kita lihat secara fisik suatu product . dan ada pula yang berbeda dalam cara membayar barang yang akan di beli. terdapat cukup banyak pengusaha . Dan apabila di suatu pasar terdapat banyak perusahaan . pelayanan dan sebagainya. Sedangkan dalam pasar persaingan monoplistik tidak susah untuk membedakan produk dari masing-masing perusahaan. restaurant dan banyak komoditas makanan adalah contoh-contoh dari komoditas monopolistik yang umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disebabkan oleh: 1. walaupun tidak sebanyak pada waktu sebelum kenaikan harga barang produksinya. 2. para pengusaha melakukan persaingan bukan harga ( non . Karena perbedaan corak inilah yang menyebabkan konsumen atau pembeli akan otomatis bersifat memilih. 4. perusahaan harus dapat meyakinkan pelanggan akan mutu barang tersebut. Pasar monopolistis mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga disebabkan oleh barang yang dihasilkan bersifat berbeda corak (different product). tidaklah mudah untuk menghabiskan penjualan barang tersebut. Karena modal yang diperlukan relative besar kalau dibandingkan dengan mendirikan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna. ia akan tetap memiliki pelanggan . Persaingan promosi penjualan sangat aktif Dalam pasar persaingan monopolistis harga bukanlah penentu utama dari besarnya pasar dari perusahaan. Pada pasar ini memungkinkan suatu perusahaan menarik banyak pelanggan walaupun harga barang produksinya berharga tinggi. suatu perusahaan tidak mudah menarik banyak pelanggan dengan harga barang produksi yang relatif rendah.perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis. Ini disebabkan oleh barang produksi yang mereka hasilkan . Produsen lain mudah memasuki pasar Apabila ada suatu perusahaan baru ingin memulai usahanya didalam pasar persaingan monopolistik tidak akan banyak mengalami hambatan seperti halnya dalam pasar oligopoli dan monopoli. yaitu barang yang bersifat beda corak dengan barang yang sudah tersedia di pasaran . Maka untuk mempengaruhi cita rasa pembeli. Dan bisa juga sebaliknya . walaupun harganya relatif agak mahal. apabila perusahaan tersebut ingin menurunkan harga barang produksinya . yaitu menyukai product perusahaan satu dan kurang menyukai produk perusahaan yang lain.dan mempromosikannya pada masyarakat untuk mendapat pelanggan . Karena perusahaan itu harus menciptakan barang produksi yang bercorak beda dengan barang produksi yang telah beredar dahulu di pasaran. Maka apabila ia menaikkan harga barang produksinya . dan dengan promosi tersebut . 5. karna masih banyak konsumen yang setia dengan produk yang telah lama ia pakai .barang produksi di bandingkan dengan perusahaan oligopoli dan monopoli. dan mempromosikan barang baru tersebut. Bahkan sebaliknya .

Pemaksimuman keuntungan jangka panjang Keuntungan yang melebihi normal menyebabkan pertambahan jumlah perusahaan dipasar. Disinilah letak ketidakefisienan pasar persaingan monopolistik. Sehingga keuntungan pun akan semakin menurun ketingkat normal. Ada dua penyebab ketidakefisienan pasar persaingan monopolistik. Keuntungan maksimum akan dicapai apabila perusahaan terus berproduksi sampai pada tingkat tercapainya MC=MR. Kapasitas berlebih (Excess Capacity) Jika perusahaan menderita kerugian minimum. jumlah perusahaan dalam pasar semakin sedikit sehingga jumlah permintaan yang dihadapi perusahaanperusahaan yang masih ada menjadi lebih besar. Perusahaan akan memperoleh laba diatas normal pada jangka pendek. Akibatnya. Persaingan yang demikian itu antara lain adalah dalam rangka memperbaiki mutu dan desain barang . Tetapi tidak sampai mencapai elastis sempurna sebagaimana kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan dalam pasar persainagn sempurna. Harga jual masih lebih besar dari biaya marjinal (P>MC) b. Dengan demikian setiap perusahaan yang ada di pasar akan menghadapi permintan yang semakin berkurang pada berbagai tingkat harga. Kejadian keluarnya perusahaan dari pasar akan berlangsung terus sampai perusahaan memperoleh keuntungan . 2. 1. Pemaksimuman keuntungan jangka pendek Permintaan yang dihadapi perusahaan dalam persaingan monopolistik adalah sebagian dari keseluruhan permintaan pasar. Pemaksimuman Keuntungan Dalam Pasar Persaingan Monopolistik Kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan dalam persaingan monopolistik lebih elastis dari yang dihadapi monopoli. maka ia akan keluar dari pasar.price competition) . melakukan iklan yang terus menerus memberikan syarat penjualan yang menarik. Bahkan akan merugi jika penerimaan marjinal lebih kecil dari biaya marjinal (MR<MC). C. yaitu: a.

Dalam keadaan seperti ini tidak ada lagi perusahaan yang masuk ke pasar dan juga tidak ada lagi yang keluar dari pasar. Ketika terlihat keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek maka akan memicu perusahaan-perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut. Efesiensi dan Diferensiasi Produksi Dalam pasar persaingan monopolistik walaupun terdapat banyak produk yang dihasilkan sama namun produsen membedakan karakteristiknya. design. Variasi produk menimbulkan keuntungan bagi produsen dan konsumen. Keuntungan bagi produsen karena diferensiasi produk mampu menciptakan suatu penghambat pada perusahaan lain untuk menarik para pelanggannya. Bagi konsumen keuntungannya karena mereka memeiliki banyak pilihan untuk membeli suatu produk dengan karakteristik yang berbeda-beda. Perkembangan Teknologi dan Inovasi Bentuk pasar monopolistik memberikan dorongan yang sangat terbatas untuk melakukan perbaikan teknologi dan inovasi. Terdapatnya berbagai varisi produk merupakan keistimewaan dari pasar persaingan monopolistik. karena dalam jangka panjang perusahaan hanya memperoleh keuntungan normal. 1. Ketika banyak peodusen yang bergelut dalm bidang yang sama maka . Setiap perusahaan dalam pasr persaingan monopolistic akan berusaha memproduksi produk yang mempunyai sifat khusus yang dapat dengan jelas dibedakan dengan hasil perusahaan lain.normal. Oleh sebab itu terdapat beberapa corak yang ada terjadi dan ada pada pasar persaingan monopolistik. Perbedaan-perbedaan ini membuat konsumen memiliki banyak pilihan untuk menentukan produk yang akan dipilih dan digunakan. Inilah yang disebut keseimbangan jangka panjang perusahaan persaingan monopolistik. mode maupun kemasan. D. Berikut uraian hal-hal yang terkait dalam corak pasar persaingan monopolistik. baik dalam hal mutu. Corak Pasar Persaingan Monopolistik Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa pasar persaingan monopolistic itu berbeda dengan pasar persaingan sempurna maupun pasar monopoli. Keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek dapat mendorong pada kegiatan pengembangan teknologi dan inovasi. 2.

5.keuntungan yang melebihi normal pun tidak didapati lagi. ketika suatu produsen mampu menghasilkan keuntungan melebihi normal pada jangka waktu pendek. Jenis iklan ini digunakan untuk mempertahankan kedudukannya di pasar. yang berarti dalam waktu yang singkat keuntungan yang diperoleh dari pengembangan teknologi dan inovasi tidak dapat lagi dinikmati. Jenis iklan ini biasanya digunakan perusahaan ketika memperkenalkan hasil-hasil produksinya yang baru. Contoh Pasar Persaingan Monopolistik . Promosi Penjualan Melalui Iklan Dalam perusahaan-perusahaan modern kegiatan membuat iklan merupakan suatu bagian penting dari usaha memasarkan hasil produksi. Berdasarkan kecenderungan ini. para ekonom berpendapat bahwa pasar persaingan monopolistik menimbulkan corak distribusi pendapatan yang lebih merata. persaingan bukan harga dapat dilakukan dengaan diferensiasi produk dan iklan serta berbagai bentuk promosi penjualan. Asumsinya. E. Tujuan membuat iklan adalah untuk tercapainya salah satu dari target-target berikut. Distribusi pendapatan Banyaknya produsen yang bersaing pada pasar persaingan monopolistik mengakibatkan distribusi pendapatan akan seimbang. Karena dalam pasar persaingan monopolistik harga bukanlah segala-galanya. Maka dari itu. Ketika banyak produsen yang dapat memperoleh keuntungan berarti tidak ada lagi yang produsen yang mendapatkan keuntungan lebih melainkan keuntungannya sama. Memberi tahu konsumen bahwa produk yang dihasilkan merupakan produk terbaik. b. 4. karena keuntungannya sudah terbagi-bagi dengan banyaknya produk. Menjelaskan kepada konsumen mengenai produk yang dihasilkan. maka hal ini akan menarik beberapa produsen lain untuk memproduksi produk yang sama. Persaingan Bukan Harga Persaingan bukan harga merujuk pada upaya-upaya selain perubahan harga yang dilakukan oleh produsen untuk menarik lebih banyak konsumen. a. 3.

Honda dan Yamaha sama-sama produsen sepeda motor. . Revo : Megapro  Sepeda motor keluaran Yamaha = bertenaga o Matic o Bebek o Sport : Mio. Vega : Skorpio Di atas adalah salah satu contoh pasar persaingan monopolistik.Contoh pasar persaingan monopolistik adalah: Penjualan sepeda motor Honda dan Yamaha  Sepeda motor keluaran Honda = irit o Matic o Bebek o Sport : Beat. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya. Xeon : Jupiter. Selanjutnya tergantung pilihan konsumen. karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik. karena iritnya bahan bakar yang digunakan. Sedangkan Yamaha lebih unggul dalam akselerasi. Kebebasan keluar masuk bagi produsen. 3. Honda lebih unggul dalam urusan bahan bakar. mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya. dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya. Akan tetapi kedua perusahaan tersebut memiliki karakteristik produk yang berbeda. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen. 2. 4. Vario : Supra. F. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya. Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Monopolistik Kelebihan pasar persaingan monopolistik : 1.

Sehingga kurang efisien. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar. sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen. Keuntungan di atas normal tersebut menyebabkan pertambahan jumlah perusahaan di pasar. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi. serta jumlah produksinya yang rendah. Biaya produksi per unit perusahaan monopolistik dan harga komoditas yang relatif tinggi. Daya monopoli yang relatif kecil menyebabkan kesejahteraan yang hilang (dead weight loss) relatif kecil. Hal ini berdasarkan tiga argument. . Pengaturan pasar persaingan monopolistic tidak perlu dilakukan meskipun perusahaan yang beroperasi dalam pasar persaingan monopolistik tidak efisien. kualitas maupun pelayanan. 3.Kekurangan pasar monopolistik : 1. Sehingga mengakibatkan perusahaan tersebut hanya akan memperoleh keuntungan normal bahkan merugi pada periode jangka panjang. antara lain : a. Menyebabkan kapasitas produksi yang digunakan berada di bawah tingkat optimal. karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi. 2. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik. KESIMPULAN Perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik akan mendapatkan keuntungan di atas normal pada periode jangka pendek. BAB III PENUTUP A. baik dari segi harga.

2006.com/site/nuhfil/Home/Mikro-baru. Permintaan ysng sangat elastis menyebabkan kelebihan kapasitas produksi relatif kecil. Dkk.com/file. Rahardja. produsen tidak lantas kehilangan banyak pelanggan. Sugiarto.php/1/Simulasi/mp. dan Manurung.google.30 Nov www. “Teori Ekonomi Mikro Suatu Jakarta: FE UI. peningkatan kualitas. Jakarta: UIN Jakarta Press Pratama. c./karakteristik. Mandala. Baik inovatif dalam menciptakan suatu produk maupun inovatif dalam efisiensi penggunaan faktor produksi.html http://sites. 2007. “Ekonomi Mikro Sebuah Kajian Komprehensif”. Sehingga meskipun produsen menaikan harga barang tersebut. Ketidakefisienan yang dihasilkan perusahaan yang beroprasi dalam pasar persaingan monopolistic diimbangi dengan kenikmatan konsumen karena beragam produk . “Pengantar Teori Mikro Ekonomi”. B. . Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Pasar Monopolistik.. Karena konsumen sudah percaya dengan mutu produk tersebut. 2007. SARAN Sebaiknya produsen meningkatkan kualitas produk sehingga konsumen akan tetap setia pada produk tersebut. dan meningkatnya kebebasab konsumen dalam memilih output.ilmuku. DAFTAR PUSTAKA Lukman.b.. Selain itu pasar persaingan monopolistik juga menuntut produsen agar lebih inovatif lagi dalam berproduksi.pdf?a=&attredirects=0 Pengantar”.

Assalamualaikum . Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. keburukan. perbedaan ini ditulis Kerozzi meliputi dari pengertian. apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurn P Bentuk terdapa dimana bebera bertind pangsa (price . jenis dan Pasar monopsoni Pasar yang dikuasai satu pembeli. Disana kita akan menjumpai berbagai bentuk. ciri. Pasar monopolistik Bentuk pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Silakan disimak dengan baik Nama NIM Fakultas : Nur Mazidah : 122010300*** : Ekonomi – Akuntansi SA 1 : Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Perbedaan -Perbedaan Pasar No 1 Perbedaa n Pengertian Pasar monopoli Bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. kebaikan dan conproduk dalam pasar. Pasar ini sering kita jumpai buktinya dengan kita mengunjungi swalayan atau supermarket.

Barang yang dijual berbeda corak 3.Terd leader 6.Terd penjua 2. Hanya ada satu pembeli 2.Mem iklan 5. Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat .Harg beruba 3 Kebaikan 1. Konsumen tidak bisa pindah walau rugi 5. Harga ditentukan penjual (monopoli) 3. Barang yang dijual merupakan bahan mentah 4.Penjual/produsen harus aktif beriklan 4.dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi 3.Mem memili 2.Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara 4.Mempunyai kekuasaan mempengaruhi harga 1. Harga sangat ditentukan pembeli 1. Penjual akan hemat dalam biaya produksi 1. Jumlah penjual banyak tapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna 2.Sulit perusa 4.Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar 1.Memberi kebebasan memilih bagi pembeli 2.Mam penelit pengem 3.Memberi kepuasan lebih pada pembeli karena ada persaingan penjual 3.Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk 2.Bara homog 3.Kualitas produk lebih terpelihara 2.Sebagai penjual tunggal. 1.Adan teknolo .Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk 1. Terdapat satu penjual 2. Perusahaan lain sulit memasuki pasar 4. monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal merek yang hampir serupa tetapi tidak sama 2 Ciri-ciri 1.Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar 5. Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen 3.Lebi kepuas karena penjua 4.

pulpen. oligopoli.Monopolis umumnya bertindak boros 5.Bisa arah m 5 Contoh Produk microsoft windows. tingkat efisiensinya relatif rendah 3.Harg terlalu mendo inflasi 3.Kurang efisiennya perusahaan kecil menyebabkan harga barang yang dibayar konsumen masih kecil 1.KAI) makanan ringan (snack).Perusahaan lain sulit memasuki pasar 2. perusahaan kereta api (PT. nasi goreng. industr diIndo mobil Sekian dari saya artikel Perbedaan pasar monopoli. buku pabrik susu Nestle. Monopolistik. perusahaan listrik negara (PLN). . Produk yang tidak sesuai keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang 1.Jumlah produk tergantung monopolis 4. semoga membantu semua.Men ketimp pendap 2. Wassalamualaikum.Bagi perusahaan yang kecil.Bisa terhada pemilik 5.Masih terdapat kemungkinan terjadi pemborosan biaya produksi bila dibandingkan dengan pasar persaingan sempurna 2.karena pemberian hak cipta dan hak paten 4 Keburukan 1.Bisa pembo produk kerjasa oligopo semang kurang 4.Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan 3.Pembeli bisa seenaknya menekan penjual 2. Monopsoni.Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen 1. persaingan sempurna.Sulit ditemb perusa 6.

tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus. harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan. Akibatnya tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang. namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Oleh karenanya. misalnya perbedaan aroma. dan lain-lain. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas. sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. . konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain. Sedangkan Yamaha memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. perbedaan warna. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat homogen. produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. kemasan. Pada pasar persaingan monopolistik. Pada pasar monopolistik.Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Sebut saja sepeda motor Honda. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut. Misalnya. Contohnya adalah : shampoo. tetapi masing-masing memiliki ciri khusus sendiri. pasta gigi. pasar sepeda motor di Indonesia. dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. dll. perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. dan adanya hambatan yang besar untuk dapat masuk ke dalam pasar. Walaupun demikian. seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi. semakin mahal harga barang tersebut. diciptakan oleh perusahaan yang mempunyai kemampuan untuk memonopoli pasar. Daftar isi • • • • 1 Ciri dan sifat 2 Monopoli yang Tidak Dilarang 3 Lihat pula 4 Pranala Luar Ciri dan sifat Ada beberapa ciri dan sifat dasar pasar monopoli. semakin sedikit barang yang diproduksi.Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos. secara langsung maupun tidak langsung. satu + polein. Perusahaan monopolis akan berusaha . Ciri lainnya adalah tidak terdapatnya barang pengganti yang memiliki persamaan dengan produk monopolis. Ciri utama pasar ini adalah adanya seorang penjual yang menguasai pasar dengan jumlah pembeli yang sangat banyak. Apabila penetapan harga terlalu mahal. maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market). Hambatan itu sendiri. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis". begitu pula sebaliknya. penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Sebagai penentu harga (price-maker).

yang biasanya diperoleh melalui peraturan pemerintah. Cara lainnya adalah dengan menetapkan hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif pada suatu barang. perusahaan lain tidak berhak menciptakan produk sejenis sehingga menjadikan perusahaan monopolis sebagai satu-satunya produsen di pasar. dan harga murah. Perusahaan baru tersebut tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan monopolis yang memiliki kekuatan pasar. Tanpa kepemilikan hak paten. • Monopoli by Lisence Izin penggunaan hak atas kekayaan intelektual. Dengan menetapkan harga ke tingkat yang paling rendah.menyulitkan pendatang baru yang ingin masuk ke pasar tersebut dengan beberapa cara. Monopoli yang Tidak Dilarang • Monopoli by Law Monopoli oleh negara untuk cabang-cabang produksi penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. sehingga lama kelamaan perusahaan tersebut akan mati dengan sendirinya. • Monopoli by Nature Monopoli yang lahir dan tumbuh secara alamiah karena didukung iklim dan lingkungan tertentu. . image produk. salah satu di antaranya adalah dengan cara menetapkan harga serendah mungkin. perusahaan monopoli menekan kehadiran perusahaan baru yang memiliki modal kecil.