P. 1
metodologi pekerjaan arsitektur dan sipil

metodologi pekerjaan arsitektur dan sipil

|Views: 114|Likes:
Published by busylittlebee
kelengkapan lelang bangunan gedung: termasuk metoda pelaksanaan pekerjaan dan spesifikasi
kelengkapan lelang bangunan gedung: termasuk metoda pelaksanaan pekerjaan dan spesifikasi

More info:

Published by: busylittlebee on Jun 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2013

pdf

text

original

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

9. 13. penawaran dinyatakan gugur. 6. 14. Penyedia Barang/Jasa. Pelelangan Umum. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . 5. Surat Jaminan. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. 10. Pascakualifikasi. 12. 8. Bukti Otentik. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Metoda Satu Sampul. 11. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Panitia / Panitia Pengadaan. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. teknis. Pejabat Pembuat Komitmen. Ciptanusa Buana Sentosa . adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk.1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Sistem Gugur. Peserta Lelang. 7. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. 4. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. Sistem Nilai (Scoring System). adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. 3. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. 2.

Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. korupsi. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1. 16. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. Fakta Integritas. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi.1. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. Surat Kuasa Direktur/Direksi. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.

4 1. 3.5 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. 3. Ciptanusa Buana Sentosa .2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.2 1. 3. dalam menyiapkan penawaran mereka. UMUM 1. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan .3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum.1.6 1. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.3 1. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.1 Nama Paket 1.9 2. : 2.

2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. wib.1. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien..membawa SBU Asli. Efektif.4 2.SIUJK Asli.s/d … 2010 Jam : …. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. tidak akan dilayani. kecuali hari Jum’at hingga jam …. 3. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum... JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan.6 2. tidak akan dilayani. .-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).. Akte Pendirian Perusahaan.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Hari : Hari kerja Tanggal : ... Sertifikat ISO 9001:2000.. Merdeka Selatan .000.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. Merdeka Selatan . 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. s/d …. kecuali hari Jum’at hingga jam ….3 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Terbuka dan Bersaing. 6.. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. dengan rincian sebagai berikut: 3. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.2 2. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. 2010 Jam : …. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. s/d .5 2.s/d….Diluar hari dan jam yang ditetapkan.1 Pendaftaran Pelelangan. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. 1-4 PT.Jakarta Pusat Catatan : .Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.

1..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .... Merdeka Selatan .3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .Jakarta Pusat Catatan : . 2010 Jam : . WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.... 3. s/d . Ciptanusa Buana Sentosa .. RAPAT PENJELASAN UMUM 4.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Jakarta Pusat 4..... 2010 Jam : ... 2010 Jam : .1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini....2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4. 2010 Jam : ... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas...... 2010 Jam : .. 4.Jakarta Pusat Catatan : . Merdeka Selatan ..4 Dalam Rapat Penjelasan Umum..5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : . s/d ... Merdeka Selatan ...5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : .. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3.... 1-5 PT.3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan. 4...diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.

11. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. 3. dan laporan bulanan PPN. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. 12.1. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 10. 13. Tidak dalam pengawasan pengadilan. modal. Tidak masuk dalam daftar hitam. 9. 7. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. Pengalaman. sewaktu-waktu dibutuhkan. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Memiliki sumber daya manusia. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 2.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tidak pailit. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 5. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 4. Memiliki keahlian. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. 6. 8.

1-7 PT. 3. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.1. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. 4.

PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.1 3.4 4.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. 3.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan.1. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.1 Surat Penawaran. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. 2. 2. 2. 2. Bea-bea.3 3. 2. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. HARGA PENAWARAN 3.

5 6.2 6. 7. 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.4 6.7 6. BENTUK PENAWARAN 6.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.1. 7. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. 1-9 PT.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. 7. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. 6. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. Ciptanusa Buana Sentosa . Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.3 6.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. maka asli yang berlaku. 6. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7. 7. harus distempel dengan Materai Rp. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini.000. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. Penawaran yang dimaksud pada butir 6.

10 PT. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. tanggal.-). 6. berukuran F4 (folio). 7. Ciptanusa Buana Sentosa . bulan.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 .1. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.000. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. 8. hari.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. tahun. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. b). dan cap perusahaan. 8. bulan.8 Tidak bertanggal. yaitu: a).11 Terdapat coretan.2. c).3. 7.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. 8. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. baik dengan angka maupun dengan huruf.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. 7. tahun dan jam pemasukan). Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.

Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . disesuaikan kode kotak penawaran......3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.1 Setelah butir 8.. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9..4... dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.......11 PT. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9... 1 .. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI .2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos.. Ciptanusa Buana Sentosa . (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth. 9. Gambar 1.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.1. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar). PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl. 9..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

15 PT. 2. serta dinyatakan gugur. Ciptanusa Buana Sentosa . maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Pasal 13 1. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. dengan membuat berita acara. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. 2. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. 3. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Pasal 11 1. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. 2. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. 4. 3.

10. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 6. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. 12.1. 7. 4. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 11. 14. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 2. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 13. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. 8. Sebelum penawaran dibuka.16 PT. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 1 . dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. 9. 3. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi.

sampai keputusan pemenang diumumkan. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasal 21 1. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Pasal 20 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. sesuai ketentuan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2 1 . serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. 3.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. 2. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume.1. 1. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran.17 PT.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. 3.

Pasal 23 1. sampai keputusan pemenang diumumkan. 2. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. kemampuan keuangan.18 PT. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. dan Teknis memakai sistem nilai. 2. 3. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.1. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Ciptanusa Buana Sentosa . pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. 4.

Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. maka : (Neraca Keuangan) untuk ¾ SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum ¾ 0. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.2. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. 2. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Ciptanusa Buana Sentosa . a. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. 1 .1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.3. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: ¾ Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.19 PT. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.5.1 X b.1. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.1. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. Penilaian . KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur.5 X diberikan nilai 0 2.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum ¾ SKK < 0. Bila DB ≥ 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bila DB < 0.2 N 2.1.

minimal 1 buah ¾ Fibrator pengecoran.2 m3. Pengalaman Pekerjaan ≥ X.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X.20 PT. 4. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. 3. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. c. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . minimal 1 buah ¾ Genset kapasitas 50 Kva.5 X mendapat nilai 0) 3. b. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. minimal 1 buah ¾ Pompa Air.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: ¾ Milik sendiri dengan bukti. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2. minimal 1 buah ¾ Ordinary Truck/ Pick Up. 0. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengaalaman Pekerjaan (0. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. c.1. minimal 1 buah ¾ Winget kapasitas 1. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum ¾ Milik sendiri. minimal 2 buah ¾ Stamper. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa beli dengan bukti. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. b. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : ¾ Tower Crane. dan alamat Gudang peralatan. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum ¾ Sewa jangka panjang dengan bukti.3. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. Sebagai kontraktor utama. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum.

minimal 1 orang c.1. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. 1 . hanya disertai bukti otentik ijazah.21 PT. ¾ Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. minimal 1 orang d. ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. minimal 6 orang e. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . 4. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Personil yang harus dimiliki adalah : a. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : ¾ Memiliki tenaga S-1 Teknik. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. ¾ Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. ¾ Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun.3. minimal 1 orang f. minimal 1 orang b. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian.

kualifikasi. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . 7.1. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. 4. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. evaluasi. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. 3. Untuk menunjang pemeriksaan. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). ayat 3. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. ayat 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.22 PT. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. dan kepada perusahaan tersebut. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. 5. 6. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1.

Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Klarifikasi/verikasi. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS.1 Menyetujui usulan panitia 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini.23 PT. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Berdasarkan hasil Evaluasi. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. 2. 4. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). atau 1 . Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Pasal 31 1. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. 2. 2.

4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. 3. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Ciptanusa Buana Sentosa .1. 6. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ).3. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya.4. 2.24 PT. 1 . Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. 2. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 3. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. 5. Dalam hal usulan panitia disetujui. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.1. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1. atau 1 .4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. 3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). atau 1.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa.25 PT. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Pasal 36 1. 3. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. 4. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini.

2.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.1 dan/atau 1.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).2.6 dan 1.4 dan atau 1. 1 .6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). Ciptanusa Buana Sentosa .3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.7 pada pasal ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. atau 1.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.1. 2. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. atau 1.3.4.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua).5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar.5. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2. teknis.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. 2. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN.4.2. maka : 2.5.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. 2. atau 1.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. 2. 2. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. atau 1. teknis dan harga).3.26 PT.dan 3 terbukti benar. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. dan biaya).5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.4.2 dan/atau 1. 2.3 dan atau 1. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. 2. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.

apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa... Jakarta. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa..... ………….. PT... Pasal 38 1.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu).. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara... Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua..27 .... 2..5..... Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1. .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung...... Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu.

yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman..Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ... Pasal 4 ayat 1 3..1... Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1... hari kalender... 2...3 16. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing....... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No. Ciptanusa Buana Sentosa ..... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2. Pasal 25 Ayat 4.. pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja. wib s/d selesai Tempat : ...1 Bab I Pasal 4 4... 2010 Tanggal : . ….... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan..5..2 1 ...28 PT.... 6.1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah......1 6.. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl..

2 31.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. 2010 Jam : ….. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3..1 10.... cukup jelas. Ciptanusa Buana Sentosa . Jam . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. wib. 21. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari ………….1 Pembukaan Penawaran. 2010.Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.29 PT. Pasal 29 ayat 1.tanggal ……. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.. 9..1.. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .. . 2010..

. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : .... 1 ... 4..... 3. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan ... dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan.. Analisa Harga Satuan.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 8.. Jadwal Waktu Pelaksanaan... komposisi dan jumlah peralatan 9..... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.... keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. Penawaran ini berlaku selama …. 5. peralatan. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ……………….. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Sesuai dengan persyaratan yang diminta.. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.... Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29.. …………………. Surat jaminan penawaran... sebesar Rp... Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan..(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). ….... 7...1. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.. kapasitas. (diisi sesuai nama paket pekerjaan).. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 2. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima..... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.… (…………………) hari kalender. Jenis.... 6. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.30 PT. bersama ini kami lampirkan : 1. (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... Ciptanusa Buana Sentosa .... Daftar Kuantitas dan Harga. dengan jangka waktu pelaksanaan . tenaga kerja.

1. 6. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanda tangan.31 PT.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . cap. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. materai Rp.

: Direktur Utama CV/PT …………. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………... BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini.. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. …………………. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( ………………………….32 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI B. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal ………….1..) 1 . ……………….(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Nama Jabatan : ………………….. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). cap.

namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. bulan adalah bulan kalender. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Nama. c. a. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. DEFINISI 1. Hari adalah hari kalender. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. b. g.1. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. 1 . d. Ciptanusa Buana Sentosa . 3) Surat Penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. KETENTUAN UMUM 1. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. 7) Spesifikasi Teknis. f. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. e.33 PT. 8) Gambar-gambar. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak.

Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. 3. b. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase.1. l. Daftar Kuantitas dan Harga. Spesifikasi Teknis. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. e. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Surat Penawaran. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. j. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. m. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. ASAL JASA 3. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI h.1. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). i. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). h.34 PT. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. i. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Gambar-gambar. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. g.1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. j. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. k. d. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.2. n. f. 2. PENERAPAN 2. Surat Perjanjian. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. c.

3. hak cipta dan merek. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.1. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7.35 PT. 6. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2.1. 5. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. HAK CIPTA DAN MEREK 5. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.1. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . 6.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. JAMINAN 6. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa.2. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. HAK PATEN. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. 7. 4.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. 6.

dengan Berita Acara Pemeriksaan. 3). Pembayaran Termijn ke-4. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9.2. sebesar 95% dari nilai kontrak.1. 1 . apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). 2). Cara Pembayaran a.2. 3). b. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. PEMBAYARAN 8. 4). sebesar 65% dari nilai kontrak. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. Pembayaran Termijn ke-2. Pembayaran Termijn ke-3. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. 5). dan pajak. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.3.1. 9.36 PT. sebesar 25% dari nilai kontrak. 2). pembayaran retensi sebesar 5%. 6). Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. 8. HARGA DAN SUMBER DANA 9. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . 9.1. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Pembayaran Termijn ke-1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan.2. dengan Berita Acara Pemeriksaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. Ganti rugi 1).

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. ditindaklanjuti 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. 12.2.1. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.37 PT. 11.2. 14. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . DELEGASI 12. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan.1.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.2. 13.1. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 11.1. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13.3. c. 14. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. 13. 14. b. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.

4. 14. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.6. 15. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan.1. jika dinilai wajar. 15. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .3. 15.2. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.2. 16. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Apabila diperlukan mata pembayaran baru.5.7. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. 16.2.1.38 PT. 1 . Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. 15. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. 15. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. 15. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .4. 16. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.1. 15. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.

tuntutan lainnya. b.1. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. g. f. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut.1.39 PT. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan.2. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . c. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. i. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. 18.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. b. c. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. b. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. c. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a.1. 17. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). d. Memberikan instruksi sesuai Jadwal.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. b. c. Mengenakan denda keterlambatan. AMANDEMEN KONTRAK 17. d. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Menangguhkan pembayaran. Melakukan perubahan kontrak. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. e. 18. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Membayar ganti rugi. h.

atau Keteledoran. f. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . peralatan. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. kecuali apabila : 1). c. 2). RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3.40 PT. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko kecelakaan. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. kematian. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. g. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. instalasi. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. 19. peralatan. 19. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. 19. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. e. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.2. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. b. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. sebagai akibat polusi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2). Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. peralatan.

d. 21. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. 21.3. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. 21. 20. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak.4. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. b. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. Laporan harian. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . berisi : a. 20. Ciptanusa Buana Sentosa . 20. instalasi. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. f.4.1. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20.5. Tugas. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . e.1.1. 21. Catatan lain yang dianggap perlu. 20. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . c. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. peralatan.2. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Untuk kelengkapan laporan. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.2. Jenis. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.41 PT. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu.6. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. CACAT MUTU 21.

Ciptanusa Buana Sentosa . Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 24.3. 21. 22.1. KONTRAK KRITIS 1 .2.2. PENGAWASAN 23. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. tentang kontrak kritis. 22. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.1.5. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan.4. 23. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 22.42 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 22. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan.5. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. 24.1. 25. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. maka Pasal 24. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 22.1 tidak diberlakukan.

maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). 4). Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. b.2. Kontrak dinyatakan kritis. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan.1. 3). 25. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pada setiap uji coba yang gagal. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. 3). Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 4). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. apabila : a. 2). 2). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. 5). Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM.43 PT. Penanganan kontrak kritis a. Kesepakatan tiga pihak 1). b. 6). Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). Dalam SCM direksi pekerjaan. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung.

maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.4. gunung meletus. Revolusi. Pekerjaan tambah. Pemogokan. Ciptanusa Buana Sentosa . d. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. 26. f. Kebakaran.2.1. c.3. Kerusuhan. e. gempa bumi.2. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Keadaan kahar. Yang digolongkan keadaan kahar. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5).4. adalah : a. yaitu untuk : a. dan angin topan. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. d. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. 27. g. 27. 27.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. e. Peperangan. b. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. Gangguan industri lainnya. tanah longsor. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. 1 . Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. 26. KEADAAN KAHAR 27. Bencana alam : banjir. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. badai. 27.44 PT. Perubahan desain.1. 26. b. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.3. 26. wabah penyakit.1. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. c.

PERINGATAN DINI 28. b.45 PT. Bila terjadi keadaan kahar.1. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan.5.7. 29. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. c. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. 28. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. Bila keadaan sudah pulih normal. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. 27. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut.2. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar.2. RAPAT PELAKSANAAN 1 .3. Ciptanusa Buana Sentosa . maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati.1. 28. 27. dengan ketentuan : a. Apabila harus diperpanjang. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. 28.6. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.

Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.5. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. Dalam hal kontrak dihentikan. yaitu : 1). Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. 31. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa.1. Direksi pekerjaan.2. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 29. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. 31. 3). 30. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 31.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.1. 30. 31. 31. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi.46 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . dalam hal ini : a. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.1. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak.2. 2). kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan.1.3.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. b. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. 1 . ITIKAD BAIK 30.5.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak.

atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.47 PT. di atas. g. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.7. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. 31. h. sampai g. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. c. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Kejadian dimaksud adalah : a. d. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kewajiban. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak.6. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12.7.a. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. sampai h. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.7. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. b.1. e.2. 31. Kejadian dimaksud adalah: a. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.. f. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a.c.2. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. b. Penyedia Barang/Jasa harus : a. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. b. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.6). Sebagai akibat keadaan kahar. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. c. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak.

mediasi.. 33. 33. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. Ciptanusa Buana Sentosa . memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. kawat. 36. Pengadilan.1. 33. 32. selain pembayaran tersebut di atas.2. telex.. atau melalui pos. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis.8. BAHASA DAN HUKUM 34. Semua bahan. yaitu dengan cara musyawarah. b.6.9. 35. konsiliasi atau abritase di Indonesia. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. pekerjaan sementara. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. peralatan.2. 1 .2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak.1. PERPAJAKAN 35. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a.1. Di luar pengadilan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.3. Korespondensi dapat dikirim langsung. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. 31.1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. 36.1. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 34. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. 35. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian.48 PT. KORESPONDENSI 36. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32.5. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. instalasi.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 37. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.5.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.1.4. 38. 38. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.1. 37. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.3. Setelah masa pemeliharaan berakhir. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia.4.1. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 37. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.6.49 PT. 38.3. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 1 . 38. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan.2. 36. 37.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 38. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. 38. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. DENDA DAN GANTI RUGI 37.4. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).

KETENTUAN KHUSUS 40.50 PT. 41. Ciptanusa Buana Sentosa . PERHITUNGAN AKHIR 39. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38.8. B. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 41. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan.2. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. 38. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak.1.1. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. 42. PENILAIAN PEKERJAAN 41.7. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.2. 39. kemampuan. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan.1. 40. PERSONIL 40.

2.1.1. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. 44. 43.1. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.1. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 42. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.2. 44. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak.51 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. INSTRUKSI 44. 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa .

....................... Ciptanusa Buana Sentosa .............................................. : ..............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... ..... ( ..... 1 .............. ( ) : .... Nomor Fax : . . PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A............ Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL.............................................................................. ) 6...1................... Alamat : ..................... KETENTUAN UMUM 1......... .............................................................. Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak..... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : .......................1...... JAMINAN 6.......... ................... . Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2................................... atau sebesar Rp................... ...........................................2................................ d................................................................................... ............................ Jabatan : ............................ b.................52 PT.......1............ Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ..............a.. atau sebesar Rp............1............... c...... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak. : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ................ Jabatan : ..................... ................. Nomor Telepon : ............................................................ PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ................................................ ..............) hari kalender : ...........................................(...... Nomor Fax : ......................................................... 3.... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak .......... ) PEMBAYARAN 8....... ...... a...... ....... DEFINISI 1............................... : ......1).................... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak............................... ( ....

4. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8.53 PT.. JADWAL PELAKSANAAN 22..1. 4. s/d .... Pembayaran terakhir adalah.. denda (bila ada). 6. s) hari kalender. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.. mulai tanggal 5... Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi ... 1 . 2)..1).... a. b.... berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.b. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.1.2. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. 37... Ciptanusa Buana Sentosa . Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... pembayaran retensi sebesar 5%. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa. dipotong uang muka secara proporsional.. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.1. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.3...

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .54 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1.

…………. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. tahun Anggaran 2010.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI .55 PT.1. 6. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .

...................... : ............... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar..................................................................................….......... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar....................................................................... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1.......... : ......................... : ................................ : ........................... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan............................ 6000..................................... .................... : ................. .....56 PT.................................. 2........................ ………………........ ……………… PT/CV........... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ................................... Ciptanusa Buana Sentosa ....................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..................................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab................ Materai Rp........................................................................ Direktur/Direktris 1 ..........1.......................................…………………………............

.57 PT. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Dalam perusahaan ……………………. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.000. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.1. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c.………………………………. Ciptanusa Buana Sentosa . menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tidak dalam pengawasan pengadilan b. 6. dengan alamat ……………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………..(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .

Hari……………. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.58 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .……………………………….. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.000...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 6.1.

. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………….……………………………………………. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Ciptanusa Buana Sentosa .59 PT. 6. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Hari …………… tanggal ………….000.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan alamat …………………………………….1. dalam perusahaan ………………………………………….

200…..... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.*) b... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir. 1 . Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan……………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran.. klarifikasi dan negoisasi...... Kepada Yth....*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran. Kami setuju bahwa : a........ rapat penjelasan.. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor .......) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2....... Lampiran : ……………………. c.60 PT..…*) di ……………………….. klarifikasi dan negoisasi........ tanggal………….. Ciptanusa Buana Sentosa ..…………. Prihal …………………………. 3. Kami menjamin : a..... s/d .*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen....………….............. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1...1......... kami tidak akan meminta penggantian lapangan. …. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran. Pejabat Pembuat Komitmen.. peninjauan lapangan..... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………...... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………. b..........

........)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. tanda tangan..... Penawaran ini berlaku selama ... Nama Perusahaan (................ materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . 6000.....(....... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............1...........Bertanggal.....) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa.............61 PT....

....62 PT..............1... No.. PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ................................ Ciptanusa Buana Sentosa .................

2.1. Lokasi Proyek c.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. dsbnya) PT. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Uraian Tugas : …………………………………… f. 10.63 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dsbnya) : …………………………………… d. 9. 6. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 3. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Nama Proyek : …………………………………… b. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. a. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.. 5. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . 4. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 8. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. 7. Nama Proyek b. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Posisi Penugasan : …………………………………… h. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Nama Perusahaan : …………………………………… e. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar.

Posisi Penugasan : …………………………………… h... PERSYARATAN ADMINISTRASI d.…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab..64 PT..... ) Nama jelas (.. dsbnya ) dst.…………(Tetap/Tidak Tetap) i... Uraian Tugas : …………………………………… f......... Ciptanusa Buana Sentosa . Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g... Nama Perusahaan : …………………………………… e. 1 ... …………………………200….1........... ………. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….................... (cap perusahaan dan tanda tangan) (...... 11. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan................ Status kepegawain pada perusahan ini : …........ ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi...........

...sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan................................... 6........ Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp...........65 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.................................. Untuk perusahaan .... ......................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No...............................................dengan posisi sebagai tenaga ahli .....sampai dengan bulan........................................................................................... ) Nama jelas (.... Ciptanusa Buana Sentosa .... ………........................... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab...............................................1..............000 (.......................................................................... ... ) Nama jelas 1 ............ Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan............................................... Telp / Hp Email : : : : ................................ ( nama tenaga ahli ) .............................................................. Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ........... …………………………200….....................................................................................................................tahun .......................................... tahun ..

6000... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp....... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab...1......................Bertanggal...... tanda tangan........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.........66 PT..... Kepada Yth..... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan .....................*) di ...tanggal........………...) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa............................................... materai Rp........) sudah termasuk PPN 10%.......... Nama Perusahaan (.................................. ………200….Perihal diatas. cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .......................*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :................................................... Pejabat Pembuat Komitmen ...............................(.. dengan rincian terlampir.................. Ciptanusa Buana Sentosa ... Nomor Lampiran : ................. : ...................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN .......................

1. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa.67 PT. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Ciptanusa Buana Sentosa . disebutkan secara jelas no. tidak pailit. 4. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. 3. 2.

Umum 1. Tanggal : c. Perusahaan PMA/PMDN a. bulanan. Alamat No. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Nomor Akta : b. Akte Pendirian Perusahaan a. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Tanggal. Email : : : : : : Pusat Cabang 2.1. Akte Perubahan Terakhir a. Nama Notaris : 2. Nomor Akta : b. Nomor : b. Telepon No. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Status Perusahaan 3. bulanan. Tanggal. Tanggal : 3. Tanggal. tahun : 6. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Nomor : b. tahun : 5.68 PT. bulanan. Nomor Surat Ijin : b. Nomor Akta : b. Ciptanusa Buana Sentosa . Nama Perusahaan 2. Tanggal : 4. DATA ADMINISTRASI 1. Fax. PERSYARATAN ADMINISTRASI A.

** ** Nama No. Nama No. Ciptanusa Buana Sentosa . ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No.1. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . Pajak-pajak 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI C.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No.69 PT. Komisaris (untuk PT) No. DATA KEUANGAN 1. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. 3. Susunan Kepemilikan Saham No. KTP * Alamat Prosentase 2. 2. PENGURUS PERUSAHAAN 1.

Utang Dagang : . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp. PASIVA I.Inventaris : .Bank . AKTIVA NO. Rp. 6. Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. III.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.Piutang *) . Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) .1.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Aktiva Lancar . Rp. VI.Peralatan dan Mesin : . Rp.70 PT. Rp. Rp. Aktiva Tetap . IV. Jumlah (a) II.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Utang Jangka Pendek . Rp. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp.Utang Pajak : .( d+e ) Rp.Kas . Rp.Persedian Barang . Rp.

6. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Ciptanusa Buana Sentosa . maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila di kemudian hari.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI E. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan.71 PT.1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.

DATA PERSONALIA 1. Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. Ciptanusa Buana Sentosa . ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .72 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI F.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .73 PT. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI G. Ciptanusa Buana Sentosa .

PERSYARATAN ADMINISTRASI I. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .74 PT.

75 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.

dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4..76 PT. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. Menandatangani Kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. Ciptanusa Buana Sentosa .. 6..1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). OIeh karena……. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5.(Uraian singkat Pekerjaan). Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. atau 4. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank.1.. BANK Tandatangan.. 3.. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………..2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.. 5. cap dan materai (Penjamin) 1 . Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. 7. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. atau b. kami peminjam.. Sebagai itikad baik Jaminan ini.. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas..

perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. ……………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. …………….. PT/CV. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth... Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI.77 PT. *) …………………. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. Ciptanusa Buana Sentosa .1.

1.78 PT. 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 3. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 4.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. 2-1 PT. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian.1. Ciptanusa Buana Sentosa . dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. serta berpengalaman. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. BARANG CONTOH (SAMPLE) . 2. mingguan. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2.1. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.1.3. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.I. SYARAT-SYARAT UMUM 2.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang.1. 2. 2. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. Kontraktor.

PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . 2-2 PT. 2.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).1.5. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. misalnya : . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. 2. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama.4.Pengujian kebocoran . . yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian mutu beton . GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.

SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2-3 PT. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .1.1. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.

2 . LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik.Summit atau setara. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. AM. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. 2. 2. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).Gelaisi . Ciptanusa Buana Sentosa .10. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan.45 PT. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.10. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2.2. Warna. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. Tile Adhesive yang digunakan ex. Lemkra atau setara 3.10. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. 4. Ceramic tile yang digunakan ex.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Roman atau setara.

● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. ● Bidang ubin harus rata. residu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun.46 PT. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. 2 .3. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. ● Kelebihan air semen.10. 5. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.

Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Lionmesh atau setara.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal ƒ Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. .2.3 ƒ Portland Cement . . ƒ Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. 4. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Bahan-bahan ƒ Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.47 PT.

000 impuls/menit. tenaga. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. 2 . 2.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. Lingkup Pekerjaan .4. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. Ciptanusa Buana Sentosa . permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. . ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7.10.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.2. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.48 PT.

● Screed harus dibasahi selama 7 hari.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. 2 . setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. SI-81 dan ASTM . Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. Bahan-bahan . SII-0013-81. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. . ● Sebelum lantai screed dilakukan.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. NI-8 dan PUBI 1982 3. Ciptanusa Buana Sentosa .49 PT. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8.

ukuran dan pola sesuai gambar. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 1. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. perletakan dan penampilan. Perekat yang digunakan ex. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 4. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Import. membersihkan lantai batu granite. Lemkra atau setara 2. atas persetujuan perancang.50 PT. Tebal. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah.10. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. AM. 2 .5. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Ciptanusa Buana Sentosa .

● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana.11. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur.11. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus.3. impra atau setara. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan.11. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. kayu). Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. 2. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. ● Finishing melamin ex. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. yang dibentuk sesuai gambar rencana. 2 . ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. 2.11.2. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.51 PT. PEKERJAAN RAILING 2. Ciptanusa Buana Sentosa .

Sika atau setara. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. c. Bahan a. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.12. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. BAHAN 1. TAPP I 803 dan 407. dak teras. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. dan Liquid Waterproofing ex. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. Ciptanusa Buana Sentosa . seperti pada toilet. Ground Reservoir. baik mengenai komposisi. menggunakan ex. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. 2. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3.3.12. 2. mencakup seluruh bagian pelat atap.2. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ASTM 828.12. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. Sika atau setara. digunakan Liquid Waterproofing ex. b. ASTME.1. 2. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. 2 .52 PT. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.12.

12.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. kering dan bersih. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. Tempat penyimpanan harus cukup. pecah dan cacat lainnya. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.53 PT. 2. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Ciptanusa Buana Sentosa . maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. baik sebelum atau selama pelaksanaan. 2.4. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.12. ● Peil dan ukuran harus sesuai. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. tertutup tidak lembab. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.5. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

2 . maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. 2. tebal 1. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. 3. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tebal 1. ● Waterproofing untuk atap. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak.50 mm lengkap dengan primer. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.54 PT. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. spesifikasi dan lainnya. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2.50 mm lengkap dengan primer. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

5. Ciptanusa Buana Sentosa . lecet permukaan atau kerusakan lainnya. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. Pemborong dan Tanggung jawabnya. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. 6. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. terhadap kemungkinan pergeseran. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. 7. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. ● Keputusan bahan jenis. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. kecuali bahan disediakan oleh proyek.55 PT. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. warna. pecah dan cacat lainnya. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. baik teknis maupun administratif.

56 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. 2.13.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.13. PEKERJAAN KHUSUS 2.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U.57 PT. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1.

30. M/E Room T.58 PT. Lingkup Pekerjaan . seluruh toilet. tempat wudhu.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.13V7N untuk Dapur/Pantry T.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Tempat Sampah. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. Ciptanusa Buana Sentosa .13.2. 23. .13 untuk tanaman : Ex. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .BQ.13N untuk Tempat Wudhu. M/E Room. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2.26. dapur. Janitor. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana.AR. 1BN : Setiap WC.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Ciptanusa Buana Sentosa . Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara.62 PT. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. halus. Finishing Al. • • • 2 .

Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. ditaburi pasir halus dan diratakan. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex.14.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Setelah permukaan tanah cukup rata. Kemudian baru disusun paving block. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan.65 PT. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1.14.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. maka Pemborong harus segera 2 . kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. ● ● ● ● 4.

66 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. 2 .

PEKERJAAN LOGAM 2. pipa bulat. anti susut.1.15. brachets.15.Black Steel (Interior) – cat duco 4. 2. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. pipa kotak. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.66 PT. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . sesuai standar SII. tidak bergas. anti korosi. Bahan-bahan Pelat. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.

Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.67 PT. harus rata dan rapat 5. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. dibatasi seminimal mungkin. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.

serta pemadatan tanah urug. Profil dan ukuran c. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.3. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. PELAKSANAAN PEKERJAAN a.1 Contoh bahan dan Data Teknis. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Bahan untuk jalan dan parkir a. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. 2. Material b.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Cisangkan 2 . PERKERASAN JALAN.1. PROSEDUR UMUM 2. b. BAHAN -BAHAN 3. pasir.3.16.2. Kunci e. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. 2. sirtu. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Produksi setara dgn 4. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. split.68 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 3. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. Tebal d. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. 2.

yaitu : a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. 2 . harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.2 . Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.1. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. Lapisan Dasar Jalan a.1. 4.5 ton b. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. d.3 .1. 4. b. Sebelum mulai pekerjaan . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. b. Bingkai (Kansteen). Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4.4 Contoh bahan a. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.1. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. tanggul a.1 . d. c. Ciptanusa Buana Sentosa . c.69 PT.

Cara Pemasangan a.5 m2 dengan sentrifugal 1. Pasir a.70 PT.2 . c. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. SYARAT PEMELIHARAAN a. Sambil disapu. d. f. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.PEMASANGAN 4. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. b. 4. 5. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . dikenal dengan nama pasir extra beton b. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain.2. 2 . 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. e.2. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. start pemasangan. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator.2.3 – 0. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0.1. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase.6 – 2 ton) g. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. bentuk pola. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir.

Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal).1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. Kemudian tanah digemburkan b. pekerjaan penanaman 4. 2. Uraian macam pekerjaan: 1. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2.3 Semua bahan sebelum dipasang. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. puing bangunan. Ciptanusa Buana Sentosa . PROSEDUR UMUM 2. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. 2 . PEKERJAAN LANSEKAP 1. harus bersih dari kotoran.17. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger.2 Sebelum memulai pekerjaan.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. bahan bahan. sisa akar tanaman dan tanaman liar. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja.71 PT. arsitek M&E dan lainnya. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3.

72 PT. Pekerjaan Persiapan .Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. c.1. 3. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. Ciptanusa Buana Sentosa . leveling tanah mengikuti gambar rencana. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. tanaman harus bebas dari penyakit. Pembentukan tanah. d. kerikil. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh.2 PEKERJAAN TANAH a. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. 3. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. melihat bentuk / form dari tanaman. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana.3. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing.

2. . PH yang baik adalah sekitar 4. alat penggembur tanah . Pekerjaan Persiapan .Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah. .Steger tanaman .5. Pelaksanaan Penanaman Pohon . dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah.5 – 8.Setelah pekerjaan penanaman selesai. 3. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. . ember.Penyediaan bibit b. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.3. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.73 PT. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .Penyediaan pupuk . . Periksa PH tanah. 2 . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. Ciptanusa Buana Sentosa . .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.

PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . Cara Penanaman Rumput .Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.Untuk meratakan permukaan. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.Jarak tanaman sesuai gambar . Pelaksanaan Penanaman .Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. . . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Areal bebas dari sampah. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. Petunjuk Penanaman . puing dan rumput liar .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . Ciptanusa Buana Sentosa .Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . .Seluruh areal yang akan ditanami rumput. Kedua bahan dicampur merata.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi.Dalam proses pertumbuhan rumput.74 PT. c. 3.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . b.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . Pengolahan Tanah .Setelah selesai penanaman. 2 . kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.3.Secara umum.3.

Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. Ciptanusa Buana Sentosa . BAHAN DAN MATERIAL . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. .4.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .1 LINGKUP PEKERJAAN . 4. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .3.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Penyiraman dilakukan dengan air bersih. .75 PT. .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Meliputi penyediaan tenaga.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . PENYIRAMAN . . PEMELIHARAAN 4.2.

14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .K.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . b. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4. misal Urea .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . kemudian disiram dengan air secukupnya. Pupuk yang mengandung unsur N. dengan cara ditabur sesuai dosis .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.6. .76 PT.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. Pupuk yang mengandung unsur P.Pemangkasan dilakukan setiap bulan . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. kambing.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . Ciptanusa Buana Sentosa . .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. .. c. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang). 4.5. menyuburkan daun . PENYIANGAN .Untuk rumput.Digunakan pada rumput.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. hindari jangan sampai merusak akar .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.7.Terdiri dari kotoran ayam. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. PEMANGKASAN . 4. Pupuk Kandang . PEMUPUKAN .Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.

BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI.. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. 1973.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : ƒ ƒ ƒ Setelah parit pondasi selesai digali.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. 4. Sarung tangan. 2 .Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. Safety shoes. Basileum dll. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. Hand Sprayer. 3. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. 3. 2. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. 3. sesuai dengan PP No. Drilling Master. 7 Th.000.18.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. antara lain adalah : Primise 200 SL. 6. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Power injector. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1.77 PT.

● Jarak rangka. 3 -78 PT. bahan-bahan. • 2. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. B. sistem pemasangan. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. sistem pemasangan. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. ● Cara. Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis).19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. 2. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. type-type assesoris.2 mm. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. 3. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas.

Ciptanusa Buana Sentosa . • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. 3 -79 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.

P. 2-8 2-8 PT. pasir.3. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. lubang. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. ASTM 3. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. Ciptanusa Buana Sentosa .B. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. NI. PEKERJAAN PASANGAN 2. Contoh batu kali.3.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1.I 1971 c. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. antara lain dan tidak terbatas pada : a. STANDAR/RUJUKAN a.2/3/8/10 b. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. 2. bahan-bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Penyediaan cerucuk (sparing). Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. Pekerjaan dewatering (pengeringan air).

Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. tidak pecah. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. Tempat Penyimpanan d. Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. c. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. membongkar. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. b. 2-9 2-9 - PT.

2 .10 PT. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. i. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. k. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. g. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. f. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. l. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. h.10 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana.

b. a. • • c. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Ciptanusa Buana Sentosa . Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.11 2 . 2 . kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Merk yang dipilih harus dari satu produk. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. Pasir paduan. Produk semen Gresik atau setaraf.11 PT. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. Bila terjadi kerusakan. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. 4. Portland Cement. Pasir alam. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971.

maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. Apabila dipandang perlu. d.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. asam. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. Pasir yang digunakan harus halus.12 PT. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. e. 8 dapat naik sampai 20%. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. 2 . Pekerjaan timbunan. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Ciptanusa Buana Sentosa .12 2 . Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. bersih dari timbunan tanah liat. 16 adalah 20% atau kurang. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya.

3. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata.1.4.1.1.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik.4. sesuai dengan PBI 1971. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. bersih. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus.1.1. PEKERJAAN DINDING 2. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi.4. bebas dari bahan lain. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. tanpa cacat atau mengandung kotoran.4. dalam 2. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. Ciptanusa Buana Sentosa .13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.4. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . diatas permukaan yang keras. 2.

2 . Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. ● Untuk dinding tembok toilet. 2. dsb. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir.14 PT. − Permukaan rata. WC.Sesuai dengan pasal 81 dari A. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. jika tidak ada ketentuan lain. 1984. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm.V. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). R. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. Janitor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. toilet. − Pembakaran matang − Warna merah merata.80 m diatas permukaan lantai finish. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. 3. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). dsb. Wudhu.

5 cm dan dalam 0. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. 6. 8. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu.15 PT. karat dan debu bangunan. 5. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. 7. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 9. selama waktu-waktu hujan lebat. 2 . plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Ciptanusa Buana Sentosa . sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior).5 cm.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. 4. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.

ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. bidang-bidang pasangan bata.2. 2.1. Jenis P. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali disebut lain dalam gambar.4. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.16 PT.2. Cat tembok yang digunakan ex. Jenis P. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. dan ex. Bahan ● ● Portland semen. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. ● • ● ● ● 2 . pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. 2.1.2 (plesteran trasraam). Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.2.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. kolom.

dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. tidak boleh ada retak. ● Untuk 4. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. lainnya.harus dibersihkan. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu.17 PT. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. untuk membersihkan dari bintik-bintik. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. yang menjadi kotor dalam 2 .

tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut.18 PT.2. ● Khusus untuk pemakaian / setara. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. PENYELESAIAN KERAMIK a. Ceramic tile yang digunakan ex. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa .Gelaisi Summit.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. 2. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan.4. Roman atau setara. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex.2. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. lalu dikeringkan. 2 . b. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. Proses Pengecatan Pada Plesteran a.

● Kelebihan air semen. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. 2 . keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. Lemkra atau setara. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. ● Bidang ubin harus rata. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. AM. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. d. Ciptanusa Buana Sentosa . maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat.19 PT. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. residu. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik.

gloss. Ciptanusa Buana Sentosa . dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lemkra atau setara. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. • D. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan.4. dan pola sesuai dengan gambar rencana. B. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. bening.20 ● ● PT. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong.3. 2 . Coating anti lumut ex. Setelah dinding rata. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ukuran.2. C. jenis batu. AM. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. diprofil atau disesuaikan dengan desain. lokal dengan kualitas baik. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A.

dan pola sesuai dengan gambar rencana.4. Lemkra atau setara. jenis batu.21 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.warna. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite.2. perletakan dan penampilan. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 1. atas persetujuan perancang. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan.4. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. 2. AM. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. 4. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . 2. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka.

serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.5. • Bagian yang terkait : .Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. pengiriman. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 .5. kape. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. material.3. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.5.Pasal Pekerjaan Plesteran .2. penyimpanan. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.5. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. Ciptanusa Buana Sentosa .22 PT.Pasal Pekerjaan Keramik . dan peralatan. material cat dan melamic dan sebagainya. pemasangan) untuk pekerja.1. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2.

Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. material.5. Ciptanusa Buana Sentosa . penguat-penguat yang dipakai. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. ceiling.5.23 PT. 2.4. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. hubungan dengan dinding. plat beton lantai. pintu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. - 2. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela.5. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

rapih.1. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. dan ventilasi secukupnya. Setelah terpasang.5. lurus dan waterpass. e. kekokohan. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. kusen maupun alat-alat 2 . tebal = 16 mm 2.8. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. f. termasuk pada bagian atasnya (frame head). Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. c.2. Ciptanusa Buana Sentosa . harus terpasang dengan baik. tepat dan teliti. d. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.5.24 PT. 2. kebenaran sistem. 4. b.7. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. 5.5. Penggunaan rangka. PEMASANGAN 1. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. BAHAN PARTISI a.7. 2.6.5.5. bidang permukaan rangka partisi harus rata. 3. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. terlindung. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya.sehingga tidak merusak daun pintu. 2.7. BAHAN 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. saklar. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Stop kontak. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri.25 PT. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. 2 . 6. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 7. 9.

Jenis Kayu .Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. B.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81.26 PT. Kualitas . C. susut pinggir-pinggirnya. PEKERJAAN KAYU 2. 2 .6. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester). mata kayu yang lepas atau mati.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kelembaban (Moisture Contents) . . BAHAN A.6. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. .1. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi.2.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud.6. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. . celah. Ciptanusa Buana Sentosa .Tidak ada getah. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.

B. . . harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. mulus dan keras yang dapat diterima.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. 2 . Susut (Mengkerut) Persiapan.27 PT.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. . . .3.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. C. PEKERJAAN KAYU A. Ciptanusa Buana Sentosa .Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Permukaan Luar . hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. Ukuran dan Toleransi . Kayu kasar diketam. 2. atau jika tidak. maka kayu ini dapat diterima.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). dibor. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa.6.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan.

skrup-skrup. memahat.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. lubang pasak. E. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.28 PT. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. Pembuatan . skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. 2 . lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. membuat lidah-lidah.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. . menyetel (memasang). Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. .

Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .7.4 mm. Ciptanusa Buana Sentosa . talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya.7. - - 2. ex lokal kelas AW atau setara. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.7. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1.7.yang ditentukan. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap.2. 2.3.29 PT.1. lisplank dan talang. 2 . Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.

2. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.30 PT. 2 . Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. c. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. Grace (type 3000) atau setara. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. Ciptanusa Buana Sentosa . d. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. b. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. Ciptanusa Buana Sentosa . maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. bahan-bahan. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. c. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.7.31 PT.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. d. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 .4. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 2. Bahan.

Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. pengangkuran. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan .1.32 PT. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings.8. JENDELA. 2. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. DAUN PINTU. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. ● ● ● ● ● ● 3. 2 . konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. untuk mendapatkan kepastian.8. Ciptanusa Buana Sentosa . UMUM 1. pemasangan sampai diserahkan. KACA. PEKERJAAN KUSEN. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. 2 . minyak. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. karat dan cat lama yang terkelupas. 3. Pengecatan Besi ● Kusen. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. Ciptanusa Buana Sentosa . pintu dan teralis besi dicat duco. sehingga kilapnya akan lebih baik. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. atau menggunakan sikat saja. 2. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT.

2. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar.Kunci.4. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . 3. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . 2. atau yang setara. kunci. ● Perlengkapan seperti engsel. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. jendela dan daun pintu dari alumunium. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. handle. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya.8. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. . Asahimas. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. Bahan ● Kusen. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1.37 PT. ● Kaca ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Pengerjaan ● Pintu-pintu.

Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . kalau belum selesai sama sekali.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. atau kelihatan ada cacat.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. dinding dan langit-langit telah selesai. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. 2 . 5. Ciptanusa Buana Sentosa . dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. - 6. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. . tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. dikaleng.38 PT. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. tidak boleh kering atau sudah mengeras.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. - 7.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok.

noda atau percikan las. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Sebelum pemasangan kaca. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. dengan kelonggaran sedikit. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan.39 PT. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1.8. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. 2.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. plesteran. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.5. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. - 2.

Ciptanusa Buana Sentosa .Flashing dari plat baja 0.Angker Baja 1.40 PT. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. flush bolt. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .0 mm sebagai frame .Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Lion Metal.3 mm . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) . atau yang setara. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.9 mm .Plat Baja 1. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● ● ● ● 2 .Plat Baja 3. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. 3.00 mm sebagai frame . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.2.6 mm .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. diampelas sehingga rata dan halus. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.44 PT.

2. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. diikat sekeliling batangnya. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. PEKERJAAN PERSIAPAN 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK.2. Sebelum memulai penggalian. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2.2. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - - - 2. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar.2.2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. atau seperti yang tertera dalam gambar. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. menebang. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa - . Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. dalamnya. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting).1. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. 2-4 PT. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. tapi harus segera setelah galian disetujui. 3. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. 5. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. 4. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. 6. mata air atau lain-lain sebab. memulai tahap pembangunan berikutnya. Ciptanusa Buana Sentosa . dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. banjir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. dengan jalan memompa. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. 2. 2-5 PT. dari parit. menimba.

Dalam hal pengurugan. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. - 3. 2. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu.2. Kayu-kayu. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya.3. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. - - 2-6 PT. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Daerah tapak bangunan. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa .

Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. 5. - 2-7 PT. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. septic-tank. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->