Alat Pengecil Ukuran (Size Reduction

)
Laporan Hari/tanggal : Senin/ 3 Mei 2010 Peralatan Industri Pertanian Asisten Praktikum : 1. Pangeran Alex S. (F34060803) 2. Dini Nur Haqiqi (F34063370) PERALATAN PENGECILAN UKURAN Oleh : Farid Abdul Qohar F34070003 Yamansyah F34070135

2010 DEPARTEMEN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

I. PENDAHULUAN A. Latar belakang Alat dan mesin pertanian diproduksi dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja dan mutu hasil olahannya sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dari komoditas hasil pertanian tersebut. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian adalah dengan cara meningkatkan efisiensi penanganan pascapanen. Secara ekonomis penggunaan mesin pengecil ukuran lebih mudah dilakukan dan lebih murah jika dilakukan secara manual.

330 0. yaitu (1) kompresi. disc mill. II. Hasil Bobot awal bahan (kg) Bobot akhir bahan (kg) B. Terdapat empat cara yang diterapkan pada mesin-mesin pengecilan ukuran. Aksi utama dari mesin penghancur adalah kompresi. Mesin penggiling sangat halus bekerja dengan menerapkan prinsip gesekan. mesin penggiling sangat halus. dan multi mill. praktikan juga mengamati bagian-bagian dari mesin pengecil ukuran. . Setelah itu bagi kacang hijau menjadi tiga bagian dengan berat yang sama. neraca massa. operasi pengecilan ukuran merupakan salah satu perlakuan pendahuluan yang dapat mempermudah proses-proses selanjutnya. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Mesin pemotong bekerja dengan menggunakan aksi potong. multi mill. disk mill. Selain itu. Metodologi Mula-mula timbang kacang hijau untuk mengetahui berat totalnya.Selain itu. III. METODOLOGI A. digunakan untuk bahan padatan dengan tekstur kasar. (2) impact atau pukulan. Pembahasan Multi Mill 0. Peralatan pengecil ukuran dapat dikelompokkan menjadi mesin penghancur. Tujuan Tujuan pada praktikum ini adalah untuk mempelajari alat-alat pengecil ukuran dan aplikasinya pada industri. Alat dan Bahan Peralatan yang digunakan selama praktikum adalah hammer mill. Mesin penggiling menerapkan pukulan dan gilingan serta kadang-kadang dikombinasikan dengan kompresi. (3) attrition. Pengecilan ukuran merupakan salah satu proses dalam industri pengolahan bahan pertanian. mesin penggiling. B. Pengecilan ukuran dapat dilakukan dengan berbagai peralatan industri. akhirnya tidak dapat digunakan. Namun.310 Pengecilan ukuran adalah suatu bentuk proses penghancuran dari pemotongan bentuk padatan menjadi bentuk yang lebih kecil oleh gaya mekanik. Prinsip kerja masing-masing alat di atas berbeda-beda. dan mesin pemotong.330 0. Sedangkan bahan yang digunakan adalah kacang hijau. B. karena hammer mill kehabisan solar pada motornya. Masing-masing bagian kacang hijau digunakan sebagai bahan yang diolah dalam hammer mill. Setiap alat ini mempunyai cara kerja masing-masing dan menghasilkan produk dengan ukuran tertentu.315 Disc Mill 0. pengecilan ukuran dengan tekstur yang keras. Proses ini bisa merupakan proses utama maupun operasi pembantu dalam suatu industri. dan loyang.

Yang pertama adalah pengecilan ukuran ekstrim yaitu merubah dimensi ukuran bahan secara signifikan. Cabe. al. (4) cutting. Gambar 1. Hammer mill Hammer mill merupakan aplikasi dari gaya pukul (impact force). pada prinsipnya pengecilan ukuran diklasifikasikan menurut produk akhir yang dihasilkan. digunakan untuk menghasilkan produk dengan ukuran dan bentuk tertentu (Mc. Memperbesar luas permukaan bahan untuk proses lebih lanjut 4. disk mill. 1. al. Pada praktikum kali ini. misalnya penggilingan dan penggerusan. dan multi mill Sedangkan pada praktikum peralatan yang digunakan hanya disk mill dan multi mill. (1974)..1976). Menurut Brennan et. Memperkecil bahan sampai dengan ukuran tertentu untuk maksud tertentu 3. Prinsip kerja hammer mill adalah rotor dengan kecepatan tinggi akan memutar palu-palu pemukul di sepanjang lintasannya. Proses ini berlangsung terus hingga didapatkan bahan yang dapat lolos dari saringan di bagian bawah alat. pengecilan ukuran bertujuan untuk: 1. Membantu proses pencampuran Menurut Henderson dan Perry (1982).digunakan untuk menghasilkan produk dengan tekstur halus dan. Akibatnya akan terjadi pemecahan bahan. misalnya pada proses pemotongan dan pengempaan. Penggiling palu (hammer mill) . Membantu proses ekstraksi 2. Jadi selain gaya pukul dapat juga terjadi sedikit gaya sobek. Untuk peralatan yang lainnya hanya dijelaskan bagian-bagiannya dan prinsip kerjanya. et. palu atau sesama bahan. peralatan pengecilan ukuran yang dibahas adalah hammer mill. Kedua adalah pengecilan bahan yang menghasilkan ukuran produk yang masih berdimensi besar atau nisbah produk akhir dengan awalnya tidak terlalu signifikan. Bahan masuk akan terpukul oleh palu yang berputar dan bertumbukan dengan dinding.

susu kering. . konstruksinya sederhana 2. biaya pemasangan mula-mula lebih tinggi dari pada menggunakan burr mill 3. . dapat digunakan untuk menghasilkan hasil gilingan yang bermacam-macam ukuran 3. 14 . . hammer mill terdiri dari atas martil/palu yang berputar pada porosnya dan sebuah saringan yang terbuat dari plat baja. biaya operasi dan pemeliharaan lebih murah dibandingkan dengan burr mill Sedangkan beberapa kerugian menggunakan hammer mill antara lain adalah : 1. . . . 8 . . . . 10 . 7 . . 5 . 4 . 2 . gula dan lain-lain (Wiratakusumah. . . . . . 3 . 15 . 13 . . . penggunaan hammer mill mempunyai beberapa keuntungan antara lain adalah : 1. . 18 . 17 . 11 . Menurut Mc Colly (1955). 1992). Gambar potongan melintang pada hammer mill adalah sebagai berikut : Gambar 2. . Potongan melintang pada hammer mill Menurut Smith (1955). . . . biasanya tidak dapat menghasilkan gilingan yang seragam 2. . dapat digunakan untuk bahan kristal padat. Hasil pertanian yang akan digiling dimasukkan melalui sebuah corong pemasukan dan dipukul oleh suatu seri plat baja. 16 . . . . 12 . . . . .Penggiling palu merupakan penggiling yang serbaguna. bahan berserat dan bahan yang agak lengket. Susunan martil/palu pada hammer mill adalah sebagai berikut : 1 . . tidak mudah rusak dengan adanya benda asing dalam bahan dan beroperasi tanpa bahan 4. 6 . Pada skala industri penggiling ini digunakan untuk lada dan bumbu lain. . . untuk gilingan permulaan atau gilingan kasar dibutuhkan tenaga yang relatif besar sampai batas-batas tertentu. . . 9 . . .

ivd. Bentuk saringan padahammer mill Sumber : www. corong pengeluaran.unistuttgart. Pemukul dipasang dengan posisi horizontal dengan jumlah lima pasang yang disatukan oleh empat buah poros yang terbuat dari stainless steel dengan berdiameter 10 mm dipasang vertikal. Gambar 5. bagian atas dari corong pemasukan berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 350 mm x 350 mm dan bagian bawahnya menyempit sampai 90 mm x 50 mm dengan kemiringan dinding corong 40o. Susunan alat pemukul pada hammer mill Bagian utama dari hammer mill adalah corong pemasukan. Pada bagian ini terdapat lima pasang pemukul yang juga terbuat dari bahan stainless steel. motor penggerak. Pada hammer mill saringan memegang peranan penting dalam menentukan besar ukuran butir biji-bijian.Gambar 3.5 mm . Pemukul Pemukul terbuat dari stainless steel. Gambar detail pemukul adalah sebagai berikut : Saringan Saringan yang digunakan pada hammer mill terbuat dari plat baja. rangka penunjang dan ayakan. saringan dapat diganti-ganti tergantung dati besar ukuran butir hasil gilingan yang dikehendaki.jpg Corong pengeluaran Corong pengeluaran terbuat dari plat esher 1. Corong pemasukan Corong pemasukan terbuat dari plat esher 1. pemukul. hal ini bertujuan agar sisi pemukul yang satu dapat menggantikan sisi pemukul yang sudah tumpul dengan cara membalik posisi. Ukuran pemukul adalah antara 100 mm x 25 mm x 5 mm dan pada kedua sisi pemukul dibuat tajam. alat transmisi daya.de/bilder/maier/hm_gr.5 mm.

Motor tersebut dipasang pada dudukan yang terbuat dari baja plat 8 mm yang berukuran 250 mm x 147 mm yang dipasang dengan sebuah engsel. Diameter corong adalah 550 mm dan diameter bawahnya adalah 120 mm.30 Jenis biji-bijian Jagung Kacang kedelai Gandum Jawawut / jelai Angka modulus kehalusan merupakan angka hasil bagi garis tengah bahan pada keadaan mulamula dengan garis tengah bahan pada keadaan akhir.60 2.40 4. tipe hammer mill dibedakan berdasarkan sifat dari gigi penggiling yaitu gigi penggiling dapat berayun bebas pada porosnya dan gigi penggiling tidak dapat berayun bebas pada porosnya (statis).40 2.20 2.yang berbentuk kerucut terpancung pada posisi terbalik.10 3. Kedua tipe hammer mill tersebut dalam operasinya tidak mempunyai banyak perbedaan.80 3. 1955). Fungsi engsel adalah jarak antara poros terhadap motor dengan poros utama dapat diatur untuk memperoleh tegangan sabuk yang diinginkan. Ayakan Alat ini berukuran 600 mm x 600 mm yang mana konstruksinya terbuat dari kayu dengan bentuk seperti trapezium dan kostruksi penyangga terbuat dari plat siku 25 mm x 25 mm x 2. yang berkisar antara 1 sampai 16. sedang dan halus dari partikel hasil gilingan (Smith.80 3. Menurut Smith (1955). Motor penggerak Motor penggerak yang digunakan adalah motor listrik dengan daya dan kecepatan putaran berturut-turut 1 hp dan 148 rpm.60 2. Disk mill .10 2.90 3. ini bertujuan untuk memudahkan gerak dari transmisi yang menggerakkan ayakan dan mempercepat proses pengayakan. yang penting diperhatikan adalah jumlah ketebalan dari gigi-gigi penggiling. 2. Posisi ayakan ini adalah miring dengan kemiringan 10oC. Modulus kehalusan beberapa jenis biji-bijian Hasil gilingan Kasar Sedang Halus 4.5 mm dengan ukurannya sama dengan ukuran ayakan. Penentuan mutu hasil giling ditentukan oleh modulus kehalusan yang menyatakan ratarata ukuran partikel hasil gilingan dan indeks keseragaman yang menyatakan fraksi-fraksi kasar.70 4.

Bagian-bagian dari disc mill adalah sebagai berikut : a. Pada poros penggerak terdapat pengunci untuk mengatur jarak antar cakram. c. piringan berputar bersamaan dalam arah putaran yang berlawanan satu dengan lainnya. Semakin kecil jarak antar cakram maka ukuran hasil pengolahan akan semakin halus. e. b. Selama proses. Bagian ini dilengkapi dengan katup pemasukkan untuk mengatur jumlah biji yang akan dikupas oleh cakram sehingga pengupasan akan berjalan lancar. Sedangkan pada keadaan kedua. Corong pengeluaran Corong pengeluaran berfungsi untuk mengeluarkan biji yang telah dikupas dan dihancurkan yang terletak di bagian bawah silinder pengupas. d. jagung kentang dan lainnya. . Air akan mendorong biji agar jatuh ke ruang pengupasan. pembelah dan penghancur biji kedelai dalm keadaan kering maupun basah. Keduanya sama-sama memiliki dua piringan yang dipasangkan pada sebuah shaft. Pada praktikum ini tidak dilakukan penyemprotan air. Dinding penutup dan cakram Dinding penutup dan cakram berfungsi sebagai pengupas dan penghancur biji karena adanaya gerak putar dari cakram terhadap diniding penutup yang diam. bahan akan mengalami gesekan diantara kedua piringan sehingga ukurannya menjadi lebih kecil dan halus (AEL.Disc mill merupakan jenis alat pengecil bahan yang dapat menghasilkan produk dalam ukuran sedang maupun halus. Corong pemasukan Corong ini berfungsi untuk memasukkan biji yang akan dikupas kulit arinya dan dihancurkan. Biji yang terkupas dan hancur itu merupakan akibat dari efek atrisi dan kompresi dari cakram. Disk mill merupakan alat yang memiliki konstruksi dan prinsip kerja yang sama seperti dengan stone mill. Pada keadaan pertama. Penyemprot air Penyemprot air berfungsi untuk membantu kelancaran turun dan keluarnya biji ke ruang pengupasan. Ruang pengupasan dan penghancuran Ruang pengupasan berfungsi sebagai tempat mengupas dan menghancurkan sekaligus sebagai rangka dudukan bagi landasan gesek. Bahan yang akan diproses dimasukkan melalui bagian atas alat (corong pemasukan) yang mempunyai penampung bahan. 1976). f. seperti kedelai. Ruangan ini diberi penutup dan dibuat agak rapat agar kedelai tidak lolos keluar sebelum mengalami pengupasan dan penghancuran. Terdapat dua macam disk mill yaitu (1) disk millyang bergerak pada satu roda dan roda lainnya stasioner dan (2) disk mill dimana kedua rodanya bergerak. Alat ini digunakan untuk mengupas kulit ari. Biji yang akan pecah dan keluar dari corong ini masih bercampur dengan kulit arinya. Poros penggerak Poros penggerak berfungsi untuk memutar silinder pengupas yang digerakkan oleh motor listrik dengan menggunakan puli dan belt sebagai penyalur daya. satu piringan terpasang permanen (stasioner) pada badan mesin.

.39%). Perbedaan hammer mill dengan multi mill terletak pada besi yang digunakan untuk menghantam bahan. Loss umumnya terjadi pada saat pengeluaran bahan. proses pengayakan. salah satu sisi berujung runcing dan satu sisi berujung tumpul. Setelah mengalami dua kali penggerusan maka dimensi dari biji kacang hijau pun berubah menjadi lebih kecil dari dimensi awalnya.61% dan loss kacang hijau sebesar 20 gram (9. Pengecilan ukuran ini terjadi pada saat bahan masuk diantara dinding dan cakram yang jaraknya diatur terlebih dahulu sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan bahan juga mengalami penggerusan pada dinding granding plate yang permukaanya kasar sehingga dihasilkan biji kacang hijau yang halus. sehingga momentum yang terdapat pada pergerakan besi tersebut dapat memecah ikatan antara padatan bahan. Disc Mill Biji kacang hijau dimasukkan ke dalam disc mill dan mengalami proses pengecilan ukuran. Multi mill Multi mill bekerja dengan impact. Sama seperti hammer mill impactdilakukan cara menghantam bahan dengan padatan. Pada saat pengecilan ukuran dan penggerusan terjadi loss (kehilangan bahan). Dengan alat seperti ini maka dapat digunakan untuk berbagai jenis bahan sehingga disebut multi mill. pada praktikum ini rendemen yang diohasilkan adalah 90. Adanya loss ini menyebabkan berat akhir menjadi sedikit. Pada praktikum ini bahan berupa biji kacang hijau dimasukkan sebanyak 330 gram dihancurkan dengan menggunakan Disc Mill sehingga diperoleh biji kacang hijauyang ukurannya lebih kecil sebanyak 310 gram. Putaran alat pun dapat dirubah-rubah sesuai dengan ujung besi yang mana yang akan digunakan. yang biasanya berupa besi. 3.Gambar 2. Pada multi mill besi yang digunakan mempunyai dua sisi. dan adanya kacang hijau yang masih melekat pada alat penghancur.

14.4. serta pembubukan.6.Gambar multi mill Pada pengamatan didapatkan bahwa pada alat tersebut terdapat suatu rotor yang terdapat potongan besi yang memiliki dua ujung.24.100 mm Diameter rotor 250 mm Kecepatan Putar 750 / 1500 /2000 / 3000 rpm Pemukul 12 nos with knife. Multi mill dapat digunakan untuk berbagai macam bahan.15. pupuk.60.25 mm Ukuran mesh 4. kimia.50.40. dan industri resin. Spesifikasi alat yang didapat dari penyedia alat adalah sebagai berikut Technical Specifications : Output 50 . impact edges & 2 scrapper blades Dimension saringan 260 mm dia x 135 height tinggi Charging 1445 mm Discharging Height 730 mm Dimensi total 870 x 965 x 1630 ( h ) mm Pada pengamatan saat praktikum multi mill dipraktikkan untuk menghancurkan kacang hijau sebanyak 330 gram. Besi yang digunakan berbeda dengan hammer mill dimana hammer mill arah putaran vertikal sedangkan pada multi mill arah putaran horizontal sehingga bahan dihancurkan beberapa kali karena rotor sendiri terdiri dari beberapa lapis batangan besi.5. Berikutnya dengan gaya sentrifugal hasil putaran rotor maka bahan didorong menuju dinding yang telah dilengkapi saringan agar hasil yang keluar seragam. Begitu dimasukkan multi millbersuara keras yang menunjukkan bahan .6.30. indsutri serta industri pangan. plastik.8.80.5.2.16. Pada industrimulti mill ini digunakan dalam aplikasi penepungan basah dan kering. keramik.1.10.25 . detergen.0.5.8.200 kg / hr depending on product & reduction Motor 3hp / tefc / 1440 rpm / 440v / 50 hz / 3 ph / AC Perforated Screen Hole Dia 0.12. Multi mill juga ditemukan pada pembuatan pestisida. Industri yang sering menggunakan alat ini adalah industri farmasi.20.10.1. kosmetik.3.20. lancip dan tumpul. insektisida.7.

Pada keadaan pertama. piringan berputar bersamaan dalam arah putaran yang berlawanan satu dengan lainnya. Mohon saran ini untuk diperhatikan. (2) impact atau pukulan. Selain itu telatnya penyampaian bahan praktikum sehingga beberapa praktikan tidak bisa belajar sebelum praktikum.39%. Saran Adanya kekurangan persiapan dari peralatan praktikum seperti habisnya bahan bakan dari hammer mill. V.tersebut sedang diproses. namun ada beberapa bubuk yang bertebangan yang mengakibatkan loss pada hasil akhir. sehingga terdapat loss sebanyak 15 gram. Heft 7. Terdapat empat cara yang diterapkan pada mesin-mesin pengecilan ukuran. salah satu sisi berujung runcing dan satu sisi berujung tumpul.55%. Sedangkan pada keadaan kedua. satu piringan terpasang permanen (stasioner) pada badan mesin. Arbeitsgemeinschaft fur Electrizitatsanwendung in der Landwirtschaft e. (3) attrition. yang biasanya berupa besi. PENUTUP A. Putaran alat pun dapat dirubah-rubah sesuai dengan ujung besi yang mana yang akan digunakan. Pada multi mill besi yang digunakan mempunyai dua sisi.45% sedangkan lossnya sebesar 4. Terdapat 2 fungsi kerja disk mill yaitu (1) disk mill yang bergerak pada satu roda dan roda lainnya stasioner dan (2) disk mill dimana kedua rodanya bergerak. Prinsip kerja hammer mill adalah rotor dengan kecepatan tinggi akan memutar palu-palu pemukul di sepanjang lintasannya. . DAFTAR PUSTAKA AEL.45%. digunakan untuk menghasilkan produk dengan ukuran dan bentuk tertentu Hammer mill merupakan aplikasi dari gaya pukul (impact force). Rendemen yang dihasilkan adalah sebesar 95. IV. Berat tepung yang dihasillkan adalah 315 gram.. pengecilan ukuran dengan tekstur yang keras. digunakan untuk bahan padatan dengan tekstur kasar. Dengan alat seperti ini maka dapat digunakan untuk berbagai jenis bahan sehingga disebut multi mill.61% dan loss bahan sebesar 9. Proses ini berlangsung terus hingga didapatkan bahan yang dapat lolos dari saringan di bagian bawah alat. digunakan untuk menghasilkan produk dengan tekstur halus dan. Sebagian besar bubuk mampu tertampung di wadah.55%. B. sedangkan lossnya sebesar 4. Multi mill bekerja dengan impact. palu atau sesama bahan. sehingga tidak bisa dinyalakan selama praktikum. Akibatnya akan terjadi pemecahan bahan. Schort-und Mischanlagen im Landwirtschaftlichen Betried. Perbedaan hammer mill dengan multi mill terletak pada besi yang digunakan untuk menghantam bahan. Sama seperti hammer mill impactdilakukan cara menghantam bahan dengan padatan. Rendemen yang dihasilkan adalah 95. Bahan masuk akan terpukul oleh palu yang berputar dan bertumbukan dengan dinding. Hampir seketika itu juga keluar bubuk kacang hijau dari multi mill. Kesimpulan Pengecilan ukuran adalah suatu bentuk proses penghancuran dari pemotongan bentuk padatan menjadi bentuk yang lebih kecil oleh gaya mekanik. Rendemen kacang hijau yang dihasilkan sebesar 90. yaitu (1) kompresi. 1976. (4) cutting. sehingga momentum yang terdapat pada pergerakan besi tersebut dapat memecah ikatan antara padatan bahan.

R. Institut Pertanian Bogor. Martin. Westport.L.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal PerguruanTinggi. New York. Inc. H. J. Perry.uni-stuttgart.C.jpg . Cowell. New York Wiratakusumah. 1974. www. S. 1955.Brennan.V. dan A. Aman. Essex. Bogor. Farm Machinery and Equipment.G. Applied Science Publisher.. 1992.de/bilder/maier/hm_gr.W. Butlers. Agricultural Process Engineering. Tokyo. 1982. Fourth Edition. Smith.. Processing Agricultural Engineering. McGraw Hill. J. Mc Graw. FoodEngineering Operations. McCabe. N..P.L. TheAVI Publishing Company.M. Peralatan dan Unit Proses Industri Pangan.E. Mc Colly and J.Hill Book Co. Henderson. Unit Operations of Chemical Engineering. Lilly. Inc.ivd. Mc Graw-Hill Book Co.D. dan R. 1955. 1976. W. dan J. Pusat Antar Universitas. Smith. Inc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful