Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur – Beberapa waktu lalu saya telah menulis tentang alat musik

tradisional yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Nah, pada artikel kali ini giliran yang saya akan informasikan mengenai alat musik tradisionalnya adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dari segi tata letak tentunya bersebelahan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jika dibahas lebih lanjut dari segi letak secara geografis, maka Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dalah provinsi yang berada di bagian tenggara Indonesia.

Nusa Tenggara Timur juga termasuk provinsi yang berbentuk kepulauan yang memiliki beberapa pulau, yaitu pulau Sumba, pulau Komodo, pulau Flores, pulau Timor, pulau Alor, pulau Rote, pulau Palue, pulau Alor, pulau Lembata, pulau Sabu, dan pulau Adonara. Sedangkan kota Kupang berupakan ibu kota dari Provinsi Nusa Tenggara Timur ini yang terletak di bagian daerah Timor Barat. Jika dilihat lebih jauh lagi, sebenarnya Nusa Tenggara Timur ini memiliki 550 pulau, yang menjadi pulau utamanya adalah Pulau Sumba, Flores dan juga Timor Barat. Nusa Tenggara Timur ini juga berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste yang dahulunya adalah Provinsi Timor-timur yang memisahkan diri dari Indonesia pada tahun 2002 silam.

Inilah Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur
Berikut ini adalah daftar nama alat musik tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Menurut informasi yang saya dapat dari beberapa sumber, ternyata beberapa alat musik tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur ini terancam hampir punah. Berikut daftarnya : 1. 2. 3. 4. 5. Sasando Heo Foy Doa Foy Pay Knobe Khabetas

Foy Pay Foy Pay hampir mirip dengan Foy Doa yang juga merupakan alat musik jenis tiup seperti seruling. alat-alat musik tersebut menurut beberapa sumber informasi ternyata hampir punah. sehingga menyerupai busur panah.Wah. Biasanya Foy Pay juga dimainkan bersamaan dengan Foy Doa untuk mengiringi musikmusik tradisional Nusa Tenggara Timur dalam berbagai acara adat atau untuk acara hiburan. Knobe Khabetas Namanya cukup unik. Supaya tidak penasaran. Namun alat penggeseknya agak unik karena terbuat dari ekor kuda yang dililitkan pada kayu sedemikian rupa. Itulah beberapa alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur. Karena di uang pecahan Rp. 5000 yang dulu. nama alat-alat musik di atas cukup unik. Orang-orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur biasanya menggunakan Knobe Khabetas ketika bercocok tanam atau ketika menggembala ternak. Tentu hal ini menjadi tugas kita selaku anak bangsa untuk turut membantu melestarikannya. langsung saja simak penjelasan dari masing-masing alat musik tersebut di bawah ini. Bedanya dengan seruling biasa adalah Foy Doa dianggap seruling ganda karena terdiri dari dua seruling atau lebih yang diikat sejajar menjadi satu. Foy Doa Foy Doa adalah termasuk alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur yang dinilai usianya sangat tua. Sasando ini adalah alat musik jenis petik yang memiliki senar banyak. Namun dibuat berbentuk seperti busur panah. alat musik Heo ini seperti alat musik biola dalam versi yang masih sangat tradisional. maka saya yakin sebagian besar dari kita ingat dengan pecahan uang kertas Rp. Senar yang dipakai di Sasando ini jumlahnya ada 28. Heo Dari bentuknya. 5000 itu ada gambar alat musik yang satu ini. Seperti yang tadi saya katakan di atas. Alat musik ini juga dibuat dari bambu dengan beberapa lubang di bagian atasnya. Heo memang merupakan alat musik gesek seperti biola. Juga terdapat tali pengikatnya seperti tali busur. Hanya saja bentuk Sasando sedikit lebih unik dari alat musik petik lainnya. Alat musik ini sebenarnya sejenis alat musik tiup. Foy Doa ini merupakan alat musik jenis tiup seperti seruling. Heo biasanya terbuat dari kayu. Cara memainkannya hampir sama dengan bermain gitar atau kecapi. . Penjelasan Tentang Alat Musik Nusa Tenggara Timur Sasando Kalau ingat tentang alat musik satu ini. bukan? Hampir sesuai dengan dialek bahasa daerah di sana. Cara memainkannya yaitu dengan cara meniup salah satu ujung busur sambil menggetarkan tali busurnya.

Bahwa Para Pendahulunya Bukanlah Generasi Yang Buta Akan Nilai Seni Dan Juga Bukan Biduan Yang Mandul Dalam Berkarya Seni. Salah Satunya Adalah Beranekaragamnya Alat Musik Tradisional NTT Yang Mereka Tinggalkan Sampai Saat Ini. Alat Musik Tradisional NTT || Musik Tradisional NTT ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] Wacana Seni Yang Berlatar Belakang Kebudayaan Dari Setiap Daerah Yang Ada Di Indonesia.. Demikian Halnya Dengan Warna Seni Musik Tradisional Yang Ada Di Wilayah NTT [ Nusa Tenggara Timur ]. 29 Jan 2011 05:58:37 GMTPost by admin nttuWEB Alat Musik Tradisional || NTT || FOY DOA ALAT MUSIK TRADISIONAL » NTT » NGADA » FOY DOA ALAT MUSIK TRADISIONAL FOY DOA » ALAT MUSIK TIUP Alat Musik Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ].. Sudah Sepantasnya [. Demikian Halnya Dengan Warna Seni Musik Tradisional Yang Ada Di Wilayah NTT [ Nusa Tenggara [. Sama Seperti Banyak Wilayah Lain Di Indonesia Yang Kaya Akan Pesona Musik Tradisional. Selalu Menjadi Hal Yang Menarik Untuk Disimak..ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] ALAT MUSIK TRADISIONAL NTT [ NUSA TENGGARA TIMUR ] Wacana Seni Yang Berlatar Belakang Kebudayaan Dari Setiap Daerah Yang Ada Di Indonesia.. 17:18:45 GMTPost by admin nttuWEB . 29 May 2011. Selalu Menjadi Hal Yang Menarik Untuk Disimak.. Sebagai Warisan Budaya Dari Sebuah Bangsa Berbudaya. Juga Menjadi Pembuktian Tersendiri Bagi Generasi Pencinta Musik Modern Sekarang Ini Di NTT [ Nusa Tenggara Timur ].] [12] KomentarSat.] [1] KomentarSun. Dengan Keanekaragaman Alat Musik Tradisional Yang Ada Di NTT [ Nusa Tenggara Timur ]..

salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas dan bibir bawah. Hembuskan angin dari mulut secara lembut ke lubang peniup. alat-alat musik ini memiliki ciri khas khusus dan bunyi yang sangat menarik FOY DOA Kabupaten Ngada Flores yang beribukota Bajawa mempunyai banyak ragam kesenian daerah. Foy Pai. Foy Doa berarti suling berganda yang terbuat dari buluh/bamabu keil yang bergandeng dua atau le Mungkin musik ini biasanya digunakan oleh para muda-mudi dalam permainan rakyat di malam hari dengan membentuk lingka Sistem penalaan. Napoitan Li'ana (anak umur 40). ha tergantung selera si pemain musik Foy Bentuk syair. go-tuka ate wi me menge. Untuk menyonsong bayi tersebut keluar rumah setelah berumu . Adalah Alat Musik Tradisional Khas Suku Dawan. Fungsi dari alat-alat musik ters di atas adalah sebagai pengiring musik Foy Doa. Laba Dera. mi. Dalam perkembangannya waditra ini selalu berpasangan dengan musik Foy Doa. Heo. Meripakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi berook tanam atau mengembala hewan mereka selalu membawa alat-alat musik seperti Leku. yang artinya kami harus rajin bekerja agar jangan kelapa Cara Memainkan. d kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan. fa sol. Berikut ini adalah alat-alat musik dan bunyi-bunyian yang berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur. alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti. antara lain musik Foy Seberapa lama usia musik Foy Doa tidaklah diketahui dengan pasti karena tidak ada peninggalan. Nada-nada yang diproduksi oleh Foy Pai : do. Nada-nada yang diproduksi oleh musik Foy Doa adalah nada-nada tunggal dan nada-nada ganda atau dua suara. dan baru sekitar 1958 musisi di daerah setempat m memadukan dengan alat-alat musik lainya seperti : Sowito. dan Laba Toka. re. Selain digunakan untuk hiburan pribadi. Cara memainkannya ialah. sebagai contoh : Kami bhodha ngo kami bho ngongo ngangi rupu-rupu. Sambil mengawasi kebun atau mengawasi hewan-hewan. Knobe Kbeta Knobe Oh. umumnya syair-syair dari nyanyian musik Foy Doa bertemakan kehidupan . sementara itu jari-jari tangan kanan dan kiri men lubang su Perkembangan Musik Foy Doa.peninggalan yang dapat dipakai u mengukurnya.Alat Musik Tradisional || NTT || KNOBE KHABETAS ALAT MUSIK TRADISIONAL » NTT » TIMOR » KNOBE KHABETAS ALAT MUSIK TRADISIONAL KNOBE KHABETAS » ALAT MUSIK TIUP Alat Musik Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ] Yang Bernama KNOBE KHABETAS Ini. Thobo. dan Feku. maka musik digunakan untuk melepas kesepian. Yaitu Salah Satu Suku Asli Yang Mendiami Daratan Pulau Timor. sementara tali busur dipetik dengan jari. KNOBE KHABETAS Masyarakat Dawan peraya bahwa alat musik Knobe Kbetas telah ada sejak nenek moyang mereka berumah di gua-gua. yaitu bayi ya baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari. Bentuk alat mus sama dengan busur panah. FOY PAY Alat musik tiup dari bambu ini dahulunya berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu tandak seperti halnya musik Foy Doa. Awal mulanya musik Foy Doa dimainkan seara sendiri.

sedangkan sunding adalah suling. tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup.hari. tali tiga bernada la dan tali 4 bernada do.5 tahun yang panjangnya kira-kira 40 m. SOWITO Alat musik pukul dari bambu dari Kabupaten Ngada. ditengah-tengahnya sebagian dikerat menj belahan bambu yang memanjang (semacam lidah) sedemikian halusnya. Dalam pengembangannya alat ini dari jenis gesek menjadi alat musik petik. Cara memainkan : suling sopran atau pembawa melodi seperti memainkan suling pada umumnya. Cara memainkan alat musik ini seperti memainkan flute. sehingga dapat berfungsi sebagai vibrator (penggetar). artinya tali perempuan dawai 4 Tain Enf. bambu peniup berukuran keil dan bambu pengatur nada berbentuk besar Suling melodi bernada 1 oktaf lebih. atau suling alto bernada sol. Dawainya terbuat dari benang tenun asli yang telah digosok dengan lilin lebah. Menurut keperayaan penduduk setempat Sason Nuren merupakan suara para peri (nitun) SUNDING TONGKENG Nama alat musik tiup ini berhubungan dengan bentuk serta ara memainkannya. tenor bernada sol. Koa bersyair dan Koa tak bersyair. Fungsi alat musik suling ini untuk menyambut tamu atau untuk memeriahkan hari-hari nasional. seorang toko legendaris Solor Barat konon berkepala dua sekaligus memiliki rmulut dua. maka bambu pengatur nada digerakkan turun dan naik. sedangkan Heo berperan sebagi pembawa melod atau kadang-kadang sebagai pengisi (Filter) Nyanyian-nyayian pada msyarkat Dawan umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadi an tang telah terjadi pda masa lampau maupun kejadian yang sedang terjadi (aktual). artinya tali ana dawai 3 Tain Feto. suling pengiring bernada 2 oktaf. Sason Nuren merupakan dua buha sul yang dimainkan oleh seorang sendirian. sakral. alat musik ini dibuat beberapa buah sesuai kebutuhan. Alat musik bisanya digunakan pada waktu malam hari sewaktu menjaga babi hutan di kebun. yaitu seruas bambu atau buluh yang panjangnya kira-kir cm. Orkes sul ini terdiri dari suling pembawa melodi (suling keil). Ked .5 cm. apabula disebut seara puitis menjadi Sason Nuren. Apabila pangkal ujungnya ditarik dengan untaian tali yang terkait erat pada pangkalujung terseut maka timbul bunyi melalui proses rongga mulu yang berfungsi sebagai resonator NUREN Alat musik ini terdapat di Solor Barat. terbuat dari tempurung kelapa/labu hutan sebagai wadah resonansi yang ditutupi dengan kulit kambi yang ditengahnya telah dilubangi. Menurut cerita tua. dan Nuren berarti perempuan. suling alto. dan bass. keuali memanggil roh halus yaitu Ratu Dita PRERE Alat bunyi-bunyian dari Manggarai ini terbuat dari seruas bambu keil sekeil pensil yang panjangnya kira-kira 15 cm. sehingga alat musik ini disebut dengan nama Sunding Tongkeng. KNOBE OH Nama alat musik yang terbuat dari kilit bambu dengan ukuran panjang lebih kurang 12. Alat ini mempunyai 4 dawai. Buku salah satu ujung jari dari ruas bambu dibiarkan. Kalau di Kabupaten Belu terdapat orkes suling dengan jumlah pemain ( 40 orang. Keualui pada sulign ba bambu peniup yang digerakkan turun dan naik. artinya tali induk Tali 1 bernada sol. Dengan demikian untuk meniptakan harmoni atau akord. Sertiap ruas bambu menghasilkn satu nada. sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terom yang berfungsi memperbesar suaranya. Alat musik ini selalu berpasangan dengan heo dalam suatu pertunjukan. Cara memainkan dipukul dengan sebatang kayu sebesar jari tan yang panjangnya kurang dari 30 cm. sehingga apabila sedang maminkan lat musik ini orang mengira ada dua pribadi yang sedang memainkan Sason Nuren. tenor mi. artinya tali laki-laki dawai 2 Tain Ana.. LEKO BOKO / BIJOL Alat musik petik ini terbuat dari labu hutan (wadah resonansi). Orang Solor Barat menyebutnya dengan nama Edoreo sedang di bagian tengah Solor Barat menyebutnya dengan nama Labaama Kaha. Konon menurut erita ia pernah hidup 3-4 abad yang lalu. Reba tiruan ini berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu daerah populer. Konon menurut erita pula ia mampu meminkan Sason Nuren sekaligus. Namanya demikian karena suling ini ditiup dari hidung. seperti di Sumba terdapat suling hidung.Dalam nyanyian ini sering disisipi dengan Koa (semaam musik rap). Dalam penggabungan ini Lelo berperan sebagai pembei harmoni. Lubang suara berjumlah 6 buah dan bmbu berbuku.dan dan bass bernada do. dan usus kuskus sebagai dawain Jumlah dawai sama dengan Heo yaitu 4. REBA Alat musik ini berdawai tunggal ini. maka su alto bernada mi. alat hiburan. dan bass bernada do. s dawainya pun diganti dengan senar plastik. yaitu sesuai dengan nada yang dipilih. Untuk keperluan penggiringan. Secara etimologi Sason berarti jantan. dan masing-masing bernama : Alat Musik Petik HEO     dawai 1 (paling bawah) Tain Mone. maka diadakan pesta adat (Napoitan Li'ana). MENDUT Alat musik petik/pukul dari bambu ini berasal dari Manggarai. sehingga nama alat ini disebut Prere SULING Umumnya seluruh kabupaten yang ada di NTT memiliki instrumen suling bambu. Sebagian lubang peniutp dililitkan searik daun tala. Alat gesek (heo) terbuat dari kayu dan penggeseknya terbuat dari ekor kuda yang dirangkai menjadi satu ikatan yang diikat pada kayu penggesek yang berbentuk seperti busur (dalam istilah masyarakat Dawan ini terbuat dari usus kuskus yang telah dikeringkan). disitu ada Leko. Seruas bambu yang dicungkil kulitnya berukuran 2 cm yang kemudian diganjal deng batangan kayu kecil. Koa ada dua macam yaitu. Suling pengiring ini terdiri dari 2 bambu yang berbentuk silinder yaitu. Seruas bambu betung yang 1. Orang Talibura di Sikka Timur menyebut alat musik ini dengan nama Sason. Alat musik ini selain digunakan untuk hiburan pribadi. kesayangan. Karena posisi meniup yang tegak itu orang Manggarai menyebutnya Tongkeng. kayu (bagian untuk merentangkn dawai). tenor. juga digunakan untuk mengiringi musik go gendang pada permainan penak silat rakyat setempat. Nada-nada yang dihasilkan adalah do dan re. merupakan sebutan keramat. dan suling pengiring sementar bambu peniup dibunyikan. Buku ruas bagian baw dibiarkan tertutup. serta nama dawainya pun seperti yang ada pada Heo. sehingga dimana ada heo. Fungsi Leko dalam masyarakat Dawan un hiburan pribadi dan juga untuk pesta adat. Memainkan alat musik ini tidak ada pantsngan. Cungkilan kulit bambu ini berfungsi sebagai dawai. Buku ruaw bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiu mulut dari tabung bambu bagian atas. tali 2 bernada re. dan suling pengiring yang berbentuk silinder yaitu. Penggeseknya terbuat sebilah bambu yang telah diikat dengan benang tenun yang juga telah digosok dengan lilin lebah. yang juga berdawai satu dimodifikasikan menjadi 12 dawai.

GONG Nama-nama gong pada masing-masing daerah tidak sama. Gong Ngada Gong Ngada terdiri dari lima buah dan umumnya berukuran kecil. Gong Alor Nama-nama gong : . Didala Iki. Jumlah dawai yang digunakan oleh sasando diatonis bervariasi yaitu. Cara pembuatannya. dan Gaha yaitu tiga buah gong yang berukura agak besar (gong bass) yang juga ditabuh secara bergantian. antara lain : Teo renda. Untuk mengatasinya sang ayah membuat alat mu ini untuk sang anak. yaitu digantung seperti Leto dan yang lain diletakkan di atas pangkuan. namun salah satunya dilubangi. 28 dawai. 30 dawai. Kelompok kedua yang terdiri dari dua gong besar. SASANDO LISTRIK Fungsi musik sasando gong dalam masyarakat pemiliknya sebagi alat musik pengiring tari. Dengan sendirinya setiap nusak mempunyai gaya permainan yang berbeda-beda. Sebutan Tatabuang hanya terdapat di Lemonale. 24 dawai. Ide ini datang dari seorang ya bernama Bapak edu Pah.Kingkang yaitu dua buah gong kecil. Feto boi. Alat musik ini berfungsi sebagai b dalam mengiringi musik Foy doa. ukurannya. Tatabuang dibuat dari batangan kayu Sukun yang digantung berbentuk bulat dan hati dari kayu tersebut dikeluarkan. Seruas Bambu betung yang buku bagian bawahnya dibiarkan. Sasando diatonis khusunya berkembang di Kabupaten Kupang. dan sebagai hiburan pribadi. Biasanya digunakan untuk berbagai tujuan. kuningan. . serta penglarasn Khusus penglaras umunya berkisar pada laras pelog dan slendro. Pahimangu/gong kedua yaitu gong yang dibunyikan setelah mamaulu berbunyi. Pahelungu/gong ketiga yaitu gong yang dibunyikan dengan kecepatan dua kali lebih epat dari gong yang terdahulu. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipetik atau dipukul-pukul dengan kayu kecil. dan 34 dawai. Dae muris. Nama-nama gong : . b. c. Didale ae. Alat musik ini dipercayai pula dapat mengajak cecak bernyanyi dan juga suaranya disenangi makluk halus. Kabokang/gong keempat yaitu gong yang dibunyikn sama epatnya dengan gong ketiga dan saling mengisi sehingga terdengar bunyi yan harmonis. 32 dawai. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya yaitu kira-kira 1960 untuk pertam kalinya sasando menggunakan listrik. Hela. THOBO Alat musik tumbuk dari bambu ini berasal Kabupaten Ngada. yaitu salah seorang pakar pemain sasando di Nusa Tenggara Timur. atau da besi. di Desa Lamanole Flores Timur disebut Tatabuang. yaitu menggunakan tangga nada diatonis. Be adanya sistem notasi musik sasando gong yang baku. ontoh gong pengiring tari Ledo Hawu : Leko yaitu dua buah gong yang mula-mula ditabuh seara bergantian.Dung-dung/kong-kong yaitu dua buah gong sedang. karena itu masih banyak binatang buas perusak tanaman seperti Kera. Ketiga belahan kayu ini diletakkan di atas kaki pemain yang sedang duduk dan kemudian dipikul dengan batang kayu sebesar jari tengah. Lendo Ndao. Alat musik bunyi-bunyian ini terbuat dari tiga belahan kayu bulat ker yang panjangnya 30 cm. Ofalangga. Diperkirakan akhir abad ke-18 sansando mengalami perkembangan sesua tuntutn zaman. Rote terdiri dalam 18 Nusak adat dan terbagi dalam 6 keamatan. yang dalam bahasa Anakalang disebut Katalla bakul. Ara memainkannya ditumbuk ke lantai atau tanah (seperti menumbuk padi). namun dengan sedikit perbedaan ini dikarenakan : (a). Katalla Bakul atau Gasa dibunyikan seara berganti-ganti untuk mengimbangi keempat gong di atas (kelompok pertama). Gong merupakan alat musik yang umum terdapat pada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terbuat dari tembaga. Setiap har sang anak selalu menangis. cara memainkannya. dan di desa ini banyak terdapat orang suku Kera yang menyebut dalam sejarah pelayaran menggunakan perahu kora-kora. Alat musik Bunyi-bunyian KELONTANG Pada jaman lampau wilayah pulau komodo masih berhutan. Kaka musu. mengiringi tarian dalam penerimaan tamu dan sebagainya. Wo Peibho Abho yaitu dua buah gong yang ditabuh sebagai pengiring gong Leko. misalnya untuk pesta adat. Di Lemonale permainan Tatabuang melalui dua cara. Gong Sabu Nama-nama gong sesuai dengan cara menabuhnya. Tatabuang yang digantung bernama Letor di Sikka dan yang dipangku bernama Preson di Wulanggintang. Untuk mengusir binatang pengganggu tanaman. Te'o tonak. Ronggeng. Basili. Terdapat sebuah erita bahwa asal muasal alat musik ini dari seorang anak yang selalu mau mengikuti orang tuanya ke kebun. Sasando gong yang pentatonis ini mempunyai banyak ragam cara memainkannya. KETADU MARA SASANDO Alat musik petik dua dawai yang biasa digunakan untuk menghibur diri dan juga sebagai sarana menggoda hati wanita.ujung bambu dibiarkan. Wo Paheli yaitu dua buah gong yang ditabuh sebagai pengiring Leko dan We Peibho Abho. Perbedaan-perbendaan ini dipengaruhi oleh kemampuan musikalis dari masing-masing pemain sasando gong. sedangkan bagian atasnya dilubangi. Ragam-ragam tersebut sudah merupakan ragam yang baku. Perbedaan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain antara lain jumlah gong . (b). di tengah bambu dilubangi persegi empat dengan ukuran 5 x 4 m. Batu matia. namun ada juga menyebut denga nama Gasa. dan ini sangat mengganggu kepergian mereka kek kebun. Perkembangan Sansando Sasando pada mulanya menggunakan tangga nada pentatonis. terciptalah alat musik ini. . untuk jelas lihat ontoh berikut : a. Disamping kiri kanan lubang masing-masing dicungkil satu kulit bambu yang kemudian diganjal dengn batangan kayu hingga berfungsi sebagai dawai. TATABUANG Di Tanalein alat musik ini disebut Leto. menghibur keluarga yang sedang mengadakan pesta. d. (c). Kemungkinan besar alat musik ini dibawa oleh suku Kera (Keraf) dari Maluku. Tai Benu. Rupanya mirip dengan nama Totobuang alat musik dari Maluku. menghibur keluarga yang sedang berduka. Gong Sumba Barat Kelompok pertama yang terdiri dari 4 buah gong kecil (katala meduk) dengan urutan pemukulan sebagai berikut : Mamaalu/gong pertama yaitu gong yang ditabuh/dibunyikan paling pertama.Posa yaitu tiga buah gong besar.

namun apabila dari kedua gong ini hanya dibunyikan salah satunya maka namnya berubah menjadi Tolu Ote' yaitu dua buah gong sedang. Macam-Macam Alat Musik dari Nusa Tenggara Timur Yang Unik dan Terlupakan :.Wela yaitu gong yang paling tingi suaranya. Kali ini yang saya bahas adalah seni musik dari Nusa Tenggara Timur yang memiliki alat musik yang unik-unik tapi sayangnya terlupakan oleh waktu .. Kita tahu bahwasanya negara kita adalah negara yang beragam kan nah salah satu keberagamannya adalah seni musik yang berkembang di negara kita. Nama-nama gong : Tetun yaitu dua buah gong keil.Dhere yaitu terdiri dari satu gong . . e. Gong Dawan Gong Dawan yang dimaksudkan di sini adalah dari Amanuban tepatnya di Desa Nusa Timor Tengah Selatan.Uto-uto yang juga hanya satu gong . Kbolo' yaitu dua buah gong besar yang dimainkan dengan tidak terlalu cepat.Doa yaitu dua buah gong yang dimainkan seara silih berganti. Gong yang digunakan umum berjumlah 6 buah. Kedua gong ini dibunyikan dengan penuh perasaan.

Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. dan kecapi. bentuk sasando serupa dengan instrumen petik lainnya seperti gitar. Nusa Tenggara Timur. Lalu pada bagian . jadi ane disini bahas yang beda aja ya Ambil uang Rp 5000.. Apalagi dulu sempat tampil di acara tv : Dan di kaskus ini sendiri juga pernah ada yang bahas sasando atau mungkin beberapa alat musik yang lain. biola. Apa yang terlihat? Benda yang terlihat adalah alat musik Sasando. Secara umum. Sebuah alat musik petik asal Pulau Rote.dan terawanglah tanda airnya.Quote:Quote:Sasando Kalau alat musik ini pasti sudah banyak yang tau.

dari atas ke bawah bertumpu. dengan media pemantul suara terbuat dari daun Pohon Gebang (sejenis Pohon Lontar yang banyak tumbuh di Pulau Timor dan Pulau Rote) yang dilekuk menjadi setengah melingkar. Sasando dengan 28 senar ini diistilahkan dengan Sasando Engkel. penahan senar yang sekaligus sebagai pengatur nada senar juga terbuat dari bambu. melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung. Jenis lain. Sasando memang punya banyak senar. yaitu topi tradisional yang bentuknya menyerupai topi koboi. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. punya 56 senar. sehingga lebih mirip Harpa. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando. Sasando Dobel namanya. Hanya saja sasando tanpa chord (kunci) dan senarnya harus dipetik dengan dua tangan. Mirip dengan gitar. . Pemain Sasando dalam upacara-upacara adat biasanya mengenakan pakaian adat khusus. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Sasando umumnya dimainkan bersamaan dengan gong dan gendang yang terbuat dari kulit kambing. Bahkan ada yang 84 senar. Batang bambu itu lalu diikat menyatu dengan daun Gebang yang dibuat melingkar tadi. Pada perkembangannya Sasando juga digunakan sebagai pengiring tari tradisional lain.tengah. Bagian utama dari sasando berbentuk seperti harpa. lengkap dengan topi TiiLangga. untuk mengiringi tarian kebalai. Cara memainkan sasando dengan dipetik. Tempat senar-senar diikat terbuat dari bambu yang keras.

Tentu sasando model ini hanya bisa mengeluarkan bunyi keras dengan bantuan sound system. Pemantul bunyi dari daun gebang sudah diganti dengan spul gitar listrik yang ditempelkan pada batang bambu ditengah sasando.Saat ini sasando sudah mulai di modifikasi. Ini gan video yang asik : .

Alat Musik Gesek Tradisional HEO Ini. Alat Musik Tradisional HEO Ini Adalah Alat Musik Gesek Tradisional Khas NTT Yang Berasal Dari Daratan Pulau Timor. Artinya Tali Anak [ Kecil ] . Dawai Ketiga Bernada La Dan Dawai Keempat Bernada Do. Artinya Tali Perempuan . Sedangkan Bagian Yang Digunakan Sebagai Penggeseknya Terbuat Dari Ekor Kuda Yang Telah Dirangkai Menjadi Sebuah Ikatan Pada Kayu Penggesek Yang Berbentuk Seperti Busur Dawai Dari Alat Musik Gesek Tradisional HEO Ini Terbuat Dari Usus Kuskus Yang Telah Dikeringkan.Quote:Quote:HEO Alat Musik Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ] Yang Bernama HEO Ini.Dawai 3 Tain Feto.Dawai 2 Tain Ana. Terbuat Dari Kayu. Tepatnya Adalah Alat Musik Tradisional Khas Suku Dawan Timor. Dawai Kedua Bernada Re.Dawai 4 Tain Ena. Dan Masing-Masing Diberi Nama : . Alat Musik Gesek Tradisional HEO Ini Mempunyai 4 Dawai. Artinya Tali Laki-Laki . Adalah Sebuah Alat Musik Gesek Tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ].Dawai 1 [ Paling Bawah ] Tain Mone. Quote:Quote:Foy Doa . Artinya Tali Induk Dawai Pertama Bernada Sol.

Cara Memainkan. Perkembangan Musik Foy Doa. Quote:Quote:Foy Pay Alat musik tiup dari bambu ini dahulunya berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu tandak seperti halnya musik Foy Doa. adalah nama sebuah alat musik tradisional NTT [ Nusa Tenggara Timur ].Alat musik tradisional FOY DOA. Foy Pai. Nada-nada yang diproduksi oleh musik Foy Doa adalah nada-nada tunggal dan nada-nada ganda atau dua suara. FOY DOA terdiri dari 2 atau bisa saja lebih suling yang digandeng dan dalam memainkannya digunakan secara bersama-sama. Sistem penadaan. Dalam perkembangannya waditra ini selalu berpasangan dengan musik Foy Doa. hak ini tergantung selera si pemain musik Foy Doa. dan Laba Toka. mi. Fungsi dari alat-alat musik tersebut di atas adalah sebagai pengiring musik Foy Doa. dan baru sekitar 1958 musisi di daerah setempat mulai memadukan dengan alat-alat musik lainya seperti : Sowito. yang berasal dari pulau Flores. Seberapa lama usia musik Foy Doa tidaklah diketahui dengan pasti karena tidak ada peninggalanpeninggalan yang dapat dipakai untuk mengukurnya. Quote:Quote:Knobe Khabetas . Hembuskan angin dari mulut secara lembut ke lubang peniup. Awal mulanya musik Foy Doa dimainkan seara sendiri. sementara itu jari-jari tangan kanan dan kiri menutup lubang suara. sebagai contoh : Kami bhodha ngo kami bhodha ngongo ngangi rupu-rupu. yang artinya kami harus rajin bekerja agar jangan kelaparan. go-tuka ate wi me menge. Foy Doa berarti suling berganda yang terbuat dari buluh/bamabu keil yang bergandeng dua atau lebih. Nada-nada yang diproduksi oleh Foy Pai : do. fa. Laba Dera. umumnya syair-syair dari nyanyian musik Foy Doa bertemakan kehidupan . lebih tepatnya lagi berasal dari Kabupaten Ngada.Mungkin musik ini biasanya digunakan oleh para muda-mudi dalam permainan rakyat di malam hari dengan membentuk lingkaran. re. Bentuk syair. Thobo. sol.

Cara memainkannya ialah. maka diadakan pesta adat (Napoitan Li'ana) Nama alat musik yang terbuat dari kulit bambu dengan ukuran panjang lebih kurang 12. sementara tali busur dipetik dengan jari. Sambil mengawasi kebun atau mengawasi hewan-hewan. Knobe Oh. salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas dan bibir bawah. Knobe Kbetas. maka musik digunakan untuk melepas kesepian. ditengah-tengahnya sebagian dikerat menjadi belahan bambu yang memanjang (semacam lidah) . dan kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan. Selain digunakan untuk hiburan pribadi. Merupakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi berook tanam atau mengembala hewan mereka selalu membawa alatalat musik seperti Leku. yaitu bayi yang baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari.Bentuk alat musik ini sama dengan busur panah. dan Feku. Untuk menyonsong bayi tersebut keluar rumah setelah berumur 40 hari. Heo. Napoitan Li'ana (anak umur 40).5 cm. alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti.

tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup. Nada-nada yang dihasilkan adalah do dan re. Buku ruas bagian bawah dibiarkan tertutup.sedemikian halusnya. Buku ruas bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiupan mulut dari tabung bambu bagian atas. Quote:Quote:Prere Alat bunyi-bunyian ini terbuat dari seruas bambu kecil sekecil pensil yang panjangnya kira-kira 15 cm. Alat musik ini selain digunakan untuk hiburan pribadi. sehingga dapat berfungsi sebagai vibrator (penggetar). sehingga nama alat ini disebut Quote:Quote:Leko Boko / Bijol . Apabila pangkal ujungnya ditarik dengan untaian tali yang terkait erat pada pangkal ujung tersebut maka timbul bunyi melalui proses rongga mulut yang berfungsi sebagai resonator. juga digunakan untuk mengiringi musik gong gendang pada permainan penak silat rakyat setempat. sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terompet yang berfungsi memperbesar suaranya.

Cungkilan kulit bambu ini berfungsi sebagai dawai. serta nama dawainya pun seperti yang ada pada Heo. Cara memainkan dipukul dengan sebatang kayu sebesar jari tangan yang panjangnya kurang dari 30 cm. Quote:Quote:Sowito Merupakan seruas bambu yang dicungkil kulitnya berukuran 2 cm yang kemudian diganjal dengan batangan kayu kecil. Untuk keperluan penggiringan. disitu ada Leko. Alat musik ini selalu berpasangan dengan heo dalam suatu pertunjukan. sehingga dimana ada heo. Jumlah dawai sama dengan Heo yaitu 4. kayu (bagian untuk merentangkn dawai). Koa bersyair dan Koa tak bersyair. Quote:Quote:Mendut .Dalam nyanyian ini sering disisipi dengan Koa (semacam musik rap). sedangkan Heo berperan sebagi pembawa melodi atau kadang-kadang sebagai pengisi (Filter) Nyanyian-nyayian pada masyarakat Dawan umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadian yang telah terjadi pda masa lampau maupun kejadian yang sedang terjadi (aktual). Fungsi Leko dalam masyarakat Dawan untuk hiburan pribadi dan juga untuk pesta adat. Dalam penggabungan ini Lelo berperan sebagai pembei harmoni. Sertiap ruas bambu menghasilkn satu nada. Koa ada dua macam yaitu. dan usus kuskus sebagai dawainya.Alat musik petik ini terbuat dari labu hutan (wadah resonansi). alat musik ini dibuat beberapa buah sesuai kebutuhan.

ini ada artikel menarik gan Quote:Quote:Kaya Alat Musik. Lupa Konservasi . di tengah bambu dilubangi persegi empat dengan ukuran 5 x 4 m. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipetik atau dipukul-pukul dengan kayu kecil.Alat musik petik/pukul dari bambu ini berasal dari Manggarai. Quote:Quote:Ketadu Mara Alat musik petik dua dawai yang biasa digunakan untuk menghibur diri dan juga sebagai sarana menggoda hati wanita. Disamping kiri kanan lubang masing-masing dicungkil satu kulit bambu yang kemudian diganjal dengan batangan kayu hingga berfungsi sebagai dawai. Kedua ujung bambu dibiarkan.5 tahun yang panjangnya kira-kira 40 m. namun salah satunya dilubangi Cara pembuatannya. Seruas bambu betung yang 1. Alat musik ini dipercayai pula dapat mengajak cecak bernyanyi dan juga suaranya disenangi makluk halus. Lanjutan.

Situs resmi Pemerintah Provinsi NTT hanya menyebut sebagian kecil dari alat musik tradisional NTT. Kupang. J Kunst. tetapi juga memiliki ratusan nyanyian dan instrumen musik yang unik. leko boko/bijol. dan suling hidung. Sasando. Tidak banyak orang Indonesia yang mengkaji alat musik tradisional. Sepengetahuan dia. . prere. kekayaan budaya itu tak terurus dan semakin tergerus modernisasi. pernah meneliti lagu dan musik instrumental pada suku-suku di Pulau Flores. knobe oh. knobe khabetas. Hasilnya diterbitkan di Leiden. Ada juga alat musik petik. sunding tongkeng. ia mengumpulkan 200 nyanyian dan menemukan 59 jenis instrumen musik yang berbeda. yang semakin populer. Sayangnya. Di antara alat musik tiup ada foy doa. etnograf asal Belanda. Agus Beda Ama. heo. 1942. Dosen Sastra dan Seni Musik dari Universitas Katolik Widya Mandira. Dari Pulau Flores saja. seperti gambus.Nusa Tenggara Timur tidak hanya provinsi yang memiliki 566 pulau. adalah salah satu dari alat musik yang dikaji Kunst kala itu. nuren. foy pay. mengaku kesulitan mendapatkan literatur tentang etnomusikologi di NTT. belum ada satu lembaga pun di Tanah Air ini yang mendokumentasikan secara lengkap berbagai alat musik etnik NTT.

Dipimpin kepala sekolahnya. ”Karena itu.” kata Anton Massan. harus ada strategi pelestarian. ”Musik bambu di daerah lain di NTT mungkin sudah sangat langka. Beda Ama mengusulkan ada semacam program jumpa ”empu” peduli musik kuno di sekolahsekolah secara berkala untuk memperkenalkan cara membuat dan bermain alat musik tradisional. serta sejumlah alat musik lain. karena tamu itu batal berkunjung.” katanya. musik bambu tetap bertahan dan hidup. pensiunan guru SD As Manulea. dan analisis musikal untuk dipakai sebagai bahan belajar di sekolah-sekolah. dokumentasi. musik rakyat NTT tergerus karena tidak mampu bersaing dengan budaya pop. notasi. SD Inpres Bikane. Di Kecamatan Sasita Mean. kelompok siswa tersebut dengan lincah memainkan beberapa lagu. Di tengah berbagai keterbatasan. Kabupaten Belu. thobo. Menurut Beda Ama. Pulau Timor.reba. ketadu mara. (Frans Sarong) . Sejumlah sekolah tak jarang menggelar festival musik bambu tingkat kecamatan pada perayaan Hari Kemerdekaan. kelontang. antara lain SD Negeri As Manulea. dan SMP Keputu. Pemerintah harus lebih aktif karena masyarakat masih harus mengurus kebutuhan perutnya. setidaknya ada enam sekolah yang aktif mempertahankan musik suling atau musik bambu. ”Perlu intervensi akademis untuk melakukan inventarisasi. tetapi di Belu. Anton Massan. dan sejumlah gong.” katanya.” kata Manuel Un Bria. sebanyak 25 anak kelas III dan IV tengah bersiap menyuguhkan alunan musik bambu kepada tamu yang akan datang dari Jakarta. mereka mempertontonkan kebolehannya kepada tim Ekspedisi Jejak Peradaban NTT Kompas. acara adat di kampung tua As Manulea atau acara lain. ada sebagian masyarakat NTT yang melestarikan alat musik tradisionalnya. Ketika berkunjung ke SD As Manulea. Namun. misalnya sowito. tata buang. mendut. sekolah terpacu untuk menjadi yang terbaik dalam bermusik bambu. terutama di As Manulea dan sekitarnya. ”Dengan festival seperti itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful