P. 1
Contoh Teks Dakwah

Contoh Teks Dakwah

5.0

|Views: 7|Likes:
Published by Fitria Wijayanti

More info:

Published by: Fitria Wijayanti on Jun 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2014

pdf

text

original

Contoh Teks Dakwah

Posted in 18.08

ِ َّ ِ ُ ‫اْلم‬ ِ ‫ذي أَنحعمنَا بِنِعم‬ ِ ِ ‫ة اح‬ ِ ‫واح‬ ‫سالَِم‬ ‫إل ح‬ ‫حَ ح‬ َ ‫إل حْيَان‬ َ ‫دِ هلل ال ح َ َ ح‬ ِ ‫ من ي ه‬.‫ات أَعمالِنا‬ ِ‫غ‬ ِ‫ده‬ ِ ‫من سيِّئ‬ ِ ‫سنَا‬ ِ‫ف‬ ِ ِ‫فره ونَعوذُ بِاهلل‬ ِ‫ده ونَستَع‬ ِ‫و‬ ‫َن‬ ‫أ‬ ‫ر‬ ‫ر‬ ‫ش‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ت‬ ‫س‬ ‫ن‬ ‫و‬ ‫و‬ ‫ن‬ ‫ي‬ ‫ح‬ ‫ح‬ ُ َ ُ ُ ‫َح‬ َ ََ ‫و ح‬ ‫ح َ َ َ ح َح‬ ‫ح‬ ُ ُ ُ ‫ح ُح‬ ‫َ ح ُ َ ح‬ َ ‫مُُ َ ح‬ َ ‫َن‬ ٍ َّ ‫ُم‬ ِ ‫م صل وسلِّم علَى‬ ِ ‫ضلِحلو فَالَ ى‬ ِِ‫د وعلَى اَل‬ ِ ‫اهلل فَالَ م‬ ‫و‬ ‫اد‬ ‫ي‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫و‬ ‫و‬ ‫ل‬ ‫ل‬ ‫ض‬ َ ‫ح‬ َّ َُ ‫سيِّدنَا‬ ََ ‫م‬ َ ُ ُ ُ َّ‫ اَلل‬.ُ‫ي لَو‬ َ َ ‫ه َّ َ ِّ َ َ ح‬ ُ ‫ح‬ َ ُ ُ َ َ ِ ‫وأح‬ ِ ِ‫وصحب‬ ‫د‬ َّ ‫ْي أ‬ ُ‫ع‬ َ ‫َْجَع ح‬ ‫َما بَ ح‬ ‫ََح‬
Kami panjatkan segala puji padaNya dan kami meminta pertolonganNya. Seraya memohon ampun dan meminta perlindunganNya dari segala keburukan jiwaku dan dari kejelekan amaliahku. Barangsiapa yang telah Allah tunjukkan jalan baginya, maka tiada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk. Ya Allah limpahkanlah salawat dan salam bagi Muhammad saw berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya.

Assalamu ‘alaikum wr.wb. Wallahu'alam.Bismillâhirrahmânirrahîm Segala puji bagi Allah Rabbul ‘Alamin. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mengumpulkan kita di tempat yang baik ini dengan izin Allah laksana satu hati dalam tubuh satu orang, sehingga kita menjadi saudara-saudara yang saling mencintai. Al-hamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan taufik, serta menganugerahkan kemudahan kepada kita untuk menuntut ilmu syar’i, yang telah menjadikan kita termasuk orang-orang yang berilmu, dan orangorang yang berjalan mengikuti jalan ilmu.

Sebelum segala sesuatu dimulai, saya mengingatkan kepada diri saya sendiri dan kepada hadirin semua untuk bertakwa kepada Allah SWT. Sebab, takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala merupakan himpunan segala kebaikan. Takwa merupakan pangkal kebenaran hakiki bagi setiap Muslim.

niscaya Allah membuatkan baginya jalan keluar dari segala kesulitan. Buah epal itu adinda beli di pasar untuk mendiamkan anak kita yang menangis tadi. Dan Rasulullah Muhammad SAW pun pernah bersabda “Barangsiapa bertakwa kepada Allah. Ketegasan Khalifah Umar bin Abdul Aziz itu menyebabkan anaknya menangis. Sungguh sakit .saudara sekalian. Beliau mendukung anaknya sambil berkata kepada isterinya. Ibunya. Ketika Khalifah Umar bin Abdul Aziz pulang ke rumah. Namun saudara .” Mendengar jawapan itu. Sebab buah epal itu adalah hak kaum muslimin. beliau juga memahami perasaan dan keinginan anaknya. Beliau lalu bertanya kepada Fatimah. kemudian dia menggigit buah epal yang rangup itu. melainkan “Mencari Pemimpin yang Amanah di Masa Kini” Pada zaman dahulu kala. dan Allah akan menganugerahkan rezeki kepadanya dari arah yang tidak ia duga”. “Wahai Fatimah. kanda merasakan seolah-olah kanda menarik jantung kanda sendiri. Banyak peristiwa yang memaparkan sifat amanah dan keadilannya. dari segala kesedihan. “Ketika kanda menarik buah epal itu dari mulut anak kita. legalah hati Khalifah Umar bin Abdul Aziz.Takwa merupakan bekal yang sejati bagi setiap Muslim. sebagai seorang ibu. Khalifah Umar bin Abdul Aziz melihat perbuatan anaknya itu. pokok pembahasan dalam ceramah kali ini bukanlah mengenai takwa. beliau melihat lagi anaknya sedang memakan buah epal. dari manakah adinda peroleh buah epal itu? Adakah ia milik kaum muslimin?” “ Tidak kakanda. Dia berlari pulang mengadu kepada ibunya. Fatimah memahami tindakan suaminya yang ingin menjaga amanah kaum muslimin. kelapangan. Fatimah membujuk anaknya dengan membeli sebuah epal di pasar. hai orang-orang yang berakal”. Khalifah Umar bin Abdul Aziz merupakan seorang pemimpin yang terkenal dengan sifat amanah dan adil. Seperti yang tersiratkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah/2:197 yang artinya: “Berbekallah. tiba-tiba mengambil sebiji buah epal dari bakul. Tetapi. sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku. Dengan segera dia menghampiri anaknya dan mengeluarkan buah epal itu dari mulutnya anaknya. Di antaranya ialah cerita ini: Pada suatu hari. semasa Khalifah Umar bin Abdul Aziz sedang membagikan buah epal kepada kaum muslimin. anaknya yang masih kecil sedang bermain-main berhampiran dengannya.

Karena itu. kalau mereka benar. Ya. padahal kelak di hari kiamat ia akan menjadi penyesalan. ataupun masalah yang ditimbulkannya. lulusan sarjana dan bahkan pekerja biasa. atau justru menjadi pemimpin yang menghianati amanat rakyat. kandidat yang terpilih itulah yang kemudian akan menorehkan tinta sejarah di negeri ini. ia . bukan juga sebuah perkara besar jika mereka memiliki kompetensi yang handal dan kecakapan yang baik dalam bidang tersebut.. tetapi kanda tidak sanggup mendapat dosa karena sebiji buah epal yang bukan hak kita. kedisiplinan dan persatuan.benar setulus hati bekerja untuk rakyat. Semua mengaku terbaik! Dewasa ini banyak sekali orang yang mengacungkan dirinya menjadi pemimpin.” Begitulah kisah singkat Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Pemimpin merupakan lambang kekuatan. Telah terungkapkan fakta bahwa kelayakan mereka tidak bisa dijamin 100 %. Hal ini menjadi pemandangan yang sangat memilukan untuk rakyat. Meskipun torehan itu masih tanda tanya besar. Tetapi kebanyakan dari mereka telah meninggalkan amanat kepemimpinan yang mereka emban. Namun. maka sekarang. hasil kerjanya. Namun harus kita sadari juga bahwa pemimpin bukanlah hanya sekadar lambang. Amin… Bila kita bandingkan. pejabat. pemikir hebat. ada banyak orang berlomba-lomba menjadi pemimpin. Baik dilihat dari sisi kualitas pendidikan.kanda rasa. entah dalam cakupan wilayah yang sempit atau lebih luas. Semoga Allah mengurniakan kita dengan sifat yang mulia ini. Suka tidak suka. Al-Bukhari). tidak masalah. Misalnya saja menjadi pemimpin dan wakil rakyat dalam dunia DPR. Memilih pemimpin bukanlah perkara sepele. Memang benar tidak semuanya seperti itu. apakah akan menjadi tinta emas yang senantiasa dikenang atau tinta hitam yang senantiasa diratapi. sebab kandidat yang terpilih itulah yang akan membawa label pemimpin rakyat untuk membuat dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang menentukan nasib jutaan jiwa umat. kerakusan dan ketamakan yang memakan diri mereka semakin hari semakin menggemparkan berita nusantara ini. mari kita teengok keberadaan mereka. dahulu para sahabat Radhiyallahu „Anhu sangat takut untuk dipilih menjadi seorang pemimpin. Okelah. Mampukah ia menjadi pemimpin sejati. Di mana keberadaan pemimpin kita yang amanah? Benar sabda Rasulullah Shallallahu „Alaihi Wasallam ketika beliau menyampaikan hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah: “Sesungguhnya kalian nanti akan sangat berambisi terhadap kepemimpinan. apa yang sebenarnya bisa diungkap dari mereka. Di Indonesia banyak sekali anggota DPR yang notabene adalah para artis. Sungguh kuat sifat amanah beliau..” (HR. keutuhan. menjadi para koruptor hebat.

Selain itu. sebagai seorang Muslim. Dia menafkahkan lebih banyak. dia bekerja lebih keras. kelayakan dan aktivitas yang prima untuk memimpin bawahannya. . Pemimpin yang perkataan dengan perbuatannya senantiasa sejalan. Melihat esensi kepemimpinan. menurut perspektif Islam ada dua peran yang dimainkan oleh seorang pemimpin: 1. Bukan sebaliknya.Jujur Pemimpin Islam haruslah jujur kepada dirinya sendiri dan pengikutnya. Orang akan mengikuti seseorang jika ia benar-benar meyakini bahwa orang yang diikutinya benar-benar tahu apa yang sedang diperbuatnya. Pemandu (muwajjih) Pemimpin adalah pemandu yang memberikan arahan pada pengikutnya untuk menunjukkan jalan yang terbaik agar selamat sampai di tujuan tentu saja itu baru tercapai dengan sempurna jika di bawah naungan syariat Islam. Kalau ternyata sesuai. lebih lama dan lebih mendalam dibanding orang yang dipimpinnya. Seorang pemimpin yang jujur akan menjadi contoh terbaik. 2. selalu ingin mendapatkan dan mengambil sesuatu dari orang-orang yang dipimpinnya. dalam memilih pemimpin ada tanggung jawab yang akan dipikul di hadapan Allah terhadap pilihan kita. Pelayan (khadim) Pemimpin adalah pelayan bagi pengikutnya. Demikianlah pemimpin sejati yang dicontohkan Nabi Shallallahu „Alaihi Wasallam. tentu tidak bisa sembarangan dalam memilih pemimpin. 2. maka jangan sungkan memberikan suara. pemimpin yang selalu ingin dilayani. belum tentu hal tersebut sebagai tanda kemuliaan. perlu disadari.memerlukan kompetensi. Nah. dia berpikir lebih kuat. mampu meningkatkan kemampuan dirinya untuk memuliakan orangorang yang dipimpinnya. Jangan sampai perilaku “memilih kucing dalam karung” menghantui kita. Seorang pemimpin sejati. Di antara karakteristik pemimpin dalam Islam. yaitu: 1. Di sinilah pentingnya seorang pemilih mengenal calon pemimpinnya.Kompeten Kompotensi dalam bidangnya mutlak dimiliki oleh seorang pemimpin Islam. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa berkhidmat dan menjadi pelayan bagi kaumnya. Seorang pemimpin yang dimuliakan orang lain. Agar bisa mengetahui kesesuaiannya dengan karakter pemimpin ideal yang diatur oleh Islam.

Lalu bagaimana dengan yang selain beliau? 7. tetapi juga kemampuan memilih hal yang akan dilempar kepada publik serta timing yang tepat dalam melemparkannya. Ali Imran: 159).Inspiratif Seorang pengikut akan merasakan „aman‟ jika pemimpinnya membawanya pada rasa nyaman dan menimbulkan rasa optimis seburuk apa pun situasi yang sedang dihadapi. Mampu berkomunikasi dengan rakyatnya Kapasitas ilmiah serta empati dan rasa sensitivitas yang baik akan mereka yang dipimpinnya.Sabar Pemimpin Islam haruslah sabar dalam menghadapi segala macam persoalan dan keterbatasan. 6. . Kematangan seorang pemimpin akan membuatnya mampu berkomunikasi yang jauh dari sikap emosional. yaitu: 1. Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa‟dirahimahullah mengatakan. 5. pada akhirnya akan melahirkan seorang pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik kepada rakyatnya. serta tidak bertindak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.Musyawarah Dalam menghadapi setiap persoalan. “Jika Allah mengatakan kepada Rasul-Nya—padahal beliau adalah orang yang paling sempurna akalnya.” (QS. Nabi Sulaiman Alaihissalam memerintah hampir seluruh makhluk (seperti jin. Nabi Muhammad Shallallahu „Alaihi Wasallam dapat menyelesaikan berbagai masalah dengan ilmu dan keimanan yang kuat. Kekuatan iman. Dengan ilmu dan iman seorang pemimpin sanggup memimpin dirinya (seperti memimpin matanya. Tidak suka menampakkan kelebihannya (riya) serta tidak merendahkan orang lain. Komunikasi yang baik kepada rakyatnya bukanlah sekadar kemampuan retorika yang baik. binatang. dan wawasan yang luas Seluruh nabi dan rasul memimpin dengan kekuatan iman dan ilmu. Ibadah dan taqarrub kepada Allah. 4. 2. angin) dengan ilmu dan keimanan yang kuat. paling banyak ilmunya dan paling banyak idenya. hatinya.3. pikiran dan hawa nafsunya) sebelum memimpin orang lain. Dan ada pula rahasia kekuatan pemimpin menurut islam. lidahnya. maka bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. seorang pemimpin Islam haruslah menempuh jalan musyawarah serta tidak menentukan keputusan sendiri. Dan yang terpenting dari semua itu adalah sang pemimpin akhirnya mampu mengambil sebuah kebijakan yang tepat dalam sebuah kondisi yang memang dibutuhkan oleh rakyat yang dipimpinnya.Rendah hati Seorang pemimpin Islam hendaklah memiliki sikap rendah hati. ilmu.

kita telah berusaha melakukannya. beliaulah manusia yang paling mulia akhlaknya. dapat melahirkan kewibaan. Islam tidak mengajarkan suatu ketundukan buta atau sekadar ikut-ikutan. “Saya sudah cukup senang jika dapat keluar dari dunia ini dengan impas. Bagi pemimpin dan calon pemimpin masa depan. beliau b ertempur paling depan. marilah kita sadari bahwa kesempatan kita hanya sekali untuk melakukan pilihan dengan tepat. bersedekah paling ringan dan hidup paling bersahaja. Ibadah dan taqarrub juga akan melahirkan kekuatan ruhaniyah yang dahsyat. 3. Dan yang pasti. kemampuan kita dalam menentukan arah kepemimpinan tidak sekuat di saat kita memilih. Setidaknya. Seperti itulah seharusnya pemimpin dan pengikut yang baik di negeri kita. Keteladanan. Setelah itu. Inilah kriteria pengikut yang baik: 1. Taat Seorang pengikut harus patuh kepada pemimpin. ketawadhuan. kecuali sang pemimpin telah melanggar ketentuan Allah dan membuat kerusakan). Ketika Rasulullah Shallallahu „Alaihi Wasallammenyuruh bertahajud. Khalifah Umar bin Khaththab memberikan sebuah ungkapan. optimisme. Dinamis dan kritis Seorang pengikut harus dinamis dan kritis dalam mengikuti kepemimpinan seseorang. Ketika Rasulullah Shallallahu „Alaihi Wasallam menghimbau umatnya untuk berhias dengan akhlak mulia. Ketika Rasulullah Shallallahu „Alaihi Wasallam mengajak jihad. pilihan kita akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhaanahu Wata‟ala. kesabaran. 2.” Maka jadikanlah janji Allah memasukan pemimpin yang adil dalam surga-Nya sebagai sumber energi hidup kita. dan tawakkal. Setelah pemimpin dipilih lewat jalan musyawarah maka wajib bagi pengikutnya (yang menang dan yang kalah untuk taat kepadanya. Dan bagi yang akan memberikan pilihan dan selanjutnya akan dipimpin. Bahkan demi mengingat beratnya beban amanah. Ada pemimpin tentunya juga ada pengikut. .Ibadah dan banyak bertaqarrub kepada Allah. amanah yang kita emban bukanlah suatu kemegahan dan kebanggaan. akan senantiasa dibutuhkan seorang Muslim yang mampu menentukan pilihannya secara cerdas dan tepat. tidak mendapat dosa dan tidak pula mendapat pahala. beliaulah yang kakinya bengkak karena banyak bertahajjud. Karena itu.

Demikianlah dakwah singkat dari saya.wb. Kesempurnaan hanyalah milik Allah sang pencipta. Wassalamu „alaikum wr. bukan kita. Semoga bermanfaat bagi kaum Muslimin sekalian. saya mohon maaf dari lubuk hati kalian yang ikhlas. . Apabila ada tutur kata yang salah dan kurang berkenan. Wallahu Waliyyu at-Taufiq. yang diciptakan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->