MAKALAH KARAKTERISTIK AHLUL SUNNAH WALJAM,AH

OLEH ARAHMAN BUSRAN JAMAWATI

JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR MAKASSAR 2009

Para pengikut Ahlus Sunnah mengagungkan para As-Salafush Shalih. Abu Daud.ah adalah paham keagamaan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah dan petunjuk sahabatnya. Jadi ahlus sunnah waljamaah mengandung arti penganut sunnah (iktikad) nabi dan para sahabat beliau. yang aku dan para sahabatku ada diatasnya/berpijak pada sunnahku”. Tiga rangkaian kata diatas. Assunnah berarti penganut atau pengikut sunnah nabi Muhammad SAW. Pada intinya paham Ahlussunnah wal Jama. (SHAHIH. Pengertian dan Istilah Secara estimologis Ahlussunnah wal Jamaah terdiri dari tiga kata. Riwayat Ahmad. kelompok.an dan sunnah Nabi selama itu masih terpencar-pencar. jalan. dan komunitas). mayoritas). dan para tabi‟in yang mengambil manhaj (jalan pikiran) berdasarkan nash al Quran. kebiasaan dan perbuatan). Rasulullah menjawab: “Al jama‟ah. jamaah berarti sahabat nabi. Sebagai respon atas berbagai pertanyaan dan komentar seputar Aswaja yang masuk redaksi GP-Ansor online. dimana dari 73 golongan ini. termasuk di Indonesia hingga saat ini.Ãn dan selalu mengikuti alur pemikiran dan sikap mayoritas kaum muslimin. sedang al-jamaah (kebersamaan. Namun tradisi (sunnah) Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya yang termaktub dalam Al-Qur. naskah maupun makalah ditulis kembali secara berseri oleh Wahyudin Ghazali dari redaksi GP-Ansor. golongan. Ketika para sahabat bertanya kepada Nabi SAW tentang siapa golongan yang hanya satu itu. Paham Aswaja menekankan amalannya mengikuti ikhtibar para ulama berdasarkan ijtihad yang bersumber pada al Quran dan as Sunnah. kolektifitas. kelompok ini melakukan pembaruan paham keagamaan Islam agar sesuai dengan sunnah atau ajaran murni Islam. Sebelum diinstitusikan dalam bentuk mazhab. kemudian berkembang menjadi istilah bagi sebuah komunitas muslim yang secara konsisten berpegang teguh kepada tradisi (sunnah) Nabi Muhammad Saw dan sebagai landasan normatif setelah AlQur. paling mengetahui dan paling bijaksana Dari Mu‟awiah Ra. Mereka melihat bahwa jalan para As-Salafus Shalih adalah jalan yang paling selamat. dengan menggunakan manhaj mendahulukan nash daripada akal. para Sahabat Rasul. yang 72 golongan terancam neraka dan hanya satu golongan yang menjadi ahli surga. Berikut ini adalah jawaban umum yang dirangkum dari berbagai buku Aswaja. dan ijma‟ ulama sertaqias. yaitu: ahl (keluarga. ia berkata : Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa sallam berdiri diantara kami lalu bersabda :“Ketahuilah bahwa umat sebelum kalian dari golongan ahli kitab berpecah-pecah menjadi 72 firqoh/golongan. dan sesungguhnya umatku sampai dengan hari kiamat nanti akan terpecah menjadi 73 firqoh/golongan. Landasan hukum yang digunakannya bersandarkan pada ajaran Rasulullah SAW. al-sunnah (tradisi. as Sunnah (Hadits). diantaranya apakah pengertian dan istilah Aswaja? Sifat dan kedudukan? Dalil-dalil yang dipakai? Dan sebagainya. kemudian dikumpulkan dan dirumuskan kembali oleh Imam Abu Hasan Secara substantif pengertian Aswaja adalah kelompok yang setia terhadap sunnah. meneladani dan menjadikan mereka sebagai teladan. dishahihkan oleh Al Albani) .Pendahuluan Ahlussunnah wal Jama‟ah atau disingkat Aswaja adalah sebuah paham keagamaan Islam yang dianut oleh sebagian besar umat Islam di seantero dunia.

Oleh karena itu hendaklah kamu menjauhi semua yang aku larang dan kerjakanlah setiap yang aku perintahkan. Pandangan tersebut berbeda dengan ulama mu‟tazilah dan ahli kalam yang menolak hadits hadits ahad walaupun sahih. seperti pendapat Qadhi Abdul Jabbar bin Ahmad al Hamzani. walaupun ada hadits ahad tanpa takwil. sunnah qauliyyah (perkataan). ibadahnya ialah ibadah Rasulullah SAW dan akhlaknya ialah akhlak Rasulullah SAW. Sebaliknya “Tafrhit” ialah terlalu kurang dalam menilai suatu masalah. dapat dicontohkan secara singkat sebagai berikut:  Panganut Aswaja lebih memilih bersikap adil dan ambil jalan tengah (moderat) seperti firman Allah SWT di dalam al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 143. ibadahnya dan akhlaknya. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda.ah Sifat dan Sikap Sedangkan sifat dan sikap yang melekat pada ajaran Ahlussunnah wal Jama‟ah maupun penganut paham Aswaja ini. ta‟thil. mengenai hadits-hadits sifat (Allah): Artinya: Kami beriman dengannya (yakni dengan segala sifat Allah) dan membenarkannya serta tidak menolak sesuatu darinya apabila diriwayatkannya dengan sanad-sanad yang sahih. Sebaliknya pendapat      . Diantara sifat Ahli Sunnah Wal Jama‟ah ialah senantiasa mendahulukan nash-nash naqli dari pada pendapat akal serta berpegang kepada sunnah Rasulullah SAW dalam segala hal. Ifrhat” artinya terlalu fanatik dan berlebihan terhadap suatu masalah. walaupun dalam keadaan terancam dan terjepit seperti pada saat mereka terpinggirkan. Contoh ifrhat-nya orang Nasara sehingga men-Tuhankan Nabi Isa AS dan sebaliknya tafrhit-nya kaum Yahudi yang tega membunuh para Nabi. tidak banyak bertanya. apalagi bagi yang berusaha menyebarkan dan memperbaharuinya selaku Mujadid. Senantiasa berpegang teguh pada yang haq yakni dari Allah melalui pelaksanaan sunnah Rasulullah SAW. Aswaja mengithbatkan semua sifat-sifat Allah menurut apa yang datang pada nash-nash al Quran dan hadits-hadits yang sahih. di mana aqidahnya ialah aqidah Rasulullah SAW. artinya: cukuplah sekadar yang aku tinggalkan kepadamu. Mereka mengikuti sunnah fi’liyyah (perbuatan). sekiranya berlawanan dengan hujah aqliyah dan segi aqidah. bermula dari aqidahnya. karena masalah yang merusak orang-orang sebelum kamu ialah banyaknya persoalan dan perselisihan mereka terhadap Nabi mereka.Pembahasan Karakteristik ahlul sunnah waljama. Meyakini bahwa Allah senantiasa menjaganya. Sikap yang dipilih bukan pula al ifrhat dan tafrhit. Ahli Sunnah Wal Jama‟ah tidak tergantung sedikit dan banyaknya pengikut. Pengikut Aswaja umumnya gemar belajar dan beramal dari ajaran al Quran dan as Sunnah. Begitu juga sunnah tarkiyah yakni meninggalkan amal ibadah yang tidak pernah diajar dan tidak pula dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam hidupnya. tasybih. Sebagaimana kata Imam Ahmad. tidak suka menciptakan masalah yang pelik. Tapi dilihat dari manhaj dan cara perjalanan para ulama yang benar-benar faham akan ajaran al Quran serta mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan sunnah para sahabat RA. dan tanpa tahrif sama sekali. serta tidak suka berdebat.

. Sekalipun demikian banyak ulama yang menerima hadits iftiraq tersebut. Hadits lain yang sahih adalah sabda Nabi SAW yang artinya “Sesungguhnya bani Israil itu terpecah menjadi 72 aliran dan umatku akan terpecah menjadi 73 aliran. Abu Darda. Al-Qur‟an merupakan kitab Allah yang terakhir yang diturunkan pada nabi terakhir dan merupakan penyempurnaan kitabkitab Allah sebelumnya. supaya kamu mengadili antara manusia dengan apayang Telah Allah wahyukan kepadamu. 105. Karena mengandung aturan-aturan ilahi yang dinyatakan dalam perintah dan larangan maka dari itu Al-Quran dijadikan dasar dan sumber hukum yang Utama dan pertama. golongan lain akan rusak (masuk neraka) Para sahabat bertanya. Secara knawi.a. Al-Qur‟an Al-qur‟an menurut bahasa berarti bacaan. Rujukan dan Dalil Sejak zaman sahabat Nabi telah ada imam Aswaja di bidang akidah atau kalam. Beberapa hadits yang menjadi rujukan paham Aswaja diantaranya: Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya umatku akan pecah menjadi 73 golongan. ÃPara sahabat bertanya: “Siapakah satu aliran itu ya Rasul Allah Dijawab Nabi: mereka itu aliran yang mengikuti) apa yang aku lakukan dan para sahabatku (HR. seperti al Khatib al Baghdadi. pendapat Qadariyah tentang kehendak Tuhan dan daya manusia (istitha’ah) serta kebebasan berkehendak. yaitu Ali ibn Abi thalib yang cukup berjasa membendung pendapat Khawarij tentang (janji dan ancaman). Sesungguhnya kami Telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran. “Apakah sunnah dan jama. kecuali satu. dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah). Sumber – sumber ajaran aswaja 1. Tokoh lainnya adalah Abdullah ibn Amr yang menolak pendapat kebebasan berkehendak manusia dari al-Juhani. Abu Hurairah. “Apa yang aku lakukan hari ini dan oleh sahabatku. Para sahabat kembali bertanya. “Ialah Ahlussunnah wal jama. satu diantaranya akan selamat. “Siapakah golongan yang selamat itu? Jawab Nabi.al-Tirmidzi) Terdapat perbedaan pendapat mengenai sahnya hadits ini.. semacam Anas ibn Malik. diantara ulama yang mengkritisi hadits ini adalah Ibnu Hazm. terutama teks hadits tentang iftiraq alummah (perpecahan umat) sanadnya cukup banyak. sebab diriwayatkan oleh banyak sahabat Nabi SAW.a. Karena (membela) orang-orang yang khianat.mu‟tazilah itu dibantah habis oleh beberapa tokoh Ahli Sunnah dari kalangan ulama Syafi‟ieyah sendiri. Al-Qur‟an di turunkan secara berangsur-angsur yaitu selama 22 tahun 2 bulan 22 hari di Mekkah dan Madina Fungsi Al-Qur‟an : Al-qur‟an Sebagai Pedoman Hidup Alqur‟an sebagai pedoman kehidupan yang dapat membawa manusia pada keselamatan dan kebahagian lahir batin serta dunia akhirat. Dan merupakan mukjizat yang diturunkankepada nabi Muhammad saw. Nabi menjawab. Al-Qur‟an adalah kalam Allah swt. Semua aliran itu akan masuk neraka.

2. Ijitihad merupakan sumber hukum Islam yang ketiga setelah Al-Qur‟an dan al hadist Dari Mu‟awiah Ra. Kedudukan Hadist yaitu sebagai Sumber hukum islam yang kedua. Karena al-Qur‟an merupakan perkataan Allah langsung kepada Muhammad dan untuk segala semesta Alam. dan sesungguhnya umatku sampai dengan hari kiamat nanti akan terpecah menjadi 73 firqoh/golongan. Mempertegas hukum hukum yang telah di sebutkan dalam Al-Qur‟an Menjelaskan. akidah. Fungsi Al hadist yaitu . Oleh karena hukum-hukum atau aturan-aturan yang terdapat pada Al-Qur‟an hanya secara garis besar maka nabi Muhammad SAW sebagai rasul Allah bertugas menjelaskan dan menyebarkan dan memperaktikkannya. Hadis Filiyah yaitu hadist yang didasarkan atas prilaku dan perbuatan Nabi Muhammad SAW Hadis Taqririyah yaitu hadist yang disandarkan pada perkataan atau sikap para sahabat yang dibiarkan atau didiamkan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah menjawab: “Al jama‟ah. Mereka mempunya ciri : Hanya bersumber kepada Al-Qur‟an dan As-Sunnah. dishahihkan oleh Al Albani) Berdasarkan hadits shahih diatas. Dari definisi diatas hadist nabi tebagi atas tiga yaitu : Hadist Qauliyah yaitu hadist yang didasarkan atas segenap perkataan dan ucapan Nabi Muhammad SAW. Al-Qur‟an dalam aturannya pada umumnya bersifat global dan umum tidak terperinci dan tidak detail. Ketika para sahabat bertanya kepada Nabi SAW tentang siapa golongan yang hanya satu itu. ia berkata : Rasulullah Shallallaahu „alaihi wa sallam berdiri diantara kami lalu bersabda :“Ketahuilah bahwa umat sebelum kalian dari golongan ahli kitab berpecah-pecah menjadi 72 firqoh/golongan. Ijtihad Ijitihad menurut terminologi berarti berusaha dengan sungguh-sungguh untuk dapat menentukan suatu hukum dari sebuah dalil agama. yaitu golongan yang disebut Ahlus Sunnah Wal Jama‟ah. Hadis Hadis menurut batasan ilmu hadist yaitu Ucapan perbuatan.• Al-Qur‟an Sebagai sumber Hukum Islam yang Pertama Al-Qur‟an adalah sumber hukum Islam yang pertama yakni tempat pengambilan hukum yang pertama setelkah itu baru pada sumbersumber lainnya. mengikuti pemahaman dan jama‟ah para sahabat Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam. (SHAHIH. yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan dan keahlian yang mendalam. mu‟amalah. yang 72 golongan terancam neraka dan hanya satu golongan yang menjadi ahli surga. menafsirkan dan merinci ayat-ayat AlQur‟an yang masih umum dan samar Mewujudkan suatu hukum atau ajaran yang tidak tercamtum dalam al-quran 3. disamping memiliki syarat-syarat tertentu baik dilakukan secara individual maupun bersama-sama sehingga mencapai kesepakatan dalam suatu maslah tertentu pada masa tertentu pula berkenan dengan penilaian sesuatu yang belum ada kepastiannya secara tegas dalam Al-Qur‟an dan Al hadist. Abu Daud. dimana dari 73 golongan ini. baik dalam ibadah. maka satu golongan selamat yang dimaksud oleh Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam adalah golongan yang berpijak pada sunnah beliau Shallallahu „alaihi wa sallam dengan teguh. Mereka senantiasa menjadikan Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai sumber pengambilan. yang aku dan para sahabatku ada diatasnya/berpijak pada sunnahku”. Riwayat Ahmad. sikap . dan takrir nabi Muhammad SAW.

maupun akhlak. tetapi mereka menghakimi akal mereka dengan nash-nash syara‟. Mereka melihat bahwa jalan para As-Salafus Shalih adalah jalan yang paling selamat. Adapun yang dimaksud dengan akidah islam ialah perkara-perkara yang dipercayai dan diyakini kebenarannya dalam islam berdasarkan dalil Al-Quran dan Sunnah Rasul. Menurut istilah adalah kepercayaan dan keyakinan. baik mereka memahami hikmahnya maupun tidak. hal itu karena aqidah mereka benar dan iman mereka kuat. jalan yang dilalui air terjun. menjadi sesuatu yang niscaya agar kita meniti manhaj Ahlus Sunnah wal Jama‟ah. Menyerah kepada nash-nash syara‟. Hal-hal yang gaib yang wajib diyakini keberadaannya adalah surga. Jika Ahlus Sunnah memiliki kesalahan kelompok lain lebih banyak. Mereka tidak menghakimi nash-nash tersebut dengan akal mereka. tak peduli siapa pun yang berpendapat dengannya. Setiap yang sesuai dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah mereka menerima dan menetapkannya. Kebaikan mereka di lipat gandakan dan derajat mereka ditingkatkan. setiap yang bertentangan dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah mereka menolaknya. Hal-hal yang merusak Akidah: Dalam i‟tiqad (kufur i‟tiqadi) Syariah Pengertian syariah menurut bahasa berarti jalan lurus. meneladani dan menjadikan mereka sebagai teladan. Akidah islam meliputi Rukun Iman yakni:       Beriman kepada Allah Beriman kepada malaikat-malaikatnya Beriman kepada kitab-kitabnya Beriman kepada rasul-rasulnya Beriman kepada hari akhirat Beriman kepada takdir Allah Disamping itu akidah islam juga meliputi mempercayai sagala perkara yang gaib yang telah diungkapkan dalam Al-Quran dan hadist sahih. Karena itulah. jalan menuju air. Ruang Lingkup aswaja Akidah Akidah secara etimologis berasal dari kata aqida –ya‟qidu –a‟qidatan yang berarti simpulan atau ikatan. hisab. Sebaliknya. Mereka menyerah kepada nash-nash syara. dan jika kelompok lain memiliki keutamaan dan ilmu maka keutamaan dan ilmu Ahlus Sunnah lebih sempurna dan lengkap. serta memahaminya sesuai dengan pemahaman As-Salafus Shalih.Berdasarkan . Karena semua hal di atas tidak berarti Ahlus Sunnah adalah orang-orang maksum. Para pengikut Ahlus Sunnah mengagungkan para As-Salafush Shalih. neraka. paling mengetahui dan paling bijaksana. Tetapi manhaj (jalan) dan jama‟ah mereka adalah yang maksum. Menurut istilah adalah hukum islam yang diyakini kebenarannya oleh umat islam sebagai ketentuan dan ketetapan dari Allah yang wajib dipatuhi sebagaimana mestinya.

Hukum munakahat. mengatur soal tawanan perang. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. Bahwa Allah tidak menjadikan alam semesta ini tanpa tujuan dan sia-sia karena Allah maha suci dari perbuatan main-main Bahwa menjadi hak Allah swt menyusun dan menciptakan undang-undang hidup untuk mahluknya karena dialah yang diciptakan segala sesuatu Pengabdian diri haruslah semata-mata kepada Allah melalui ibadah Meyakini adanya hari kiamat. penguburan jenazah. zakat. dan perjanjian antarnegara. Hukum dauliyat yaitu hukum internasional yang berguna untuk mengatur hubungan antara negara dengan negara baik pada masa damai maupun pada masa perang.prinsip keyakinan tersebut. Hukum sulthaniyat yaitu suatu komponen hukum islam yang khusus mengatur masalah-masalah kenegaraan dan pemerintahan.dll yang berkaitan dengan masalah hubungan manusia dengan kekayaan dan harta benda Hukum jinayat. minuman. melindungi harta benda yang menjadi hak seseorang. yaitu himpunan hukum yang mengatur masalah kehidupan rumah tangga. kuasa dan sempurna serta terhindar dari sifat kekurangan dan keaiban. Akhlak itu dibagi menjadi dua macam yaitu Akhlakul karimah adalah akhlak yang mulia Akhlakul madzmumah adalah akhlak yang tercela atau akhlak yang tidak terpuji Iman Kata iman dalam Al-Qur‟an ada 2 pengertian dasar : Iman dengan pengertian membenarkanman dengan pengertian amal atau ber-iltizam dengan amal Dengan demikian dapat dipahami bahwa iman. Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku. neraka dan semua hal yang telah diberitakan Allah swt. puasa. jual-beli. Akhlak Akhlak berasal dari bahasa arab. penyembelihan hewan. jamak dari kata khuluq yang artinya budi pekerti. mempunyai 2 pengertian : Membenarkan berita yang datang dari Allah dan Rasulnya Meneguhkan pendirian terhadap ketentuan yang telah ditetapkan Seseorang itu disebut beriman. ibadatku. haji. Tuhan semesta alam. yang merupakan tuntutan ritual yang mencakup masalah tahara (kebersihan iman).. shalat. jiwa dan agama. Hukum murafaat mukhashamat yaitu hukum acara pidana dan perdata yang mencakup prosedur pengadilan di depan hakim. akikah. bila dia meyakini dengan sungguh-sungguh beberapa asas yang terkandung dalam kalimat Laa Ilaaha Illallah yaitu: Bahwa yang menjadikan alam semesta dan yang mengendalikan segala urusannya adalah Allahakh yang maha esa. utang-piutang. melindungi masyarakat. Islam Menurut asal kata. gencatan senjata. yaitu hukum pidana dan perdata yang disyariatkan untuk memelihara kehidupan manusia. maka setiap muslim wajib melaksanakan syariat islam dalam segala aspek kehidupannya dan sebaliknya dia merasa berdosa apabila mengabaikan nilai-nilai syariah tersebut. akal. Garis-garis besar syariahislam adalah sebagai berikut: Hukum ibadat. kurban. makanan. surga. islam itu berasal dari kata-kata antara lain: Aslama (menyerah) artinya menyerah kepada Allah dan bersedia tunduk kepada segala halyang datang dari Allah dan bersedia berkorban sebagai tanda pengabdian terhadap Allah sebagai khaliqnya. memelihara keturunan. sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur‟an dan sunnah rasulullah Saw. Hukum muamalat yaitu membahas kode etik bisnis. hidup. . Menurut istilah sebagaimana diungkapkan oleh iman Algazali Akhlak ialah suatu bentuk dalam jiwa seseorang manusia yang dapat melahirkan suatu tindakan dan kelakuan dengan mudah dan spontan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

Salamun (tangga) artinya islam merupakan tangga untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat dan meraih rida Allah. yaitu bersikap teguh atau keteguhan berpegang kepada sesuatu yang diyakini benarnya dan ia tidak mau merubah keyakinannya itu dalam keadaan bagaimanapun yakni baik dalam keadaan susah maup[un senang. Islam menurut istilah adalah agama Allah yang diwahyukan kepada nabi Muhammad Saw.Adapun karakteristik yang dimiliki ajaran islam :         Komprehansif Universal Dinamis progresif Logis rasional Elastis dan manusiawi Ihsan Ihsan dalam pengertian umum adalah berbuat baik. Salima (selamat) artinya bahwa islam itu membawa pemeluknya kearah keselamatan baik didunia maupun diakhirat kelak. maka aliran Islam keras yang mengklaim dirinya selaku penganut Aswaja bukan hanya paradoksal. Karakter Aswaja dan penekanannya pada stabilitas jama’ah itu secara historis ilmiyah dapat dipertanggungjawabkan. Karena ekstrimitas (tatharruf) tidak dikenal dalam sejarah Aswaja.? Tasamuh dalam pergaulan adalah sikap tenggang rasa dengan sesama dalam masyarakat dimana kita berada. Beberapa sikap dan perbuatan ihsan.? Khusuk dalam beribadah adalah tekun sambil menundukkan diri yakni seluiruh pikiran. Kesimpulan Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan munculnya berbagai macam kelompok yang mengatas-namakan pengikut Aswaja. Hal ini penting dilakukan guna memberikan pemaknaan konteks kesejarahan yang benar terhadap Aswaja. perasaan. maka Pemahaman Aswaja di kalangan umat muslim sudah saatnya untuk dilakukan perubahan orientasi dari Aswaja sebagai doktrin menjadi Aswaja sebagai metode pemahaman keagamaan. Seseorang yang berbuat baik dan beramal saleh biasa disebut orang muhsin dan orang salih. . hati sanubari yang sedalam-dalamnya. yaitu :? Istiqamah dalam pendirian.

cetakan yang ditaqiq oleh sejumlah ulama. Syaikh Muhammad Nashirudin Al-Abani.id Www. Al-maktaba Al-Islamy. Www.Islamiy .Al-Qur. Istanbul. Gogle.DAFTAR PUSTAKA        . Ash-Shagir”. cet. Info//Islam com. “Musnad Al-Iman Ahmad”. “Sunan At-Tirmidzi”. Mesir. cet Al-Maktab Al-Islamiy “Shalih Al-Jami. cet. Almaktab As. MusthafaAl-Babiy. Co.anul Karim “Shahih Al-Bukhari”. cet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful