SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Surat Jaminan. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. 12. Bukti Otentik. penawaran dinyatakan gugur. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. 2. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. Pascakualifikasi. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. 8. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. 10. Penyedia Barang/Jasa. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. Peserta Lelang. Panitia / Panitia Pengadaan. 7. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. 13. 4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. 6. Sistem Gugur. 11. Ciptanusa Buana Sentosa . adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 14. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi.1. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. Pejabat Pembuat Komitmen. Sistem Nilai (Scoring System). adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. 5. 3. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Pelelangan Umum. teknis. 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. Metoda Satu Sampul. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa.

yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. korupsi.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. 1. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Fakta Integritas. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi.1. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. 16.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. 2.

dalam menyiapkan penawaran mereka. 3. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.9 2. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. 1. UMUM 1. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. : 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5 1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.6 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan .2 1.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.3 1. 3.1 Nama Paket 1.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran.1.4 1. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2. 3.

membawa SBU Asli. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum.5 2. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.1 Pendaftaran Pelelangan.. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. Terbuka dan Bersaing. Hari : Hari kerja Tanggal : ..Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. s/d . dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Hari : Hari Kerja Tanggal : ….1..Diluar hari dan jam yang ditetapkan. tidak akan dilayani. Ciptanusa Buana Sentosa . Merdeka Selatan ..s/d….7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran.6 2. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. Akte Pendirian Perusahaan.3 2. kecuali hari Jum’at hingga jam ….s/d … 2010 Jam : ….2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. wib. 3. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. s/d …. 6. 1-4 PT. . 2010 Jam : …. tidak akan dilayani.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.SIUJK Asli.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kecuali hari Jum’at hingga jam ….Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. 3. Merdeka Selatan .4 2. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan..Jakarta Pusat Catatan : .2 2.. Efektif. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.000.. dengan rincian sebagai berikut: 3.. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. Sertifikat ISO 9001:2000.

...... s/d . WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. Merdeka Selatan ... s/d .3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .Jakarta Pusat Catatan : .diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : ..Jakarta Pusat Catatan : . Ciptanusa Buana Sentosa . WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.4 Dalam Rapat Penjelasan Umum...Jakarta Pusat 4. 2010 Jam : ...5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : ..2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4.1.. 4. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 2010 Jam : . 2010 Jam : ..3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan. Merdeka Selatan ..5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : .. Merdeka Selatan . 2010 Jam : . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. 4.4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : ... 2010 Jam : . s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3... 1-5 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3..1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini. RAPAT PENJELASAN UMUM 4...diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.... 3... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas..

10. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 3. tidak pailit. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 5. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 6. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Pengalaman. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Memiliki sumber daya manusia. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 7. Tidak dalam pengawasan pengadilan. dan laporan bulanan PPN. 13. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Ciptanusa Buana Sentosa . sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang).5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. 4. 2. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Tidak masuk dalam daftar hitam. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 4. 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. 11.1. modal.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. sewaktu-waktu dibutuhkan. Memiliki keahlian. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. 8. 12. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. 2. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. 4. 1-7 PT.

2. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. 2. Bea-bea.3 3.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. 3. 2. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. Ciptanusa Buana Sentosa . HARGA PENAWARAN 3. 2. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.4 4. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. 3. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. 2.1 Surat Penawaran. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan.2 Jaminan Penawaran Asli 2.1 3.

3 6.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”. BENTUK PENAWARAN 6. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. 7.1.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. 7. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. harus distempel dengan Materai Rp.2 6. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.4 6.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. 1-9 PT. 7. 7.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.000.7 6.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . maka asli yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 7. 6. 6.5 6.

seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . PENYAMPULAN PENAWARAN 8. dan cap perusahaan.10 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. b). Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. tahun dan jam pemasukan). Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8. yaitu: a).6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. bulan. baik dengan angka maupun dengan huruf. tanggal. bulan.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul.1. 7.3. 7. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.2.11 Terdapat coretan.000. berukuran F4 (folio). Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf.-). Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. 8. 7. c). penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran.8 Tidak bertanggal. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. 6. 8. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. hari. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. tahun. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.

Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl..... Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8..4.... 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .... 9.2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ..2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. 9.1 Setelah butir 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9..... Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth. disesuaikan kode kotak penawaran.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. Gambar 1.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan...1. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).11 PT..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. 2. Pasal 11 1. 2. 3. dengan membuat berita acara. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. serta dinyatakan gugur. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. 4. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. Ciptanusa Buana Sentosa .15 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). 3. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. 2. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Pasal 13 1. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat.1.

2. 1 . Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. 12. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. Sebelum penawaran dibuka. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. 4. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 7. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan.16 PT. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 8. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. 14. 10. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 13. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi.1. 11. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 6. 9. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. 5.

1. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.17 PT. 2 1 . Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Pasal 20 1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. Pasal 21 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. 2. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. sampai keputusan pemenang diumumkan. 3. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. 2. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. sesuai ketentuan yang berlaku.1.

1. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. dan Teknis memakai sistem nilai. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini.18 PT. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. 2. sampai keputusan pemenang diumumkan. 2. Pasal 23 1. Ciptanusa Buana Sentosa . kemampuan keuangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 3. 4. 3. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan.

Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum ¾ SKK < 0. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: ¾ Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.3. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. Bila DB < 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.5 X diberikan nilai 0 2. 1 . KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. maka : (Neraca Keuangan) untuk ¾ SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum ¾ 0. a. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.2 N 2.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.1.1. Bila DB ≥ 0. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.2.1 X b. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. 2.19 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Penilaian .5. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.

3. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. minimal 2 buah ¾ Stamper. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. minimal 1 buah ¾ Fibrator pengecoran. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah ¾ Winget kapasitas 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. b. minimal 1 buah ¾ Ordinary Truck/ Pick Up. minimal 1 buah ¾ Genset kapasitas 50 Kva. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki.2 m3.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X.1. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa jangka panjang dengan bukti. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. c. Pengaalaman Pekerjaan (0. Ciptanusa Buana Sentosa . mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. c. b. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: ¾ Milik sendiri dengan bukti. 0. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum ¾ Milik sendiri. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. Pengalaman Pekerjaan ≥ X.2. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : ¾ Tower Crane. Sebagai kontraktor utama.1. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2. minimal 1 buah ¾ Pompa Air. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . 4. dan alamat Gudang peralatan. 3. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a.5 X mendapat nilai 0) 3. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa beli dengan bukti. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan.20 PT.

Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. ¾ Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. 4. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. Personil yang harus dimiliki adalah : a. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. 1 .21 PT. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . hanya disertai bukti otentik ijazah. minimal 1 orang d. minimal 1 orang b. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Ciptanusa Buana Sentosa .1. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. 2. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. ¾ Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. minimal 1 orang c. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang.3. ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. minimal 6 orang e. minimal 1 orang f.

Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). 3. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. 4. 7. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. dan kepada perusahaan tersebut.1. Untuk menunjang pemeriksaan. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. 5. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. ayat 2. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.22 PT. ayat 3. Ciptanusa Buana Sentosa . perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. 8. kualifikasi. evaluasi. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. 6. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini .

Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 2. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS.1. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. atau 1 . 3.1 Menyetujui usulan panitia 2. Pasal 31 1. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Berdasarkan hasil Evaluasi. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Klarifikasi/verikasi. 2. 2. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut.23 PT. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. 4. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS).2. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. Ciptanusa Buana Sentosa .

Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 5. 2. 2. 4. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. Dalam hal usulan panitia disetujui. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang.24 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. 3. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. 3.4. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. 1 .3. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1.

3. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. 4. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. atau 1 . atau 1. 2.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia.25 PT.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Pasal 36 1. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. 3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. atau 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). kecuali nilai penawaran yang tidak wajar.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. atau 1. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa.1. Ciptanusa Buana Sentosa .

7 pada pasal ini. maka : 2.2. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. dan biaya).5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. 2. 2. teknis dan harga). atau 1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.dan 3 terbukti benar.3. 2. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.4 dan atau 1.4.26 PT.6 dan 1. atau 1.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 dan/atau 1. atau 1.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).3. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.5.3 dan atau 1. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. 1 .1.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.3.2.2 dan/atau 1. 2. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. 2. 2. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2.5.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. atau 1. 2. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. teknis. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.4. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).1. 2.4.

........ Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara. PT. 2. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1..... Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini. 2... akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.. Jakarta..2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu).5. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... Pasal 38 1. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 . …………..27 ..

. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah. 2010 Tanggal : ..3 16.....Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.. Pasal 25 Ayat 4.. hari kalender.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ...5. 2. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.28 PT....1 6.2 1 ...... Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No. Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan. 1... wib s/d selesai Tempat : .. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.......1.... pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja... Ciptanusa Buana Sentosa . …..1 Bab I Pasal 4 4....... Pasal 4 ayat 1 3. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl...1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : ...

. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. 2010... pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .1 Pembukaan Penawaran.. cukup jelas..2 31. 2010 Jam : …. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl..29 PT. 21..tanggal ……. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. 2010.1 10. 9.. . PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar.. Pasal 29 ayat 1.1.Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 .4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. Ciptanusa Buana Sentosa ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jam . wib. .

… (…………………) hari kalender.... Penawaran ini berlaku selama …. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth.. 8.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. tenaga kerja.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. Jenis. 6. 4.. 7. Jadwal Waktu Pelaksanaan.. ….....(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara).. 1 ... dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan ....... kapasitas.. 2..... Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir... (diisi sesuai nama paket pekerjaan)... Daftar Kuantitas dan Harga.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman....... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. Surat jaminan penawaran. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10. sebesar Rp.. peralatan.. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. ………………….30 PT. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . 5. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Ciptanusa Buana Sentosa . bersama ini kami lampirkan : 1... Analisa Harga Satuan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...1... dengan jangka waktu pelaksanaan . Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. 3... komposisi dan jumlah peralatan 9...... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).. Sesuai dengan persyaratan yang diminta.... Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.

000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . 6. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. Tanda tangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. cap. Ciptanusa Buana Sentosa . materai Rp.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.31 PT.

Ciptanusa Buana Sentosa . beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan).1.) 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI B..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. ………………….32 PT. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( ………………………….. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. ………………. cap. : Direktur Utama CV/PT …………. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal ………….... Nama Jabatan : …………………. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini.

9) Daftar Kuantitas dan Harga. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. c. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). g. Hari adalah hari kalender. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa.33 PT. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. f.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.1. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. Nama. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 8) Gambar-gambar. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. e. 1 . DEFINISI 1. 7) Spesifikasi Teknis. bulan adalah bulan kalender. KETENTUAN UMUM 1. d. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . 3) Surat Penawaran. b. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. a. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak.1. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Surat Penawaran. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. f. Gambar-gambar.2. 2. 2. h. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Daftar Kuantitas dan Harga. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. d. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. ASAL JASA 3. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). n. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. j. k. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua.34 PT. g. Syarat-Syarat Umum Kontrak. c. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. PENERAPAN 2. e. j. i. l. m.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. b. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). 1 . Spesifikasi Teknis.1. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. i. Surat Perjanjian. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.

Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 6. JAMINAN 6. 1 . HAK PATEN. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. 4.1. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. 6. 7. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak.35 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4.1. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan.2.2. HAK CIPTA DAN MEREK 5. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.1. 6.3. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1. hak cipta dan merek. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%.1. PEMBAYARAN 8.2.36 PT. HARGA DAN SUMBER DANA 9. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. Pembayaran Termijn ke-4. Cara Pembayaran a. Pembayaran Termijn ke-2. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga.1. 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 9. sebesar 25% dari nilai kontrak. 3). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. sebesar 95% dari nilai kontrak. dengan Berita Acara Pemeriksaan.2. 8. Pembayaran Termijn ke-3. Ciptanusa Buana Sentosa . 3).1. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. 5).3. Pembayaran Termijn ke-1. 2). pembayaran retensi sebesar 5%. Ganti rugi 1). apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. b. 4). dan pajak. 2). 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 9. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. sebesar 65% dari nilai kontrak. 7). 6). Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI.

Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. 13. DELEGASI 12.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran.3.1. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.1.2. 14. 14. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.1. c. b. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.2. Ciptanusa Buana Sentosa .1.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. 11.37 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . ditindaklanjuti 1 . Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. 11.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 13.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. 12. 14.

2. 14. 15.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.4. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 15. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak.3. 15. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. 15.1. 16.3.7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.6.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.1. 1 . PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. 16. jika dinilai wajar. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. 15.5. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.4. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 16. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. 15. 15.38 PT. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.

HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18.2. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. b. Mengenakan denda keterlambatan. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. AMANDEMEN KONTRAK 17. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. g. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. h. d. f. c. b.1. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Menangguhkan pembayaran. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a.1. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Melakukan perubahan kontrak. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. 18. c. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak.39 PT. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. i. 18. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. 1 .1. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. b. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. e. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. tuntutan lainnya. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Membayar ganti rugi.2. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. c. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. 17.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. c. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. b. Ciptanusa Buana Sentosa . Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. d.

sebagai akibat polusi. Resiko kecelakaan. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. g. atau Keteledoran. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. peralatan.40 PT. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . 2). 2). peralatan.1. 19. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. peralatan. kecuali apabila : 1). b. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. f.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.3. instalasi. 19. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. 19. kematian. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. c. e. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19.

41 PT. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. d.1. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. f. 21. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. 20. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan.6. 21. 20. Untuk kelengkapan laporan.1. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. 20. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. CACAT MUTU 21.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 21. instalasi. 20.3. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. 20. b.4. berisi : a. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan.4. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.2. 20. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 21. Jenis.3.5. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . Catatan lain yang dianggap perlu. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Tugas. Laporan harian.2.1. c. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. peralatan.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. e. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.

1 tidak diberlakukan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. KONTRAK KRITIS 1 . 22. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 25. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. maka Pasal 24. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan.2.5. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. 24. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. 23. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal.1. PENGAWASAN 23. 24. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. 22. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. tentang kontrak kritis.3. 21.1.42 PT.1. 22. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. 22. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 22. Ciptanusa Buana Sentosa .5.4.2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Dalam SCM direksi pekerjaan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. 6). maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. 3). Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 2). Kontrak dinyatakan kritis. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Penanganan kontrak kritis a. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.1. 3).43 PT.2. b.1. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 25. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. 4). 1 . 4). 5). Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Kesepakatan tiga pihak 1). b. apabila : a. Pada setiap uji coba yang gagal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa.

Gangguan industri lainnya. 27. Ciptanusa Buana Sentosa . KEADAAN KAHAR 27. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. 27. Kebakaran. Perubahan desain. dan angin topan. 26. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. adalah : a.3. Bencana alam : banjir.3. 26.2. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. Pekerjaan tambah. b.4.4. e. Pemogokan. tanah longsor. 1 . c. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. d. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. wabah penyakit. 26. gempa bumi. Keadaan kahar. Revolusi. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. yaitu untuk : a. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. c. d. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. 26.1. e. f. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut.1. 27. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. 27.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.44 PT. Peperangan. gunung meletus. b.1. Kerusuhan. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Yang digolongkan keadaan kahar. badai. g. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2.

7. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. b. 28. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.5. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. 28.1. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. 29. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. c.45 PT. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. RAPAT PELAKSANAAN 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. dengan ketentuan : a. 27. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. Bila keadaan sudah pulih normal.2. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.3.2.6. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. 28. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Bila terjadi keadaan kahar. PERINGATAN DINI 28. Ciptanusa Buana Sentosa . 27. Apabila harus diperpanjang.1.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 31. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1. 2). 30. dalam hal ini : a.2. ITIKAD BAIK 30. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.1.2.4. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. 3). Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .1.2. 31. Direksi pekerjaan.5. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi.1. 31.1. yaitu : 1). Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 29. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29.46 PT. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis.3. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. 1 . kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan.5. Dalam hal kontrak dihentikan. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 30. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.1. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. 31. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. 31. b. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa.

1. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. kewajiban.2. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.6.a. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. f.2. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak.7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.47 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. h. d. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan.. Ciptanusa Buana Sentosa . 31. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Kejadian dimaksud adalah: a. b.7. c. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini.6). Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. g. sampai g. c. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.7. di atas. b. Sebagai akibat keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. sampai h. 31.c. b. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Kejadian dimaksud adalah : a. 1 . e. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Penyedia Barang/Jasa harus : a. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25.

3. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.9. 35. Pengadilan. mediasi.. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. telex. 34. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. 31. kawat. 35.2.1. selain pembayaran tersebut di atas. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. pekerjaan sementara.48 PT. instalasi. 36. Korespondensi dapat dikirim langsung.1.8.5. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. 33.2. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. 32.2. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. Di luar pengadilan. KORESPONDENSI 36. 36. konsiliasi atau abritase di Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan.1.1. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. yaitu dengan cara musyawarah. PERPAJAKAN 35.1. 33.6. BAHASA DAN HUKUM 34. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. Semua bahan. peralatan. 33.1. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. b. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a.. atau melalui pos. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.

Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. DENDA DAN GANTI RUGI 37. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.4.3. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 1 .1. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.1. 38. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. 37.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. 38.6.49 PT.3. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 36. 37.4. 37.3. 38.1. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 38. Ciptanusa Buana Sentosa . karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak.2.4. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. 38. 37. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.

B. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 39. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSONIL 40.50 PT. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. PERHITUNGAN AKHIR 39.1. 42. 41. kemampuan.1. PENILAIAN PEKERJAAN 41.1. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. 40. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. 38.7. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. KETENTUAN KHUSUS 40.2.1. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. 41.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara.8. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. 42.1. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.2.1.2.51 PT. 44. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. INSTRUKSI 44.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 44. Ciptanusa Buana Sentosa .1. 43. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.

............. Nomor Telepon : ...............1).. Jabatan : . Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2................ : ....................... ................................................ b.............................................. ....1............... ) 6................................................... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak...... atau sebesar Rp.. .......................... ..... ( . Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ........................................... d...................... .................................. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ......... .................. : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : .............. ( .................................................................................................... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak.................................... a......................................................... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A... : .................... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL.......... ..... ..... Alamat : .........1............... 3... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak...............2............................................... ......... ) PEMBAYARAN 8........................ c........... Jabatan : ............................................ .......................................a..... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........... atau sebesar Rp..... Ciptanusa Buana Sentosa ........ ............ Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ................................ ( ) : . 1 ......1............(.......... DEFINISI 1.............................52 PT................1. JAMINAN 6..................................) hari kalender : ................ Nomor Fax : ............................................ Nomor Fax : ............ KETENTUAN UMUM 1................

37. a. b.. Pembayaran terakhir adalah... 2). Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.b.. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37.. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. dipotong uang muka secara proporsional.1.. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak.. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. 4.1. 1 .... Ciptanusa Buana Sentosa .. s) hari kalender. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.... dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak..1)..53 PT... s/d . mulai tanggal 5.4. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.... Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.3. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l . JADWAL PELAKSANAAN 22.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.. 6.1. denda (bila ada)..2... PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. pembayaran retensi sebesar 5%.

PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.54 PT.

…………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. 6. tahun Anggaran 2010.1. Ciptanusa Buana Sentosa .55 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

.. : ................. Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab.. 6000................................................................................ .............................. maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan.....................................…................................................... Ciptanusa Buana Sentosa .................................................................................... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ............................. : .................................................... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1............................................................ Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar........................ Direktur/Direktris 1 ........................................56 PT.................................... Materai Rp. : ................................ : .................................................. ........................ 2................ ………………................. Segala dokumen yang kami berikan adalah benar..... ……………… PT/CV...... : ......1....…………………………...........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...

PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….1. 6.57 PT. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Tidak dalam pengawasan pengadilan b.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .. Dalam perusahaan …………………….………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. dengan alamat …………………….. Tidak sedang menjalani sanksi pidana.000.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c.

Dan apabila pernyataan ini tidak benar.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6.……………………………….1.58 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ………………………. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Hari……………....menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.000.

Hari …………… tanggal ………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Ciptanusa Buana Sentosa . Dan apabila pernyataan ini tidak benar.59 PT.……………………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. dengan alamat ……………………………………. dalam perusahaan …………………………………………. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1..000. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .

....*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………....... dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1..... Kami setuju bahwa : a... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir...... Lampiran : …………………….....*) b.. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran..... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………. tanggal…………......1. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………... 3. peninjauan lapangan...60 PT. klarifikasi dan negoisasi.…………........ b.... Kami menjamin : a...... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………. Pejabat Pembuat Komitmen..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami... 1 . dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran..…………. rapat penjelasan.) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2. kami tidak akan meminta penggantian lapangan.. c... Kepada Yth..... klarifikasi dan negoisasi.200….... …. s/d . Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor ...........…*) di ……………………….......... Ciptanusa Buana Sentosa ..... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.. Prihal ………………………….

............... tanda tangan..... materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran... Ciptanusa Buana Sentosa .61 PT......... Nama Perusahaan (.... Penawaran ini berlaku selama .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...............(....1........) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa.....Bertanggal........ 6000........... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ...

..... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........1....................................... No.... Ciptanusa Buana Sentosa ... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ........62 PT.............

4. Nama Proyek b. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. 7.1. 9. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. 3. Uraian Tugas : …………………………………… f.. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Posisi Penugasan : …………………………………… h. 10. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.63 . Nama Perusahaan : …………………………………… e. 5. 8. 2.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . dsbnya) PT. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Nama Proyek : …………………………………… b. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. dsbnya) : …………………………………… d. 6. Lokasi Proyek c. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek.

. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.. dsbnya ) dst...... Uraian Tugas : …………………………………… f.......…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab........... Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….......... 1 ..... Nama Perusahaan : …………………………………… e. Posisi Penugasan : …………………………………… h. …………………………200…........... ………... PERSYARATAN ADMINISTRASI d......1.. ) Nama jelas (.. (cap perusahaan dan tanda tangan) (.. 11....... Ciptanusa Buana Sentosa ........... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.64 PT.…………(Tetap/Tidak Tetap) i....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan..... Status kepegawain pada perusahan ini : …............. ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi....

........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...dengan posisi sebagai tenaga ahli .........65 PT...............sampai dengan bulan........................... …………………………200…................................................... Untuk perusahaan .................. ) Nama jelas (................................................... ( nama tenaga ahli ) ................. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan................................................................................................................................ Telp / Hp Email : : : : ... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab......... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ..................................................tahun .1........................... ………....................................................... 6........................................................................... ............. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No........sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan.... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp................................000 (................................ ) Nama jelas 1 ......... tahun ........................................... Ciptanusa Buana Sentosa .............................. ............................................

..... Kepada Yth...66 PT....................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............Perihal diatas............................................. tanda tangan......Bertanggal.. PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ..........................) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa...............) sudah termasuk PPN 10%...........(................... : ............ dengan rincian terlampir..*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :.......................... ………200…................*) di ... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ........................................ 6000.............………......... Ciptanusa Buana Sentosa ...............................tanggal.......... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .....1. Pejabat Pembuat Komitmen .... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp............................. Nomor Lampiran : .. materai Rp. Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab..................... Nama Perusahaan (.....

akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).67 PT. 2.1. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. tidak pailit. disebutkan secara jelas no. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa.

Nomor Akta : b. tahun : 6. bulanan. Umum 1. Status Perusahaan 3. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Nama Notaris : 2. Tanggal : 4. tahun : 5. Tanggal. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Nomor : b. bulanan. Tanggal. Nomor Akta : b. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Ijin Usaha dan Sertifikasi No.1. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Nama Perusahaan 2. Telepon No. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI A. bulanan. Nomor Akta : b. Alamat No. Akte Pendirian Perusahaan a. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanggal : c. Fax. DATA ADMINISTRASI 1. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1.68 PT. Akte Perubahan Terakhir a. Nomor : b. Perusahaan PMA/PMDN a. Nomor Surat Ijin : b. Tanggal : 3. Tanggal.

PENGURUS PERUSAHAAN 1. Nama No. KTP * Alamat Prosentase 2. Pajak-pajak 1. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No.1. ** ** Nama No. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D.69 PT. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Komisaris (untuk PT) No. Ciptanusa Buana Sentosa . Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . DATA KEUANGAN 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. Susunan Kepemilikan Saham No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3. 2.

Peralatan dan Mesin : . JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Rp. Rp. Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Rp.( d+e ) Rp.Inventaris : .1. Rp.Piutang *) . Ciptanusa Buana Sentosa .Bank . Rp. Rp. Rp. 6. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Utang Jangka Pendek .Utang Pajak : .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . VI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp.Kas . AKTIVA NO. IV. III.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Aktiva Tetap .Utang Dagang : . Rp.70 PT. PASIVA I.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. Jumlah (a) II.Persedian Barang . Rp. Aktiva Lancar . Rp. Rp.

PERSYARATAN ADMINISTRASI E. ………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila di kemudian hari.71 PT. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. 6.1. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa .000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

DATA PERSONALIA 1.72 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 ………….1. PERSYARATAN ADMINISTRASI F. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

73 PT.1. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI G.

/ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .1.74 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI I.

………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….75 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.

kami peminjam. 5..76 PT. atau 4. 2.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya.. 3. cap dan materai (Penjamin) 1 . dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. atau b. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”).. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan.. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang……………….2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. OIeh karena……. Menandatangani Kontrak. 6. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sebagai itikad baik Jaminan ini... Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran.. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.(Uraian singkat Pekerjaan).. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4... Ciptanusa Buana Sentosa ... BANK Tandatangan.. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. 7.

dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI.77 PT. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. PT/CV. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. *) ………………….. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp.1...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. ………………. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. ……………. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 4. 3.78 PT. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 5.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.

2. 2. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1.I. serta berpengalaman. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R.1. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan.1. 2. BARANG CONTOH (SAMPLE) . dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. mingguan. Ciptanusa Buana Sentosa .1. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. Kontraktor. 2-1 PT. 2.1. SYARAT-SYARAT UMUM 2. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.3.1. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.

maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama.5.1. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. . misalnya : .Pengujian mutu beton .Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).4. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas.Pengujian kebocoran .Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. 2-2 PT.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . 2. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.1. 2.

1. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2. 2-3 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1.7.

Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya.Gelaisi . 4. Warna. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Roman atau setara. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. Tile Adhesive yang digunakan ex.10. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. 2. AM.Summit atau setara. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).10. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik.10. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. Lemkra atau setara 3. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap.45 PT.

Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. residu. 5.46 PT. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Kelebihan air semen. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. aduk terisi padat serta siku dan waterpass.10. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. ● Bidang ubin harus rata. 2 . ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin.3. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. 2. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi.

Bahan-bahan ƒ Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.3 ƒ Portland Cement .47 PT. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ƒ Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. .Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal ƒ Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.2.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. 4. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. . Lionmesh atau setara.

4. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton.2.10. Lingkup Pekerjaan . lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.000 impuls/menit. tenaga.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.48 PT. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. . ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). Ciptanusa Buana Sentosa .5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. 2 . 2.

● Screed harus dibasahi selama 7 hari.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. Ciptanusa Buana Sentosa . SI-81 dan ASTM . ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. . atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. NI-8 dan PUBI 1982 3. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. Bahan-bahan .Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. ● Sebelum lantai screed dilakukan. 2 . selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. SII-0013-81.49 PT. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain.

Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. perletakan dan penampilan. Ciptanusa Buana Sentosa . 1. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.50 PT. 4. 2 . Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. Import.5. membersihkan lantai batu granite. atas persetujuan perancang. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. AM. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan.10. ukuran dan pola sesuai gambar. Lemkra atau setara 2. Perekat yang digunakan ex. Tebal.

LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. ● Finishing melamin ex. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.11.11.51 PT. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut.3. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur.1. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. kayu). ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. 2. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. impra atau setara. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.11. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. 2. PEKERJAAN RAILING 2. Ciptanusa Buana Sentosa . pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana.11. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus.2. yang dibentuk sesuai gambar rencana. 2 .

Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. digunakan Liquid Waterproofing ex.12. ASTME. mencakup seluruh bagian pelat atap. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. TAPP I 803 dan 407. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent.3.1. 2.12. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. ASTM 828. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.52 PT.12. baik mengenai komposisi. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. menggunakan ex. 2. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Ground Reservoir. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. BAHAN 1. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan a. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. seperti pada toilet. 2. dak teras. b. c.Sika atau setara. dan Liquid Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3.12. Sika atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam.2. 2 .

Ciptanusa Buana Sentosa . lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.53 PT. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. 2. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. ● Peil dan ukuran harus sesuai. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. tertutup tidak lembab.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya.12. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. pecah dan cacat lainnya. baik sebelum atau selama pelaksanaan. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor.5.12. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. 2 .4. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. kering dan bersih. Tempat penyimpanan harus cukup.

Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu.54 PT. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. spesifikasi dan lainnya.50 mm lengkap dengan primer. tebal 1. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. 3. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. ● Waterproofing untuk atap. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. 2. tebal 1.50 mm lengkap dengan primer.

tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. 5.55 PT. terhadap kemungkinan pergeseran. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. baik teknis maupun administratif. warna.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. pecah dan cacat lainnya. ● Keputusan bahan jenis. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. Pemborong dan Tanggung jawabnya. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. 2 . brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. 7. kecuali bahan disediakan oleh proyek. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor.

2 .56 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.

KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.1. PEKERJAAN KHUSUS 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.13.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.13. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.57 PT.

13V7N untuk Dapur/Pantry T. Janitor. 23. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . 30.AR. tempat wudhu. M/E Room T.26. . 2. Ciptanusa Buana Sentosa .58 PT.13. Tempat Sampah. 1BN : Setiap WC.2.13 untuk tanaman : Ex. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. M/E Room.BQ.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. seluruh toilet. dapur.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. Lingkup Pekerjaan .13N untuk Tempat Wudhu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

halus. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. 3. Finishing Al. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • • • 2 . Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa .62 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara.

Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara.14. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● ● ● ● 4.14. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. maka Pemborong harus segera 2 . Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Setelah permukaan tanah cukup rata. ditaburi pasir halus dan diratakan. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata.65 PT. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Ciptanusa Buana Sentosa . Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. Kemudian baru disusun paving block. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm.

2 . Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.

1. pipa bulat. 2. pipa kotak. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . anti susut. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.66 PT. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . PEKERJAAN LOGAM 2. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . sesuai standar SII. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Bahan-bahan Pelat. brachets.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. tidak bergas. anti korosi.15. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.15. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Black Steel (Interior) – cat duco 4.

Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. 2 . Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. harus rata dan rapat 5. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dibatasi seminimal mungkin. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .67 PT.

sirtu. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. Kunci e. Ciptanusa Buana Sentosa . Profil dan ukuran c. b. Cisangkan 2 . BAHAN -BAHAN 3. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. 2.2. PERKERASAN JALAN. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. serta pemadatan tanah urug. Tebal d. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. PROSEDUR UMUM 2. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.1 Contoh bahan dan Data Teknis.3.68 PT. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. split.1.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. 2. Produksi setara dgn 4.16.3. pasir. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. 2.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Material b. 3. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c.

d. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b.69 PT.1. Sebelum mulai pekerjaan . Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. yaitu : a. tanggul a. b.2 . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. Bingkai (Kansteen).3 . pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. d.1.1 . b.4 Contoh bahan a. 2 . Lapisan Dasar Jalan a. 4. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block.5 ton b. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. c. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. 4. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Ciptanusa Buana Sentosa .1. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. c. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.1.

4. bentuk pola. 2 . Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. start pemasangan. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Sambil disapu. d.2 . Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan.70 PT. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. e.2.1. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. 5. Cara Pemasangan a.5 m2 dengan sentrifugal 1. Pasir a. 4. f.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. c. b.PEMASANGAN 4. SYARAT PEMELIHARAAN a.6 – 2 ton) g. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b.3 – 0.2. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase.

harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. pekerjaan penanaman 4.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. 2. sisa akar tanaman dan tanaman liar. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. puing bangunan. bahan bahan. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. PROSEDUR UMUM 2. harus bersih dari kotoran.71 PT.3 Semua bahan sebelum dipasang. PEKERJAAN LANSEKAP 1. Kemudian tanah digemburkan b. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. Ciptanusa Buana Sentosa .17. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. 2 . arsitek M&E dan lainnya.2 Sebelum memulai pekerjaan. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Uraian macam pekerjaan: 1. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. peraturan pemakaian bahan yang berlaku.

kerikil. Pembentukan tanah. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. c.3. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. 3. Pekerjaan Persiapan . Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. melihat bentuk / form dari tanaman. 3. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . d.72 PT. tanaman harus bebas dari penyakit. leveling tanah mengikuti gambar rencana.2 PEKERJAAN TANAH a.1.

Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. Pelaksanaan Penanaman Pohon .Steger tanaman . Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. Periksa PH tanah. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). Pekerjaan Persiapan . dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Setelah pekerjaan penanaman selesai.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon. ember.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.5 – 8. PH yang baik adalah sekitar 4.3.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.Penyediaan bibit b. . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.2.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.73 PT.Penyediaan pupuk . 3.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . .Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c.5. 2 . alat penggembur tanah .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya. . Ciptanusa Buana Sentosa .

74 PT. puing dan rumput liar . Ciptanusa Buana Sentosa .Setelah selesai penanaman.Areal bebas dari sampah. b.Untuk meratakan permukaan. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Seluruh areal yang akan ditanami rumput. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi.Jarak tanaman sesuai gambar . Kedua bahan dicampur merata.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. c.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. Petunjuk Penanaman . . Cara Penanaman Rumput .lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.3. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. Pengolahan Tanah . . cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.Dalam proses pertumbuhan rumput. .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Secara umum.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. . 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .3. 3. Pelaksanaan Penanaman .

PEMELIHARAAN 4. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .75 PT.4. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. 4.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Meliputi penyediaan tenaga.Penyiraman dilakukan dengan air bersih.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. .Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman. dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .1 LINGKUP PEKERJAAN . BAHAN DAN MATERIAL . . Ciptanusa Buana Sentosa .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. . .Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.3.2.Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan. PENYIRAMAN .

b. menyuburkan daun . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.K.Terdiri dari kotoran ayam.Pemangkasan dilakukan setiap bulan .Untuk rumput. .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. Pupuk yang mengandung unsur P.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .5. Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).6. hindari jangan sampai merusak akar . 4. misal Urea ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. kambing. 4.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . Pupuk yang mengandung unsur N.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.76 PT.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a.7.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. Ciptanusa Buana Sentosa .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. dengan cara ditabur sesuai dosis . kemudian disiram dengan air secukupnya. Pupuk Kandang . PEMANGKASAN . PENYIANGAN . c. .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman .Digunakan pada rumput.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . PEMUPUKAN .

3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. 1973. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. 7 Th.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : ƒ ƒ ƒ Setelah parit pondasi selesai digali. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). 3. Drilling Master. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. Hand Sprayer.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. 3. 2. Basileum dll. sesuai dengan PP No.000. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI.18. Power injector. 3. antara lain adalah : Primise 200 SL.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. 6. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. 2 . 3. Sarung tangan.77 PT. 3. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. 4. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. Safety shoes.. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.

Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Cara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. B. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sistem pemasangan. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. 3. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. ● Jarak rangka. type-type assesoris. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana.2 mm. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. bahan-bahan. sistem pemasangan. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. • 2. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. 3 -78 PT. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. 2. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas.

3 -79 PT. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan.

2. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. NI. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. pasir. lubang. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. 2-8 2-8 PT. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja.2/3/8/10 b. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.I 1971 c. bahan-bahan. ASTM 3. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.B. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. STANDAR/RUJUKAN a. P.3. Penyediaan cerucuk (sparing). PEKERJAAN PASANGAN 2.3. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. Contoh batu kali. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. sebelum dikirimkan kelokasi proyek.

2-9 2-9 - PT. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. b. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. membongkar. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. tidak pecah. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Ciptanusa Buana Sentosa . kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. Tempat Penyimpanan d.

2 . Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. l. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. i. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. k. g. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan.10 2 . Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. f. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan.10 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. h. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja.

4. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Pasir paduan.11 PT. 2 .11 2 . bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pasir alam. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Portland Cement.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. a. • • c. Merk yang dipilih harus dari satu produk. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila terjadi kerusakan. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. b. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. Produk semen Gresik atau setaraf. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan.

Pasir yang digunakan harus halus. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Ciptanusa Buana Sentosa .12 PT. Pekerjaan timbunan. e. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. 16 adalah 20% atau kurang. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. Apabila dipandang perlu. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. asam. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. 2 . maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. 8 dapat naik sampai 20%.12 2 . Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. d. bersih dari timbunan tanah liat. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan.

1. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.1. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus.4. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.1.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . 2. tanpa cacat atau mengandung kotoran. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata.4. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.4.2. sesuai dengan PBI 1971. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton.4.1. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. bebas dari bahan lain. dalam 2. PEKERJAAN DINDING 2. bersih.3.1. diatas permukaan yang keras. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.4. Ciptanusa Buana Sentosa .

tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. 2 . tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. Ciptanusa Buana Sentosa . minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. − Permukaan rata. dsb. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. 1984. R.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. Janitor. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. toilet. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. dsb.80 m diatas permukaan lantai finish. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. 2. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam).V.14 PT. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. ● Untuk dinding tembok toilet. jika tidak ada ketentuan lain. − Pembakaran matang − Warna merah merata. WC. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. Wudhu.Sesuai dengan pasal 81 dari A. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). 3.

selama waktu-waktu hujan lebat. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Ciptanusa Buana Sentosa . plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. 8. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 5. 6. karat dan debu bangunan. 9. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. 7.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 2 .5 cm.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari.5 cm dan dalam 0. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom.15 PT. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 4. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis.

1.2. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior. Jenis P. Bahan ● ● Portland semen. Ciptanusa Buana Sentosa .1. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior.2. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.2.1. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . kolom. ● • ● ● ● 2 . kecuali disebut lain dalam gambar. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. dan ex.16 PT. Cat tembok yang digunakan ex.2 (plesteran trasraam). PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. 2. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.4. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.4. bidang-bidang pasangan bata. Jenis P.

untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. lainnya. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering.17 PT. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. yang menjadi kotor dalam 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. ● Untuk 4.harus dibersihkan. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. tidak boleh ada retak. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku.

Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. ● Khusus untuk pemakaian / setara. lalu dikeringkan. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. 2 .2. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. 2. Ceramic tile yang digunakan ex.2. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi.Gelaisi Summit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. b.4.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. Roman atau setara. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. atau setara. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. Proses Pengecatan Pada Plesteran a.18 PT.

siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. d. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Bidang ubin harus rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Kelebihan air semen. c. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. Lemkra atau setara. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).19 PT. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. residu. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. AM. 2 . Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap.

Ciptanusa Buana Sentosa . Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. • D. diprofil atau disesuaikan dengan desain. C. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry.3. dan pola sesuai dengan gambar rencana. jenis batu. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. gloss. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. lokal dengan kualitas baik. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli.20 ● ● PT. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. Coating anti lumut ex. Lemkra atau setara. Ukuran.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. 2 . AM.2. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. B. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bening. Setelah dinding rata. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex.

2 . atas persetujuan perancang. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. AM.21 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 1. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 2. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.warna. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. perletakan dan penampilan. jenis batu. 4. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka.4. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.4.2. Lemkra atau setara. dan pola sesuai dengan gambar rencana. 2. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.

5. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. material.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 .5. penyimpanan. kape. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.1. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. dan peralatan. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. pengiriman.2. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. • Bagian yang terkait : .22 PT.5.Pasal Pekerjaan Keramik . serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. pemasangan) untuk pekerja. material cat dan melamic dan sebagainya.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .5. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan.Pasal Pekerjaan Plesteran . KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. Ciptanusa Buana Sentosa .

Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. penguat-penguat yang dipakai. pintu. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. hubungan dengan dinding.5. ceiling. plat beton lantai. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan.23 PT. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan.4. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . material. 2. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan.5. - 2.

2. PEMASANGAN 1.1. lurus dan waterpass. harus terpasang dengan baik.5.6.7. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. kusen maupun alat-alat 2 . 2. terlindung. Setelah terpasang. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. f. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. 4. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja.8. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. Ciptanusa Buana Sentosa .5. rapih.2.5. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .7. tepat dan teliti.5. dan ventilasi secukupnya. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. kekokohan. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. e.sehingga tidak merusak daun pintu.7. tebal = 16 mm 2.5.24 PT. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. 2. bidang permukaan rangka partisi harus rata. 5. Penggunaan rangka. b. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. kebenaran sistem. 3. termasuk pada bagian atasnya (frame head). d. BAHAN PARTISI a. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. BAHAN 2.

25 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. 2 . 7. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. saklar. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. 9.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. 8. 6. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Stop kontak.

Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. PEKERJAAN KAYU 2.26 PT.2. susut pinggir-pinggirnya. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. Jenis Kayu .6. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. BAHAN A. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. celah.6.6. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. .Tidak ada getah. Kualitas . . Kelembaban (Moisture Contents) . mata kayu yang lepas atau mati. Ciptanusa Buana Sentosa . B. C.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2 .1. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. . LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).

harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. maka kayu ini dapat diterima.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). C.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. 2 . Kayu kasar diketam. . mulus dan keras yang dapat diterima. .Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). . Ukuran dan Toleransi . penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. B.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan.6. . PEKERJAAN KAYU A. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan.27 PT. Permukaan Luar . hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. dibor. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Susut (Mengkerut) Persiapan.3.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. atau jika tidak.

Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. . untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. menyetel (memasang). Ciptanusa Buana Sentosa . memahat. . paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. E.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. Pembuatan .Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. membuat lidah-lidah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D.28 PT. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. 2 . lubang pasak. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. skrup-skrup. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak.

Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.29 PT.4 mm.yang ditentukan.7.3. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya.7. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap.1. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. 2.7.7. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. 2 .2. ex lokal kelas AW atau setara. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. - - 2. lisplank dan talang. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa.

Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. 2.30 PT. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. b. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Ciptanusa Buana Sentosa . maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. Grace (type 3000) atau setara. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. d. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. 2 . c. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2. bahan-bahan.7. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain.31 PT. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Bahan. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. 2 . Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.4. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. d.

Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. 2. ● ● ● ● ● ● 3. UMUM 1. PEKERJAAN KUSEN. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. KACA. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. DAUN PINTU. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. Ciptanusa Buana Sentosa .1. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. pemasangan sampai diserahkan. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya.8. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. untuk mendapatkan kepastian. pengangkuran. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan.8. 2 . SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2.32 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. JENDELA.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

3. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. minyak. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. atau menggunakan sikat saja. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Pengelasan besi oleh ahlinya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. pintu dan teralis besi dicat duco. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. 2. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. sehingga kilapnya akan lebih baik. Pengecatan Besi ● Kusen. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu.

Asahimas. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. handle. atau yang setara. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. .4. jendela dan daun pintu dari alumunium. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.8. ● Kaca ex. Bahan ● Kusen. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. kunci. 2 . ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1.37 PT. ● Perlengkapan seperti engsel.Kunci. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. 2. 3. 2. Pengerjaan ● Pintu-pintu.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat .

Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.38 PT. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak boleh kering atau sudah mengeras. kalau belum selesai sama sekali. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. . Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. atau kelihatan ada cacat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. dikaleng. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . dinding dan langit-langit telah selesai. - 6. 2 . - 7. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar.

semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .5. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Ciptanusa Buana Sentosa . diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang.39 PT. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. noda atau percikan las.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. dengan kelonggaran sedikit. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. - 2. 2. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. Sebelum pemasangan kaca. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus.8. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. plesteran.

Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. 3.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Angker Baja 1. atau yang setara.6 mm .3 mm .00 mm sebagai frame . dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.Plat Baja 1. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .2. Ciptanusa Buana Sentosa . handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.Plat Baja 3.Flashing dari plat baja 0. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: .9 mm . Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. Lion Metal.40 PT. flush bolt.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.0 mm sebagai frame . ● ● ● ● 2 .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

2 . ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. diampelas sehingga rata dan halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal.44 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .

Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar.2. - - - 2. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. 2-4 PT.2. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. diikat sekeliling batangnya. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. atau seperti yang tertera dalam gambar. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa - . Sebelum memulai penggalian. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1.2. dalamnya. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. menebang. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya.2. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

2-5 PT. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. dengan jalan memompa. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. tapi harus segera setelah galian disetujui. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. 6. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 5. memulai tahap pembangunan berikutnya. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. banjir. 2. mata air atau lain-lain sebab. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. menimba. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. dari parit. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. 3. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. 4. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Ciptanusa Buana Sentosa . Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan.

Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. - 3. Dalam hal pengurugan. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Daerah tapak bangunan. 2. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. - - 2-6 PT. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. Kayu-kayu. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton.3. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % .

kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. - 2-7 PT. septic-tank. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. 5. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful