Karya Ilmiah dan Non Ilmiah Karya Ilmiah

1. Defini karya ilmiah Ada beberapa definisi karya ilmiah menurut para ahli, diantaranya yaitu : 1. Karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.(Brotowidjoyo) 2. Karya ilmiah adalah tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11). Dapat disimpulkan bahwa karya ilmiah adalah suatu tulisan atau laporan berisi fakta berdasarkan suatu pengamatan atau penelitian yang dilakukan dan ditulis dengan metode dan sistematika penulisan yang benar. 2. Sikap ilmiah Menurut Baharuddin (1982:34) mengemukakan bahwa :”Sikap ilmiah pada dasarnya adalah sikap yang diperlihatkan oleh para ilmuwan saat mereka melakukan kegiatan sebagai seorang ilmuwan”. Beberapa sikap ilmiah menurut Mukayat Brotowidjoyo (1985 :31-34), antara lain : 1. Sikap ingin tahu o Apabila menghadapi suatu masalah yang baru dikenalnya,maka ia berusaha mengetahuinya.
o o

Senang mengajukan pertanyaan tentang obyek dan peristiwa. Kebiasaan menggunakan alat indera sebanyak mungkin untuk menyelidiki suatu masalah. Memperlihatkan gairah dan kesungguhan dalam menyelesaikan eksperimen.

o

2. Sikap kritis
o o o o

Tidak langsung begitu saja menerima kesimpulan tanpa ada bukti yang kuat. Kebiasaan menggunakan bukti – bukti pada waktu menarik kesimpulan. Tidak merasa paling benar yang harus diikuti oleh orang lain. Bersedia mengubah pendapatnya berdasarkan bukti-bukti yang kuat.

3. Sikap obyektif
o

Melihat sesuatu sebagaimana adanya obyek itu.

Tidak akan berhenti melakukan kegiatan –kegiatan apabila belum selesai. membujuk. 7. Sikap tekun o o o o Tidak bosan mengadakan penyelidikan. Selalu memberikan konsultasi yang baru dari pengamatan yang dilakukannya. Sistematis =>Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu. Juga setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. tidak dimanipulasi. Bersedia menerima kritikan dan respon negatif terhadap pendapatnya. Dengan cara demkian. o 3. Ciri-ciri karya ilmiah • • Objektif =>Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya. Kebiasaan menggunakan eksperimen-eksperimen dengan cara yang baik dan konstruktif. Sikap ingin menemukan o o Selalu memberikan saran-saran untuk eksperimen baru. Dengan kata lain mereka dapat mengatakan secara jujur dan menjauhkan kepentingan dirinya sebagai subjek. Terhadap hal-hal yang ingin diketahuinya ia berusaha bekerja dengan teliti.o Menjauhkan bias pribadi dan tidak dikuasai oleh pikirannya sendiri. Netral =>Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. misalnya pola urutan. Sikap menghargai karya orang lain o o Tidak akan mengakui dan memandang karya orang lain sebagai karyanya. 4. klasifikasi. siapa pun dapat mengecek (memvertifikasi) kebenaran dan keabsahannya. Bersedia mengulangi eksperimen yang hasilnya meragukan. pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak. • . o 5. Sikap terbuka o Bersedia mendengarkan argumen orang lain sekalipun berbeda dengan apa yang diketahuinya. Menerima kebenaran ilmiah walaupun ditemukan oleh orang atau bangsa lain. 6. atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan. Oleh karena itu. pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya. Dengan demikian. kausalitas. dan sebagainya.

uraian. dan perasaan marah seperti orang bertengkar) hendaknya dihindarkan. • • • 4.• Logis =>Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya. Makalah dibedakan menjadi dua : o o Makalah teknis Makalah nonteknis c. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif. bersifat subyektif. Laporan Penelitian: Karya tulis yang berisi paparan proses dan hasil penelitian. Bahasa yang digunakan adalah ragam formal. Katakatanya jelas atau tidak berbelit.belit (langsung tepat menuju sasaran). . dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang populer atau biasa digunakan (tidak terlalu formal). Oleh karena itu. Artikel dapat dipilah menjadi dua: o o Artikel hasil penelitian Artikel nonpenelitian. kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif. Macam-macam karya ilmiah a. Makalah ilmiah • • Karya tulis yang memuat hasil pemikiran tentang masalah. Definisi Karya non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti orang berkampanye. tidak didukung fakta umum. b. perasaan senang seperti orang mendapatkan hadiah. dan disesuai dengan konvensi ilmiah yang berlaku. disusun secara sistematis dan runtut. yaitu menyajikan fakta. ditulis dengan tatacara ilmiah. dan disertai analisis yang logis dan objektif. atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual. Artikel ilmiah • • Merupakan karya tulis yang dirancang untuk dimuat di jurnal atau buku kumpulan artikel. perasaan sedih seperti orang berkabung. Karya Non Ilmiah 1. pola nalar induktif atau deduktif. Tidak pleonastis =>Kata-kata yang digunakan tidak berlebihan alias hemat. sebaliknya. Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan) =>Setiap pernyataan.

nampaknya dapat dipercaya. berprasangka menguntungkan atau merugikan. penilaian fakta tidak dengan bukti. • Novel Sebuah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif. melebuhkan kebenaran mencari keuntungan. formal tetapi sering dengan bahasa kasar. berisi bahasan dan kadang-kadang mendalam tanpa bukti. Biasanya dalam bentuk cerita. Ciri-ciri • • • Ditulis berdasarkan fakta pribadi dan umumnya bersifat subyektif. • Roman Sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing. Deskriptif : Informasi sebagian imaginatif dan subyektif. bujukan untuk meyakinkan pembaca. 4. • Drama Suatu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Macam-macam • Dongeng Suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata. Persuasif : Cukup informatif. Sifat karya non ilmiah • • • • • Emotif : Sedikit informasi. Kritik tanpa dukungan bukti : Tidak memuat informasi spesifik. mempengaruhi sikap dan cara berpikir pembaca. Topik dan cara penyajiannya bervariasi. menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara berinteraksi dengan mahluk lainnya. subyektif dan pribad . kemewahan dan cinta menonjol. 3. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang. walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. tidak sistematis. pendapat pribadi. gaya bahasanya nonformal dan populer.2. • Cerpen Suatu bentuk naratif fiktif. Bahasanya konkret atau abstrak. tetapi tidak didasari fakta umum.

Menurut John Dewey ada 5 langkah pokok proses ilmiah. Isi (batang tubuh) sebuah karya ilmiah harus memenuhi syarat metode ilmiah. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan. yaitu (1) mengenali dan merumuskan masalah. Brotowidjoyo menjelaskan karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris (scientific paper) adalah laporan tertulis dan publikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. penelitian dalam bidang tertentu. Eko.Perbedaan antara Karangan Ilmiah. antara lain laporan penelitian. M. dan artikel jurnal yang pada dasarnya semua itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Lebih lanjut. Karangan Semi Ilmiah Filed under: Uncategorized — yulandari @ 1:33 pm Karya ilmiah lazim juga disebut karangan ilmiah. Data. makalah seminar atau simposium. disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya (Susilo. Karangan Non Ilmiah. 1995:11). peninjauan. . simpulan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah. dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah biasa dijadikan acuan (referensi) ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

Dengan cara demkian. Sistematis. Yang disebut terakhir umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. (4) menguji hipotesis. Objektif.(2) menyusun kerangka berpikir dalam rangka penarikan hipotesis. khususnya jenjang S1. Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingankepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. siapa pun dapat mengecek (memvertifikasi) kebenaran dan keabsahannya. 5. Juga setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. tidak dimanipulasi. dan (5) menarik kesimpulan. Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu. atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan. Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya. (3) merumuskan hipotesis atau dugaan hasil sementara. Sementara itu makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis pakar-pakar dalam bidang tertentu yang dipelajari. 4. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian. - Ciri Karya Ilmiah Secara ringkas. Dalam beberapa hal. pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya. sebaliknya. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif. ketika mahasiswa melakukan praktikum. klasifikasi. seperti makalah. Dengan demikian. misalnya pola urutan. dan skripsi (tugas akhir). 3. pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak. Menyajikan Fakta (bukan emosi atau perasaan). Di perguruan tinggi. dan sebagainya. membujuk. Netral. Oleh karena itu. laporan praktikum. pola nalar induktif atau deduktif. ia sebetulnya sedang melakukan verifikasi terhadap proses penelitian yang telah dikerjakan ilmuwan sebelumnya. . 2. Logis. mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah. Kegiatan praktikum didesain pula untuk melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian. Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya. kausalitas. kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif. ciri-ciri karya ilmiah dapat diuraikan sebagai berikut: 1.

dan nonilmiah adalah pada pemakaian bahasa. struktur. perasaan senang seperti orang mendapatkan hadiah. yaitu menyajikan fakta. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian. terdapat juga karangan yang berbentuk semiilmiah/ilmiah populer. disertasi. Kedua. sedangkan karangan semiilmiah agak longgar meskipun tetap sistematis. Kata-katanya jelas atau tidak berbelit. 7. Perbedaan Karya Ilmiah dengan Non Ilmiah Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam dunia tulis-menulis. dan perasaan marah seperti orang bertengkar) hendaknya dihindarkan. Berkaitan dengan istilah ini. Dengan kata lain. ada juga sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Dari segi bentuk. Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah. karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual. karangan semiilmiah lebih mengutamakan pemakaian istilah-istilah umum daripada istilah-istilah khusus. yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan. Jika diperhatikan dari segi sistematika penulisan. Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Artinya. 6. resensi. Selain karya ilmiah dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas. Tidak Pleonastis Maksudnya kata-kata yang digunakan tidak berlebihan alias hemat. tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau observasi. dan kodifikasi karangan. ilmiah. hal yang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut. Ketiga. Oleh karena itu. Dengan kata lain. . Jika dalam karangan ilmiah digunakan bahasa yang khusus dalam di bidang ilmu tertentu.belit (langsung tepat menuju sasaran). ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. semiilmiah. feature. skripsi. perasaan sedih seperti orang berkabung. yang tergolong karangan semiilmiah antara lain artikel. dalam pembahasannya. kritik. dalam karangan semiilmiah bahasa yang terlalu teknis tersebut sedapat mungkin dihindari. Bahasa yang digunakan adalah ragam formal. tesis. pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti orang berkampanye.Setiap pernyataan. makalah. uraian. Pertama. dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas. karangan ilmiah menaati kaidah konvensi penulisan dengan kodifikasi secara ketat dan sistematis. Finoza (2005:193) menyebutkan bahwa karakteristik yang membedakan antara karangan semiilmiah. kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi. karangan ilmiah memiliki pendahuluan (preliminaris) yang tidak selalu terdapat pada karangan semiilmiah. esai. Sebagian ahli bahasa membedakan dengan tegas antara karangan semiilmiah ini dengan karangan ilmiah dan nonilmiah.

Emotif. tidak sistematis. walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Suatu bentuk naratif fiktif. novel. tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karya tulis ilmiah dapat dibedakan dengan karya tulis non ilmiah. Cerpen. Dongeng. Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya. dan (4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti. lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi. cerpen. dalam arti tidak didukung oleh data dan fakta. seperti cerpen. Karya nonilmiah bersifat (1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol. KARYA NON ILMIAH Karya tulis non-ilmiah (karya non ilmiah) adalah karya tulis ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Sifat karya non ilmiah : 1. dongeng. sebagian imajinatif dan subjektif. tetapi isinya tidak didukung oleh fakta umum. hikayat. Karya tulis non-ilmiah itu pun bervariasi bahan topiknya dan cara penyajiannya. gaya bahasanya nonformal dan populer. Deskriptif subjektif. Bujukan untuk meyakinkan pembaca. diakhir cerita biasanya mengandung pesan moral. yaitu bersifat mempengaruhi pikiran pembaca. puisi. komik. gaya bahasanya mungkin formal dan teknis. . mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative. Merupakan suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata. Karya-karya non ilmiah ini terutama dapat dilihat dalam bentuk karya-karya seni. dan lain-lain yang sejenisnya. dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya mungkin kongkret atau abstrak. Cerita pendek yang cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang. (3) deskriptif: pendapat pribadi. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi. cerber. (2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bahasanya bisa konkret atau abstrak. 2. puisi. atau formal dan populer. Terkadang over claiming. dimana karya tulis non ilmiah sangat bersifat subjektif. 3. 4. dan naskah drama. lebih merupakan refleksi dari sebuah perasaan yang terkadang melampaui kebenaran. novel. Persuasif. Macam-macam karya non ilmiah : 1.yang tergolong karangan nonilmiah adalah anekdot. roman. 2.

4. Jika dalam karangan ilmiah digunakan bahasa yang khusus dalam di bidang ilmu tertentu. Dengan kata lain. Sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau ganjaran yang isinya menggambarkan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing. dan kodifikasi karangan. katakatanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi. Sebagian ahli bahasa membedakan dengan tegas antara karangan semi ilmiah ini dengan karangan ilmiah dan non ilmiah. Karya Ilmiah Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. anekdot. Penulisan yang baik dan benar. dan karakteristiknya berada diantara ilmiah. dan non ilmiah adalah pada pemakaian bahasa. karangan ilmiah menaati kaidah konvensi penulisan dengan kodifikasi secara ketat dan sistematis. KARANGAN SEMI ILMIAH Karangan semi ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan. biasanya dalam bentuk cerita. Finoza (2005:193) menyebutkan bahwa karakteristik yang membedakan karangan semi ilmiah. struktur. Drama. Jika diperhatikan dari segi sistematika penulisan. 5. Dari segi bentuk. Sebuah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif. Suatu bentuk karya sastra yang memilki bagian untuk diperankan oleh aktor. Jenis karangan semi ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam opini. sedangkan karangan semi ilmiah agak longgar meskipun tetap sistematis. Roman. Penulisannya pun tidak semi formal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah. dalam karangan semi ilmiah bahasa yang terlalu teknis tersebut sedapat mungkin dihindari. ditulis dengan bahasa konkret. Penalaran Karya Ilmiah dan Non Ilmiah 3. Novel. hikayat. karangan semi ilmiah lebih mengutamakan pemakaian istilahistilah umum daripada istilah-istilah khusus. Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai . karangan ilmiah memiliki pendahuluan (preliminaries) yang tidak selalu terdapat pada karangan semi ilmiah. editorial. Karangan semi ilmiah sering disebut karangan ilmiah populer. ilmiah. gaya bahasanya formal. Karangan semi ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum tetapi tidak seperti metode ilmiah yang sintesis analitis karena sering dimasukkan karangan non ilmiah. resensi.3.

Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. bagian inti. 4. yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru. pandangan baru yang filosofis. Skripsi ditulis berdasarkan pendapat atau teori orang lain. gaya bahasanya formal dan populer. Skripsi yaitu karya ilmiah mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris. dan dilakukan mandiri. Disertasi yaitu ditulis berdasarkan penemuan orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak. dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku. Penggunaan Bahasa Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut. atau studi kepustakaan. Thesis yaitu karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. observasi lapangan atau penelitian di laboratorium. d. bagian inti (pokok pembahasan). Bahasanya bisa konkret atau abstrak. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti. penutup. baik berdasarkan penelitian langsung. dan bagian penutup. tajam. dari istilah sampai tabel. objektif. Struktur Sajian Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat. tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi. dan umumnya bersifat subyektif.sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan. Ciri – ciri Karya Ilmiah a. b. Jenis – jenis Karya Ilmiah a. walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan). b. c. Komponen dan Substansi Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya. sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. tesis lebih dalam. Karya Non Ilmiah (Fiksi) Satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan. Sikap Penulis Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif. Karangan non-ilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi. dari abstrak sampai bibliografi. tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua. dengan banyak menggunakan bentuk pasif. Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis. c. . dan daftar pustaka.

Fakta yang disimpulkan subyektif 4.Ciri karangan non ilmiah 1. bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh. tema. Bersifat persuasif 2. biasanya dalam bentuk cerita. komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks . Penyajian dibarengi dengan sejarah 8. 3. 2. Emotif Jenis – jenis Karya non ilmiah 1. atau selain arti semantiknya. Novel adalah sebuah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif. Penulis novel disebut novelis. Puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan. Ditulis berdasarkan fakta pribadi 3. Biasanya. Bersifat imajinatif 5. Kritik tanpa dukungan bukti 6. plot. Cerpen (Cerita pendek) adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Tidak memuat hipotesis 7. 4.