P. 1
Modul sejarah X

Modul sejarah X

|Views: 138|Likes:
Published by primaalfa
Modul sejarah SKKK Padang By Nunuk
Modul sejarah SKKK Padang By Nunuk

More info:

Published by: primaalfa on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/24/2013

pdf

text

original

Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia Standar Kompetensi : Menganalisa peradapan dunia dan Indonesia Kompetensi Dasar : Mengananalisa kehidupan

awal masyarakat Indonesia A. Perkembangan Kehidupan di Bumi Perkembangan muka bumi dapat diketahui melalui suatu ilmu geologi yaitu : Penelitian tentang lapisan kulit bumi. Pembagian zaman geologi adalah :

1. Zaman Arkaikum Adalah : Zaman tertua yang berumur ±2500 juta tahun. Pada zaman ini keadaan bumi masih panas sekali karena bumi masih dalam pembentukan, dan tidak ada tanda kehidupan. 2. Zaman P aleozoikum Adalah : Zaman ini berumur ±340 juta tahun.Pada zaman ini sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan yaitu : binatang-binatang kecil ( migroorganisme ) atau hewan yang tidak bertulang punggung, contohnya : ikan, ampibi, dan reptile.Zaman ini terdiri dari: a. Cambrium, mulai ada kehidupan yg amat premitif contoh : kerang dan ubur – ubur. b. Silur, mulai hewan yg bertulang belakang tertua contoh ikan. c. Devoon, mulai ada binatang jenis amphibi tua. d. Carbon , mulai da binatang merayap sejenis reptile contoh kadal, ular dan buaya. e. Pern, mulai ada hewan darat,ikan air tawar dan amphibi. 3. Zaman Mesozoikum Adalah zaman ini berumur ±140 juta tahun disebut zaman sekunder atau zaman kedua. Zaman ini dibagi atas: a. Tiras, masa ini terdapat kehidupan ikan, amphibi dan reptile. b. Jura, masa ini terdapat jenis reptile dan bangsa katak. c. Calcium, masa ini terdapat jenis burung dan tumbuhan berbunga. Zaman ini juga disbt dengan zaman reptile karena banyak terdapat reptile yg berukuran besar contohnya ; dinosaurus, antlantasaurus dan tyronosaurus yg panjangnya 12-30 meter. 4. Zaman Neozoikum Zaman ini berumur ±60 juta tahun,keadaan bumi sudah membaik,perubahan cuaca tidak begitu besar dan kehidupan berkembang pesat. Zaman ini dibagi atas: a. Zaman tersier ( zaman ketiga ) Zaman tersier ( zaman ketiga ) dibagi lagi atas kala; paleosen,Eosen,Oligosen, Miosen, Pliosen. Zaman tersier jenis hewan menyusui sudah mulai ada yang diperkirakan hidup pd zaman pleosin. Contohnya muncul orang hutan dibenua Afrika kemudian menyebar ke Asia Barat Daya, Asia Selatan dan Asia Tenggara, karena di duga benua Afrika bersatu dengan Jazirah Arab. Kemudian Afrika berubah menjadi daerah sabana sehingga orang hutan tersebut berimigran ke Asia Tenggara terutama kepedalaman Kalimantan yang

hutannya masih lebat. Pada kala Paleosen telah hidup binatang yg lebih besar dari gorilla yg disbt Gigantropus artinya kera manusia raksasa, hidup dikaki gunung Himalaya dan didekat Simla ( India Utara). Tetapi sudah punah, Ada juga hidup mahluk yg disebut Astralopitekus artiya manusia kera Afrika,ditemukan posilnya di Afrika Selatan dan Afrika Timur. b. Zaman Kuarter Berusia ±600 ribu tahun yang lalu. Pada zaman ini muncul manusia purba, yang dibagi atas: 1) Kala Pleistosen atau Zaman Diluvium Zaman ini berlangsung 600 ribu tahun yg lalu disbt zaman es ( glacial ) zaman ini ditandai dengan mencairnya salju di kutub utara karena pemanasan global, hewan yg hidup adalah hewan berbulu tebal sedangkan hewan yg berbulu tipis berimigran ke daerah tropis begitu juga manusianya contohnya posil sinantropus pekingnesis mirip dengan posil pithecanthropus erectusdr trinil , kawi di Jawa Timur.selain itu banyak di temukan kebudayaan Pacitan di cina, Burma, dan Malaysia.

2) Kala Holosen atau Zaman Alluvium Zaman ini dimulai 20.000, dimana muncul jenis manusia homo sapien atau manusia cerdas yg merupakan nenek moyang dari manusia modern dan perkembangan kebudayaannya sangat pesat . Wilayah Indonesia yg dahulunya bersatu , contohnya Indonesia bagian Barat bersatu dengan benua Asia, Indonesia bagian Timur bersatu dengan benua Austrlia.Tapi setelah mencairnya es di daerah Kutub wilayah Indonesia yg rendah terisi oleh air sehingga muncul banyak pulau dan wilwyah Indonesia yg menyatu dengan Asia tergenang oleh air menjadi daerah paparan Sunda meliputi wilayah: Sumatra, Jawa, Kalimantan,Malaysia Barat bergabung dengan Filipina, Formosa,Taiwan,terus ke Benua Asia. Begitu juga dengan Sulawesi melalui Minahas, Pulau Sangir ke Philipina, Antara Jawa Timur dan Sulawesi berhubungan dengan Nusa Tenggara.sedangkan wilayah Indonesia yang menghubungan daratan Australia disebut Paparan Sahul. B. Perkembangan Manusia purba di Indonesia Pengertian manusia purba adalah: manusia yang hidup pada masa praaksara. Bukti adanya manusia purba ditemukannya fosil dan artefak. Pengertian dari fosil adalah tulang belulang manusia,hewan dan tumbuhan yang sudah membatu. Sedang kan pengertian artefak adalah peralatan dan perlengkapan hidup peninggalan manusia purba. Ahli-ahli yang meneliti tentang manusia purba adalah 1. Eugene Dubois

Eugene Dubois tahun 1890 ia menemukan fosil tengkorak didekat desa Trinil( Jatim ) yang diberi nama Phitecanthropus Erectus atau manusia kera yang berjalan tegak. 2. Ter Haar, Oppernorth, G.H.R von Koenigswaid Mereka mengadakan penelitian di daerah Ngandong (Kabupaten Blora). Mereka berhasil menemukan 14 fosil manusia purba. Fosil ini dikenal dengan Homo soloensis. Sekitar tahun 1936-1941, von Koenigswald menemukan Meganthropus Paleojavnicus (diduga sama dengan Homo Mojokertensis). 3. Tjokhorhandoyo dan Duifjes Mereka menemukan dua buah fosil di Desa Perning dekat Mojokerto dan Sangiran dekat Surakarta. Fosil yang ditemukan diberi nama Homo Mojokertensis. Berdasarkan penemuan para ahli tersebut, dapat diketahui manusia purba yang di temukan di Indonesia.

1. Meganthropus palaeojavanicus Meganthropus berarti manusia besar. Fosil ini ditemukan di Sangiran oleh G.H.R. Van Koenigswaid pada tahun 1941. Fosil yang ditemukan berupa sebagaian rahang bawah yang jauh lebih besar dan kuat dari Pithecanthropus erectus. Berdasarkan jenis-jenis fosil pubra yang ditemukan, Van Koenigswaid membuat pembagian sebagai berikut. Lapisan Holosen Pleistosen Atas (Lapisan dari Fauna Ngandong) Pleistosen Tengah (Lapisan dari Fauna Trinil) Pleistosen Bawah (Lapisan dari Fauna Jetis) Jenis Fosil Homo Sapiens Homo Wajakensis Homo Soloensis Pithecanthropus Erectus Pithecanthropus Robustus Pithecanthropus Mojokertensis Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus mempunyai cirri-ciri, antara lain sebagai berikut. a. Memiliki tulang pipi yang tebal. b. Memiliki otot kunyah yang kuat. c. Memiliki tonjolan kening yang menyolok.

d. e. f. g. h.

Memiliki tonjolan belakang yang tajam. Tidak memiliki dagu. Memiliki perawakan tang tegap. Memakan jenis tumbuh-tumbuhan Mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat.

2. Pithecanthropus Dari lapisan Pleistosen bawah ditemukan Pithecanthropus Mojokertensis, artinya manusia kera dari Mojokerto. Jenis manusia ini ditemukan di Mojokerto oleh Van Koenigswald pada tahun 1936. Fosil tersebut merupakan tengkorak anak-anak. Hal itu tampak pada bagian giginya yang dperkirakan merupakan tengkorak anak yang belum genap berumur 5 tahun. Dari lapisan Pleistosen Tengah juga ditemukan fosil yang lainnya diberi nama Pithecanthropus Robustus, artinya manusia kera besar yang kuat tubuhnya. Manusia ini pun ditemukan oleh Van Koenigswald pada tahun 1939 di lembah Bengawan Solo. Lapisan Pleistosen Tengah Terkenal sebagai lapisan dari Fauna Trinil. Suatu penemuan penting di Indonesia adalah penemuan atas manusia purba yang diberi nama Pithecanthropus Erectus, artinya manusia kera yang berjalan tegak. Ditemukan oleh E. Dubois di dekat Trinil Lembah Bengawan Solo pada tahun 1890. Pada mulanya yang di temukan adalah tulang rahang, kemudian pada tahun berikutnya berjarak 40 m dari tempat penemuan pertama ditemukan bagian atas tengkorak. Tahun berikutnya ditemukan bagian tulang geraham dan sebuah tulang paha kiri. Wilayah Indonesia yg dahulunya bersatu , contohnya Indonesia bagian Barat bersatu dengan benua Asia, Indonesia bagian Timur bersatu dengan benua Austrlia.Tapi setelah mencairnya es di daerah Kutub wilayah Indonesia yg rendah terisi oleh air sehingga muncul banyak pulau dan wilwyah Indonesia yg menyatu dengan Asia tergenang oleh air menjadi daerah paparan Sunda meliputi wilayah: Sumatra, Jawa, Kalimantan,Malaysia Barat bergabung dengan Filipina, Formosa,Taiwan,terus ke Benua Asia. Begitu juga dengan Sulawesi melalui Minahas, Pulau Sangir ke Philipina, Antara Jawa Timur dan Sulawesi berhubungan dengan Nusa Tenggara.sedangkan wilayah Indonesia yang menghubungan daratan Australia disebut Paparan Sahul. C. Perkembangan Manusia purba di Indonesia Pengertian manusia purba adalah: manusia yang hidup pada masa praaksara. Bukti adanya manusia purba ditemukannya fosil dan artefak. Pengertian dari fosil adalah tulang belulang manusia,hewan dan tumbuhan yang sudah membatu. Sedang kan pengertian artefak adalah peralatan dan perlengkapan hidup peninggalan manusia purba. Ahli-ahli yang meneliti tentang manusia purba adalah 4. Eugene Dubois

Eugene Dubois tahun 1890 ia menemukan fosil tengkorak didekat desa Trinil( Jatim ) yang diberi nama Phitecanthropus Erectus atau manusia kera yang berjalan tegak. 5. Ter Haar, Oppernorth, G.H.R von Koenigswaid Mereka mengadakan penelitian di daerah Ngandong (Kabupaten Blora). Mereka berhasil menemukan 14 fosil manusia purba. Fosil ini dikenal dengan Homo soloensis. Sekitar tahun 1936-1941, von Koenigswald menemukan Meganthropus Paleojavnicus (diduga sama dengan Homo Mojokertensis). 6. Tjokhorhandoyo dan Duifjes Mereka menemukan dua buah fosil di Desa Perning dekat Mojokerto dan Sangiran dekat Surakarta. Fosil yang ditemukan diberi nama Homo Mojokertensis. Berdasarkan penemuan para ahli tersebut, dapat diketahui manusia purba yang di temukan di Indonesia.

2. Meganthropus palaeojavanicus Meganthropus berarti manusia besar. Fosil ini ditemukan di Sangiran oleh G.H.R. Van Koenigswaid pada tahun 1941. Fosil yang ditemukan berupa sebagaian rahang bawah yang jauh lebih besar dan kuat dari Pithecanthropus erectus. Berdasarkan jenis-jenis fosil pubra yang ditemukan, Van Koenigswaid membuat pembagian sebagai berikut. Lapisan Holosen Pleistosen Atas (Lapisan dari Fauna Ngandong) Pleistosen Tengah (Lapisan dari Fauna Trinil) Pleistosen Bawah (Lapisan dari Fauna Jetis) Jenis Fosil Homo Sapiens Homo Wajakensis Homo Soloensis Pithecanthropus Erectus Pithecanthropus Robustus Pithecanthropus Mojokertensis Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus mempunyai cirri-ciri, antara lain sebagai berikut. a. Memiliki tulang pipi yang tebal. b. Memiliki otot kunyah yang kuat. c. Memiliki tonjolan kening yang menyolok.

d. e. f. g. h.

Memiliki tonjolan belakang yang tajam. Tidak memiliki dagu. Memiliki perawakan tang tegap. Memakan jenis tumbuh-tumbuhan Mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat.

3. Pithecanthropus Dari lapisan Pleistosen bawah ditemukan Pithecanthropus Mojokertensis, artinya manusia kera dari Mojokerto. Jenis manusia ini ditemukan di Mojokerto oleh Van Koenigswald pada tahun 1936. Fosil tersebut merupakan tengkorak anak-anak. Hal itu tampak pada bagian giginya yang dperkirakan merupakan tengkorak anak yang belum genap berumur 5 tahun. Dari lapisan Pleistosen Tengah juga ditemukan fosil yang lainnya diberi nama Pithecanthropus Robustus, artinya manusia kera besar yang kuat tubuhnya. Manusia ini pun ditemukan oleh Van Koenigswald pada tahun 1939 di lembah Bengawan Solo. Lapisan Pleistosen Tengah Terkenal sebagai lapisan dari Fauna Trinil. Suatu penemuan penting di Indonesia adalah penemuan atas manusia purba yang diberi nama Pithecanthropus Erectus, artinya manusia kera yang berjalan tegak. Ditemukan oleh E. Dubois di dekat Trinil Lembah Bengawan Solo pada tahun 1890. Pada mulanya yang di temukan adalah tulang rahang, kemudian pada tahun berikutnya berjarak 40 m dari tempat penemuan pertama ditemukan bagian atas tengkorak. Berdasarkan penelitian dapat dietahui jenis manusia itu mempunyai isi/volume otak 900 cc. Tulang keningnya menonjol ke muka, bagian hidung bergandeng menjadi satu sisi. Ciri lainnya tulang dahi lurus kebelakang, tulang kakinya sudah cukup besar, dan gerahamnya masih besar. Dari ciri tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa jenis manusia itu merupakan makhluk yang kedudukannya di antara manusia dan kera, tetapi sudah berjalan tegak. Penemuan tersebut dalam dunia pengetahuan dianggap sangat penting karena seakan-akan menjadi bukti masalah yang belum terbuktikan oleh Charles Darwin dalam teori evolusi. a. Memiliki tulang pipi yang tebal. b. Memiliki otot kunyah yang kuat. c. Memiliki tonjolan kening yang menyolok. d. Memiliki tonjolan belakang yang tajam. e. Tidak memiliki dagu. f. Memiliki perwakan yang tegap. g. Memakan tumbuh-tumbuhan. h. Mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat. 4. Homo. Penemuan mahluk yang lebih muda adalah Homo soloensis artinya manusia dari Solo. Fosil manusia ini ditemukan pada lapisan pleotosin atas di Ngandong Boyolali oleh

Van Koeningswald dan Weldenrich tahun 1931-1934. Penemuan lain pada lapisan pleotosen ini adalah jenis Homo Wajakensis artinya manusia dari Wajak, yang ditemukan oleh E. Dubois pada tahun 1889,dimana tengkorak ini berbeda dengan tengkorak jenis manusia Indonesia yg ditemukan melainkan meyurupai manusia asli dariAustralia.ada pendapat bahwa bangsa asli dari Australia adalah turunan dari Wajakensis,satu hal yg istimewa dari jenis ini mereka tahu cara menguburkan jenazah.dari zaman Holosen yg merupakan masa terakhir dari zaman Kuarter ditemukan jenis Homo Sapien yang berarti manusia cerdas,yg sama dengan manusia sekarang Cuma berbedanya adalah kebudayaan nya.jenis-jenis ras manusia Homo adalah ras Mongoloid,ras Kaukasoid,ras Negroid,ras Austromelanosoide dan ras Kausanoide yang penyebaran nya terbatas. Ciri-ciri Homo Sapien 1. Volume otaknya berkisar dari 1000-1200 cc. 2. Tinggi badan 130 cm- 210 cm 3. Otot tengkorak mengalami penyusutan 4. Alat kunyah dan gigi mengalami penyusutan 5. Muka tidak menonjol kedepan 6. Berdiri tegak dan berjalanlebih sempurna b. Perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia pada masa pra aksara 1. Masa berburu dan mengumpulkan makanan Pada masa ini kehidupannya masih sederhana mereka mempeoleh makanan yang disediakan oleh alam dengan cara berburu menggumpulkan umbi-umbian,buahbuahan dan menangkap ikan.tempat tinggal mereka berpindah-pindah untuk mencari makanan yang disebut masa Food gatering ( mencari dan mengumpulkan makanan ) dengan system nya disebut Nomaden. 2. Masa bercocok tanam Masa bercocok tanam ditandai dengan pembuatan gerabah, dan beliung persegi mereka telah meninggalkan cara beburu dan mengumpulkan makanan kelihatannya mereka telah ada tanda-tanda menetap, sudah bercocok tanam dengan sederhana,sudah memelihara hewan serta mereka sudah mempunyai kepercayaan animism dan dinamisme. Tradisimendirikan ditemukannya fosil dan artefak. Pengertian dari fosil adalah tulang belulang manusia,hewan dan tumbuhan yang sudah membatu. Sedang kan pengertian artefak adalah peralatan dan perlengkapan hidup peninggalan manusia purba. Ahli-ahli yang meneliti tentang manusia purba adalah 7. Eugene Dubois Eugene Dubois tahun 1890 ia menemukan fosil tengkorak didekat desa Trinil( Jatim ) yang diberi nama Phitecanthropus Erectus atau manusia kera yang berjalan tegak. 8. Ter Haar, Oppernorth, G.H.R von Koenigswaid

Mereka mengadakan penelitian di daerah Ngandong (Kabupaten Blora). Mereka berhasil menemukan 14 fosil manusia purba. Fosil ini dikenal dengan Homo soloensis. Sekitar tahun 1936-1941, von Koenigswald menemukan Meganthropus Paleojavnicus (diduga sama dengan Homo Mojokertensis). 9. Tjokhorhandoyo dan Duifjes Mereka menemukan dua buah fosil di Desa Perning dekat Mojokerto dan Sangiran dekat Surakarta. Fosil yang ditemukan diberi nama Homo Mojokertensis. Berdasarkan penemuan para ahli tersebut, dapat diketahui manusia purba yang di temukan di Indonesia.

3. Meganthropus palaeojavanicus Meganthropus berarti manusia besar. Fosil ini ditemukan di Sangiran oleh G.H.R. Van Koenigswaid pada tahun 1941. Fosil yang ditemukan berupa sebagaian rahang bawah yang jauh lebih besar dan kuat dari Pithecanthropus erectus. Berdasarkan jenis-jenis fosil pubra yang ditemukan, Van Koenigswaid membuat pembagian sebagai berikut. Lapisan Holosen Pleistosen Atas (Lapisan dari Fauna Ngandong) Pleistosen Tengah (Lapisan dari Fauna Trinil) Pleistosen Bawah (Lapisan dari Fauna Jetis) Jenis Fosil Homo Sapiens Homo Wajakensis Homo Soloensis Pithecanthropus Erectus Pithecanthropus Robustus Pithecanthropus Mojokertensis Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus mempunyai cirri-ciri, antara lain sebagai berikut. a. b. c. d. e. f. g. h. Memiliki tulang pipi yang tebal. Memiliki otot kunyah yang kuat. Memiliki tonjolan kening yang menyolok. Memiliki tonjolan belakang yang tajam. Tidak memiliki dagu. Memiliki perawakan tang tegap. Memakan jenis tumbuh-tumbuhan Mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat.

5. Pithecanthropus Dari lapisan Pleistosen bawah ditemukan Pithecanthropus Mojokertensis, artinya manusia kera dari Mojokerto. Jenis manusia ini ditemukan di Mojokerto oleh Van Koenigswald pada tahun 1936. Fosil tersebut merupakan tengkorak anak-anak. Hal itu tampak pada bagian giginya yang dperkirakan merupakan tengkorak anak yang belum genap berumur 5 tahun. Dari lapisan Pleistosen Tengah juga ditemukan fosil yang lainnya diberi nama Pithecanthropus Robustus, artinya manusia kera besar yang kuat tubuhnya. Manusia ini pun ditemukan oleh Van Koenigswald pada tahun 1939 di lembah Bengawan Solo. Lapisan Pleistosen Tengah Terkenal sebagai lapisan dari Fauna Trinil. Suatu penemuan penting di Indonesia adalah penemuan atas manusia purba yang diberi nama Pithecanthropus Erectus, artinya manusia kera yang berjalan tegak. Ditemukan oleh E. Dubois di dekat Trinil Lembah Bengawan Solo pada tahun 1890. Pada mulanya yang di temukan adalah tulang rahang, kemudian pada tahun berikutnya berjarak 40 m dari tempat penemuan pertama ditemukan bagian atas tengkorak. Berdasarkan penelitian dapat dietahui jenis manusia itu mempunyai isi/volume otak 900 cc. Tulang keningnya menonjol ke muka, bagian hidung bergandeng menjadi satu sisi. Ciri lainnya tulang dahi lurus kebelakang, tulang kakinya sudah cukup besar, dan gerahamnya masih besar. Dari ciri tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa jenis manusia itu merupakan makhluk yang kedudukannya di antara manusia dan kera, tetapi sudah berjalan tegak. Penemuan tersebut dalam dunia pengetahuan dianggap sangat penting karena seakan-akan menjadi bukti masalah yang belum terbuktikan oleh Charles Darwin dalam teori evolusi. bangunan megalithikum mereka lakukan dengan cara bergotong royong.

D. Perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia pada masa pra aksara 1. Masa berburu dan mengumpulkan makanan Pada masa ini kehidupannya masih sederhana mereka mempeoleh makanan yang disediakan oleh alam dengan cara berburu menggumpulkan umbi-umbian,buahbuahan dan menangkap ikan.tempat tinggal mereka berpindah-pindah untuk mencari makanan yang disebut masa Food gatering ( mencari dan mengumpulkan makanan ) dengan system nya disebut Nomaden. 3. Massa Bercocok Tanam Kehidupan masyarakat pada masa Bercocok Tanam mengalami peningkatan yang cukup pesat.Mereka sudah menunjukan tanda-tanda akan menetap di usatu tempat

dengan kehidupan baru, yaitu mulai bercocok tanam secara sederhana dan mulai memelihara hewan. Proses perubahan tata kehidupan yang di tandai dengan perubahan cara memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, terjadi secara perlahanlahan, namun pasti. 4. Kehidupan masa perundagian Masa perundagian ditandai dengan mulainya system bertani dengan cara bersawah dan adanya pemupukan,mereka telah tinggal menetap sedangkan alat-alat pertanian nyasudah mengalami perkembangan contoh nya bajak dan pisau yg terbuat dari logam.kepercayaan mereka masih berhubungan dengan orang-orang yg meninggaldan cara penguburan mayat dilakukan dengan sistem stratifikasi social. Kalau mereka berada maka pemakaman nya dilakukan dengan membawa bekal serta perayaannya meriah sedangakan yg kurang acara penguburannya sederhana. E. Perkembangan Hasil Kebudayaan Masyarakat Awal di Indonesia Zaman prasejarah dibagi atas dua zaman yaitu: 1. Zaman Batu Zaman batu adalah zaman dimana alat-alat penunjang kehidupanya terbuat dari batu.Zaman batu terbagi atas 3 zaman yaitu : a. Zaman Batu Tua ( paleolitikum ) Kebudayaan batu tua ditemukan di daerah Pacitan dan Ngandong sehingga dibagi atas 2. 1. Kebudayaan Pacitan Di temukan oleh Von Koenigswald pada tahun 1935, kapak perimbas,kapak lonjong.Ditemukan : di Pacitan,Suka bumi,Ciamis( Jabar)Bengkulu,Lahat(Sumsel),Awangbangkal (Kalsel),Cibenge(Sulsel) Flores dan Timor. 2. Kebudayaan Ngandong Di daerah Ngandong dan Sidoerjo (delat Ngawi, Madiun) di temukan alatalat dari tulang di samping kapak-kapak genggam dari batu. Ada di antaranya yang dibuat dari tulang binatang menjadi semacam alat penusuk (belati), ada yang dari tanduk rusa. b. Zaman Batu Madya (Mesolitikum) Kebudayaan ini terbagi atas 2 : 1. Kjokkenmoddinger Kjokkenmoddinger adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Denmark (kjokken = dapur, modding = sampah), secara harfiah diartikan sampah-sampah dapur. Sampah dapur tersebut dapat ditemukan di sepanjang pantai Sumatra Timur Laut, di antara Langsa (Aceh) – Medan: yaitu berupa bukit atau tumpukan kerang dan siput yang tinggi dan sepanjang yang telah menjadi fosil.

2. Abris Sous Roche Abris Sous Roche merupakan gua-gua yang mempunyai ceruk-ceruk di dalam batu karang. Gua tersebut berfungsi untuk memberikan perlindungan kepada manusia prakarsa dari hujan dan pana. Alat-alat yang juga ditemukan di Abris Sous Roche di antaranya alat-alat dari batu berupa ujung panah dan flakes, batu-batu penggiling, kapak-kapak yang sudah diasah, alat-alat dari tulang dan tanduk rusa, dan alat-alat dari logam (perunggu dan besi), Tulang belulang manusia pun ditemukan (jenis Papua-Melansoide) dan binatang. c. Zaman Batu Muda (Neolhitikum) Kebudayaan ini terbagi atas 2 : 1. Kapak Persegi Kapak Persegi kebanyakan terbuat dari batu api yang keras atau kalsedon, bentuknya persegi panjang atau trapesium. Ada berbagi ukuran yang berasal ialah beliung atau cangkul untuk mengerjakan sawah, sedangkan yang kecil ialah tarah untuk mengerjakan kayu, Pemakainya tidak lagi digenggam, melainkan telah mempergunakan tangkai kayu sehingga memberikan kekuatan yang lebih besar. 2. Kapak Lonjong Bentuk kapaknya sendiri bundar telo. Ujungnya yang agak lancip ditempatkan di tangkai dan ujung lainnya yang bulat diasah hingga tajam. Ukuran yang besar disebut walzeinbeil dan ukuran yang kecil disebut kleinbeil.

d. Zaman Batu Besar (Megalitikum) Kebudayaan ini terbagi atas 6 : 1. Menhir Menhir merupakan tiang atau tugu batu yang dibuat untuk menghormati roh nenek moyang. Daerah-daerah tempat ditemukannya menhir di Indonesia, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan, dan Bali. 2. Sarkofagus Sarkofagus menyerupai peti mayat atau keranda yang bentuknya seperti palung atau lesung, tetapi mempunyai tutup. Benda ini terbuat dari batu sehingga di perkirakan kehadiran sarkofagus sezaman dengan zaman Megalitikum (Zaman Batu Besar). Adanya sarkofagus ini menandakan kepercayaan pada waktu itu, bahwa orang yang meninggal peru dikubur dalam peti mayat. Di daerah Bali, Sarkofagus ini banyak ditemukan. 3. Dolmen

Dolmen ini terbuat dari batu besar yang berbentuk meja. Meja ini berkaki yang menyerupai menhir. Dolmen berfungsi sebagai tempat sesaji dalam rangka pemujaan kepada roh nenek moyang. 4. Kubur Batu Selain dokumen dan sarkofagus, ditemukan juga kubur batu yang fungsinya sebagai peti mayat. Bedanya ialah kubur batu ini di buat dari lempengan batu, sedangkan dolmen dan sarkofagus dibuat dari batu utuh. Di daerah Jawa Barat, penemuan kubur batu banyak ditemukan. 5. Waruga Waruga adalah kubur batu berbentuk kubus atau bulat. Bentuknya sama seperti dolmen dan sarkofagus, yaitu dibuat dari batu yang utuh. Di Sulawesi Tengah dan Utara banyak ditemukan. 6. Punden Berundak-undak Bangunan ini berfungsi sebagai tempat pemujaan yang berupa batu tersusun secara bertingkat-tingkat. Ditempat punden berundak-undak biasanya terdapat menhir. Daerah ditemukannya punden berundak-undak antara lain di Lebak Sibedug (Banten Selatan) dan Ciamis (Jawa Barat). 2. Zaman Logam a. Zaman Tembaga Zaman ini, orang menggunakan tembaga sebagai bahan pembuatan alat-alatnya. Namun, di wilayah Asia tenggara, termasuk Indonesia tidak ditemukan hasil-hasil kebudayaan zaman tembaga.

b.

Zaman Perunggu Orang telah mendapatkan logam campuran yang lebih keras dari tembaga untuk pembuatan alat-alatnya, yaitu perunggu, hasil pencampuran tembaga dan timah. Bendabenda yang dihasilkan dari perunggu adalah sebagi berikut : 1. Bejana Bentuk bejana perunggu seperti gitar Spanyol tetapi tanpa tangkainya. Pola hiasan benda ini berupa pola hias anyaman dan huruf L. Bejana ditemukan didaerah Madura dan Sumatra. 2. Nekara Nekara berbentuk seperti sebuah dandang yang tertelungkup. Nekara berfungsi sebagai pelengkap upacara untuk memohon turunnya hujan dan sebagai gendering perang. Pada nekara terdapat pola hias yang beraneka ragam. Pola hias yang dibuat yaitu pola binatang, geometric, gambar burung, gambar gajah, gambar ikan laut, gambar kijang, gambar harimau dan gambar manusia. 3. Kapak Corong

Atasnya berbentuk corong yang sembirnya belah. Benda ini terbuat dari logam. Kedalam corong itu dimasukan tangkai kayunya yang menyiku padda bidang kapak. Kapak itu juga disebut kapak sepatu. 4. Perhiasan Perhiasan yang terbuat dari perunggu, emas dan besi banyak ditemukan di wilayah Indonesia. Biasanya perhiasan ditemukan sebagai bekal kubur. Bentuk perhiasan beraneka ragam dan digunakan sebagai gelang tangan, gelang kaki, cincin, kalung, dan lain-lain. Benda ini banyak ditemukan di daerah Bogor, Bali, dan Malang. 5. Arca Perunggu Dalam pembuatan arca ini dilakukan dengan menuangkan logam. Patung yang di buat beraneka ragam. c. Zaman Besi Benda-benda yang ditemukan pada masa ini tidak begitu banyak karena mungkin alat-alat tersebut telah berkarat sehingga hancur. Alat-alat tersebut antara lain kapak, sabit, pisau, cangkul, pedang, tongkat, dan tembilang. Daerah ditemukan alat-alat ini adalah Bogor, Warnasari, Pornorogo, dan Besuki. Zaman Besi menandakan zaman terakhir dari zaman Prakarsa. F. Perkembangan Teknologi dan Sistem Kepercayaan Awal Masyarakat Indonesia 1. Teknologi dan budaya rohani a. Kemampuan berlayar Dimulai tahun 2000 SM, dengan menggunakan perahu. Pelayarannya kebarat sampai Madagaskar, selandia baru, pulau paska, keutara sampai ke jepang. b. Kepandaian bersawah Pengaturan irigasi secara baik telah diterapkan. c. Mengenal astronomis Diperlukan untuk pelayaran dimalam hari. Bintang yang dianggap penting adalah salib selatan untuk pelayaran. d. Mengatur masyarakat Sistemnya demokratisasi yaitu seseorang yang dapat melindungi masyarakat dari gangguan dan ancaman. e. Sistem macapat Macapat artinya tatacara didasarkan pada jumlah empat. Pusat pemerintahan terletak pada tengah wilayah, di empat penjuru alun-alun terdapat bangunan penting. f. Kesenian wayang Berpangkal pada pemujaan terhadap nenek moyang. Boneka-boneka menyerupai nenek moyang dimainkan oleh dalang pada malam hari. g. Seni gamelan Suasana permainan wayang agar dapat dinikmati semakin meriah.

h. Seni batik Merupakan warisan nenek moyang i. Seni barang dari logam Di Indonesia dikenal dengan zaman perunggu j. Perdagangan Dilakukan dengan sistem barter 2. Sistem Kepercayaan a. Kepercayaan terhadap roh nenek moyang Dimulai pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, yang menganggap bahwa hidup tidak berhenti setelah orang itu meninggal tetapi pergi kesuatu tempat yang lebih baik. b. Animisme Adalah kepercayaan yang memuja arwah dari nenek moyang. c. Dinamisme Adalah suatu kepercayaan bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib. d. Totemisme Adalah anggapan bahwa binatang-binatang mempunyai kekuatan dan harus dihormati untuk dipuja e. Monoisme Adalah kepercayaan kepada tuhan yang maha esa

Peradaban Awal Masyarakat Dunia Standar Kompetensi : menganalisis peradaban Indonesia dan dunia Kompetensi Dasar : mengidentifikasi peradaban awal masyarakat di dunia yang berpengaruh terhadap peradaban Indonesia A. Peradaban Lembah Sungai Indus dan Sungai Gangga di India 1. Peradaban Lembah Sungai Indus (Sindu) (4000-3000 SM) a. Pusat peradaban Pusat kebudayaan tertua di India yang terdiri dari dua kota yaitu Mohenjodaro dan harapah, Peninggalan dari bangsa dravida. b. Kebudayaan 1. Tata kota dan sanitas Pembangunan kota mahenjodaro dan harapa telah didasarkan atas suatu perencanaan tata kota yang pasti dan teratur. Jalan-jalan dikedua kota dibuat lurus, dengan memperhatikan arah angin muson sehingga arus angin dalam kota lancar. Dikanan kiri jalan dibangun saluran air dalam tanah untuk menampung air dari rumah, saluran tersebut juga dibersihkan oleh pekerja kota. 2. Sistem pertanian dan pengairan

3.

4.

5.

6.

Tanaman pokok berupa gandum dan kapas, hasil pertanian dibuat saluransaluran air dari sungai kesawah dengan baik dan teratur. Teknologi Pembangunan kota dilakukan didalam pekarangan agar tidak mengganggu keindahan kota, gedung-gedung didirikan sejajar dengan jalan raya dengan jarak yang telah ditetapkan. Mereka pandai membuat alat-alat rumah tangga dari perak, tembaga, dan perunggu untuk perhiasan manik-manik, subang, cincin, gelang kaki, dan gelang tangan. Seni patung dibuat dari marmer, tulisan berbentuk gambar (pitograf). Sistem kepercayaan a) Pemujaan terhadap dewa terutama dewi pertiwi yang menguasai bumi. b) Pemujaan terhadap hewan dikelopokkan menjadi 3 yaitu: hewan yang terdapat dalam cerita, hewan penjaga kota (bertanduk), dan hewan yang terdapat di alam. c) Pemujaan terhadap kekuatan alam terhadap pohon, api, petir, matahari, dan sungai besar Sistem Pemerintahan Dipegang oleh kepala suku kemudian berkembang menjadi sistem pemerintahan desa. Tata Sosial dan Ekonomi Masyarakat mahenjodaro terdiri atas empat tipe rasial yaitu : proto australoid, mediterania, musyalah, dan alpionid. Penggolongan masyarakat terdiri atas : a. Golongan terpelajar, seperti pendeta, astrolog, dan tukang sihir b. Golongan prajurit (ksatria) c. Golongan pelajar dan seniman, seperti tukang pahat, pengukir, dan pembantu rumah tangga d. Golongan pekerja kasar atau pelayan, seperti tukang kulit, tukang las, dan tukang sepatu

7. Peninggalan Kebudayaan a. Arca Ditemukan arca seorang pendeta berjanggut yang memakai pita melingkar dikepalanya berbaju gambar-gambar menyerupai daun semanggi. b. Alat-alat rumah tangga dan senjata Terbuat dari logam dan perunggu. c. Akhir peradaban Tahun 1500 SM yang disebabkan banjir besar sungai Indus dan serangan bangsa arya yang berasal dari Asia Tengah. Bangsa dravida terdesak kedataran tinggi dekan yang kurang subur sedangkan bangsa Arya penghuni lembah sungai Indus.

2. Peradaban Lembah Sungai Gangga a. Pusat Peradaban Terletak dipegunungan Himalaya dan pegunungan Windyakedna. Sungai itu bermata air di pegunungan Himalaya dan mengalir melalui kota-kota besar seperti Delhi, Agra, Allahbad, Patna, Benares, melalui wilayah Bangladesh dan bermuara di Teluk Benggala. Sungai Gangga bertemu dengan sungai Kwen Lun. b. Pendukung Peradaban Pendukung peradaban Lembah Sungai Gangga adalah Bangsa Arya. Mereka masuk ke India Utara pada abad ke-16. Tahun 1700 SM bangsa Arya sampai ke daerah yang subur di pegunungan Himalaya, disinilah mereka menyebar ke India dan mengalahkan bangsa Dravida yang telah terdahulu. Kemudian bangsa Arya melakukan asimilasi terhadap kebudayaan bangsa Dravid. Kebudayaannya campuran antara bangsa Arya dan bangsa Dravida dikenal dengan kebudayaan Hindu dan juga kebudayaan Budha. c. Kebudayaan a. Kebudayaan Hindu Sumber ajarannya adalah kitab Weda yang terdiri atas 4 samhita atau himpunan : a) Reg Weda yang berisi puji-pujian kepada dewa b) Sama Weda berisi nyanyian-nyanyian suci c) Yajur Weda berisi do’a yang diucapkan pada waktu upacara d) Atharwa Weda berisi do’a penyembuhan penyakit Agama hindu mengenal pembagian masyarakat atas kasta yaitu: 1. Brahmana terdiri atas golongan pendeta 2. Ksatria terdiri atas golongan bangsawan dan prajurit 3. Waisya terdiri atas pedagang dan petani 4. Sudra terdiri atas golongan budak dan pelayan Kepercayaan bangsa hindu bersifat politeisme (banyak dewa). Dewa utamanya ada 3 yaitu : 1) Dewa brahma : sebagai pencipta 2) Dewa wisnu : sebagai pelindung 3) Dewa siwa : pembinasa Ketiga dewa tersebut disebut trimurti. Tempat-tempat suci agama hindu : 1) Benares : tempat bersemayamnya dewa siwa 2) Sungai gangga : tempat mensucikan dosa b. Ajaran Budha Muncul akibat kasta brahmana yang terlalu mendominasi kehidupan tahun 53 SM, yang dipelopori oleh Sidharta Gautama. Dalam ajaran agama budha penganutnya harus mengikuti delapan jalur kebenaran : 1. Mempunyai pandangan yang benar

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Mempunyai niat yang benar Berbicara yang benar Berbuat yang baik Mempunyai penghidupan yang benar Berusaha yang benar Memperhatikan hal-hal yang benar Bersemedi yang benar Setiap penganut Budha wajib melaksanakan 3 kebaktian (tridarma): 1) Berbakti kepada sang budha 2) Berbakti pada ajarannya 3) Berbakti pada sangha (jamaah perkumpulannya) Ajaran agama Budha terdapat dalam kitab Tripitka yang berarti Tiga keranjang yaitu: 1. Vinayapitaka yang berarti khotbah Budha. 2. Suntantapitaka yang berarti keterangan dan percakapan Budha 3. Abdhidarmapitaka yang berarti tatatertib yang harus ditaati oleh penganut budha. Tempat – tempat suci dari agama Budha adalah: 1. Kapilawastu adalah tempat sang Budha dilahirkan 2. Bodh Gaya adalah tempat menerima wahyu sang Budha 3. Benares adlah tempat pertama sang Budha menyampaikan wahyu 4. Kucinagara tempat sang Budha wafat

1.

2.

3.

4.

c. Peradaban Lembah Sungai Kuning Letak peradaban Di lembah sungai Kuning ( Huang Ho ) bersumber didaerah Kwun Lun di daerah Tibet. Daerah lembah ini subur dan kebudayaan berasal dari kebudayaan Dinasti Syang. Sistem pertanian , Tehnologi dan Astronomi. Pertanian sudah maju dengan melakukan pemupukan dan irigasi secara intensif dengan hasil pertaniannya berupa; padi,teh jagung,keladi dan gandum.pertanian maju masa dinasti Chin. Perkembangan tehnologi pada masyarakat Cina adalah dalam pembuatan barang keramik dan sutra. Ilmu perbintangan ( astronomi ) digunakan untuk pertanian,pelayaran dan pergantian musim. Aksara dan bahasa Pemakaian aksara adalah pitograf ( berupa huruf bergambar ) yg mempunyai arti yg berbeda, sedang bahasa yg dipakai adalah Kou Yu. Pemerintahan a. Dinasti Hsia (2000 – 1500 sm ) Dinasti ini merupakan dinasti tertua. b. Dinasti Shang (1500-1100) SM

c.

d.

e.

f.

g.

h.

i.

j.

Zaman ini Cina telah memasuki zaman sejarah dengan tulisan pitograf. Mata pencarian masyarakat ini adalah bertani, beternak, berdagang, membuat keramik dan sutra, masyarakatnya juga mengenal Astronomis dan menyembah dewa Shang ti. Dinasti Chuo (1222-221 SM) Didirikan oleh wu wang. Dengan ibukotanya Chang-an. Masa ini berlaku sistem pemerintahan feodalisme dan muncul tokoh-tokoh filsafat yaitu Lao Tse, Mo Ti, dan Kung Fu Tse. Dinasti Chin (221-207 SM) Didirikan oleh Shih Huang Ti, dengan pusat pemerintahannya di Han Tan. Dinasti ini menghapus sistem pemerintahan feodal dan mengganti sistem pemerintahan unitarisme (kekuasaan terpusat). Usaha-Usaha Shih Huang Ti bagi kemajuan Cina : 1) Membangun the great wall atau tembok raksasa dengan panjang 6000 km dengan tinggi 16 meter yang berfungsi untuk menahan serangan bangsa bar-bar. 2) Mengeluarkan dekrit untuk membakar dan memusnahkan buku-buku ajaran kung fu tse kecuali buku peradalahtanian, pengobatan, dan ramalan 3) Mengadakan penyeragaman tulisan di Cina 4) Mengadakan penyeragaman ukuran, timbangan, dan perkakas pertanian Dinasti Han (206 SM-220 M) Didirikan oleh Liu Pang, kaisar terbesar adalah Han Wu Ti. Dengan kekuasaannya meliputi asia tengah, korea, mansuria selatan, anam, dan sinkiang. Ia membangun jalan sutera melalui Asia Tenggara, menghidupkan kembali sistem feodalisme, dan ajaran Kung Fu Tse. Dinasti Sui (589-618 M) Kaisar terbesarnya adalah Sui Yang Ti dengan membangun istana yang mewah dan membangun saluran perdagangan. Dinasti Tang (618-906 M) Didirikan oleh Lie Yuan. Kaisar yang terbesar adalah Tang Tai Tsung. Kemajuannya adalah mempersatukan seluruh Cina sampai ke Kamboja, Persia, dan Laut Kaspia. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh kaisar Tang Tai Tsung : 1) Dikeluarkannya undang-undang yang mengatur pembagian tanah 2) Membuat peraturan – peraturan pajak membagi kerajaan Cina menjadi 10 provinsi Dinasti Tsung (906-1279 M) Kaisar terbesarnya adalah Sun Jeng Tsung. Hal yang dilakukan mengadakan perdamaian dengan bangsa kitan dan bangsa tangut dengan membayr upeti kepada bangsa tersebut agar tidak mengadakan serangan. Dinasti Mongol atau Yuan (1260-1238 M) Pendirinya adalah Jengis Khan, kemudian diteruskan oleh Kublai Khan. Yang merupakan kaisar terkenal dengan ibukotanya Peking. Pada masa dinasti mongol ini agama kristen mulai masuk ke cina. Dinasti Ming

Didirikan oleh Chu Yuan Chang. Dengan bentuk pemerintahannya nasional yang berkuasa memulihkan kehidupan Cina, memperluas ajaran agama Kung Fu Tse, dan mempersatukan Cina. Kaisar yang terkenal adalah Ming Cheng Tsu. Pada mas pemerintahannya ibukota dipindahkan dari nanking ke peking. Hal-hal yang dilakukan mengadakan pelayaran ekspedisi diplomatik. k. Dinasti Manchu (1644-1912 M) Dinasti ini merupakan dinasti terakhir dengan pusat pemerintahannya di Peking. Dengan kaisarnya Kang Hsi dan Cien Lung. Masa kejayaannya meliputi bidang politik, ekonomi, dan budaya sastra. Pada tahun 1911 terjadi revolusi Cina dibawah pimpinan Sun Yat Sen yang menggulingkan kekuasaan Manchu, kemudian berdirilah republik rakyat Cina. 5. Kepercayaan Memuja banyak dewa dan leluhur. Dewa utamanya adalah Syang Ti, yaitu seorang kaisar langit. Pemujaan terhadap leluhur dilakukan oleh anak laki-laki, dewa-dewa yang dipuja Feng Jio (Dewa Angin), Lei Shih (Dewa Topan) yang digambarkan dengan naga besar. Masyarakat Cina kuno juga mengenal upacara korban mausia (gadis cantik) unuk dewa Ho-po yang bertahta di Huang-Ho. 6. Filsafat a. Lau tse Ajaran ini disebut Taoisme, tertulis dalam buku Tao Te-Ching, yang intinya adalah : 1) Adanya semangat keadilan dan kesejahteraan bernama Tao 2) Orang tidak boleh mengekang jalannya alam 3) Orang supaya mau menerima nasib ; seperti suka, duka, bahagia, sengsara, dsb b. Kong Fu Tse Ajarannya disebut Ju Chia (Confusianisme) yang bedasarkan Tao yaitu sesuatu kekuatan yang mengatur segala-galanya dalam alam semesta ini sehingga tercapai keselarasan. Ajaran Kong Fu Tse mencakup bidang pemerintahan dan keluarga. c. Meng Tse Meng Tse tidak memberi pelajaran kepada kaum bangsawan tetapi memberikan pelajaran kepada rakyat jelata. Ajaran ini bertentangan dengan Kong Fu Tse. Ajaran ini rakyatlah yang terpenting dalam suatu negara

C. Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia)  Letak Peradaban Mesopotamia sekarang lebih dikenal dengan nama Irak. Mesopotamia berasal dari kata mesos = tengah dan potamas = sungai. Mesopotamia artinya daerah yang terletak diantara dua sungai, yakni Eufrat dan Tigris.

Sistem Kepercayaan Berkembangnya kepercayaan di Mesopotamia berawal dari kepercayaan bangsa Sumeria. Bangsa Sumeria memuja dewa-dewa yang menguasai alam. Diantara banyak dewa, dewa yang tertinggi adalah Dewa Anu (dewa langit), Dewa Enlil (Dewa Bumi), dan Dewa Ea (dewa air). Keberhasilan bangsa Sumeria menguasai daerah Mesopotamia diabadikan dalam sebuah mitologi kemenangan saat terjadi peperangan antara Dewa Marduk dengan Dewa Tiamat. Dewa Tiamat dianggap sebagai dewa petaka yang selalu membawa bencana banjir.

 Pemerintahan a. Kerajaan Sumeria Didirikan oleh bangsa Sumeria yang tersusun baik, perekonomiannya maju dan mempunyai sifat-sifat keadilan sosial. Pusat pemerintahannya dikota lagash dan selanjutnya dikota Uruk. b. Kerajaan Akkadia Dikuasai oleh raja Sargon( bangsa Semit ) ibukota pemerintahan di Agade kebudyaan ditiru dari bangsa Sumeria dan bangsa ini mengenal legenda Adapa,Etana, dan Gilgamesh yg menyurupai cerita nabi Adam dan Hawa. c. Kerajaan Babilonia lama Raja yang memerintah adalah Hammurabi terkenl dengan hukumnya Hammurabi yang berarti hukum pembalasan apabila berbuat salah.Ditulis pada pilar – pilar batu yang di letakkan diperempatan jalan. d. Kerajaan Assyiria Bangsa ini mendiami bagian Hulu Sungai Eufrat dan Tigris, namun setelah dikuasai oleh Tiglath Pletser 1 ibukotanya di Niniveh.Kerajaan ini mengalami kejayaan masa raja Esar Haddon dan Assurbanipal. Ilmu pengetahuan maju pesat dimana mereka telah dapat menghitung pergeseran planet sehingga memudahkan dalam membuat kalender. e. Kekuasaan Kerajaan Babylonia Baru Kerajaan Babylonia baru mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Nebukadnezar. Daerah kekuasaannya meliputi Palestina, Suriah, dan kota-kota pantai dilaut tengah. Nebukadnezar membangun kembali ziggurat dengan nama menara babel dan taman bergantung. f. Kekuasaan persia Merupakan gabungan dari bangsa Media dan Rusia, mereka disatukan oleh Cyrus. Ibukota persia berada di Persepolia, bangsa ini mempunyai agama dan peradaban yang tinggi. Agama yang diajarkan adalah Zarathustra, yang mengajarkan dua dewa, yaitu : 1. Ormuz atau Aluva Masda, yaitu dewa kebaikan atau dewa siang 2. Ahriman atau Angro Mainyu, yaitu dewa kejahatan atau dewa malam. Persia mencapai kejayaan pad masa Dariwa, daerahnya terbagi dalam 20 kesatrapi (propinsi) yang dikepalai setiap kesatrapi oleh seorang gubernur.  Sistem perekonomian Berupa bercocok tanam, perdagangan, dan pelayaran. Sebagai alat tukar digunakan uang emas dan perak.

 Sistem Pengairan dan Pertanian Mereka telah pandai membuat teknik saluran air atau irigasi untuk pertanian yang mengagumkan.  Ilmu pengetahuan dan teknologi Bangsa Sumeria mengenal membaca, menulis, dan berhitung. Tulisan mereka menggunakan huruf paku. Yang dikembangkan oleh bangsa Pennisia, yang menjadi tulisan latin. Bangsa Sumeria juga dapat menghitung dalam 1 tahun terdapat 354 hari dengan menggunakan peredaran bulan (Syamsiah). Bangsa ini menggunakan susunan hitungan per enam puluhan. Jadi ilmu yang berkembang adalah ilmu ukur, bumi, falak, astronomi, biologi, matematika.  Seni Bangunan Berupa cikal bakal seni kerajinan di dunia yaitu patung yang bahannya berasal dari tanah liat. Sistem Kalender Berguna untuk mempermudah mengetahui tentang perputaran waktu dan musim, mereka membagi dan mempersingkat waktu dalam jam, menit, dan detik atau sistem kalender yaitu 24 jam menjadi 1 hari, 30 hari menjadi 1 bulan, dan 12 bulan menjadi 1 tahun.

D . Peradaban Lembah Sungai Nil 1. Letak Peradaban Dilembah sungai nil peradabannya mesir kuno, herodotus mengatakan bahwa mesir merupakan hadiah dari sungai nil. Daerah mesir terletak dibagian utara benua afrika yang berbatas dengan timur laut merah, barat libya, selatan sudan, dan utara laut tengah. 2. Sistem Kepercayaan Bersifat politeisme yang dilambangkan dengan dewa mereka adalah binatang. Dewa-dewa yang dipuja bangsa mesir kuno adalah:  Dewa osiris merupakan dewa tertinggi.  Dewa toth merupakan dewa kearifan dan pengetahuan  Dewa anubis merupakan dewa penjaga akhirat  Dewa Knun merupakan dewa pencipta 3. Pemerintahan Sistemnya kerajaan yg bersifat absolut dan terbagi atas 3 zaman yaitu: 1)Kerajaan Mesir Tua (3400-2160 SM) Beribukota di Memphis, rajanya diberi gelar Firaun atau Paraoh. Raja pertama mesir bernama Firaun Menes. Pada zaman mesir tua telah dibangun makam-makam raja dalam bentuk piramid dan patung dari batu. Raja –raja yang terkenal di mesir yaitu Khufu, Kefre, dan Menkaure. Pada masa pemerintahan Firaun Pepi I, Kerajaan mesir memperluas daerah ke nubia selatan dan Abessynia. Kemunduran dari kerajaan Mesir tua pada masa Firaun Pepi II. 2)Kerajaan Mesir Pertengahan (2160-1788 SM) Mesir kembali disatukanoleh Raja Sesotris III dari Thebe. Kekuasaannya sampa ke Nubia dan Palestina. Pada masa pemerintahan Amenemhed III terjadi penambangan emas di gurun Sinai dan mendirikan istana besar yang bernama Labyrint. Setelah

kematian amenemhed III mesir dikuasai oleh bangsa Hykos yang memperkenalkan peralatan dari perunggu. 3)Kerajaan Mesir Baru (1500-1100 SM) Dikuasai oleh Bangsa Hykos yang ibukotanya di Awaris. Raja yang terkenal pada kerajaan Mesir Baru adalah Firaun Thutmosis III. Pada masa pemerintahannya banyak negara yang tunduk antara lain Babylonia, Asyria, CiCilia, Cyprus. Setelah raja Thotmosis III meninggal digantikan oleh Firaun Amenhotep II. Pada masa pemerintahan Amenhotep IV mengajarkan monoteisme kepada bangsa Mesir yang menganggap dewa matahari sebagai Dewa satu-satunya. Hal ini menimbulkan perselisihan antara para pendeta agama Amon. Kemunduran Mesir pada pemerintahan Firaun Ramses III. 4. Sistem Pertanian dan Pengairan a. Pertanian Dilakukan di Lembah sungai nil pada waktu surut air sungainya. b. Pengairan Masyarakat mesir sangat bergantung pada pengairan sungai nil untuk pertanian 5. Seni Arsitektur (Bangunan) Bangunan rumah dibuat dari lempengan lumpur, sehingga mudah rusak dan hancur. Kemudian bangsa Mesir mendatangkan ahli untuk membuat bangunan yang kokoh seperti bangunan piramid dan kuil. 6. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 1) Matematika Orang mesir telah mengenal 4 dasar hitungan yaitu penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. 2) Kedokteran dan Pengobatan Dalam bidang kedokteran cara pengobatan masih berbaur dengan ilmu sihir. Edwin Smith dan Ebres menemukan buku tentang mengatasi cidera, pembedahan, anatomi tubuh, kedokteran, dan farmasi. 7. Astronomi Orang mesir menghitung peredaran matahari dengan perhitungan kalender Syamsiah yang ditetapkan 360 hari dalam setahun. Yang terdiri dari 12 bulan dalam setahun dan 30 hari dalam 1 bulan. 8. Peninggalan Kebudayaan a. Tulisan Hieroglyph Tulisan ini berbentuk gambar dan lambang manusia, hewan, dan benda-benda. Tulisan ini berkembang lebih sederhana yaitu hieratik dan demotis. Tulisan Hieratik untuk para pendeta sedangkan demotis untuk rakyat yang digunakan untuk urusan keduniawi. b. Piramida Digunakan untuk makam raja-raja mesir dari batu yang disusun rapi, model punden berundak-undak. Kota Gizeh terdapat piramida yang berukuran dengan tingginya 137 meter. c. Sphinx

Patung singa berkepala manusia yang didirikan didepan piramida melambangkan kekuasaan dan pemerintahan dari raja mesir. d. Obelisk Yaitu tugu yang didirikan oleh masyarakat mesir untuk memuja dewa amon-Ra (bulan- matahari) e. Mummi Yaitu mayat atau jenazah para raja atau bangsawan yang diawetkan.. f. Kuil Untuk pemujaan terhadap dewa dibangunlah kuil, kuil yang terindah adalah kuil Tarnak, yang dibangun raja Thutmosis III

E. Pusat-Pusat Peradaban Kuno di Eropa 1) Peradaban Yunani a) Letak Peradaban Diujung tenggara Benua Eropa,sebelah Utara Yunani berbatas dengan Albania,Yugoslavia,Bulgaria dan Turki didaratan Eropa.Disebelah Timur Yunani dikelilingi oleh laut Aegea,sebelah Selatan Laut Tenggah dan sebelah Barat dengan Ionia. b) Pendukung peradaban Bangsa Yunani kuno berasal dari Indo – Jerman mereka pergi keSelatan sebahagian ke Balkan di Yunani. Bangsa pertama adalah Doria menduduki Pelopenesos, bangsa kedua adalah Ionia menetap di Jazirah Attica, bangsa ketiga adalah Aeolia yg mendiami Yunani Utara. Dari bangsa Doria lahirlah orang Sparta sadangkan bangsa Ionia adalah orang Athena.Bangsa Sparta suka berperang sedangkan orang Athena kreatif dan berjiwa seni. Daerah – daerah Yunani kuno adalah: 1. Yunani Utara terdiri dari: Epirus dan Thessalia. 2. Yunani bagian Tengah daerah teluk Girintiayaitu phocia. 3. Yunani bgian Selatan daerahnya Peloponesos atau pelop. 4. Pulau – pulau disekitar Yunani yaitu Euboa dan Attica. c) Kepercayaan Sistem kepercayaan adalh polytaisme percaya pada banyak dewa dewa yg utama adalh Zeus yg bersemayang dipuncak gunung Olympus.Setiap 4 tahun sekali mereka akan mengadakan perlombaan untuk menghormati dewa. Dewa – dewa bangsa yunani adalah; 1. Dewa Ares adalah dewa perang 2. Dewa Arthemis adalah dewa perburuan 3. Dewa Hermes adalh dewa perniagaan 4. Dewa Poseidin dewa laut 5. Dewa Apollo dewa kesenian dan matahari 6. Dewa pallas Athena dewa keselamatan 7. Dewa Aphrodite dewa kecantikan d) Ilmu pengetahuan dan Tehnologi 1. Menciptakan perahu layar yang ramping untuk mengarungi lautTengah 2. Menghasilkan karya arsitektur yg megah seperti: kuil zeus, kuil parhenon, gedung teater raksasa 3. Menghasilkan karya benda –benda logam untuk berperang. e) Pemerintahan 1. Sparta

Pemerintahan Sparta dijalankan turun temurun oleh 2 orang raja secara tak terbatas dan sekali gus sebagai panglima meliter, dibantu oleh 5 orang dewan yg disebut Ephor.Demokrasi diSparta tidak berkembang karena ada hak veto dari kaum tua. 2. Athena Pemerintahan di Athena bersifat demokrasi yang peletak dasar pertama adalah Solon. Perubahan yg dilakukan oleh Solon di Athena adalah: a. Kepala pemerintahan dipegang oleh 3 orang secara bersama-sama yg disebut Archin b. Badan yg mirip dgn parlemen disebut Boule c. Bidang peradilan dipegang oleh 2 badnan dan yaitu Aeropagus dan Heliaea Zaman keemasan Athena dipimpin masa pemerintahan PERICLES. f) Peninggalan kebudayaan bangsa Yunani a. Seni bangunan dan seni pahat Diciptakan untuk pengabdian pada dewa, contoh seni bangunan antara lain: kuil Parthenon, kuil Erechtheum dibangun di bukit Acropolis b. Seni Sastra Hasil kesusastra ditulis untuk menghormati pahlawan yg telah gugur. Penulis yg terkenal bangsa Yunani antara lain : Homerus dengan karya nya adalah kitab Iiiyas dan Odyssea.Penulis sejarah terkenal adalah Herodotus dan Thucydiades. c. Filsafat Tokoh filsafat Yunani adalah : 1. Socrates, dengan ajarannya ilmu kebijakan (Filsafat Estetika atau kesusilaan), logika sebagai dasar. 2. Plato, dengan ajarannya mengenai ilmu ketatanegaraan dan undang-undang 3. Aristoteles, ajarannya dalam bidang biologi dan filsafat 4. Hipokrates, ajarannya kode etik seorang dokter g) Akhir peradaban Yunani Perang Paloponesos (413-404 M) antara Sparta dan Athena mengakibatkan kekacauan di seluruh Yunani. Hal ini dimanfaatkan oleh Philipus dari kerajaan Macedonia untuk menyerang Yunani dan berhasil. Kekuasaan Yunani dilanjutkan oleh Iskandar Zulkarnaen setelah Philipus meninggal. Sehingga terjadilah percampuran kebudayaan (Yunani) dengan kebudayaan Mesir serta Persia, yang menghasilkan kebudayaan Helenisme yang berpusat dikota Iskandariyah.

1) Peradaban Romawi  Letaknya Di semenannjung Apenina (Italia). Kota Roma diapit oleh tujuh bukit yang terdiri dari bangunan-bangunan yang megah.
Contoh :Capitalone, Quirinalle, Aventine, fininnal, Eskualine, chaeline. Kota roma dibelah oleh sungai Tiber.  Pendukung peradapan Bangsa Romawi merupakan percampuran darah antara penduduk asli dengan suku pengelana yaitu suku Etruska dan suku Campania.Menurut cerita kuno Roma didirikan oleh Remus dan Romulus pada abad 8 SM. Mereka keturunan dari Troya yg berhasil menyelamatkan diri dr Yunani.  Kepercayaan Bersifat animisme ,percaya kepada roh- roh antara lain:

a. Vesta sebagai roh penunggu api tungku b. Lares sebagai roh penjaga rumah tangga c. Penates sebagai roh penjaga lumbung Selain percaya kepada roh juga percaya pada dewa-dewa, antara lain dewanya adalah; Dewa Jupiter sebagai pemimpin para dewa Dewa Juno dewa perlindungan perkawinan dan kaum wanita Dewa Mars sebagai dewa peperangan Dewa Venus sebagai dewa kecantikan Dewa Markerius sebagai dewa perdagangan Dewi Dioma sebagai dewa perburuan Dewi Minerva dewa kebijakan dan ilmu pengetahuan Dewa Apollo sebagai dewa matahari Pemerintahan Romawi dibagi menjadi tiga zaman : 1) Zaman Kerajaan (756-510 M) Pemerintahan di Romawi dipimpin oleh seorang raja dengan kekuasaan yang terbatas, karena disamping menjalankan pemerintahan, seorang raja juga merangkap sebagai panglima perang dan hakim tertinggi. Seorang raja dibantu oleh dewan Senat dalam membuat undang-undang. 2) Zaman Republik a) Pemerintahan Pusat Pemerintahan pusat Romawi terdiri atas : (1) Kepala pemerintahan dipegang oleh dua orang konsul yang dipilih oleh kaum bangsawan. Masa jabatan konsul itu selama tahun. (2) Senat mempunyai hak memberi nasihat kepada konsul (3) Dewan rakyat (Cumitia Curiata) (4) Pontifex Maximus yaitu kepala agama (5) Tribuni Plebis semacam dewan daerah b) Imperium Romanum Wilayahnya meliputi Spanyol, Pakistan, Jerman, sampai dengan Mesir. Orang romawi menamakan laut tengah dengan Mare Nostrum artinya laut kita. c) Keadaan Imperium Romanum Adalah : 1. Timbulnya golongan proletar 2. Senat memegang kekuasaan yang mutlak 3. Timbulnya kekuasaan baru yang disebut Triumvirat Kekuasaan senat ditentang oleh panglima perang romaw. Sehingga kekuasaan Imperium Romanum jatuh ketangan Oktavianus. 3) Zaman Kekaisaran (31 SM-395 M) Oktavianus diberi gelar Augustus yang artinya maha mulia, yang mempunyai kekuasan absolute dan merupakan titisan dewa. Pada masa Augustus agama kristen mulai berkembang, setelah Augustus wafat kekaisaran Romawi mengalami kemunduran. Tetapi zaman konstantin agung berhasil mengembalikan kejayaan romawi. Perekonomian Bangsa Romawi hidupnya mengandalkan pada bidang pertanian, perdagangan, dan pelayaran. Masa Julius Caesar hal yang dilakukan adalah : 1. Membagikan gandum bagi orang miskin 2. Membangun rumah dan gedung dengan mempekerjakan orang miskin

3. Melindungi orang miskin dari orang kaya  Hasil kebudayaan Romawi 1. Seni bangunan a. Coloseum dan Ampitheater, yaitu bangunan yang bentuknya seperti stadion b. Panteon, yaitu rumah orang Romawi c. Limes, yaitu rangkaian perbentengan yang panjangnya hingga puluhan kilometer d. Viaduct dan Aquaduct 2. Seni sastra Mengalami kemajuan pada masa Oktavianus. Hasil sastra yang terkenal adalah : a. Aeneas, hasil karya Virgilius b. Metamorphose hasil karya Ovidius c. De Bello Gallico hasil karya Julius Caesar 3. Hukum Bangsa Romawi bangsa pertama yang berhasil menegakkan hukum yang menjadi dasar hukum negara di Eropa, Amerika, Asia, dan Australia. Sarjana hukum Romawi yang utama adalah Pompinianus dan kaisar Theodosius 4. Organisasi Bangsa Romawi adalah organisator yang ulung. Hal ini tampak dalam bidang kemiliteran dan tata negara yaitu : a) Tentara romawi tersusun dengan rapi , baik mengenai hierarki, persenjataan, perbekalan, maupun asrama b) Pemerintahan Romawi diatur mulai dari pusat sampai dengan daerah

G. Pengaruh Kebudayaan Dunia di Indonesia 1. Kebudayaaan India Pengaruhnya bagi Indonesia masuknya kebudayaan Hindu Budha ke Indonesia. 2. Kebudayaan Eropa a. Kitab Periplous tes Erythras Kitab ini ditulis oleh nahkoda yunani –mesir yang mengadakan pelayaran antara Asia Barat dan India. Dalam kitab ini menyebutkan adanya hubungan dagang orang-orang India dengan suatu tempat yang disebut Chryse (emas) b. Kitab Geographike Hyphegesis Kitab ini berisi petunjuk membuat peta yang disusun oleh orang Yunani di Iskandariah yang bernama Claudius Ptolomeus pada abad ke-2 Masehi 3. Kebudayaan Cina Dalam sebuah laporan Cina yang berjudul Nan Zhou I Wou Chih ditulis oleh Wan Zhen (222280 M) menyebutkan tentang gunung berapi di Si Tiao. Si Tiao memiliki tanah yang subur dan penduduknya memakai pakaian dari kulit kayu. Yang dimaksud Si Tiao adalah Pulau Jawa.

Asal Usul dan Persebaran Manusia di Kepulauan Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia Menganalisis asal-usul dan persebaran manusia di kepulauan Indonesia

A.

Teori Mengenal Asal Usul Masyarakat Indonesia 1. Prof Dr. H.Kern Ia menyatakan bahwa bangsa Indonesia berasal dari Asia. Teori ini didukung oleh perbandingan bahasa. Kern menyimpulkan bahwa bangsa Indonesia berawal dari satu daerah dan menggunakan bahasa Campa. 2. Van Heine Geldern Ia berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari Asia. Teori ini didukung oleh penemuan artefak-artefak di Indonesia yang memiliki banyak persamaan dengan penemuan serupa di daratan Asia. 3. Prof. Dr. Moh. Yamin Berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari wilayah Indonesia sendiri. Teori ini didukung dengan banyaknya ditemukan Artefak dan fosil di Indonesia. 4. Dr. Brandes Berpendapat bahwa suku yg bermukim di Indonesia sama dgn yg suku yg bermukim di kepulauan Formosa di Taiwan,Mandagaskar dgn persamaan bahasa. 5. Prof. Dr. Kroom. Ia barpendapat asal usul bangsa Indonesia dari daerah Cina, karena di Cina Tenggah terdapat sumber sungai yg besar.Mereka menyebar ke Indonesia sekitar ( 2000SM -1500 SM ). 6. Mayundar Mayundar berpendapat bahwa bangsa-bangsa yang berbahasa Austronesia berasal dari India, lalu menyebar kewilayah Indocina terus ke daerah Indonesia dan Pasifik. 7. M. Ali Menyatakan bahwa bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Cina. Pendapat ini dipengaruhi oleh pendapat Mens, bahwa bangsa Indonesia berasal dari Mongol yang terdesak oleh bangsa yang lebih kuat. Gelombang I berlangsung dari 3000 SM-1500 SM (Proto Melayu), Gelombang ke II 1500 SM-500 SM (Deutro Melayu). Dari pendapat diatas ada 2 hal yang menarik tentang asal-usul bangsa Indonesia : 1. M. Yamin 2. M. Ali

B. Perkembangan Biologis Manusia Indonesia Perkembangan biologi manusia purba Indonesia tidak dapat dipisahkan dari proses manusia purba di Indonesia. Cikal bakal ras-ras manusia purba di Indonesia yaitu Homo Erectus, yang melalui proses tes biologis terhadap fosil manusia purba tersebut. Jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia adalah Meganthropus Paleojavanicus, Pithecantropus Mojokertensis, Pithecantropus Soloensis, Pithecantropus Erectus, Homo Wajakenensis, semua mereka telah punah kecuali Homo Wajakenensis yang menduduki Papua, Kep. Kei, Pulau Seram, dan Sulawesi Selatan. Sedangkan kearah barat menduduki Sumatera, termasuk dalam ras Astromelanesoid. C. Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menurut sarjana Kern dan Heine Geldern, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daratan Asia yang mendiami Yunan (Cina Selatan). Mereka datang ke Indonesia dengan rakit dan perahu Cadik.

Berdasarkan penyelidikan Van Heine Geldern, kedatangan masyarakat awal Indonesia terbagi dalam dua gelombang pelayaran berikut ini. 1. Gelombang Pertama Kedatangan (2000 SM-500 SM) Masyarakat Indonesia berasal dari Yunan di Cina Selatan. Mereka mendiami pulau Madagaskar, Pulau Paska dan Formosa sampai ke Selandia Baru. Bangsa ini disebut dengan Austronesia. Kebudayaan mereka kapak lonjong dan kapak persegi. 2. Gelombang Kedua Kedatangan (400 SM-300 SM) Kebudayaan Dongson atau kebudayaan perunggu meliputi kapak sepatu (nekara), moko, dan berbagai perhiasan perunggu. Gelombang kedua ini dibedakan atas dua kelompok : 1) Masa proto Melayu Bangsa ini melalui dua jalur yakni jalur barat: Semenanjung Melayu, Sumatera, dan tersebar diseluruh Indonesia. Jalur timur melalui Filiphina, Sulawesi, dan tersebar keseluruh Indonesia. Kebudayaannya adalah batu muda (neolitikum) seperti : kapak persegi dan kapak lonjong. Suku-suku dari keturunan Proto Melayu di Indonesia adalah dayak, toraja, batak, dan papua. 2) Deutro Melayu Mereka memasuki jalur barat melalui : semenanjung Malaya, Sumatera, dan selanjutnya tersebar di Indonesia. Keturunan mereka di Indonesia adalah : Jawa, Melayu, Bugis, dan Minang. Hasil kebudayaannya dari logam dan perunggu. Keturunan manusia Indonesia sekarang ini adalah dari Homo Sepiens, yang terdiri dari 2 ras yaitu : a. Ras Mongoloid, khususnya sub ras melayu Indonesia tersebar dibagian barat dan selatan antara lain : Sumatera, Jawa, dan Bali. b. Ras Austromelanesoid, tersebar dibagian timur terutama di Papua. Ciri-ciri ras Mongoloid : 1. Kulit kuning sampai kecoklatan 2. Rambut lurus 3. Kepala bulat 4. Mata agak sipit 5. Hidung sedang 6. Muka lebar dan datar 7. Gigi seri menembilang 8. Pada bayi terdapat bercak warna biru dan kelabu Ras Austomelanesoid banyak mendominasi penduduk Indonesia bagian timur dan tengah. Mereka mempunyai ciri-ciri 1. Warna kulit hitam 2. Bentuk rambut keriting 3. Rahang agak menonjol ke depan 4. Kepala lonjong atau sedang 5. Warna rambut hitam Secara umum, penduduk Indonesia sekarang memiliki ciri-ciri : 1. Tinggi badan bervariasi berkisar 135-180 cm 2. Berat badan sekitar 30-75 kg 3. Warna kulit bervariasi antara kuning langsat dan cokelat hitam 4. Warna rambut antara coklat dan hitam 5. Bentuk rambut bervariasi antara lurus dan keriting

6. Bentuk kepala antara bundar, lonjong, dan sedang 7. Muka lebar dan datar 8. Berhidung sedang dan mulut agak menonjol

D. Hubungan Perkembangan Kebudayaan Bacson, Hoa-Binh, Dongson, Sahuyinh, dan India dengan Perkembangan Masyarakat Awal di Kepulauan Indonesia 1. Kebudayaan Bacson-Hoabinh Kebudayaan Bacson – Hoabinh berasal dari daerah Vietnam yg berupa alat-alat dari batu. Di Indonesia ditemukan di Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimanta, Sulawesi dan Papua. 2. Perkembangan Kebudayaan Dongson Kebudayaan ini juga berasal dari Vietnam berupa nekara, bejana, ujung tombak ,kapak dan gelang-gelang. Di Indonesia ditemukan di daerah: Kerinci, Flores dan Madura. 3. Perkembangan Kebudayaan Sahuyinh Kebudayaan Sahuyinh merupakan kebudayaan pembuatan gerabah yg terdapat di Vietnam, dengan gaya digulung tali atau disebut tatap-batu.Di Indonesia ditemukan di daerah; Buni Bekasi, Gillimanuk diBali,Kalumpang di Sulawesi. 4. Kebudayaan India Ketika masuk kebudayaan India di Indonesia melalui perdagangan tidak mendapat masalah karena bangsa Indonesia telah memiliki kebudayaan yg sama dgn India contohnya : bercocok tanam, pelayaran. Astronomi,pembuatan rumah panggung, dan kepercayaan ( animisme, dan dinamisme).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->