MAKALAH KARAKTERISTIK AHLUL SUNNAH WALJAM,AH

OLEH ARAHMAN BUSRAN JAMAWATI

JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR MAKASSAR 2009

paling mengetahui dan paling bijaksana Dari Mu‟awiah Ra. (SHAHIH. dan ijma‟ ulama sertaqias.an dan sunnah Nabi selama itu masih terpencar-pencar. Riwayat Ahmad.Ãn dan selalu mengikuti alur pemikiran dan sikap mayoritas kaum muslimin. Tiga rangkaian kata diatas. Berikut ini adalah jawaban umum yang dirangkum dari berbagai buku Aswaja. al-sunnah (tradisi. Paham Aswaja menekankan amalannya mengikuti ikhtibar para ulama berdasarkan ijtihad yang bersumber pada al Quran dan as Sunnah. Sebagai respon atas berbagai pertanyaan dan komentar seputar Aswaja yang masuk redaksi GP-Ansor online. kemudian dikumpulkan dan dirumuskan kembali oleh Imam Abu Hasan Secara substantif pengertian Aswaja adalah kelompok yang setia terhadap sunnah.ah adalah paham keagamaan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah dan petunjuk sahabatnya. Mereka melihat bahwa jalan para As-Salafus Shalih adalah jalan yang paling selamat. Pada intinya paham Ahlussunnah wal Jama. diantaranya apakah pengertian dan istilah Aswaja? Sifat dan kedudukan? Dalil-dalil yang dipakai? Dan sebagainya. yang 72 golongan terancam neraka dan hanya satu golongan yang menjadi ahli surga. sedang al-jamaah (kebersamaan. Namun tradisi (sunnah) Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya yang termaktub dalam Al-Qur. jalan. dimana dari 73 golongan ini. golongan. ia berkata : Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa sallam berdiri diantara kami lalu bersabda :“Ketahuilah bahwa umat sebelum kalian dari golongan ahli kitab berpecah-pecah menjadi 72 firqoh/golongan. Jadi ahlus sunnah waljamaah mengandung arti penganut sunnah (iktikad) nabi dan para sahabat beliau. dengan menggunakan manhaj mendahulukan nash daripada akal. meneladani dan menjadikan mereka sebagai teladan. Ketika para sahabat bertanya kepada Nabi SAW tentang siapa golongan yang hanya satu itu. yang aku dan para sahabatku ada diatasnya/berpijak pada sunnahku”. yaitu: ahl (keluarga. jamaah berarti sahabat nabi. Pengertian dan Istilah Secara estimologis Ahlussunnah wal Jamaah terdiri dari tiga kata. kelompok. Para pengikut Ahlus Sunnah mengagungkan para As-Salafush Shalih. as Sunnah (Hadits). Sebelum diinstitusikan dalam bentuk mazhab. para Sahabat Rasul. dan sesungguhnya umatku sampai dengan hari kiamat nanti akan terpecah menjadi 73 firqoh/golongan. kemudian berkembang menjadi istilah bagi sebuah komunitas muslim yang secara konsisten berpegang teguh kepada tradisi (sunnah) Nabi Muhammad Saw dan sebagai landasan normatif setelah AlQur. mayoritas). naskah maupun makalah ditulis kembali secara berseri oleh Wahyudin Ghazali dari redaksi GP-Ansor.Pendahuluan Ahlussunnah wal Jama‟ah atau disingkat Aswaja adalah sebuah paham keagamaan Islam yang dianut oleh sebagian besar umat Islam di seantero dunia. termasuk di Indonesia hingga saat ini. Abu Daud. kebiasaan dan perbuatan). Assunnah berarti penganut atau pengikut sunnah nabi Muhammad SAW. kolektifitas. dan para tabi‟in yang mengambil manhaj (jalan pikiran) berdasarkan nash al Quran. kelompok ini melakukan pembaruan paham keagamaan Islam agar sesuai dengan sunnah atau ajaran murni Islam. Rasulullah menjawab: “Al jama‟ah. Landasan hukum yang digunakannya bersandarkan pada ajaran Rasulullah SAW. dishahihkan oleh Al Albani) . dan komunitas).

Oleh karena itu hendaklah kamu menjauhi semua yang aku larang dan kerjakanlah setiap yang aku perintahkan. Diantara sifat Ahli Sunnah Wal Jama‟ah ialah senantiasa mendahulukan nash-nash naqli dari pada pendapat akal serta berpegang kepada sunnah Rasulullah SAW dalam segala hal. mengenai hadits-hadits sifat (Allah): Artinya: Kami beriman dengannya (yakni dengan segala sifat Allah) dan membenarkannya serta tidak menolak sesuatu darinya apabila diriwayatkannya dengan sanad-sanad yang sahih. sunnah qauliyyah (perkataan). Ahli Sunnah Wal Jama‟ah tidak tergantung sedikit dan banyaknya pengikut. di mana aqidahnya ialah aqidah Rasulullah SAW. Sebagaimana kata Imam Ahmad. Mereka mengikuti sunnah fi’liyyah (perbuatan). Pengikut Aswaja umumnya gemar belajar dan beramal dari ajaran al Quran dan as Sunnah. tidak suka menciptakan masalah yang pelik. tasybih. bermula dari aqidahnya. seperti pendapat Qadhi Abdul Jabbar bin Ahmad al Hamzani. Pandangan tersebut berbeda dengan ulama mu‟tazilah dan ahli kalam yang menolak hadits hadits ahad walaupun sahih. dapat dicontohkan secara singkat sebagai berikut:  Panganut Aswaja lebih memilih bersikap adil dan ambil jalan tengah (moderat) seperti firman Allah SWT di dalam al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 143. serta tidak suka berdebat. ta‟thil.Pembahasan Karakteristik ahlul sunnah waljama. Begitu juga sunnah tarkiyah yakni meninggalkan amal ibadah yang tidak pernah diajar dan tidak pula dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam hidupnya. Contoh ifrhat-nya orang Nasara sehingga men-Tuhankan Nabi Isa AS dan sebaliknya tafrhit-nya kaum Yahudi yang tega membunuh para Nabi. dan tanpa tahrif sama sekali. Meyakini bahwa Allah senantiasa menjaganya. Sikap yang dipilih bukan pula al ifrhat dan tafrhit. walaupun dalam keadaan terancam dan terjepit seperti pada saat mereka terpinggirkan. Tapi dilihat dari manhaj dan cara perjalanan para ulama yang benar-benar faham akan ajaran al Quran serta mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan sunnah para sahabat RA. walaupun ada hadits ahad tanpa takwil. ibadahnya dan akhlaknya. karena masalah yang merusak orang-orang sebelum kamu ialah banyaknya persoalan dan perselisihan mereka terhadap Nabi mereka. Senantiasa berpegang teguh pada yang haq yakni dari Allah melalui pelaksanaan sunnah Rasulullah SAW. Sebaliknya “Tafrhit” ialah terlalu kurang dalam menilai suatu masalah. Ifrhat” artinya terlalu fanatik dan berlebihan terhadap suatu masalah.ah Sifat dan Sikap Sedangkan sifat dan sikap yang melekat pada ajaran Ahlussunnah wal Jama‟ah maupun penganut paham Aswaja ini. ibadahnya ialah ibadah Rasulullah SAW dan akhlaknya ialah akhlak Rasulullah SAW. apalagi bagi yang berusaha menyebarkan dan memperbaharuinya selaku Mujadid. Aswaja mengithbatkan semua sifat-sifat Allah menurut apa yang datang pada nash-nash al Quran dan hadits-hadits yang sahih. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda. tidak banyak bertanya. Sebaliknya pendapat      . sekiranya berlawanan dengan hujah aqliyah dan segi aqidah. artinya: cukuplah sekadar yang aku tinggalkan kepadamu.

ÃPara sahabat bertanya: “Siapakah satu aliran itu ya Rasul Allah Dijawab Nabi: mereka itu aliran yang mengikuti) apa yang aku lakukan dan para sahabatku (HR.mu‟tazilah itu dibantah habis oleh beberapa tokoh Ahli Sunnah dari kalangan ulama Syafi‟ieyah sendiri. Para sahabat kembali bertanya. Al-Qur‟an Al-qur‟an menurut bahasa berarti bacaan. Secara knawi. golongan lain akan rusak (masuk neraka) Para sahabat bertanya. satu diantaranya akan selamat. yaitu Ali ibn Abi thalib yang cukup berjasa membendung pendapat Khawarij tentang (janji dan ancaman).a. sebab diriwayatkan oleh banyak sahabat Nabi SAW. Karena mengandung aturan-aturan ilahi yang dinyatakan dalam perintah dan larangan maka dari itu Al-Quran dijadikan dasar dan sumber hukum yang Utama dan pertama. Karena (membela) orang-orang yang khianat. Sumber – sumber ajaran aswaja 1. semacam Anas ibn Malik. seperti al Khatib al Baghdadi. Nabi menjawab. Sesungguhnya kami Telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran. “Apakah sunnah dan jama. dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah).. . Abu Hurairah. Hadits lain yang sahih adalah sabda Nabi SAW yang artinya “Sesungguhnya bani Israil itu terpecah menjadi 72 aliran dan umatku akan terpecah menjadi 73 aliran. terutama teks hadits tentang iftiraq alummah (perpecahan umat) sanadnya cukup banyak. supaya kamu mengadili antara manusia dengan apayang Telah Allah wahyukan kepadamu.al-Tirmidzi) Terdapat perbedaan pendapat mengenai sahnya hadits ini. Al-Qur‟an di turunkan secara berangsur-angsur yaitu selama 22 tahun 2 bulan 22 hari di Mekkah dan Madina Fungsi Al-Qur‟an : Al-qur‟an Sebagai Pedoman Hidup Alqur‟an sebagai pedoman kehidupan yang dapat membawa manusia pada keselamatan dan kebahagian lahir batin serta dunia akhirat. Al-Qur‟an merupakan kitab Allah yang terakhir yang diturunkan pada nabi terakhir dan merupakan penyempurnaan kitabkitab Allah sebelumnya. “Ialah Ahlussunnah wal jama. diantara ulama yang mengkritisi hadits ini adalah Ibnu Hazm. kecuali satu. “Siapakah golongan yang selamat itu? Jawab Nabi. Abu Darda. Tokoh lainnya adalah Abdullah ibn Amr yang menolak pendapat kebebasan berkehendak manusia dari al-Juhani. Dan merupakan mukjizat yang diturunkankepada nabi Muhammad saw. Rujukan dan Dalil Sejak zaman sahabat Nabi telah ada imam Aswaja di bidang akidah atau kalam. 105. Al-Qur‟an adalah kalam Allah swt. Sekalipun demikian banyak ulama yang menerima hadits iftiraq tersebut. pendapat Qadariyah tentang kehendak Tuhan dan daya manusia (istitha’ah) serta kebebasan berkehendak.a. Beberapa hadits yang menjadi rujukan paham Aswaja diantaranya: Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya umatku akan pecah menjadi 73 golongan. Semua aliran itu akan masuk neraka. “Apa yang aku lakukan hari ini dan oleh sahabatku.

Oleh karena hukum-hukum atau aturan-aturan yang terdapat pada Al-Qur‟an hanya secara garis besar maka nabi Muhammad SAW sebagai rasul Allah bertugas menjelaskan dan menyebarkan dan memperaktikkannya. mu‟amalah. Abu Daud. Ketika para sahabat bertanya kepada Nabi SAW tentang siapa golongan yang hanya satu itu. Hadis Hadis menurut batasan ilmu hadist yaitu Ucapan perbuatan.• Al-Qur‟an Sebagai sumber Hukum Islam yang Pertama Al-Qur‟an adalah sumber hukum Islam yang pertama yakni tempat pengambilan hukum yang pertama setelkah itu baru pada sumbersumber lainnya. Rasulullah menjawab: “Al jama‟ah. maka satu golongan selamat yang dimaksud oleh Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam adalah golongan yang berpijak pada sunnah beliau Shallallahu „alaihi wa sallam dengan teguh. yaitu golongan yang disebut Ahlus Sunnah Wal Jama‟ah. Mempertegas hukum hukum yang telah di sebutkan dalam Al-Qur‟an Menjelaskan. Dari definisi diatas hadist nabi tebagi atas tiga yaitu : Hadist Qauliyah yaitu hadist yang didasarkan atas segenap perkataan dan ucapan Nabi Muhammad SAW. mengikuti pemahaman dan jama‟ah para sahabat Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam. Hadis Filiyah yaitu hadist yang didasarkan atas prilaku dan perbuatan Nabi Muhammad SAW Hadis Taqririyah yaitu hadist yang disandarkan pada perkataan atau sikap para sahabat yang dibiarkan atau didiamkan oleh Rasulullah SAW. yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan dan keahlian yang mendalam. dishahihkan oleh Al Albani) Berdasarkan hadits shahih diatas. menafsirkan dan merinci ayat-ayat AlQur‟an yang masih umum dan samar Mewujudkan suatu hukum atau ajaran yang tidak tercamtum dalam al-quran 3. Mereka senantiasa menjadikan Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai sumber pengambilan. dan takrir nabi Muhammad SAW. Al-Qur‟an dalam aturannya pada umumnya bersifat global dan umum tidak terperinci dan tidak detail. ia berkata : Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa sallam berdiri diantara kami lalu bersabda :“Ketahuilah bahwa umat sebelum kalian dari golongan ahli kitab berpecah-pecah menjadi 72 firqoh/golongan. sikap . Riwayat Ahmad. akidah. disamping memiliki syarat-syarat tertentu baik dilakukan secara individual maupun bersama-sama sehingga mencapai kesepakatan dalam suatu maslah tertentu pada masa tertentu pula berkenan dengan penilaian sesuatu yang belum ada kepastiannya secara tegas dalam Al-Qur‟an dan Al hadist. dimana dari 73 golongan ini. dan sesungguhnya umatku sampai dengan hari kiamat nanti akan terpecah menjadi 73 firqoh/golongan. Mereka mempunya ciri : Hanya bersumber kepada Al-Qur‟an dan As-Sunnah. Fungsi Al hadist yaitu . 2. Kedudukan Hadist yaitu sebagai Sumber hukum islam yang kedua. Karena al-Qur‟an merupakan perkataan Allah langsung kepada Muhammad dan untuk segala semesta Alam. Ijitihad merupakan sumber hukum Islam yang ketiga setelah Al-Qur‟an dan al hadist Dari Mu‟awiah Ra. (SHAHIH. Ijtihad Ijitihad menurut terminologi berarti berusaha dengan sungguh-sungguh untuk dapat menentukan suatu hukum dari sebuah dalil agama. yang 72 golongan terancam neraka dan hanya satu golongan yang menjadi ahli surga. yang aku dan para sahabatku ada diatasnya/berpijak pada sunnahku”. baik dalam ibadah.

jalan yang dilalui air terjun. jalan menuju air. Sebaliknya. Tetapi manhaj (jalan) dan jama‟ah mereka adalah yang maksum. Adapun yang dimaksud dengan akidah islam ialah perkara-perkara yang dipercayai dan diyakini kebenarannya dalam islam berdasarkan dalil Al-Quran dan Sunnah Rasul. Hal-hal yang gaib yang wajib diyakini keberadaannya adalah surga. Akidah islam meliputi Rukun Iman yakni:       Beriman kepada Allah Beriman kepada malaikat-malaikatnya Beriman kepada kitab-kitabnya Beriman kepada rasul-rasulnya Beriman kepada hari akhirat Beriman kepada takdir Allah Disamping itu akidah islam juga meliputi mempercayai sagala perkara yang gaib yang telah diungkapkan dalam Al-Quran dan hadist sahih. menjadi sesuatu yang niscaya agar kita meniti manhaj Ahlus Sunnah wal Jama‟ah. paling mengetahui dan paling bijaksana. hisab. Menurut istilah adalah hukum islam yang diyakini kebenarannya oleh umat islam sebagai ketentuan dan ketetapan dari Allah yang wajib dipatuhi sebagaimana mestinya. Para pengikut Ahlus Sunnah mengagungkan para As-Salafush Shalih. serta memahaminya sesuai dengan pemahaman As-Salafus Shalih.maupun akhlak. setiap yang bertentangan dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah mereka menolaknya. Mereka menyerah kepada nash-nash syara. Mereka tidak menghakimi nash-nash tersebut dengan akal mereka. baik mereka memahami hikmahnya maupun tidak. Setiap yang sesuai dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah mereka menerima dan menetapkannya. meneladani dan menjadikan mereka sebagai teladan. Menyerah kepada nash-nash syara‟. hal itu karena aqidah mereka benar dan iman mereka kuat. Kebaikan mereka di lipat gandakan dan derajat mereka ditingkatkan. Karena itulah. Ruang Lingkup aswaja Akidah Akidah secara etimologis berasal dari kata aqida –ya‟qidu –a‟qidatan yang berarti simpulan atau ikatan. Hal-hal yang merusak Akidah: Dalam i‟tiqad (kufur i‟tiqadi) Syariah Pengertian syariah menurut bahasa berarti jalan lurus. Jika Ahlus Sunnah memiliki kesalahan kelompok lain lebih banyak. dan jika kelompok lain memiliki keutamaan dan ilmu maka keutamaan dan ilmu Ahlus Sunnah lebih sempurna dan lengkap.Berdasarkan . Karena semua hal di atas tidak berarti Ahlus Sunnah adalah orang-orang maksum. neraka. Mereka melihat bahwa jalan para As-Salafus Shalih adalah jalan yang paling selamat. Menurut istilah adalah kepercayaan dan keyakinan. tak peduli siapa pun yang berpendapat dengannya. tetapi mereka menghakimi akal mereka dengan nash-nash syara‟.

makanan. sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur‟an dan sunnah rasulullah Saw. zakat. islam itu berasal dari kata-kata antara lain: Aslama (menyerah) artinya menyerah kepada Allah dan bersedia tunduk kepada segala halyang datang dari Allah dan bersedia berkorban sebagai tanda pengabdian terhadap Allah sebagai khaliqnya. shalat. hidup. melindungi harta benda yang menjadi hak seseorang. surga. Akhlak itu dibagi menjadi dua macam yaitu Akhlakul karimah adalah akhlak yang mulia Akhlakul madzmumah adalah akhlak yang tercela atau akhlak yang tidak terpuji Iman Kata iman dalam Al-Qur‟an ada 2 pengertian dasar : Iman dengan pengertian membenarkanman dengan pengertian amal atau ber-iltizam dengan amal Dengan demikian dapat dipahami bahwa iman. jual-beli. melindungi masyarakat. Hukum sulthaniyat yaitu suatu komponen hukum islam yang khusus mengatur masalah-masalah kenegaraan dan pemerintahan. Hukum muamalat yaitu membahas kode etik bisnis. kurban. Menurut istilah sebagaimana diungkapkan oleh iman Algazali Akhlak ialah suatu bentuk dalam jiwa seseorang manusia yang dapat melahirkan suatu tindakan dan kelakuan dengan mudah dan spontan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. puasa. utang-piutang. dan perjanjian antarnegara. neraka dan semua hal yang telah diberitakan Allah swt. Hukum murafaat mukhashamat yaitu hukum acara pidana dan perdata yang mencakup prosedur pengadilan di depan hakim. Islam Menurut asal kata. Hukum dauliyat yaitu hukum internasional yang berguna untuk mengatur hubungan antara negara dengan negara baik pada masa damai maupun pada masa perang. kuasa dan sempurna serta terhindar dari sifat kekurangan dan keaiban.dll yang berkaitan dengan masalah hubungan manusia dengan kekayaan dan harta benda Hukum jinayat. jamak dari kata khuluq yang artinya budi pekerti. yaitu hukum pidana dan perdata yang disyariatkan untuk memelihara kehidupan manusia. penyembelihan hewan. Bahwa Allah tidak menjadikan alam semesta ini tanpa tujuan dan sia-sia karena Allah maha suci dari perbuatan main-main Bahwa menjadi hak Allah swt menyusun dan menciptakan undang-undang hidup untuk mahluknya karena dialah yang diciptakan segala sesuatu Pengabdian diri haruslah semata-mata kepada Allah melalui ibadah Meyakini adanya hari kiamat. akal. Hukum munakahat. yaitu himpunan hukum yang mengatur masalah kehidupan rumah tangga.. jiwa dan agama. maka setiap muslim wajib melaksanakan syariat islam dalam segala aspek kehidupannya dan sebaliknya dia merasa berdosa apabila mengabaikan nilai-nilai syariah tersebut. haji. mempunyai 2 pengertian : Membenarkan berita yang datang dari Allah dan Rasulnya Meneguhkan pendirian terhadap ketentuan yang telah ditetapkan Seseorang itu disebut beriman. Akhlak Akhlak berasal dari bahasa arab. Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. bila dia meyakini dengan sungguh-sungguh beberapa asas yang terkandung dalam kalimat Laa Ilaaha Illallah yaitu: Bahwa yang menjadikan alam semesta dan yang mengendalikan segala urusannya adalah Allahakh yang maha esa. Tuhan semesta alam. ibadatku. memelihara keturunan. akikah. yang merupakan tuntutan ritual yang mencakup masalah tahara (kebersihan iman). penguburan jenazah. minuman. .prinsip keyakinan tersebut. gencatan senjata. mengatur soal tawanan perang. Garis-garis besar syariahislam adalah sebagai berikut: Hukum ibadat.

Adapun karakteristik yang dimiliki ajaran islam :         Komprehansif Universal Dinamis progresif Logis rasional Elastis dan manusiawi Ihsan Ihsan dalam pengertian umum adalah berbuat baik. Salima (selamat) artinya bahwa islam itu membawa pemeluknya kearah keselamatan baik didunia maupun diakhirat kelak.Salamun (tangga) artinya islam merupakan tangga untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat dan meraih rida Allah.? Tasamuh dalam pergaulan adalah sikap tenggang rasa dengan sesama dalam masyarakat dimana kita berada. Karakter Aswaja dan penekanannya pada stabilitas jama’ah itu secara historis ilmiyah dapat dipertanggungjawabkan. hati sanubari yang sedalam-dalamnya.? Khusuk dalam beribadah adalah tekun sambil menundukkan diri yakni seluiruh pikiran. maka aliran Islam keras yang mengklaim dirinya selaku penganut Aswaja bukan hanya paradoksal. yaitu bersikap teguh atau keteguhan berpegang kepada sesuatu yang diyakini benarnya dan ia tidak mau merubah keyakinannya itu dalam keadaan bagaimanapun yakni baik dalam keadaan susah maup[un senang. yaitu :? Istiqamah dalam pendirian. . perasaan. Kesimpulan Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan munculnya berbagai macam kelompok yang mengatas-namakan pengikut Aswaja. Beberapa sikap dan perbuatan ihsan. Hal ini penting dilakukan guna memberikan pemaknaan konteks kesejarahan yang benar terhadap Aswaja. Karena ekstrimitas (tatharruf) tidak dikenal dalam sejarah Aswaja. Islam menurut istilah adalah agama Allah yang diwahyukan kepada nabi Muhammad Saw. maka Pemahaman Aswaja di kalangan umat muslim sudah saatnya untuk dilakukan perubahan orientasi dari Aswaja sebagai doktrin menjadi Aswaja sebagai metode pemahaman keagamaan. Seseorang yang berbuat baik dan beramal saleh biasa disebut orang muhsin dan orang salih.

cetakan yang ditaqiq oleh sejumlah ulama. Co. Almaktab As.id Www. Info//Islam com. Ash-Shagir”. cet Al-Maktab Al-Islamiy “Shalih Al-Jami.Islamiy . Mesir. Gogle. Syaikh Muhammad Nashirudin Al-Abani. Al-maktaba Al-Islamy. “Musnad Al-Iman Ahmad”. cet. cet.Al-Qur. “Sunan At-Tirmidzi”. cet. MusthafaAl-Babiy. Istanbul.anul Karim “Shahih Al-Bukhari”.DAFTAR PUSTAKA        . Www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful