P. 1
Cara Menghitung Warisan

Cara Menghitung Warisan

|Views: 76|Likes:
Published by Fathurrahman Azmi
cara mudah dan sederhana menghitung warisan
cara mudah dan sederhana menghitung warisan

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Fathurrahman Azmi on Jun 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

CARA MENGHITUNG WARISAN

A. MENENTUKAN ASAL MASALAH/PENYEBUT/PEMBAGI. Adalah bilangan yang paling sedikit atau paling kecil yang bisa diambil dari seluruh bagian para ahli waris secara benar tanpa ada bilangan pecahan Disebut juga dengan penyebut/pembagi atau pokok masalah/kpk Proses mencari ashlul masalah/penyebut disebut dengan at ta’shil At ta’shil adalah usaha untuk mengetahui nilai pembagi sehingga diperoleh nilai pembagi tanpa melalui pemecahan yang rumit dan angka-angka desimal

B. MEMBUAT TABEL SEBAGAI BERIKUT : AHLI WARIS ------------------------------------------------BAGIAN ------------------------------------ (PENYEBUT) ------------------Rp. (NOMINAL HARTA) -------------------------

CONTOH : 24 (PEMBAGI) Bapak Isteri Anak lk 1/6 1/8 ashobah 4 3 17 Rp.100.000.000,16.666.666 12.499.999 70.833.333

C. FARD/BAGIAN WARISAN DALAM AL QUR’AN ADA 6 (ENAM), YAITU; 1/2, 1/4 dan 1/8 (kelompok pertama) 1/3, 2/3, dan 1/6 (kelompok kedua)

D. TEKHNIS MENGHITUNG WARISAN Jikalau semua ahli waris adalah ashobah maka jumlah ahli waris adalah ashlul masalah dengan catatan ashobah lk dihitung 2 bagian. Contoh ;

1

6 2 anak lk 2 anak pr Ashobah Ashobah 4 2

-

Jikalau hanya ada satu ashabul fard, maka bagiannya merupakan pokok masalah/penyebut. Contoh ; 8 isteri Anak lk 1/8 Ashobah/sisa 1 7

-

Jikalau semua ahli waris bagiannya merupakan al fard kelompok yang sama maka diambil angka yang terbesar. Contoh ;

8=5 Isteri Anak pr 1/8 1/2 1 4

6 ayah 2 anak pr 1/6 + sisa 2/3 1+1 4

-

Jikalau angka fard 1/2 dari kelompok I bercampur dengan fard kelompok II (1/3, 2/3, 1/6) maka ashlul masalahnya adalah 6, contoh ; 6 Suami Ibu saudara pr se-ibu 1/2 1/6 1/3 3 1 2

2

-

Jikalau fard 1/4 dari kelompok I bercampur dengan salah satu atau semua fard kelompok II (1/3, 2/3, 1/6) maka ashlul masalahnya adalah 12. Contoh : 12 = 13 suami 2 anak pr ibu 1/4 2/3 1/6 3 8 2

-

Jikalau fard 1/8 dari kelompok I bercampur dengan salah satu atau semua fard dari kelompok II (1/3, 2/3, 1/6) maka ashlul masalahnya adalah 24. Contoh ; 24 Isteri 2 saudara pr kandung Ayah 1/8 2/3 1/6 + sisa 3 16 3+0

3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->