P. 1
Outbound

Outbound

|Views: 13|Likes:
Published by Guntabozt

More info:

Published by: Guntabozt on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2014

pdf

text

original

OUTBOUND

Tujuan Outbound
Kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi dan membantu tercapainya salah satu atau beberapa aspek dibawah ini, antara lain: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengembangan tim (tim building) Pengembangan kepemimpinan (leadership) Pengelolaan perubahan (managing change) Pengembangan budaya organisasi (culture development) Perencanaan strategis (strategic planning) Pengembangan diri (personal development)

Manfaat Outbound
1. 2. 3. 4. 5. 6. Mempertebal rasa kepercayaan diri Menumbuhkan rasa keberanian mengambil resiko Meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan Membangkitkan kepekaan dan saling pengertian antar kelompok Menumbuhkan motivasi dan berperan aktif Mengembangkan rasa keyakinan untuk mengubah sesuatu yang dianggap ‘tidak mungkin’ menjadi ‘mungkin’ 7. Melahirkan semangat baru yang nantinya menjadi energi baru

Target
1. Tersedianya wahana dan pengalaman kerjasama tim yang menyenangkan bagi peserta 2. Peserta berani mengaktualisasikan potensi-potensi dalam dirinya 3. Peserta lebih optimis dalam menghadapi lingkungan kerja selanjutnya. sumber: http://sekolahalamjogja.wordpress.com/promo/

dan kebersamaan serta keberanian dalam memecahkan masalah.Outbound adalah kegiatan di alam terbuka. Karena belajar dari sebuah pengalaman dalam aktivitas bermain dijadikan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan yang dapat dilakukan di ruangan terbuka atau tertutup. Bermain juga membuat setiap orang merasa senang. remaja. sehingga bukan hanya psikomotorik (fisik) peserta yang ’tersentuh’ tapi juga afeksi (emosi) dan kognisi (kemampuan berpikir). permainan ketangkasan. Pengalaman itu mulai dari pembentukan kelompok. Manfaat dan Tujuan Outbound Kegiatan belajar di alam terbuka seperti outbound bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat. tidak menutup kemungkinan siapapun berhak bermain baik anak-anak. Jadi. Oleh karena itu. Kimpraswil menyatakan bahwa outbound adalah usaha olah diri (olah pikir dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi. Outbound juga dapat memacu semangat belajar dan motivasi pengembangan diri. serta diisi dengan petualangan-petualangan. Kegiatan outbound membentuk pola pikir yang kreatif. Outbound merupakan sarana penambah wawasan pengetahuan yang didapat dari serangkaian pengalaman berpetualang sehingga dapat memacu semangat dan kreativitas seseorang. Pengalaman merupakan guru dalam proses pembelajaran secara alami. Oleh karena itu. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri. dan olah raga. Hal itu yang akhirnya membentuk adanya unsur-unsur ketangkasan. Hal itu dalam rangka menambah dan mengembangkan pengetahuan dari setiap pengalamannya. Dengan bermain orang dapat belajar menggali dan mengembangkan potensi. Seperti halnya manager INSAN KARIMA ISLAMIC GROUND OUTBOUND menegaskan bahwa “permainan yang disajikan dalam outbound memang telah disusun sedemikian rupa. Kegiatan outbound berawal dari sebuah pengalaman sederhana seperti bermain. Misalnya. orang dewasa ataupun orang tua. serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. . Berdasarkan latar belakang tersebut outbound merupakan perpaduan antara permainan-permainan sederhana. Setiap kelompok akan meng-hadapi tantangan dalam memikul tanggung yang harus dilalui. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara berkerja sama. Pengalaman dalam kegiatan outbound memberikan masukan yang positif dalam perkembangan kedewasaan seseorang. dan rasa ingin tahu serta meningkatkan rasa percaya dirinya. seorang mengalami proses alami bermain. Bersama-sama mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil risiko. bermain merupakan fitrah yang dialami setiap manusia. dan bahagia. kinerja dan prestasi dalam rangka melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi secara lebih baik lagi.

dan kesulitan di dalam hubungan sosial. penelitian yang dilakukan oleh Johnson dan Johnson bahwa kegiatan di dalam outbound training dapat meningkatkan perasaan hidup bermasyarakat (sense of community) diantara para peserta latihan. 2) Berekspresi sesuai dengan caranya sendiri yang masih dapat diterima lingkungan. Dalam penelitiannya Afiatin menemukan bahwa penggunaan metode outbound mampu meningkatkan ketahanan terhadap godaan untuk menggunakan narkoba. Tujuan outbound menurut Adrianus dan Yufiarti. dan menimbulkan adanya saling pengertian. 1993). Terapi individu misalnya pada anak yang mengalami penyimpangan seperti anak nakal.Tujuan outbound secara umum untuk menumbuhkan rasa percaya dalam diri guna memberikan proses terapi diri (mereka yang berkelainan) dalam berkomunikasi. Ancok pun menegaskan dalam bukunya Outbound Management Training (2003: 3) bahwa: Metode pelatihan di alam terbuka juga digunakan untuk kepentingan terapi kejiwaan (lihat Gass. 6) Lebih empati dan sensitif dengan perasaan orang lain. Metode yang sama juga digunakan untuk memperkuat hubungan keluarga ber-masalah dalam program family therapy (terapi keluarga). anak pencandu narkotika. anak yang mengalami gangguan hubungan sosial (anak . 3) Mengetahui dan memahami perasaan. Dari uraian di atas jelas bahwa outbound bertujuan sebagai proses terapi individu dan terapi keluarga atau kelompok yang mengalami kesenjangan. Afiatin (2003) dalam penelitian disertasinya telah menggunakan pelatihan outbound untuk penangkalan pengguna obat terlarang (narkoba). 9) Memberikan pemahaman terhadap sesuatu tentang pentingnya karakter yang baik. dalam jurnal Memupuk Karakter Siswa melalui Kegiatan Outbound (2006: 42) adalah untuk: 1) Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri siswa. anak pemakai narkoba. Selain itu dilaporkan pula oleh Afiatin. 12)Menerapkan dan memberi contoh karakter yang baik kepada lingkungan. 11)Mengembangkan kualitas hidup siswa yang berkarakter. 8) Mengetahui cara belajar yang efektif dan kreatif. pelatihan ini digunakan untuk meningkatkan konsep diri anak-anak yang nakal. pendapat orang lain dan menghargai perbedaan. sehingga terciptanya saling percaya antar sesama. 4) Membangkitkan semangat dan motivasi untuk terus terlibat dalam kegiatankegiatan. 5) Lebih mandiri dan bertindak sesuai dengan keinginan. 7) Mampu berkomunikasi dengan baik. 10)Menanamkan nilai-nilai yang positif sehingga terbentuk karakter siswa sekolah dasar melalui berbagai contoh nyata dalam pengalaman hidup.

Memahami setiap kelebihan maupun kekurangan yang ada pada dirinya maupun orang lain. Baik dengan mengadakan rekreasi dan atau mengadakan kegiatan outbound. meningkatkan kualitas karyawan dan perusahaan. Kegiatan outbound individu atau kelompok akan mendapatkan manfaat yang beragam. Bertindak sesuai dengan situasi dan kondisi. Dapat menimbulkan rasa saling menghargai dalam setiap keputusan. Sedangkan terapi keluarga atau kelompok yang mengalami kesenjangan sosial sehingga membutuhkan penyegaran (refresh).berkebutuhan khusus). Selain itu juga outbound bermanfaat sebagai proses berlatih memacu cara berpikir seseorang agar selalu sistematis . Membagun rasa kebersamaan. Memacu rasa keberanian. Komunikasi yang efektif antarsesama. Mulai dari menambah pengalaman baru. Misalnya saja pada sebuah kelompok atau lembaga mengadakan kegiatan outbound setahun sekali dalam rangka meningkatkan rasa kebersamaan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->