PEMBUATAN SISTEM KOLOID

Posted on July 24, 2009 by nugy07

Ukuran partikel koloid terletak antara partikel larutan sejati dan partikel suspensi. Oleh karena itu, sistem koloid dapat dibuat dengan mengelompokkan (agregasi) partikel larutan sejati atau menghaluskan bahan dalam bentuk kasar kemudian didispersikan kedalam medium pendispersi. Cara Kondensasi Cara kondensasi termasuk cara kimia. kondensasi Prinsip : Partikel Molekular ————–> Partikel Koloid Reaksi kimia untuk menghasilkan koloid meliputi : 1. Reaksi Redoks 2 H2S(g) + SO2(aq) ® 3 S(s) + 2 H2O(l) 2. Reaksi Hidrolisis FeCl3(aq) + 3 H2O(l) ® Fe(OH)3(s) + 3 HCl(aq) 3. Reaksi Substitusi 2 H3AsO3(aq) + 3 H2S(g) ® As2S3(s) + 6 H2O(l) 4. Reaksi Penggaraman Beberapa sol garam yang sukar larut seperti AgCl, AgBr, PbI2, BaSO4 dapat membentuk partikel koloid dengan pereaksi yang encer. AgNO3(aq) (encer) + NaCl(aq) (encer) ® AgCl(s) + NaNO3(aq) (encer) 1. CARA KONDENSASI Dengan cara kondensasi partikel larutan sejati (molekul atau ion) bergabung menjadi partikel koloid. Cara ini dapat diliakukan melalui reaksi-reaksi kimia, seperti reaksi redoks, hidrolisis, dekomposisi rangkap, atau dengan pergantian pelarut. a Reaksi Redoks Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi. Contoh : pembuatan sol belerang dari reaksi kimia antara hidrogen sulfida (H2S) dengan belerang dioksida (SO2), yaitu dengan mengalirkan gas H2S kedalam larutan SO2. 2H2S + SO2 2H2O + 3S (koloid) Misalnya: - Sol emas atau sol Au dapat dibuat dengan mereduksi larutan garamnya dengan melarutkan AuCl3 dalam pereduksi organik formaldehida HCOH; 2AuCl3 (aq) + HCOH(aq) + 3H2O(l) 2Au(s) + HCOOH(aq) + 6HCl(aq) - Sol belerang dapat dibuat dengan mereduksi SO2 yang terlarut dalam air dengan mengalirnya gas H2S: 2H2S(g) + SO2 (aq) 3S(s) + 2H2O(l) b Hidrolisis Hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Contoh : pembuatan sol Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3. apabila ke dalam air mendidih ditambahkan larutan FeCl3 akan terbentuk sol Fe(OH)3. FeCl3 + 3H2O Fe(OH)3 (koloid) + 3HCl Hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Misalnya: - Sol Fe(OH3) dapat dibuat dengan hidrolisis larutan FeCl3 dengan memanaskan larutan FeCl3 atau reaksi hidrolisis garam Fe dalam air mendidih; FeCl3 (aq) + 3H2O(l) Fe(OH) 3 (koloid) + 3HCl(aq) (Koloid Fe(OH)3 bermuatan positif karena permukaannya menyerap ion H+)

mula-mula dilarutkan terlebih dahulu dalam air.Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S .Sol As2S3 dibuat dengan gaya mengalirkan H2S dengan perlahan-lahan melalui larutan As2O3 dingin sampai terbentuk sol As2S3 yang berwarna kuning terang. 3. kemudian diaduk dengan medium dispersi. AgNO3 (ag) + HCl(aq) AgCl (koloid) + HNO3 (aq) d Penambahan (percikan) pelarut yang sukar larut Apabila larutan jenuh kalsium asetat dicampur dengan alkohol akan terbentuk suatu koloid berupa gel. Cara Peptisasi Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). belarang harus terlebih dahulu dilarutkan dalam etanol sampai jenuh. Contoh : sol belerang dapat dibuat dengan menggerus serbuk belerang bersama-sama dengan suatu zat inert (seperti gula pasir). . Contoh: .Sebaliknya. CARA DISPERSI Dengan cara dispersi.Sol Al(OH)3 dapat diperoleh dari reaksi hidrolisis garam Al dalam air mendidih. Cara Busur Bredig Cara ini digunakan untak membuat sol-sol logam.untuk membuat sol belerang yang sukar larut dalam air tetapi mudah larut dalam alkohol seperti etanol dengan medium pendispersi air. Baru kemudian larutan belerang dalam etanol tersebut ditambahkan sedikit demi sedikit ke dalam air sambil diaduk. Cara dispersi dapat dilakukan secara mekanik. Cara Mekanik Cara ini dilakukan dari gumpalan partikel yang besar kemudian dihaluskan dengan cara penggerusan atau penggilingan. endapan Al(OH)3 oleh AlCl3 a Cara Mekanik Menurut cara ini butir-butir kasar digerus dengan lumpang atau penggiling koloid sampai diperoleh tingkat kehalusan tertentu. .. Sehingga belerang akan menggumpal menjadi pertikel koloid dikarenakan penurunan kelarutan belerang dalam air. Cara mekanik adalah penghalusan partikel-partikel kasar zat padat dengan proses penggilingan untuk dapat . partikel kasar dipecah menjadi partikel koloid. PENGGANTIAN PELARUT Cara ini dilakukan dengan mengganti medium pendispersi sehingga fasa terdispersi yang semulal arut setelah diganti pelarutanya menjadi berukuran koloid.Sol AgCl dibuat dengan mencampurkan larutan AgNO3 encer dan larutan HCl encer.Agar-agar dipeptisasi oleh air . 2. . As2O3 (aq) + 3H2S(g) As2O3 (koloid) + 3H2O(l) (Koloid As2S3 bermuatan negatif karena permukaannya menyerap ion S2-) . peptisasi. kemudian mencampur serbuk halus itu dengan air. Cara Dispersi Prinsip : Partikel Besar —————-> Partikel Koloid Cara dispersi dapat dilakukan dengan cara mekanik atau cara kimia: 1. AlCl3 (aq) + 3H2O(l) Al(OH) 3 (koloid) + 3HCl(aq) c Dekomposisi Rangkap Sol As2S3 dapat dibuat dari reaksi antara larutan H3AsO3 dengan larutan H2S 2H3AsO3 + 3H2S As2S3 (koloid) + 6H2O Misalnya: . kalsium asetat yang sukar larut dalam etanol. Misalnya. karet oleh bensin. 2. atau dengan loncatan bunga listrik (cara busur Bredig). kemudianbaru dalam larutan tersebut ditambahkan etanol maka terjadi kondensasi dan terbentuklah koloid kalsium asetat.

Beberapa zat mudah terdispersi dalam pelarut tertentu dan membnetuk sistem kolid. selai.dsb. sehingga hasil kondensasi tersebut berupa pertikel-pertikel kolid. farmasi.Agar-agar dipeptisasi oleh air.Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S . Zat pemecah tersebut dapat berupa elektrolit khususnya yang mengandung ion sejenis ataupun pelarut tertentu. Contoh : agar-agar dipeptisasi oleh air. karet oleh bensin. b Cara Mekanik Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. logam yang akan diubah menjadi partikel-partikel kolid akan digunakan sebagai elektrode. Au. kemudian diberi loncatan listrik di antara kedua ujungnya. atau pelarut tertentu. Hasil kondensasi ini berupa partikel-partikel koloid. terutama yang mengandung ion sejenis. Sebagai contoh: Jika pada endapan Fe(OH)3 ditambahkan elektrolit FeCl3 (mempunyai ion . deterjen.Sol Fe(OH) 3 diperoleh dengan mengaduk endapan Fe(OH) 33 yang baru terbentuk dengan sedikit FeCl3. Logam yang akan diubah menjadi partikel-partikel koloid digunakan sebagai elektrode. dan sol belerang. Partikel berukuran koloid yang terbuntuk kemudian didispersikan dalam medium pendispersinya untuk membuat system koloid. cat dan zat pewarna. Jadi cara busur ini merupakan gabungan cara dispersi dan cara kondensasi. . Mula-mula atom-atom logam akan terlempar ke dalam air. lalu atom-atom tersebut mengalami kondensasi sehingga membentuk partikel koloid. c Cara Peptisasi Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). dan kertas. yang biasa digunakan dalam: . Kemudian kedua elektrode diberi loncatan listrik. Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S dan endapan Al(OH)3 oleh AlCl3. Dua elektrode logam dicelupkan ke dalam medium pendispersi (air dingin) sedemikian sehingga kedua ujungnya saling berdekatan. Kemudian. es krim. Kemudian kedua logam dicelupkan ke dalam medium pendispersinya (air suling dingin) sampai kedua ujungnya saling berdekatan. Dalam cara ini. Partikel kasar akan dimasukkan ke ruang antara kedua pelat tersebut dan selanjutnya digiling. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. . gelatin dalam air. Uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Sol Fe(OH) 3 kemudian dikelilingi Fe+3 sehingga bermuatan positif . kedua elektrode akan diberi loncatan listrik. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan dalam medium dispersi.industri makanan untuk membuat jus buah. Contoh: . dsb. Alat yang digunakan untuk cara ini biasa disebut penggilingan koloid. Cara busur Bredig ini biasanya digunakan untuk membuat sol-sol logam. Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap. krim.membentuk partikel-partikel berukuran koloid. Cara peptisasi adalah pembuatan koloid / sistem koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan / proses pendispersi endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah).Industri kimia untuk membuat pelumas padat. Zat pemeptisasi memecahkan butir-butir kasar menjadi butir-butir koloid. dan Pt. . semir sepatu. dan lain-lain. Zat pemecah yang dimaksud adalah elektrolit. Contohnya. karet oleh bensin. . Istilah peptisasi dikaitkan dengan peptonisasi. nitroselulosa oleh aseton. Cara peptisasi adalah proses dispersinya endapan menjadi system koloid dengan penambahan zat pemecah. uapnya kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin. Contoh koloid yang dibuat dalam proses ini ialah koloid grafit untuk pelumas. Karena logam diubah jadi partikel kolid dengan proses uap logam. sperti Ag. maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi. yaitu proses pemecahan protein (polipeptida) yang dikatalisis oleh enzim peptin. . Alat penggilingan koloid terdiri dari 2 pelat baja dengan arah rotasi berlawanan.Industri-industri lainnya seperti industri plastik. tinta cetak. endapan Al(OH) 3 oleh AlCl3.Industri kimia rumah tangga untuk membuat pasta gigi. tekstil. cat.

Sol Al(OH)3 dibuat dengan penambahan AlCl3 ke dalam endapan Al(OH)3 .Sol AgCl dibuat dengan penambahan HCl ke dalam endapan AgCl . Sehingga. endapan menjadi bermuatan positif dan memisahkan diri untuk membentuk partikel-partikel koloid. Beberapa contoh lain : .Fe3+ yang sejenis) maka Fe(OH)3 maka Fe(OH)3 akan mengadsorpsi ion-ion Fe3+ tersebut.Sol NiS dibuat dengan penambahan H2S kedalam endapan NiS .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful