SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. Metoda Satu Sampul. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Sistem Gugur. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. 7. 14. Pascakualifikasi. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. 10. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Bukti Otentik. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. 5. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 8. Pejabat Pembuat Komitmen. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. 6. 4. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 12. Panitia / Panitia Pengadaan. Pelelangan Umum. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Sistem Nilai (Scoring System). 13. penawaran dinyatakan gugur. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. Penyedia Barang/Jasa. 2. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. 3. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. 9. 11. teknis. Surat Jaminan. Peserta Lelang.

ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. Ciptanusa Buana Sentosa . korupsi. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. 1. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. 16. 2. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Fakta Integritas.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi.1. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.

1 Nama Paket 1.4 1.6 1.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . Ciptanusa Buana Sentosa . 3. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. dalam menyiapkan penawaran mereka.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. 3. 3. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. 1. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa. : 2. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.3 1.9 2.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum.5 1.2 1. UMUM 1. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.

. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan...4 2. s/d ….membawa SBU Asli. Efektif.s/d … 2010 Jam : …..3 2.5 2. 1-4 PT. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. kecuali hari Jum’at hingga jam …. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. Merdeka Selatan .Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. Akte Pendirian Perusahaan. dengan rincian sebagai berikut: 3.2 2.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).Jakarta Pusat Catatan : . Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. 6.1. Ciptanusa Buana Sentosa .SIUJK Asli.. 3.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Hari : Hari kerja Tanggal : . dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Sertifikat ISO 9001:2000. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien.s/d…. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. kecuali hari Jum’at hingga jam …. Hari : Hari Kerja Tanggal : …... tidak akan dilayani.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. s/d . Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. 3. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.6 2..Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Merdeka Selatan . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Terbuka dan Bersaing.. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. tidak akan dilayani. wib.1 Pendaftaran Pelelangan. 2010 Jam : ….000.

2010 Jam : . WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.... WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. 1-5 PT. 2010 Jam : ....... Merdeka Selatan .... s/d .3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : . 2010 Jam : .... s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3.4 Dalam Rapat Penjelasan Umum. 2010 Jam : ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... RAPAT PENJELASAN UMUM 4..Jakarta Pusat 4..... Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas. 4.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2010 Jam : ... 3.4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3... s/d .Jakarta Pusat Catatan : ..3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.. 4.diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.Jakarta Pusat Catatan : ...5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : . WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3... Merdeka Selatan .1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : ...2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4..... Merdeka Selatan .

13. sewaktu-waktu dibutuhkan. Pengalaman. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 12. modal. dan laporan bulanan PPN. 10. Memiliki keahlian. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. tidak pailit. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 2. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. 5. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. 6. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. 11. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. 9. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. 4. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. Ciptanusa Buana Sentosa . Memiliki sumber daya manusia. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang).1. Tidak dalam pengawasan pengadilan. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. 8. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. 7. Tidak masuk dalam daftar hitam.

dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. 1-7 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1. 3. 4. 2. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.

2. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. 2. 3.4 4. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).1. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2. 2. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. 2.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.3 3. HARGA PENAWARAN 3.1 3. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. Bea-bea. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan.1 Surat Penawaran.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.

1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.7 6.1. maka asli yang berlaku.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. 7.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”. 6. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.2 6. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. 1-9 PT. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. 7. harus distempel dengan Materai Rp. 7. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.4 6.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.3 6.000. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4.5 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. 6. 7. BENTUK PENAWARAN 6. 7.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.

Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. c). 7. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.10 PT. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. baik dengan angka maupun dengan huruf. bulan.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. berukuran F4 (folio). yaitu: a). 8. 7.1.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan.2. tahun dan jam pemasukan). PENYAMPULAN PENAWARAN 8. dan cap perusahaan. 7.000. Ciptanusa Buana Sentosa .10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. 6.8 Tidak bertanggal. tanggal. 8. bulan. tahun. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 7. b). 7.-). hari. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.11 Terdapat coretan.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. 8.

.... Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 9. Gambar 1. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth...3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.1.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia..2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos...... disesuaikan kode kotak penawaran. 9..Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .. Ciptanusa Buana Sentosa .11 PT. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar)..... Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.4.1 Setelah butir 8. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.. 1 ..Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

4. Pasal 11 1. 3. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. 2. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan membuat berita acara. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. Pasal 13 1. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara.15 PT. 2. serta dinyatakan gugur. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. 3. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . 2. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat.1. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka.

9. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 14. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. 10. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan.1.16 PT. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 4. 1 . 7. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. Sebelum penawaran dibuka. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. 2. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. 3. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. 12. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. 11. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 13. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi.

1. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Pasal 21 1. Pasal 20 1. 3. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. 2 1 . klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. 2. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. sesuai ketentuan yang berlaku.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. Ciptanusa Buana Sentosa . serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. 2. 2.17 PT. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. 1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. sampai keputusan pemenang diumumkan. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. Pasal 23 1. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Ciptanusa Buana Sentosa .18 PT. 3. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. kemampuan keuangan. 2. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. dan Teknis memakai sistem nilai. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. 3. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 4. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. sampai keputusan pemenang diumumkan. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini.1. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. 2.

2.1. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.5 X diberikan nilai 0 2. a. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: ¾ Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.1. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. 1 . KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. Ciptanusa Buana Sentosa .3. Bila DB < 0.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum ¾ SKK < 0.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.1. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.2.19 PT. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.2 N 2. Bila DB ≥ 0. maka : (Neraca Keuangan) untuk ¾ SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum ¾ 0.1 X b. Penilaian . Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a.

Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. b. Sebagai kontraktor utama. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan.2.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. b. minimal 1 buah ¾ Fibrator pengecoran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa jangka panjang dengan bukti.1. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum.2. minimal 2 buah ¾ Stamper. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. 0. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa beli dengan bukti. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: ¾ Milik sendiri dengan bukti. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum ¾ Milik sendiri. dan alamat Gudang peralatan. Ciptanusa Buana Sentosa . KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki.3. minimal 1 buah ¾ Pompa Air.5 X mendapat nilai 0) 3. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : ¾ Tower Crane. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. 4. minimal 1 buah ¾ Genset kapasitas 50 Kva. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. c.2 m3. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. c.20 PT.1. minimal 1 buah ¾ Winget kapasitas 1. minimal 1 buah ¾ Ordinary Truck/ Pick Up. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. 3. Pengaalaman Pekerjaan (0. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera.

Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . hanya disertai bukti otentik ijazah. 4. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. 2. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Personil yang harus dimiliki adalah : a.1. minimal 1 orang c. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 orang d. minimal 6 orang e.21 PT. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. ¾ Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 1 . CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum.3. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Ciptanusa Buana Sentosa . dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. minimal 1 orang b. minimal 1 orang f. ¾ Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah.

4. kualifikasi. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan.22 PT. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. 6. evaluasi. 7. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . ayat 2. ayat 3. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. dan kepada perusahaan tersebut. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 5. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. 2. 8.1. Untuk menunjang pemeriksaan. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain.

Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang.23 PT. Berdasarkan hasil Evaluasi. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. 3. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. atau 1 . 2. 4.1.1 Menyetujui usulan panitia 2. 2. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan.2. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. Pasal 31 1. Klarifikasi/verikasi. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan.

Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. 2. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding.24 PT. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. 1 . 6.1. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang.3. 5. 3. Dalam hal usulan panitia disetujui.4. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. 2. 4.

Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. atau 1. 4.1. atau 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. atau 1 . Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. Pasal 36 1. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. 3. atau 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. 3. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga).3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam.25 PT.

5.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. maka : 2.3. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2.5. teknis dan harga). atau 1. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.3.4. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. Ciptanusa Buana Sentosa . teknis.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.2. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.2. atau 1. atau 1.3.6 dan 1. 1 .7 pada pasal ini.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar.dan 3 terbukti benar.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.2 dan/atau 1.1.26 PT. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. atau 1. 2.1 dan/atau 1.3 dan atau 1. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.1. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. 2. 2. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan biaya).4. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. 2.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.4. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. 2.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.4 dan atau 1. 2. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.

5.. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung... PERSYARATAN ADMINISTRASI 2... Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1. Pasal 38 1... PT.. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.... 2. 2... Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN..1. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua..2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Jakarta... . ………….. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 . akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.27 ..... maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.

Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.2 1 ...1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja..... 2..Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing. Pasal 4 ayat 1 3.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. wib s/d selesai Tempat : ... 6...... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.......... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.1 6. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.. hari kalender..28 PT..........3 16.1 Bab I Pasal 4 4.. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl..Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : .. 2010 Tanggal : . yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.. ….. Pasal 25 Ayat 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah. 1...5..

Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . Jam .1. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. wib. 2010 Jam : ….tanggal ……. . . dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari ………….. Ciptanusa Buana Sentosa . cukup jelas. 2010.2 31.... 9.1 10. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3...29 PT... Pasal 29 ayat 1. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.1 Pembukaan Penawaran. 2010.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 21.

… (…………………) hari kalender. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A... Analisa Harga Satuan.. peralatan... 2. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. komposisi dan jumlah peralatan 9... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... tenaga kerja..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Surat jaminan penawaran. Penawaran ini berlaku selama ….1. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas). …. 6..... terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. 3. (diisi sesuai nama paket pekerjaan). sebesar Rp. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………...... Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Jadwal Waktu Pelaksanaan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29.. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . Sesuai dengan persyaratan yang diminta. Daftar Kuantitas dan Harga.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. kapasitas.. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10... 4..……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth..30 PT.. 1 .... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. dengan jangka waktu pelaksanaan ...... keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.... 5.. Jenis. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman...... dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. …………………. 7.. bersama ini kami lampirkan : 1.... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 8.... Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa .(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara)... dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .

materai Rp. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. cap. 6. Tanda tangan. Ciptanusa Buana Sentosa .1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.31 PT.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .

(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. cap.. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( ………………………….. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. ………………….. Ciptanusa Buana Sentosa . Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI B. Nama Jabatan : ………………….1. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….32 PT. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain..) 1 . : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………. : Direktur Utama CV/PT …………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.

Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. 7) Spesifikasi Teknis. 1 . 9) Daftar Kuantitas dan Harga. c. bulan adalah bulan kalender. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. g. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. b. d. DEFINISI 1. a. f. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa.33 PT. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan.1. KETENTUAN UMUM 1. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak.1. Hari adalah hari kalender. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3) Surat Penawaran. 8) Gambar-gambar. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. e. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. Nama.

h. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. n. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). m. 3. 1 . k. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. i. 2. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). c. j. PENERAPAN 2. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. f. Daftar Kuantitas dan Harga. Surat Perjanjian. j. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Spesifikasi Teknis.1. b. i. ASAL JASA 3. Gambar-gambar. 2. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. l.2.1. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. e. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. g. Ciptanusa Buana Sentosa . Surat Penawaran. d.34 PT.

Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. HAK PATEN. 6.1. Ciptanusa Buana Sentosa .3. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. 1 . Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.1.1.35 PT. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.2. 6. HAK CIPTA DAN MEREK 5. JAMINAN 6. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4. hak cipta dan merek. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 6. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 7.1. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.2. 5. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka.

apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Cara Pembayaran a. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Pembayaran harus dipotong denda (bila ada).1. PEMBAYARAN 8. b. 3). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 8. 4). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. 5). PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.2.1.1. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7). Ganti rugi 1). Pembayaran Termijn ke-4. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. HARGA DAN SUMBER DANA 9.3. 9. 3). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 25% dari nilai kontrak. Pembayaran Termijn ke-3. dan pajak. 8. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9.2. dengan Berita Acara Pemeriksaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. 1 .36 PT. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. sebesar 65% dari nilai kontrak. pembayaran retensi sebesar 5%. Pembayaran Termijn ke-2. 6). sebesar 95% dari nilai kontrak.2. 2). Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pembayaran Termijn ke-1. 9. Ciptanusa Buana Sentosa . setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. 2). Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.

Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. 14. 14. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran.1. DELEGASI 12. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.37 PT. 12. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13.2. 11.1.1.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. 11.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.3. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. c. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.1. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10.1. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11.2. 14. ditindaklanjuti 1 . b. 13. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. 13.

1 . 15. 15. 15. 15.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.2.5.2. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 15. 15. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. 16. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. 14.2. 16. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.4. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. jika dinilai wajar. Apabila diperlukan mata pembayaran baru.7. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15.1.6.1.4. 16. 15. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.38 PT. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.3.3. Ciptanusa Buana Sentosa .wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.1.

Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. c. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. 17. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 18. c. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak.1. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. g. 18. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17.1. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. c. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Membayar ganti rugi. d.1. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.2. h. d. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. b. f. Mengenakan denda keterlambatan. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). 1 . Melakukan perubahan kontrak. b. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. tuntutan lainnya. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. AMANDEMEN KONTRAK 17. Ciptanusa Buana Sentosa . Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. c. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan.2. b. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. e. Menangguhkan pembayaran. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. i. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a.39 PT.

Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.40 PT. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. 19. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir.3. b.2. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan.1. kematian. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 19. Resiko kecelakaan. instalasi. atau Keteledoran. 2).1. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. g. 2). e. Ciptanusa Buana Sentosa . maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . peralatan. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. kecuali apabila : 1). atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan. f. sebagai akibat polusi. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan. 19. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. 21. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. CACAT MUTU 21.4. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 20. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. 21. 21. 20. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Catatan lain yang dianggap perlu.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. berisi : a. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.41 PT.4. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. Tugas.3.3. Jenis. c. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.1. e.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. f. 21. instalasi.5. Apabila tidak ditemukan cacat mutu.6. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Laporan harian. Ciptanusa Buana Sentosa . maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. 20. Untuk kelengkapan laporan. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 20. b. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. d. 20. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. peralatan.2. 20. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 .1.

Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan.1. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. 25.1 tidak diberlakukan.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .4. 22.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.5.2.1. 22.5. 24. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. KONTRAK KRITIS 1 . 22. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. maka Pasal 24.3.42 PT. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. 22. tentang kontrak kritis. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 21. 24. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. 22. 23. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. PENGAWASAN 23.

Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.2. 2). Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. apabila : a. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Kesepakatan tiga pihak 1). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. b. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. b. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.43 PT. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung.1. 2). Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). 4). Dalam SCM direksi pekerjaan. 3). 4).1. 6). Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Kontrak dinyatakan kritis. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. 3). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. 1 . 5). Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Pada setiap uji coba yang gagal. Penanganan kontrak kritis a. 25. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25.

b. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). gunung meletus. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. c. e. 27. Bencana alam : banjir. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. 26.2. Kerusuhan. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. e. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar.44 PT.1. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. adalah : a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. g. Revolusi. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Kebakaran. b.4. 27. yaitu untuk : a. KEADAAN KAHAR 27. 26. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.4. 27. tanah longsor. badai.3. Pekerjaan tambah. 26. Gangguan industri lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa.1. dan angin topan. Yang digolongkan keadaan kahar. c. 26. d. f. gempa bumi.2. 1 . wabah penyakit. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. Pemogokan. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Keadaan kahar. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. d. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Perubahan desain. Peperangan.3. 27.

kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. 29.3.45 PT.5. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. b. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 27. 27.2. 28. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27.6.2. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. RAPAT PELAKSANAAN 1 . c. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. Bila keadaan sudah pulih normal.7.1. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. 28. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan.1. 28. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. Apabila harus diperpanjang. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERINGATAN DINI 28. dengan ketentuan : a. Bila terjadi keadaan kahar. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.

Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. dalam hal ini : a. 29.4.1. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. Dalam hal kontrak dihentikan. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. b. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.2. Direksi pekerjaan.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa.46 PT. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak.1.5.1. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. Ciptanusa Buana Sentosa .5. 30. 31. ITIKAD BAIK 30. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. 3). yaitu : 1). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 31. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. 1 . Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak.2. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. 31.1. 31.2. 31. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2). 30. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31.3. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.

atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak.2. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. b. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. b.. kewajiban. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. di atas. 1 . Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. c. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kejadian dimaksud adalah: a. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. e. Kejadian dimaksud adalah : a. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan.47 PT.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.1.7. d. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. 31. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.a.7. g. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. f. Penyedia Barang/Jasa harus : a. sampai h. b. sampai g.6). sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Sebagai akibat keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. h. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 31.6. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.c.7. c. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini.

8. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. peralatan.1.1. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. 36. konsiliasi atau abritase di Indonesia. pekerjaan sementara.9. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a.2. telex. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. 35. PERPAJAKAN 35. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. instalasi.2. mediasi. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa.5. 31.1. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. 34. yaitu dengan cara musyawarah.6. 36.. 33. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis.2. Pengadilan. Korespondensi dapat dikirim langsung. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. KORESPONDENSI 36. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Semua bahan. 1 . selain pembayaran tersebut di atas. BAHASA DAN HUKUM 34.48 PT. 35. Di luar pengadilan. 32.1. atau melalui pos. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. 33. 33.3. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32.1. kawat..

PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. Setelah masa pemeliharaan berakhir.3. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 38. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. 36. 38. 38.3. 37. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. 1 . 38.5.4.4.49 PT. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 37. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan.4. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. DENDA DAN GANTI RUGI 37. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1.2. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa .1. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2.6. 38. 37. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 37.3.

Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. kemampuan. 39.1. 41.2.1.1.7. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.8. 41. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. PERHITUNGAN AKHIR 39. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. KETENTUAN KHUSUS 40.2. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PERSONIL 40. 42. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. PENILAIAN PEKERJAAN 41. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. 40. B.50 PT. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. 38.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.

PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43.1. 44.1. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.1. 43.51 PT. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. 42.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 44. 1 .1. INSTRUKSI 44.2. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis.2.

..........1...2...... ( ) : ............... .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........................................... .......... Nomor Fax : ..................... 3................... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak....... Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2......................... Jabatan : ................. c...................1)...... Nomor Fax : ............................... atau sebesar Rp............................................. ... ..... Alamat : ..................... Ciptanusa Buana Sentosa ....... Nomor Telepon : ............................... JAMINAN 6............1........... ) 6.... b.............. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ..........1..... KETENTUAN UMUM 1............... .......................... atau sebesar Rp...................52 PT.......... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL................................. Jabatan : .......... 1 ..................................................................................................... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ........... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ..(. Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.......) hari kalender : ........................... ...................... .................................................... ) PEMBAYARAN 8............... ....a......... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ........ a............................................................... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : .................................. ...................................................................................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak..... ( ...........1................ : .......... . ( ........................ PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A..................... : ............................. DEFINISI 1........... ............................................ d........................

. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati...b... Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.1.53 PT..... 37..1. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . dipotong uang muka secara proporsional. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa. a. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37.. denda (bila ada). s/d .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..4. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. 1 . b. 2)... ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. s) hari kalender. 6.2... mulai tanggal 5. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33......1). Waktu pelaksanaan kontrak selama (l . Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak.1. JADWAL PELAKSANAAN 22.. Pembayaran terakhir adalah. pembayaran retensi sebesar 5%.. 4. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Ciptanusa Buana Sentosa . berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak...3..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .1.54 PT.

55 PT. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI .1. …………. Ciptanusa Buana Sentosa .000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. 6. tahun Anggaran 2010.

........................ ……………… PT/CV........................ Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1................................................... Materai Rp....................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab.....................1................. : ........................... Direktur/Direktris 1 ......... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar................................................…....................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....................... : ............................................................ : ...........…………………………........................... Ciptanusa Buana Sentosa ..................... ........................ 6000................. Segala dokumen yang kami berikan adalah benar.......................................... ………………...................................................56 PT......... : ................ : ............................ maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan.. 2............................................................ .... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ............................................................

. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp..(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam perusahaan …………………….1. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Tidak dalam pengawasan pengadilan b. 6.57 PT. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. dengan alamat …………………….000.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.000... Dan apabila pernyataan ini tidak benar.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6..58 PT.1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . Hari…………….………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.

. dengan alamat ……………………………………. 6. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.……………………………………………. Ciptanusa Buana Sentosa . Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .1. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. dalam perusahaan …………………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.000. Hari …………… tanggal ………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………….59 PT.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun.

.. klarifikasi dan negoisasi. c.... 1 .. kami tidak akan meminta penggantian lapangan. Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi....*) b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : …………………….. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran......... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.………….. Kami menjamin : a. klarifikasi dan negoisasi.. Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………..... Kami setuju bahwa : a. Lampiran : ……………………..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami........ s/d ... b. Pejabat Pembuat Komitmen..... dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran....60 PT. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran. Prihal …………………………......... …... Kepada Yth...... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor ............ Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan……………………….) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2. 3. Ciptanusa Buana Sentosa ... peninjauan lapangan. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir............…*) di ………………………. tanggal…………....*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor………….. rapat penjelasan........1..………….200….......

........ tanda tangan.. materai Rp....)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran... Ciptanusa Buana Sentosa ..1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.... 6000...(.. Nama Perusahaan (..........61 PT......Bertanggal..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penawaran ini berlaku selama ........................................ cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ..) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa...

.....62 PT............................ PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ............... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 .............. Ciptanusa Buana Sentosa ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.............. No.1......

dsbnya) PT. 3. Nama Proyek b. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Uraian Tugas : …………………………………… f. Nama Proyek : …………………………………… b. 8.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Posisi Penugasan : …………………………………… h.1. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Lokasi Proyek c. 9. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 4. 10. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 2. 5.63 . 6. dsbnya) : …………………………………… d. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. a. Lokasi Proyek : …………………………………… c.. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200….

.....…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab... Ciptanusa Buana Sentosa ........64 PT........... (cap perusahaan dan tanda tangan) (.............1. ) Nama jelas (.. Posisi Penugasan : …………………………………… h.. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g........ Uraian Tugas : …………………………………… f... 1 ... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi...... PERSYARATAN ADMINISTRASI d.. dsbnya ) dst... ……….. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.. 11.. Status kepegawain pada perusahan ini : …...... Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...…………(Tetap/Tidak Tetap) i......... Nama Perusahaan : …………………………………… e.. …………………………200….............

..65 PT............................................................000 (................................................... ( nama tenaga ahli ) .. Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ......................................... Telp / Hp Email : : : : ................................................ ) Nama jelas 1 ......tahun ................................................................... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan...... Ciptanusa Buana Sentosa ................... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab..................................................... ………...... Untuk perusahaan .................................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan.................................................. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....................sampai dengan bulan....................... 6................................. ) Nama jelas (.............................. Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp......................... tahun ............................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ...................................................................................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No...... …………………………200…..... ................1.............................

dengan rincian terlampir....*) di ........... Nomor Lampiran : ........................................1............................................... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab..........................*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :......(.......Bertanggal....………................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ........Perihal diatas.................... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp.... Nama Perusahaan (... Kepada Yth....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.........) sudah termasuk PPN 10%....... 6000... : ..................) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa....................... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ....................................................... ………200…..tanggal............. materai Rp. tanda tangan.........................66 PT... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ............... Pejabat Pembuat Komitmen ............. Ciptanusa Buana Sentosa ....

4. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). disebutkan secara jelas no. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa.67 PT. 3. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . tidak pailit. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Ciptanusa Buana Sentosa . dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan.

bulanan. Nomor Akta : b. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 .68 PT. Nomor Akta : b. Alamat No. Akte Pendirian Perusahaan a. Tanggal : c. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Tanggal. Nama Perusahaan 2. Tanggal. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Nama Notaris : 2.1. bulanan. Nomor Surat Ijin : b. Fax. Tanggal. Umum 1. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. bulanan. tahun : 6. Akte Perubahan Terakhir a. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Nomor : b. tahun : 5. Tanggal : 4. Telepon No. Tanggal : 3. DATA ADMINISTRASI 1. Ijin Usaha dan Sertifikasi No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Status Perusahaan 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Perusahaan PMA/PMDN a. Ciptanusa Buana Sentosa . Nomor : b. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Nomor Akta : b.

69 PT.1. Komisaris (untuk PT) No. DATA KEUANGAN 1. Susunan Kepemilikan Saham No. Pajak-pajak 1. ** ** Nama No. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . PENGURUS PERUSAHAAN 1. 3. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. KTP * Alamat Prosentase 2. Nama No. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No.

1.Inventaris : .( d+e ) Rp.Peralatan dan Mesin : . JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. Utang Jangka Pendek . Rp. Rp. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.70 PT. VI. Aktiva Tetap . Rp. Rp. Rp. Rp. PASIVA I. IV. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Jumlah (a) II.Kas . Rp. Rp.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Rp. Rp. Aktiva Lancar . Rp.Piutang *) . III. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.Bank . 6.Utang Pajak : . Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.Persedian Barang . Ciptanusa Buana Sentosa .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp. AKTIVA NO.Utang Dagang : .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp.

MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. …………. Ciptanusa Buana Sentosa .71 PT.1. Apabila di kemudian hari. 6.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI E. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

72 PT. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . DATA PERSONALIA 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI F. Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. Ciptanusa Buana Sentosa .

DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .73 PT. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI G.

PERSYARATAN ADMINISTRASI I.74 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .1. Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.

Ciptanusa Buana Sentosa .75 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1.

.. 5. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”).. cap dan materai (Penjamin) 1 .(Uraian singkat Pekerjaan).... 2. atau b.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . 7... 6. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. kami peminjam. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. BANK Tandatangan..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata... atau 4.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya. OIeh karena……. Sebagai itikad baik Jaminan ini...1. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. Menandatangani Kontrak. 3. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.76 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. *) …………………... selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan.. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan …………………………….77 PT.1. Ciptanusa Buana Sentosa . ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. PT/CV. ………………. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . ……………. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : …………………….

2. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 5.1. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.78 PT. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 .

dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.1.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang.3.1.1. 2. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1.1. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. 2. mingguan. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. 2-1 PT. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. serta berpengalaman. 2.1. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. Ciptanusa Buana Sentosa . dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. BARANG CONTOH (SAMPLE) . harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.2. Kontraktor. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.I. SYARAT-SYARAT UMUM 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. 2. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. 2. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.Pengujian kebocoran .Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.1.4.Pengujian mutu beton .Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. 2-2 PT. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. misalnya : .Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . Ciptanusa Buana Sentosa .5. .

1. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.7.6. 2-3 PT. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.

PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap.10. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik.Summit atau setara. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan.45 PT.10. Tile Adhesive yang digunakan ex. Roman atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. Warna. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. 2. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. AM.10. Lemkra atau setara 3. 2 . Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya.Gelaisi . 2. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. Ceramic tile yang digunakan ex. 4.1.

dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras.10. 2 . bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. residu. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. 2. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus.46 PT. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive.3. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. 5. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. ● Bidang ubin harus rata. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. ● Kelebihan air semen.

Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal ƒ Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3.3 ƒ Portland Cement . . 4. Bahan-bahan ƒ Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3. Lionmesh atau setara. . Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .2.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. ƒ Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete.47 PT.

● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. 2.48 PT. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. tenaga.4.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.2. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. 2 . ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.000 impuls/menit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). Lingkup Pekerjaan . ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.10. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. Ciptanusa Buana Sentosa . balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. .Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.

Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. 2 . . setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. ● Sebelum lantai screed dilakukan. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. Ciptanusa Buana Sentosa . atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. Bahan-bahan . selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. SI-81 dan ASTM . alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. NI-8 dan PUBI 1982 3.49 PT. SII-0013-81. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

perletakan dan penampilan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. AM. ukuran dan pola sesuai gambar. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.5. Lemkra atau setara 2. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Tebal. atas persetujuan perancang. Perekat yang digunakan ex. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. 2 . perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. membersihkan lantai batu granite. 1. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Import. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Ciptanusa Buana Sentosa .10.50 PT. 4.

1. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. 2.11. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. impra atau setara. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. yang dibentuk sesuai gambar rencana. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. ● Finishing melamin ex.51 PT. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .3. 2 .11. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana.2. kayu). ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. PEKERJAAN RAILING 2. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. 2. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.11. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai.11.

LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.2. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . TAPP I 803 dan 407. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. menggunakan ex. Ground Reservoir. dan Liquid Waterproofing ex.12.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. seperti pada toilet. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan.12. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Bahan a. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. ASTME. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. 2. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. dak teras. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar.12. digunakan Liquid Waterproofing ex. b.12.3. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane.Sika atau setara. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sika atau setara. PENGUJIAN ● Bila diperlukan.1. 2. c.52 PT. baik mengenai komposisi. BAHAN 1. mencakup seluruh bagian pelat atap. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. ASTM 828. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3.

Ciptanusa Buana Sentosa . kering dan bersih. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. ● Peil dan ukuran harus sesuai. 2. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.5. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan.12. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. 2. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan.4. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. baik sebelum atau selama pelaksanaan.12. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. tertutup tidak lembab. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.53 PT. pecah dan cacat lainnya. 2 .

screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. ● Waterproofing untuk atap.54 PT. spesifikasi dan lainnya. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing.50 mm lengkap dengan primer. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur.50 mm lengkap dengan primer. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. 2. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. 2 . dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tebal 1. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. 3. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tebal 1. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. 7. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. pecah dan cacat lainnya. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. terhadap kemungkinan pergeseran. ● Keputusan bahan jenis. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. Pemborong dan Tanggung jawabnya. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kecuali bahan disediakan oleh proyek. 6. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. baik teknis maupun administratif. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . 5.55 PT. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. warna. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri.

56 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.

13. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. PEKERJAAN KHUSUS 2.57 PT.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.1.13.

seluruh toilet. 2. M/E Room. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.BQ. Tempat Sampah.AR. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. Janitor. Lingkup Pekerjaan . M/E Room T. Ciptanusa Buana Sentosa . . tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.58 PT. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.13V7N untuk Dapur/Pantry T. 30. dapur.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 1BN : Setiap WC.26.13. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . 23.13N untuk Tempat Wudhu. tempat wudhu.13 untuk tanaman : Ex.2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

3. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Finishing Al. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. • • • 2 . Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah.62 PT. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. halus. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih.

maka Pemborong harus segera 2 . ● ● ● ● 4. dipadatkan dengan stamper sampai rata. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. Kemudian baru disusun paving block. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2.65 PT. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. Setelah permukaan tanah cukup rata. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Ciptanusa Buana Sentosa .14.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan.1. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. ditaburi pasir halus dan diratakan.14. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.66 PT. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .

Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .15. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. anti korosi. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. 2.15. tidak bergas. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. PEKERJAAN LOGAM 2. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.1. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan-bahan Pelat. pipa kotak.66 PT. pipa bulat. brachets. anti susut.Black Steel (Interior) – cat duco 4. sesuai standar SII. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .

dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.67 PT. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. harus rata dan rapat 5. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. dibatasi seminimal mungkin. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .

tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. PERKERASAN JALAN. PROSEDUR UMUM 2.3. Cisangkan 2 . split. BAHAN -BAHAN 3. sirtu. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. Tebal d. 2. Profil dan ukuran c. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.2.1 Contoh bahan dan Data Teknis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.68 PT. 3. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block.3. 2.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. 2. serta pemadatan tanah urug. Produksi setara dgn 4. Kunci e. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d.16. Material b. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. pasir. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. b. Ciptanusa Buana Sentosa .1.

harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. d. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.1.5 ton b. c.2 . tanggul a. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. yaitu : a. b.3 . 4. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. 4.1 .1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. Bingkai (Kansteen).1. b. d. Lapisan Dasar Jalan a. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.69 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu.1. Sebelum mulai pekerjaan . 2 . c.1.4 Contoh bahan a.

Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain.2. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik.2. dikenal dengan nama pasir extra beton b. 2 . 4. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. SYARAT PEMELIHARAAN a. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. b. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh.70 PT. 4. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. Ciptanusa Buana Sentosa . e. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. bentuk pola. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. Sambil disapu.5 m2 dengan sentrifugal 1. 5. d. Cara Pemasangan a.2. f.1.PEMASANGAN 4.3 – 0. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. start pemasangan.6 – 2 ton) g.2 . Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. c. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Pasir a. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.

persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). puing bangunan. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. PROSEDUR UMUM 2. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.17. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. Ciptanusa Buana Sentosa .3 Semua bahan sebelum dipasang. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. bahan bahan. harus bersih dari kotoran. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. Kemudian tanah digemburkan b. PEKERJAAN LANSEKAP 1. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. sisa akar tanaman dan tanaman liar. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Uraian macam pekerjaan: 1.2 Sebelum memulai pekerjaan. pekerjaan penanaman 4. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. 2 . Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. arsitek M&E dan lainnya.71 PT. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur.

Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. 3.1. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 .72 PT. Pekerjaan Persiapan . maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. melihat bentuk / form dari tanaman. kerikil. leveling tanah mengikuti gambar rencana. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. Pembentukan tanah.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. 3. d. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. 3. c. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a.3. tanaman harus bebas dari penyakit. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman.2 PEKERJAAN TANAH a. Ciptanusa Buana Sentosa .

alat penggembur tanah . Pelaksanaan Penanaman Pohon . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya. Periksa PH tanah. 2 .Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . 3. Pekerjaan Persiapan .2.5 – 8.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. Ciptanusa Buana Sentosa . .Penyediaan pupuk .Steger tanaman .Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .73 PT. ember.Setelah pekerjaan penanaman selesai. PH yang baik adalah sekitar 4. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. .3. .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.Penyediaan bibit b. .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.5. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.

. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Setelah selesai penanaman. Pengolahan Tanah . Petunjuk Penanaman .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .Untuk meratakan permukaan.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. Ciptanusa Buana Sentosa .Areal bebas dari sampah.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. 2 . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. c. Pelaksanaan Penanaman . 3.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.3. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . b. .Secara umum. puing dan rumput liar .Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini .Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. Kedua bahan dicampur merata. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Seluruh areal yang akan ditanami rumput. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.Jarak tanaman sesuai gambar . cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.74 PT. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. Cara Penanaman Rumput .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Dalam proses pertumbuhan rumput.3.

Penyiraman dilakukan dengan air bersih. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. BAHAN DAN MATERIAL .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan. PENYIRAMAN . . .Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan . PEMELIHARAAN 4.Meliputi penyediaan tenaga.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .75 PT.Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.3. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.1 LINGKUP PEKERJAAN . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .4. 4.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor . .Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . Ciptanusa Buana Sentosa . bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .2.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.

air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. kemudian disiram dengan air secukupnya. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . menyuburkan daun .. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).Untuk rumput.Pemangkasan dilakukan setiap bulan .14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah . PENYIANGAN . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. 4. Pupuk yang mengandung unsur P. dengan cara ditabur sesuai dosis .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. hindari jangan sampai merusak akar . Pupuk yang mengandung unsur N. PEMANGKASAN .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.K. .6.Terdiri dari kotoran ayam. 4. c.Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . kambing.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.5. .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. Pupuk Kandang .7.76 PT.1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.Digunakan pada rumput.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . b. misal Urea . Ciptanusa Buana Sentosa .Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . PEMUPUKAN .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.

yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. 6. Drilling Master. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu.. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). 3. 1973. sesuai dengan PP No. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI.18.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. Sarung tangan. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Power injector. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : ƒ ƒ ƒ Setelah parit pondasi selesai digali. 3.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Safety shoes. antara lain adalah : Primise 200 SL.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.000. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. 2.77 PT. Hand Sprayer.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 3. 2 . 3. Basileum dll. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. 7 Th.

• Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. B.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. 2.2 mm. ● Cara. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. sistem pemasangan. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). 3 -78 PT. ● Jarak rangka. sistem pemasangan. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. • 2. type-type assesoris. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bahan-bahan. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi.

Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Ciptanusa Buana Sentosa . 3 -79 PT.

yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a.3. ASTM 3. Ciptanusa Buana Sentosa . rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e.B. NI.I 1971 c. 2.3. 2-8 2-8 PT. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. pasir. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. STANDAR/RUJUKAN a. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. P. bahan-bahan. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.2/3/8/10 b. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. Penyediaan cerucuk (sparing).1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. PEKERJAAN PASANGAN 2. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. lubang. Contoh batu kali.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

membongkar. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. tidak pecah. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. b. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. 2-9 2-9 - PT. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tempat Penyimpanan d. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. c. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna.

10 2 . Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. k. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. h. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. i. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. l.10 PT. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. g. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. f. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. 2 .

kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • • c. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. Pasir alam. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. 4. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. a. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas.11 2 . adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.11 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Produk semen Gresik atau setaraf. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. 2 . Bila terjadi kerusakan. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Merk yang dipilih harus dari satu produk. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. Pasir paduan. Portland Cement. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu.

asam. Apabila dipandang perlu. Pekerjaan timbunan. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. Ciptanusa Buana Sentosa . e. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. 16 adalah 20% atau kurang. 8 dapat naik sampai 20%. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. 2 . bersih dari timbunan tanah liat. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. Pasir yang digunakan harus halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan.12 PT. d. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO.12 2 .

dalam 2.3.1. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. Ciptanusa Buana Sentosa .1. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. 2. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. bebas dari bahan lain. PEKERJAAN DINDING 2.1. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. tanpa cacat atau mengandung kotoran.4.4. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bersih. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.4. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.4. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata.1.2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.4. sesuai dengan PBI 1971. diatas permukaan yang keras.

V. WC. − Permukaan rata. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. Janitor. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). 3. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. 1984. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. jika tidak ada ketentuan lain. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. R. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. toilet.80 m diatas permukaan lantai finish. 2 . dsb. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. − Pembakaran matang − Warna merah merata.14 PT.Sesuai dengan pasal 81 dari A. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. ● Untuk dinding tembok toilet. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. Ciptanusa Buana Sentosa . Wudhu. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. dsb. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm).

plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. 2 . Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. 6. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 8. selama waktu-waktu hujan lebat. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. 9. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan.15 PT. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 7. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. 5. 4. karat dan debu bangunan.5 cm.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik.5 cm dan dalam 0. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis.

Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. kecuali disebut lain dalam gambar.4. Ciptanusa Buana Sentosa .1. 2. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. dan ex. kolom. Cat tembok yang digunakan ex. Jenis P. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1.2 (plesteran trasraam). Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.1. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. Jenis P.2. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. ● • ● ● ● 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. Bahan ● ● Portland semen.16 PT.1.2. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. bidang-bidang pasangan bata. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. 2.2. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata.4. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material.

harus dibersihkan. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. yang menjadi kotor dalam 2 . semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. untuk membersihkan dari bintik-bintik. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton.17 PT. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. tidak boleh ada retak. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Untuk 4. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. lainnya. sebelum diberi lapisan plesteran pertama.

● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Roman atau setara. ● Khusus untuk pemakaian / setara. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut.2. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex.18 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .4. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish).Gelaisi Summit. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.2. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. Ceramic tile yang digunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. atau setara. b. 2 . Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. 2. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. lalu dikeringkan.

keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. ● Bidang ubin harus rata. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. ● Kelebihan air semen. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap.19 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. c. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. residu. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. 2 . sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. AM. d. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. Lemkra atau setara.

dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. jenis batu.2. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . bening. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. B. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Coating anti lumut ex.20 ● ● PT. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. C. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. AM.3. Setelah dinding rata. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. gloss. diprofil atau disesuaikan dengan desain. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan.4. lokal dengan kualitas baik. Lemkra atau setara. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. Ukuran. • D.

cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. Lemkra atau setara. perletakan dan penampilan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. 4.4. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. 2 . 2. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. AM. 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. jenis batu.4.warna. 2. atas persetujuan perancang. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. dan pola sesuai dengan gambar rencana. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.21 PT.2. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite.

material cat dan melamic dan sebagainya.Pasal Pekerjaan Plesteran .22 PT. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.3. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. Ciptanusa Buana Sentosa . kape. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. pengiriman. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. material. penyimpanan. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . pemasangan) untuk pekerja. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2.5.2.Pasal Pekerjaan Keramik .5.1.5. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. • Bagian yang terkait : . ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan.5. dan peralatan.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.

5. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan.5. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5.23 PT. hubungan dengan dinding. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. - 2.4. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. plat beton lantai. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. Ciptanusa Buana Sentosa . • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. 2. pintu. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . ceiling. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. penguat-penguat yang dipakai. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. material.

Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.7. 3. e.7. terlindung. 2. 5. PEMASANGAN 1. tebal = 16 mm 2.8. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya.5. termasuk pada bagian atasnya (frame head). Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. bidang permukaan rangka partisi harus rata. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. Setelah terpasang. kekokohan. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . tepat dan teliti.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. f. BAHAN 2. Penggunaan rangka. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. Ciptanusa Buana Sentosa . lurus dan waterpass.5. BAHAN PARTISI a. dan ventilasi secukupnya.7. 2. 4. 2.sehingga tidak merusak daun pintu.5.2.5. harus terpasang dengan baik. rapih.6. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.5. d. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. kusen maupun alat-alat 2 .24 PT.1. c. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. kebenaran sistem. b.

8. saklar. 2 . terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. 6.25 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. 7. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Ciptanusa Buana Sentosa . Stop kontak. 9. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. Ciptanusa Buana Sentosa . LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. PEKERJAAN KAYU 2.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. susut pinggir-pinggirnya. mata kayu yang lepas atau mati. . harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).1. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).Tidak ada getah.2. . celah.26 PT. C.6.6.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. 2 . serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. B. BAHAN A. Kelembaban (Moisture Contents) . . Kualitas . ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. Jenis Kayu .Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik.6.

Ciptanusa Buana Sentosa .Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish).6. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. Ukuran dan Toleransi .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . B.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. Kayu kasar diketam.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). maka kayu ini dapat diterima.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. . dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. 2 . mulus dan keras yang dapat diterima. atau jika tidak. dibor. . 2. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi.3. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. Susut (Mengkerut) Persiapan. . harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. C. Permukaan Luar .Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).27 PT. . . PEKERJAAN KAYU A. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus.

bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. memahat. E. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. lubang pasak. . Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. 2 . membuat lidah-lidah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. Ciptanusa Buana Sentosa . . Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi.28 PT. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. skrup-skrup. Pembuatan . menyetel (memasang). skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik.

- - 2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. 2 .4 mm.3. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap.yang ditentukan. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik.7. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. ex lokal kelas AW atau setara. 2. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat.2. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1.29 PT.7.1. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. lisplank dan talang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7.7. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.

Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton.30 PT. 2. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. 2 . ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. Ciptanusa Buana Sentosa . Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. d. Grace (type 3000) atau setara. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. c. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. b. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish.

PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. 2.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). Bahan. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. bahan-bahan. c.31 PT. 2 . Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. d.7. Ciptanusa Buana Sentosa .4. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana.

Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan.32 PT. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. Ciptanusa Buana Sentosa . Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana.1. untuk mendapatkan kepastian. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. pemasangan sampai diserahkan. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. KACA. DAUN PINTU. pengangkuran. PEKERJAAN KUSEN. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan.8. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. 2 . Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. JENDELA. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran.8. ● ● ● ● ● ● 3. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. UMUM 1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

minyak. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. 3. sebelum pengecoran dinding beton bertulang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. Pengecatan Besi ● Kusen. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. 2 . sehingga kilapnya akan lebih baik. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. atau menggunakan sikat saja.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. 2. pintu dan teralis besi dicat duco. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.

jendela dan daun pintu dari alumunium. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2 . ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan.8. Bahan ● Kusen. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . Asahimas.Kunci. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. ● Kaca ex. 2. 2. ● Perlengkapan seperti engsel. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat .37 PT. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. kunci. Pengerjaan ● Pintu-pintu. atau yang setara. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. handle. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.4. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1.

- 6. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium .Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. 2 . juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. kalau belum selesai sama sekali. dikaleng. atau kelihatan ada cacat.38 PT. tidak boleh kering atau sudah mengeras. - 7. dinding dan langit-langit telah selesai. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. . Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai.

dengan kelonggaran sedikit. - 2.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1.39 PT. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. Sebelum pemasangan kaca. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus.8. plesteran. 2. noda atau percikan las. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar.

atau yang setara.40 PT.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) . 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Lion Metal.6 mm . flush bolt. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.3 mm .00 mm sebagai frame .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.Flashing dari plat baja 0.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Ciptanusa Buana Sentosa . handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.Plat Baja 3. ● ● ● ● 2 .2. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: . Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.0 mm sebagai frame .Plat Baja 1. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.9 mm .Angker Baja 1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. diampelas sehingga rata dan halus. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering.44 PT. 2 .

1. Ciptanusa Buana Sentosa - . Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. dalamnya. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. PEKERJAAN PERSIAPAN 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. - - - 2. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. diikat sekeliling batangnya. 2-4 PT. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting).2. Sebelum memulai penggalian. menebang.2. atau seperti yang tertera dalam gambar. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya.2.

Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. dengan jalan memompa. 3. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. banjir. memulai tahap pembangunan berikutnya. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. 4. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. menimba. 6. dari parit. 5. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. mata air atau lain-lain sebab. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. 2-5 PT. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. tapi harus segera setelah galian disetujui.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kayu-kayu. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Ciptanusa Buana Sentosa . Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dalam hal pengurugan. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton.2. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. 2. Daerah tapak bangunan. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 3. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. - - 2-6 PT. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air.3.

maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. septic-tank. - 2-7 PT. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. 5. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. Ciptanusa Buana Sentosa .