BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Kegiatan pendidikan selalu berlangsung di dalam suatu lingkungan. Dalam konteks pendidikan, lingkungan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berada di luar diri anak. Anak, dalam hal ini manusia tidak akan bisa dipisahkan dengan lingkungannya. Sehingga terkadang, lingkungan pun akan berpengaruh pada sifat dan kepribadian anak, serta salah satu faktor yang membentuk karakter anak. Lingkungan dapat berupa hal-hal yang nyata, seperti tumbuhan, orang, keadaan, politik, kepercayaan dan upaya lain yang dilakukan manusia, termasuk di dalamnya adalah pendidikan. Di dalam konteks pembangunan manusia seutuhnya, keluarga, sekolah dan masyarakat akan menjadi pusat-pusat kegiatan pendidikan yang akan menumbuhkan dan mengembangkan anak sebagai makhluk individu, sosial, susila dan religius. Dengan memperhatikan bahwa anak adalah individu yang berkembang, ia membutuhkan pertolongan dari orang yang telah dewasa, anak harus dapat berkembang secara bebas, tetapi terarah. Hal itulah yang disebut pendidikan. Pendidikan harus dapat memberikan motivasi dalam mengaktifkan anak. Melalui kegiatan pendidikan, gambaran tentang masyarakat yang ideal itu dituangkan dalam alam pikiran peserta didik sehingga terjadi proses pembentukan dan perpindahan budaya. Pemikiran ini mengandung makna bahwa lembaga pendidikan sebagai tempat pembelajaran manusia memiliki fungsi sosial (agen perubahan di masyarakat). Lantas apakah lembaga pendidikan kita, baik yang formal ataupu informal telah mampu mengantarkan peserta didiknya sebagai agen perubahan sosial di masyarakat? Untuk Hal ini masih perlu dipertanyakan. Lembaga pendidikan kita sepertinya kurang berhasil dalam mengantarkan anak didiknya sebagai agen perubahan sosial di masyarakat, terbukti dengan belum adanya perubahan yang signufikan dan menyeluruh terhadap masalah kebudayaan dan keilmuan masyarakat kita, dan masih maraknya komersialisasi ilmu pengetahuan di lembagalembaga pendidikan kita, mahalnya biaya pendidikan serta orientasi yang hanya mempersiapkan peserta didik hanya untuk memenuhi bursa pasar kerja ketimbang memandangnya sebagai objek yang dapat dibentuk untuk menjadi agen perubahan sosial di masyarakat.

3

RUMUSAN MASALAH 1) Apa pengertian Lingkungan Lembaga Pendidikan? 2) Apa fungsi.B. 3) Untuk mengetahui dan memahami klasifikasi dan bentuk dari Lingkungan Lembaga Pendidikan. 4) Dan untuk mengetahui dan memahami keterkaitan antara Lembaga Pendidikan dan Perubahan sosial. peranan. 3 . serta tanggung jawab dari Lingkungan Lembaga Pendidikan. peranan. serta tanggung jawab Lingkungan Lembaga Pendidikan? 3) Seperti apakah klasifikasi dari Lembaga Pendidikan? 4) Apa sajakah bentuk dari Lembaga Pendidikan? 5) Bagaimanakah keterkaitan antara Lembaga Pendidikan dan Perubahan Sosial? C. 2) Untuk mengetahui dan memahami fungsi. TUJUAN MASALAH 1) Untuk mengetahui dan memahami pengertian dari Lingkungan Lembaga Pendidikan.

................. 15 B............................................................................................................................................................ 16 3 ............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. Kesimpulan...................................DAFTAR ISI PENDAHULUAN.................. Fungsi.......................................................................................................................... Tujuan Masalah. 2 DAFTAR ISI.......... 4 2..................... Lingkungan Pendidikan............................................ 15 DAFTAR PUSTAKA... 6 C..................................... Peranan........................................................................ 5 3........................... Pengertian....................................... Latar Belakang......... 4 1....... 1 B............. 15 A.................................................... 5 B............. 4 A................................................. Lingkungan................................... 2 C........... Klasifikasi dan Bentuk Lingkungan Lembaga Pendidikan................................................................................................................................................................................................................... Lembaga Pendidikan....................................................................... 1 A..................... Saran..................................................................................................... 11 PENUTUP......................... dan Tanggung Jawab................................................................................... 3 PEMBAHASAN....................................................... Rumusan Masalah..................................

Dalam pergaulan tidak selalu berlangsung pendidikan walaupun didalamnya terdapat faktor-faktor yang berdaya guna untuk mendidik. pendidikan. “Ilmu Pendidikan Islam”. Pergaulan semacam itu dapat terjadi dalam :1 • • • Hidup bersama orang tua.. kejadian-kejadian atau hal-hal yang mempunyai hubungan dengan seseorang. Dalam arti luas. Dari sinilah. Zakiah. Zakiah. kita melihat adanya unsur-unsur pergaulan dan unsur lingkungan yang keduanya tidak terpisahkan tetapi dapat dibedakan. Atau Pendidikan adalah suatu proses transformasi anak didik agar mencapai hal hal tertentu sebagai akibat proses pendidikan yang diikutinya. atau alam yang bergerak atau tidak bergerak. cermat.. Tetapi keadaankeadaan itu tidak selamanya bernilai pendidikan. dan saudara-saudara lainnya dalam suatu keluarga.BAB II PEMBAHASAN A. Pergaulan merupakan unsur lingkungan yang turut serta mendidik seseorang. kami memberikan penjelasan dalam makalah tentang bagaimana pentingnya suatu lingkungan lembaga pendidikan. Ia adalah seluruh yang ada. karena bisa saja malah merusak perkembangannya. Kita dapat menduga pribadi seseorang yang kita nyatakan dengan kata-kata : tenang. 63-64 3 http://www. dkk. tempat tinggal. di desa. kasar. Sejauh manakah seseorang berhubungan dengan lingkungannya. adik. suatu suasana yang lebih bersifat pribadi.net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . Op. Suasana pribadi ini tampak pada diri seseorang sekalipun tanpa bergaul.. Cit. Bertempat tinggal dalam suatu lingkungan kebersamaan di kota. nenek. artinya mempunyai nilai positif bagi seseorang. hati-hati. baik manusia maupun benda buatan manusia. adat istiadat. 1) Lingkungan Dalam arti yang luas. dapat pula dikemukakan bahwa “lingkungan pribadi” yang membentuk suasana diri.3 1 Daradjat. lembut. Dengan kata lain lingkungan ialah segala sesuatu yang tampak dan terdapat dalam alam kehidupan yang senantiasa berkembang. meskipun tidak bergaul dengannya. Jakarta . hlm. 63 2 Daradjat. hlm. kakek. Berkumpul dengan teman-teman sebaya. lingkungan mencangkup iklim dan geografis. sejauh itu pula terbuka peluang masuknya pengaruh pendidikan kepadanya. dan alam. pendidikan adalah berusaha membangun seseorang untuk lebih dewasa.. PENGERTIAN Dalam kegiatan pendidikan.slideshare. Pernyataan itu mungkin lahir karena kita merasakan demikian adanya. dkk. atau dimana saja. Bumi Aksara. pengetahuan.2 Di samping itu. 2000.

. Lingkungan pendidikan terbagi tiga dimensi. Sekolah. Lebih jelasnya pendidikan adalah setiap proses di mana seseorang memperoleh pengetahuan.com/2008/12/lembaga-pendidikan. terpadu. dan Masyarakat”. Tipologi pendidikan yang mempengaruhi pendidikan. lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. majalah. agar mereka sebagai manusia dan anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . Fungsi sosialnya adalah untuk membantu setiap individu menjadi anggota masyarakat yang lebih efektif dengan memberikan pengalaman kolektif masa lampau dan masa kini. 3) Lingkungan Pendidikan Lingkungan pendidikan adalah alam sekitar yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak dan peserta didik. Segala kegiatan yang diarahkan dalam rangka mengembangkan potensi anak menuju kesempurnaannya secara terencana. Seorang anak masuk dalam keluarga mulai dari kandungan hingga tumbuh berkembang 4 http://muthoharohmuth. TV.. Muhammadiyah Purworejo. pendidikan mempunyai fungsi sosial dan individual. pendidikan adalah tuntunan didalam hidup tumbuhnya anak-anak. dan berkesinambungan adalah menjadi hakikat pendidikan.html (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 5 Makalah Univ.blogspot. Untuk mencapai sasaran dan fungsi di maksud maka sistim persekolahan atau lembaga pendidikan menjadi salah satu wahana strategis dalam membina sumber daya manusia berkualitas.4 Pendidikan adalah segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu sebagai pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. 2008. adapun maksudnya. radio dan sebagainya atau non formal seperti interaksi peserta didik dengan masyarakat sekitar.2) Lembaga Pendidikan Secara bahasa lembaga adalah suatu organisasi dan pendidikan adalah usaha manusia dewasa dalam mengembangkan potensi anak yang sedang berkembang untuk menjadi manusia yang berguna. Menurut Ki Hajar Dewantara5 mengemukakan bahwa. mengembangkan kemampuan/keterampilan sikap atau mengubah sikap. hlm. yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak itu. Fungsi individualnya adalah untuk memungkinkan seorang menempuh hidup yang lebih memuaskan dan lebih produktif dengan menyiapkannya untuk menghadapi masa depan (pengalaman baru).slideshare. surat kabar. Ia juga berlangsung secara informal lewat berbagai kontak dengan media komunikasi seperti buku. Secara garis besar. Tipologi lingkungan keluarga Seorang anak mulai mengenal hidup dan kehidupannya dimulai di dalam keluarga. antara lain :6 a. 5 6 http://www. yaitu lingkungan keluarga. Proses pendidikan dapat berlangsung secara formal seperti yang terjadi di berbagai lembaga pendidikan. terarah. “Pendidikan Lingkungan Keluarga.

pendidikan menghendaki agar peserta didiknya menjadi individu yang menjalani kehidupan yang aman dan damai. b. Dasar-dasar perilaku akan ditentukan oleh adat istiadat orang tuanya. Dengan demikian. gembira. maka pengembangan nilai-nilai serta peningkatan mutu pendidikan tentunya menjadi tema pokok dalam rencana kerja pemerintah dalam membangun lembaga pendidikan. material dan spiritual. pendiam. Oleh karena itu. ramah. memiliki rasa tanggung jawab. Tipologi lingkungan sekolah Sekolah merupakan lingkungan pendidikan kedua setelah lingkungan rumah. Lebih dari itu. Berdasarkan kenyataan dapat disimpulkan bahwa pengaruh lingkungan keluarga sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. diikat oleh kebiasaan dan pengalaman-pengalaman yang sama. pemarah dan seterusnya Perkembangan kepribadian seperti : memilliki cita-cita yang teguh. kapasitas ingatan dan pengembangan bakat khusus. kesatuan dan tindakan yang sama di dalam kehidupannya. serta memiliki sejumlah persesuaian. kapasitas sintesa. sedih. juga sifat sikap hidup serta kebiasaan-kebiasaan orang tuanya. Suasana sekolah ditentukan oleh petugas-petugas yang berbeda-beda sehingga dapat menghilangkan kejenuhan.sampai anak sanggup melepaskan diri dari ikatan keluarga. Lingkungan mayarakat sangat mempengaruhi perkembangan anak. seperti : • • • Perkembangan intelektual antara lain : tingkat kecerdasan. Tipologi lingkungan masyarakat umum Arti masyarakat menurut Cook adalah sekumpulan orang yang menempati suatu daerah. Perkembangan emosi anak seperti : perasaan senang. percaya diri dan sebagainya. kecepatan reaksi. Sejalan dengan realitas kehidupan sosial yang berkembang di masyarakat. c. guru di sekolah berperan sebagai pendidik pengganti orang tua yang harus bertanggung jawab atas pendidikan. pembangunan lembaga pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang aman. Sekolah merupakan tempat latihan persahabatan dan persaudaraan. Kesejahteraan dalam hal ini mencakup dimensi lahir batin. 3 . damai. B. dan sejahtera. KLASIFIKASI dan BENTUK LINGKUNGAN LEMBAGA PENDIDIKAN Upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat pada dasarnya merupakan cita-cita dari pembangunan bangsa. mengetahui hak dan kewajiban. Banyak orang tua yang menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan bagi anak-anaknya itu kepada sekolah.

dan pemanfa’atan masa libur. Oleh karena itu. Unsur utama yang menjadi landasan pokok dalam pendidikan di lingkungan keluarga manapun adalah tetap. Pengetahuan itu akan membawa guru untuk melakukan pilihan yang tepat terhadap alat-alat pendidikan yang seharusnya ia gunakan dalam membimbing perkembangan anak (lahir maupun batin). terlepas dari “keuntungan dan kerugian” yang mungkin ditimbulkan oleh kemajuan dan citra baru mengenai “keluarga bahagia”. khususnya yang hidup di kota-kota besar sering terlampau cepat mempelajari atau mengetahui sesuatu yang sebenarnya tidak cocok atau belum sesuai dengan dirinya. Kemiskinan juga sering menjadi sebab keterlantaran anak dalam berbagai aspek : jasmaniah. dkk. Anak-anak modern. Op. Suatu kehidupan keluarga yang baik adalah menjalankan agama yang dianutnya. karena dengan itu.. harus dilakukan perlakuan maupun didikan yang berbeda terhadap anak yang dalam keluarganya memperoleh didikan keras atau lemah terhadap anak yang diterlantarkan dan anak dari keluarga yang harmonis. ia akan lebih dapat memahami anak yang bersangkutan. yaitu rasa kasih sayang dan terselenggaranya kehidupan beragama yang mewarnai kehidupan pribadi atau keluarga.Lembaga pendidikan di Indonesia dalam UU bisa kita klasifikasikan menjadi dua kelompok yaitu: sekolah dan luar sekolah. dan hidup keagamaan. Zakiah. Disini pendidikan berlangsung dengan sendirinya sesuai dengan tatanan pergaulan yang berlaku di dalamnya. kebutuhan akan kewibawaan dan nilai-nilai kepatuhan.net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 8 Daradjat. melalui suasana keluarga yang demikian dapat menumbuhkan perkembangan efektif secara “benar”.slideshare. Cit. selanjutnya pembagian ini lebih rincinya menjadi tiga bentuk :7 • In-Formal (Keluarga) Keluarga merupakan masyarakat alamiah yang pergaulan di antara anggotanya bersifat khas. Keadaan itu terutama dipacu oleh siaran-siaran radio dan televisi yang didengar dan dilihatnya. Justru karena pergaulan yang demikian itu berlangsung dalam hubungan yang bersifat pribadi dan wajar. maka penghayatan terhadapnya mempunyai arti yang amat penting. Keserasian yang pokok harus terbina adalah keserasian antara ibu dan ayah. Dalam lingkungan ini terletak dasar-dasar pendidikan. hlm. sosial. sehingga ia dapat tumbuh dan berkembang seacara wajar.8 Pengetahuan mengenai bentuk-bentuk lingkungan keluarga dalam mendidik anak amat perlu diketahui oleh para guru. mental. Oleh karena itu. Disini diletakkan dasar-dasar pengalaman melalui rasa kasih sayang dan penuh kecintaan. artinya tanpa harus diumumkan atau dituliskan terlebih dahulu agar diketahui dan diikuti oleh seluruh anggota keluarga.. hal itu juga merupakan persiapan yang baik untuk memasuki pendidikan sekolah. Namun demikian. yang merupakan komponen 7 http://www. 66-67 3 .

Dimana fungsi dari lingkungan ini adalah : 1. dan masyarakat sekitar. serta berlangsung mulai dari TK (RA) sampai PT (Perguruan Tinggi).. dikatakan formal karena diadakan di sekolah/ tempat tertentu. Op. Sifatnya yang lebih halus dan perasa. dkk. 2. Peserta didik belajar taat kepada peraturan/ tahu disiplin. dengan taraf pengetahuan yang kurang lebih sederajat dan secara sekaligus menerima pelajaran yang sama.. 1991.. “Ilmu Pendidikan”. Membantu lingkungan keluarga untuk mendidik dan mengajar. 71 11 Ahmadi. teman-temanya sendiri. Peserta didik dapat bergaul dengan guru. PT Rineka Cipta. b. karyawan. Bagi pemerintah diadakannya pendidikan dalam lembaga formal (lingkungan formal) yakni dalam rangka pengembangan bangsa. dkk. maka jalur yang ditempuh untuk mengetahui out putnya baik secara kuantitatif dan kualitatif. c. Pada umumnya lembaga formal adalah tempat yang paling memungkinkan seseorang meningkatkan pengetahuan. • Formal Dalam bentuk yang kedua ini. Keduanya merupakan unsur yang saling melengkapi dan isi mengisi yang membentuk suatu keserasian dan keseimbangan dalam kehidupan suatu keluarga. 9 Aplikai “Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline” versi 1. Mengembangkan kepribadian peserta didik lewat kurikulum agar : a. Zakiah. mempunyai jenjang dan dalam kurun waktu tertentu. berkumpul dengan anak-anak dengan umur yang hampir sama. dimana intinya adalah lingkungan sekolah. dan paling mudah untuk membina generasi muda yang dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat. Seorang ibu secara intuisi (bisikan hati)9 lebih mengetahui alat-alat pendidikan apa yang baik dan dapat digunakan.1 10 Daradjat. Oleh karena itu. berdasarkan aturan resmi yang telah ditetapkan. teratur sistimatis. tingkah laku anak/ peserta didik yang dibawa dari keluarga serta membantu pengembangan bakat.pokok dalam setiap keluarga. hal itu merupakan imbangan terhadap sifat seorang ayah. Mempersiapkan peserta didik terjun di masyarakat berdasarkan norma-norma yang berlaku. Abu. dan memperdalam/ memperluas. Cit.10 a) Arti sekolah11 Membahas masalah sekolah sebagai lembaga pendidikan formal (lingkungan formal) perlu diketahui. memperbaiki. hlm. sekolah adalah lembaga dengan organisasi yang tersusun rapi dan segala aktivitasnya direncanakan dengan sengaja yang disebut kurikulum. 162-164 3 . Jakarta . hlm.

12 Lembaga pendidikan yang dalam istilah UU No.b) Jenjang lembaga pendidikan formal Pendidikan Tinggi Umum Pendidikan Menengah SMTA SMTP Kejuruan Pendidikan Dasar SD TK c) Tujuan pengadaan lembaga pendidikan formal 1. 20 Tahun 2003 disebut dengan jalur pendidikan non formal ini. 8-9 3 . Pendidikan yang dialami dalam masyarakat ini. Dengan demikian. Cit. Op. Pendidikan ini mempunyai cirri-ciri sebagai berikut: a) Pendidikan diselenggarakan dengan sengaja di luar sekolah b) Peserta umumnya mereka yang sudah tidak bersekolah c) Pendidikan tidak mengenal jenjang dan program pendidikan untuk jangka waktu pendek. hlm. d) Peserta tidak perlu homogen 12 Makalah Univ.. telah mulai ketika anak-anak untuk beberapa waktu setelah lepas dari asuhan keluarga dan berada di luar dari pendidikan sekolah. Muhammadiyah Purworejo.. bersifat fungsional dan praktis yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja peserta didik yang berguna bagi usaha perbaikan taraf hidupnya. masyarakat merupakan lingkungan ketiga setelah keluarga dan sekolah. Tempat untuk menguatkan masyarakat bahwa pendidikan itu penting guna bekal kehidupan di masyarakat sehingga siap pakai. Tempat sumber ilmu pengetahuan 2. Tempat untuk mengembangkan bangsa 3. berarti pengaruh pendidikan tersebut tampak lebih luas. • Non-Formal Dalam konteks pendidikan.

agar mereka dapat menempati posisi yang layak. f) Adult Education Adalah pendidikan untuk orang dewasa yang mengambil umur batas tertinggi dari masa kewajiban belajar. termasuk pemuda di luar batas umur tertinggi kewajiban belajar dan dilakukan di luar lingkungan dan sistem persekolahan resmi. serta evaluasi yang sistematis f) Isi pendidikan bersifat praktis dan khusus g) Keterampilan kerja sangat ditekankan Dari sini. yaitu pendidikan yang diselenggarakan di luar sekolah biasa.net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . misalnya Univ. b) Pendidikan Masyarakat Merupakan pendidikan yang ditujukan kepada orang dewasa. d) Pendidikan Luar Sekolah Adalah pendidikan yang dilakukan di luar sistem persekolahan biasa. e) Mass Education Adalah pendidikan yang ditujukan kepada orang dewasa di luar lingkungan sekolah. yang khusus dikelola oleh Perguruan Tinggi untuk menyahuti hasrat masyarakat yang ingin masuk dunia Universitas. 9 14 http://www.e) Ada waktu belajar dan metode formal. c) Pendidikan Rakyat Adalah tindakan-tindakan atau pengaruh yang terkadang mengenai seluruh rakyat. kami dapat mendapat memberikan beberapa istilah jalur pendidikan luar sekolah :13 a) Pendidikan Social Yaitu14 proses yang diusahakan dengan sengaja di dalam masyarakat untuk mendidik individu & lingkungan sosial. Terbuka. h) Fundamental Education Ialah pendidikan yang bertujuan membantu masyarakat untuk mencapai kemajuan sosial ekonomi.. supaya bebas dan bertanggung jawab. 13 Ibid. hlm. g) Extension Education Adalah suatu bentuk dari adult education.slideshare.

hlm. 170 16 Aplikai “Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline” versi 1. 10. sejak manusia ada di dunia memiliki fungsi dan peran dalam perubahan masyarakat menuju ke arah perbaikan dalam segala lini. sebagaimana dinyatakan bahwa “pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. cakap.Dari lingkungan ketiga lembaga di No. Formal Gedung sekolah Usia.net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . 6. tetapi tidak penting Biasanya tidak ada Ada Praktis dan khusus Singkat Tidak sama Ada/sertifikat Pemerintah dan swasta Tak selalu Tak selalu Tak selalu Agak tua Terusmenerus Terusmenerus Tertua. Kemudian sebagai agen perubahan lembaga pendidikan berfungsi sebagai alat :17 1) Pengembangan Pribadi 2) Pengembangan Warga 3) Pengembangan Budaya 4) Pengembangan Bangsa Peran sesungguhnya dari lembaga pendidikan adalah sebagai jembatan pengantar kita untuk mecapai tujuan pendidikan nasional. Dalam hal ini lembaga pendidikan memiliki dua karakter secara umum. 5. mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. 1. dan TANGGUNG JAWAB Sebagai lembaga sistem sosial.slideshare. FUNGSI. 12. 11. melaksanakan peranan fungsi dan harapan untuk mencapai tujuan dari sebuah sistem. 15 Ahmadi. maka dapat diambil inti bahasan yang sesuai dengan tabel disamping 2. dkk. PERANAN. 13. 8.. berilmu. Kedua mengenali individu yang berbeda-beda dalam peserta didik yang memiliki kepribadian dan disposisi16 (perbedaan watak) kebutuhan. Abu.1 17 http://www. sehat.. Jenjang Program Bahan pelajaran Lama pendidikan Usia peserta Penilaian Penyelenggaraan Metode Tenaga Administrasi Sejarahnya Kadangkadang ada. berakhlak mulia. Cit.. Ketentuan Tempat langsung TABEL PERBANDINGAN DARI KETIGA LEMBAGA PENDIDIKAN Pend. bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 9. kreatif. sesuai dengan jenjang pendidikan Ada dan ketat Kurikulum Akademik Panjang Relatif sama Ada/STTB Pemerintah dan swasta Tertentu Ada SIM Sistimatis Non-Formal Luar sekolah In-Formal Utama dalam keluarga inti - atas. 7. Syaratnya sebagaimana tertulis dalam makalah ini :15 C. harus pendidikan 3. Op. 4. Pertama.

Oleh karena itu. hal ini dikarenakan adanya hubungan darah antara pendidikan dengan anak didik.. sebab dari sinilah keseimbangan jiwa di dalam perkembangan individu selanjutnya ditentukan. bersama-sama menjaga ketertiban. kedamaian. e) Peletakan dasar-dasar agama Masa kanak-kanak adalah masa yang paling baik untuk meresapkan dasardasar kehidupan beragama. b) Menjamin kehidupan emosional anak Melalui pendidikan keluarga ini. kebersihan dan keserasian dalam segala hal.. 5-6 3 . kegiatan seperti ini besar sekali pengaruhnya terhadap kepribadian anak. dalam hal ini tentu terjadi dalam keluarga. Muhammadiyah. serta tanggung jawab dalam setiap lingkungan lembaga pendidikan : a. yang biasanya tercermin dalam sikap dan perilaku orang tua sebagai teladan yang dapat di contoh anak. Op. gotong royong secara kekeluargaan. mendengarkan khutbah atau ceramah keagamaan. Anak-anak seharusnya dibiasakan ikut serta ke masjid bersama-sama untuk menjalankan ibadah. setelah kita ketahui tentang fungsi dan peran lingkungan pendidikan. maka di makalah ini juga akan menjelaskan sedikit tentang fungsi. kehidupan emosional atau kebutuhan akan rasa kasih sayang dapat dipenuhi atau dapat berkembang dengan baik. Cit. In-Formal (Keluarga) 1) Fungsi dan peranan pendidikan keluarga18 a) Pengalaman pertama masa kanak-kanak Lingkungan pendidikan keluarga memberikan pengalaman pertama yang merapakan faktor penting dalam perkembangan pribadi anak. menolong saudara atau tetangga yang sakit. sebab orang tua hanya menghadapi sedikit anak didik dan karena hubungan tadi didasarkan atas rasa cinta kasih sayang murni. terutama lewat kehidupan keluarga yang penuh rasa tolongmenolong. peran. c) Menanamkan dasar pendidikan moral Di dalam keluarga juga merapakan penanaman utama dasar-dasar moral bagi anak. Suasana pendidikan keluarga ini sangat penting diperhatikan. 2) Tanggung jawab keluarga 18 Makalah Univ. hlm.. d) Memberikan dasar pendidikan sosial Perkembangan benih-benih kesadaran sosial pada anak-anak dapat dipupuk sedini mungkin.

net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . b) Spesialisasi20 (pengahlian dalam suatu cabang ilmu)dalam bidang pendidikan dan pengajaran. d) Memelihara dan membesarkan anak. 23 http://www. b) Pemberian motivasi kewajiban moral sebagai konsekuensi kedudukan orang tua terhadap keturunannya. e) Konservasi dan transmisi cultural (yaitu pemeliharaan warisan budaya. hlm. 19 Ibid. c) Tanggung jawab sosial adalah bagian dari keluarga yang pada gilirannya akan menjadi tanggung jawab masyarakat. f) Transisi22 (peralihan dari keadaan)dari rumah ke masyarakat (Sekolah menjadi tempat anak untuk melatih berdiri sendiri dan tanggung jawab anak sebagai persiapan untuk terjun ke masyarakat). Fungsi sekolah menurut Suwarno dalam bukunya Pengantar Umum Pendidikan. b. adalah a) Mengembangkan kecerdasan pikiran dan memberikan pengetahuan.. 22 Ibid. baik sesamanya. dengan guru dan dengan karyawan.slideshare. Formal (Sekolah) 1) Fungsi Lingkungan Lembaga Pendidikan Sekolah19 Fungsi sekolah sebagai lembaga yang membantu lingkungan keluarga. bangsa dan Negara. c) Efisiensi 21(kemampuan menjalankan tugas dengan baik dan tepat) d) Sosialisasi (yaitu proses perkembangan individu menjadi makhluk sosial yang mampu beradaptasi dengan masyarakat).a) Adanya motivasi atau dorongan cinta kasih yang menjiwai hubungan orang tua dan anak. maka sekolah bertugas mendidik dan mengajar serta memperbaiki dan memperhalus tingkah laku anak didik yang dibawa dari keluarganya. 2) Peran Lingkungan Lembaga Pendidikan Sekolah23 a) Tempat anak didik belajar bergaul. Dapat dilakukan dengan pencarian dan penyampaian budaya pada anak didik selaku generasi muda). 7 20 Aplikai “Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline” versi 1.1 21 Ibid. b) Tempat anak didik belajar mentaati peraturan sekolah. e) Memberi pendidikan dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi kehidupan anak kelak.

teratur dan resmi. fungsi.. 4) Sifat-sifat Lingkungan Lembaga Pendidikan Sekolah a) Tumbuh sesudah keluarga (pendidikan kedua). hlm. kecepatan reaksi. isi. c. dan perannya.. b) Lembaga Pendidikan Formal. memiliki rasa tanggung jawab.slideshare. maka kami memberikan jawaban bahwa. b) Mengurus dan membina tenaga tekhnis pendidikan masyarakat. tanggung jawab dalam lingkungan masyarakat ini sesuai dengan tujuan.. mengetahui hak dan kewajiban.net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . bangsa dan agama. bukan sebagai hubungan darah. b) Tempat Perkembangan Emosi Anak seperti : perasaan senang. Maksudnya hubungan antara guru dan murid bersifat dinas. dalam arti memiliki program yang jelas. b) Tanggung jawab keilmuan berdasarkan bentuk. c) Lembaga pendidikan tidak bersifat kodrati. 3) Tanggung Jawab Lingkungan Lembaga Pendidikan Sekolah a) Tanggung jawab formal kelembagaan sesuai dengan fungsi dan tujuan yang ditetapkan menurut ketentuan yang berlaku. kapasitas ingatan dan pengembangan bakat khusus. ramah. Abu. 24 Ahmadi. gembira. Cit. pemarah dan seterusnya c) Tempat Perkembangan Kepribadian seperti memilliki cita-cita yang teguh. 2) Peran Lingkungan Pendidikan Masyarakat25 a) Tempat Perkembangan Intelektual antara lain : tingkat kecerdasan. pendiam. maksudnya sekolah memikul tanggung jawab dari keluarga untuk mendidik anak-anak mereka. c) Mengurus dan membina sarana pendidikan masyarakat. tujuan dan tingkat pendidikan. 165 25 http://www. percaya diri dan sebagainya. Non-Formal (Masyarakat) 1) Fungsi Lingkungan Pendidikan Masyarakat24 a) Membina program kegiatan dan kurikulum latihan masyarakat. 3) Tanggung jawab Lingkungan Pendidikan Masyarakat Setelah kami mencari refrensi tentang masalah tanggung jawab lingkungan pendidikan masyarakat tidak menemukannya. dkk. c) Tanggung jawab fungsional adalah tanggung jawab profesional pengelola dan pelaksana pendidikan yang menerima ketetapan ini berdasarkan ketentuan jabatannya.c) Mempersiapkan anak didik untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi agama. kapasitas sintesa. sedih. Op.

BAB III PENUTUP A. menyempurnakan Akhlaqul Karimah. KESIMPULAN Dalam sistem pendidikan nasional. Walaupun dari beberapa undang-undang yang telah di tetapkan oleh pemerintah tidak luput dari kritik dari beberapa tokoh liberal karena negara telah memasukan pemahasan-pembahasan agama kedalam undang-undang yang berpotensi menumbuhkan gesekan antar agama. Sekolah sebagai lingkungan kedua bertugas mengembangkan potensi dasar yang dimiliki masing-masing individu agar mempunyai kecerdasan intelektual dan mental. 3 . 3. melainkan manusia diciptakan hanya untuk menyelesaikan misi Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Dimana masing-masing mempunyai tanggung jawab yang terpadu dalam rangka pencapaian tujuan nasional. dan Rahmatan lil ‘Alamin. pendidikan seumur hidup dikelola atas tanggung jawab keluarga. Tentunya sebagai bangsa yang menjunjung tinggi agama haruslah mengangap bahwa hal itu hanya sebagai salah satu koreksi ke arah yang lebih baik atas peran lembaga pendidikan di masyarakat. tentunya hal ini juga diperlukan adanya langkah nyata serta bantuan baik moril ataupun materil dari pemerintah maupun masyarakat terhadap semua undang-undang yang telah dicanagkan agar bisa terlaksan dengan sempurna. SARAN Manusia diciptakan oleh Allah SWT. bukan menjadi orang yang paling benar disisi orang yang lain. Sekian. Dari individu yang cerdas. apabila dari awal hingga akhir pembahasan. Maka dari itu. keterampilan dan sikap. Juga menjadi ajang pengoptimalan perkembangan diri setiap individu. sosial. Maka. maupun pengetikkan. Dengan mehamami beberapa pembagian dan penjelasan tentang masalah-masalah yang melingkupi lembaga pendidikan masing–masing. susila dan religius. 1. bertanggung jawab untuk memberikan dasar dalam menumbuh kembangkan anak sebagai makhluk individu. sekolah dan masyarakat. Masyarakat sebagai lembaga ketiga memberikan anak kemampuan penalaran. Keluarga sebagai lingkungan pertama. penulis meminta kepada segenap para pembaca untuk memberikan kritik dan sarannya demi misi yang telah diamanahi oleh Allah SWT kepada kita semua. ada suatu kekeliruhan baik dari segi bahasa. 2. B. diharapkan adanya agen-agen yang mampu merubah kondisi negeri ini dari keterpurukan nasional. ucapan. kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. akan lahir bangsa yang cerdas yang mampu memecahkan masalahnya sendiri.

net/abazel/manajemen-lembaga-pendidikan (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) http://muthoharohmuth.1 Daradjat. Zakiah.. Sekolah.html (diakses pada tanggal 21 Maret 2013) 3 . Abu. “Pendidikan Lingkungan Keluarga.blogspot. hlm. 63 Makalah Univ. “Ilmu Pendidikan Islam”.. dkk. Jakarta .DAFTAR PUSTAKA Ahmadi. dkk. 1991. “Ilmu Pendidikan”. Bumi Aksara. Muhammadiyah Purworejo. 2008..slideshare. 2000. dan Masyarakat” Sumber-sumber lain yang diambil pada tanggal 21 Maret 2013 : http://www. Jakarta .com/2008/12/lembaga-pendidikan. PT Rineka Cipta Aplikai “Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline” versi 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful