P. 1
Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur

Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur

|Views: 2,901|Likes:
Published by Alethia Siahainenia
aaa
aaa

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Alethia Siahainenia on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur – Beberapa waktu lalu saya telah menulis tentang alat musik

tradisional yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Nah, pada artikel kali ini giliran yang saya akan informasikan mengenai alat musik tradisionalnya adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dari segi tata letak tentunya bersebelahan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jika dibahas lebih lanjut dari segi letak secara geografis, maka Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dalah provinsi yang berada di bagian tenggara Indonesia.

Nusa Tenggara Timur juga termasuk provinsi yang berbentuk kepulauan yang memiliki beberapa pulau, yaitu pulau Sumba, pulau Komodo, pulau Flores, pulau Timor, pulau Alor, pulau Rote, pulau Palue, pulau Alor, pulau Lembata, pulau Sabu, dan pulau Adonara. Sedangkan kota Kupang berupakan ibu kota dari Provinsi Nusa Tenggara Timur ini yang terletak di bagian daerah Timor Barat. Jika dilihat lebih jauh lagi, sebenarnya Nusa Tenggara Timur ini memiliki 550 pulau, yang menjadi pulau utamanya adalah Pulau Sumba, Flores dan juga Timor Barat. Nusa Tenggara Timur ini juga berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste yang dahulunya adalah Provinsi Timor-timur yang memisahkan diri dari Indonesia pada tahun 2002 silam.

Inilah Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur
Berikut ini adalah daftar nama alat musik tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Menurut informasi yang saya dapat dari beberapa sumber, ternyata beberapa alat musik tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur ini terancam hampir punah. Berikut daftarnya : 1. 2. 3. 4. 5. Sasando Heo Foy Doa Foy Pay Knobe Khabetas

Tentu hal ini menjadi tugas kita selaku anak bangsa untuk turut membantu melestarikannya. Heo biasanya terbuat dari kayu. 5000 itu ada gambar alat musik yang satu ini. Hanya saja bentuk Sasando sedikit lebih unik dari alat musik petik lainnya. Cara memainkannya hampir sama dengan bermain gitar atau kecapi. Namun dibuat berbentuk seperti busur panah. Penjelasan Tentang Alat Musik Nusa Tenggara Timur Sasando Kalau ingat tentang alat musik satu ini. Senar yang dipakai di Sasando ini jumlahnya ada 28. Juga terdapat tali pengikatnya seperti tali busur. Sasando ini adalah alat musik jenis petik yang memiliki senar banyak. nama alat-alat musik di atas cukup unik. Heo memang merupakan alat musik gesek seperti biola. alat musik Heo ini seperti alat musik biola dalam versi yang masih sangat tradisional. Cara memainkannya yaitu dengan cara meniup salah satu ujung busur sambil menggetarkan tali busurnya. Knobe Khabetas Namanya cukup unik.Wah. maka saya yakin sebagian besar dari kita ingat dengan pecahan uang kertas Rp. Orang-orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur biasanya menggunakan Knobe Khabetas ketika bercocok tanam atau ketika menggembala ternak. Foy Doa Foy Doa adalah termasuk alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur yang dinilai usianya sangat tua. Heo Dari bentuknya. 5000 yang dulu. bukan? Hampir sesuai dengan dialek bahasa daerah di sana. . Karena di uang pecahan Rp. Seperti yang tadi saya katakan di atas. Alat musik ini juga dibuat dari bambu dengan beberapa lubang di bagian atasnya. Namun alat penggeseknya agak unik karena terbuat dari ekor kuda yang dililitkan pada kayu sedemikian rupa. Supaya tidak penasaran. Bedanya dengan seruling biasa adalah Foy Doa dianggap seruling ganda karena terdiri dari dua seruling atau lebih yang diikat sejajar menjadi satu. Biasanya Foy Pay juga dimainkan bersamaan dengan Foy Doa untuk mengiringi musikmusik tradisional Nusa Tenggara Timur dalam berbagai acara adat atau untuk acara hiburan. langsung saja simak penjelasan dari masing-masing alat musik tersebut di bawah ini. sehingga menyerupai busur panah. Alat musik ini sebenarnya sejenis alat musik tiup. Foy Pay Foy Pay hampir mirip dengan Foy Doa yang juga merupakan alat musik jenis tiup seperti seruling. Itulah beberapa alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur. alat-alat musik tersebut menurut beberapa sumber informasi ternyata hampir punah. Foy Doa ini merupakan alat musik jenis tiup seperti seruling.

ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] Wacana Seni Yang Berlatar Belakang Kebudayaan Dari Setiap Daerah Yang Ada Di Indonesia. Alat Musik Tradisional NTT || Musik Tradisional NTT ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] Wacana Seni Yang Berlatar Belakang Kebudayaan Dari Setiap Daerah Yang Ada Di Indonesia..] [12] KomentarSat... Demikian Halnya Dengan Warna Seni Musik Tradisional Yang Ada Di Wilayah NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. Selalu Menjadi Hal Yang Menarik Untuk Disimak. Dengan Keanekaragaman Alat Musik Tradisional Yang Ada Di NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. 29 May 2011. Selalu Menjadi Hal Yang Menarik Untuk Disimak. Salah Satunya Adalah Beranekaragamnya Alat Musik Tradisional NTT Yang Mereka Tinggalkan Sampai Saat Ini. Sebagai Warisan Budaya Dari Sebuah Bangsa Berbudaya... 29 Jan 2011 05:58:37 GMTPost by admin nttuWEB Alat Musik Tradisional || NTT || FOY DOA ALAT MUSIK TRADISIONAL » NTT » NGADA » FOY DOA ALAT MUSIK TRADISIONAL FOY DOA » ALAT MUSIK TIUP Alat Musik Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. Sudah Sepantasnya [..] [1] KomentarSun. Demikian Halnya Dengan Warna Seni Musik Tradisional Yang Ada Di Wilayah NTT [ Nusa Tenggara [. Juga Menjadi Pembuktian Tersendiri Bagi Generasi Pencinta Musik Modern Sekarang Ini Di NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. Bahwa Para Pendahulunya Bukanlah Generasi Yang Buta Akan Nilai Seni Dan Juga Bukan Biduan Yang Mandul Dalam Berkarya Seni. Sama Seperti Banyak Wilayah Lain Di Indonesia Yang Kaya Akan Pesona Musik Tradisional. 17:18:45 GMTPost by admin nttuWEB .

Sambil mengawasi kebun atau mengawasi hewan-hewan. Foy Pai.peninggalan yang dapat dipakai u mengukurnya. dan Feku. d kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan. re. sementara itu jari-jari tangan kanan dan kiri men lubang su Perkembangan Musik Foy Doa. Meripakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi berook tanam atau mengembala hewan mereka selalu membawa alat-alat musik seperti Leku. salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas dan bibir bawah. dan Laba Toka. mi. Fungsi dari alat-alat musik ters di atas adalah sebagai pengiring musik Foy Doa. Untuk menyonsong bayi tersebut keluar rumah setelah berumu . yang artinya kami harus rajin bekerja agar jangan kelapa Cara Memainkan. sebagai contoh : Kami bhodha ngo kami bho ngongo ngangi rupu-rupu. ha tergantung selera si pemain musik Foy Bentuk syair. Selain digunakan untuk hiburan pribadi. KNOBE KHABETAS Masyarakat Dawan peraya bahwa alat musik Knobe Kbetas telah ada sejak nenek moyang mereka berumah di gua-gua. FOY PAY Alat musik tiup dari bambu ini dahulunya berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu tandak seperti halnya musik Foy Doa.Alat Musik Tradisional || NTT || KNOBE KHABETAS ALAT MUSIK TRADISIONAL » NTT » TIMOR » KNOBE KHABETAS ALAT MUSIK TRADISIONAL KNOBE KHABETAS » ALAT MUSIK TIUP Alat Musik Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ] Yang Bernama KNOBE KHABETAS Ini. dan baru sekitar 1958 musisi di daerah setempat m memadukan dengan alat-alat musik lainya seperti : Sowito. maka musik digunakan untuk melepas kesepian. antara lain musik Foy Seberapa lama usia musik Foy Doa tidaklah diketahui dengan pasti karena tidak ada peninggalan. Nada-nada yang diproduksi oleh Foy Pai : do. sementara tali busur dipetik dengan jari. Hembuskan angin dari mulut secara lembut ke lubang peniup. Thobo. Nada-nada yang diproduksi oleh musik Foy Doa adalah nada-nada tunggal dan nada-nada ganda atau dua suara. Heo. Berikut ini adalah alat-alat musik dan bunyi-bunyian yang berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur. umumnya syair-syair dari nyanyian musik Foy Doa bertemakan kehidupan . Dalam perkembangannya waditra ini selalu berpasangan dengan musik Foy Doa. Foy Doa berarti suling berganda yang terbuat dari buluh/bamabu keil yang bergandeng dua atau le Mungkin musik ini biasanya digunakan oleh para muda-mudi dalam permainan rakyat di malam hari dengan membentuk lingka Sistem penalaan. Adalah Alat Musik Tradisional Khas Suku Dawan. yaitu bayi ya baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari. alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti. Bentuk alat mus sama dengan busur panah. Laba Dera. Napoitan Li'ana (anak umur 40). fa sol. go-tuka ate wi me menge. Cara memainkannya ialah. Yaitu Salah Satu Suku Asli Yang Mendiami Daratan Pulau Timor. Awal mulanya musik Foy Doa dimainkan seara sendiri. alat-alat musik ini memiliki ciri khas khusus dan bunyi yang sangat menarik FOY DOA Kabupaten Ngada Flores yang beribukota Bajawa mempunyai banyak ragam kesenian daerah. Knobe Kbeta Knobe Oh.

Kalau di Kabupaten Belu terdapat orkes suling dengan jumlah pemain ( 40 orang. yang juga berdawai satu dimodifikasikan menjadi 12 dawai. seperti di Sumba terdapat suling hidung. Untuk keperluan penggiringan. Apabila pangkal ujungnya ditarik dengan untaian tali yang terkait erat pada pangkalujung terseut maka timbul bunyi melalui proses rongga mulu yang berfungsi sebagai resonator NUREN Alat musik ini terdapat di Solor Barat. SOWITO Alat musik pukul dari bambu dari Kabupaten Ngada. artinya tali perempuan dawai 4 Tain Enf. sehingga alat musik ini disebut dengan nama Sunding Tongkeng. sedangkan sunding adalah suling. sedangkan Heo berperan sebagi pembawa melod atau kadang-kadang sebagai pengisi (Filter) Nyanyian-nyayian pada msyarkat Dawan umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadi an tang telah terjadi pda masa lampau maupun kejadian yang sedang terjadi (aktual). maka diadakan pesta adat (Napoitan Li'ana). Sebagian lubang peniutp dililitkan searik daun tala. kesayangan. Cara memainkan alat musik ini seperti memainkan flute. s dawainya pun diganti dengan senar plastik. KNOBE OH Nama alat musik yang terbuat dari kilit bambu dengan ukuran panjang lebih kurang 12. sakral. LEKO BOKO / BIJOL Alat musik petik ini terbuat dari labu hutan (wadah resonansi). dan bass. sehingga dimana ada heo. apabula disebut seara puitis menjadi Sason Nuren. kayu (bagian untuk merentangkn dawai). dan suling pengiring yang berbentuk silinder yaitu. Menurut cerita tua. REBA Alat musik ini berdawai tunggal ini. Orkes sul ini terdiri dari suling pembawa melodi (suling keil). dan suling pengiring sementar bambu peniup dibunyikan. Cara memainkan dipukul dengan sebatang kayu sebesar jari tan yang panjangnya kurang dari 30 cm. maka bambu pengatur nada digerakkan turun dan naik. atau suling alto bernada sol. Buku salah satu ujung jari dari ruas bambu dibiarkan. tenor mi. Alat musik ini selalu berpasangan dengan heo dalam suatu pertunjukan. suling pengiring bernada 2 oktaf. dan bass bernada do. alat musik ini dibuat beberapa buah sesuai kebutuhan.hari. tenor. Konon menurut erita ia pernah hidup 3-4 abad yang lalu. artinya tali induk Tali 1 bernada sol. sehingga nama alat ini disebut Prere SULING Umumnya seluruh kabupaten yang ada di NTT memiliki instrumen suling bambu. Seruas bambu betung yang 1. Sertiap ruas bambu menghasilkn satu nada. tali tiga bernada la dan tali 4 bernada do. Cungkilan kulit bambu ini berfungsi sebagai dawai. Lubang suara berjumlah 6 buah dan bmbu berbuku. seorang toko legendaris Solor Barat konon berkepala dua sekaligus memiliki rmulut dua. Dawainya terbuat dari benang tenun asli yang telah digosok dengan lilin lebah. Karena posisi meniup yang tegak itu orang Manggarai menyebutnya Tongkeng. yaitu seruas bambu atau buluh yang panjangnya kira-kir cm. Alat musik ini selain digunakan untuk hiburan pribadi. dan usus kuskus sebagai dawain Jumlah dawai sama dengan Heo yaitu 4. tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup. terbuat dari tempurung kelapa/labu hutan sebagai wadah resonansi yang ditutupi dengan kulit kambi yang ditengahnya telah dilubangi.Dalam nyanyian ini sering disisipi dengan Koa (semaam musik rap). Keualui pada sulign ba bambu peniup yang digerakkan turun dan naik. serta nama dawainya pun seperti yang ada pada Heo. Seruas bambu yang dicungkil kulitnya berukuran 2 cm yang kemudian diganjal deng batangan kayu kecil. Sason Nuren merupakan dua buha sul yang dimainkan oleh seorang sendirian. Fungsi alat musik suling ini untuk menyambut tamu atau untuk memeriahkan hari-hari nasional. dan Nuren berarti perempuan. tali 2 bernada re. sehingga apabila sedang maminkan lat musik ini orang mengira ada dua pribadi yang sedang memainkan Sason Nuren. artinya tali laki-laki dawai 2 Tain Ana. juga digunakan untuk mengiringi musik go gendang pada permainan penak silat rakyat setempat.5 tahun yang panjangnya kira-kira 40 m. Alat musik bisanya digunakan pada waktu malam hari sewaktu menjaga babi hutan di kebun. Dalam penggabungan ini Lelo berperan sebagai pembei harmoni. dan masing-masing bernama : Alat Musik Petik HEO     dawai 1 (paling bawah) Tain Mone.dan dan bass bernada do. Reba tiruan ini berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu daerah populer. Menurut keperayaan penduduk setempat Sason Nuren merupakan suara para peri (nitun) SUNDING TONGKENG Nama alat musik tiup ini berhubungan dengan bentuk serta ara memainkannya. Penggeseknya terbuat sebilah bambu yang telah diikat dengan benang tenun yang juga telah digosok dengan lilin lebah. MENDUT Alat musik petik/pukul dari bambu ini berasal dari Manggarai. Buku ruaw bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiu mulut dari tabung bambu bagian atas.. disitu ada Leko. artinya tali ana dawai 3 Tain Feto. maka su alto bernada mi. Namanya demikian karena suling ini ditiup dari hidung. Koa ada dua macam yaitu. yaitu sesuai dengan nada yang dipilih. suling alto. sehingga dapat berfungsi sebagai vibrator (penggetar). tenor bernada sol.5 cm. Buku ruas bagian baw dibiarkan tertutup. Cara memainkan : suling sopran atau pembawa melodi seperti memainkan suling pada umumnya. bambu peniup berukuran keil dan bambu pengatur nada berbentuk besar Suling melodi bernada 1 oktaf lebih. Nada-nada yang dihasilkan adalah do dan re. Dalam pengembangannya alat ini dari jenis gesek menjadi alat musik petik. ditengah-tengahnya sebagian dikerat menj belahan bambu yang memanjang (semacam lidah) sedemikian halusnya. Konon menurut erita pula ia mampu meminkan Sason Nuren sekaligus. keuali memanggil roh halus yaitu Ratu Dita PRERE Alat bunyi-bunyian dari Manggarai ini terbuat dari seruas bambu keil sekeil pensil yang panjangnya kira-kira 15 cm. Secara etimologi Sason berarti jantan. Alat ini mempunyai 4 dawai. Dengan demikian untuk meniptakan harmoni atau akord. Ked . merupakan sebutan keramat. Alat gesek (heo) terbuat dari kayu dan penggeseknya terbuat dari ekor kuda yang dirangkai menjadi satu ikatan yang diikat pada kayu penggesek yang berbentuk seperti busur (dalam istilah masyarakat Dawan ini terbuat dari usus kuskus yang telah dikeringkan). sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terom yang berfungsi memperbesar suaranya. alat hiburan. Memainkan alat musik ini tidak ada pantsngan. Orang Solor Barat menyebutnya dengan nama Edoreo sedang di bagian tengah Solor Barat menyebutnya dengan nama Labaama Kaha. Fungsi Leko dalam masyarakat Dawan un hiburan pribadi dan juga untuk pesta adat. Suling pengiring ini terdiri dari 2 bambu yang berbentuk silinder yaitu. Koa bersyair dan Koa tak bersyair. Orang Talibura di Sikka Timur menyebut alat musik ini dengan nama Sason.

d. Basili. Feto boi. Setiap har sang anak selalu menangis. Katalla Bakul atau Gasa dibunyikan seara berganti-ganti untuk mengimbangi keempat gong di atas (kelompok pertama). . Sebutan Tatabuang hanya terdapat di Lemonale. Wo Paheli yaitu dua buah gong yang ditabuh sebagai pengiring Leko dan We Peibho Abho. Gong Ngada Gong Ngada terdiri dari lima buah dan umumnya berukuran kecil. menghibur keluarga yang sedang mengadakan pesta. Ofalangga. Alat musik bunyi-bunyian ini terbuat dari tiga belahan kayu bulat ker yang panjangnya 30 cm. Di Lemonale permainan Tatabuang melalui dua cara. Be adanya sistem notasi musik sasando gong yang baku. Gong Alor Nama-nama gong : . Pahimangu/gong kedua yaitu gong yang dibunyikan setelah mamaulu berbunyi. kuningan. sedangkan bagian atasnya dilubangi. Cara pembuatannya. Sasando gong yang pentatonis ini mempunyai banyak ragam cara memainkannya. Ragam-ragam tersebut sudah merupakan ragam yang baku. (c). yaitu digantung seperti Leto dan yang lain diletakkan di atas pangkuan. Ide ini datang dari seorang ya bernama Bapak edu Pah. namun salah satunya dilubangi. Ketiga belahan kayu ini diletakkan di atas kaki pemain yang sedang duduk dan kemudian dipikul dengan batang kayu sebesar jari tengah. dan ini sangat mengganggu kepergian mereka kek kebun. Kaka musu. Nama-nama gong : . namun dengan sedikit perbedaan ini dikarenakan : (a). Dae muris. Tai Benu. atau da besi.Posa yaitu tiga buah gong besar. dan sebagai hiburan pribadi.Kingkang yaitu dua buah gong kecil.ujung bambu dibiarkan. Kelompok kedua yang terdiri dari dua gong besar. di Desa Lamanole Flores Timur disebut Tatabuang. dan 34 dawai. (b). Perbedaan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain antara lain jumlah gong . yang dalam bahasa Anakalang disebut Katalla bakul. Seruas Bambu betung yang buku bagian bawahnya dibiarkan. Gong merupakan alat musik yang umum terdapat pada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terbuat dari tembaga. TATABUANG Di Tanalein alat musik ini disebut Leto. Hela. Jumlah dawai yang digunakan oleh sasando diatonis bervariasi yaitu. THOBO Alat musik tumbuk dari bambu ini berasal Kabupaten Ngada. 28 dawai. Untuk mengatasinya sang ayah membuat alat mu ini untuk sang anak. mengiringi tarian dalam penerimaan tamu dan sebagainya. Perbedaan-perbendaan ini dipengaruhi oleh kemampuan musikalis dari masing-masing pemain sasando gong. Sasando diatonis khusunya berkembang di Kabupaten Kupang. b. Ronggeng. ontoh gong pengiring tari Ledo Hawu : Leko yaitu dua buah gong yang mula-mula ditabuh seara bergantian. Rote terdiri dalam 18 Nusak adat dan terbagi dalam 6 keamatan. Alat musik ini berfungsi sebagai b dalam mengiringi musik Foy doa. . Wo Peibho Abho yaitu dua buah gong yang ditabuh sebagai pengiring gong Leko. Pahelungu/gong ketiga yaitu gong yang dibunyikan dengan kecepatan dua kali lebih epat dari gong yang terdahulu. antara lain : Teo renda. dan di desa ini banyak terdapat orang suku Kera yang menyebut dalam sejarah pelayaran menggunakan perahu kora-kora. karena itu masih banyak binatang buas perusak tanaman seperti Kera. yaitu menggunakan tangga nada diatonis. Lendo Ndao. yaitu salah seorang pakar pemain sasando di Nusa Tenggara Timur. Gong Sabu Nama-nama gong sesuai dengan cara menabuhnya. misalnya untuk pesta adat. Didala Iki. GONG Nama-nama gong pada masing-masing daerah tidak sama. Kemungkinan besar alat musik ini dibawa oleh suku Kera (Keraf) dari Maluku. Tatabuang yang digantung bernama Letor di Sikka dan yang dipangku bernama Preson di Wulanggintang. 30 dawai. Biasanya digunakan untuk berbagai tujuan. untuk jelas lihat ontoh berikut : a. c. Gong Sumba Barat Kelompok pertama yang terdiri dari 4 buah gong kecil (katala meduk) dengan urutan pemukulan sebagai berikut : Mamaalu/gong pertama yaitu gong yang ditabuh/dibunyikan paling pertama. Disamping kiri kanan lubang masing-masing dicungkil satu kulit bambu yang kemudian diganjal dengn batangan kayu hingga berfungsi sebagai dawai. namun ada juga menyebut denga nama Gasa. Alat musik ini dipercayai pula dapat mengajak cecak bernyanyi dan juga suaranya disenangi makluk halus. dan Gaha yaitu tiga buah gong yang berukura agak besar (gong bass) yang juga ditabuh secara bergantian. 24 dawai. Batu matia. Dengan sendirinya setiap nusak mempunyai gaya permainan yang berbeda-beda. ukurannya.Dung-dung/kong-kong yaitu dua buah gong sedang. Untuk mengusir binatang pengganggu tanaman. Rupanya mirip dengan nama Totobuang alat musik dari Maluku. Terdapat sebuah erita bahwa asal muasal alat musik ini dari seorang anak yang selalu mau mengikuti orang tuanya ke kebun. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya yaitu kira-kira 1960 untuk pertam kalinya sasando menggunakan listrik. Perkembangan Sansando Sasando pada mulanya menggunakan tangga nada pentatonis. terciptalah alat musik ini. Kabokang/gong keempat yaitu gong yang dibunyikn sama epatnya dengan gong ketiga dan saling mengisi sehingga terdengar bunyi yan harmonis. Diperkirakan akhir abad ke-18 sansando mengalami perkembangan sesua tuntutn zaman. Te'o tonak. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipetik atau dipukul-pukul dengan kayu kecil. SASANDO LISTRIK Fungsi musik sasando gong dalam masyarakat pemiliknya sebagi alat musik pengiring tari. Alat musik Bunyi-bunyian KELONTANG Pada jaman lampau wilayah pulau komodo masih berhutan. Ara memainkannya ditumbuk ke lantai atau tanah (seperti menumbuk padi). menghibur keluarga yang sedang berduka. Tatabuang dibuat dari batangan kayu Sukun yang digantung berbentuk bulat dan hati dari kayu tersebut dikeluarkan. di tengah bambu dilubangi persegi empat dengan ukuran 5 x 4 m. serta penglarasn Khusus penglaras umunya berkisar pada laras pelog dan slendro. KETADU MARA SASANDO Alat musik petik dua dawai yang biasa digunakan untuk menghibur diri dan juga sebagai sarana menggoda hati wanita. 32 dawai. Didale ae. cara memainkannya.

Dhere yaitu terdiri dari satu gong . Kbolo' yaitu dua buah gong besar yang dimainkan dengan tidak terlalu cepat. e. . Nama-nama gong : Tetun yaitu dua buah gong keil.Doa yaitu dua buah gong yang dimainkan seara silih berganti. Kali ini yang saya bahas adalah seni musik dari Nusa Tenggara Timur yang memiliki alat musik yang unik-unik tapi sayangnya terlupakan oleh waktu .Uto-uto yang juga hanya satu gong . Gong yang digunakan umum berjumlah 6 buah. namun apabila dari kedua gong ini hanya dibunyikan salah satunya maka namnya berubah menjadi Tolu Ote' yaitu dua buah gong sedang. Kita tahu bahwasanya negara kita adalah negara yang beragam kan nah salah satu keberagamannya adalah seni musik yang berkembang di negara kita.Wela yaitu gong yang paling tingi suaranya. Macam-Macam Alat Musik dari Nusa Tenggara Timur Yang Unik dan Terlupakan :. Kedua gong ini dibunyikan dengan penuh perasaan.. Gong Dawan Gong Dawan yang dimaksudkan di sini adalah dari Amanuban tepatnya di Desa Nusa Timor Tengah Selatan.

Quote:Quote:Sasando Kalau alat musik ini pasti sudah banyak yang tau. jadi ane disini bahas yang beda aja ya Ambil uang Rp 5000. bentuk sasando serupa dengan instrumen petik lainnya seperti gitar. Secara umum. Sebuah alat musik petik asal Pulau Rote. dan kecapi. Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Nusa Tenggara Timur. Apa yang terlihat? Benda yang terlihat adalah alat musik Sasando.. Lalu pada bagian . biola.dan terawanglah tanda airnya. Apalagi dulu sempat tampil di acara tv : Dan di kaskus ini sendiri juga pernah ada yang bahas sasando atau mungkin beberapa alat musik yang lain.

Bagian utama dari sasando berbentuk seperti harpa. Sasando umumnya dimainkan bersamaan dengan gong dan gendang yang terbuat dari kulit kambing. untuk mengiringi tarian kebalai. Hanya saja sasando tanpa chord (kunci) dan senarnya harus dipetik dengan dua tangan. sehingga lebih mirip Harpa. penahan senar yang sekaligus sebagai pengatur nada senar juga terbuat dari bambu. Mirip dengan gitar. Jenis lain. Pada perkembangannya Sasando juga digunakan sebagai pengiring tari tradisional lain. lengkap dengan topi TiiLangga. . Sasando memang punya banyak senar. Pemain Sasando dalam upacara-upacara adat biasanya mengenakan pakaian adat khusus. dengan media pemantul suara terbuat dari daun Pohon Gebang (sejenis Pohon Lontar yang banyak tumbuh di Pulau Timor dan Pulau Rote) yang dilekuk menjadi setengah melingkar. dari atas ke bawah bertumpu. melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung.tengah. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. punya 56 senar. yaitu topi tradisional yang bentuknya menyerupai topi koboi. Bahkan ada yang 84 senar. Batang bambu itu lalu diikat menyatu dengan daun Gebang yang dibuat melingkar tadi. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Sasando dengan 28 senar ini diistilahkan dengan Sasando Engkel. Sasando Dobel namanya. Cara memainkan sasando dengan dipetik. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando. Tempat senar-senar diikat terbuat dari bambu yang keras.

Ini gan video yang asik : . Tentu sasando model ini hanya bisa mengeluarkan bunyi keras dengan bantuan sound system. Pemantul bunyi dari daun gebang sudah diganti dengan spul gitar listrik yang ditempelkan pada batang bambu ditengah sasando.Saat ini sasando sudah mulai di modifikasi.

Tepatnya Adalah Alat Musik Tradisional Khas Suku Dawan Timor. Quote:Quote:Foy Doa . Alat Musik Gesek Tradisional HEO Ini. Artinya Tali Induk Dawai Pertama Bernada Sol.Dawai 4 Tain Ena. Dawai Ketiga Bernada La Dan Dawai Keempat Bernada Do.Dawai 1 [ Paling Bawah ] Tain Mone. Terbuat Dari Kayu. Sedangkan Bagian Yang Digunakan Sebagai Penggeseknya Terbuat Dari Ekor Kuda Yang Telah Dirangkai Menjadi Sebuah Ikatan Pada Kayu Penggesek Yang Berbentuk Seperti Busur Dawai Dari Alat Musik Gesek Tradisional HEO Ini Terbuat Dari Usus Kuskus Yang Telah Dikeringkan.Dawai 3 Tain Feto. Alat Musik Tradisional HEO Ini Adalah Alat Musik Gesek Tradisional Khas NTT Yang Berasal Dari Daratan Pulau Timor. Dan Masing-Masing Diberi Nama : .Quote:Quote:HEO Alat Musik Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ] Yang Bernama HEO Ini. Adalah Sebuah Alat Musik Gesek Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. Artinya Tali Anak [ Kecil ] . Artinya Tali Perempuan . Artinya Tali Laki-Laki . Dawai Kedua Bernada Re.Dawai 2 Tain Ana. Alat Musik Gesek Tradisional HEO Ini Mempunyai 4 Dawai.

go-tuka ate wi me menge. Nada-nada yang diproduksi oleh musik Foy Doa adalah nada-nada tunggal dan nada-nada ganda atau dua suara. re. Sistem penadaan. Thobo. fa. Perkembangan Musik Foy Doa. Nada-nada yang diproduksi oleh Foy Pai : do. Quote:Quote:Knobe Khabetas . dan Laba Toka. Foy Doa berarti suling berganda yang terbuat dari buluh/bamabu keil yang bergandeng dua atau lebih. Awal mulanya musik Foy Doa dimainkan seara sendiri. sementara itu jari-jari tangan kanan dan kiri menutup lubang suara. sol. sebagai contoh : Kami bhodha ngo kami bhodha ngongo ngangi rupu-rupu. adalah nama sebuah alat musik tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. yang artinya kami harus rajin bekerja agar jangan kelaparan. Laba Dera. Hembuskan angin dari mulut secara lembut ke lubang peniup.Mungkin musik ini biasanya digunakan oleh para muda-mudi dalam permainan rakyat di malam hari dengan membentuk lingkaran. mi. umumnya syair-syair dari nyanyian musik Foy Doa bertemakan kehidupan . Quote:Quote:Foy Pay Alat musik tiup dari bambu ini dahulunya berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu tandak seperti halnya musik Foy Doa. Seberapa lama usia musik Foy Doa tidaklah diketahui dengan pasti karena tidak ada peninggalanpeninggalan yang dapat dipakai untuk mengukurnya. Dalam perkembangannya waditra ini selalu berpasangan dengan musik Foy Doa. FOY DOA terdiri dari 2 atau bisa saja lebih suling yang digandeng dan dalam memainkannya digunakan secara bersama-sama. Fungsi dari alat-alat musik tersebut di atas adalah sebagai pengiring musik Foy Doa. dan baru sekitar 1958 musisi di daerah setempat mulai memadukan dengan alat-alat musik lainya seperti : Sowito. Cara Memainkan. Bentuk syair. lebih tepatnya lagi berasal dari Kabupaten Ngada.Alat musik tradisional FOY DOA. hak ini tergantung selera si pemain musik Foy Doa. yang berasal dari pulau Flores. Foy Pai.

ditengah-tengahnya sebagian dikerat menjadi belahan bambu yang memanjang (semacam lidah) . Merupakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi berook tanam atau mengembala hewan mereka selalu membawa alatalat musik seperti Leku. maka diadakan pesta adat (Napoitan Li'ana) Nama alat musik yang terbuat dari kulit bambu dengan ukuran panjang lebih kurang 12. Untuk menyonsong bayi tersebut keluar rumah setelah berumur 40 hari. alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti. Napoitan Li'ana (anak umur 40). salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas dan bibir bawah. Sambil mengawasi kebun atau mengawasi hewan-hewan. Knobe Oh. Knobe Kbetas. Selain digunakan untuk hiburan pribadi. maka musik digunakan untuk melepas kesepian.Bentuk alat musik ini sama dengan busur panah. dan Feku.5 cm. sementara tali busur dipetik dengan jari. yaitu bayi yang baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari. dan kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan. Cara memainkannya ialah. Heo.

tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup. sehingga dapat berfungsi sebagai vibrator (penggetar). Buku ruas bagian bawah dibiarkan tertutup. sehingga nama alat ini disebut Quote:Quote:Leko Boko / Bijol . juga digunakan untuk mengiringi musik gong gendang pada permainan penak silat rakyat setempat. sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terompet yang berfungsi memperbesar suaranya. Apabila pangkal ujungnya ditarik dengan untaian tali yang terkait erat pada pangkal ujung tersebut maka timbul bunyi melalui proses rongga mulut yang berfungsi sebagai resonator.sedemikian halusnya. Quote:Quote:Prere Alat bunyi-bunyian ini terbuat dari seruas bambu kecil sekecil pensil yang panjangnya kira-kira 15 cm. Nada-nada yang dihasilkan adalah do dan re. Buku ruas bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiupan mulut dari tabung bambu bagian atas. Alat musik ini selain digunakan untuk hiburan pribadi.

Cara memainkan dipukul dengan sebatang kayu sebesar jari tangan yang panjangnya kurang dari 30 cm. serta nama dawainya pun seperti yang ada pada Heo. Cungkilan kulit bambu ini berfungsi sebagai dawai. Koa bersyair dan Koa tak bersyair. Alat musik ini selalu berpasangan dengan heo dalam suatu pertunjukan. sedangkan Heo berperan sebagi pembawa melodi atau kadang-kadang sebagai pengisi (Filter) Nyanyian-nyayian pada masyarakat Dawan umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadian yang telah terjadi pda masa lampau maupun kejadian yang sedang terjadi (aktual). Untuk keperluan penggiringan. Koa ada dua macam yaitu. sehingga dimana ada heo. kayu (bagian untuk merentangkn dawai). Sertiap ruas bambu menghasilkn satu nada.Alat musik petik ini terbuat dari labu hutan (wadah resonansi). Dalam penggabungan ini Lelo berperan sebagai pembei harmoni. alat musik ini dibuat beberapa buah sesuai kebutuhan. Fungsi Leko dalam masyarakat Dawan untuk hiburan pribadi dan juga untuk pesta adat. Quote:Quote:Sowito Merupakan seruas bambu yang dicungkil kulitnya berukuran 2 cm yang kemudian diganjal dengan batangan kayu kecil. Quote:Quote:Mendut .Dalam nyanyian ini sering disisipi dengan Koa (semacam musik rap). disitu ada Leko. dan usus kuskus sebagai dawainya. Jumlah dawai sama dengan Heo yaitu 4.

di tengah bambu dilubangi persegi empat dengan ukuran 5 x 4 m. Disamping kiri kanan lubang masing-masing dicungkil satu kulit bambu yang kemudian diganjal dengan batangan kayu hingga berfungsi sebagai dawai. namun salah satunya dilubangi Cara pembuatannya. Seruas bambu betung yang 1. Alat musik ini dipercayai pula dapat mengajak cecak bernyanyi dan juga suaranya disenangi makluk halus.5 tahun yang panjangnya kira-kira 40 m. Kedua ujung bambu dibiarkan. Quote:Quote:Ketadu Mara Alat musik petik dua dawai yang biasa digunakan untuk menghibur diri dan juga sebagai sarana menggoda hati wanita. ini ada artikel menarik gan Quote:Quote:Kaya Alat Musik. Lupa Konservasi . Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipetik atau dipukul-pukul dengan kayu kecil.Alat musik petik/pukul dari bambu ini berasal dari Manggarai. Lanjutan.

1942. leko boko/bijol. knobe oh. Agus Beda Ama. ia mengumpulkan 200 nyanyian dan menemukan 59 jenis instrumen musik yang berbeda. belum ada satu lembaga pun di Tanah Air ini yang mendokumentasikan secara lengkap berbagai alat musik etnik NTT. J Kunst. tetapi juga memiliki ratusan nyanyian dan instrumen musik yang unik. kekayaan budaya itu tak terurus dan semakin tergerus modernisasi. yang semakin populer. Sepengetahuan dia. Hasilnya diterbitkan di Leiden. dan suling hidung. Ada juga alat musik petik. knobe khabetas. adalah salah satu dari alat musik yang dikaji Kunst kala itu. foy pay. . Kupang. pernah meneliti lagu dan musik instrumental pada suku-suku di Pulau Flores. Di antara alat musik tiup ada foy doa. mengaku kesulitan mendapatkan literatur tentang etnomusikologi di NTT. Sayangnya. etnograf asal Belanda. Tidak banyak orang Indonesia yang mengkaji alat musik tradisional. heo.Nusa Tenggara Timur tidak hanya provinsi yang memiliki 566 pulau. Dari Pulau Flores saja. prere. nuren. Situs resmi Pemerintah Provinsi NTT hanya menyebut sebagian kecil dari alat musik tradisional NTT. Dosen Sastra dan Seni Musik dari Universitas Katolik Widya Mandira. sunding tongkeng. Sasando. seperti gambus.

mendut. harus ada strategi pelestarian.” katanya. pensiunan guru SD As Manulea. musik rakyat NTT tergerus karena tidak mampu bersaing dengan budaya pop. Beda Ama mengusulkan ada semacam program jumpa ”empu” peduli musik kuno di sekolahsekolah secara berkala untuk memperkenalkan cara membuat dan bermain alat musik tradisional.reba. Ketika berkunjung ke SD As Manulea. Menurut Beda Ama. dan sejumlah gong. ”Dengan festival seperti itu. sekolah terpacu untuk menjadi yang terbaik dalam bermusik bambu. ”Musik bambu di daerah lain di NTT mungkin sudah sangat langka. ada sebagian masyarakat NTT yang melestarikan alat musik tradisionalnya. thobo. Di tengah berbagai keterbatasan. Pemerintah harus lebih aktif karena masyarakat masih harus mengurus kebutuhan perutnya. Namun. dan SMP Keputu. dokumentasi. mereka mempertontonkan kebolehannya kepada tim Ekspedisi Jejak Peradaban NTT Kompas. ”Perlu intervensi akademis untuk melakukan inventarisasi. kelompok siswa tersebut dengan lincah memainkan beberapa lagu.” kata Anton Massan. Kabupaten Belu. acara adat di kampung tua As Manulea atau acara lain. Di Kecamatan Sasita Mean. misalnya sowito. tetapi di Belu. (Frans Sarong) . notasi. antara lain SD Negeri As Manulea. kelontang. Pulau Timor. Anton Massan. Dipimpin kepala sekolahnya. Sejumlah sekolah tak jarang menggelar festival musik bambu tingkat kecamatan pada perayaan Hari Kemerdekaan. terutama di As Manulea dan sekitarnya.” kata Manuel Un Bria. karena tamu itu batal berkunjung. ”Karena itu.” katanya. dan analisis musikal untuk dipakai sebagai bahan belajar di sekolah-sekolah. musik bambu tetap bertahan dan hidup. tata buang. ketadu mara. serta sejumlah alat musik lain. sebanyak 25 anak kelas III dan IV tengah bersiap menyuguhkan alunan musik bambu kepada tamu yang akan datang dari Jakarta. setidaknya ada enam sekolah yang aktif mempertahankan musik suling atau musik bambu. SD Inpres Bikane.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->