SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

12. Pejabat Pembuat Komitmen. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Metoda Satu Sampul. Bukti Otentik. 14. Penyedia Barang/Jasa. 4. 9. teknis. 6. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. 3. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Sistem Nilai (Scoring System). adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. penawaran dinyatakan gugur. 13. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Panitia / Panitia Pengadaan. Pelelangan Umum. 11. Peserta Lelang. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. Surat Jaminan. 10. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. 7. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. 5. Sistem Gugur. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . 8.1. Pascakualifikasi. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

1.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. 16. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.1. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. Ciptanusa Buana Sentosa . Fakta Integritas. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. korupsi. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. 2. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.

UMUM 1.4 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2 1. 3.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan .Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.1 Nama Paket 1.6 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. 3.3 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. 3.5 1. dalam menyiapkan penawaran mereka. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa. 1.1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.9 2.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. : 2.

000. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. 3..1.. Efektif. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. 1-4 PT.2 2.3 2. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. wib.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Terbuka dan Bersaing.. kecuali hari Jum’at hingga jam ….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Pendaftaran Pelelangan. kecuali hari Jum’at hingga jam ….Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.. 2010 Jam : …. .4 2. Merdeka Selatan .2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. 6.. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Ciptanusa Buana Sentosa . Akte Pendirian Perusahaan.membawa SBU Asli. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat.SIUJK Asli. tidak akan dilayani. Hari : Hari kerja Tanggal : ..5 2.6 2.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. tidak akan dilayani. Sertifikat ISO 9001:2000...s/d…. 3. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Merdeka Selatan .Jakarta Pusat Catatan : . s/d . Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.s/d … 2010 Jam : ….-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). dengan rincian sebagai berikut: 3. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. s/d …. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.

RAPAT PENJELASAN UMUM 4. 2010 Jam : . 2010 Jam : ..1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini.... 3...Jakarta Pusat Catatan : .. Ciptanusa Buana Sentosa ..Jakarta Pusat Catatan : ...5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : .3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... 2010 Jam : .diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : ... Merdeka Selatan .. 2010 Jam : .. 2010 Jam : .. s/d .5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .1.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4. 4..2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4..diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : ... WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.Jakarta Pusat 4. 1-5 PT. s/d .4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : ... Merdeka Selatan . Merdeka Selatan . s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas.4 Dalam Rapat Penjelasan Umum............. WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..

Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). modal. 3. Memiliki sumber daya manusia. 4. 5. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. 11. Ciptanusa Buana Sentosa . Tidak dalam pengawasan pengadilan. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. sewaktu-waktu dibutuhkan. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 13. 2.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. 10. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. tidak pailit. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.1. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Memiliki keahlian. 8. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 12. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. 7.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tidak masuk dalam daftar hitam. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. dan laporan bulanan PPN. 6. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 4. Pengalaman. 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa.

Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. Ciptanusa Buana Sentosa . dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. 3. 4.1. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. 2. 1-7 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.

2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.1 3. 3. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 2.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT.1. 2. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. HARGA PENAWARAN 3.4 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. 3. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas.1 Surat Penawaran.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.2 Jaminan Penawaran Asli 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.3 3.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. 2.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). 2. 2. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. Bea-bea.

4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. 7. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. 6.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.4 6.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. 7.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. 1-9 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. harus distempel dengan Materai Rp.7 6. 7.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.000. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. Penawaran yang dimaksud pada butir 6.2 6.1.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. 7.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka asli yang berlaku. BENTUK PENAWARAN 6.5 6. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.3 6. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.

6. bulan.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan.000. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Ciptanusa Buana Sentosa . Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. tanggal. b). seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . yaitu: a). Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7. PENYAMPULAN PENAWARAN 8.-). Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul.11 Terdapat coretan. 7. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. dan cap perusahaan. bulan. tahun dan jam pemasukan).1. 7.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.2.3. 7. 7.8 Tidak bertanggal.10 PT. c). Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. hari. baik dengan angka maupun dengan huruf. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 8. berukuran F4 (folio). 8.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. tahun.

PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.. 1 .4.11 PT. 9. 9.. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9...1 Setelah butir 8..3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan.. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..1.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran... Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).. disesuaikan kode kotak penawaran......... Gambar 1. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

2. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. serta dinyatakan gugur. Pasal 13 1. dengan membuat berita acara. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. 4. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. 2. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. 3. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 3. Pasal 11 1.15 PT. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan.1. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran.

kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. 9. 14. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. 3. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi.1. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. 13. 11. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 7. 4. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 10. 12. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. 6. 8. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. 5. 2. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. Sebelum penawaran dibuka. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran.16 PT. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi.

3. 2. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan.17 PT. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. sampai keputusan pemenang diumumkan.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. 2. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. sesuai ketentuan yang berlaku. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Pasal 21 1.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Pasal 20 1. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah.1. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. 2. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. 1. 3. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. 2 1 .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. 2. kemampuan keuangan. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi.1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. 2. dan Teknis memakai sistem nilai. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. 4. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Pasal 23 1. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. sampai keputusan pemenang diumumkan. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. 3. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7.18 PT. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini.

5.1. 2. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.2.5 X diberikan nilai 0 2. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. Bila DB < 0. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. 1 .1.1.19 PT. maka : (Neraca Keuangan) untuk ¾ SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum ¾ 0. Penilaian . PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum ¾ SKK < 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.3. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: ¾ Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.2 N 2. Bila DB ≥ 0. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2.1 X b. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. a. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a.

Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. Sebagai kontraktor utama.2 m3. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. c.2.1. 4. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. 3. minimal 2 buah ¾ Stamper.20 PT. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa beli dengan bukti.1. Pengaalaman Pekerjaan (0. 0. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : ¾ Tower Crane. minimal 1 buah ¾ Fibrator pengecoran. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera.3. dan alamat Gudang peralatan. b. c. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa jangka panjang dengan bukti. minimal 1 buah ¾ Winget kapasitas 1. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: ¾ Milik sendiri dengan bukti. b. minimal 1 buah ¾ Ordinary Truck/ Pick Up. Ciptanusa Buana Sentosa . minimal 1 buah ¾ Genset kapasitas 50 Kva. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum ¾ Milik sendiri. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah ¾ Pompa Air. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki.5 X mendapat nilai 0) 3.

Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. minimal 1 orang c. minimal 1 orang f. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa . Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. minimal 1 orang d. minimal 1 orang b. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. hanya disertai bukti otentik ijazah. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. ¾ Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. Personil yang harus dimiliki adalah : a. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun .1. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum.21 PT. ¾ Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki.3. 4. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. 2. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. 1 . ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. minimal 6 orang e. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun.

perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . evaluasi. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. Untuk menunjang pemeriksaan. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. dan kepada perusahaan tersebut. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa.1. ayat 3. 5. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. kualifikasi. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Ciptanusa Buana Sentosa . 8. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.22 PT. ayat 2. 7. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. 4. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. 3. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. 6.

panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Klarifikasi/verikasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah mempelajari usulan-usulan panitia.23 PT. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil Evaluasi. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). atau 1 . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. 2. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan.1. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. 4.1 Menyetujui usulan panitia 2. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. 3. 2. Pasal 31 1.2. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini.

Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 2. 3. 1 . Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. Dalam hal usulan panitia disetujui. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 4.1. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.4. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan.24 PT. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. 2. 6. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. 3. 5. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya.3.

Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. atau 1. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. 3. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. 2.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. 3. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. 4.25 PT. Pasal 36 1. atau 1 . merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. atau 1.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam.1.

atau 1. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.3 dan atau 1. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. 2.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). atau 1.2 dan/atau 1. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. 2. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal.3. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 2. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. 2. atau 1.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.1 dan/atau 1.26 PT. atau 1.3. teknis.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2. maka : 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.dan 3 terbukti benar. teknis dan harga).9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. 2.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.4.5. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.4.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.4 dan atau 1. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.3.6 dan 1.5.1.1.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.7 pada pasal ini.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN.2. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. 2. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.4. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. dan biaya). dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.

. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.... Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2..1...27 .. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 2. Jakarta...2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu)..... Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu...5... …………. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara... .. Pasal 38 1.. PT. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1... Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa... Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .

. Pasal 25 Ayat 4. Pasal 4 ayat 1 3... 6. Ciptanusa Buana Sentosa ...28 PT...... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... 1..1.....1 Bab I Pasal 4 4...1 6.... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.2 1 ..Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : . yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl... ….. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.3 16... 2010 Tanggal : . wib s/d selesai Tempat : ... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan. 2... Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1....1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . hari kalender...... pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja.5....

2010 Jam : …... 2010. 21. 9. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 .1. . Ciptanusa Buana Sentosa .1 10...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. wib..Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.2 31. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3... cukup jelas.1 Pembukaan Penawaran. 2010. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. . Pasal 29 ayat 1. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.29 PT. Jam . PERSYARATAN ADMINISTRASI 7..4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …...tanggal …….

. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas)..... BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. 4.. peralatan. kapasitas. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir..30 PT.. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.. sebesar Rp... Penawaran ini berlaku selama …...1. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ..... Jadwal Waktu Pelaksanaan. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... dengan jangka waktu pelaksanaan . 3.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. bersama ini kami lampirkan : 1.(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). 2. …... Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. 7. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. Daftar Kuantitas dan Harga.. 1 . asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 8.. (diisi sesuai nama paket pekerjaan)... Surat jaminan penawaran. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman...... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A. Ciptanusa Buana Sentosa . Analisa Harga Satuan. …………………. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 6.... terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja........ Sesuai dengan persyaratan yang diminta. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. 5..……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .. Jenis...... komposisi dan jumlah peralatan 9. tenaga kerja....… (…………………) hari kalender.

materai Rp. 6.31 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . cap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanda tangan. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .1. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.

beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan).32 PT. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………..(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. Nama Jabatan : …………………. ……………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.) 1 ..1. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI B. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). : Direktur Utama CV/PT …………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. cap. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. ………………….. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini... Ciptanusa Buana Sentosa .

namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 1 . Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. KETENTUAN UMUM 1. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Hari adalah hari kalender. Ciptanusa Buana Sentosa . d.33 PT. DEFINISI 1. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. b. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 3) Surat Penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. f. 8) Gambar-gambar. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini.1. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. a. g. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. e. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian.1. bulan adalah bulan kalender. c. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. 7) Spesifikasi Teknis. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Nama.

h. 2. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan.1. Surat Penawaran. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). e. Spesifikasi Teknis. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. n. f. k. l.1. b. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. Daftar Kuantitas dan Harga.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. i. 2. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. ASAL JASA 3. c. Gambar-gambar. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. i. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. m. j. PENERAPAN 2. 3. Surat Perjanjian. g. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.34 PT.1. d. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. Ciptanusa Buana Sentosa . 1 . j.

6. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. Ciptanusa Buana Sentosa . maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. JAMINAN 6.3.1.2. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 5.1. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. hak cipta dan merek. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. 7. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4.35 PT. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. 6. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. 4. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. HAK CIPTA DAN MEREK 5. HAK PATEN. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten.1.2. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 3). Pembayaran Termijn ke-4. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan.2. pembayaran retensi sebesar 5%. 4).1. Ganti rugi 1).1. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%.1. Pembayaran Termijn ke-1. Ciptanusa Buana Sentosa . b. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). dan pajak. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 6). sebesar 65% dari nilai kontrak.2. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.36 PT. 8. 9. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). Pembayaran Termijn ke-2. 9. 1 . Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga.3. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 8. dengan Berita Acara Pemeriksaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. 5). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 2). HARGA DAN SUMBER DANA 9. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.2. 7). PEMBAYARAN 8. Pembayaran Termijn ke-3. 3). sebesar 25% dari nilai kontrak. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. Cara Pembayaran a. 2). apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. sebesar 95% dari nilai kontrak.

TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. 14. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. c.2. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal.1. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.1. 13. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. 14.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. ditindaklanjuti 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. 14.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak. 11. DELEGASI 12. 13.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. 12.2. 11. b.37 PT.1.1.3. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.1.

Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.7.3. 16. 15. 14. 1 . Apabila diperlukan mata pembayaran baru. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.4. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 15.38 PT. 15.1. 15. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. jika dinilai wajar. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. 15. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 15.2.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. 16.1.3.2.4. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan.5. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 16.2. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. 15. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar.6. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.

Menangguhkan pembayaran. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. tuntutan lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Mengenakan denda keterlambatan. 18. i. Melakukan perubahan kontrak. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. b. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. d.1. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 17. c. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. b. h. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). g. b.1. Membayar ganti rugi. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. f. e. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.39 PT. AMANDEMEN KONTRAK 17. 18. Memberikan instruksi sesuai Jadwal.2. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. d. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. c.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. b. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. c. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. 1 . atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak.

40 PT. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. kematian. sebagai akibat polusi. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. f. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 19. 19. 2). maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. Resiko kecelakaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau Keteledoran. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. e. peralatan. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. c. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa.1. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. instalasi. PERSYARATAN ADMINISTRASI d.3. peralatan. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan. g.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. b. Ciptanusa Buana Sentosa . instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). 2).2. kecuali apabila : 1). 19.

peralatan. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.3. 20. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.1. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. b. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.2. Catatan lain yang dianggap perlu. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. 21.4.1. c. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. 20. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 21.3. e. 21. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 20.2. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Untuk kelengkapan laporan.41 PT. 20. Jenis. 21. 20.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. Laporan harian. instalasi. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . berisi : a. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. 20. CACAT MUTU 21.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan.5.4. f. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Tugas. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. d. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan.6.

1. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. tentang kontrak kritis.5. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. 24. 23. PENGAWASAN 23. 25.1 tidak diberlakukan.1. KONTRAK KRITIS 1 . maka Pasal 24. 22.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan.1.2. 24.1. 22. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. 22. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. 22.2.42 PT. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 21. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 22. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak.

Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek.1. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Pada setiap uji coba yang gagal. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. 2). 4).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kesepakatan tiga pihak 1). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. 4). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. b. 25. b. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Penanganan kontrak kritis a. Kontrak dinyatakan kritis. 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 3). PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). 6). 2). 5). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.43 PT. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). apabila : a.2. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). 3). Dalam SCM direksi pekerjaan. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM.

maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. f. Perubahan desain. Yang digolongkan keadaan kahar. Gangguan industri lainnya. gempa bumi. b. KEADAAN KAHAR 27. c.44 PT. e. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. badai. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.4. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . adalah : a.3. Kebakaran. Revolusi.4. d. b. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. g.3. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. 26. 26. 27.1. 26. Peperangan. Pemogokan. Kerusuhan. 26. 27. yaitu untuk : a. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. 27. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. gunung meletus. Pekerjaan tambah. 1 . Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 27.1. wabah penyakit. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Keadaan kahar. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.1.2. Bencana alam : banjir. c. dan angin topan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tanah longsor.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. d. e.

ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. 29. 28. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. RAPAT PELAKSANAAN 1 . Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.1. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. 27.2. PERINGATAN DINI 28. Bila keadaan sudah pulih normal.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3.7. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. 27.1.6. b. 28. Apabila harus diperpanjang. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan.2. Bila terjadi keadaan kahar. Ciptanusa Buana Sentosa .5. dengan ketentuan : a. c. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.45 PT. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. 28. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.

Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.5. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.4. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.5. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. 29. 31.1.2. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. 3).1.1. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa.2. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.1. 31. ITIKAD BAIK 30. yaitu : 1).2. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. 1 . untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. 2). b.46 PT.3.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal kontrak dihentikan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. 30. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. 31.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Direksi pekerjaan. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. 30.1. dalam hal ini : a. 31. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 31.

Kejadian dimaksud adalah : a. f. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. di atas. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.. b. h. sampai h. d. 1 . Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. 31.7. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. c. g. b. sampai g. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. e. Ciptanusa Buana Sentosa . Kejadian dimaksud adalah: a. 31.6). sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.7. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Penyedia Barang/Jasa harus : a. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sebagai akibat keadaan kahar.7.1.a.47 PT. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. c. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a.2.2. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. b. kewajiban.c. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan.6. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.

atau melalui pos. 1 . 33. 33. konsiliasi atau abritase di Indonesia. 34. Pengadilan. 31. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak.5. Di luar pengadilan. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. instalasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.9. selain pembayaran tersebut di atas.1.3.48 PT. yaitu dengan cara musyawarah. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. KORESPONDENSI 36. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran...2. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. mediasi.2.1.1. 36. Korespondensi dapat dikirim langsung. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. 35. PERPAJAKAN 35.6. 35. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. 36. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. b. Semua bahan.1. 32. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32.1. 33. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. telex.8. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. pekerjaan sementara. BAHASA DAN HUKUM 34. kawat. peralatan.1. Ciptanusa Buana Sentosa .2.

4.1. 38. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.5. DENDA DAN GANTI RUGI 37. 38. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3.4. Setelah masa pemeliharaan berakhir. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 37. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38.2. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan.2. 38. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak.3. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 38. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). 36. Ciptanusa Buana Sentosa . 38.4.1. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. 37.1.3. 37.49 PT. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. 1 . Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. 38. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan.6. 37.

38.2.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. PENILAIAN PEKERJAAN 41. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. B. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. 39. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. 42.1. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 41.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. 41.7. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.50 PT. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . kemampuan. KETENTUAN KHUSUS 40. PERSONIL 40. PERHITUNGAN AKHIR 39.1. 40. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan.2. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.8.

42. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. INSTRUKSI 44. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43.51 PT. 44.2. Ciptanusa Buana Sentosa .1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.1. 43. 44. 1 . Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.2.1.1.

................................... atau sebesar Rp........ Nomor Fax : ........................... ) 6................................................ Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak.............................................(.......................................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak...................... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ....1...... b.......... .2............ d.......... 3.............................................. atau sebesar Rp............................................ .............. Jabatan : ..... Nomor Telepon : ...........................1...1).. ) PEMBAYARAN 8.........a...... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : . .....1................................................................. DEFINISI 1.................... ( ........................... : ............................. ........ Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2................................... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL........... ........... Jabatan : ........................ JAMINAN 6.... a...............................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.....) hari kalender : ...... ................. KETENTUAN UMUM 1........................................ Alamat : ...... Nomor Fax : ............................... .................................................................. 1 .... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .............................................. Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ..... ................................... : ............52 PT. c....................................................... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak......... .......... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A...... .. ( ........................ Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ... Ciptanusa Buana Sentosa ............... . ( ) : ...........1.............................

.1)... 2). berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. s) hari kalender.3. 37.1.... selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 6. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa..... Pembayaran terakhir adalah. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini. denda (bila ada). 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . JADWAL PELAKSANAAN 22... dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak... b. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. 4. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi ..1. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.. pembayaran retensi sebesar 5%.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..1. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. mulai tanggal 5.53 PT. a.b.4. s/d ... dipotong uang muka secara proporsional.2.... PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33...

54 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .

Ciptanusa Buana Sentosa .1. 6. ………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.55 PT. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . tahun Anggaran 2010. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI .

......................... ....................................…………………………....................................................... Ciptanusa Buana Sentosa ........ 6000. Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab... : ................................................................................. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ............................................................... ………………...... : ................................... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar......................56 PT...…....... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan...................................................... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar. ……………… PT/CV.................... 2.................................. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1........ Materai Rp............... : ... : ....................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............. ..................... : ................1................... Direktur/Direktris 1 ......................................................................................................................................

57 PT.. dengan alamat ……………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. Tidak dalam pengawasan pengadilan b..1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a.………………………………. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Dalam perusahaan …………………….(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6. Ciptanusa Buana Sentosa .000.

saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.1. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Ciptanusa Buana Sentosa .………………………………. Hari……………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.000.58 PT....

Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. Ciptanusa Buana Sentosa . Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .000.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Hari …………… tanggal ………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. dalam perusahaan …………………………………………. dengan alamat ……………………………………. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.……………………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.59 PT.1..

. rapat penjelasan.. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1. s/d ... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.... kami tidak akan meminta penggantian lapangan..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. peninjauan lapangan.... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………...... Kami setuju bahwa : a.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : …………………….... Lampiran : …………………….. Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi..…………...... 1 .. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.60 PT.200…. klarifikasi dan negoisasi...... Pejabat Pembuat Komitmen.......…*) di ……………………….... b.1..... …...... Kami menjamin : a. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran. 3..... klarifikasi dan negoisasi. c.………….... Ciptanusa Buana Sentosa .... tanggal………….... Prihal ………………………….........*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………........... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor ..... Kepada Yth..... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen...*) b. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan……………………….

.... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ...................)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.... materai Rp........Bertanggal.....) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa..... tanda tangan................ Ciptanusa Buana Sentosa .... Penawaran ini berlaku selama .......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........1.(....61 PT..... 6000. Nama Perusahaan (. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4..

...... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ...... No...........62 PT........... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ..............................................1.. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...

10. dsbnya) : …………………………………… d. Lokasi Proyek : …………………………………… c.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. Uraian Tugas : …………………………………… f. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Posisi Penugasan : …………………………………… h. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Lokasi Proyek c. 2. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. 5. Nama Proyek : …………………………………… b. 9. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . 7. Nama Perusahaan : …………………………………… e. a. 8. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek.1. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. 4. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Nama Proyek b.63 .. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. dsbnya) PT. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.... (cap perusahaan dan tanda tangan) (....... …………………………200…..... Status kepegawain pada perusahan ini : ….64 PT.... Ciptanusa Buana Sentosa ... dsbnya ) dst.... ) Nama jelas (........1.…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan......... Status Kepegawaian pada Perusahaan : …........... 11..............…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Nama Perusahaan : …………………………………… e........... 1 ... ……….......... PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Posisi Penugasan : …………………………………… h.... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi....... Uraian Tugas : …………………………………… f. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g....

.. Ciptanusa Buana Sentosa .. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No........................................... Telp / Hp Email : : : : ............................ ( nama tenaga ahli ) .. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.... ) Nama jelas (.............. Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp.................................. tahun ...........1. Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab............................................................tahun ................................................................ ……….............sampai dengan bulan....... ) Nama jelas 1 ............................................................................. Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan .........................000 (..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................................................. …………………………200….................................................................... .................................................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan......................................................................................................................... ..... Untuk perusahaan ...65 PT.............................dengan posisi sebagai tenaga ahli ................................ 6.................

.........................) sudah termasuk PPN 10%................. bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp..) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa................................. materai Rp. 6000.. tanda tangan..........................*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :......................tanggal........................………..... Pejabat Pembuat Komitmen .. Nama Perusahaan (............... : ...........................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB......... Ciptanusa Buana Sentosa ..............*) di ................ Kepada Yth..................66 PT.........Perihal diatas.................. PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ......... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ............. Nomor Lampiran : ..........(.......1......... ………200…..........Bertanggal........................ dengan rincian terlampir............ cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .............. Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.

Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . 3. 2. 4. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. disebutkan secara jelas no. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. tidak pailit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).67 PT.

Email : : : : : : Pusat Cabang 2.1. Tanggal. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Tanggal : 3. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Umum 1. Perusahaan PMA/PMDN a. Nomor Akta : b. Nama Notaris : 2. Nomor : b. Tanggal : 4. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Status Perusahaan 3. Akte Perubahan Terakhir a. Nama Perusahaan 2. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Nomor Surat Ijin : b. Nomor Akta : b. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Telepon No. tahun : 6. Tanggal : c. bulanan. tahun : 5. Nomor Akta : b. DATA ADMINISTRASI 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI A.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Akte Pendirian Perusahaan a. Alamat No. bulanan. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Tanggal. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Fax. Nomor : b. bulanan.68 PT. Tanggal.

3. ** ** Nama No. DATA KEUANGAN 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. Susunan Kepemilikan Saham No. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. PENGURUS PERUSAHAAN 1.69 PT. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. Komisaris (untuk PT) No. 2. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Pajak-pajak 1. KTP * Alamat Prosentase 2. Nama No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No.

Rp. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) …………….000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . III. Rp. IV.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V.Utang Dagang : .Inventaris : . Rp. Rp. Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.Utang Pajak : . Aktiva Lancar .Persedian Barang . Rp. AKTIVA NO. VI. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .70 PT. Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Rp. PASIVA I. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp.Peralatan dan Mesin : .1. Rp.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Utang Jangka Pendek . Jumlah (a) II. Rp. Aktiva Tetap . Rp.( d+e ) Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. 6.Kas .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.Bank . Rp.Piutang *) .

ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan.1.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Apabila di kemudian hari. Ciptanusa Buana Sentosa . MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. PERSYARATAN ADMINISTRASI E. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.71 PT. …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6.

………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . DATA PERSONALIA 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI F.72 PT.

PERSYARATAN ADMINISTRASI G./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .73 PT.1. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H. Ciptanusa Buana Sentosa .

74 PT. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI I.1. Ciptanusa Buana Sentosa ./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .

Ciptanusa Buana Sentosa .1. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….75 PT. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.. kami peminjam.. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”).... 6.. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank.1. Ciptanusa Buana Sentosa . atau b. 3.(Uraian singkat Pekerjaan). PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. OIeh karena……. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……..2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Menandatangani Kontrak.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata. cap dan materai (Penjamin) 1 ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5.. 5.. 7. 2.. atau 4. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4.76 PT. BANK Tandatangan.. Sebagai itikad baik Jaminan ini. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas...

Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : …………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. *) …………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku.. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat.. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI..77 PT. PT/CV. Ciptanusa Buana Sentosa . ……………. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. ……………….

PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 5. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 2.1. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3.78 PT.

Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.I. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.1. 2. 2. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. BARANG CONTOH (SAMPLE) .3. serta berpengalaman. 2.2. mingguan. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.1. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . SYARAT-SYARAT UMUM 2. Kontraktor. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. 2-1 PT.1.1.1. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . 2. 2-2 PT. . Ciptanusa Buana Sentosa . maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. 2. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.1. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.5. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.4.Pengujian mutu beton . misalnya : .Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .1.Pengujian kebocoran . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).

gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 2-3 PT.6.1. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1.7.

PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini.45 PT. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. Roman atau setara. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap.10. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. AM. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. Warna.10. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton.10.2. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. Ceramic tile yang digunakan ex. Tile Adhesive yang digunakan ex. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring.1. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. 4.Gelaisi . ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. 2 . sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Summit atau setara. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. 2. Lemkra atau setara 3. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).

2. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive.3. 2 . ● Bidang ubin harus rata. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Ciptanusa Buana Sentosa . siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Kelebihan air semen. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. 5. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata.46 PT.10. residu. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai.

2.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal ƒ Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.47 PT.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Ciptanusa Buana Sentosa . ƒ Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. Bahan-bahan ƒ Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.3 ƒ Portland Cement . 4. Lionmesh atau setara. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. .Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 .

000 impuls/menit. .4. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton.48 PT. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. 2 .Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.2. tenaga. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete).10. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. 2. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. Lingkup Pekerjaan .Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. Bahan-bahan .49 PT. ● Sebelum lantai screed dilakukan. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. . ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. 2 .Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. NI-8 dan PUBI 1982 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. SI-81 dan ASTM . SII-0013-81. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. Ciptanusa Buana Sentosa . debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain.

Perekat yang digunakan ex. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3.50 PT. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. atas persetujuan perancang. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. 2 . cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. perletakan dan penampilan. ukuran dan pola sesuai gambar. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. AM. membersihkan lantai batu granite. Tebal. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. 1. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Import.5.10. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. Lemkra atau setara 2.

serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. PEKERJAAN RAILING 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa .11. 2.11.51 PT. 2. 2 . ● Finishing melamin ex. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. impra atau setara. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. kayu). PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana.3.11.1. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus.11. yang dibentuk sesuai gambar rencana.

Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar.12.Sika atau setara. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. dak teras. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent.12. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. baik mengenai komposisi. 2. Bahan a.3. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. ASTME. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. BAHAN 1. PEKERJAAN WATERPROOFING 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. mencakup seluruh bagian pelat atap. Ground Reservoir. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. Sika atau setara.2.12. c. Ciptanusa Buana Sentosa . daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. dan Liquid Waterproofing ex. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. digunakan Liquid Waterproofing ex. 2.12.52 PT. 2. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. b. ASTM 828. seperti pada toilet. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya.1. 2 . TAPP I 803 dan 407. menggunakan ex. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane.

● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. tertutup tidak lembab. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. 2. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Ciptanusa Buana Sentosa .12. 2 . Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan.5. ● Peil dan ukuran harus sesuai.53 PT. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. pecah dan cacat lainnya. Tempat penyimpanan harus cukup. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. kering dan bersih. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.4. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. baik sebelum atau selama pelaksanaan. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.12. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan.

● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. ● Waterproofing untuk atap. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. tebal 1. tebal 1. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur.50 mm lengkap dengan primer. 2 . screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. 2. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan.54 PT. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai.50 mm lengkap dengan primer. spesifikasi dan lainnya.

baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. kecuali bahan disediakan oleh proyek. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. ● Keputusan bahan jenis. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. 2 . pecah dan cacat lainnya. Pemborong dan Tanggung jawabnya. terhadap kemungkinan pergeseran. warna. 5. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. baik teknis maupun administratif. lecet permukaan atau kerusakan lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. 7. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 6. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan.55 PT.

2 . Ciptanusa Buana Sentosa . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.56 PT.

57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. Ciptanusa Buana Sentosa . KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN KHUSUS 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.1. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.13.13. 2.57 PT.

Ciptanusa Buana Sentosa .2. seluruh toilet.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.BQ. 23. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2.AR.13.26. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana.13V7N untuk Dapur/Pantry T. M/E Room T. M/E Room.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. Lingkup Pekerjaan . tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. dapur.58 PT. 2. Janitor. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . 30. Tempat Sampah. tempat wudhu. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.13N untuk Tempat Wudhu. .Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 1BN : Setiap WC.13 untuk tanaman : Ex.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

halus. Ciptanusa Buana Sentosa . • • • 2 . dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. 3. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Finishing Al. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara.62 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana.

Bahan • • • Paving block yang digunakan ex.65 PT. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan.1. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. ditaburi pasir halus dan diratakan. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata.14. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Kemudian baru disusun paving block. Setelah permukaan tanah cukup rata. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%.14. maka Pemborong harus segera 2 . ● ● ● ● 4. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. dipadatkan dengan stamper sampai rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT. 2 .

Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . 2. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.15. pipa kotak. Bahan-bahan Pelat. PEKERJAAN LOGAM 2.15. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. sesuai standar SII. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .Black Steel (Interior) – cat duco 4. pipa bulat.1. tidak bergas. anti susut. anti korosi. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.66 PT. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. brachets.

harus rata dan rapat 5. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. 2 . Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen.67 PT. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . dibatasi seminimal mungkin. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

PROSEDUR UMUM 2. 2. Produksi setara dgn 4.16. Material b. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. 3.1. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. pasir.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. split.68 PT.3.1 Contoh bahan dan Data Teknis.3. Profil dan ukuran c. PERKERASAN JALAN. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. 2. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. sirtu.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Kunci e. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. b. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. 2. serta pemadatan tanah urug.2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. BAHAN -BAHAN 3. Tebal d. Cisangkan 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .

3 .1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.2 . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4.1. c.5 ton b.4 Contoh bahan a. 4. b. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.1. Lapisan Dasar Jalan a. 2 . d. Bingkai (Kansteen). Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. b. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan.1. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. c. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. tanggul a. d.1 .69 PT. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b.1. Sebelum mulai pekerjaan . yaitu : a.

d. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus.3 – 0.2. start pemasangan. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. dikenal dengan nama pasir extra beton b. f.2 . Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. 4.2. e. b. Ciptanusa Buana Sentosa . SYARAT PEMELIHARAAN a.PEMASANGAN 4. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir.70 PT.2. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. bentuk pola.5 m2 dengan sentrifugal 1. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Pasir a. 5.1. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. Cara Pemasangan a. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. 4. Sambil disapu.6 – 2 ton) g. c. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.

standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. arsitek M&E dan lainnya. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. Uraian macam pekerjaan: 1.71 PT. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). 2. harus bersih dari kotoran. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. peraturan pemakaian bahan yang berlaku.17.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. pekerjaan penanaman 4. sisa akar tanaman dan tanaman liar. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. 2 . PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. bahan bahan. puing bangunan.2 Sebelum memulai pekerjaan. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . PROSEDUR UMUM 2.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a.3 Semua bahan sebelum dipasang. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. Kemudian tanah digemburkan b. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. PEKERJAAN LANSEKAP 1.

d.2 PEKERJAAN TANAH a. melihat bentuk / form dari tanaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. tanaman harus bebas dari penyakit.3.1. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat.72 PT. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. c.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. leveling tanah mengikuti gambar rencana. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. 3. 3. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Pekerjaan Persiapan . PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. kerikil. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Pembentukan tanah. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. 3.

Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . Ciptanusa Buana Sentosa . 3. . .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.Setelah pekerjaan penanaman selesai. ember. .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah. .5 – 8. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . alat penggembur tanah . Kemudian baru diadakan pengolahan tanah.73 PT. Periksa PH tanah. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Penyediaan bibit b. PH yang baik adalah sekitar 4.Penyediaan pupuk .Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. Pekerjaan Persiapan .Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.Steger tanaman .Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. 2 .2.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.3.5. Pelaksanaan Penanaman Pohon .

Kedua bahan dicampur merata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. Petunjuk Penanaman . puing dan rumput liar . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .Setelah selesai penanaman.Dalam proses pertumbuhan rumput.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon. Pengolahan Tanah . c. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. 2 .3. .74 PT.Untuk meratakan permukaan.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. . 3.Secara umum.Seluruh areal yang akan ditanami rumput. . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. b.Areal bebas dari sampah. . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . Ciptanusa Buana Sentosa .3. Pelaksanaan Penanaman .Jarak tanaman sesuai gambar . Cara Penanaman Rumput .

3. .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja . PEMELIHARAAN 4.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. Ciptanusa Buana Sentosa .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. BAHAN DAN MATERIAL . . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. 4.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.4. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Meliputi penyediaan tenaga.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana. PENYIRAMAN .Penyiraman dilakukan dengan air bersih.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . .1 LINGKUP PEKERJAAN . .2.75 PT.

Untuk rumput. Pupuk Kandang . .Digunakan pada rumput.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).6.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. c. b.1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. . menyuburkan daun . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. misal Urea . .Terdiri dari kotoran ayam. Ciptanusa Buana Sentosa . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. Pupuk yang mengandung unsur N.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. kemudian disiram dengan air secukupnya. PEMUPUKAN . 4. kambing. dengan cara ditabur sesuai dosis .7.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. PENYIANGAN .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .5.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. Pupuk yang mengandung unsur P. 4.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .Pemangkasan dilakukan setiap bulan .76 PT.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman..Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a.Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.K. PEMANGKASAN . hindari jangan sampai merusak akar .

4. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. Basileum dll. sesuai dengan PP No. 2 . Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 3.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu.000.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Safety shoes. Power injector..Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.77 PT. Drilling Master. 1973. 3. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.18. 7 Th. 3. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. Hand Sprayer.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. Sarung tangan. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : ƒ ƒ ƒ Setelah parit pondasi selesai digali. antara lain adalah : Primise 200 SL. 6. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. 3.

Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. B. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). • 2. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. 3 -78 PT. ● Jarak rangka. ● Cara. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. sistem pemasangan. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sistem pemasangan. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. type-type assesoris. 3. 2. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap.2 mm. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. Ciptanusa Buana Sentosa . 3 -79 PT.

Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. lubang.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). 2. 2-8 2-8 PT. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.I 1971 c. pasir. PEKERJAAN PASANGAN 2. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. NI. bahan-bahan.B. Penyediaan cerucuk (sparing). Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. ASTM 3.3. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. P. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a.2/3/8/10 b. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. Contoh batu kali. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e.3. antara lain dan tidak terbatas pada : a. STANDAR/RUJUKAN a. Ciptanusa Buana Sentosa .

Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. tidak pecah. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. c. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Ciptanusa Buana Sentosa . mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. 2-9 2-9 - PT. b. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Tempat Penyimpanan d. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. • Pasir Kontraktor harus mengangkut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. membongkar. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini.

h. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. 2 . pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. i. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j.10 PT. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan.10 2 . g. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. k. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Ciptanusa Buana Sentosa . dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. l. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. f. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan.

bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. 4. Pasir alam. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bila terjadi kerusakan. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. a. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasir paduan. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. • • c. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Portland Cement. b. Merk yang dipilih harus dari satu produk.11 PT.11 2 . adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Produk semen Gresik atau setaraf. 2 .

maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. Apabila dipandang perlu. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. d. asam. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. Pasir yang digunakan harus halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. 2 . Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. 8 dapat naik sampai 20%. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan timbunan. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. e. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. 16 adalah 20% atau kurang. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan.12 2 . bersih dari timbunan tanah liat.12 PT. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak.

Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.4.4. sesuai dengan PBI 1971. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi.1. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. bebas dari bahan lain.4.4. dalam 2. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 .4. 2. bersih.1. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2.1.3. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. Ciptanusa Buana Sentosa . diatas permukaan yang keras.1. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. tanpa cacat atau mengandung kotoran. PEKERJAAN DINDING 2.1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). 2. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. 2 . Wudhu. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. dsb. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet).Sesuai dengan pasal 81 dari A. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. ● Untuk dinding tembok toilet. − Pembakaran matang − Warna merah merata. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. dsb. WC. Janitor. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi.14 PT. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. jika tidak ada ketentuan lain. Ciptanusa Buana Sentosa . − Permukaan rata. R. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. 1984. 3. toilet.V.80 m diatas permukaan lantai finish. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas.

5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 9.15 PT. selama waktu-waktu hujan lebat. 7. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. 2 . 4. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis.5 cm. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. 6. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom.5 cm dan dalam 0. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 8. karat dan debu bangunan. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan.

2 (plesteran trasraam). Bahan ● ● Portland semen.1. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. Jenis P. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.1. Cat tembok yang digunakan ex. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.2. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya.2. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. kolom. kecuali disebut lain dalam gambar.2. Ciptanusa Buana Sentosa . dan ex.4. ● • ● ● ● 2 .16 PT. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.4. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Jenis P.1. 2. bidang-bidang pasangan bata. 2. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1.

● Untuk 4. yang menjadi kotor dalam 2 . Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering.17 PT. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa.harus dibersihkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. tidak boleh ada retak. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. lainnya. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. untuk membersihkan dari bintik-bintik.

2 . ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. b. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. 2. Ceramic tile yang digunakan ex.4.Gelaisi Summit.18 PT. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). PENYELESAIAN KERAMIK a. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. lalu dikeringkan. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . Roman atau setara.2. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. atau setara. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex.2. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. ● Khusus untuk pemakaian / setara.

19 PT. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. Lemkra atau setara. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. ● Kelebihan air semen. 2 . ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. AM. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. residu. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. c. ● Bidang ubin harus rata. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. d. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. Ciptanusa Buana Sentosa .

lokal dengan kualitas baik. Ciptanusa Buana Sentosa . dan pola sesuai dengan gambar rencana. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. C. AM. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • D. jenis batu. Setelah dinding rata. bening.4. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. gloss. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. Coating anti lumut ex. B.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3. Ukuran. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. diprofil atau disesuaikan dengan desain. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Lemkra atau setara. 2 . alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.20 ● ● PT. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Bahan coating anti lumut: Polyurethane.2. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap.

Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. jenis batu. 2. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. 2. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 4. atas persetujuan perancang. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. 2 . laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki.2.21 PT. AM. Ciptanusa Buana Sentosa . 1. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. Lemkra atau setara.warna. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. perletakan dan penampilan. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.4.4.

serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. material cat dan melamic dan sebagainya.Pasal Pekerjaan Plesteran .22 PT. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. pengiriman.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka.5. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. pemasangan) untuk pekerja.Pasal Pekerjaan Keramik . REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.3.1. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. dan peralatan.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .5. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. penyimpanan. • Bagian yang terkait : . Ciptanusa Buana Sentosa . kape.2. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. material.5. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .

Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan.23 PT.5. 2.4. pintu. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. hubungan dengan dinding. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ceiling. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. plat beton lantai. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit.5. penguat-penguat yang dipakai. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . material.5.

e. kebenaran sistem. harus terpasang dengan baik. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. 2. lurus dan waterpass.7. dan ventilasi secukupnya. d. BAHAN 2. terlindung.5. PEMASANGAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.7. kekokohan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. 2. c. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.5. tebal = 16 mm 2.sehingga tidak merusak daun pintu. kusen maupun alat-alat 2 .8. Setelah terpasang. BAHAN PARTISI a. 5. bidang permukaan rangka partisi harus rata.5. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . rapih. b. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. termasuk pada bagian atasnya (frame head). 2.2. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya.1. 4. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. f. Penggunaan rangka.5. tepat dan teliti. 3. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.24 PT.5.6.7.

25 PT. Stop kontak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. 6. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. saklar. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. 8. 7. 9. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan.

Kualitas .6. . BAHAN A. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. susut pinggir-pinggirnya. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya.Tidak ada getah. B.6. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. Ciptanusa Buana Sentosa . alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. . Jenis Kayu . celah. mata kayu yang lepas atau mati. 2 .6. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).2. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester). serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. PEKERJAAN KAYU 2.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. Kelembaban (Moisture Contents) . . C.26 PT.

Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). atau jika tidak. maka kayu ini dapat diterima.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).27 PT. C. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. . . dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. Permukaan Luar . . Susut (Mengkerut) Persiapan. 2 . Ukuran dan Toleransi . harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. Ciptanusa Buana Sentosa . .Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar.3. 2. PEKERJAAN KAYU A. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. . B. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. mulus dan keras yang dapat diterima.6. Kayu kasar diketam. dibor.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish).Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

membuat lidah-lidah. . menyetel (memasang). . Ciptanusa Buana Sentosa .28 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. skrup-skrup. Pembuatan . E.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. 2 . Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. memahat.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. lubang pasak. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot.

29 PT.1. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. - - 2.7. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. 2 . ex lokal kelas AW atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.4 mm.7. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.yang ditentukan.2. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. lisplank dan talang. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor.7. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat.7.3. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. 2.

30 PT. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. 2. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. b. 2 . ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. d. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. Ciptanusa Buana Sentosa . Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Grace (type 3000) atau setara. c. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan.

31 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.7.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. 2 . d. bahan-bahan. 2.4.

Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. pengangkuran. DAUN PINTU. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.8. ● ● ● ● ● ● 3. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.32 PT. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. pemasangan sampai diserahkan. UMUM 1.1. 2 . JENDELA. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. 2. untuk mendapatkan kepastian. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. KACA.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. PEKERJAAN KUSEN. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. Ciptanusa Buana Sentosa .8. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. karat dan cat lama yang terkelupas. sehingga kilapnya akan lebih baik. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. 3. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. 2. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. 2 . ● Pengelasan besi oleh ahlinya. atau menggunakan sikat saja. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Pengecatan Besi ● Kusen. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. minyak. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. pintu dan teralis besi dicat duco. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu.

kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. Pengerjaan ● Pintu-pintu. .Kunci.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. jendela dan daun pintu dari alumunium.37 PT. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar.4. 3. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. handle. 2 .8. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . 2. Asahimas. kunci. Bahan ● Kusen. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. 2. ● Kaca ex. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. ● Perlengkapan seperti engsel. atau yang setara. Ciptanusa Buana Sentosa .

Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . - 7. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. 2 . 5. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima.38 PT. - 6. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. dinding dan langit-langit telah selesai. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Ciptanusa Buana Sentosa . dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. atau kelihatan ada cacat. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. tidak boleh kering atau sudah mengeras. kalau belum selesai sama sekali. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. dikaleng. . Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

Ciptanusa Buana Sentosa . Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. 2.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Sebelum pemasangan kaca. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. noda atau percikan las. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. dengan kelonggaran sedikit. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan.39 PT. plesteran.5. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. - 2.8. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.

Plat Baja 1.Angker Baja 1.40 PT. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . ● ● ● ● 2 .6 mm . Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. atau yang setara. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.3 mm . Lion Metal.00 mm sebagai frame . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.2. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Flashing dari plat baja 0.9 mm .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. flush bolt.0 mm sebagai frame . dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.Plat Baja 3. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

diampelas sehingga rata dan halus. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering.44 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. 2 .

Ciptanusa Buana Sentosa - . Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. Sebelum memulai penggalian. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. atau seperti yang tertera dalam gambar.2.2. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan.2. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya.1. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1.2. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. 2-4 PT. menebang. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. dalamnya. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. - - - 2. diikat sekeliling batangnya. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. 2. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah.

Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. menimba. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. dari parit. tapi harus segera setelah galian disetujui. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 2. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. 6. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. memulai tahap pembangunan berikutnya. dengan jalan memompa. mata air atau lain-lain sebab. banjir. 5. 4. 2-5 PT. 3. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .

Dalam hal pengurugan. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. - 3. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor.3. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. 2. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Kayu-kayu. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. - - 2-6 PT. Daerah tapak bangunan. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap.

5. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. septic-tank. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 2-7 PT. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. Ciptanusa Buana Sentosa .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful