Deskripsi : Mineral Olivine adalah suatu silikat besi magnesium memiliki ciri-ciri sbb : rumusan kimianya system

kristal belahan, mempunyai kekerasan berat jenis kilap warna :(Mg,Fe)2(SiO4), : ortorombik, : tidak mempunyai : 6,5 – 7 SKALA MOHS : 3,27 – 4,37, : cahaya : hijau kekuning – kunigan dan hijau kesbu – abuan.

Mineral Olivin Ini adalah salah satu mineral yang paling umum di atas permukaan bumi, dan telah pula teridentifikasi pada permukaan Bulan, Mars, dan komet. Mineral Olivin pada umumnya sebagai mineral pembentuk batuan dan juga sebagai mineral pengiring, dalam batuan basa seperti gabro, peridotit,dll. Piroksin, berwarna hitam, opak, dengan bidang belahan dua arah membentuk sudut 90o. Struktur kristalnya disusun oleh rantai tunggal tertrahedra yang diikat bersama-sama dengan ionion besi dan magnesium. Karena ikatan silikon-oksigen lebih kuat daripada ikatan antara struktur silikat, maka piroksin mudah terbelah sejajar dengan rantai silikat. Piroksin merupakan salah satu mineral yang dominan dalam batuan beku basalt yang merupakan batuan yang umum pada kerak samudera.

Deskripsi :
Pyroxene Warna kekerasan Belahan Bentuk Kilap Cerat Pecahan : hitam : 5-6, : 2 arah, : tabular, : kaca, : putih, : tidak ada

Hornblende merupakan mineral yang umum dari kelompok amfibol. Mineral ini umumnya berwarna hijau gelap sampai hitam. Belahannya dua arah membentuk sudut 60o dan 120o. Di dalam batuan, hornblende berbentuk

Deskripsi : Hornblene : Sistem kristal Belahan Kekerasan Kilap Warna Terdapatnya : monoklin : sempurna : 5-6 Skala Mohs : kaca : variasi warna dari hijau gelap sampai hitam : hornblene adalah mineral penting dan penyebarannya luas dan mineral pembentuk batuan. biotit juga banyak dijumpai pada batuan penyusun kerak benua. biotit disusun oleh struktur lembaran yang memberikan belahan satu arah. Deskripsi : Biotit : Sistem kristal Belahan Kekerasan Kilap Warna Terdapat : monoklin : sempurna : 2.5-3 Skala Mohs : kaca – Splendent : hijau. Mineral Silikat Non Ferromagnesian Muskovit adalah jenis mineral mika yang sangat umum. Di dalam bataun muskovit sangat mudah dikenali karena sangat bercahaya . Hornblende umumnya dijumpai pada batuan yang menyusun kerak benua. Berwarna terang dengan kilap seperti mutiara (pearly) dan seperti mineral mika lainnya belahannya satu arah. terjadi dalam dua tempat yaitu beku dan metamorf Biotit merupakan anggota dari mika yang berwarna gelap karena kaya akan besi. hitam : terjadi didalam batuan beku. seperti garnit sampai gabro. Bentuk inilah yang umumnya membedakan dengan piroksin yang umumnya berbentuk prismatik pendek. coklat. Seperti hornblende. Seperti mineral mika lainnya.prismatik panjang. Biotit mempunyai warna hitam mengkilap yang membedakan dari mineral ferromagnesian lainnya. termasuk batuan beku granit.

Struktur mineral feldspar adalah rangkaian tiga dimensi dari atom oksigen bergabung dengan atom silikon. menyebabkan terjadinya inklusi satu atau lebih oleh ion-ion seperti potasium (-1). Deskripsi : Feldspar : Warna Sistem kristal Kilap Kekerasan : pink. Seperempat sampai setengah dari atom silikon tergantikan oleh aton aluminium. Group mineral feldspar mempunyai sifat fisik yang sama. Feldspar merupakan group mineral yang sangat umum. Plagioklas feldspar adalah mineral feldspar dengan ion kalsium dan atau sodium di dalam struktur kristalnya. putih. dapat terbentuk pada rentang temperatur dan tekanan yang besar. coklat : triklin atau monoklin : kaca : 6 skala mohs . Karena adanya perbedaan inklusi didalam strukturnya. relatif keras dan kilap bervariasi antara kilap kaca sampai mutiara. Mineral ortoklas merupakan mineral feldspar dengan ion potasium di dalam struktur kristalnya.5 Skla Mohs Kilap : Kaca sampai sutera atau mutiara Warna : Bening dan transparan dalam lapisan tipis Terdapatny : muskovit adalah umumnya sebagai mineral pembentuk batuan. seperti granit dan granit pegmatil.MUSKOVIT Deskripsi : Sistem kristal : monoklin Belahan : sempurna Kekerasan : 2-2. sodium (-1) dan kalsium (+2). mineral feldspar dapat dibedakan menjadi 2 macam. Di dalam batuan mineral ini dikenali dengan bentuknya yang rektangular dan permukaan yang licin. abu-abu. Perbedaan valensi antara aluminium (+3) dan silikon (+4). Mineral ini mempunyai bidang belahan dua arah dan membentuk sudut hampir 90o.

Mineral kuarsa yang umum adalah kuarsa susu (putih). Variasi warna ini menyebabkan adanya bermacam mineral kuarsa. Warna mineral kuarsa sangat bervariasi tergantung pada proses pengotoran pada waktu pembentukannya. Karena struktur kuarsa mengandung dua atom oksigen untuk tiap atom silikon. kuarsa ros (pink). sangat keras dan resisten terhadap proses pelapukan. Meskipun keduanya mempunyai warna yang berbeda. Deskripsi : Ortoklas : Sistem kristal : monoklin Belahan : sempurna. ametis (purple) dan kristal batuan (clear). putih. Kuarsa merupakan mineral silikat yang hanya disusun oleh silikon dan oksigen. Akibatnya kuarsa tidak mempunyai bidang belahan. sedangkan plagioklas berwarna putih sampai abu-abu terang. Pada bentuknya yang sempurna kuarsa sangat jernih. membentuk kristal heksagonal dengan bentuknya piramidal. Salah satu sifat fisik yang dapat membedakannya adalah adanya striasi yang sejajar pada mineral plagioklas yang tidak dijumpai pada mineral ortoklas.Mineral ortoklas berwarna krem terang sampai merah jambu. baik Kekerasan : 6 Skala Mohs Kilap : kaca Warna : bening. Kuarsa mempunyai belahan konkoidal. syenit dan syenit nefelin. . maka tidak dibutuhkan lagi ion positif untuk menjadikan mineral kuarsa ini netral. Struktur kristal kuarsa membentuk jaringan tiga dimenasi yang lengkap antara ion oksigen disekitar ion silikon. Mineral kuarsa juga sering disebut silika karena komposisinya SiO2. sehingga membentuk suatu ikatan yang kuat antara keduanya. abu-abu Gores : putih Terdaptnya : ortoklas banyak dalam berbagai tipe dari intrusi batuan beku seperti granit. kuarsa asap (abu-abu). tetapi warna tersebut tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk membedakannya.

Deskripsi KUARSA : Sistem kristal Belahan Kekerasan Kilap Warna Terdapatnya : hexagonal : tidak ada : 7 skala mohs : kaca : bening atau putih : banyak terdapat dalam batuan beku dan batuan metamorfosa .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful