P. 1
Pisces

Pisces

|Views: 84|Likes:
Published by 'Riya Shingwa

More info:

Published by: 'Riya Shingwa on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2013

pdf

text

original

PORTOFOLIO PISCES

NAMA NPM SEMESTER/ KELAS DOSEN PENGAMPU

DISUSUN OLEH : : FUAD QODIRIYANTI : 1103110013 : IV/ 2011A : Dra. SUPIANA DIAN. M.Kes

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE TUBAN

2013

KELAS PISCES A. Pengertian Pisces Pisces merupakan kelompok vertebrata yang hidup di perairan dengan menggunakan sirip untuk bergerak dan menjaga keseimbangan tubuh dan memiliki jumlah spesies yang beraneka ragam. B. Ciri-ciri 1. Ciri-ciri umum Ciri-ciri umumnya adalah sebagai berikut : a) b) c) d) 2. Bernapas dengan insang Rangka tersusun atas tulang sejati Sebagian besar tubuh ditutupi oleh sisik Bersisik dan berlendir Ciri-ciri khusus Ciri-ciri khususnya adalah sebagai berikut : a) b) Jantung terdiri atas dua ruang yaitu satu serambi dan satu bilik Memiliki gurat sisi untuk menentukan arah dan posisi berenang.

C. Morfologi Antara jenis yang satu dengan jenis lainnya berbeda-beda. Perbedaan bentuk tubuh ini pada umumnya disebabkan oleh adanya adaptasi terhadap habitat dan cara hidupnya. Adapun bentuk-bentuk tubuh ikan tersebut dibagi dua yakni ikan yang bersifat a. Simetri bilateral yaitu ikan yang apabila dibeah ditengah dengan potongan sagital, maka kita akan mendapatkan hasil yang sama persis antara bagian kiri dan bagian kanannya b. Non simetri bilateral yaitu ikan yang apabila dibeah ditengah dengan potongan sagital, maka kita akan mendapatkan hasil yang berbeda antara bagian kiri dan bagian kanannya

a. Simetri bilateral

Kotak/ostraciform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai kotak b. 7. Ular/sidat yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupaibelut atau ular.Dilihat dari bentuk tubuh terutama dari penampang melintangnya ada beberapa macam bentuk tubuh ikan simetri bilateral. 2.Non simetri bilateral Ikan yang non simetri bilateral diantaranya adalah ikan sebelah dan ikan lidah . 4. bentuk-bentuk tersebut adalah: 1. Bola/globiform yakni ikan yang bentuk tubuhnyamenyerupai bola . Panah/sagittiform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai anak panah. Cerutu/fusiform yakni ikan dengan tinggi tubuh yang hampir sama dengan lebar dan panjang tubuhnya beberapa kali ukuran tingginya. Picak/depres yakni ikan yang lebar tubuhnya jauh lebih besar dari tinggi tubuhnya. 6. Tali/filiform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai tali. Pita/taeniform/flattedform yakni ikan yang bentuk tubuhnya memanjang dan tipis menyerupai pita. 8. Pipih/kompres yakni ikan yang bertubuh pipih atau dengan kata lain lebar tubuh jauh lebih kecil dibanding tinggi tubuh dan panjang tubuh seperti yang tertera pada . 9. 5. 3.

Bentuk seperti tabung (tube like). Bentuk seperti gergaji (saw like). . sungut. otak. Bentuk seperti terompet. dan pada beberapa pisces terdapat alat pernapasan tambahan. a. jantung. insang. rahang. 3. Bentuk mulut antara jenis satu dengan yang lain berbeda-beda tergantung pada jenis makanan yang dimakan. operkulum. Secara umum ada empat jenis yaitu sebagai berikut: 1. 4. Mulut pada ikan memiliki berbagai bentuk dan posisi yang tergantung dari kebiasaan makan dan kesukaan pada makanannya (feeding dan foot habits). Bentuk seperti paruh (beak like). gigi. Kelompok Pisces memiliki beberapa jenis bentuk mulut.1) Bagian kepala Gambar Bagian Kepala Bagian kepala yakni bagian dari ujung mulut terdepan hingga ujung operkulum (tutup insang) paling belakang. Perbedaan bentuk dan posisi mulut ini juga kadang diikuti dengan keberadaan gigi dan perbedaan bentuk gigi pada ikan. 2. berikut beberapa posisi mulut. cekung hidung. Adapun organ yang terdapat pada bagian kepala ini antara lain adalah : mulut. yang berfungsi untuk mengambil makanan dan menelan tanpa ada perubahan. Mulut Mulut merupakan bagian depan dari saluran pencernaan. mata.

Organ ini terdiri dari lapisan otot dan serat kolagen.1. yaitu mulut yang terletak dekat ujung hidung. Posisi superior. Posisi inferior. Posisi sub terminal. memotong. yaitu mulut yang terletak di ujung hidung. tidak bergerak dan tanpa kelenjar. juga penting dalam proses pemompaan air dari mulut ke bagian rongga insang. Fungsi lidah yaitu : dalam proses penelanan makanan dan membantu membuang kelebihan air pada makanan yang dimakan. yaitu mulut yang terletak di atas hidung. yaitu : 1. Di dalam mulut terdapat beberapa organ. 2. Posisi terminal. Berdasarkan bentuknya gigi terbagi atas: . 3. merobek. yaitu mulut yang terletak di bawah hidung. Pada langit-langit bagian belakang terdapat organ palatin yang merupakan penebalan dari lapisan mukosa. 2. Gigi Gigi pada ikan berperan dalam mengambil. 4. Lidah Lidah pada ikan merupakan suatu pinggiran dari dasar mulut yang diselimuti oleh selaput lendir. Pada beberapa spesies ikan kadang kala lidahnya ditutupi oleh gigi. atau menghancurkan makanan.

tidak tergantung satu sama lain. Perbedaan ketebalan retina Perbedaan subjenis sel retina. Mata Pada kebanyakan ikan. Pada sejumlah besar spesies ikan dengan aneka ragam habitat. karena itu matanya selalu bersih. c. Bayangan dibentuk oleh lensa dan jatuh pada retina. Perbedaan tekanan selektif menyebabkan: a. mata adalah reseptor penglihatan yang sangat sempurna. Dengan demikian air selalu dapat membersihkannya.a. b. Retina ikan pada dasarnya tidak berbeda dengan retina vertebrata lainnya. d. tergantung tekanan selektif intensitas cahaya dalam lingkungan. b. 4. Ikan tidak memiliki kelopak mata. Insang . retina ikan memperlihatkan struktur yang bervariasi. jadi tidak dapat berkedip (selalu melotot). c. mata kiri mengarah ke depan. Gigi insisivus Gigi taring Gigi molariform Gigi viliform 3. Misalnya. sedang mata kanan mengarah ke belakang. khususnya fotoreseptor Spesalisasi wilayah kod dan kon pada sel retina Mata pada ikan bekerja masing-masing dengan bebas.

Sirip ikan juga dapat digunakan sebagai sumber data untuk identifikasi karena . Gambar insang ikan 2) Bagian badan Bagian badan dari ujung operkulum (tutup insang) pada belakang sampai pangkal awal sirip belakang atau sering dikenal dengan istilah sirip dubur. alat gerak yang utama dalam melakukan manuver di dalam air adalah sirip. Organ yang terdapat pada bagian ini antara lain: a) Sirip Pada ikan. Tiap-tiap filamen insang terdiri atas banyak lamella yang merupakan tempat pertukaran gas. Insang merupakan komponen penting dalam pertukaran gas. dengan beberapa filamen insang di dalamnya.Insang terbentuk dari lengkungan tulang rawan yang mengeras.

yakni sirip dubur maupun sirip ekor. Secara umum ada 10 macam sirip ekor. Sirip punggung Sirip punggung adalah bagian sirip yang terletak pada punggung dari ikan. 1. Berfungsi untuk kaseimbangan dan membantu dalam melakukan belokan mendadak. Sirip umumnya memiliki fungsi. b) Sirip ekor Pada bagian ekor juga terdapat sirip. yakni : .setiap sirip suatu spesies ikan memiliki jumlah yang berbeda dan hal ini disebabkan oleh evolusi. Namun. a) Sirip punggung terdiri atas dua macam yaitu: a. serta membantu ikan bergerak cepat ketika mengejar makanan. yaitu : a) Anus Anus merupakan tempat bermuaranya saluran pencernaan keluar dari dalam tubuh dan merupakan ujung dari saluran pencernaan. Sirip ganda 3) Bagian Ekor Bagian ekor yakni bagian yang berada diantara pangkal awal sirip belakang/dubur sampai dengan ujung terbelakang sirip ekor. Sirip tunggal b. Adapun organ yang terdapat pada bagian ekor. karena setiap sirip suatu spesies ikan memiliki jumlah yang berbeda dan mengatur pergerakan dan kecepatan ikan bergerak. yaitu : 1) Sebagai organ gerak bagi ikan 2) Dapat digunakan sebagai sumber data untuk identifikasi. dari banyak jenis sirip yang paling khas adalah sirip ekor.

sedangkan pada ikan yang bersisik LL terbentuk oleh sisik yang berpori. seperti pada ikan buntal (Tetraodon sp) c) Sirip ekor berlekuk kembar. Ikan juga mempunyai ciri-ciri khusus. Pada ikan yang tidak bersisik LL terbentuk oleh pori-pori yang terdapat pada kulitnya. h) Sirip ekor berbentuk episerkal. i) Sirip ekor berbentuk hiposerkal. 4. dan sebagainya b) Sirip ekor berpinggiran tegak. a) Finlet adalah sirip-sirip kecil yang terdapat di belakang sirip punggung dan sirip belakang (dubur). contohnya akan kita dapati pada ikan kembung (Rastrelliger sp . dalam hal ini ekor bagian atasnya lebih panjang dibanding ekor bagian bawahnya seperti yang terdapat pada ikan atlantik sturgeon (Acipencer oxyrhynchus). LL ini berfungsi untuk mendeteksi keadaan linkungan. dalam hal ini ekor bagian bawah lebih panjang dibanding ekor bagian atasnya seperti yang terdapat pada ikan caracas (Tylosurus sp). ikan bawal (Pampus sp). dalam hal ini ada ikan yang mempunyai finlet. g) Sirip ekor berbentuk sabit. skut atau kil dengan definisi sebagai berikut. terutama kualitas air dan juga berperan dalam proses osmoregulasi. seperti pada ikan Schatophagus argus d) Sirip ekor berbentuk meruncing pada ikan Monopterus sp e) Sirip ekor berbentuk membundar. ikan tawes (Puntius javanicus). Linealateralis (LL) Linealateralis adalah garis yang dibentuk oleh pori-pori. seperti pada ikan gurame (Osphronemus gouramy). seperti pada ikan tongkol (Euthynus sp). Pada umumnya ikan mempunyai satu buah garis LL.a) Sirip ekor bercagak seperti pada ikan mas (Cyprinus carpio). f) Sirip ekor berbentuk bajir. seperti pada ikan bloso (Glossogobius sp). sehingga LL ini terdapat baik pada ikan yang bersisik maupun ikan yang tidak bersisik.

seperti yang terdapat pada ikan tongkol. Sisik ikan Sisik merupakan penutup tubuh kulit pada ikan serta berfungsi sebagai: a). c) Kil adalah rigi-rigi yang puncaknya meruncing dan terdapat pada pada batang ekor. d) Sirip lunak (adipose fin) adalah sirip tambahan berupa lapisan lemak yang ada di belakang sirip punggung atau sirip belakang seperti pada ikan jambal (Ketengus sp). 5. Pertahanan terhadap penyakit dan parasit b).b) Skut adalah kelopak tebal pada bagian perut atau bagian pangkal ekor ikan selar (Caranx sp). Penyesuaian terhadap kondisi lingkungan c). Sebagai alat eksresi dan osmoregulasi Ada beberapa macam sisik ikan yakni: 1) Sisik kosmoid (cosmoid) .

Sisik-sisik ini memiliki struktur serupa gigi. merupakan sisik yang ditemukan pada ikan bangsa Crossoptergiyang telah punah.Sisik kosmoid. 5) Sisik-sisik sikloid Memiliki tepi luar yang halus. dan memiliki dua bentuk. Sejalan dengan pertumbuhannya. 2) Sisik ganoid Sisik-sisik ganoid ditemukan pada ikan-ikan suku Lepisosteidae dan Polypteridae.organ listrik 3) Sistem rangka (tulang) : tempat melekatnya otot.yakni sisik sikloid (cycloid) dan ktenoid (ctenoid). dengan sebuah lapisan ganoin terletak di antara lapisan kosmin dan enamel. sisik-sisik sikloid dan ktenoid terus bertambah lingkaran tahunnya.penggerak tubuh. 6) Sisik-sisik ktenoid Bergerigi di tepi luarnya. 2) Sistem otot (urat daging): . dengan arah menutup ke belakang. kelenjar lendir. insang . Sisiksisik ini serupa dengan sisik kosmoid. D. mengkilap dan keras. pelindung organ-organ dalam dan penegak tubuh 4) Sistem pernapasan (respirasi): organnya terutama insang. dan sumbersumber pewarnaan. Dengan demikian memungkinkan aliran air yang lebih lancar di sekeliling tubuh dan mengurangi gesekan. ada organ-organ tambahan . Sisik-sisik ini tersusun di tubuh ikan seperti genting. sirip-sirip. dan biasanya ditemukan pada ikan-ikan yang lebih ‘modern’ yang memiliki sirip-sirip berduri. kelenjar racun. Sisik-sisik ini berbentuk belah ketupat. 3) Sisik plakoid Sisik-sisik plakoid dimiliki oleh hiu dan ikan-ikan bertulang rawan lainnya. Misalnya adalah ikan-ikan salem dan karper. 4) Sisik leptoid Sisik-sisik leptoid didapati pada ikan-ikan bertulang keras. dan paling umum ditemukan pada ikan-ikan yang lebih primitif yang memiliki sirip-sirip yang lembut. Anatomi dan Fisiologi Ada 10 sistem anatomi pada tubuh ikan : 1) Sistem penutup tubuh (kulit) : antara lain sisik.

reproduksi. lebih tebal. mencegah infeksi 4. sisik. alat pernafasan tambahan Organ-organ yang terdapat pada kulit antara lain : 1. untuk pertumbuhan. sistem urat daging dan sistem rangka.mengedarkan O2.organnya jantung dan sel-sel darah . dsb 6) Sistem pencernaan : organnya saluran pencernaan dari mulut ( anus) 7) Sistem saraf : organnya otak dan saraf-saraf tepi 8) Sistem hormon : kelenjar-kelenjar hormon. tipis. kelenjar racun 4. dsb 9) Sistem ekskresi dan osmoregulasi : organnya terutama ginjal 10. tempat terbentuknya sisik a) Fungsi kulit : 1. termasuk skut dan kil 2. 1. mempengaruhi bentuk tubuh. penyesuaian terhadap kondisi lingkungan 4. sumber pewarnaan Ada beberapa fungsi lendir yang dihasilkan oleh kalenjar lender antara lain : 1. Sistem penutup tubuh/kulit Kulit terdiri dari 2 lapis : . selalu berganti . terluar. misalnya : Menentukan cara bergeraknya. mempercepat gerakan 2.epidermis. Sistem reproduksi dan embriologi : organnya gonad jantan dan betina Ada hubungan yg sangat erat antara ke-10 sistem anatomi tersebut. alat ekskresi (osmoregulasi) 5. mencegah keluar-masuk air melalui kulit 3. pertahanan pertama terhadap penyakit dan parasit 3.dermis. mencegah gesekan badan dengan air. di bawah epidermis. menutup luka . kelenjar lender 3. nutrisi.5) Sistem peredaran darah (sirkulasi) : . pembungkus/penutup tubuh 2.

5.250 spesies ikan terutama ikanikan laut.bergaris . di daerah tropis dan sub-tropis. sirip-sirip.bekerja tidak di bawah rangsang saraf Fungsinya : untuk pergerakan tubuh.jantung Berdasarkan system kerjanya dapat diedakan menjadi 2 yaitu: . dan organ-organ dalam. Pada ikan ada modifikasi urat daging. Sistem Otot Jenis-jenis otot antara lain : . membuat sarang (pada spesies ikan tertentu) 2.bekerja di bawah rangsang saraf . mencegah kekeringan (pada ikan paru-paru) 6. Fungsinya untuk pertahanan diri (voltase listrik yg dihasilkan tinggi) dan untuk mencari makan (voltase rendah). menjadi organ listrik pada. .polos . rongga mulut.

sub operculum (di bawah) .3. Berdasarkan strukturnya. tempat melekatnya otot 3. pada ikan-ikan Elasmobranchii (cucut dll) b. penegak tubuh 2. rangka ikan dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Sistem Rangka (Tulang) Fungsi rangka : 1. Rangka tulang keras. pelindung organ-organ dalam 4.pre operculum (di depan) . membentuk eritrosit.interculum (diantara) . Rangka tulang rawan. pada ikan-ikan Teleostei (pada umumnya ikan-ikan) Berdasarkan letaknya dapat dibagi menjadi : tulang tengkorak tulang punggung tulang rusuk Rangka pada ikan ada yang disebut viceral yaitu tulang penyokong insang dan ada juga yang disebut appendikular yaitu tulang penyokong sirip Tulang-tulang penutup insang : .operculum .

insang juga berfungsi sebagai alat ekskresi dan transportasi garam-garam. Difusi air atau udara terjadi melalui permukaan tubuh misalnya pada amoeba atau melalui pembuluh-pembuluh kapiler darah. pernapasannya tidak langsung karena menggunakan perantaraan alat-alat pernapasan. Ikan bernapas pada insang yang terdapat di sisi kanan dan kiri kepala (kecuali ikan Dipnoi yang bernapas dengan paru-paru). Pernapasan melalui seluruh permukaan tubuh disebut pernapasan langsung. . porifera. dan cacing berlangsung secara difusi. Dari insang. Sistem respirasi pada hewan vertebrata yang kami bahas adalah ikan dan burung. Insang (branchia) akan tersusun atas bagian-bagian berikut ini: a) Tutup insang (operculum). Selain berfungsi sebagai alat pernapasan. Operculum berfungsi melindungi bagian kepala dan mengatur mekanisme aliran air sewaktu bernapas. Oksigen dalam air akan berdifusi ke dalam sel-sel insang.4. System Respirasi Sistem Respirasi Pada Ikan Pernapasan pada hewan tingkat rendah seperti protozoa. sedangkan pada ikan bertulang rawan. Darah di dalam pembuluh darah pada insang mengikat oksigen dan membawanya beredar ke seluruh jaringan tubuh. Hanya terdapat pada ikan bertulang sejati. tidak terdapat tutup insang. karbondioksida keluar dari tubuh ke air secara difusi. Pada vertebrata. darah akan melepaskan dan mengikat karbondioksida serta membawanya ke insang.

Sebaliknya jika mulut ditutup. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembab. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah ikan gabus dan ikan lele. rongga faring menyempit. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. mempunyai banyak saluran-saluran darah dan saluran syaraf. tempat terjadinya pertukaran gas O2 dengan CO2. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). e) Daun insang.b) Membrane brankiostega (selaput tipis di tepi operculum). dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. g) Saringan insang (tapis insang) berfungsi untuk menjaga agar tidak ada benda asing yang masuk ke dalam rongga insang. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operculum. berfungsi dalam sistem pernapasan dan peredaran darah. selain dengan labirin. berfungsi dalam sistem pencernaan untuk mencegah keluarnya organisme makanan melalui celah insang. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan O2 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan O2. dan membran brankiostega melonggar sehingga air keluar melalui celah dari tutup insang. Air . f) Lembaran (filamen) insang (holobran kialis) berwarna kemerahan. tutup insang mengempis. membran brankiostega menempel rapat pada tubuh. sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operculum. c) Lengkung insang (arkus brankialis). sebagai tempat melekatnya tulang tapis insang dan daun insang. d) Tulang tapis insang. berfungsi sebagai katup pada waktu air masuk ke dalam rongga mulut. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. alat pertukaran ion. sehingga air masuk lewat mulut. Pada waktu tutup insang mengembang. Tiap lembaran insang terdiri dari sepasang filamen. Untuk menyimpan cadangan O2. Mekanisme pernapasan pada ikan Mekanisme pernapasan pada ikan diatur oleh mulut dan tutup insang. penyaring makanan.

Selain dimiliki oleh ikan. Jenis kelamin : ikan betina membutuhkan lebih banyak O2. Ukuran dan umur (standia hidup) : ikan-ikan kecil membutuhkan lebih banyak 2. Hal-hal yang berkaitan dengan sistem pernapasan ialah perairan harus mengandung O2 cukup banyak bila perairan kurang O2. Selain itu daun insang harus dalam keadaan lembab. Aktivitas ikan : yang aktif berenang perlu lebih banyak O2. ikan akan menuju ke permukaan. Oksige pembuluh kapiler darah ventral aorta karbondioksida lepas. yaitu insang luar. Rongga labirin berfungsi menyimpan udara sehingga jenis ikan tersebut dapat hidup di air kotor dan kekurangan oksigen. Pada beberapa jenis ikan. Sistem Ekskresi . insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. Ikan juga mempuyai gelembung renang yang berfungsi untuk menyimpan oksigen dan membantu gerakan ikan naik turun. 3. lele atau gurami. ke tempat pemasukkan air dan menuju tempat air yang berarus. 5. misalnya gabus.dengan oksigen yang larut di dalamnya membasahi filamen insang yang penuh kapiler darah dan karbon dioksida ikut keluar dari tubuh bersama air melalu celah tutup insang. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan ikan akan O2 antara lain : 1. rongga insangnya mempunyai perluasan ke atas yang berupa lipatan-lipatan tidak teratur yang disebut labirin.

Ginjal pronefros adalah yang paling primitif. Pada ikan berkembang dua tipe ginjal yaitu. a) Pronefros. 2. b) Mesonefros Ginjal ikan bertipe mesonefros. menjaga keseimbangan garam dan mengeliminasi sisa nitrogen hasil dari metabolisme protein. Sepasang ginjal (sebagian besar) yang mengeluarkan urine. Ikan beradaptasi terhadap lingkungannya dengan cara khusus. meski terdapat pada perkembangan embrional sebagian besar ikan. Perkecualian pada ikan‘hagfish’(Myxine) dan lamprey. Terdapat perbedaan adaptasi antara ikan air laut dan ikan air . kelenjar kulitnya mengeluarkan lendir sehingga tubuhnya licin untuk memudahkan gerak di dalam air.untuk regulasi kadar air tubuh.Keduanya mirip. Jumlah glomerulus ikan air tawar lebih banyak dan diameternya lebih besar dibandingkan dengan ikan laut. dan pada efisiensinya. Alat pengeluaran ikan terdiri dari: 1. berfungsi seperti opistonefros pada embrio emniota. perbedaan prinsip adalah kaitannya dengan sistem peredaran darah. tetapi saat dewasa tidak fungsional. Insang yang mengeluarkan CO2 dan H2O Kulit . tingkat kompleksitas.Sistem eksresi ikan seperti juga pada vertebrata lain. fungsinya akan digantikan oleh mesonephros. yang mempunyai banyak fungsi antara lain . 3.

Sistem Reproduksi Pada betina memiliki ovary dan pada jantan memiliki testis. diabsorpsi lagi ke dalam aliran darah. Ginjal ikan harus berperan besar untuk menjaga keseimbangan garam tubuh. sedangkan pada kadar garam rendah dapat menyebabkan naiknya konsentrasi garam tubuh. 6. yang berperan dalam mengeliminasi kelebihan garam. Tubulus yang bergulung berperan penting dalam menjaga keseimbangan air. . Beberapa ikan laut memiliki kelenjar eksresi garam pada insang. Keduanya memiliki cara yang berlawanan dalam mempertahankan keseimbangan kadar garam di dalam tubuhnya. Ginjal berfungsi untuk menyaring sesuatu yang terlarut dalam air darah dan hasilnya akan dikeluarkan lewat korpus renalis. termasuk air dan yang lain. Hasil yang hilang pada bagian tubulus nefron. Air garam cenderung menyebabkan tubuh terdehidrasi.tawar dalam proses eksresi.

Proses pembuahan (sel telur) oosit oleh sel sperma . Jenis ovipar mengeluarkan telur dari dalam tubuh untuk dibuahi oleh jantan. Jenis yang memiliki ukuran telur besar adalah ikan Nila dan ikan Arwana.Gambar Ovary dan testis pada ikan a) Ovary Ovary terdiri dari banyak telur. Yang melakukan pembuahan di luar disebut ovipar. Hal ini disebabkan oleh kapasitas yang dimiliki induk untuk menampung telur. Ukuran telur banyak ditentukan oleh ukuran kuning telur. Proses fertilisasi ada dua cara. Testis berbentuk seperti kantong dengan lipatan-lipatan. b) Testis Testis adalah organ reproduksi jantan yang terdapat berpasangan dan terletak di bawah tulang belakang. Sepasang testis pada jantan tersebut akan mulai membesar pada saat terjadi perkawinan. Ukuran telur akan menentukan jumlah telur yang dimiliki oleh seekor induk. dan sperma jantan bergerak mulai vas deferens menuju celah/lubang urogenital. Namun demikian kebanyakan jenis ikan melakukan pembuahan di luar (external fertilization). Makin besar kuning telur makin besar pula peluang embrio untuk bertahan hidup. Setiap jenis memiliki ukuran telur sendiri. yakni pembuahan di dalam (internal fertilization) dan pembuahan di luar (external fertilization). sel dilapisi dengan suatu lapisan sel spermatogenik (spermatosit). ada yang besar dan ada yang kecil. akan memiliki jumlah telur yang lebih sedikit disbanding dengan jenis yang ukuran telur kecil seperti ikan Cupang dan ikan Mas.

Proses kawin didahului dengan pematangan sel-sel telur pada betina dan sel-sel sperma dalam testis pada jantan. Ikan melakukan reproduksi secara eksternal. Bayangkan apabila ada suatu organisme yang tidak melakukan reproduksi. betina dan jantan merupakan individu terpisah. Pada hermaphroditic. telur dan sperma sama-sama dihasilkan (baik pada waktu sama. Yang akan menghancurkan sebuah ekosistem.berlangsung di luar tubuh dimana sperma memasuki sel telur melalui sebuah lubang yang disebut dengan mikrofil. Embrio berkembang di dalam tubuh induk betina. tetapi jumlah anakan yang dihasilkan setiap kelahiran tidak dapat banyak karena daya dukung induk terbatas. Dalam hal ini. Selanjutnya si jantan akan segera mengeluarkan spermanya. Pada jenis hermaprodit yang lain pembuahan internal juga sendiri dapat berlangsung. yaitu telur dibuahi dan berkembang di luar tubuh ikan. kemudian tawing dengan jenis hermaprodit lain. Ingat rantai makanan? Bayangkanlah salah satu mata rantai tersebut hilang. Akan tetapi.atau bahkan peradaban. pada beberapa family seperti sparidae dan serrinadae. Ikan terkenal sebagai mahluk yang mempunyai potensi fekunditas yang tinggi dimana kebanyakan jenis ikan yang merupakan penghasil telur beribu-ribu bahkan berjuta-juta tiap tahun. jantan dan betina bisa terdapat pada satu individu sehingga dapat melakukan pembuahan sendiri. Sebagian besar. Jenis ini berkembang biak dengan cara melahirkan. ikan jantan dan betina akan saling mendekat satu sama lain kemudian si betina akan mengeluarkan telur. tentu saja akan menganggu keseimbangan alam. . cara reproduksi ini dikenal sebagai oviparus. Pembuahan terjadi di dalam tubuh betina (internal fertilization). maupun berbeda). Secara umum hanya satu sperma yang dapat masuk ked ala sebuah sel telur. Fenomena ini dikenal sebagaihermaphroditic. Dan untuk melakukan pembuahan da dalam disebut ovovipar. Tentu akan tidak seimbang proses alam ini. Pembuahan sendiri secara eksternal bisa terjadi pada hermaprodit yang akan mengeluarkan telur dan sperma secara stimultan. Selanjutnya proses kawin atau (spawning) pada ikan ini berlaku secara alamiah/insting. Apabila alam tidak mengaturnya maka dunia akan sangat padat dengan ikan. lalu sperma dan telur ini bercampur di dalam air. Reproduksi merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu organisme. kemudian melahirkan anak yang sudah berwujud mirip dengan induk. Kelangsungan hidup anakan memang baik.

kandungan kuning telur sangat sedikit. Lidah ini tidak dapat digerakkan dan tidak memiliki fungsi yang berarti. Sistem Pencernaan Sistem pencernaan terdiri dari : Mulut → Esophagus (kerongkongan) → lambung → usus → anus Gambar System pencernaan ikan Di dalam rongga mulut terdapat lidah pendek yang berada di dasar mulut. Contoh : ikan pada umumnya b) Vivipar. sel telur cukup banyak mempunyai kuning telur. dan anak ikan menyerupai induk dewasa. antara lambung dengan usus terdapat tiga buah usus buntu (sekum). . Gigi bertulang keras dan berbentuk kerucut. Embrio berkembang di dalam tubuh ikan induk betina.Cara reproduksi ikan yang ada antara lain : a) Ovipar. Lambung merupakan pelebaran dari saluran pencernaan. Contoh : ikan-ikan livebearers. bahkan ada yang tumbuh pada langit-langit mulut. tidak mempunyai kelenjar ludah tetapi mempunyai kelenjar dari mulut. perkembangan embrio ditentukan oleh hubungannya dengan placenta. dan anak ikan menyerupai induk dewasa c) Ovovivipar. 7. Gigi tumbuh pada rahang atas dan rahang bawah. sel telur dan sel sperma bertemu di luar tubuh dan embrio ikan berkembang di luar tubuh sang induk.

disebut hepatopankreas. serta saluran empedu yang bermuara ke dalam usus. terdapat di belakang insang. makanan masuk ke usus yang berupa pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya. Makanan dari lambung masuk ke dalam usus. berwarna merah kecoklatan. Dari kerongkongan makanan di dorong masuk ke lambung. Fungsi darah pada Ikan adalah sbagai berikut : 1. Fungsi hati menghasilkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu untuk membanfu proses pencernaan lemak. Padabeberapa jenis ikan. Di usus terjadi penyerapan makanan. meliputi hati dan pankreas. terletak di bagian depan rongga badan dan mengelilingi usus. berwarna kehijauary terletak di sebelah kanan hati. Usus bermuara pada anus. Kantung empedu berfungsi untuk menyimpan empedu dan disalurkan ke usus bila diperlukan. kantong empedu. leucocyte dan bbrp bahan lain tersuspensi. Mengedarkan suplai makanan ke sel-sel tubuh 2. yaitu struktur penghubung berupa rongga yang menerima darah dari vena dan terbuka di ruang depan jantung. antara lain menghasilkan enzim – enzim pencernaan dan hormon insulin. terdapat organ sinus venosus. fungsi pankreas. tidak jelas batasnya dengan usus. terbagi atas lobus kanan dan lobus kiri. pendek. Darah sendiri merupakan Suatu fluida (plasma) tempat bbrp bahan terlarut dan tempat erythrocyte. dan salurannya bermuara pada lambung. 8. Dari lambung. terdapat tonjolan buntu untuk memperluas bidang penyerapan makanan. Membawa oksigen ke jaringan2 tubuh . Kantung empedu berbentuk bulat. Esofagus berbentuk kerucut. lambung pada umum-nya membesar. yaitu sebuah bilik (ventrikel) dan sebuah serambi (antrium). bentuknya tidak tegas. Pankreas tidak begitu jelas dan bersatu dengan hati. Sistem Sirkulasi Sistem peredaran darah pada ikan terdiri dari: jantung beruang dua. dan bila tidakdilalui makanan lumennya menyempit. Jantung terletak dibawah faring di dalam rongga parikambium. Fungsi jantung memompa darah Selain itu.Mempunyai hati. serta bagian yang menuju ke arah punggung. Sisa-sisa makanan di keluarkan melalui anus. Pankreas merupakan organ yang berukuran mikroskopik sehingga sukar dikenali. Kelenjar pencernaan pada ikan. yaitu bagian dari rongga tubuh yang terletak di anterior (muka). Hati merupakan kelenjar yang berukuran besar.

organ-organ khusus : hidung. Ginjal Kulit membran mulut ren vena postsardinalis vena lateral abdominalis sinus venosus . 2. hormon reproduksi. Sistem saraf terdiri dari : 1. sehingga proses-proses fisiologis tubuhnya berfungsi normal.l untuk bergerak. sistem cerebro spinal : sistem saraf pusat : otak dan tulang punggung sistem saraf tepi sistem otonomi : simpati dan parasimpati a. saraf akan merangsang kelenjar endokrin untuk mengeluarkan hormon-hormon yang dibutuhkan à hormon dikirim ke organ target dan aktivitas metabolisme à akan merangsang jaringan-jaringan a. Sistem Osmoregulasi Pengaturan tekanan osmotik cairan tubuh yang layak bagi kehidupan ikan.3. Sistem saraf Kedua sistem ini dapat dikatakan sebagai sistem koordinasi untuk mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan dan perubahan status kehidupan (reproduksi dsb). seperti hormon-hormon di atas 2. mata. Perubahan lingkungan akan diinformasikan ke sistem saraf (saraf pusat dsb). Sistem Hormon : Hormon dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar hormon antara lain hormon pertumbuhan. dan sebagainya) karena mengandung ujungujung sel saraf dan sel darah. 10. a) b) 2. suhu. 3. Linealateralis Keistimewaan sistem saraf pada ikan : sistem saraf pada Linealateralis adalah untukmendeteksi kondisi lingkungan (pH. Membawa hormon dan enzim ke organ yg memerlukan Vena caudalis 9. hormon ekskresi & osmoregulasi. Menurut hasil kelenjar hormon : 1. ekto hormon : yang bekerja di luar tubuh. endo hormon : yang bekerja di dalam tubuh. telinga. seperti fenomen : merangsang jenis kelamin lain mendekat untuk berpijah. Osmoregulasi dilakukan dengan berbagai cara melalui: 1.

Untuk mengatasi kehilangan air. Ginjal akan memompa keluar kelebihan air sebagai air seni. 3. Analisa Struktur Vertebrata Jilid I. . Insang ikan air tawar secara aktif memasukkan garam dari lingkungan ke dalam tubuh. glukosa akan diserap kembali pada tubuli proximallis dan garam-garam diserap kembali pada tubuli distal. Dinding tubuli ginjal bersifat impermiable (kedap air. Sistematika Hewan. Ikan air tawar cenderung untuk menyerap air dari lingkungannya dengan cara osmosis. Maskoeri. Maskoeri. Zoologi Vertebrata. Bandung : Armico Bandung Jasin. Surabaya: Sinar Wijaya. Ginjal mempunyai glomeruli dalam jumlah banyak dengan diameter besar. Ini dimaksudkan untuk lebih dapat menahan garam-garam tubuh agar tidak keluar dan sekaligus memompa air seni sebanyak-banyaknya. Jasin. 2.Osmoregulasi pada ikan air tawar 1. Untuk itu. ikan ‘minum’air laut sebanyak-banyaknya 2. 1983. insang ikan air laut aktif mengeluarkan garam dari tubuhnya. Ikan air laut memiliki konsentrasi garam yang tinggi di dalam darahnya. 1992. Zoologi Dasar. Surabaya: Sinar Wijaya. 1984. DAFTAR PUSTAKA Bratowidjoyo. Ketika cairan dari badan malpighi memasuki tubuli ginjal. Urine yang dihasilkan mengandung konsentrasi air yang tinggi. Jumlah glomeruli ikan laut cenderung lebih sedikit dan bentuknya lebih kecil daripada ikan air tawar. Tatang. Tatang. Analisa Struktur Vertebrata Jilid II. Osmoregulasi pada ikan air laut 1. 1994. tidak dapat ditembus) terhadap air. Jakarta : Penerbit Erlangga Djuhanda. Bandung : Armico Bandung Djuhanda. 1984. Mukayat Djarubito. Ikan air laut cenderung untuk kehilangan air di dalam sel-sel tubuhnya karena proses osmosis.

Sukiya. Jogjakarta : Jurusan Biologi FMPA UNY . 2003. Biologi Vertebrata.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->