SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Panitia / Panitia Pengadaan. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. 4. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. 8. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. teknis. Metoda Satu Sampul. 12. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. 10.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pascakualifikasi. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. Surat Jaminan. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. 14. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. Sistem Gugur. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. 2. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. penawaran dinyatakan gugur. 13. 9. Pejabat Pembuat Komitmen. Pelelangan Umum. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. 7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Sistem Nilai (Scoring System). Peserta Lelang. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. 5. Penyedia Barang/Jasa.1. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. 11. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. Bukti Otentik. 6.

pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. Fakta Integritas.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. Surat Kuasa Direktur/Direksi. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. 2.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. korupsi. 1. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. 16.

3.5 1. dalam menyiapkan penawaran mereka.4 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. 3.9 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.1 Nama Paket 1. 1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .2 1. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. UMUM 1. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. : 2. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. 3.3 1.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran.1.6 1.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran.

Efektif. . JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. dengan rincian sebagai berikut: 3.SIUJK Asli. 1-4 PT. 3. s/d . wib.6 2.. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. Merdeka Selatan .membawa SBU Asli.5 2.. 6.. kecuali hari Jum’at hingga jam …. tidak akan dilayani. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.s/d … 2010 Jam : …. Hari : Hari Kerja Tanggal : ….. s/d …. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian.1 Pendaftaran Pelelangan. Terbuka dan Bersaing.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Hari : Hari kerja Tanggal : . 3.1.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. 2010 Jam : …. Ciptanusa Buana Sentosa .2 2.000. kecuali hari Jum’at hingga jam ….4 2.3 2.Jakarta Pusat Catatan : .7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. tidak akan dilayani.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). Sertifikat ISO 9001:2000. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. Merdeka Selatan . Akte Pendirian Perusahaan.s/d…. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.... Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.

4.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .. Ciptanusa Buana Sentosa .. 2010 Jam : ... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... 2010 Jam : . WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. 2010 Jam : . RAPAT PENJELASAN UMUM 4.....4 Dalam Rapat Penjelasan Umum. Merdeka Selatan .... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas...2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4. 2010 Jam : .Jakarta Pusat Catatan : .. 1-5 PT.....Jakarta Pusat Catatan : . 2010 Jam : ..diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini.. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Jakarta Pusat 4.3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : ... Merdeka Selatan .. s/d .diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : ..... 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3.. Merdeka Selatan .....4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : ..5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : ..3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.. 3. s/d .1.

Memiliki sumber daya manusia. sewaktu-waktu dibutuhkan. 5. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. modal. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Tidak masuk dalam daftar hitam. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. tidak pailit. 10. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. 8. 9.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. 12. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. 4. 11. 13. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Pengalaman. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 7. dan laporan bulanan PPN. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. 2. Tidak dalam pengawasan pengadilan. Memiliki keahlian. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. 6. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. 3. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan.

3. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1-7 PT.1. 2. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. 4.

maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. 3. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.1. 2.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. 2.3 3. 2. 3.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.2 Jaminan Penawaran Asli 2. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.1 Surat Penawaran.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan.1 3. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.4 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bea-bea. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. 2. 2. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. HARGA PENAWARAN 3.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan.

SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. harus distempel dengan Materai Rp. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . Penawaran yang dimaksud pada butir 6. 7. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4.4 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 6. 7.5 6. 7. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris.1.7 6. maka asli yang berlaku. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan.3 6.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan. 6.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. BENTUK PENAWARAN 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. 7.000. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. 1-9 PT.2 6. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. 7.

7. dan cap perusahaan. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. 8. 7.-).6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. bulan.3.10 PT. tahun.000. 7. tanggal. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.1. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. Ciptanusa Buana Sentosa . seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 .10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. bulan. c). 7.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. b). berukuran F4 (folio).1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. 8. 6. yaitu: a). tahun dan jam pemasukan). Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.11 Terdapat coretan. 8. hari.8 Tidak bertanggal. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. baik dengan angka maupun dengan huruf. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan.

Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.... Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar)....Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan...2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. disesuaikan kode kotak penawaran.. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9.1 Setelah butir 8..1. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. Gambar 1.4. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI . SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8. 9..... Ciptanusa Buana Sentosa .11 PT..3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 1 .2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos.. 9...

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Pasal 13 1. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. 2. 3. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka.15 PT. dengan membuat berita acara. Pasal 11 1. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. serta dinyatakan gugur. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. 3. 2. 2. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos.1.

Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. 12. 9. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. 3. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Sebelum penawaran dibuka. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 1 . setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 8. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 2. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. 4. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. 14. 5. 13. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. 10. 11. 6. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka.16 PT. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang.

maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Pasal 21 1. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. 1.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. 2 1 .3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini.17 PT. sampai keputusan pemenang diumumkan. 2. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Pasal 20 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. sesuai ketentuan yang berlaku.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah.1. 2. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. 3. 3.

Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. kemampuan keuangan. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. 4. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. 2. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan.1. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini.18 PT. sampai keputusan pemenang diumumkan. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 3. Pasal 23 1. dan Teknis memakai sistem nilai. 2.

1 X b. Bila DB ≥ 0. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. 1 .1.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. Bila DB < 0. Penilaian . a. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.5. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.1. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum ¾ SKK < 0. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. Ciptanusa Buana Sentosa .19 PT.2. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.5 X diberikan nilai 0 2.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.2 N 2. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: ¾ Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur.3. maka : (Neraca Keuangan) untuk ¾ SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum ¾ 0. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a.1. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.

Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum.2 m3.2. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : ¾ Tower Crane. 0. Ciptanusa Buana Sentosa . minimal 1 buah ¾ Fibrator pengecoran. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. minimal 1 buah ¾ Winget kapasitas 1. b. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah ¾ Ordinary Truck/ Pick Up. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa beli dengan bukti.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3.1. c. minimal 2 buah ¾ Stamper. b. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum.5 X mendapat nilai 0) 3. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: ¾ Milik sendiri dengan bukti.2. dan alamat Gudang peralatan.20 PT. minimal 1 buah ¾ Genset kapasitas 50 Kva. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa jangka panjang dengan bukti. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. c.1. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. Pengaalaman Pekerjaan (0. 3. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum ¾ Milik sendiri. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. minimal 1 buah ¾ Pompa Air. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Sebagai kontraktor utama.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera.

Ciptanusa Buana Sentosa . Personil yang harus dimiliki adalah : a. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. 4. ¾ Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. 1 . dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum.21 PT. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 orang d. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki.3. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . 2. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 1 orang c. minimal 6 orang e. ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . hanya disertai bukti otentik ijazah. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. minimal 1 orang b. minimal 1 orang f. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. ¾ Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian.

Untuk menunjang pemeriksaan. Ciptanusa Buana Sentosa . ayat 2. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. 6. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. 8.22 PT. evaluasi. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. dan kepada perusahaan tersebut. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . ayat 3. 5. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran.1. 2. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). 7. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. 4. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. kualifikasi. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi.

Berdasarkan hasil Evaluasi. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini.1 Menyetujui usulan panitia 2. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. 2.2. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. 2. Klarifikasi/verikasi. 2. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. 4.23 PT. atau 1 . Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Pasal 31 1. 3. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan.

Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan.3. 3. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang.1. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ).4. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. 2. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. 5. 3. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. 6. Dalam hal usulan panitia disetujui.24 PT. 2. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1.

merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Pasal 36 1.25 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. atau 1. Ciptanusa Buana Sentosa . atau 1. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. 3. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. 2. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. 4. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. 3. atau 1. atau 1 .

4.3. atau 1. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. 2. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).2. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka : 2.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.2 dan/atau 1. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua).2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN.5. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.dan 3 terbukti benar.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar.4 dan atau 1. atau 1.1 dan/atau 1.1.4. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. 2. 2.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. 2. 2. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.4. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.2. 2. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal.1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).6 dan 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 1 .8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. teknis dan harga).3 dan atau 1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.26 PT.7 pada pasal ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. teknis. atau 1.5.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. 2. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. atau 1. dan biaya).3. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.

.27 .. ………….... 2.. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.1. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1...... Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 ... apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.5. 2.. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jakarta.. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa........ PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. PT. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.. Pasal 38 1. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara....

pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja....... Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2...1 Bab I Pasal 4 4.5....3 16.. Pasal 25 Ayat 4. Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan.... 6.28 PT.1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . 2010 Tanggal : .... Ciptanusa Buana Sentosa ..2 1 .... hari kalender. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No..1 6...Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.. wib s/d selesai Tempat : . 1... Pasal 4 ayat 1 3.. ….....1. 2........ Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman..

. 9.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . Jam .29 PT...4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. wib. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . .1 Pembukaan Penawaran.. cukup jelas.. 2010.1. . dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar.tanggal …….. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3..1 10. Ciptanusa Buana Sentosa .. 2010.2 31. Pasal 29 ayat 1.Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. 21. 2010 Jam : …. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7..

2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara)... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut.……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth.. 3.. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ……………….. Daftar Kuantitas dan Harga.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Penawaran ini berlaku selama …. 1 . 8. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. kapasitas. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.. 4. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .30 PT.. 6. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima.. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A... dengan jangka waktu pelaksanaan . asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.. 7. Surat jaminan penawaran.. sebesar Rp. Ciptanusa Buana Sentosa ..... …………………... Analisa Harga Satuan.. Jenis.......1. (diisi sesuai nama paket pekerjaan). …. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. Jadwal Waktu Pelaksanaan...… (…………………) hari kalender... peralatan...... Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . 5. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29.. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas)...... Sesuai dengan persyaratan yang diminta... tenaga kerja..... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.... Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. bersama ini kami lampirkan : 1. komposisi dan jumlah peralatan 9.

Tanda tangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. materai Rp. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. cap.31 PT.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.

. ………………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. Nama Jabatan : …………………..32 PT. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya.. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini.) 1 . Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. ………………….1. PERSYARATAN ADMINISTRASI B.. : Direktur Utama CV/PT …………. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. Ciptanusa Buana Sentosa ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. cap. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.

f. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 7) Spesifikasi Teknis. c. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada).1.1. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3) Surat Penawaran. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. b. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. a. KETENTUAN UMUM 1. DEFINISI 1. Hari adalah hari kalender. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. g. Ciptanusa Buana Sentosa . 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. bulan adalah bulan kalender. e. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. d. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini.33 PT. Nama. 8) Gambar-gambar. 1 . Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

j. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. 2.34 PT. c. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. i. PENERAPAN 2. j. h. d.1. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. m.1. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. b.2. Spesifikasi Teknis. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. 3.1. ASAL JASA 3. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Syarat-Syarat Khusus Kontrak. k. Gambar-gambar. Surat Penawaran. 2. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . l. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. g. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Perjanjian. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. n. e. f. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. i. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Daftar Kuantitas dan Harga.

7.2.1. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7.3. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. 1 .1. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. HAK CIPTA DAN MEREK 5.1. HAK PATEN. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten.35 PT.2. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 6. JAMINAN 6. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. 6. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 6. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1. hak cipta dan merek. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. sebesar 65% dari nilai kontrak. sebesar 25% dari nilai kontrak. 2). Pembayaran Termijn ke-3. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. HARGA DAN SUMBER DANA 9. 5).3. 8. 6). Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. sebesar 95% dari nilai kontrak. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%.1.2. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 4). Pembayaran harus dipotong denda (bila ada).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. PEMBAYARAN 8.2. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 7). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 9. 3). 2). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. Pembayaran Termijn ke-2. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. Pembayaran Termijn ke-1. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. dengan Berita Acara Pemeriksaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. b. 3). Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. 1 . pembayaran retensi sebesar 5%.2.36 PT. Cara Pembayaran a. 9. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Ganti rugi 1). 8. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembayaran Termijn ke-4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.1.1. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. dan pajak. dengan Berita Acara Pemeriksaan.

1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan.1.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.3. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. ditindaklanjuti 1 . 12. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.37 PT.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. 14.2. c. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. 11. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. b.2. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. 13. DELEGASI 12. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. 14. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.2. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.1.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 14. 11. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. 13. Ciptanusa Buana Sentosa .

jika dinilai wajar. 1 . maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.4. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. 15. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan.1. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. 15. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. 15. 14. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. 16.7.4. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .1. 16. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran.6. 15. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3. 15.5.2.38 PT.1. 15. 16. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga.2.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. 15. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.3.

1. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. b. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. c. d.39 PT. c. g. Membayar ganti rugi. Melakukan perubahan kontrak. 18. h. Menangguhkan pembayaran. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. tuntutan lainnya. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. d. 18. i. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Mengenakan denda keterlambatan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. e.2. AMANDEMEN KONTRAK 17. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. c.2. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. c. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18.1. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut.1. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). b. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. 17. f. b. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. e. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1).1. peralatan. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. c. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. 2).1. atau Keteledoran. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. b. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. 19. 19. peralatan. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. g.3. 2). instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan.40 PT. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. instalasi. kematian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kecuali apabila : 1). kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. 19. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. sebagai akibat polusi. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. f. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. Ciptanusa Buana Sentosa . Resiko kecelakaan. peralatan. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.

wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. 20. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. berisi : a.1. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 .6. 20. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .3. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. Jenis. 20. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Laporan harian. dan disetujui oleh direksi pekerjaan.3. 21. Catatan lain yang dianggap perlu. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. CACAT MUTU 21. Tugas. e. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.4.5. c. peralatan. 21.41 PT. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. b. 21. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. instalasi.2.1. 20. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 20. d. 21.4. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa .2. f. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. 20. Untuk kelengkapan laporan.

PENGAWASAN 23.1. 25.1. 22. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 24.4. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. 22. 22. maka Pasal 24.2.3. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. 21.5. 23.5. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. KONTRAK KRITIS 1 . dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.1. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. tentang kontrak kritis.1 tidak diberlakukan. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.2.42 PT. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. 24. 22. 22. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.

1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . apabila : a. b. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan.2. Kontrak dinyatakan kritis. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Dalam SCM direksi pekerjaan. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Penanganan kontrak kritis a. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. 3). 4).1.43 PT. 2). 2). Kesepakatan tiga pihak 1). maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Pada setiap uji coba yang gagal. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. b. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. 5). 4). 6). maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). 3). 1 . 25.

3. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . adalah : a. 1 . Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Kerusuhan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. e. c. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 26. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. Perubahan desain. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. e. wabah penyakit. Revolusi.3.1. d.2. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Keadaan kahar. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Peperangan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.4.2. 27. 27. f. 26.4. KEADAAN KAHAR 27. 26. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. d.44 PT. Gangguan industri lainnya. c.1. 26. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. badai. g.1. gempa bumi. Pemogokan. gunung meletus. Pekerjaan tambah. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. Bencana alam : banjir. Kebakaran. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. 27. tanah longsor. yaitu untuk : a. b. Yang digolongkan keadaan kahar. 27. dan angin topan.

2. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 28. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan.1.2. Ciptanusa Buana Sentosa . maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. dengan ketentuan : a. c. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan.7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila harus diperpanjang. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. PERINGATAN DINI 28. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.5. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. 28. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. RAPAT PELAKSANAAN 1 . 27. 28. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. 27. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati.45 PT. Bila terjadi keadaan kahar. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Bila keadaan sudah pulih normal.6. 29. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat.1. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar.3. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. b.

1.5. 3). Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. yaitu : 1). Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. 31.1. 1 . 31. Dalam hal kontrak dihentikan. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. 31. 2). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Direksi pekerjaan. ITIKAD BAIK 30. b. 30. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 31. 30.46 PT. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. dalam hal ini : a. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. 29. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.1. 31. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak.4. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29.2. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa.2. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.2.1. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31.5.3. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak.

b.c. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Sebagai akibat keadaan kahar. b.47 PT.7. Kejadian dimaksud adalah : a. 31..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. sampai h. c. d. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.a. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.2. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.2. c. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut.6. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. b.7. Penyedia Barang/Jasa harus : a. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. Ciptanusa Buana Sentosa . g. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. h. sampai g. 1 . Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan.1.6). Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. kewajiban. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. di atas.7. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. 31. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. f. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. e. Kejadian dimaksud adalah: a.

Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. 1 . 33. 32. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .5. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan.1. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. 34.8.. PERPAJAKAN 35. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.2. 36. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir.1.3. telex. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. konsiliasi atau abritase di Indonesia. peralatan. 31. selain pembayaran tersebut di atas.2. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui.6.48 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. 33.1. 33. 35. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. kawat. mediasi. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. Korespondensi dapat dikirim langsung. instalasi. Semua bahan. 36. pekerjaan sementara. KORESPONDENSI 36.2. yaitu dengan cara musyawarah. atau melalui pos.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. BAHASA DAN HUKUM 34.1.. Di luar pengadilan.1.1. 35.9. Pengadilan. b. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran.

6. 1 . Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .4. 37. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. 38. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. 38. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.1. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan.1.3. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa.1.3.3. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 38. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak.5. 38. DENDA DAN GANTI RUGI 37.4. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 37. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 36. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 37. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 37. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan.4. 38.2. 38.49 PT. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak.

39. kemampuan. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 38. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. 42. B. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. 40.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38.7. 41. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. PENILAIAN PEKERJAAN 41. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan.2. KETENTUAN KHUSUS 40.1. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan.1. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 41. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut.8.1. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti.50 PT. PERSONIL 40. PERHITUNGAN AKHIR 39. Ciptanusa Buana Sentosa .1.

Ciptanusa Buana Sentosa . INSTRUKSI 44. 44. 43. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak.2. 42. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.1.1.51 PT. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. 44. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.1.1. 1 .2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

................................ : ....................1......1).............. . Nomor Fax : ...................... ............................................... Nomor Telepon : ....1........... 3............. Ciptanusa Buana Sentosa ........(........ ............................... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ......... a........ : ....... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak........... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ............................... ( ) : .................... JAMINAN 6....................... DEFINISI 1.................... 1 ................................. Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak..................................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak........ Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL................................................... Jabatan : ....... ................................................................ atau sebesar Rp....... .. Alamat : ............................................. ) 6....52 PT......... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ..... ) PEMBAYARAN 8...........2............. ....... Jabatan : ............................... Nomor Fax : ..1................................................................................ : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ......... ................... ...........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.....................1.................... ............................................................................................................ Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2..... c. atau sebesar Rp.......a..................................................................... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A...) hari kalender : . ........................ . ( .... b... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak .................................... d........ ( .................................... KETENTUAN UMUM 1....

. denda (bila ada). pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi .1. dipotong uang muka secara proporsional. 37.. mulai tanggal 5. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.. b......b....1).1.. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini. a.53 PT.4... ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. 4... Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.2. 2). Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.. s/d . Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .. JADWAL PELAKSANAAN 22. pembayaran retensi sebesar 5%... s) hari kalender. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pembayaran terakhir adalah. 6. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. Ciptanusa Buana Sentosa ..3... dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak.. 1 .1.

Ciptanusa Buana Sentosa .54 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . …………. tahun Anggaran 2010.55 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.1.

.................. ..........56 PT........... Ciptanusa Buana Sentosa .......................... : ................................................ : ........................................... : .......................... : ..... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : .................... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1.... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar.......................................................................................... Direktur/Direktris 1 ........…..................................................................................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab.........................1..........…………………………............. Materai Rp.......................... .............................................................................................................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6000................. maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan. : ... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar.... 2............................................... ……………… PT/CV............... ………………......................

6. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c.1. Tidak dalam pengawasan pengadilan b.……………………………….000. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam perusahaan …………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan alamat ……………………..(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .57 PT. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a.. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….

tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Hari……………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.1...(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. 6.……………………………….58 PT.000. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….

1. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. dengan alamat …………………………………….. Hari …………… tanggal …………. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .000. dalam perusahaan …………………………………………. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6.…………………………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.59 PT.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.

.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan……………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...... s/d .. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran............ tanggal…………. klarifikasi dan negoisasi. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.........*) b. 3. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran..... kami tidak akan meminta penggantian lapangan...…………. c.. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1.............*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………......... Kepada Yth..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi... Pejabat Pembuat Komitmen.) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.....1...………….... Kami setuju bahwa : a.. Lampiran : ……………………. …. Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………..200…...…*) di ………………………. Kami menjamin : a......... rapat penjelasan..... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor .... Prihal ………………………….. peninjauan lapangan.... b. Ciptanusa Buana Sentosa ..60 PT.. 1 .. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.. klarifikasi dan negoisasi....

... Nama Perusahaan (... 6000...Bertanggal.1......(...........)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran...... Ciptanusa Buana Sentosa ...61 PT.....) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4..... Penawaran ini berlaku selama .. cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ........ materai Rp........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....... tanda tangan......................

.........62 PT....... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ................... Ciptanusa Buana Sentosa . No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.....................1......... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ...................

Posisi Penugasan : …………………………………… h. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….. 6. Nama Proyek b. 5.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. 4. dsbnya) PT. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. 7. Nama Perusahaan : …………………………………… e. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. 10. Nama Proyek : …………………………………… b. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. Lokasi Proyek c. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Uraian Tugas : …………………………………… f. 3. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . a.1. 9. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek.63 . Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. Lokasi Proyek : …………………………………… c. dsbnya) : …………………………………… d. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1.

..... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.. ) Nama jelas (..... Status kepegawain pada perusahan ini : ….1.............. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Uraian Tugas : …………………………………… f....... 11...... …………………………200….…………(Tetap/Tidak Tetap) i.................. Ciptanusa Buana Sentosa ..... (cap perusahaan dan tanda tangan) (.......... dsbnya ) dst... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi...... Posisi Penugasan : …………………………………… h......64 PT....…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab...... ………. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....... 1 .. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …....

......................................................................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No....................... .. 6............................tahun ...sampai dengan bulan.........................................................000 (............................. Telp / Hp Email : : : : ........................................................................ Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.........................................................................................................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ............................1. ................................. Untuk perusahaan .. …………………………200….................................. ……….... Ciptanusa Buana Sentosa ................ tahun . Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab..................65 PT........................... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ....................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... ( nama tenaga ahli ) .... ) Nama jelas 1 .................... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp.......................................................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan......................... ) Nama jelas (...............................

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..............1.. materai Rp...................................... Pejabat Pembuat Komitmen .............................. dengan rincian terlampir........... Ciptanusa Buana Sentosa .. Kepada Yth......................................) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa............ tanda tangan......) sudah termasuk PPN 10%...tanggal.............*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :... : ....……….... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ..... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ..................... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp.............................. Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ...............(..... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.......*) di ....... 6000......................................... Nomor Lampiran : . Nama Perusahaan (......................... ………200…....Bertanggal........66 PT.....................................Perihal diatas........

tidak pailit. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. 2. 4. 3.67 PT. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).1. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. Ciptanusa Buana Sentosa . disebutkan secara jelas no. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 .

Akte Pendirian Perusahaan a. bulanan. Alamat No. Nomor Akta : b. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Nomor Akta : b. bulanan. PERSYARATAN ADMINISTRASI A.68 PT. Tanggal. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Umum 1. Tanggal : 4. DATA ADMINISTRASI 1. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Nomor : b. Tanggal.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Email : : : : : : Pusat Cabang 2. tahun : 5. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Nama Perusahaan 2. tahun : 6. Status Perusahaan 3. Tanggal : 3. Perusahaan PMA/PMDN a. Akte Perubahan Terakhir a. Telepon No. Nama Notaris : 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanggal : c. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Fax. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Nomor Akta : b. Nomor Surat Ijin : b. bulanan. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Nomor : b. Tanggal.

** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. PENGURUS PERUSAHAAN 1. ** ** Nama No.1. KTP * Alamat Prosentase 2. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. Pajak-pajak 1. Susunan Kepemilikan Saham No.69 PT. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI C. 3. DATA KEUANGAN 1. Komisaris (untuk PT) No. Nama No. 2. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Kekayaan Bersih ( a+b+c ) .70 PT.Utang Dagang : . Rp. VI. Rp. Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Rp.Bank . Jumlah (a) II.Persedian Barang . JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp.Peralatan dan Mesin : . IV.1. Rp. Aktiva Lancar . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp.Piutang *) . Rp. Aktiva Tetap . Rp.Kas . Utang Jangka Pendek . Rp.Utang Pajak : .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp.Inventaris : . AKTIVA NO. Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp.( d+e ) Rp. III. Rp. Rp. PASIVA I.

…………. 6. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.71 PT. Apabila di kemudian hari.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. PERSYARATAN ADMINISTRASI E.

PERSYARATAN ADMINISTRASI F.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. DATA PERSONALIA 1. Ciptanusa Buana Sentosa .72 PT.1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No. PERSYARATAN ADMINISTRASI G.73 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .

Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI I. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.74 PT.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .

75 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….

.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. atau 4. BANK Tandatangan. Menandatangani Kontrak.. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. 2.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas.. 6.. 3. atau b. cap dan materai (Penjamin) 1 . Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan..1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. 7. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4... Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5.. 5. OIeh karena……. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank.76 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.(Uraian singkat Pekerjaan).1. Sebagai itikad baik Jaminan ini. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….. kami peminjam. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). Ciptanusa Buana Sentosa . Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata..

1.. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp.. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. ……………. ……………….77 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . PT/CV.. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan …………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. *) …………………. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth.

Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 4. 5. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 .78 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

SYARAT-SYARAT UMUM 2.1. 2-1 PT. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. serta berpengalaman. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan.1.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.3. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. 2. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.I. BARANG CONTOH (SAMPLE) .1. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.2. 2.1.1. Kontraktor. mingguan.

Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . 2.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). 2. misalnya : . 2-2 PT. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian mutu beton . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.5. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas.1.4. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Ciptanusa Buana Sentosa . maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. .Pengujian kebocoran .1.

2-3 PT.6. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2.7.

2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).10. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .2. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lemkra atau setara 3.45 PT. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan.Gelaisi . Warna. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. 4. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan.1. Roman atau setara. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.10. Tile Adhesive yang digunakan ex.Summit atau setara. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. 2 . LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. AM.10. Ceramic tile yang digunakan ex.

5. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. ● Bidang ubin harus rata. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1.10.3. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. residu. ● Kelebihan air semen. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai.46 PT. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. 2 . Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus.

ƒ Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. . Ciptanusa Buana Sentosa .2. 4. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Lionmesh atau setara.3 ƒ Portland Cement .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal ƒ Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete.47 PT. Bahan-bahan ƒ Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

4. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . . 2 . PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.000 impuls/menit.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan. Lingkup Pekerjaan . balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.10. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.48 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete).5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. tenaga.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran.2. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran.

debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. ● Sebelum lantai screed dilakukan. Bahan-bahan .Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. NI-8 dan PUBI 1982 3. Ciptanusa Buana Sentosa . . SII-0013-81.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. SI-81 dan ASTM .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. 2 .49 PT. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit.

cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Tebal. Lemkra atau setara 2. 1. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. membersihkan lantai batu granite. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. ukuran dan pola sesuai gambar. 4. Perekat yang digunakan ex. 2 . perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. perletakan dan penampilan. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. atas persetujuan perancang. Import. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. AM.5.50 PT.10. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.

11.11. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. impra atau setara. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. 2. 2.51 PT. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. PEKERJAAN RAILING 2. Ciptanusa Buana Sentosa . pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. ● Finishing melamin ex. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. kayu). ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.3. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. 2 .11. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan.2.1.11. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. yang dibentuk sesuai gambar rencana.

Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.52 PT. Ground Reservoir. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. ASTME. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah.3.12. 2 . Bahan a. 2. menggunakan ex. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Sika atau setara. c. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. dak teras. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. Ciptanusa Buana Sentosa . TAPP I 803 dan 407. seperti pada toilet. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. digunakan Liquid Waterproofing ex.12.12.12. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.2. 2. mencakup seluruh bagian pelat atap.Sika atau setara. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. BAHAN 1. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. ASTM 828.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. baik mengenai komposisi. dan Liquid Waterproofing ex. 2. b.1.

● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan.4. pecah dan cacat lainnya.53 PT. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. 2. ● Peil dan ukuran harus sesuai. 2. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. tertutup tidak lembab.5. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. 2 . Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. kering dan bersih. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya.12.12. Tempat penyimpanan harus cukup.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. baik sebelum atau selama pelaksanaan. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai.

2. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. ● Waterproofing untuk atap. tebal 1. 3. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk.50 mm lengkap dengan primer. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. spesifikasi dan lainnya. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan.50 mm lengkap dengan primer. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. tebal 1. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. 2 .54 PT. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.

pecah dan cacat lainnya. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. terhadap kemungkinan pergeseran. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. 5. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. warna. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. 2 . 6. kecuali bahan disediakan oleh proyek. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. Pemborong dan Tanggung jawabnya. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. Ciptanusa Buana Sentosa . baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.55 PT. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. baik teknis maupun administratif. ● Keputusan bahan jenis. 7. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri.

● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .56 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. PEKERJAAN KHUSUS 2. 2.13. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.13.57 PT. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.1. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. Ciptanusa Buana Sentosa .

Janitor.26. 1BN : Setiap WC.AR. M/E Room. Lingkup Pekerjaan . tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. 2. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.13V7N untuk Dapur/Pantry T. seluruh toilet. . M/E Room T.13 untuk tanaman : Ex. 30.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . Tempat Sampah.13. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. Ciptanusa Buana Sentosa .58 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.2.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 23.BQ. tempat wudhu. dapur.13N untuk Tempat Wudhu.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Ciptanusa Buana Sentosa .62 PT. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. • • • 2 . Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Finishing Al. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. 3.

Setelah permukaan tanah cukup rata. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan.14. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. ditaburi pasir halus dan diratakan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara.65 PT. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Kemudian baru disusun paving block. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. maka Pemborong harus segera 2 .14. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. ● ● ● ● 4. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.66 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .

Black Steel (Interior) – cat duco 4. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic.1.15. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. pipa bulat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. tidak bergas. Bahan-bahan Pelat. brachets.66 PT. pipa kotak.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .15. anti korosi. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . PEKERJAAN LOGAM 2. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. anti susut. sesuai standar SII. 2. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.

Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. harus rata dan rapat 5. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . dibatasi seminimal mungkin. 2 . Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan.67 PT. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

split. 2.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1.3 Pengiriman dan Penyimpanan. b.16. Profil dan ukuran c. Tebal d. Ciptanusa Buana Sentosa . sirtu. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. 2. BAHAN -BAHAN 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3. 2. Kunci e. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. pasir. Material b. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d.68 PT. PERKERASAN JALAN. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.3.1 Contoh bahan dan Data Teknis. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. 3. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. Cisangkan 2 . Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. PROSEDUR UMUM 2. serta pemadatan tanah urug.2.1. Produksi setara dgn 4. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block.

harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.1. c. yaitu : a.4 Contoh bahan a. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. d. b. Sebelum mulai pekerjaan . d. 4.2 .5 ton b. b.1 . Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .1. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan.69 PT. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.1. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. Bingkai (Kansteen).3 . c. 4.1. tanggul a. Lapisan Dasar Jalan a.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya.

e. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Cara Pemasangan a. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat .2. bentuk pola. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. 4. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. Pasir a. 4. 5. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan.2 . Ciptanusa Buana Sentosa . Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b.5 m2 dengan sentrifugal 1. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0.6 – 2 ton) g. c.3 – 0. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. f.PEMASANGAN 4. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. SYARAT PEMELIHARAAN a. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. d.2.70 PT. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Sambil disapu.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. start pemasangan. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm.2. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. b. 2 .

Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit.2 Sebelum memulai pekerjaan.17. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). harus bersih dari kotoran. bahan bahan. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. PROSEDUR UMUM 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. sisa akar tanaman dan tanaman liar.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. puing bangunan. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. arsitek M&E dan lainnya. Uraian macam pekerjaan: 1. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.3 Semua bahan sebelum dipasang. pekerjaan penanaman 4. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. Kemudian tanah digemburkan b. PEKERJAAN LANSEKAP 1. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.71 PT. 2. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami.

Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. tanaman harus bebas dari penyakit.1. leveling tanah mengikuti gambar rencana.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. Ciptanusa Buana Sentosa . maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a.3.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Pekerjaan Persiapan . dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. 3. melihat bentuk / form dari tanaman.2 PEKERJAAN TANAH a.72 PT. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. Pembentukan tanah. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. c. 3. d. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. kerikil. 3.

Penyediaan bibit b. ember. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. 2 . .Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. .Setelah pekerjaan penanaman selesai. Periksa PH tanah. PH yang baik adalah sekitar 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Pekerjaan Persiapan .Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . 3. . .Penyediaan pupuk .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.2.73 PT.Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.5 – 8. alat penggembur tanah . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. Pelaksanaan Penanaman Pohon .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.3. . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. Ciptanusa Buana Sentosa .Steger tanaman .5.

3.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. b.Seluruh areal yang akan ditanami rumput.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .Dalam proses pertumbuhan rumput. Pengolahan Tanah . .Areal bebas dari sampah. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. . 2 .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Setelah selesai penanaman. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .3. puing dan rumput liar .Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali. Ciptanusa Buana Sentosa .Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. .Jarak tanaman sesuai gambar .Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. Petunjuk Penanaman . . Cara Penanaman Rumput . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . c. Kedua bahan dicampur merata. Pelaksanaan Penanaman .74 PT. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Secara umum.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . 3.Untuk meratakan permukaan. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.

Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan . PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Penyiraman dilakukan dengan air bersih. dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4. . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. .3. PEMELIHARAAN 4. . 4. BAHAN DAN MATERIAL .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. PENYIRAMAN .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.2.Meliputi penyediaan tenaga.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .75 PT.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . .1 LINGKUP PEKERJAAN .4.

14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .Untuk rumput.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. dengan cara ditabur sesuai dosis . . hindari jangan sampai merusak akar . . kambing. Pupuk yang mengandung unsur N.5.76 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . Ciptanusa Buana Sentosa . PEMUPUKAN . PEMANGKASAN . b. c.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . PENYIANGAN .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).K. kemudian disiram dengan air secukupnya. Pupuk Kandang .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. Pupuk yang mengandung unsur P. menyuburkan daun . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.Digunakan pada rumput.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. misal Urea .7. Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. 4. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.6.Terdiri dari kotoran ayam. 4. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.. .Pemangkasan dilakukan setiap bulan . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .

1973.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. Basileum dll. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. 3. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. 4.77 PT. 2 .(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. 3. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 3. 6. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. Power injector. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. 3. 7 Th. Safety shoes. antara lain adalah : Primise 200 SL. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). PELAKSANAAN PEKERJAAN 3.000.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. Drilling Master. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Hand Sprayer. sesuai dengan PP No.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : ƒ ƒ ƒ Setelah parit pondasi selesai digali.18. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. Sarung tangan. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya.

• Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. • 2. 3. bahan-bahan. 2. 3 -78 PT. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. ● Cara. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. sistem pemasangan.2 mm. type-type assesoris. B. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. ● Jarak rangka.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. sistem pemasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap.

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. 3 -79 PT. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.

Penyediaan cerucuk (sparing). STANDAR/RUJUKAN a. NI. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. bahan-bahan.B.2/3/8/10 b.3. ASTM 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. lubang. Contoh batu kali. 2-8 2-8 PT. PEKERJAAN PASANGAN 2. P.3. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. pasir. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.I 1971 c. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e.

b. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. membongkar. 2-9 2-9 - PT. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tidak pecah. Tempat Penyimpanan d. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong.

kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja.10 2 . f. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.10 PT. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. g. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Ciptanusa Buana Sentosa . Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. i. h. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. 2 . k. l.

4.11 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. Produk semen Gresik atau setaraf. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Portland Cement. 2 . adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bila terjadi kerusakan.11 2 . Pasir paduan. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. a. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Merk yang dipilih harus dari satu produk. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. b. Pasir alam. • • c. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN.

12 2 . Apabila dipandang perlu. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. 16 adalah 20% atau kurang. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. d. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. 2 . Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. 8 dapat naik sampai 20%. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. asam. Pekerjaan timbunan. Pasir yang digunakan harus halus. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan.12 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . e. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. bersih dari timbunan tanah liat. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan.

dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . PEKERJAAN DINDING 2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.4.4. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. bebas dari bahan lain. sesuai dengan PBI 1971.4.1.1. diatas permukaan yang keras.3.4. tanpa cacat atau mengandung kotoran. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bersih. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.1. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT.4.1. dalam 2. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. 2.1. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. Ciptanusa Buana Sentosa .2.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2. jika tidak ada ketentuan lain. − Permukaan rata. 1984. 3. R. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. dsb. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. Wudhu. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. WC.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. Janitor. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah.V. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet).14 PT. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir.80 m diatas permukaan lantai finish. toilet. ● Untuk dinding tembok toilet. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. − Pembakaran matang − Warna merah merata. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. 2 .Sesuai dengan pasal 81 dari A. dsb.

5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. 7. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). 2 . 4. karat dan debu bangunan. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. 9.15 PT. selama waktu-waktu hujan lebat. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0.5 cm.5 cm dan dalam 0. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok.

Cat tembok yang digunakan ex. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. Bahan ● ● Portland semen. kecuali disebut lain dalam gambar. kolom.1. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. bidang-bidang pasangan bata.2. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Jenis P.16 PT. 2.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Jenis P.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.2.2 (plesteran trasraam). Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior.1. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.1.4. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. ● • ● ● ● 2 . 2. dan ex.

● Untuk 4. tidak boleh ada retak. hingga merupakan permukaan yang rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur.harus dibersihkan. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. yang menjadi kotor dalam 2 .17 PT. lainnya. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan.

Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.Gelaisi Summit.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. atau setara. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. 2 . b. lalu dikeringkan. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Roman atau setara. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Khusus untuk pemakaian / setara. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir.2. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.4.18 PT.

siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. ● Bidang ubin harus rata. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. residu.19 PT. c. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. ● Kelebihan air semen. Lemkra atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. AM. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. 2 . d.

Coating anti lumut ex.3. jenis batu. B.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. dan pola sesuai dengan gambar rencana.20 ● ● PT. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. • D. Ukuran. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lemkra atau setara.4. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. Setelah dinding rata. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. lokal dengan kualitas baik. bening. diprofil atau disesuaikan dengan desain. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. gloss. C. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. AM.

PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. 2. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. atas persetujuan perancang.4.4. jenis batu. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. AM. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. 4. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka.2. 2 . Lemkra atau setara. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. 1. dan pola sesuai dengan gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. perletakan dan penampilan. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.21 PT. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3.warna.

material. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . pengiriman. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet.5.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.5. dan peralatan.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . • Bagian yang terkait : . PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pasal Pekerjaan Plesteran .22 PT.5. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.Pasal Pekerjaan Keramik . ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan.3.5.2.1. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. material cat dan melamic dan sebagainya. pemasangan) untuk pekerja. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. penyimpanan. kape. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. plat beton lantai. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. pintu. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. penguat-penguat yang dipakai. Ciptanusa Buana Sentosa . • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan.5. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . 2.5. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. material. - 2. hubungan dengan dinding. ceiling.4.23 PT. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. bidang permukaan rangka partisi harus rata. rapih. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. kusen maupun alat-alat 2 . BAHAN PARTISI a. 3.7. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .5. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. e. tebal = 16 mm 2. BAHAN 2. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. PEMASANGAN 1.5. Setelah terpasang.7.6. 2. b. tepat dan teliti.1. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. c. terlindung. lurus dan waterpass. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.sehingga tidak merusak daun pintu. 2. 4. dan ventilasi secukupnya. harus terpasang dengan baik.7. d. Penggunaan rangka. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. kebenaran sistem.8. 5. 2.24 PT.5. termasuk pada bagian atasnya (frame head). kekokohan. f.5.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup.

25 PT. 9. saklar. Ciptanusa Buana Sentosa . ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. 6. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Stop kontak. 7. 2 . Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 8.

B. .Tidak ada getah. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. .1.26 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. C. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus.2. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. PEKERJAAN KAYU 2. Kualitas . susut pinggir-pinggirnya. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.6. mata kayu yang lepas atau mati. celah.6. 2 . Jenis Kayu . Ciptanusa Buana Sentosa . . Kelembaban (Moisture Contents) . BAHAN A.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi.6.

Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. . Susut (Mengkerut) Persiapan. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish).3. 2 . B.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. .27 PT.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. mulus dan keras yang dapat diterima.6. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. C. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. . . Ciptanusa Buana Sentosa . dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. Ukuran dan Toleransi . juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. PEKERJAAN KAYU A. atau jika tidak.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. maka kayu ini dapat diterima. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dibor. . Kayu kasar diketam.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. Permukaan Luar . yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. 2.

bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. . Pembuatan . menyetel (memasang). paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. 2 .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. lubang pasak. Ciptanusa Buana Sentosa . membuat lidah-lidah. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. skrup-skrup.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. E.28 PT. . memahat.

● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. ex lokal kelas AW atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam.7.7.1. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .7. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya.29 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. - - 2. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik.2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.3. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor.4 mm. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.yang ditentukan. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. lisplank dan talang. 2 . ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. 2. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa.

2. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. c. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Ciptanusa Buana Sentosa . dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. 2 .30 PT. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. d. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. Grace (type 3000) atau setara. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. b. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik.

7. 2 . atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. 2. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. Ciptanusa Buana Sentosa . dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. d. Bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.4.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. bahan-bahan. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system.31 PT. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran.32 PT. ● ● ● ● ● ● 3. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. KACA. DAUN PINTU. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. JENDELA. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.8. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. pengangkuran.1. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. untuk mendapatkan kepastian. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. 2 . UMUM 1. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . PEKERJAAN KUSEN. pemasangan sampai diserahkan. 2. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. Ciptanusa Buana Sentosa .8. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. atau menggunakan sikat saja. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. 2 . 3. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. Pengecatan Besi ● Kusen. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. pintu dan teralis besi dicat duco. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. sehingga kilapnya akan lebih baik. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. minyak.

2 . PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. atau yang setara. ● Kaca ex. Ciptanusa Buana Sentosa .4. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.37 PT. ● Perlengkapan seperti engsel. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. 2. 3.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. jendela dan daun pintu dari alumunium. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Asahimas. 2. . handle. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. Bahan ● Kusen. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. kunci. Pengerjaan ● Pintu-pintu.Kunci.8. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela .

kalau belum selesai sama sekali. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. - 6. 5. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. atau kelihatan ada cacat. - 7. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. dinding dan langit-langit telah selesai. . tidak boleh kering atau sudah mengeras. 2 .38 PT.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. Ciptanusa Buana Sentosa . dikaleng.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium .

8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan.5. plesteran. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. noda atau percikan las. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. Sebelum pemasangan kaca. - 2. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. dengan kelonggaran sedikit. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. 2. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. Ciptanusa Buana Sentosa .39 PT. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan.

● ● ● ● 2 .Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Plat Baja 1. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.0 mm sebagai frame . Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .9 mm .Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.Angker Baja 1.00 mm sebagai frame . atau yang setara. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.6 mm .Flashing dari plat baja 0.3 mm . Lion Metal. flush bolt. Ciptanusa Buana Sentosa .Plat Baja 3. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.2.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.40 PT. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. diampelas sehingga rata dan halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. 2 .44 PT.

1. menebang. 2-4 PT. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. - - - 2. 2. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. dalamnya. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. diikat sekeliling batangnya. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar.2. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2.2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). Ciptanusa Buana Sentosa - . atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar.2. Sebelum memulai penggalian. atau seperti yang tertera dalam gambar. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. 5. 6. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. mata air atau lain-lain sebab. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. banjir. memulai tahap pembangunan berikutnya. 3. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. menimba. 4. 2-5 PT. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. dengan jalan memompa. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. dari parit. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. tapi harus segera setelah galian disetujui. Ciptanusa Buana Sentosa . menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. 2.

Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. - - 2-6 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kayu-kayu.3. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Daerah tapak bangunan. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam hal pengurugan. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. - 3. 2. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan.2. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. septic-tank. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 2-7 PT. 5. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful