SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Bukti Otentik. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. 3. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Surat Jaminan. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. 14. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 5. 13. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. teknis. Sistem Gugur. 10. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. Peserta Lelang. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. 8. Panitia / Panitia Pengadaan. Penyedia Barang/Jasa.1. 6. 4. Pelelangan Umum. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Metoda Satu Sampul. 12. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. penawaran dinyatakan gugur. 11. Pascakualifikasi. 2. 9. Pejabat Pembuat Komitmen. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Sistem Nilai (Scoring System).

KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. 1. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. Fakta Integritas. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1.1. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. korupsi. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. 16. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.

panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran.1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang. UMUM 1.3 1. dalam menyiapkan penawaran mereka. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Nama Paket 1.5 1. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2. : 2. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. 3. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.6 1.4 1. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . 1.2 1.9 2.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. 3. 3.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut.

Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.Diluar hari dan jam yang ditetapkan.6 2. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat.1 Pendaftaran Pelelangan.5 2. Merdeka Selatan . kecuali hari Jum’at hingga jam ….2 2. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan.4 2. s/d ….SIUJK Asli. 2010 Jam : ….s/d … 2010 Jam : ….membawa SBU Asli. s/d . Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan.1.. 6. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali hari Jum’at hingga jam ….. Merdeka Selatan . Hari : Hari Kerja Tanggal : ….000.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. Sertifikat ISO 9001:2000. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..Jakarta Pusat Catatan : . wib.. Terbuka dan Bersaing. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL..s/d…. 3. Hari : Hari kerja Tanggal : . dengan rincian sebagai berikut: 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.. . tidak akan dilayani.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.3 2. Efektif.. tidak akan dilayani. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. 3. 1-4 PT... PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Akte Pendirian Perusahaan.

diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat. 3. Ciptanusa Buana Sentosa ..Jakarta Pusat 4... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..Jakarta Pusat Catatan : ... s/d ...... 2010 Jam : . s/d ... WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl...5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : ..Jakarta Pusat Catatan : ...... 2010 Jam : . 2010 Jam : .5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : . 4..... Merdeka Selatan .2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4. RAPAT PENJELASAN UMUM 4.. 2010 Jam : .. 4.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .... Merdeka Selatan .4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.1..1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas. 1-5 PT... PERSYARATAN ADMINISTRASI 3....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3... Merdeka Selatan ..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : . 2010 Jam : .

4. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Memiliki sumber daya manusia. 12. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. 3.1. 10. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. 2. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. modal. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Tidak dalam pengawasan pengadilan. Tidak masuk dalam daftar hitam. 9. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). sewaktu-waktu dibutuhkan. 5. 8. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. 11. 4. 7. dan laporan bulanan PPN. tidak pailit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Pengalaman. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. Ciptanusa Buana Sentosa . Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. 6. Memiliki keahlian. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. 13. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa.

1-7 PT. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. 4. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. 3.1. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan.

2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2. Bea-bea. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.3 3.1. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 3. HARGA PENAWARAN 3.1 Surat Penawaran.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. 2. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.4 4. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. 2.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 3. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. 3. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. 2.

4 6.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. 7. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.7 6. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 7. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.1. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. BENTUK PENAWARAN 6.000. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. harus distempel dengan Materai Rp.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.5 6. 7.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.2 6. 6. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. maka asli yang berlaku.3 6.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. 7.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. 1-9 PT. 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.

penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. baik dengan angka maupun dengan huruf. b). 8.10 PT. bulan.000.11 Terdapat coretan. tahun.8 Tidak bertanggal. berukuran F4 (folio).1.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. dan cap perusahaan.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf.3. tanggal. tahun dan jam pemasukan). 8. 8. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. yaitu: a). Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. hari. bulan. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. 7.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7.2. 7. c).-). 7. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.

.... dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran. 1 .. disesuaikan kode kotak penawaran. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. 9......Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI .2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia..2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos..1 Setelah butir 8. 9.. Gambar 1.4. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan.11 PT. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9....1...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8..Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.. Ciptanusa Buana Sentosa . Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. 2. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. serta dinyatakan gugur. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. 3. Pasal 13 1. 4. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut.1. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . 2. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara.15 PT. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. dengan membuat berita acara. Ciptanusa Buana Sentosa . Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. 2. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. 3. Pasal 11 1. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. tanpa toleransi dari batas waktu akhir.

10. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. 9. 14. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 13. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. 1 . kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 2. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). 12. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.1. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. 4. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. 3. 7. Ciptanusa Buana Sentosa . 8. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. 5. 11. Sebelum penawaran dibuka. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan.16 PT. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing).

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 20 1. 1. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. sampai keputusan pemenang diumumkan.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. 2 1 . Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. 3.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. 2. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. 2.17 PT. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Pasal 21 1. 3. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan.

Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. 3. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 .18 PT. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. dan Teknis memakai sistem nilai. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. 3. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. kemampuan keuangan. Pasal 23 1. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. 2. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. sampai keputusan pemenang diumumkan. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi.1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1.

KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Penilaian .2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum ¾ SKK < 0. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.19 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .5.2. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. maka : (Neraca Keuangan) untuk ¾ SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum ¾ 0.1 X b. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. Bila DB < 0.1. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. 1 .1. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. 2.3. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a.1.2 N 2. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: ¾ Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.5 X diberikan nilai 0 2.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. Bila DB ≥ 0. a. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.

mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. minimal 1 buah ¾ Pompa Air. dan alamat Gudang peralatan. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa jangka panjang dengan bukti.1. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki.5 X mendapat nilai 0) 3. Sebagai kontraktor utama. b. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Pengaalaman Pekerjaan (0. minimal 1 buah ¾ Genset kapasitas 50 Kva.2. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum.2 m3. Ciptanusa Buana Sentosa .3. c. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. b. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum ¾ Milik sendiri. 4. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: ¾ Milik sendiri dengan bukti. 0. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah ¾ Winget kapasitas 1. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a.2.1.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa beli dengan bukti. minimal 2 buah ¾ Stamper. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : ¾ Tower Crane.20 PT. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . minimal 1 buah ¾ Ordinary Truck/ Pick Up. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 buah ¾ Fibrator pengecoran. 3.

¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum.21 PT. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . ¾ Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. minimal 1 orang b. minimal 6 orang e.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Personil yang harus dimiliki adalah : a. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. minimal 1 orang d. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. 4. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. 1 . Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun .1. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. hanya disertai bukti otentik ijazah. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki.3. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. 2. minimal 1 orang c. ¾ Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Ciptanusa Buana Sentosa . Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. minimal 1 orang f.

Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang.22 PT. evaluasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. 7. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. dan kepada perusahaan tersebut. 5. 4. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. kualifikasi. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. ayat 2. 8. 2. Untuk menunjang pemeriksaan. 3.1. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. 6. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Ciptanusa Buana Sentosa . Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. ayat 3. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1.

Ciptanusa Buana Sentosa . Berdasarkan hasil Evaluasi. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. 4. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. 2. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS.2. Klarifikasi/verikasi. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS).1 Menyetujui usulan panitia 2.1. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. 2. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut.23 PT. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. 2. Pasal 31 1. atau 1 . Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini.

Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah.4. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini.1. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. 6. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 5. 1 . Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 4. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Ciptanusa Buana Sentosa .24 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. 3. 2.3. 3. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. Dalam hal usulan panitia disetujui. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang.

atau 1 .2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. atau 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. 3. atau 1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Pasal 36 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa.25 PT.1. 2. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. 4. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.6 dan 1. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.1.2 dan/atau 1. atau 1.3.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. 2.3. 2.2. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. teknis.4. dan biaya). Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. 1 .8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. maka : 2.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. 2.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2.1 dan/atau 1. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. 2. atau 1. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. 2.dan 3 terbukti benar.5. 2. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.2. teknis dan harga).1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.26 PT.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2.4. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.4 dan atau 1.4. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.7 pada pasal ini. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.1. Ciptanusa Buana Sentosa . atau 1.3 dan atau 1.5. atau 1. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). 2.3.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.

. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. ………….. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1.. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua. Pasal 38 1. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.... 2.. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu... 2. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung..... PERSYARATAN ADMINISTRASI 2... akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan. . PT..2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu)....5.. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa... Jakarta. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara..1.27 ...

..1 6.... 6..3 16.28 PT....... Pasal 25 Ayat 4. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl...Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing. 2010 Tanggal : . pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja. …. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ..... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan. hari kalender. Pasal 4 ayat 1 3.. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.1 Bab I Pasal 4 4. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5. 2.........1... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah..1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : ....... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No. Ciptanusa Buana Sentosa ..2 1 . 1. wib s/d selesai Tempat : ..5......

Ciptanusa Buana Sentosa .29 PT. wib. 2010 Jam : …. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar.tanggal ……. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . 2010. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.2 31... 9.1 Pembukaan Penawaran.1. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.1 10.. 21. 2010.. .Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. Pasal 29 ayat 1.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. .. cukup jelas.. Jam ...

kapasitas. Analisa Harga Satuan. Ciptanusa Buana Sentosa .. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 5.. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan..(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). sebesar Rp.. Daftar Kuantitas dan Harga. (diisi sesuai nama paket pekerjaan)..... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut...... Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10. 1 . 2. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan... Jenis.. ………………….1.. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. komposisi dan jumlah peralatan 9....... dengan jangka waktu pelaksanaan . Penawaran ini berlaku selama ….... 4.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. tenaga kerja. …........ bersama ini kami lampirkan : 1...... dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .... Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. Jadwal Waktu Pelaksanaan. 6.30 PT.. 3... BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ……………….. Surat jaminan penawaran. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir..... Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 7.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. peralatan. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).... 8.. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29.……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.… (…………………) hari kalender.. Sesuai dengan persyaratan yang diminta.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. materai Rp.1. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.31 PT. cap. Tanda tangan. Ciptanusa Buana Sentosa .

Nama Jabatan : …………………... beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). ……………….1. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………..(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. PERSYARATAN ADMINISTRASI B. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. : Direktur Utama CV/PT …………. Ciptanusa Buana Sentosa ... …………………. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal ………….32 PT. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. cap. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.) 1 . beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.

Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. KETENTUAN UMUM 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. 3) Surat Penawaran. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. DEFINISI 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. a. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. c. Hari adalah hari kalender. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 8) Gambar-gambar. Nama. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. e. b. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. 7) Spesifikasi Teknis. d. bulan adalah bulan kalender. f. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak.33 PT. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). g.1. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .

PENERAPAN 2. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. 3. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. j. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). c. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. Gambar-gambar. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. ASAL JASA 3. d. Surat Penawaran. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. k. l. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase.34 PT. 2. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. i. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Syarat-Syarat Umum Kontrak.1. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa.1. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. i. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. g. m. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua.2. Spesifikasi Teknis. j. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. f.1. b. e. h. n. Daftar Kuantitas dan Harga. Surat Perjanjian.

hak cipta dan merek. 6. 1 . Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 6.1. JAMINAN 6.1. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. HAK PATEN. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.2. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. 4. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.35 PT.3. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. 6. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.1. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. HAK CIPTA DAN MEREK 5. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7.2. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 7.

Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). dengan Berita Acara Pemeriksaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). dan pajak. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.36 PT. sebesar 95% dari nilai kontrak.2. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak.2.2. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 8.1. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Ganti rugi 1). Pembayaran Termijn ke-4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. sebesar 65% dari nilai kontrak. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 3). Cara Pembayaran a. 2).1.3. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. b. pembayaran retensi sebesar 5%. 1 . 9. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. 3). 8. Pembayaran Termijn ke-1. Pembayaran Termijn ke-3. 7). setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. 5). PEMBAYARAN 8. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. Ciptanusa Buana Sentosa . 4). sebesar 25% dari nilai kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. Pembayaran Termijn ke-2. 9. 6). HARGA DAN SUMBER DANA 9.1. 2). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran.

11. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. 13. 11. 13.1. ditindaklanjuti 1 . Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11.1. 14.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13.2. b.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. c.37 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.1. 14. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.3.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. 14. DELEGASI 12. 12.1.2.

wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. 15.1. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. 16. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 16. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 14. 15. 15. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 16.5. 15. 15. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.4. 15. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. 15. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.38 PT. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak.1.1.6. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.3.3. jika dinilai wajar.4.7. 1 . dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14.2.

melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan.39 PT. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. 18. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. 17. Menangguhkan pembayaran. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18.1. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. c. tuntutan lainnya. b. b.1. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. 1 .2. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. d. 18. e. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Mengenakan denda keterlambatan. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Melakukan perubahan kontrak. Membayar ganti rugi. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. h. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. b. d. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. AMANDEMEN KONTRAK 17. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. f. c. c. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. c. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. g.1. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. i. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada).

c. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. Resiko kecelakaan. 19. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. 19.2. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. 2). Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa.3. e. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. peralatan. sebagai akibat polusi. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. b. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. atau Keteledoran. 19. Ciptanusa Buana Sentosa . Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. instalasi.1. kecuali apabila : 1). peralatan.40 PT. g. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. 2). maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. f.1. kematian. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. peralatan.

Untuk kelengkapan laporan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. e. Ciptanusa Buana Sentosa . Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 21. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. 20. Catatan lain yang dianggap perlu. 20. b. Jenis.6. 20. 20. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Laporan harian. Tugas. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. instalasi. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. 21. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan.5. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 .41 PT.1.1. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu.2. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. berisi : a.3. 21. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.4. 20. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. c. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. CACAT MUTU 21.4. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Setiap kali pemberitahuan cacat mutu.3. 20. peralatan. 21.1. d. dan disetujui oleh direksi pekerjaan.2. f.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan.

1. 21. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.1 tidak diberlakukan. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. KONTRAK KRITIS 1 .1. 24. 23. 22. 22.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka Pasal 24. 24. 22. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.2. 22.5.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. 25. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24.1.42 PT. PENGAWASAN 23.5.2. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. tentang kontrak kritis. 22. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .3. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. 2). b. 3). 2). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. 3). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. 6). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. Pada setiap uji coba yang gagal. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1).43 PT. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. 4). Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Dalam SCM direksi pekerjaan. 4). 25. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. 1 . Penanganan kontrak kritis a. b. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa.1. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal.2. apabila : a. Kontrak dinyatakan kritis.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. Kesepakatan tiga pihak 1). 5). Ciptanusa Buana Sentosa .

c. Ciptanusa Buana Sentosa . Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Revolusi. 26. 27. KEADAAN KAHAR 27. Kebakaran. 27. Keadaan kahar. 26.2. yaitu untuk : a. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. e. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. adalah : a. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. badai. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. dan angin topan. tanah longsor. c. Pekerjaan tambah. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Perubahan desain. d. wabah penyakit. b. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. Kerusuhan.44 PT. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. e. g.1. Yang digolongkan keadaan kahar. b. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. Peperangan. 27. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5).4. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26.4. d. Pemogokan. Gangguan industri lainnya. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. f. gempa bumi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 26. Bencana alam : banjir.2.1.3. gunung meletus. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. 1 . Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. 27.3.1. 26.

maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. 28. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan.7. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. 28.1. PERINGATAN DINI 28. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.2. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. Bila terjadi keadaan kahar. Apabila harus diperpanjang.1. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bila keadaan sudah pulih normal. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. dengan ketentuan : a.45 PT. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. 29. b. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. 27. 28. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.3.2. Ciptanusa Buana Sentosa .5. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. RAPAT PELAKSANAAN 1 .6. 27. c. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut.

30.1. b. 29. 31. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. Dalam hal kontrak dihentikan. 3). Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29.1. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. dalam hal ini : a. 31. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. Ciptanusa Buana Sentosa .46 PT. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. ITIKAD BAIK 30. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis.1. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. 2). Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. 30.2.2. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 31.5. 31. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. 1 . yaitu : 1). PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31.1.3.4. 31.2. Direksi pekerjaan. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28.1.5. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Sebagai akibat keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. e. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12.7. kewajiban. sampai h. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.47 PT. f. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.6). d. g. c. Kejadian dimaksud adalah: a. Kejadian dimaksud adalah : a. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a.1. b. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. b.c. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut.2.6.7.. c. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini.2. di atas. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. sampai g.7. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. 31. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 31. h. 1 . Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. Penyedia Barang/Jasa harus : a. Ciptanusa Buana Sentosa . b. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan.a. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.2. 35. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.. atau melalui pos. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. PERPAJAKAN 35.1. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. mediasi.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3.1.. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. b. Korespondensi dapat dikirim langsung. 32. pekerjaan sementara. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. 36. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. 33. Di luar pengadilan. instalasi.2.6. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. BAHASA DAN HUKUM 34. telex. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. 31. 33. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.48 PT. Pengadilan. yaitu dengan cara musyawarah. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. Ciptanusa Buana Sentosa .1. selain pembayaran tersebut di atas. 36. konsiliasi atau abritase di Indonesia. 1 . 35. peralatan.1.8. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak.2.9.1. kawat. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a.5. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. KORESPONDENSI 36. Semua bahan. 34. 33.

atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.4.3. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 37.1. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan.2.4. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 37. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan.3.2. 38. 36. DENDA DAN GANTI RUGI 37. 38. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.3. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. 38. 37. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia.5. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. 38. Setelah masa pemeliharaan berakhir. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa.49 PT.1. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 37. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak.6.4. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. PERHITUNGAN AKHIR 39.2.1. KETENTUAN KHUSUS 40. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 40. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.2.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. 38. kemampuan.50 PT. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.8.1. PENILAIAN PEKERJAAN 41. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. B. 39.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. 42.7. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. 41.1. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. PERSONIL 40. 41.

42.1. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43.51 PT. 44.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.1. INSTRUKSI 44.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.2. 44. 43. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.

Ciptanusa Buana Sentosa ............................................................. Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ............................... b......... JAMINAN 6......... ..... 1 .. KETENTUAN UMUM 1.................................... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL............................. Nomor Fax : ............. Nomor Telepon : ... ................... ..... d.............52 PT... .. Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ........... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A.............................. : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ...........................1...2............................. Nomor Fax : ............... ...... Jabatan : .....1........... a...... : .....a................... ) PEMBAYARAN 8.. Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : .......... ............................................... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .................... ........................................................... ) 6.. ................................................... : ...................................................................... c. ( ) : ..... Alamat : ....................... DEFINISI 1. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2..................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.......... 3......... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak........................................................ .............1)..................................................... ( ............................. ....................................(............................ atau sebesar Rp..........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..1.....................................................................1... ............................................................... atau sebesar Rp............) hari kalender : ..... ( ......................... Jabatan : .......

s) hari kalender.. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. dipotong uang muka secara proporsional. a. 2). pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . PERSYARATAN ADMINISTRASI 8.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .4...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1... Waktu pelaksanaan kontrak selama (l ... Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.... JADWAL PELAKSANAAN 22.1)..2. b... ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. s/d .1.3... 37.. 4.b.. 6.. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. mulai tanggal 5. denda (bila ada).. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33...1. 1 .. Pembayaran terakhir adalah.. pembayaran retensi sebesar 5%. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37..53 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .54 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1.

1.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . 6.55 PT. tahun Anggaran 2010. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .

...................................................................................................………………………….......... ................................................................. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1................................... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar.......... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab...... ………………...................................................................................... Ciptanusa Buana Sentosa .......................................56 PT........ maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan............................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............................... 2............. ……………… PT/CV.......... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : .......... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar...... 6000............. Direktur/Direktris 1 .......................................... : ............ : ...................... Materai Rp................................... : ...........................…...................... : ...... : ........................ .....................1.......................................

000.. Dalam perusahaan …………………….……………………………….1.57 PT. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. 6. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tidak dalam pengawasan pengadilan b. dengan alamat ……………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Ciptanusa Buana Sentosa . Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.

……………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . 6.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku..000.58 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Hari…………….. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.1..

Ciptanusa Buana Sentosa .000. dalam perusahaan …………………………………………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Hari …………… tanggal ………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. 6. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.……………………………………………. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.59 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. dengan alamat …………………………………….1.

tanggal…………. klarifikasi dan negoisasi..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami. Ciptanusa Buana Sentosa . Kami menjamin : a. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………..... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.... …......1.... Kami setuju bahwa : a.*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor………….......... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.... Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.... Kepada Yth. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1..200….…*) di ………………………..... s/d . klarifikasi dan negoisasi.. b....... Pejabat Pembuat Komitmen...60 PT... dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran.. 3. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...... rapat penjelasan.....…………...........………….. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor . Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.*) b..... kami tidak akan meminta penggantian lapangan. Pejabat Pembuat Komitmen ……………………………….. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………..... Lampiran : …………………….....) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2. 1 . Prihal …………………………... peninjauan lapangan......... c...

Penawaran ini berlaku selama .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4........... tanda tangan..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .................... 6000...... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .61 PT.1... Nama Perusahaan (.....(........... materai Rp.......) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa....)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran......Bertanggal..............

.........................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... Ciptanusa Buana Sentosa ...1..........62 PT................ PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ...... No.......... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ...........

dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. Nama Proyek b. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 10.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. a. 5.1. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Lokasi Proyek c. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. 4. 3.. Nama Proyek : …………………………………… b. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. 9. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . 6. 8. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7.63 . Posisi Penugasan : …………………………………… h. Uraian Tugas : …………………………………… f. dsbnya) PT. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. dsbnya) : …………………………………… d.

..... Status Kepegawaian pada Perusahaan : …... ) Nama jelas (. Status kepegawain pada perusahan ini : …... Ciptanusa Buana Sentosa ....1. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan..…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab.... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g....... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi.......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... Posisi Penugasan : …………………………………… h.... 1 ... Nama Perusahaan : …………………………………… e..........…………(Tetap/Tidak Tetap) i. PERSYARATAN ADMINISTRASI d................64 PT.......... (cap perusahaan dan tanda tangan) (.... 11. Uraian Tugas : …………………………………… f........... dsbnya ) dst........ ……….... …………………………200…..

... Untuk perusahaan ..................... ………............sampai dengan bulan............................................................................1............................... ) Nama jelas 1 ........... Ciptanusa Buana Sentosa ............... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp............. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan................................................................................... ) Nama jelas (...................................................................................................................65 PT...............................................tahun ....sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan...........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............................... ( nama tenaga ahli ) ................................. .......... …………………………200…......... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab.......dengan posisi sebagai tenaga ahli .............. 6.................... tahun ................ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ....................................................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No........... Telp / Hp Email : : : : ............................................................................... ...............................000 (....

.................. ………200…...........Perihal diatas............*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :..... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ............. cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ......(..............………... Nomor Lampiran : ............... 6000............... : ............................................. Ciptanusa Buana Sentosa ... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp..................... tanda tangan.) sudah termasuk PPN 10%.... materai Rp...tanggal...........................1................................................ Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab....... Pejabat Pembuat Komitmen ........) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....66 PT........ PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ......... dengan rincian terlampir....................Bertanggal.....................*) di ......... Kepada Yth....... Nama Perusahaan (...............................

Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. 3. 2. 4. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tidak pailit. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 .67 PT. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).1. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. disebutkan secara jelas no.

tahun : 5. bulanan. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Tanggal : 4. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . DATA ADMINISTRASI 1. Nomor Akta : b. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Status Perusahaan 3. Akte Pendirian Perusahaan a. Nomor : b. Tanggal. Umum 1. Telepon No.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Tanggal.68 PT. tahun : 6. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Nomor Akta : b. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Akte Perubahan Terakhir a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. bulanan. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Tanggal : c. Nomor Surat Ijin : b. Tanggal : 3. Nomor : b. Alamat No. Perusahaan PMA/PMDN a. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. bulanan. Nomor Akta : b. Nama Notaris : 2. Fax. Tanggal. Nama Perusahaan 2.

KTP * Alamat Prosentase 2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PENGURUS PERUSAHAAN 1. 3. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. ** ** Nama No. Susunan Kepemilikan Saham No.1. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2.69 PT. Pajak-pajak 1. DATA KEUANGAN 1. Komisaris (untuk PT) No. Nama No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. 2.

Aktiva Tetap .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp.70 PT. IV. Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. 6.Utang Dagang : .Inventaris : .1.Bank . Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. Rp.Persedian Barang . Utang Jangka Pendek . III.Piutang *) .Utang Pajak : . Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.( d+e ) Rp. Rp. Rp. Rp.Kas . Rp. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Rp. VI.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Rp. Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. Aktiva Lancar . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. PASIVA I. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp. AKTIVA NO. Rp.Peralatan dan Mesin : . JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. Jumlah (a) II.

1. Apabila di kemudian hari.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. …………. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. 6.71 PT. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI E.

………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI F. Ciptanusa Buana Sentosa .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PERSONALIA 1.72 PT.

1. Ciptanusa Buana Sentosa .73 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI G.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI I. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.1.74 PT./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .75 PT.1.

atau b. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. kami peminjam. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang……………….2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Menandatangani Kontrak.. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. Ciptanusa Buana Sentosa .. Sebagai itikad baik Jaminan ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. BANK Tandatangan... Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4.1. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. cap dan materai (Penjamin) 1 . OIeh karena……. 7. atau 4.. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.... 2. 5.. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.76 PT. 3.. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”).. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan..1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya.(Uraian singkat Pekerjaan).

Sebagaimana ketentuan yang berlaku. PT/CV. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. Ciptanusa Buana Sentosa .. *) ………………….. ……………. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan …………………………….1.. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . ………………. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih.77 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

2. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 3. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 4.78 PT.1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. 2.1. mingguan. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1.2. 2-1 PT.1. BARANG CONTOH (SAMPLE) . 2. SYARAT-SYARAT UMUM 2.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang.1. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.3. Kontraktor.I. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. Ciptanusa Buana Sentosa .1. serta berpengalaman.

ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . 2-2 PT.1. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .1.Pengujian kebocoran . .5. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. 2.4.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. misalnya : .Pengujian mutu beton . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . 2.

2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.7. 2-3 PT.1.6.

Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. 4. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring.Gelaisi . Ceramic tile yang digunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. Tile Adhesive yang digunakan ex.2. Lemkra atau setara 3. Ciptanusa Buana Sentosa .Summit atau setara. Warna. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya.10.45 PT. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. AM. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan.10. 2. 2. 2 . LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik.1. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.10. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. Roman atau setara.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. ● Bidang ubin harus rata. Ciptanusa Buana Sentosa .46 PT. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. 2 . ● Kelebihan air semen. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai.10. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.3. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. 2. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 5. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. residu. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai.

. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3.47 PT. Lionmesh atau setara. ƒ Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan-bahan ƒ Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.3 ƒ Portland Cement . .Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal ƒ Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. 4.2. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 .Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.

perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.10. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. . ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. 2.4. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.48 PT. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). Ciptanusa Buana Sentosa . lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.000 impuls/menit. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Lingkup Pekerjaan . tenaga.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya.2. 2 .Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.

atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . SI-81 dan ASTM . Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. NI-8 dan PUBI 1982 3. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir.49 PT. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. ● Sebelum lantai screed dilakukan. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. . Bahan-bahan . ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. SII-0013-81.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Perekat yang digunakan ex. Lemkra atau setara 2. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.5. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. AM. atas persetujuan perancang. Ciptanusa Buana Sentosa . Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. 1. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.50 PT. perletakan dan penampilan. membersihkan lantai batu granite. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. ukuran dan pola sesuai gambar. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Tebal.10. Import. 4.

LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.51 PT. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. yang dibentuk sesuai gambar rencana. kayu). dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. ● Finishing melamin ex.11. 2. PEKERJAAN RAILING 2. 2. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. impra atau setara. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior.11. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi.11.2. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana.3. Ciptanusa Buana Sentosa . PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.11. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. 2 . ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan.

Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. Bahan a. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. 2. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ground Reservoir. dan Liquid Waterproofing ex. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. BAHAN 1. baik mengenai komposisi. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan.Sika atau setara. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. mencakup seluruh bagian pelat atap. dak teras. b.12. ASTME.12. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. TAPP I 803 dan 407.3. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. 2.52 PT.12. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. c. Ciptanusa Buana Sentosa . digunakan Liquid Waterproofing ex. 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. 2 .12. ASTM 828. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex.2.1. menggunakan ex. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. Sika atau setara. seperti pada toilet. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya.

Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. baik sebelum atau selama pelaksanaan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya.12. 2. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.4. 2 . ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung.53 PT. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. pecah dan cacat lainnya. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor.5.12. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. kering dan bersih. tertutup tidak lembab. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Peil dan ukuran harus sesuai.

● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. tebal 1. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. 2 .50 mm lengkap dengan primer. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. Ciptanusa Buana Sentosa . dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing.54 PT. ● Waterproofing untuk atap. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. 2. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. sebelum kelainan tersebut diselesaikan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. spesifikasi dan lainnya. tebal 1. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak.50 mm lengkap dengan primer. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan.

Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik.55 PT. 6. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. Pemborong dan Tanggung jawabnya. 5. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kecuali bahan disediakan oleh proyek. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. ● Keputusan bahan jenis. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. 2 . akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. warna. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. terhadap kemungkinan pergeseran. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. baik teknis maupun administratif. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. pecah dan cacat lainnya.

● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .56 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Ciptanusa Buana Sentosa . 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.13. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.1. PEKERJAAN KHUSUS 2. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.13.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.57 PT.

Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. Tempat Sampah.AR. Lingkup Pekerjaan . seluruh toilet.58 PT. Janitor. dapur. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. .BQ. 23.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.13 untuk tanaman : Ex.2. 1BN : Setiap WC. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .26. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. M/E Room.13N untuk Tempat Wudhu. 30. M/E Room T.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.13.13V7N untuk Dapur/Pantry T. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. 2. tempat wudhu.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Ciptanusa Buana Sentosa . unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. halus. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Al. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. 3. • • • 2 . Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana.62 PT. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana.

maka Pemborong harus segera 2 .14. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik.65 PT. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Ciptanusa Buana Sentosa . Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Setelah permukaan tanah cukup rata. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Kemudian baru disusun paving block. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. ● ● ● ● 4. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. ditaburi pasir halus dan diratakan.14.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan.

Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.

bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar.15. PEKERJAAN LOGAM 2. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . tidak bergas. brachets.Black Steel (Interior) – cat duco 4. anti susut. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . pipa kotak.15. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .1. 2. Bahan-bahan Pelat. pipa bulat. anti korosi. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. sesuai standar SII.66 PT. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.

2 . dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya.67 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . harus rata dan rapat 5. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. dibatasi seminimal mungkin. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen.

3. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. sirtu. 2. 2. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik.3. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. BAHAN -BAHAN 3. pasir.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Kunci e. PERKERASAN JALAN. Material b. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. Produksi setara dgn 4. b. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. 2.1 Contoh bahan dan Data Teknis.1. Tebal d. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. Cisangkan 2 . Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. Ciptanusa Buana Sentosa . Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. Profil dan ukuran c. split. PROSEDUR UMUM 2. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block.16.68 PT. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana.2. serta pemadatan tanah urug.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3.

Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana.1.1. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4.1. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a.5 ton b.2 . Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. d. c. yaitu : a. d. 2 . b.3 .4 Contoh bahan a. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. c. b.69 PT. Lapisan Dasar Jalan a. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b.1 . 4. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. 4.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang.1. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Sebelum mulai pekerjaan . harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Bingkai (Kansteen). tanggul a. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.

Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. SYARAT PEMELIHARAAN a. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. 2 . d. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. 4. Sambil disapu. 5. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk.6 – 2 ton) g.3 – 0. bentuk pola. b. f. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h.2 . e. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa .70 PT. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. c. start pemasangan.1. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. 4. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.2.5 m2 dengan sentrifugal 1.2. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.PEMASANGAN 4.2. Cara Pemasangan a. Pasir a. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. dikenal dengan nama pasir extra beton b.

Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. 2. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2.2 Sebelum memulai pekerjaan. 2 . PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. PROSEDUR UMUM 2. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman.71 PT. PEKERJAAN LANSEKAP 1. Kemudian tanah digemburkan b. pekerjaan penanaman 4. harus bersih dari kotoran.17. bahan bahan. Uraian macam pekerjaan: 1. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. puing bangunan. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. arsitek M&E dan lainnya. sisa akar tanaman dan tanaman liar.3 Semua bahan sebelum dipasang.

2 PEKERJAAN TANAH a. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. melihat bentuk / form dari tanaman. 3. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana.72 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembentukan tanah. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. kerikil. d. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b.1. c. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. tanaman harus bebas dari penyakit. Pekerjaan Persiapan .Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. leveling tanah mengikuti gambar rencana. 3. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan.3. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. 3.

2. Pekerjaan Persiapan . 3.73 PT. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.Penyediaan pupuk . Pelaksanaan Penanaman Pohon .Setelah pekerjaan penanaman selesai.3.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.5.Steger tanaman . .5 – 8. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). ember. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . . Ciptanusa Buana Sentosa .Penyediaan bibit b.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . . 2 . alat penggembur tanah . PH yang baik adalah sekitar 4. Periksa PH tanah. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.

Untuk meratakan permukaan.74 PT. Cara Penanaman Rumput . .Seluruh areal yang akan ditanami rumput. Ciptanusa Buana Sentosa .Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Jarak tanaman sesuai gambar . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . Petunjuk Penanaman . 2 .Dalam proses pertumbuhan rumput.3.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . puing dan rumput liar .3.Secara umum. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. Pelaksanaan Penanaman . c. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . . Kedua bahan dicampur merata.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . 3.Setelah selesai penanaman. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Areal bebas dari sampah. b.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . . Pengolahan Tanah .

PEMELIHARAAN 4.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. .4. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .3. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.Penyiraman dilakukan dengan air bersih. . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. .Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4. dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.1 LINGKUP PEKERJAAN . bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . PENYIRAMAN .2. 4. Ciptanusa Buana Sentosa .Meliputi penyediaan tenaga.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. . BAHAN DAN MATERIAL .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .75 PT.

Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . 4. 4.. Ciptanusa Buana Sentosa . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang). air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. Pupuk Kandang . menyuburkan daun . dengan cara ditabur sesuai dosis . . pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4. PEMUPUKAN . PENYIANGAN . PEMANGKASAN .K. Pupuk yang mengandung unsur N.7.5.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. b.Pemangkasan dilakukan setiap bulan . . .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Pupuk yang mengandung unsur P.Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . misal Urea .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. kemudian disiram dengan air secukupnya.6.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru.Digunakan pada rumput. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0. kambing.76 PT.Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .Untuk rumput. c.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.Terdiri dari kotoran ayam. hindari jangan sampai merusak akar .

Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya.. 3. 7 Th. sesuai dengan PP No.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. 6. 3. Power injector. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. Hand Sprayer.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. Safety shoes.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. 2 . antara lain adalah : Primise 200 SL.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. 3. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida.18.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi.77 PT. 3. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. Drilling Master. 3. 4. Sarung tangan. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang).000. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. Basileum dll. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Ciptanusa Buana Sentosa . 1973.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : ƒ ƒ ƒ Setelah parit pondasi selesai digali.

dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. ● Cara.2 mm. bahan-bahan. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. sistem pemasangan. type-type assesoris. ● Jarak rangka. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. B. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 3. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. Ciptanusa Buana Sentosa . sistem pemasangan. • 2. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. 3 -78 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

• Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. 3 -79 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.

1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. Contoh batu kali. antara lain dan tidak terbatas pada : a. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. lubang.2/3/8/10 b. Penyediaan cerucuk (sparing). Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. Ciptanusa Buana Sentosa . peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. bahan-bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. NI. STANDAR/RUJUKAN a. 2-8 2-8 PT. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. ASTM 3. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e.3. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. PEKERJAAN PASANGAN 2. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.B. P. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). pasir.I 1971 c.3. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d.

Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. Ciptanusa Buana Sentosa . Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Pasir Kontraktor harus mengangkut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. b. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. Tempat Penyimpanan d. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. 2-9 2-9 - PT. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. tidak pecah. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. membongkar. c.

maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja.10 2 . pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. f. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. 2 .10 PT. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. g. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Ciptanusa Buana Sentosa . Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. i. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. h. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. l. k. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah.

Merk yang dipilih harus dari satu produk. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. Produk semen Gresik atau setaraf. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. Portland Cement. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Bila terjadi kerusakan.11 2 . Pasir alam. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. 2 . PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN.11 PT. a. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. b. Pasir paduan. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • • c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain.

e. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak.12 PT. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. d. Pekerjaan timbunan. Apabila dipandang perlu. asam. 2 . maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. Ciptanusa Buana Sentosa .12 2 . 16 adalah 20% atau kurang. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. bersih dari timbunan tanah liat. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. 8 dapat naik sampai 20%. Pasir yang digunakan harus halus. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan.

Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. Ciptanusa Buana Sentosa .13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT.1.4.1. bersih. PEKERJAAN DINDING 2. 2.2.3. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. bebas dari bahan lain. diatas permukaan yang keras. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.4. sesuai dengan PBI 1971. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.4. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.4. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tanpa cacat atau mengandung kotoran. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus.4. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.1.1. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.1. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. dalam 2.

● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). dsb. ● Untuk dinding tembok toilet. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. Wudhu. dsb. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. toilet. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. WC. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. Janitor. 2. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. − Pembakaran matang − Warna merah merata.Sesuai dengan pasal 81 dari A. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. − Permukaan rata. jika tidak ada ketentuan lain. 2 . 3.14 PT. R. Ciptanusa Buana Sentosa .80 m diatas permukaan lantai finish.V. 1984.

harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. karat dan debu bangunan.15 PT. 2 . plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. selama waktu-waktu hujan lebat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. 8. 7. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. 6.5 cm dan dalam 0. 4. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik.5 cm. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. 9. Ciptanusa Buana Sentosa . Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). 5. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm.

ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.2 (plesteran trasraam). bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. kolom. 2. 2. Cat tembok yang digunakan ex. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata.1.2. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. Jenis P. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . dan ex. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. Bahan ● ● Portland semen.1. Jenis P.2.2. kecuali disebut lain dalam gambar. bidang-bidang pasangan bata.1. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P.4. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.16 PT.4. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. ● • ● ● ● 2 . PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material.

● Untuk 4. hingga merupakan permukaan yang rata. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. lainnya. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. Ciptanusa Buana Sentosa . permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton.harus dibersihkan. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. yang menjadi kotor dalam 2 . tidak boleh ada retak. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. untuk membersihkan dari bintik-bintik. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. sebelum diberi lapisan plesteran pertama.17 PT. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1.

● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama.Gelaisi Summit. atau setara.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. Ciptanusa Buana Sentosa .4. lalu dikeringkan. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Roman atau setara. b. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. 2. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. 2 .2. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.18 PT.2. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). Ceramic tile yang digunakan ex. ● Khusus untuk pemakaian / setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras.

permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. Lemkra atau setara. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. 2 . Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan.19 PT. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. d. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. Ciptanusa Buana Sentosa . siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Kelebihan air semen. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. AM. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. residu. ● Bidang ubin harus rata. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex.

PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. C. • D. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. Ukuran. bening. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan.3. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. gloss. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. Setelah dinding rata. 2 . lokal dengan kualitas baik. Coating anti lumut ex. AM. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. Lemkra atau setara. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. dan pola sesuai dengan gambar rencana. diprofil atau disesuaikan dengan desain. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. jenis batu.20 ● ● PT. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. B.2. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar.4. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap.

sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. jenis batu. 1.2. atas persetujuan perancang. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. Lemkra atau setara. 2. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex.warna. dan pola sesuai dengan gambar rencana. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran.4. AM. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. 2. perletakan dan penampilan. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. 2 . 4.21 PT. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.

5.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. penyimpanan. pengiriman.3.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. kape. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.5.Pasal Pekerjaan Plesteran . ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. material. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Pasal Pekerjaan Keramik . LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .1. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa .22 PT. dan peralatan. • Bagian yang terkait : .5. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka.2. pemasangan) untuk pekerja. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. material cat dan melamic dan sebagainya. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.5.

23 PT. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. hubungan dengan dinding.4. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja.5. plat beton lantai. pintu. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 2. penguat-penguat yang dipakai. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. material. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. 2. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit.5. Ciptanusa Buana Sentosa .5. ceiling. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

bidang permukaan rangka partisi harus rata. e.5. rapih. Setelah terpasang.2. 2. dan ventilasi secukupnya. 2.6. tepat dan teliti. 5. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.8.sehingga tidak merusak daun pintu. Penggunaan rangka.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. PEMASANGAN 1. kebenaran sistem.7. kusen maupun alat-alat 2 . Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. harus terpasang dengan baik. BAHAN PARTISI a. f. c. kekokohan.1.7. 2.24 PT. 3. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. tebal = 16 mm 2.5. termasuk pada bagian atasnya (frame head). Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .7. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. d. terlindung. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya.5. b. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.5.5. 4. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. lurus dan waterpass. Ciptanusa Buana Sentosa . ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. BAHAN 2.

8. 7. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 6. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. 9. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. Stop kontak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. 2 . saklar. Ciptanusa Buana Sentosa . ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada.25 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kualitas . . ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. C. susut pinggir-pinggirnya. BAHAN A. PEKERJAAN KAYU 2. B. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.1. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).6. mata kayu yang lepas atau mati. Jenis Kayu .6.26 PT. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. Kelembaban (Moisture Contents) .Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. . serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.2. celah.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.Tidak ada getah. 2 . alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. .6.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. Ciptanusa Buana Sentosa . harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus.

Susut (Mengkerut) Persiapan. 2 . yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. .Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). 2.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. B. dibor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. .Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus.6. PEKERJAAN KAYU A.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). C. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. . Ukuran dan Toleransi . mulus dan keras yang dapat diterima. Permukaan Luar . penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. maka kayu ini dapat diterima. atau jika tidak.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). .27 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Kayu kasar diketam.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.3. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. . harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding.

2 . Pembuatan . bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D.28 PT. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. lubang pasak.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. . Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. menyetel (memasang).Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. skrup-skrup. E. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. membuat lidah-lidah. memahat. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. .

PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa.2.7. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. ex lokal kelas AW atau setara.yang ditentukan. lisplank dan talang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. 2. meliputi pula penyediaan tenaga kerja.7. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.7. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat.29 PT.3. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.4 mm. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.7. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. - - 2. 2 . PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .

● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. b. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. c. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. meliputi pula penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. 2 . d. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC.30 PT. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. Grace (type 3000) atau setara.

2 .7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. c.31 PT. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. 2. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). d. bahan-bahan. Bahan. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.4.

Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. pemasangan sampai diserahkan. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. KACA. Ciptanusa Buana Sentosa .32 PT. JENDELA. PEKERJAAN KUSEN. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. 2 .8. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. 2. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . UMUM 1. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. ● ● ● ● ● ● 3. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. untuk mendapatkan kepastian. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan.8. pengangkuran. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. DAUN PINTU. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2.1. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. pintu dan teralis besi dicat duco. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. sehingga kilapnya akan lebih baik. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. Pengecatan Besi ● Kusen.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. karat dan cat lama yang terkelupas. minyak. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. atau menggunakan sikat saja. 2 . 2. sebelum pengecoran dinding beton bertulang.

2.4. . tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. Bahan ● Kusen. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. 2 . engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. atau yang setara. Pengerjaan ● Pintu-pintu. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar.Kunci. Asahimas. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 3. ● Kaca ex. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. kunci.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela .8. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. jendela dan daun pintu dari alumunium.37 PT. handle. ● Perlengkapan seperti engsel.

Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui.38 PT. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. kalau belum selesai sama sekali. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. dikaleng. atau kelihatan ada cacat. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. - 7. 2 . Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. - 6. 5. . Ciptanusa Buana Sentosa . tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . dinding dan langit-langit telah selesai. tidak boleh kering atau sudah mengeras. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.

lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. noda atau percikan las. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang.8. plesteran. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. - 2. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus.39 PT.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. dengan kelonggaran sedikit. 2. Sebelum pemasangan kaca. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. Ciptanusa Buana Sentosa .5. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan.

Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . flush bolt. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.Plat Baja 1. atau yang setara.3 mm .Plat Baja 3. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .6 mm . 3. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.40 PT.2.0 mm sebagai frame .00 mm sebagai frame .9 mm . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.Angker Baja 1. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco.Flashing dari plat baja 0. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini. ● ● ● ● 2 . Lion Metal. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal.44 PT. diampelas sehingga rata dan halus. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. atau seperti yang tertera dalam gambar. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dalamnya. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting).2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. diikat sekeliling batangnya. - - - 2. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. 2-4 PT. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. 2. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. Ciptanusa Buana Sentosa - . menebang. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi.2. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. Sebelum memulai penggalian. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah.

6. dengan jalan memompa. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. banjir. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. 4. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. dari parit. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. 2. tapi harus segera setelah galian disetujui. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. memulai tahap pembangunan berikutnya. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 2-5 PT. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. 5. menimba. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Ciptanusa Buana Sentosa . mata air atau lain-lain sebab. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait.

PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Kayu-kayu. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Daerah tapak bangunan. 2. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. - - 2-6 PT. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. - 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Dalam hal pengurugan. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton.3. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya.

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. septic-tank. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. - 2-7 PT. 5. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful