P. 1
Makalah Dasar Akuntansi - Muslim_Ridho_Rahmat

Makalah Dasar Akuntansi - Muslim_Ridho_Rahmat

|Views: 40|Likes:
Published by Jenderal Moslem

More info:

Published by: Jenderal Moslem on Jun 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2014

pdf

text

original

DASAR – DASAR AKUNTANSI SYARIAH

• • •

Disusun Oleh: Herianto M. Ridho H. Rahmat Hidayat

Magister Ekonomi Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

dan pelaporan atas transaksi-transaksi keuangan perusahaan serta interpretasinya. Buktibukti transaksi bisa berupa kwitansi.DASAR – DASAR AKUNTANSI SYARIAH I. Hasil dari proses peringkasan ini adalah buku besar. 3. Pelaporan Dari buku besar kemudian akan disusun menjadi laporan keuangan melalui proses pelaporan.2006. faktur pembelian. sehingga belum bisa digunakan sebagai alat penilai keberhasilan perusahaan. dan bukti lainnya. 1 – 2. 4. 1 . bukti pengeluaran. 2. Setiap transaksi keuangan yang telah dicatat ke dalam bukti transaksi kemudian digolong-golongkan ke dalam rekening-rekening yang telah disediakan. TEORI AKUNTANSI Akuntansi adalah suatu proses pencatatan. ratusan kali bahkan ribuan kali tiap hari. Interpretasi Laporan keuangan yang disajikan masih berupa angka-angka absolute. Kegiatan ini disebut jurnal. Pencatatan Proses awal kegiatan akuntansi adalah mencatat semua kegiatan keuangan sehari-hari atau yang disebut transaksi ke dalam bukti-bukti transaksi. Yogyakarta: Ekonisia. Penggolongan Transaksi perusahaan bisa terjadi puluhan kali. Secara deskriptif. faktur penjualan. langkah-langkah dalam akuntansi adalah sebagai berikut1: 1. hlm. Hasil dari proses pelaporan adalah tersusunnya laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan rugi-laba. penggolongan. 5. peringkasan. Peringkasan Transaksi yang sangat banyak dan sejenis akan dijadikan satu melalui proses peringkasan. Akuntansi: Proses Penyusunan Laporan Keuangan . Sutrisno.

Jakarta: Pustaka Quantum. 3. yakni sebuah Lembaga Sertifikasi Akuntan Publik yang terkemuka. Tujuan inilah yang diwujudkan oleh ilmu akuntansi2. Tujuan Laporan Akuntansi Akuntansi lahir dengan maksud tertentu yaitu untuk memberikan jasa kepada penggunanya (kapitalis) berupa informasi keuangan yang dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan. Tujuan Umum • Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber-sumber ekonomi. A. Armstrong menunjuk Tim Perumus Tujuan Laporan Keuangan yang dikenal dengan Trueblood Committe3. dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar. 2 . Marshall S. maka pada bulan April 1971 Presiden AICPA. 41 4 The Accounting Principle Board (APB) dibuat oleh AICPA ( American Institute of Certified Public Accountants). hasil usaha. Misalnya dengan caa membandingkan persentase laba dengan aset atau dana investasi. 2001. dan kewajiban perusahaan dengan maksud untuk menilai kekuatan dan kelemahan serta kemampuan dalam menyelesaikan utang.4 yang berjudul “Basic Concepts and Principles Underlying Financial Statements Business Enterprises” membagi tujuan laporan menjadi beberapa golongan4: 1. Tujuan Kualitatif Tujuan Khusus Untuk menyajikan laporan posisi keuangan.41 3 Sofyan Syafri Harahap. hlm. Sofyan Syafri Harahap. laporan keuangan tersebut diinterpretasikan atau ditafsirkan. APB Statemen No. Tujuan Umum. Menuju Perumusan Teori Akuntansi Islam. Tujuan Khusus.Untuk lebih memberikan makna. hlm. Untuk menyusun konsep yang menjelaskan Tujuan Laporan Keuangan. 2.

pengaruh transaksi dan peristiwa lain diakui pada saat kejaian (dan bukan pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar) dan diungkapkan dalam catatan akuntansi serta dilaporkan dalam laporan keuangan pada periode yang bersangkutan5.• Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam mencari laba dengan maksud untuk memberikan gambaran tentang dividen. melaikan dapat dimengerti Mengahsilkan laporan yang dapat diperiksa oleh pihak lain Membuat akuntasi yang netral terhadap pihak-pihak yang berkepentingan. Dasar Kas/ Tunai (Cash Basis) Laporan yang disusun atas dasar akrual memberikan informasi kepada pemakai tidak hanya transaksi masa lalu yang melibatkan penerimaan dan pembayaran kas akan tetapi kewajiban pembayaran kas yang akan datang serta sumber daya yang merepresentasikan kas yang akan diterima. 1. 5 . laporan keuangan disusun atas dasar akrual. Asumsi Dasar Accrual Basis ini lebih sesuai dan dekat dengan spirit Islam. pengukuran dan penyajian transaksi keuangan. 2. Dengan dasar ini. Menyajikan informasi yang bukan saja penting. Dasar Akrual (Accrual Basis) Untuk mencapai tujunnya. Dan lain-lain B. Asumsi Dasar Dalam framework dasar akuntansi ditetapkan dua asumsi sebagai dasar untuk melakukan pengakuan. informasi guna melaksanakan fungsi perencanaan dan pengawasan. serta tingkat kemampuan untukmendapatkan laba dalam jangka panjang Tujuan Kualitatif • • • • • Memilih informasi yang benar-benar dapat membantu pemakai (relevan) dalam proses pengambilan keputusan.

walaupun mungkin harga normalnya tidak seperti biaya sesungguhnya. Harahap adalah akuntansi yang membawa kita dan semua yang memakainya menuju keridhaan Ilahi. Prinsip – Prinsip Akuntansi Akuntansi disusun oleh beberapa konsep yang menjadi prinsip-prinsip dasar pada aktivitas dan proses akuntansi.7 6 . Yogyakarta: Penerbit Ekonisia. pendapataan dan biaya akan diakui dan dicatat pada saat terjadinya realisasi pendapatan atau realisasi pembayaran. Data yang dipercaya artinya bisa diverifikasi (diperiksa kebenarannya). terpisah dari pemilik atau organisasi lain. Demikian pula bila seseorang memiliki lebih dari satu usaha. C. Akuntansi: Proses Penyusunan Laporan Keuangan . Harta perusahaan harus dipisahkan dengan harta pribadi. Oleh karena itu. Biaya adalah harga ketika terjadi transaksi. • Konsep Obyektif Laporan akuntansi harus didasarkan pada data yang bisa dipercaya. II. hlm. data harus didasarkan pada data yang obyektif. Sutrisno. bukan harga asal atau harga normal.Maksudnya. 2006. dan akhirnya membawa kita dalam keselamatan duani dan akhirat. AKUNTANSI SYARIAH Akuntansi Syariah menurut Sofyan S. • Konsep Biaya Barang yang dibeli harus dicatat berdasarkan pada biaya yang sesungguhnya. masing-masing usaha harus dipisahkan keuangannya. Sutrisno dalam bukunya Akuntansi: Proses Penyusunan Laporan Keuangan (2006) menyebutkan 3 konsep yang menjadi prinsip-prinsip akuntansi6: • Konsep Entitas Dalam akuntansi dikenal konsep entitias atau kesatuan usaha yakni suatu organisasi yang berdiri sendiri. konsep. Oleh karena itu.

meka hendaklah ia menulis. dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu. Allah Swt menyebutkan perintah pencatatan transaksi dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 282. Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. hlm. teori. dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil. jika tak ada dua oang lelaki. Maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai. hendaklah kamu menuliskannya. ٌ ‫ت ب‬ ‫ب‬ ِ‫كت ا َني‬ َ ‫م‬ ْ ‫كت ب‬ ُ‫ن او‬ َ‫ي‬ ْ ‫ب ب‬ َ‫ب‬ ْ ‫تت ب‬ ُ‫ك او‬ ْ ‫ي ب‬ َ‫ل‬ ْ ‫و ب‬ َ ‫ه‬ ُ‫باو او‬ ُ‫ت او‬ ُ‫ك او‬ ْ ‫ف ا ب‬ َ ‫م ى‬ ًّ‫س ى‬ َ‫م‬ ُ‫ل او‬ ٍ ‫ج إ‬ َ‫أ‬ َ ‫ل ى‬ َ‫إ‬ ِ‫ن َني‬ ٍ ‫ي إ‬ ْ ‫د ب‬ َ‫ب‬ ِ‫م َني‬ ْ ‫ت ب‬ ُ‫ن او‬ ْ ‫ي ب‬ َ ‫دا‬ َ‫ت‬ َ ‫ذا‬ َ‫إ‬ ِ‫ناوا َني‬ ُ‫م او‬ َ‫ن آ‬ َ ‫ذي‬ ِ‫ل َني‬ َّ‫ه ا ا‬ َ‫ي‬ ُّ‫أ ه‬ َ ‫ي ا‬ َ ُّ‫ه‬ ‫حتق‬ َ‫ل‬ ْ ‫ه ا ب‬ ِ‫يت َني‬ ْ ‫ل ب‬ َ‫ع‬ َ ‫ذ ي‬ ِ‫لت َني‬ َّ‫ل ا‬ ِ‫لت َني‬ ِ‫مَني‬ ْ ‫ي ب‬ ُ‫ل او‬ ْ ‫و ب‬ َ ‫ب‬ ْ ‫تت ب‬ ُ‫ك او‬ ْ ‫ي ب‬ َ‫ل‬ ْ ‫ف ب‬ َ ‫لل‬ ُ‫ه ا او‬ َّ ُ‫م او‬ َ‫ل‬ َّ‫ع‬ َ ‫م ا‬ َ‫ك‬ َ ‫ب‬ َ ‫ت‬ ُ‫ك او‬ ْ ‫ي ب‬ َ‫ن‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫ب‬ ٌ ‫ت ب‬ ِ‫ك ا َني‬ َ ‫ب‬ َ ‫أ‬ ْ ‫ي ب‬ َ ‫وال‬ َ ‫ل‬ ِ‫د َني‬ ْ ‫ع ب‬ َ‫ل‬ ْ ‫ب ا ب‬ ِ‫َني‬ ْ ‫أ ب‬ ‫و‬ َ ‫ف ا‬ ً‫عي ا‬ ِ‫ض َني‬ َ ‫و‬ ْ ‫أ ب‬ َ ‫ه ا‬ ً‫في ا‬ ِ‫س َني‬ َ ‫ق‬ ُّ‫ح ه‬ َ‫ل‬ ْ ‫ه ا ب‬ ِ‫ي َني‬ ْ ‫ل ب‬ َ‫ع‬ َ ‫ذ ي‬ ِ‫ل َني‬ َّ‫ن ا‬ َ ‫ك ا‬ َ ‫ن‬ ْ ‫إ ب‬ ِ‫فَني‬ َ ‫ئ ا‬ ً‫ي ا‬ ْ ‫ش ب‬ َ ‫ه‬ ُ‫ن او‬ ْ ‫م ب‬ ِ‫س َني‬ ْ ‫خ ب‬ َ‫ب‬ ْ ‫ي ب‬ َ ‫وال‬ َ ‫ه‬ ُ‫ب او‬ َّ ‫ر‬ َ ‫لل‬ َ ‫قا‬ َّ ِ‫ت َني‬ َّ ‫ي‬ َ‫ل‬ ْ ‫و ب‬ َ ْ ‫إ ب‬ ‫ن‬ ِ‫فتَني‬ َ‫م‬ ْ ‫ك ب‬ ُ‫ل او‬ ِ‫جت اَني‬ َ‫ر‬ ِ‫ن َني‬ ْ ‫مت ب‬ ِ‫ن َني‬ ِ‫ي َني‬ ْ ‫د ب‬ َ ‫هي‬ ِ‫ش َني‬ َ ‫دوا‬ ُ‫ه او‬ ِ‫ش َني‬ ْ ‫ت ب‬ َ‫س‬ ْ ‫وا ب‬ َ ‫ل‬ ِ‫د َني‬ ْ ‫ع ب‬ َ‫ل‬ ْ ‫ب ا ب‬ ِ‫ه َني‬ ُ‫ي او‬ ُّ‫ل ه‬ ِ‫وَني‬ َ ‫ل‬ ْ ‫ل ب‬ ِ‫مَني‬ ْ ‫ي ب‬ ُ‫ل او‬ ْ ‫ف ب‬ َ ‫او‬ َ‫ه‬ ُ‫ل او‬ َّ ‫م‬ ِ‫ي َني‬ ُ‫ن او‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫ع‬ ُ‫طي او‬ ِ‫ت َني‬ َ‫س‬ ْ ‫ي ب‬ َ ‫ال‬ ‫م ا‬ َ‫ه‬ ُ‫دا او‬ َ ‫حت‬ ْ ‫إ ب‬ ِ‫ل َني‬ َّ ‫ضت‬ ِ‫ت َني‬ َ‫ن‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫ء‬ ِ‫دا َني‬ َ‫ه‬ َ ‫شت‬ ُّ‫ن ال ه‬ َ ‫مت‬ ِ‫ن َني‬ َ ‫او‬ ْ ‫ض ب‬ َ ‫ر‬ ْ ‫ت ب‬ َ‫ن‬ ْ ‫م ب‬ َّ ‫م‬ ِ‫ن َني‬ ِ‫ت ا َني‬ َ‫أ‬ َ‫ر‬ َ‫م‬ ْ ‫وا ب‬ َ ‫ل‬ ٌ ‫ج ب‬ ُ‫ر او‬ َ‫ف‬ َ‫ن‬ ِ‫ي َني‬ ْ ‫ل ب‬ َ‫ج‬ ُ‫ر او‬ َ ‫ن ا‬ َ ‫كاو‬ ُ‫ي او‬ َ‫م‬ ْ ‫ل ب‬ َ ُ‫بتتاو او‬ ‫ه‬ ُ‫ت او‬ ُ‫ك او‬ ْ ‫ت ب‬ َ‫ن‬ ْ ‫أ ب‬ َ ‫ماوا‬ ُ‫أ او‬ َ ‫ست‬ ْ ‫ت ب‬ َ ‫وال‬ َ ‫عتتاوا‬ ُ‫د او‬ ُ‫متت ا او‬ َ ‫ذا‬ َ‫إ‬ ِ‫ء َني‬ ُ‫دا او‬ َ‫ه‬ َ ‫شت‬ ُّ‫ب ال ه‬ َ ‫أ‬ ْ ‫يت ب‬ َ ‫وال‬ َ ‫ر ى‬ َ ‫خت‬ ْ ‫م ا ال ب‬ َ‫ه‬ ُ‫دا او‬ َ‫ح‬ ْ ‫إ ب‬ ِ‫ر َني‬ َ‫ك‬ ّ‫ذ َر‬ َ‫ت‬ ُ‫ف او‬ َ ‫باوا‬ ُ‫تتت ا او‬ َ‫ر‬ ْ ‫ت ب‬ َ ‫أال‬ َ ‫نتت ى‬ َ‫د‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫و‬ َ ‫ة‬ ِ‫د َني‬ َ ‫ه ا‬ َ ‫شت‬ َّ ‫لل‬ ِ‫م َني‬ ُ‫او او‬ َ‫ق‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫و‬ َ ‫لل‬ ِ‫د ا َني‬ َّ َ‫ن‬ ْ ‫ع ب‬ ِ‫ط َني‬ ُ‫س او‬ َ‫ق‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫م‬ ْ ‫ك ب‬ ُ‫ل او‬ ِ‫ذَني‬ َ‫ه‬ ِ‫ل َني‬ ِ‫جَني‬ َ‫أ‬ َ ‫ل ى‬ َ‫إ‬ ِ‫را َني‬ ً‫بي ا‬ ِ‫ك َني‬ َ ‫و‬ ْ ‫أ ب‬ َ ‫را‬ ً‫غي ا‬ ِ‫ص َني‬ َ ‫هتت ا‬ َ ‫باو‬ ُ‫ت او‬ ُ‫ك او‬ ْ ‫ت ب‬ َ ‫أال‬ َ‫ح‬ ٌ ‫نتت ا ب‬ َ‫ج‬ ُ‫م او‬ ْ ‫كت ب‬ ُ‫ي او‬ ْ ‫ل ب‬ َ‫ع‬ َ ‫س‬ َ ‫يت‬ ْ ‫ل ب‬ َ‫ف‬ َ‫م‬ ْ ‫كت ب‬ ُ‫ن او‬ َ‫ي‬ ْ ‫ب ب‬ َ ‫ه ا‬ َ‫ن‬ َ ‫رو‬ ُ‫دي او‬ ِ‫تت َني‬ ُ‫ة او‬ ً‫ر ا‬ َ ‫ضت‬ ِ‫ح ا َني‬ َ ‫ة‬ ً‫ر ا‬ َ ‫جتت ا‬ َ‫ت‬ ِ‫ن َني‬ َ ‫كتتاو‬ ُ‫ت او‬ َ‫ن‬ ْ ‫أ ب‬ َ ‫إال‬ ِ‫َني‬ ‫قاوا‬ ُ‫ت او‬ َّ ‫وا‬ َ ‫م‬ ْ ‫ك ب‬ ُ‫ب او‬ ِ‫ق َني‬ ٌ ‫ساو ب‬ ُ‫ف او‬ ُ‫ه او‬ ُ‫ن او‬ َّ ‫إ‬ ِ‫فَني‬ َ ‫لاوا‬ ُ‫عاو‬ َ‫ف‬ ْ ‫ت ب‬ َ‫ن‬ ْ ‫إ ب‬ ِ‫وَني‬ َ ‫د‬ ٌ ‫هي ب‬ ِ‫ش َني‬ َ ‫وال‬ َ ‫ب‬ ٌ ‫ت ب‬ ِ‫ك ا َني‬ َ ‫ر‬ َّ ‫ض ا‬ َ ‫ي‬ ُ‫وال او‬ َ ‫م‬ ْ ‫ت ب‬ ُ‫ع او‬ ْ ‫ي ب‬ َ ‫ب ا‬ َ‫ت‬ َ ‫ذا‬ َ‫إ‬ ِ‫دوا َني‬ ُ‫ه او‬ ِ‫ش َني‬ ْ ‫أ ب‬ َ‫و‬ َ (٢٨٢) ‫م‬ ٌ ‫لي ب‬ ِ‫عَني‬ َ ‫ء‬ ٍ ‫ي إ‬ ْ ‫ش ب‬ َ ‫ل‬ ّ‫ك َر‬ ُ‫ب او‬ ِ‫لل َني‬ ُ‫وا او‬ َّ َ ‫لل‬ ُ‫م ا او‬ َّ ُ‫ك او‬ ُ‫م او‬ ُ‫ل او‬ ّ‫ع َر‬ َ‫ي‬ ُ‫و او‬ َ ‫لل‬ َ ‫ا‬ َّ Hai orang-orang yang beriman. baik kecil maupun besar sampai batas waktu Sofyan Syafri Harahap. sistem dan praktik akuntansi syariah harus didesain sesuai dengan maksud tersebut7. dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya. jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau Dia sendiri tidak mampu mengimlakkan. apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan. 9 7 . dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya. Kerangka Teori dan Tujuan Akuntansi Syariah . dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu). supaya jika seorang lupa Maka yang seorang mengingatkannya. 2008. Jakarta: Pustaka Quantum.kerangka dasar.

standar dan bentuk laporan keuangan yang sesuai dengan syariah. terutama terhadap hal pemenuhan hukum-hukum islam dalam menyusun laporan keuangan. kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu. konsep. Tujuan laporan syari’ah akan lebih luas di bandingkan dengan laporan keuangan konvensional8. dimana dalam laoporan konvensional tidak membutuhkan ketentuan hukum islam karena paradigma yang didunakan bukanlahsyari’ah islamiah. kewajiban. Di samping itu tujuannya adalah9: a. yang demikian itu. (jika) kamu tidak menulisnya. jika kamu lakukan (yang demikian). 76 9 Slamet Wiyono & Taufan Maulamin. A. pendapatan dan beban yang tidak sesuai dengan prinsip syari’ah bila ada dan bagaimana perolehan dan penggunaannya Slamet Wiyono & Taufan Maulamin. b. lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. 76 8 . Maka Sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media. dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. 2012.membayarnya. Allah mengajarmu. (Tulislah mu'amalahmu itu). dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli. Ayat tersebut dijadikan landasan untuk merumuskan teori. Informasi kepatuhan entitas syari’ah terhadap prinsip syari’ah serta informasi aset. hlm. Tujuan Laporan Keuangan Syariah Tujuan laporan syari’ah dan konvensional tidak sama persis. dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu. hlm. prinsip. kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu entitas syari’ah yang bermanfaat bagi sejumlah pemakai dalam pengambilan keputusanekonomi. Tujuan laporan keuangan ialah yang menyangkut tentang posisi keuangan. dan bertakwalah kepada Allah. Meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip syari’ah dalam semua transaksi dan kegiatan usaha. Maka tidak ada dosa bagi kamu. Memahami Akuntansi Syariah Di Indonesia.

Informasi megenai tingkat keuntungan investasi yang di peroleh penanaman modal dan pemilik dana syirkah temporer. menginvestasikannya pada tingkat keuntungan yang layak. infaq. digunakan dasar kas (cash basis). d. Dijelaskan lebih lanjut bahwa laporan keuangan yang di susun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. karena secara umum menggambarkan pengaruh keuagan dari kebijakan di masa lalu. termasuk pengelolaan dan penyaluran zakat. sdekah dan waqaf. framework dasar syariah secara explisit menetapkan asas transaksi syariah yang luhur. Informasi membantu untuk mengevaluasi pemenuhan tanggung jawab entitas syari’ah terhadap amanah dalam mengamankan dana. Asumsi Dasar Akuntansi Syariah berpegang pada asumsi dasar akrual (accrual basis) karena lebih dekat kepada aturan syariah tentang pencatatan transaksi non-tunai. Pemakai yang ingin menilai apa yang telah di lakukan atau pertanggung jawababkan manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. dan . manusiawi. keputusan ini misalnya menyangkup menahan atau menjual investasi mereka dalam entitas syari’ah atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen. Akan tetapi untuk penghitungan pendapatan dengan tujuan pembagian hasil usaha. Namun demikian. dan informasi mengenai pemenuhan kewajiban (obligation) fungsi sosial entitas syari’ah. laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin di butuhkan pemakai dalam pengaambilan keputusan ekonomi. dan tidak di wajibkan menyediakan informasi non keuangan. Asas Transaksi Syariah Jika dibandingkan dengan kerangka konseptual yang lain. Transaksi non-tunai harus dicatat dan diolah dalam laporan akuntansi.c. Laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah di lakukan manajemen (stewardship) atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang di percayakan kepadanya. B. C.

hlm. b.melindungi umat manusia. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media. Para pemakai dapat mengetahui caranya dengan mengealuasi kemampuan entitas syari’ah dalam menghasilkan kas dengan informasi yang di fokuskan pada posisi keuangan. 79-80 10 . Informasi sumber daya ekonomi yang di kendalikan dan kemampuan entitas syari’ah dalam memodivikasi sumber daya ini di masa lalu guna menghasilkan kas dimasa depan. 2012. Surat An-Nisa’ ayat 135. diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin di kendalikan di Slamet Wiyono & Taufan Maulamin. Ikatan Akuntan Indonesia pada tahun 2007 menjelaskan prinsip-prinsip transaksi syariah sebagai berikut10: a. 12 Slamet Wiyono & Taufan Maulamin. Informasi kinerja entitas syari’ah. kinerja. maka keputusan ekonomi yang di ambil pemakai laporan keuangan memerlukan evaluasi atas kemampuan entitas syari’a dalam penghasilan kas dan setara kas juga waktu dan kepastian dari hasil tersebut.73-75 11 Lihat. serta perubahan posisi keuangan. Universalisme (syumuliyah) D. Keseimbangan (tawazun). Kemaslahatan (maslahah). Memahami Akuntansi Syariah Di Indonesia. e. d. Likuiditas dan solvabilitas serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Posisi keuangan dan kinerja12 Stake holder pada umumnya ingin mengetahui seberapa jauh perkembangan dan kinerja serta kekuatan dan kelemahan keuangan entitas syari’ah. 2012. Posisi keuangan entitas syari’ah di pengaruhi oleh sumber daya yang di kendalikan. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media. c. Memahami Akuntansi Syariah Di Indonesia. terutama frotabilitas. hlm. Persaudaraan (ukhuwah). Keadilan (‘adalah)11.

Informasi disediakan dalam laporan laba rugi. Informasi ini berguna untuk menilai entitas syari’ah dalam menghasilkan kas serta kebutuhan entitas syri’ah dalam memanfaatkan arus kas tersebut. Misalnya laporan laba rugi menyediakan gambaran yang tidak lengkap tentang kinerja kecuali kalau di gunakannya dalam hubungannya dengan laporan neraca dan laporan arus kas. PERSAMAAN DAN NERACA AKUNTANSI A. Laporan keuangan juga menampung catatan dan skedul tambahan serta informasi lainnya. Dalam laporan keuangan informasi perubahan posisi keuangan dan laporan yang menjelaskan pemenuhan fungsi sosial entitas syari’ah di sajikan dalam laporan tersendiri. tidak ada yang di maksudkan untuk meenuhi kebutuhan tunggal. Informasi posisi keuangan entitas syari’ah bermanfaat untuk menilai aktivitas investasi pendanaan dan operasi selama periode pelaporan. III. Informasi posisi keuangan terutama di sediakan dalam neraca. misalnya laporan tersebut menampung informasi tambahan yang relevan dengan kebutuhan pemakaineraca dan laporan laba rugi. atau menyediakan semua informasi yang di perlukan untuk memenuhi kebutuhan khusus pemakai. Meskipun setiap laporan menyediakan informasi yang berbeda satu sama lain. Informasi segmen industri dan geografi serta pengaruhnya pada entitas syari’ah akibat perubahan harga dapat juga di sediakan dalam bentuk informasi tambahan.masa depan. Informasi fluktuasi kinerja berfungsi untuk memprediksi kapasitas entitas syari’ah dala menghasilkan kas dari sumber daya yang ada. Mungkin juga mencakupi pengungkapan tentang resiko dan ketidak pastian yang mempengaruhi entitas syari’ah dan setiap sumber daya dan kewajiban (obligation) yang tidak di cantumkan dalam neraca (seperti cadangan mineral). Komponen-komponen laporan saling terkait karena mencerminkan aspekaspek yang berbeda terkait karena mencerminkan aspek-aspek yang berbeda dari transaksi-transaksi atau peristiwa lain yang sama. Transaksi Pada Persamaan Akuntansi .

A. f) Membayar utang akan berakibat berkurangnya utang dan berkurangnya harta Kas g) Menjual dengan kredit jasa kepada pihak luar akan menambah harta piutang dan menambah modal.O. dan Modal (M) dalam suatu hubungan posisi keuangan perusahaan. i) Mengambil uang tunai untuk keperluan pribadi pemilik akan mengurangi harta kas dan mengurangi modal. h) Menerima piutang akan menambah harta Kas dan mengurangi harta Piutang. Pengantar Akuntansi I. Persamaan dasar setelah dimasukkan unsur pendapatan (P) dan beban (B) H = U + M + P = B . Depok: LP FE UI. e) Membeli dengan kredit akan menambah aktiva peralatan dan menambah utang. hlm.Apabila kita mengaitkan ketiga unsur pokok harta (H).O. 16 A. 2005. d) Menerima pendapatan akan berakitab menambah harta Kas dan menambah Modal. a. Siamangunsong. b) Investasi dalam bentuk aktiva selain uang tunai – seperti “gedung” – akan berakibat bertambahnya harta “Gedung” dan bertambahnya Modal. Siamangunsong. Pengantar Akuntansi I. H=U+M b. maka pada hakikatnya kita telah melangkah kepada apa yang disebut persamaan accounting13. atau H+B=U+M+P Akibat transksi terhadap posisi Keuangan digambarkan sebagai berikut14: a) Investasi uang tunai oleh pemilik dalam perusahaannya akan berakibat bertambahnya harta kas dan bertambahnya modal. Persamaan dasar. Utang (U). 2005. c) Membayar tunai beban sewa akan berakibat mengurangi harta “Kas” dan mengurangi Modal. Depok: LP FE UI.16 13 14 .

Hanafi dan Abdul Halim informasi neraca dapat membantu pihak ekternal dalam menganalisis18: a. hlm. Adapun kedudukan aktiva (asset). Menurut Mamduh M. Kemampuan operasional. hlm. Fleksibelitas keuangan c. hlm. Bandung: Alfabeta. Informasi neraca memperlihatkan kondisi likuiditas perusahaan. Likuditas perusahaan b. Neraca Neraca merupakan informasi yang menggambarkan tentang kondisi dan situasi current asset.29 16 Irham Fahmi. Aktiva = Kewajiban + Modal Sendiri. kewajiban (liabilities) dan modal sendiri (shareholders equity) dalam neraca adalah. liabilities. Menurut Lyn M. dan Irham Fahmi.30 18 Irham Fahmi. dan shareholders equety serta berbagai item lainnya untuk dijadikan alat dalam mendukung proses pengambilan keputusan15. Analisis Laporan Keuangan.j) Membeli tunai barang dagangan akan menambah aktiva “Barang Dagangan” dan mengurangi harta Kas B. Informasi yang diberikan di neraca akan menjadi lebih bermanfaat pada saat dipergunakan sebagai salah satu pendukung pengambilan keputusan. 2012.29 17 Irham Fahmi. Bagi investor dapat dijadikan sebagai salahsatu rujukan dlam menetapkan keputusan pada perusahaan tersebut. Fraser dan Aileen Ormiston neraca menunjukkan kondisi keuangan atau posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu tanggal tertentu16.30-31 15 . Manfaat Informasi Neraca17: • • • • Dapat dilihat kondisi dan situasi yang menggambarkan kepemilikan aktiva dan pasiva perusahaan. non current asset. hlm.

.d. Kemampuan menghasilkan pendapatan selama periode tertentu.

dan ekuitas yang dihubungkan dengan persamaan akuntansi berikut: aset = liabilitas + ekuitas. liabilitas.GLOSARIUM Jurnal : Alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara kronologis (urutan waktu kejadiannya) dengan menunjukkan rekeing yang harus di debit atau di kredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing. Laporan Keuangan : catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Akun nominal terdiri dari pendapatan dan biaya. Yakni memindahkan jumlah dalam kolom debit jurnal ke dalam sisi debit rekening dan memindahkan jumlah kolom kredit jurnal ke dalam sisi kredit rekening. Neraca terdiri dari tiga unsur. Posting : Proses memindahkan ayat jurnal ke dalam buku besar. Neraca adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut. Buku Besar (General Ledger) : Kumpulan rekening-rekening yang ada dalam suatu perusahaan. Jurnal Penutup : jurnal umum yang dibuat pada akhir periode akuntansi dengan tujuan untuk memindahkan atau menutup saldo Akun sementara/nominal. yaitu aset. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan Rugi – Laba : Laporan yang menunjukkan hasil kegiatan operasi perusahaan selama satu periode. Jurnal Penyesuaian : Jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo rekeningrekening ke saldo yang sebenarnya sampai dengan periode akuntansi. Neraca (balance sheet) : Laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada suatu saat tertentu. atau untuk memisahkan antara pendapatan dan beban dari suatu periode dengan periode yang lain. Ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening-rekening nominal/sementara. . Neraca adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->