Hubungan Akuntansi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari dengan Pasar Modal Pada saat ini peranan akuntansi

pada umumnya, dan manajemen pada khususnya sangat penting dalam menyediakan informasi bagi masyarakat secara keseluruhan, terutama bagi pengambil keputusan, para manajer, dan profesional. Akuntansi manajemen memiliki tanggung jawab dalam mediator konflik. Hal ini berarti bahwa akuntansi manajemen dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan agar sumber-sumber ekonomi yang dikuasainya atau kekayaan perusahaan dapat dialokasikan dan di transformasikan secara lebih efektif serta efisien, termasuk pula tanggung jawab untuk memberikan informasi mengenai aspek-aspek disfungsional yang ditimbulkan oleh konflik-konflik intra organisasi. Sistem informasi akuntansi pada suatu organisasi memiliki dua subsistem utama, yaitu sistem akuntansi manajemen dan sistem akuntansi keuangan. Kedua sistem akuntansi tersebut berbeda tujuan, sifat masukan dan jenis proses yang digunakan untuk mengubah masukan menjadi keluaran. Adapun sistem informasi akuntansi keuangan digunakan bagi pihak eksternal, sedangkan sistem informasi akuntansi manajemen digunakan bagi pihak internal. Sistem akuntansi manajemen menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi para pemakai intern (para manajer dan profesional) untuk memenuhi tujuan-tujuan manajemen tertentu sehingga mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Inti dari sistem informasi akuntansi manajemen adalah proses yang dideskripsikan oleh aktivitasaktivitas seperti pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, analisis, pelaporan dan pengelolaan informasi. Sistem informasi akuntansi manajemen tidak terikat oleh kriteria formal apapun yang mendefinisikan sifat dari proses, masukan, atau keluarannya sehingga kriterianya fleksibel dan berdasarkan pada tujuan manajemen. Sistem akuntansi manajemen memiliki tiga tujuan umum : (Hansen, 2009:4)

a. Menyediakan informasi untuk perhitungan biaya jasa, produk, atau objek lainnya yang ditentukan oleh manajemen. Oleh karenanya, implementasi penyediaan informasi untuk perhitungan-perhitungan biaya oleh manajemen digunakan untuk mengevaluasi

Dalam sebuah sistem informasi akuntansi manajemen. Mulyadi (2001) mengemukakan bahwa terdapat dua garis besar peranan dari akuntansi manajemen. Oleh karena itu. analisis. pengendalian. Oleh karenanya.ketepatan keputusan yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas. Akuntansi manajemen berperan dalam menyediakan informasi keuangan bagi penyusun rencana aktivitas. pelaporan dan pengelolaan data atau informasi. Akuntansi manajemen juga berperan besar dalam menyajikan . Peran akuntansi manajemen sebagai suatu tipe akuntansi Peran akuntansi manajemen sebagai sistem pengolah informasi keuangan dalam perusahaan dibagi menjadi tiga tingkat perkembangan : a) Pencatat skor (score keeping) Dalam pengelolaan perusahaan. laporan kinerja dan komunikasi pribadi. pengevaluasian. maka menghasilkan keluaran ( output) berupa laporan khusus. c. biaya produk. jasa dan nirlaba. penyimpanan. menurunkan biaya. memperluas pangsa pasar dan meningkatkan laba. manajemen melakukan perencanaan aktivitas dan pengendalian pelaksanaan rencana aktivitasnya. b. tetapi juga digunakan pada perusahaan perdagangan. biaya pelanggan. Penggunaan sistem informasi akuntansi manajemen tidak hanya digunakan pada perusahaan manufaktur. anggaran. antara lain : 1. informasi dibutuhkan untuk mengidentifikasi berbagai peluang untuk perbaikan dan mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai dalam mengimplementasikan berbagai tindakan yang didesain untuk menciptakan perbaikan. masukan (input) berupa kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan. Setelah melalui proses. yang memberikan informasi sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya kepada berbagai aktivitas yang direncanakan. dan perbaikan berkelanjutan. Menyediakan informasi untuk perencanaan. pengukuran. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan. Di dalam proses (process) terjadi aktivitas pengumpulan. pentingnya pengambilan keputusan dengan memilih atau beberapa strategi yang paling masuk akal dalam memberikan jaminan pertumbuhan dan kelangsungan hidup jangka panjang bagi perusahaan. Hasil keluaran tersebut akan digunakan oleh pihak intern dalam pengambilan keputusan.

c) Penyedia informasi untuk pemecah masalah (problem solving) Tahap perkembangan ini merupakan akibat lebih lanjut dari status perkembangan yang sebelumnya telah dicapai. Mereka membantu orang-orang yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan tujuan dasar organisasi (Hansen. Informasi diperlukan oleh manusia untuk mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. pengambilan keputusan selalu berusaha mengumpulkan informasi untuk mengurangi ketidakpastian yang dihadapinya dalam memilih alternatif tindakan tersebut. akuntansi menyajikan informasi penyimpangan pelaksanaan rencana yang memerlukan perhatian manajemen. pengamatan. Tahap perkembangan ini hanya dapat dicapai. Oleh karena itu. dan andal (reliable). Posisi yang bertanggungjawab . Jika manajemen telah mengandalkan informasi yang dihasilkan oleh akuntan manajemen. akuntansi manajemen harus memenuhi persyaratan : teliti. yaitu sebagai pencatat skor dan sebagai penarik perhatian. data. maka mereka akan selalu mengundangnya dalam setiap pengambilan keputusan pemecahan masalah yang akan mereka lakukan. relevan. 2. Untuk memenuhi fungsi sebagai pencatat skor bagi manajemen. Peran akuntansi manajemen sebagai suatu tipe informasi Informasi merupakan suatu fakta. persepsi. serta merupakan peran pendukung dalam suatu organisasi. yang mengandung ketidakpastian. peran akuntan manajemen sebagai “pelaksana” sistem akuntansi manajemen juga tidak kalah penting. b) Penarik perhatian manajemen (attention directing) Sebagai penarik perhatian manajemen. 2009:20). agar manajemen dapat merumuskan tindakan untuk mencegah berlanjutnya penyimpangan yang terjadi. Akuntansi manajemen mencatat skor dan mengkomunikasikan skor kepada manajer yang bersangkutan untuk memungkinkan manajemen mengevaluasi pelaksanaan rencana yang telah disusun. dan selalu menyangkut pemilihan suatu alternatif tindakan diantara sekian banyak alternatif yang tersedia. yang menambah pengetahuan. Disamping uraian mengenai garis besar pentingnya akuntansi manajemen dalam suatu proses bisnis diatas. Pengambilan keputusan selalu menyangkut masa yang akan datang. jika akuntansi manajemen telah dapat menjadi pencatat skor yang baik. atau sesuatu yang lain.informasi umpan balik kepada manajemen mengenai pelaksanaan rencana aktivitas yang telah disusun.

mengumpulkan. Secara tradisional. Oleh karenanya. timbulah beberapa sertifikasi khusus yang ditujukan bagi akuntan manajemen.  CPA (Certificate in Public Accounting ). manajer dan akuntan manajemen seharusnya tidak terlalu berfokus pada laba yang akan mengakibatkan mereka membangun suatu keyakinan bahwa satu-satunya tujuan bisnis adalah memaksimumkan kekayaan bersih. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya. menginterpretasikan. serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. mengukur. Efeknya. menganalisis. menyiapkan. profesional. dan mengkomunikasikan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mencapai tujuan dasar organisasi. Akuntan manajemen bertanggung jawab mengidentifikasi. Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. antara lain :  CMA (Certificate in Management Accounting ) adalah sertifikasi yang didesain untuk memenuhi kebutuhan khusus para akuntan manajemen. sesuai dengan kode etik perusahaan atau standar etika tertentu. asuransi.  CIA (Certificate in Internal Auditing ) Adalah sertifikasi bagi auditor internal dan didesain untuk memiliki kompetensi teknis yang memadai. membeli emas. dan terpisah dari profesi akuntan publik. Akuntan manajemen berfungsi sebagai anggota staf dari organisasi dan bertanggung jawab menyediakan informasi.langsung pada tujuan dasar organisasi disebut sebagai posisi lini (line position) dan posisi yang sifatnya mendukung dan tidak bertanggungjawab secara langsung terhadap tujuan dasar organisasi disebut sebagai posisi staf (staff position). Tujuan memaksimumkan laba harus dibatasi dengan persyaratan bahwa laba dicapai dengan cara-cara yang legal dan etis. perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya. tanah dan bangunan. dan . kinerja ekonomi perusahaan menjadi pertimbangan utama. Salah satu tujuan CMA adalah membuat akuntansi manajemen menjadi disiplin ilmu yang diakui. Semua praktik akuntansi manajemen dikembangkan untuk membantu manajer memaksimumkan laba. seperti: menabung di bank. utamanya ditujukkan bagi mereka yang berpraktik sebagai akuntan publik tetapi banyak akuntan manajemen yang memilikinya karena sertifikat ini sangat diakui .

Managerial Accounting . 2009. The Role of Capital Market in Developing Countries. . dan lainnya. Berlangsungnya fungsi pasar modal (Bruce Lloyd. Don R. dan Marryanne M. saham. Mowen.sebagainya. Dengan adanya pemaparan yang ada di atas saya yang pada saat ini menjalani profesi dalam bidang wiraswasta (yang dapat dikaitkan dengan akuntansi manajemen) menggunakan akuntansi manajemen untuk lebih memahami keadaan ekonomi yang sedang terjadi pada saat ini sehingga dapat berguna dalam pengambilan keputusan dan pasar modal berguna untuk mengetahui aspek ekonomi pasar mana yang sedang trend dan meminimalisir kesalahan dalam mejalani wiraswasta tersebut. Jakarta: Salemba Empat. 1976. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung. adalah meningkatkan dan menghubungkan aliran dana jangka panjang dengan "kriteria pasarnya" secara efisien yang akan menunjang pertumbuhan riil ekonomi secara keseluruhan. Referensi Hansen. Bruce. Lloyd. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen melalui jangka panjang seperti obligasi. 1976). Spring: The Moorgate and Wall Street. Akuntansi Manajerial.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful