MAKALAH DASAR DASAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN MATA KULIAH : PENGANTAR PENDIDIKAN Disusun oleh : KELOMPOK 4 KELAS D 1.

Steven Lumempouw 2. Gledys Mangore 3. Cynthia Lengkey 4. Teo Tujuwale 5. Christian Assa 6. William Kaunang 7. Billy Liow UNIVERSITAS NEGERI MANADO FAKULTAS TEKNIK PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI 2011

karena atas berkat dan rahmatnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul Dasar Dasar Pelaksanaan Pendidikan . Tomohon. makalah ini dapat memberikan informasi yang dibutuh kan bagi siapa saja yang memerlukannya. Kami berharap agar makalah yang kami tuliskan ini nantinya dapat berguna bagi pembaca. Isi makalah ini diambil dari beberapa sumber agar dapat mendapat kepastian mater i dari yang telah ada. Kami berterima kasih bagi pihak-pihak yang secara langsung atau tidak langsung membantu dalam pembuatan makalah ini. Kami menerima kritik serta saran untuk makal ah yang masih jauh dari sempurna ini. sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik. November 2011 Kelompok 4 i .Kata Pengantar Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan. agar kedepannya kami dapat menyusun makalah yang l ebih baik dari makalah ini. Kami juga berharap.

Daftar Isi Kata Pengantar ___________________________________________________________i Daftar Isi ________________________________________________________________ii BAB 1. Asas Asas Pokok Pendidikan ________________________________________7 BAB 3. Pendahuluan _______________________________________________________1 BAB 2. Isi Kajian A. Landasan Pendidikan _______________________________________________3 B. Penutup A. Saran___________________________________________________________11 Kepustakaan _____________________________________________________________12 ii . Kesimpulan ______________________________________________________10 B.

Te naga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dalam penyelenggara an pendidikan. Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokkan sesu ai dengan sifat dan kekhususan tujuannya. sarana. Latar Belakang Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan. mengajar dan/atau melatih peserta didik. dan / atau latihan bagi peranannya di masa yang akan data ng. pengajaran. Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur. Jenjang pendidikan adalah suatu tahap dal am pendidikan berkelanjutan yang ditempatkan berdasarkan tingkat perkembangan para peserta didik serta keluasan dan kedalaman bahan pengajaran. baik send irisendiri maupun bersama-sama. Sistem pendidikkan nasional adalah satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu dengan lainnya untuk mengusahakan tercapainya tuj uan pendidikan nasional . Sumber daya pendidikan adalah pendukung dan penunjang pelaksanaan pendidikan yang terwujud sebagai tenaga. jenjang. Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sasaran pendidikan adalah manusia. Kurikulum adalah seperangkat rencana da n pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar. masyarakat.BAB I PENDAHULUAN A. Pendidikan bermaksud untuk membantu peserta d idik untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi kemanusiaannya. peserta didik dan pemerintah. Tenaga pendidikan adalah anggota masyarakat yang bertugas membimbing . dan jenis pendidikan tertentu. dan prasarana yang tersedia atau dia dakan dan didayagunakan oleh keluarga. 1 . dana.

Rumusan Masalah Masalah yang di angkat dalam makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Tujuan Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Pendidikan dan diharapkan pembaca dapat memahami dasar-dasar pelaksana an pendidikan di Indonesia dari berbagai aspek serta hal-hal yang melandasi penyele nggaraan pendidikan di Indonesia.B. Asas-asas apa saja yang menjadi dasar dalam pelaksanaan pendidikan? C. 2 . Faktor -faktor apa saja yang menjadi landasan pendidikan ? 2.

Esensialisme. A. bangsa dan negara. Esensialisme Esensialisme adalah mashab pendidikan yang mengutamakan pelajaran teoretik (liberal arts) atau bahan ajar esensial. mendukung perkembangan masyarakat. 3 . meyangkut keyakinan terhadap hakekat manusia. dan sebagainya. memberi corak pada hasil hasil pendidikan ini yakni manusia / masyarakat Indonesia. Landasan dan asas terse but sangat penting. Perenialisme. falsafah) dan bersumber dari pandangan-pandangan dalam filsafat pendidikan. dan serentak dengan itu. Realisme. dan tentang kehidupan yang lebih baik dijalankan. karena pendidikan merupakan pilar utama terhadap perkembangan manusia dan masyarakat suatu bangsa tertentu. Landasan-landasan pendidikan tersebut akan memberikan pijakan dan arah terhadap pembentukan manusia Indonesia . LANDASAN PENDIDIKAN 1. Sedangkan asas-asas pokok pendidikan akan memberi corak khusus dalam penyelenggaraan pendidikan itu. Pengertian Landasan Filosofis Landasan filosofis merupakan landasan yang berkaitan dengan makna atau hakikat pendidikan. keyakinan tentang sumber nilai. Landasan filosofis adalah landasan yang berdasarkan atau bersifat filsafat (fals afat. dan pada giliran nya.BAB II ISI KAJIAN Pendidikan adalah usaha sadar yang sistematis-sistemik selalu bertolak dari seju mlah landasan serta mengindahkan sejumlah asas-asas tertentu. Aliran filsafat yang kita kenal sampai saat ini adalah Idealisme. Landasan Filosofis a. apa yang seharusnya menjadi tujuannya. hakekat pengetahuan. yang berusaha menelaah masalah-masalah pokok seperti : Apakah pendidikan itu. Pragmatisme dan Progresivisme dan Ekstensialisme 1.

2 Tahun 1989 menetapkan bahwa Pendidikan Nasional berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Pengertian Landasan Sosiologis Dasar sosiologis berkenaan dengan perkembangan. yang menegaskan bahwa pembangunan nasional termasuk di bidang pendidikan. Pragmatisme dan Progresifme Prakmatisme adalah aliran filsafat yang memandang segala sesuatu dari nilai kegunaan praktis. Rincian selanjutnya tentang hal itu tercantum dalam penjelasan UU-RI No. Perenialisme Perensialisme adalah aliran pendidikan yang megutamakan bahan ajaran konstan (perenial) yakni kebenaran. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) menegaskan pula bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat indonesia. 1992 : 24). 2 Tahun 1989. 4. Rekonstruksionisme Rekonstruksionisme adalah mazhab filsafat pendidikan yang menempatkan sekolah/lembaga pendidikan sebagai pelopor perubahan masyarakat. dan untuk itu pendidikan nasional mengusahakan antara lain: Pembentukan manusia Pancasila sebagai manusia pembangunan yang tinggi kualitasnya dan mampu mandiri (Undang-Undang. 3. kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Landasan Filosofis Sistem Pendidkan Nasional Pasal 2 UU RI No. 2. Landasan Sosiologis a. cinta kepada kebaikan universal. dan dasar negara Indonesia. pandangan hidup bangsa Indonesia. adalah pengamalan Pancasila.2. kebutuhan dan karakteristik masyarakat. keindahan. Sosiologi pendidikan merupakan analisi ilmiah tentang proses sosial 4 . Sedangkan Ketetapan MPR RI No. b. di bidang pendidikan. aliran ini melahirkan progresivisme yang menentang pendidikan tradisional.

Berbagai upaya pemerintah telah dilakukan untuk menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan masyarakat terutama dalam hal menumbuhkembangkan Ke-Bhineka tunggal Ika-an. Pengaruh sekolah pada perilaku anggotanya. maupun jalur pendidikan luar sekolah ( penataran P4. mengingat kebutuhan akan pendidikan semakin meningkat dan komplek. b.dan pola-pola interaksi sosial di dalam sistem pendidikan. pemasyarakatan P4 nonpenataran ) 3. 4. 2 Tahun 1989 Pasal 1 Ayat 1 ditegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan Sistem Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia dan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Hal tersebut sangatlah wajar. dan muatan lokal ). 5 . Landasan Kultural a. Ruang lingkup yang dipelajari oleh sosiolagi pendidikan meliputi empat bidang: 1. Sejarah Perjuangan Bangsa. Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik. 2. sedang setiap manusia selalu menjadi anggota masyarakat dan pendukung kebudayaan tertentu. Sekolah dalam komunitas. baik secara formal maupun informal. Oleh karena itu. Hubungan kemanusiaan. sebab kebudayaan dapat dilestarikan/dikembangkan dengan jalur mewariskan kebudayaan dari generasi ke generasi penerus dengan jalan pendidikan. dalam UU-RI No. baik melalui kegiatan jalur sekolah (umpamanya dengan pelajaran PPKn. Pengertian Landasan Kultural Pendidikan selalu terkait dengan manusia.yang mempelajari pola interaksi antara sekolah dengan kelompok sosial lain di dalam komunitasnya. Masyarakat indonesia sebagai Landasan Sosiologis Sistem Pendidikan Nasional Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa ke masa telah mempengaruhi sistem pendidikan nasional. 3. Hubungan sistem pendidikan dengan aspek masyarakat lain.

2 Tahun 1989 Pasal 1 Ayat 2 yang dimaksud dengan sisdiknas adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia. nilainilai. Oleh karena itu. sosial. sekalipun mereka memiliki kesamaan.Anggota masyarakat berusaha melakukan perubahan-perubahan yang sesuai denga perkembangan zaman sehingga terbentuklah pola tingkah laku. Sebagai implikasinya pendidik tidak mungkin memperlakukan sama kepada setiap peserta didik. utamanya yang berkaitan dengan aspek kejiwaan merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Penyusunan kurikulum perlu berhati-hati dalam menentukan jenjang pengalaman belajar 6 . b. utamanya sekolah dan keluarga. Landasan Psikologis a. 4. Kebudayaan sebagai Landasan Sistem Pendidikan Nasional Dalam UU-RI No. landasan psikologis dari pendidikan tersebut terutama tertuju pada pemahaman manusia khususnya untuk proses perkembangan dan proses belajar. Peserta didik diharapkan tidak hanya mengenal lingkungannya (alam. Dasar psikologis berkaitan dengan prinsip-prinsip belajar dan perkembangan anak. dan norma-norma baru sesuai dengan tuntutan masyarakat. dan budaya) akan tetapi juga mampu mengembangkannya. sehingga landasan psikologis merupakan salah satu landasan yang paling penting dalam bidang pendidikan. Beberapa tahun terakhir ini. Usaha-usaha menuju pola-pola ini disebut transformasi kebudayaan. Lembaga sosial yang lazim digunakan sebagai alat transmisi dan transformasi kebudayaan adalah lembaga pendidikan. Pengertian Landasan Psikologis Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia. makin kuat pendapat bahwa pendidikan seharusnya lebih di upayakan agar lebih menjamin adanya rasa keterikatan antara peserta didik dengan lingkungannya. hasil kajian dan penemuan psikologis sangat diperlukan penerapannya dalam bidang pendidikan. Pemahaman terhadap peserta didik. Pada umumnya.

b. terdapat beberapa asas pendidikan yang memberi arah dalam 7 . Bahan ajar sejogjanya hasil perkembangan iptek mutahir. dengan demikian pendidikan bukan hanya berperan dalam pewarisan IPTEK tetapi juga ikut menyiapkan manusia yang sadar IPTEK dan calon pakar IPTEK itu. Khusus di Indonesia. b. yang dimualai pada permulaan kehidupan manusia. 5. Perkembangan IPTEK sebagai Landasan Ilmiah Iptek merupakan salah satu hasil pemikiran manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. ASAS-ASAS POKOK PENDIDIKAN Asas pendidikan merupakan sesuatu kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuan berpikir. Lembaga pendidikan. Pengertian Landasan IPTEK Kebutuhan pendidikan yang mendesak cenderung memaksa tenaga pendidik untuk mengadopsinya teknologi dari berbagai bidang teknologi ke dalam penyelenggaraan pendidikan. baik yang berkaitan dengan hasil perolehan informasi maupun cara memproleh informasi itu dan manfaatnya bagi masyarakat B. Selanjutnya pendidikan akan dapat mewujudkan fungsinya dalam pelestarian dan pengembangan iptek tersebut. Landasan Ilmiah dan Teknologis a. Perkembangan Peserta Didik sebagai Landasan Psikologis Pemahaman tumbuh kembang manusia sangat penting sebagai bekal dasar untuk memahami peserta didik dan menemukan keputusan dan atau tindakan yang tepat dalam membantu proses tumbuh kembang itu secara efektif dan efisien. utamanya pendidikan jalur sekolah harus mampu mengakomodasi dan mengantisipasi perkembangan iptek.yang akan dijadikan garis-garis besar pengajaran serta tingkat kerincian bahan belajar yang digariskan. baik pada tahap perancangan maupun pelaksanaan pendidikan. Pendidikan yang berkaitan erat dengan proses penyaluran pengetahuan haruslah mendapat perhatian yang proporsional dalam bahan ajaran.

3.merancang dan melaksanakan pendidikan itu. Asas yang dikumandangkan oleh Ki Hajar Dewantara ini kemudian dikembangkan oleh Drs. dan asas Kemandirian dalam belajar. Kurikulum yang dapat meracang dan diimplementasikan dengan memperhatikan dua dimensi yaitu dimensi vertikal dan horisontal. Dimensi horisontal dari kurikulum sekolah yaitu katerkaitan antara pengalaman belajar di sekolah dengan pengalaman di luar sekolah. sedini mungkin dikembangkan kemandirian dalam belajar itu dengan menghindari campur tangan guru. Salah satu pendekatan yang 8 .P. Asas Belajar Sepanjang Hayat Asas belajar sepanjang hayat (life long learning) merupakan sudut pandang dari sisi lain terhadap pendidikan seumur hidup (life long education). Asas Kemandirian dalam Belajar Dalam kegiatan belajar mengajar.M. Dimensi vertikal dari kurikulum sekolah meliputi keterkaitan dan kesinambungan antar tingkatan persekolahan dan keterkaitan dengan kehidupan peserta didik di masa depan. Perwujudan asas kemandirian dalam belajar akan menempatkan guru dalamperan utama sebagai fasilitator dan motifator. yaitu Ing Ngarso Sung Sung Tulodo dan Ing Madyo Mangun Karso. 1. namun guru selalu suiap untuk ulur tangan bila diperlukan. . . tut wuri handayani merupakan inti dari sitem Among perguruan. Asas Tut Wuri Handayani Sebagai asas pertama. Asas Belajar Sepanjang Hayat. R. Sostrokartono dengan menambahkan dua semboyan lagi. Diantara asas tersebut adalah Asas Tut Wuri Handayani. Kini ketiga semboyan tersebut telah menyatu menjadi satu kesatuan asas yaitu: Ing Ngarso Sung Tulodo ( jika di depan memberi contoh) Ing Madyo Mangun Karso (jika ditengah-tengah memberi dukungan dan semangat) Tut Wuri Handayani (jika di belakang memberi dorongan) 2.

memberikan peluang dalam melatih kemandirian belajar peserta didik adalah sitem CBSA (Cara Belajar Siwa Aktif). 9 .

Kenyataan ini menuntut agar pendidikan itu dirancang dan dilaksa nakan secermat mungkin dengan memperhatikan sejumlah landasan dan asas pendidikan. 10 .BAB III PENUTUP A. dan hasilnya tidak segera tampak. pada umumnya sudah terlabat untuk memperbaikinya. apabila terja di suatu kekeliruan yang berakibat kegagalan. Kesimpulan Pendidikan selalu berkaitan dengan manusia. Landasan-landasan itu adalah : 1) 2) 3) 4) 5) Landasan Landasan Landasan Landasan Landasan filosofis sosiologis kultural psikologis ilmiah dan teknologis Sedangkan asas-asas pendidikan antara lain : 1) Asas tut wuri handayani 2) Asas belajar sepanjang hayat 3) Asas kemandirian dalam belajar Pemahaman landasan dan asas pendidikan serta ketepatan wawasan yang menyertainya akan memberi peluang yang luas dalam pengambilan keputusan dna tindakan dan tepa t. Diperlukan satu generasi untuk melihat hasil akhir pendidikan itu.

B. Saran Jika Anda menyukai materi mengenai kependidikan. bacalah buku-buku cetak atau kajiannya di internet karena pendidikan merupakan materi yan gsangat luas dan ti dak bisa kami jabarkan semuanya dalam makalah ini. 11 .

Pengantar Pendidikan. Habib A. (Online). La. 2007. Jakarta : Ri neka Cipta. 2005. (Online). Syamsul.kompasiana. (http://edukasi. Landasan Pendidikan. Dasar-Dasar Pendidikan. Nurrokhman.com/mobile/doc/16995572/.com/2011/09/18/makalah-dasar-dasar-pendidikan/. diakses 21 November 2011) 12 .scribd. 2011. Umar dan Sulo.KEPUSTAKAAN Tirtarahardja. L. S. diaks es 21 November 2011) Berau. (http://www.