Melestarikan Pencak Silat Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler.

[ in English ]

Aug 26th, 2009 | By admin | Category: Artikel Silat [ in English ]

Latar Belakang TUJUAN yang disertai harapan-harapan luhur bagi terbentuknya sebuah pelestarian nilai-nilai budaya nusantara sangat lah di perlukan, seperti laju perkembangan salah satu olah raga yang mengandung banyak nilai-nilai budaya bangsa. Ditengah keaneka ragaman yang kita temui, Negara kita juga kaya akan keaneka ragaman baik hayati adat istiadat dan juga seni budaya. Salah satu yang ada di dalamnya adalah seni budaya pencak silat dengan berbagai keunikan di dalamnya. Sebagai contoh Indonesia tercatat menjadi akar kebudayaan ini dan diakui memiliki sejarah ilmu beladiri dan seni pencak yang lahir berabad-abad tahun lalu seperti Aliran Cimande, Silat Tuo, Silat Kumanggo, Silat Minang, Cikalong, Cikaret, Serak, Bandrong, Sitembak, Sipecut, dll. Dalam hal ini pencak silatlah tentunya yang menjadi sorotan utama jika kita akan membahas pentingnya sebuah pelestarian khususnya dalam konteks olah raga prestasi bagi generasi muda. Kita seharusnya patut bangga bahwasannya beladiri peninggalan nenek moyang kita pencak silat sudah mulai tumbuh dan menyebar di bagian belahan dunia di berbagai negara tetangga seperti: Singapura, Malaysia, jepang, Amerika, Belanda, dll, hampir di semua benua ada pencak silatnya dengan kata lain perkembangannya sudah sekian jauh dan berkembang sepeti yang di harapkan. Namun, lain hal fenomena yang kita hadapi di dalam negeri, dalam upaya mendukung kegiatan tersebut di tengah generasi muda sudah semakin sempit, apalagi sulitnya memasukan sebuah kurikulum olahraga pencak silat di sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Tak ayal akibatnya bisa kita lihat, kejayaan Seni Budaya Pencak Silat yang dimiliki oleh Indonesia sudah semakin surut dan yang mempriatinkan yalah generasi muda sudah seakan kurang peduli terhadap asset Seni Budaya yang dimiliki oleh bangsanya sendiri. Ini sebuah kenyataan yang agak sulit diungkapkan karena bagai menepuk air di dulang, membuat kita terasa mengelus dada dan menarik nafas panjang. Akan tetapi, hal ini tidak bisa terusmenerus didiamkan tanpa ada usaha untuk memperbaikinya. kita harus tidak segan untuk mengajak semua pihak yang terkait untuk berdialog bersama dan merenung bersama mengenai manfaat dari pentingnya sebuah pelestarian. Maka, Setiap jajaran Pencak Silat dan semua pihak yang terkait di luar itu termasuk dalam hal ini peran sekolah atau dunia pendidikan berkenan untuk turut ambil peran masing-masing untuk saling bekerjasama dan mendukung dan dilakukan secara terus menerus. Bahwasannya, Pecak

Sekolah kadang-kadang terlalu cepat mengambil kebijakan yang memang di rasa kurang bijak yang di pegaruhi oleh figure birokrasi di dalamnya. Seperti halnya memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat menjadi wacana yang membuat semangat bertanding yang melahirkan atletik mengangkat prestise Sekolah. hobi siswa yang sangat bervariasi dan diberi wadah mengikuti perkembangan jaman. Disamping sebagai hobby. Hobi adalah kompetensi yang memerlukan pengembangan yang memiliki hubungan ke arah profesi di kemudian hari. guru-guru pun lebih mendukung hal itu malah seakan mempersulit misi budaya dan olah raga ini untuk masuk ke lingkungan sekolah dengan berbagai alasan yang intinya menolak. dari yang bersifat kelompok maupun yang individual. Hanya segelintir orang yang mau terlibat dan itu pun tampak terpaksa.Silat adalah bidang lain yang seharusnya juga mendapat kesempatan memposisikan dirinya dalam penanggulangan ini. Apakah karena kurang paham tentang Seni Budaya Pencak Silat atau apa itu silat? Apakah karena merka memang sudah tidak perduli lagi terhadap budaya sendiri? Ini yang patut kita bahas bersama dalam sebuah pembicaraan meja bundar di sekolah antara Perguruan sebagai wakil dari misi pelestarian Seni Budaya Pencak Silat. yang kita hadapi di jaman globalisasi seperti sekarang. jika hal itu sampai juga mengalahkan kepentingan yang paling mendasar seperti perpustakaan. Sekolah dalam hubungan dengan kehidupan harus dapat memberikan respon. seperti Pencak . Mereka lebih tertarik untuk melirik budaya bangsa lain di banding bangsanya sendiri. Ada banyak jenis olah raga. dan pertimbangan kita. dari yang sangat aman hingga yang berbahaya. Pemilihan jenis olah raga tergantung selera. hal itu kemudian itu memasuki kebijakan pengembangan potensi bagi siswa-siswa di sekolah dengan anggaran yang tidak sebanding dengan pengembangan kesenian. olah raga juga memiliki fungsi untuk kesehatan jiwa dan raga. Anehnya. bakat. mempertimbangkan. Termasuk melayani politik kekuasaan yang dipresentasikan melalui jargon yang merasuk ke dalam sekolah. Contoh nyata. pembangunan sarana olah raga lain yang jauh mengalahkan ketersediaan sarana berekspresi kesenian-budaya-olah raga (Pencak Silat). yang bersifat permainan atau yang memiliki nilai seni. Lambat laun. Bahkan terkadang lebih tragis. Sekolah dengan senang hati menganggap dirinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Sekolah juga seharusnya mempertimbangkan minat. karakter. serta bersedia untuk turut serta memperhatikan hal ini dalam jangka panjang ke depan dan sebelum itu perlu kiranya membahas peranan perguruan sebagai media sebagai transfer pengetahuan dalam pembinaan prestasi olah raga-Pencak Silat di sekolah. Paradigma Pencak Silat Gejala umum yang tampak di sekolah pada saat Pencak Silat ini dikenalkan adalah kegiatan tersebut tidak benar-benar melibatkan semua siswa. pihak Sekolah (komite sekolah) dan juga orang tua murid atau masyarakat. di samping sebagai olah raga prestasi. Kini sudah saatnya sekolah memiliki pandangan lebih luas terhadap kegiatan kesenian-olahraga di sekolah dalam mata pelajaran intra dan ekstra. ini lah realita dan merupakan sebuah paradigma terhadap pencak silat.

Tidak seperti stamina statis seperti pada olah raga lainnya seperti angkat besi. mental. aspek kekuatan tidak hanya ditimbulkan dari kekuatan tenaga saja. dan pengetahuan. kita juga melatih stamina / daya tahan kita. Pelatihan termasuk kelenturan dan koordinasi gerak serta keseimbangan disamping nilai estetikanya. Dari segi fisik. Di dalam Pencak Silat. . Lebih menumbuhkan jiwa ksatria. kulit.Melatih kita untuk lebih banyak berpikir disamping hanya sekedar menggunakan otot belaka. maka tidak bisa lepas membicarakan mengenai stamina ini. Kebanyakan olah raga lain menitik beratkan pada salah satu atau beberapa bagian tubuh saja. Hal itu karena olah raga yang satu ini dirasa dapat memberikan kebutuhan yang lebih daripada sekedar olah raga gerak badan saja. Stamina dinamis. ditinjau dari sudut fisik. kita juga akan lebih mengenal dan mengetahui bagian-bagian tubuh kita baik fungsi serta kelebihan dan kelemahannya. 1. Dalam tingkat yang lebih tinggi. Di samping power. yang membedakannya dari jenis olah raga lainnya. Namun. Pencak Silat juga memiliki kelebihan dalam membina jiwa / mental kita. 5. 4. Dari segi pengetahuan. 2. Menimbulkan kewaspadaan yang tinggi.Pencak Silat melibatkan seluruh bagian tubuh kita. Disamping fisik juga melatih mental dan pikiran kita. tetapi juga menimbulkan kekuatan yang disebut tenaga ledakan. Stamina terhadap kecepatan. 2. tulang. 7.Silat. dll. 3. Di dalam Pencak Silat. Hal yang terakhir ini sangatlah membantu kita untuk mempelajari tenaga dalam dan meditasi. Memupuk kegesitan dan kelincahan mental. Bila kita bicara mengenai olah raga secara umum. 4. yang mana kita perlu juga melatih ketahanan terhadap pukulan dan bantingan. memiliki beberapa manfaat dibandingkan dengan jenis olah raga lainnya. Disamping itu.Dalam peragaan serang bela dibutuhkan stamina kecepatan yang tinggi dan percepatan / impulse yang terkendali. Stamina terhadap daya tahan pukulan. Stamina dari seluruh tubuh.Mempertebal kedisiplinan dan keuletan yang lebih tinggi karena sifat latihannya yang sulit dan lama. Stamina dari metabolisme aerobic (oxygenic) dan anaerobic. 3. pencak melatih stamina kita untuk bergerak aktif. darah. kita melatih berbagai macam stamina yang tidak terdapat dalam jenis olah raga lainnya: 1. tetapi juga organ dalam.Hal yang specific untuk jenis olah raga bela diri. 6. Menambah kepercayaan diri.Pencak Silat merupakan olah raga yang memiliki kombinasi metabolisme aerobic dan anaerobic. 5. kita bisa merasakan adanya aliran energy melalui saluran energy (meridian) kita. Pencak Silat melatih tidak saja otot-otot kita saja. Tidak seperti dalam olah raga marathon yang 98% membutuhkan metabolisme aerobic.

baik dengan atau tanpa senjata. Ketua Persilat (Persekutuan Silat Antar Bangsa). kita akan mulai tertarik pada kefilsafatan. Pendek kata dapat disimpulkan bahwa berlatih Pencak Silat akan memberikan jalan untuk lebih maju setahap lagi dalam menjaga kesehatan kita. Apa itu Pencak Silat ? Beberapa waktu lalu.Disamping itu. Menurut President IPSI (Ikatan Pencak Silat Indoneisa) mendefinnisikan Pencak Silat sebagai ketrampilan dan ilmu tentang pola gerak bertenaga yang efektif. Silat diartikan sebagai olahraga (permainan) yang didasari ketangkasan menyerang dan membela diri. Dan bila kita berpikir mengenai teknik. seperti yang pernah di muat oleh satu wartawan Surat kabar Kompas bahwa PENCAK silat merupakan seni bela diri produk Melayu yang keberadaannya patut untuk di lestarikan. Mungkin tak terbayang memang jika sebenarnya pengembangan olah raga prestasi pada sebuah Sekolah dapat melahirkan kebijakan menjaring atlet pada tahun ajaran baru untuk memperkuat barisan atlet di sekolah. Bersilat adalah bermain (atau berkelahi) dengan menggunakan ketangkasan menyerang dan mempertahankan diri. indah dan menyehatkan tubuh. . yang mana merupakan suatu konsep yang tidak terlepas dari mempelajari kejiwaan manusia beserta tingkah lakunya. Ditegaskan salah satu program utama dari IPSI (Ikatan Pencak silat Seluruh Indonesia) adalah terus menerus memasyarakatkan Pencak Silat agar tak lagi dianggap sebagai seni bela diri yang ketinggalan jaman. maka juga tidak lepas dari konsep strategi. melainkan suatu beladiri ?self defence? atau ?martial art?. ada kecenderungan untuk meraih publikasi yang luas melalui prestasi olah raga dan ini bisa menjadi ukuran keberhasilan sebuah sekolah. Eddie M Nalapraya mengakui hal itu. Dengan demikian pencak silat bukan ilmu atau keterampilan untuk berkelahi. kepandaian bertarung dalam pertandingan (atau perkelahian) seni bela diri khas Indonesia. Berburu atau meminang calon atlet setiap tahun ajaran baru dilakukan untuk membela tanah air bernama sekolah diperlukan untuk event olah raga Porseni. serta berujuan untuk membentuk ketahanan diri dan memupuk rasa tanggung jawab sosial. Kontinuitas pembinaan olah raga prestasi di Sekolah muaranya akan melahirkan atlet pembela nama daerah. permain-an (keahlian) dalam mempertahankan diri dengan kepandaian menangkis. mengelak. dari segi pengetahuan kita juga lebih memahami hukum-hukum fisika mekanika yang dapat dirasakan secara langsung dalam aplikasi jurus-jurusnya. Sedangkan Pencak Silat bermakna. Semangat sekolah semacam ini -tidak hanya dalam bidang olah raga — membuat posisi kesenian ? dan pelestarian kebudayaan bangsa sekolah menjadi sebuah pertanyaan bagi kita. merupakan suatu perpaduan yang luwes antar scien dan skill dalam bahasa Indonesia disebut kan bahwa pencak silat adalah Indonesia self defence art atau Indonesia martial art. Di balik itu semua. dan sebagainya. Mempelajari lebih jauh lagi. nama bangsa dan negara. Pencak Silat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka berarti. yang di jiwai budi pekerti luhur berdasar ketaqwaan kepada Tuhan YME.

atau bahkan bisa mendahului menyerang untuk menghindari ‘kerusakan’ yang lebih besar. dalam perkembangannya Pencak Silat melangkah menjadi suatu jenis ‘gerakbadan’. . menghindar. dewan pendekar. Secara kasat mata memang masih ada perbedaan. yakni tindakan saat menerima serangan lawan. yakni teknik sambut serangan. senam atau jurus yang dapat dipertandingkan. seragam pertandingan dan sebagainya. dengan menangkis. namun banyak aktivitas lain yang dihasilkan seperti. Secara ringkas ada tiga prinsip teknis olahraga Pencak Silat. Demikian pula dengan jenis musik yang mengiringi gerakan-gerakan silat yang seperti tarian lemah gemulai tersebut. Sebagai olahraga. Seperti tercermin dalam lambang trisula. Pencak Silat merupakan wujud perilaku budaya suatu kelompok. atau dikeroyok beberapa orang lawan. Disamping itu Sebagai seni budaya Bangsa yang berlandaskan Pancasila. serta selalu menggunakan kaidah-kaidah silat. bela diri dan olahraga. lebih banyak ditujukan untuk membentuk sikap dan watak kepribadian. pencak silat memang tumbuh berawal dari naluri manusia untuk melakukan pembelaan terhadap serangan fisik yang menghampirinya. Seseorang yang menguasai Pencak Silat (pendekar) diharapkan mampu melindungi diri dari setiap serangan. Sebagai pembinaan mental spiritual atau olah batin. di mana ketiga ujungnya mencerminkan unsur seni. Faktor ajaran agama yang menyertai latihan pencak silat. yakni di pencak silat didominasi gerakan mirip tarian. seperti kelas peserta. ketua pertandingan. yang merupakan wujud dari keberhasilan latihan olah batin. Berarti. Seorang pendekar mampu mengembangkan daya tempurnya. hingga filsafat. Hal itu masih ditambah teriakan keras (di karate disebut kiai). biasanya berperan besar untuk mengembangkan fungsi ini. Sebagai bela diri. sementara pada bela diri yang lain dominan dengan gerakan keras sejak awal hingga selesai. olahraga. Hal itu menjadi penyebab perbedaan gerakan silat antara suatu daerah dengan daerah lainnya di Tanah Air ini. Pencak Silat harus berlandaskan kepercayaan terhadap ?ke-Esaan Sang Pencipta. sehingga dalam tempo singkat berhasil memenangkan pertarungan. penerapan teknik tinggi untuk meraih nilai penuh. setelah disepakatinya suatu aturan pertandingan olahraga pencak silat. bela diri. gelar). luas arena. Teknik dan taktik sambut serangan. dewan wasit dan juri. baik saat satu lawan satu. yang di dalamnya terkandung unsur adat. lamanya pertandingan setiap babaknya. dan seni yang tidak dapat di pisahkan. serta demonstrasi tenaga dalam. dewan hakim. dia harus memiliki kemampuan mengatur siasat/strategi bertempur (bahasa Jawa. Yaitu sarana pembinaan mental spiritual. Perkembangannya kian pesat. sementara gagangnya diyakini melambangkan pembinaan mental spiritual. Sulit ditunjukkan secara eksplisit produk dari pembinaan mental spiritual tersebut. penyembuhan spiritual. yang di pencak silat tak begitu akrab dilakukan.Dalam arti sesungguhnya. disepakati ada empat aspek yang terkandung dalam Pencak Silat. Sebagai seni. tradisi. mengelak dan kemudian membalas menyerang.

Setelah melewati taham sebelunya di harapkan mereka sudah memiliki sumber-sumber pendidikan yang telah melakukan pengujian agar bias memberikan gambaran pentingnya olahraga pencak silat ini meski masih secara minimal. yaitu Tahap Formalitas. capacity building dilakukan melalui peningkatan kemampuan administratur (seperti kepala Sekolah) dan pelaksana pendidikan (seperti guru-guru. Tahap Formalitas. ketrampilan lokal. Apalagi dengan beraninya beberapa guru menyimpulkan bahwa kesenian telah dipinggirkan sebuah bentuk marginalisasi yang kontraproduktif pengembangan nilai lokal. Mungkin hal nya serupa dengan di Bali setidaknya Pencak Silat dapat pula di kembangkan melalui kurikulum tersebut pada system pendidikan kita. dsb. instruktur.) agar dapat melaksanakan pengelolaan pendidikan Pencak Silat di sekolah secara efisien serta dapat menyelenggarakan proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif. dsb. betapa bangganya sekolah-sekolah telah menganggap dirinya bertanggung jawab terhadap pengembangan nilai lokal. dll. Tapi. melaui satuan-satuan pendidkan ini perlu dilengkapi fasilitas minimal ada pengenalan terlebih dahulu di lingkungan sekolah. Terutama. Jika memang hal itu terlalu resmi dan muluk ? muluk bias saja sebelumnya ada semacam masa penyeleksian terlebih dahulu sebelum pencak silat itu menapat posisi yang strategis di sekolah seperti melalui beberapa tahap yakni. seperti dalam jumlah dan kualifikasi guru yang telah mengenal Silat.Dalam setiap gerakan Pencak Silat (sebagai olahraga). . ada banyak hal yang menjerat sekolah bisa dikritisi sebagai lembaga yang kurang kritis dalam pengembangan kompetensi siswa. Untuk dapat mulai dikembangkan kemampuannya. yang mungkin saja melalui kalangan dewasa atau jajaran para guru dapat dinaikkan tahap berikutnya. Misalnya. sarana pendidikan. prasarana. unsur-unsur seni dan bela diri tentu harus tercermin. Pengembangan Intrakurikuler melalui Muatan Lokal Sebenarnya. namun seorang pesilat dilarang menyerang lawan yang sedang mengembangkan kaidah-kaidah perguruannya. padahal sikapnya kurang memiliki komitmen dalam pengembangan nilai lokal dalam wujud karya estetis. dan kualifikasi system yang akan di terapkan secara terpadu pada lingkungan Sekolah. kualifikasi penyediaan sarana latihan. walau tak ada peraturan tertulis. Dengan begitu Satuan-satuan pendidikan ini sudah mencapai standar teknis secara minimal. sekolah-sekolah di Bali dalam pengembangan muatan lokal memberi wadah dalam lomba mengarang. melukis. Terhadap satuan-satuan pendidikan yang sudah mencapai standar minimal teknis ini. Benar. Tahap Pra-formal.) yang memadai untuk menyelenggarakan pelayanan pendidikan secara minimal. ketika sekolah lebih cenderung melihat satu aspek lebih dominan daripada aspek lain termasuk di dalamnya pengembangan kesenian. Sedangkan aspek pembinaan mental spiritual sudah terimplementasi di dalamnya. tutor. Dilakukan semacam uji coba kedalam pencak silat yang belum memenuhi standar teknis yaitu belum dapat memiliki sumber-sumber pendidikan (misalnya guru.

maka satuan-satuan pendidikan ini dapat ditingkatkan tahap perkembangannya berikutnya. Menciptakan Generasi Muda Yang Berprestasi Daya pikir. perlu terus dilakukan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. serta mendukung upaya pencapaian prestasi olah raga. serta pencapaian prestasi olah raga Pencak Silat. meningkatkan kegiatan olah raga termasuk olah raga masyarakat dan olah raga tradisional. serta memperkuat kelembagaan olah raga pencak silat dan Tujuan pembinaan dan pemasyarakatan olah raga pencak silat prestasi adalah untuk meningkatkan budaya olah raga. kreativitas dan inovasi manusia akan terbatas manakala fisik manusia berada pada kondisi sakit. mencegah lebih baik daripada mengobati. meliputi pengembangan kebijakan dan manajemen olah raga pencak silat. dan membangun sarana dan prasarana olah raga pencak silat untuk mendukung kegiatan pembinaan dan pengembangan olah raga. yaitu Tahap Transisional. Pembinaan olah raga prestasi juga terkadang hanya sibuk manakala menghadapi event Porda. meningkatkan upaya pemanduan bakat dan pembibitan olah raga Pencak Silat sejak dini usia. agar mampu menjadi subjek pembangunan dalam kerangka otonomi daerah dan isu globalisasi. menengah hingga tinggi. Selain itu. mental dan rohani masyarakat dan anak didik mulai dari pendidikan dasar. kesehatan jasmani. sedangkan rumah sakit dibangun di sana-sini untuk mengobati yang sakit. Tujuan pengembangan kebijakan dan manajemen olah raga pencak silat prestasi. pembinaan dan pemasyarakatan olah raga tersebut dan peningkatan sarana dan prasarana olah raganya. adalah untuk mengembangkan dan menyelaraskan berbagai kebijakan pembangunan olah raga. Usaha pemberdayaan generasi muda. penghargaan terhadap atlet berprestasi dan sudah mengharumkan Kabupatenpun masih terbatas dan sesaat. mengadakan. untuk mendorong dan menggerakan masyarakat agar lebih memahami dan menghayati langsung hakikat dan manfaat olah raga Pencak Silat sebagai kebutuhan hidup.Jika pengembangan kemampuan ini sudah berhasil dilakukan. Padahal. PON saja. Usaha dalam bidang pelestarian olah raga seperti Pencak Silat prestasi. pembinaan yang serius tidak ditampakkan oleh pemerintah daerah. . Untuk mendorong terciptanya masyarakat maju dan mandiri. Saat ini pemerintah daerah masih melihat olah raga hanya bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari yang kurang mendapat sentuhan. Manusia tidak akan banyak berbuat apa-apa dan tidak akan mampu membangun apa pun tanpa didukung kesehatan fisik yang prima. meliputi pembinaan dan peningkatan partisipasi pemuda yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemuda sebagai insan pelopor penggerak pembangunan dan sumber daya manusia yang mampu menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang untuk berperan serta dalam pembangunan. Sedangkan tujuan peningkatan sarana dan prasarana olah raga Pencak Silat adalah untuk menyediakan. Salah satu bentuk usaha peningkatan kualitas manusia tersebut bisa dilakukan melalui pemberdayaan generasi muda dan olah raga.dan Pengembangan. Belum lagi.

kepala sekolah mengatur keuangan untuk program pengembangan kuriklum ekstra/intra-kulikuler di sekolah. Salah satu contoh pada ekstrakulikuler Pencak Silat penyediaan sarana olah raga sangatlah mendukung untuk dapat mencapai target yang di inginkan serta meminimalisasi kecelakaan yang mungkin timbul. Semua panitia memiliki hubungan sejawat yang ikhlas. mereka lebih antusias terhadap pekerjaan dan bekerjasama dengan guru dan orang tua siswa lebih efektif. 2. guru dan masyarakat sekitar sekolah. Koordinasi dikelola oleh salah satu wakil kepala sekolah. dalam hal ini perguruan di harapkan mengikuti jadwal dan peraturan atau kebijakan sesuai yang di tentukan oleh sekolah yang tujuannya agar pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. 1. baik untuk akademik maupun jalur kejuruan. kepala sekolah melaksanakan program ekstrakurikuler sebanyak mungkin agar dapat memenuhi kebutuhan siswa dan masyarakat. seperti adanya matras dan body protector yang di berlukan pada saat berlatih. Kemudian kepala sekolah giat meningkatkan hubungan antara orang tua. harus di lakukan berbagai perubahan dan perbaikan di semua pihak dengan tulus dan terbuka agar niat baik yang terkandung di balik upaya pengembangan dan pelestarian pencak silat dapat terwujud. Di dalam program pengembangan. Dalam beberapa kasus yang melibatkan siswa mereka berperanserta dalam panitia tersebut dan bekerjasama dengan guru. Dia membuat sistem manajemen sekolah setransparan mungkin agar dapat memperoleh kepercayaan dari orang tua. Kepala sekolah memperkenalkan gaya baru manajemen sosial untuk mengenalkan pencak silat kepada guru dan orang tua. Kepala Sekolah Kepala Sekolah dapat dinilai dengan melihat berbagai perubahan positif di Sekolah. guru dan siswa. Fasilitas/ Kegiatan Ekstrakulikuler Sekolah Berbagai fasilitas sangatlah perlu untuk di adakan guna mendukung terlaksananya kegiatan.Penutup Untuk bisa menjawab sebuah cita-cita yang patut di perjuangkan ini. Sebagai hasilnya. Ada hal penting yang telah dapat di pelajari dari pelatihan Pencak Silat tersebut adalah: agar tidak terjadi simpang siuran wewenang antara pihak perguruan dan sekolah terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. tidak hanya Pencak Silat saja tetapi juga Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler lainnya termasuk kegiatan kepemudaan serta untuk memperkenalkan berbagai ketrampilan kegiatan yang dapat membuka peluang dalam dunia kerja minimal ditingkatkan untuk dapat memenuhi berbagai permintaan siswa. peranserta guru dan siswa dalam manajemen sekolah meningkat. Persepsi Kepala Sekolah Melalui kerja sama dengan orang tua. Pembetukan perwakilan guru dilakukan untuk meningkatkan peranserta kelas. Kepala . b. Perubahan Yang Dibuat a. Ia membentuk panitia yang melibatkan semua pemegang peranan dalam proses pengembangan olah raga dan pencak silat sekolah. Sebagai dari inisiatif ini. Disamping unsur diatas Kepala Kekolah juga dapat menjalin hubungan yang baik antara Sekolah dan perguran.

Hubungan dengan Masyarakat Melalui kegiatan ini yang di lakukan dengan system yang jitu. Kini siswa berada di sekolah lebih lama. Mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan ketrampilan mereka dalam olahraga dan kebudayaan bangsa sendiri. Hal lain. Ketika hendak melakukan pendekatan baru di dalam kelas. di harapkan dapat menekan angka tawuran di lingkunag Sekolah atau kegiatan negative lainnya yang kerap merubah reputasi siswa dan selanjutnya dapat menjaga ?good will? sekolah di mata masyarakat. Mereka menunjukkan kepeduliannya terhadap progam yang telah diusulkan oleh Sekolah. Peranserta siswa di dalam kegiatan beragamapun di harapkan meningkat pula. kegiatan ini juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Sekolah dapat terlihat ketika seorang siswa ketinggalan uang sakunya untuk menaiki kendaraan umum maka supir membiarkan siswa tersebut untuk membayarnya di lain waktu karena nama baik dan nilainilai negative yang lazim ada pada siswa telah sedikit-sedikit terkikis. dan merubah persepsi yang negative terhadap kegiatan ini termasuk menjaga hubungan baik dengan perguruan. Masyarakat juga menjamin keamanan sekolah dengan memantau siswa atau tamu-tamu yang tak dikenal.Sekolah di harap merupakan yang paling berhasil dalam bidang manajemen perubahan. . Dia mengajak semua pemegang peranan untuk berperanserta dalam membuat keputusan yang berhubungan dengan persoalan-persoalan sekolah. para guru bertanggung jawab untuk membuat usaha yang memadai agar dapat melakukan evaluasi terhadap keefektifan kegiatan Pencak Silat yang mereka ikuti. Ia mendorong guru untuk lebih kreatif dan memberikan tanggung jawab kepada staf untuk mengontrol bersama kegiatan ekstrakulikuler. Melalui dorongan Kepala Sekolah. agar para siswa dapat terhindar dari kegiatan yang negative di luar sekolah dengan mengarahkan mereka dengan pengetahuan dan ketrampilan beladiri yang dimiliki kearah fungsi olah raga prestasi Sekolah. mempelajari dan merubah persepsi tentang olah raga pencak silat yang ternyata layak juga untuk di kembangkan. Sebagian besar orang tua hanya mendapatkan pendidikan yang terbatas dan mereka menganggap bahwa pendidikan adalah persiapan untuk membina anak-anak yang di harapkan bagi bangsa. Mereka lebih mendukung siswa dan antusias sekali dalam mengajar. Kini para siswa diberi lebih banyak kesempatan untuk mengenal. d. c. f. e. dan banyak siswa perempuan yang ikut belajar untuk mengantisipasi pelaku kejahatan pada diri mereka. walaupun sarana angkutan yang tersedia sangat terbatas dan keadaan cuaca telah membatasi waktu mereka. Hal ini terjadi karena prestasi sekolah ini yang meningkat. Orang Tua Peran serta orang tuapun sangat di yakini meningkat. para guru lebih siap mendukung pelaksanakan berbagai metode pengajaran yang kreatif. Guru Sikap guru di harap meningkat secara jelas dan kehadiran mereka juga meningkat. Orang tua dan para guru bertatap muka untuk membahas kembali program siswa paling sedikit sekali pada setiap cawu untuk mengevaluasi kepositifan kegiatan ini serta sejauh mana dapat mempengaruhi prestasi siswa didik tentunya. Siswa Sikap siswa kelihatannya telah meningkat secara positif.

bakat. 9). 5). Justru peranan manajemen Sekolah dalam mengembangkan sistem belajar mengajar akan sangat menentukan. tetapi setidaknya manajemen sekolah harus mendengar aspirasi guru maupun siswa.blogspot. Hal ini bisa saja dibenarkan karena secara struktural memang Kepala sekolah adalah decision maker. di samping untuk meningkatkan prestasi siswa. Kebijakan sekolah sangat mempengaruhi semua pihak di sekolah. menimba pengalaman dan pengetahuan. Peningkatan prestasi olah raga pencak silat. 8). baik siswa maupun guru mungkin saja masyarakat. seringkali kebijakan dan peraturan sekolah hanya tergantung dari keputusan dari Kepala sekolah dan para Wakasek saja. Pemasyarakatan olah raga pencak silat . Sekarang yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah apakah sekolahh kita sudah mampu menyediakan tempat yang tepat bagi para siswanya untuk dapat mengembangkan keahlian dan bakat. Kasus yang banyak terjadi sekolah-sekolah. tidak hanya sebatas dari segi akademis saja? ***(16/08/06). Selain itu.com www. Beragamnya kegiatan ekskul yang diadakan di sekolah bagi orang tua. By Masezra danu lelana Anggota Milist Silat Bogor Dan Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia http://lembahlawe. Peningkatan sarana dan prasarana olah raga pencak silat di masyarakat. Peningkatan ruang partisipasi generasi muda dalam pembangunan. kepemimpinan. dan keahlian yang dimilikinya. 1). 4). Pengembangan wawasan olah raga pencak silat secara terpadu. Pemberdayaan potensi generasi muda dalam kewirausahaan.com . pengetahuan. 7). pengetahuan. Pemantapan ketahanan moral dan mental generasi muda. peranan guru dalam kegiatan belajar mengajar juga menjadi faktor penting dalam hal ini. Disamping itu kebijakan peningkatan keberdayaan generasi muda dan olah raga Pencak Silat dapat juga di laksanakan dengan tujuan. Mungkin tidak terlibat langsung. Ada sebuah nilai yang sangat berharga dari cerita diatas bahwa keahlian. Pembinaan dan peningkatan manajemen olah raga pencak silat di sekolah. dan pengalaman hanya dapat bermanfaat jika seseorang berada ditempat yang tepat. Tetapi yang perlu diingat adalah sekolah bukan hanya milik kepala sekolah dan para wakilnya saja. 3).silatindonesia. 6). 2). dan kepeloporan. dimaksudkan agar para siswa terhindar dari tawuran. Pengembangan media aktivitas dan kreativitas generasi muda.Kegiatan intrakurikuler dan ekstrakulikuler saja mungkin tidak akan cukup untuk membantu siswa dapat mengembangkan bakat. Ketika sekolah membuat sebuah kebijakan atau peraturan sebaiknya juga melibatkan pihak yang didasar oleh peraturan dan kebijakan tersebut.

com http://silatindonesia.silatindonesia. September 22.Friday.com/2009/08/melestarikan-pencak-silat-melalui-kegiatan-ekstrakurikuler/ . 2006 18:51:51 www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful