P. 1
7. Masalah Inflasi

7. Masalah Inflasi

|Views: 25|Likes:
Published by Abdul Aziz
this is my file in campus at SBII.
this is my file in campus at SBII.

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Abdul Aziz on Jun 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2014

pdf

text

original

7. A.

MASALAH INFLASI

1. PENGERTIAN INFLASI
a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. Setiap pertambahan jumlah uang Setiap kenaikan tingkat harga umum Permintaan yg lebih besar dari konsumen dan penawaran yang berkurang Penambahan utang negara yang mempengaruhi harga-harga Penambahan jumlah uang efektif Penambahan jumlah uang efektif yang melebihi penambahan kebutuhan akan uang Penambahan jumlah uang dan kenaikan harga-harga yang tidak mengakibatkan diperbesarnya supply barang Kenaikan harga yang timbul setelah dicapai tingkat “full employment” Dipertahankannya tingkat harga konstan sewaktu biaya biaya menurun Penambahan Investasi yang membutuhkan diperbesarnya supply uang Masyarakat kehilangan kepercayaan nilai uang dan mengalihkan kekayaan kepada barang atau efek

2. SEBAB SEBAB INFLASI
a. b.

Defisit Budget suatu negara akibat membiayai proyek-proyek pembangunan yg tidak mau/dapat dibayar melalui pajak Inflasi tidak dapat dapat berlangsung lama tanpa menambah supply uang

3. Teori Inflasi yg menekankan segi permintaan
Demand – pull Teori : perubahan yg terjadi pada tingkat harga disebabkan karena adanya perubahan pada permintaan total sewaktu perekonomian berada pada situasi full employment

4. Teori Inflasi yang menekankan segi penawaran
Seringkali dinamakan : Cost-push Inflation atau supply – shock Inflation yaitu pergeseran-pergeseran pada kurve supply total menyebabkan timbulnya inflasi

5.

Inflasi yang menekankan Kenaikan Upah (Wage Cost – Push Inflation)
Kenaikan biaya upah yang tidak ada kaitannya dengan penambahan permintaan akan menyebabkan inflasi

6. Inflasi Karena Dorongan Harga (Price – Push Inflation)
Para seller memiliki kekuatan monopoli sehingga meminta kenaikan harga namun karena takut akan tindakan yg bersifat anti monopoli, pendapat masyarakat tentang perusahaannya dan pengaturan harga pemerintah maka kenaikan biaya dijadikan sebagai alasan dan ketika perundingan dengan buruh untuk meningkatkan upah mereka maka kenaikan harga menjadi lebih tinggi dibandingkan jumlah yang diperlukan untuk menutupi kenaikan dalam biaya upah

7. Inflasi karena meningkatnya harga barang-barang Import
karena perniagaan Internasional maka demand pull Inflation negara A menyebabkan Import Cost push Inflation negara B Misalnya kenaikan harga minyak pada OPEC menyebabkan Import Cost Push pada negara negara pengimpor minyak.

8. Inflasi karena Kekakuan Struktural
Proses penyesuaian dalam suatu perekonomian dimana terdapat kekakuan-kekakuan struktural yang menyebabkan timbulnya inflasi, harga-harga meningkat pada sektor yang berekspansi dan harga harga pada sektor yang berkontraksi tidak berubah menyebabkan secara keseluruhan harga meningkat.

9. Teori Inflasi yg menekankan Permintaan dan Penawaran (Demand-supply theories of Inflation).
Inflasi yg timbul akibat pergeseran permintaan total juga terdapat pergeseran pada supply total. 2 type Demand-Supply Theories of Inflation yaitu:
Teori Ekspektasional yaitu inflasi tergantung pada harapan harapan secara umum tentang kenaikan harga dan upah Teori inersial yaitu kecenderungan suatu laju inflasi apabila sudah berlangsung untuk terus menetap lama.

10. Pengendalian Inflasi : Inflasi yg divalidasi dan Inflasi yang

tidak divalidasi
Inflasi yang berlangsung divalidasi oleh penambahan-penambahan dalam supply uang disebut inflasi yang divalidasi apabila tidak disertai penambahan supply uang berarti inflasi yang tidak divalidasi.

11. Suatu Kaitan antara Inflasi dan Pengangguran
Ketika suatu perekonomian dekat dengan situasi full employment maka pergeseran-pergeseran dalam permintaan total mempengaruhi output maupun harga-harga.

12. Pergeseran-pergeseran keatas pada kurva penawaran
Pertambahan pada permintaan total menyebabkan posisi keseimbangan dicapai pada bagian tengah kurve supply. Apabila perekonomian tiba pada bagian tengah kurve supply total maka kurve itu sendiri mulai bergeser ke atas.

Kurve Phillips

Laju

perubahan tingkat harga

yf y2 Pendapatan Nasional Nyata

y1

ym

KETERANGAN ; Kurve Phillips menghubungkan pendapatan Nasional dengan laju perubahan Tingkat Harga dan bukan dengan tingkat harga itu sendiri. Pada bagian kanan Yf kurve Phillips tersebut meningkat makin curam menunjukkan bahwa kita dapat mencapai lebih banyak output dengan mengorbankan laju inflasi yg tinggi Terjadi gap deflasioner pada saat kurve AS posisi horisontal pd tingkat harga yg berlaku ditunjukkan oleh kurve phillips yang yang terletak dibawah sumbu pendapatan sewaktu pendapatan nasional dibawah yf Pada saat terjadi gap inflasioner harga meningkat ditunjukkan oleh kurve Phillips bergeser ke atas sewaktu pendapatan melampaui yf.

7. B. SINTESIS ANALISIS MONETER DAN ANALISIS PENDAPATAN

1 Kebijakan Moneter mempengaruhi garis Investasi
I/s S

I’
E’ E I

Y

0

Y1

Y2

Penurunan suku bunga menyebabkan bergesernya kurva investasi kearah positif dari I ke I’. Misalnya Bank central menurunkan suku bunga maka pemberian kredit menjadi meningkat

S u k u B u n g a

d

d’

Kurva permintaan Investasi dihubungkan dg tk Bunga

Investasi Netto

Bila mana suku bunga dinaikkan dan kredit dikurangi maka kurva d bergerak ke atas, namun pada kondisi depresi berat maka kurve d bentuknya hampir vertikal menjadi d’. Kondisi dimaksud menunjukkan bahwa dalam keadaan depresi walaupun suku bunga diturunkan maka investasi baru tidak dapat diharapkan. Berarti bahwa pada kondisi depresi kebijakan moneter tidak berpengaruh

2. Kebijakan Fiskal dan Determinasi Pendapatan - Kebijakan Pengeluaran Pemerintah - Kebijakan pajak pemerintah Pemerintah dapat mengurangi atau memperbesar pengeluarannya guna mendorong atau mengurangi konsumsi maupun Investasi Pajak untuk pendapatan dapat dilihat dari dua sudut: - Pajak sebagai sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pengeluaran - Pajak alat mengurangi kekuatan membeli dalam tangan individu-individu

3. Efek pengeluaran Pemerintah dan pajak pada pendapatan nasional Penambahan dalam pengeluaran pemerintah akan menggeser C + I + G ke atas memiliki efek yg sama dengan penurunan pajak namun efek penurunan pajak lebih lemah dari efek penambahan pengeluaran pemerintah karena sebagian dari penambahan pendapatan dari penurunan pajak ditabung tidak seluruhnya di konsumsi. G yg dinaikkan meningkatkan pendapatan nasional dengan jalan menaikkan komponen GG dari C + I + G. Pajak yg diturunkan menaikkan komponen CC dari C + I + G

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->