P. 1
HukumMembuatTulisanPadaKuburanDanBerjalanDiSela-SelaKuburDenganMengenakanSandal

HukumMembuatTulisanPadaKuburanDanBerjalanDiSela-SelaKuburDenganMengenakanSandal

|Views: 1|Likes:
Published by ichreza
fdssdjhfsd
fdssdjhfsd

More info:

Published by: ichreza on Jun 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

<html><br><head><title>Hukum Membuat Tulisan Pada Kuburan Dan Berjalan Di Sela-S ela Kubur Dengan Mengenakan Sandal</title><link rel

=stylesheet type=text/css hre f=../style.css></head><br><body><br><p align=center><div class=judulartikel>Huku m Membuat Tulisan Pada Kuburan Dan Berjalan Di Sela-Sela Kubur Dengan Mengenakan Sandal</div></p><br><p align=center><b>Kategori Jenazah</b></p><br>Selasa, 18 M ei 2004 07:22:54 WIB<br><br><p align=justify>HUKUM MEMBUAT TULISAN PADA KUBURAN< br><br><br>Oleh<br>Syaikh Abdul Aziz bin Baz<br><br><br><br><br>Pertanyaan.<br>S yaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Bolehkah meletakkan sepotong besi atau spandu k pada kuburan seseorang dengan bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an disamping tulisan nama si mayat, tanggal meninggalnya dst ?<br><br>Jawaban.<br>Tidak boleh membua t tulisan pada kuburan seseorang, baik itu berupa ayat-ayat Al-Qur’an maupun lainn ya, baik itu pada besi, kayu maupun lainnya, karena telah diriwayatkan secara pa sti dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari hadits Jabir Radhiyallahu ‘anhu ba hwa ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk memagari ku buran, duduk-duduk diatasnya dan membuat bangunan di atasnya” [1] Hadits ini diriw ayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya, sementara dalam riwayat At-Tirmidzi da n An-Nasa’i ada tambahan dengan isnad Shahih, “Serta membuat tulisan di atasnya” [2]<b r><br>[Majmu Fatawa Wa Maqalat Mutanawwi’ah Juz 4, ha. 337,Syaikh Ibnu Baz]<br><br >[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa U lama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-2, hal 479 Darul Haq ]<br><br>BERJALAN DI SELA-SELA KUBUR DENGAN MENGENAKAN SANDAL<br><br>Oleh<br>Sya ikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin<br><br><br><br>Pertanyaan.<br>Syaikh Muhamma d bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukumnya berjalan di sela-sela kubur deng an mengenakan sanda ? Apakah shahih dalil yang melarang hal itu ? Yaitu Rasulull ah Shallallahu  alaihi wa sallam bersabda : "Hai orang yang mengenkan sandal, le paskanlah sandalmu itu!"<br><br>Jawaban<br>Ahli ilmu berpendapat bahwa berjalan disela-sela kubur dengan memakai sandal hukumnya makruh. Mereka berdalil dengan hadits di atas. Tetapi mereka membolehkan memaki sandal bila ada hajat, seperti panasnya tanah tempat berpijak, banyaknya duri dan benda tajam di situ dll.<br>< br><br>[Disalin dair kitab Al-Wijaazah Fii Tajhiizil Janaazah, edisi Indonesian Bimbingan Praktik Penyelenggaraan Jenazah, Penulis Abdur Rahman bin Abdullah AlGhaits, Penerbit At-Tibyan - Solo]<br>_________<br>Foote Note.<br>[1] Hadits Riw ayat Muslim dalam Al-Janaiz no 970<br>[2] Hadits Riwayat At-Tirmidzi dalam Al-Ja naiz no. 1052</p><br><br><br>Sumber : <a href=http://almanhaj.or.id/index.php?ac tion=more&article_id=730&bagian=0>http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&ar ticle_id=730&bagian=0</a><br><br></body><br></html>

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->