P. 1
Proposal Penelitian Tindakan Kelas

Proposal Penelitian Tindakan Kelas

|Views: 122|Likes:
Published by Muhammad Baiquni

More info:

Published by: Muhammad Baiquni on Jun 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK ) JUDUL PENINGKATAN KEMAMPUAN MENJAWAB SOAL BAHASA INGGRIS SIMULASI UJIAN NASIONAL

2012 MELALUI TEKNIK JIGSAW BAGI SISWA KELAS XII RPL SMKN 4 KENDAL
PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK )

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENJAWAB SOAL BAHASA INGGRIS SIMULASI UJIAN NASIONAL 2012 MELALUI TEKNIK JIGSAW BAGI SISWA KELAS XII RPL SMKN 4 KENDAL

Disusun oleh : HERO SULTONI COMARA

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS I. JUDUL PENINGKATAN KEMAMPUAN MENJAWAB SOAL BAHASA INGGRIS SIMULASI UJIAN NASIONAL 2012 MELALUI TEKNIK JIGSAW BAGI SISWA KELAS XII RPL SMK N 4 KENDAL II. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang memperlukan usaha dan dana yang cukup besar, hal ini diakui oleh semua orang atau suatu bangsa demi kelangsungan masa depannya. Demikian halnya dengan Indonesia menaruh harapan besar terhadap pendidik dalam perkembangan masa depan bangsa ini, karena dari sanalah tunas muda harapan bangsa sebagai generasi penerus dibentuk. Meski diakui bahwa pendidikan adalah investasi besar jangka panjang yang harus ditata, disiapkan dan diberikan sarana maupun prasarananya dalam arti modal material

tingkah laku. (7) retensi. ktor-faktor Yang Mempengaruhi Belajar. Hakikat Belajar 1) Arti Belajar Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka bahwa belajar adalahsesuatu yang disengaja oleh seseorang dan menghasilkan perubahan pada diri seseorang. PERUMUSAN DAN PEMECAHAN MASALAH 1. Sedangkan faktor-faktor dari luar siswa adalah (9) kondisi belajar. perubahan tersebut mencakup perubahan sikap. Menurut Sukamto faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar adalah : (1) kemampuan siswa (2) motivasi. Pemecahan Masalah a. (3) perhatian. Untuk mencapai tujuan belajar yang maksimal maka seorang guru dalam melaksanakan pembelajaran hendaknya menggunakan metode atau cara-cara yang beragam dengan mempertimbangkan Bahan ajar . (10) tujuan belajar. peserta didik . maka rumusan permasalahan yang diajukan dalam proposal ini adalah : Apakah melalui tehnik jigsaw dapat meningkatkan kemampuan dalam memecahkan soal simulasi Ujian nasional bagi siswa Kelas XII Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 4 Kendal ? 2.yang cukup besar. Melalui teknik pembelajsaran dengan metode tersebut siswa diharapkan dapat dengan senang hati senang mengikuti pembelajaran dan mampu meningkatkan aktifitas belajarnya. kemampuan berfikir dan ketrampilan. ( Tuti S. Terkait dengan hasil pendidikan Bahasa Inggris khususnya pendidikan pada jenjangSekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya di Kelas XII RPL SMK N 4 Kendal yang sebentar lagi menghadapi ujian nasional . tetapi sampai saat ini Indonesia masih berkutat pada permasalahan yaitu kualitas pendidikan. (4) persepsi.38 ) Dari beberapa faktor yang mempengaruhi tentang proses belajar tersebut seorang . dan (11) pemberian umpan balik. dan (8) transfer. Problematika ini setelah dicoba untuk dicari akar permasalahannya adalah bagaikan sebuah mata rantai yang melingkar dan tidak tahu darimana mesti harus diawali. pemrosesan informasi mencakup (5) ingatan. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan kemampuan menjawab soal bagi siswa Kelas XII RPL SMK 4 Kendal dengan teknik Pembelajaran aktip inovatip kreatip dan menyenangkan (PAIKEM) dan dipilih menggunakan teknik jigsaw.1997. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang permasalahan sebagaimana tersebut di depan. Agar proses pembelajaran dapat efektif maka guru perlu memperhatikan faktorfaktor yang mempengaruhi proses belajar. III. (6) lupa. dan metode pembelajaran. tentulah perlu persiapan agar hasilnya nanti memuaskan.

hirarki aspek afektif dan perkembangan aspek psikomotorik. dan mempertimbangkan kondisi pelajar (siswa). dan guru. Pada pedoman khusus pengembangan silabus berbasis kompetensi mata pelajaran Bahasa Inggris ada 3 hal yang dipertimbangkan. Guru dalam hal ini harus mampu bereperan sebagi fasilitator. serta pengatur kegiatan pembelajaran yang baik. Kemampuan siswa maupun kelompok untuk memberikan pertanyaan ataupun soal kepada siswa lain meupun kelompok. dalam belajar juga mempertimbengkan faktor materi yang dipelajari.guru/ pendidik hendaknya selalu mempersiapkan diri yang sebaik-baiknya sebelum mengajar sehingga peserta didik dapat memperoleh hasil belajar dengan baik. gaya auditorial yaitu seorang belajar lebih efektif jika dengan mendengar dan kinestetik yaitu hasil belajar dari seorang lebih efektif jika dengan melakukan/ mengerjakan. misalnya kompetensi yang akan dicapai. Aktivitas memecahkan soal dalam Belajar Bahasa Inggris Aktivitas memecahkan soal dalam pembelajaran Bahasa Inggris merupakan keaktivan individu atau kelompok dalam melakukan interaksi selama proses belajar. siswa dengan guru. b. Interaksi yang dimaksudkan adalah interaksi antara siswa dengan siswa dalam satu kelompok. siswa. Keberanian siswa maupun kelompok untuk menyampaikan pertanyaan kepada guru maupun kelompok lain dalam diskusi. 1) 2) 3) 4) . Berkaitan dengan proses pembelajaran banyak koponen yang berpengaruh di dalamnya. yaitu . Menurut Michael dalam bukunya Righting the Education Conveyor Belt mengajarkan bahwa ada orang yang belajar cukup efektif dengan gaya visual yaitu seorang belajar lebih efektif jika ditunjukkan gambar atau peraga yang lain. Kemampuan siswa atau kelompok dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa secara perorangan maupun kelompok. dan interaksi antar kelompok dengan kelompokdalam sebuah kelas. perkembangan aspek kognitif. Kemampuan siswa dalam malaksanakan aktivitas tersebut dapat ditunjukkan dengan kemampuan siswa secara individual maupun kelompok melalui kegiatan yang meliputi antara lain : Kemauan siswa atau kelompok dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa secara perorangan maupun kelompok. Untuk dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan terutama dalam memcahkan soal simulasi ujian Nasional sehingga semua siswa dapat terlibat dalam proses pembelajaran diperlukan suatu model yang dapat menarik siswa dan terciptanya suasana yang menimbulkan motivasi belajar siswa. dinamisator. Selain beberapa faktor yang mempengaruhi belajar. siswa dengan siswa di luar kelompok. antara laian gaya belajar siswa. sebaliknya guru dapat memperoeh pengalaman dari hasil belajar para santrinya.

dan menggunakan catatan kemajuan siswa. memberikan kesempatan menggunakan Bahasa Inggris untuk berbagai keperluan. memberikan kegiatan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.1) 2) 3) 4) Perkembangan aspek Kognitif menurut Ebbut dan strakker (1995 : 60-75) dalam Dirjen Dikdasmen (2004 : 4-6) bahwa potensi siwa dapat dikembangkan secara optimal . menciptakan suasana kelas yang mendukung Kegiataan Belajar Mengajar. melibatkan siswa dalam mengambil keputusan tentang kegiatan yang akan dilakukan. Atau secara garis besar yang harus diperbuat guru . berkelompok. untuk mengekspresikan gagasan dan mengkomunikasikan ide ilmiahnya. 2004 : 4-6). membantu siswa. (2) Menyediakan atau memberikan kegiatan-kegiatan yang merangsang keingintahuan siswa. Implementasinya adalah siswa belajar dengan cara dan kecepatan yang berbeda-beda. Dalam hal ini langkah guru adalah : mengetahui kelebihan dan kekurangan siswa. Murid memerlukan konteks dan situasi yang berbeda beda dalam mempelajari Bahasa Inggris. Hal lain yang dikuasai guru untuk menciptakan belajar yang menyenangkan maka guru hendaknya mampu memilih dan menentukan metode. membangun pengertian melalui apa yang ia ketahui. strategi maupun pendekatan dalam pembelajaran. memberi kegiatan siswa secara mandiri. memberikan kegiatan yang menantang dan memberikan harapan keberhsilan serta menghargai setiap pencapaian siswa. membangun pengetahuan dan ketrampilan siswa baik yang diperoleh di rumah maupun di sekolah. Berkaitan dengan faham kontruktivisme. mengevaluasi dan menunjukkan apakah pemikiran siswa terarah atau tidak. memberikan kesempatan belajar di berbagai tempat dan keadaan. Usaha guru untuk mewujudkan ini adalah . guru menyiapkan alat peraga. tiap siswa memiliki pengalaman tersendiri yang terhubung dengan pengalaman di waktu lampau. memperhatikan keinginan siswa. Memberi kesempatan dan pengalaman yang mendukung belajar siswa. dengan berasumsi tentang subyek didik sebagai berikut : Murid akan mempelajari Bahasa Inggris jika mempunyai motivasi. Murid mempelajari Bahasa Inggris dengan caranya sendiri. (3) Memonitor. guru memberikan kesempatan bekerja sama. Murid mempelajari Bahasa Inggris baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan kelompok. peran guru sebagai mediator dan fasilitator dalam pembelajaran mempunyai tugas antara lain : (1) menyediakan pengalaman belajar yang memungkinkan siswa ikut bertanggung jawab dalam membuat design. Implikasinya adalah . ada hal penting yang harus dipertimbangkan yaitu karakteristik peserta didik (siswa) dan karekteristik mata pelejaran yang akan dipelajari. merencanakan kegiatan yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Implikasinya adalah . menyediakan kegiatan yang menyenangkan. tiap siswa memiliki latar belakang sosial-ekonomi yang berbeda.. (Dirjen Dikdasmen. belajar secara klasikal dan saling bertukar gagasan. mengajarkan bagaimana belajar Bahasa Inggris. proses dan penelitian.

Banyak terdapat pendekatan kooperatif yang berbeda satu dengan yang lainnya. pembelajaran kooperatif atau Cooperative learning adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari 4 sampai 6 orang. Dalam menyelesaikan tugas kelompoknya. melaksanakan proses pembelajaran dengan baik. 1995:6). (2) Mengetahui bagian mana yang belum dikuasainya sehingga ia berusaha untuk mempelajarinya lagi sebagai upaya perbaikan. Di pihak lain menurut Slavin (dalam Solihatin. Model Pembelajaran dengan Model Kooperatip Metode Jigsaw Menurut Lie (2003: 12) Pembelajaran Kooperatif adalah sistem pengajaran yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk bekerjasama dengan sesama siswa dalam tugas-tugas yang terstruktur. Persiapan mengajar meliputi : (1) Mempersiapkan bahan ajar. kegunaan itu antara lain bagi siswa untuk : (1) Mengetahui apakah ia sudah menguasai bahan yang disajikan oleh guru. Melalui test atau menjawab soal banyak kegunaan baik bagi siswa. (3) Mempersiapkan pertanyaan dan arahan yang merangsang siswa belajar aktif. Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar dengan sejumlah siswa sebagai anggota kelompok kecil yang tingkat kemampuannya berbeda. (4) Mempelajarai keadaan siswa. c. Setiap siswa dalam pembelajaran kooperatif mempunyai tanggung jawab individu maupun kelompok terhadap tugas-tugas. (5) Mempelajari kemampuan awal siswa. pembelajaran kooperatif lebih dapat mencapai kesuksesan akademik dan social . Apabila dibandingkan dengan pembelajaran individual.dalam mempersiapkan. Penilaian keberhasilan pembelajran sorang siswa banyak dilakukan dengan menggunakan instrumen test. Peningkatan Kemampuan Memecahkan soal Simulasi Ujian Nasinal Kemampuan memecahkan soal dalam bahasa Inggris merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. Kebanyakan melibatkan siswa dalam kelompok yang terdiri dari emapat siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda dan ada yang menggunakan ukuran kelompok yang berbeda-beda. sekolah ataupun bagi guru itu sendiri. Setiap anggota dalam menyelesaikan tugas kelompok saling bekerja sama dan membantu untuk memahami suatu bahan pembelajaran. (4) Mendiagnosis kondisi siswa. mengerti kelebihan dan kelemahannya. dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen. (2) Mempersiapkan alat peraga / praktikum yang digunakan. setiap siswa anggota kelompok harus saling bekerja sama dan saling membantu untuk memahami materi pelajaran. d. 2007: 5). melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran adalah melaksanakan persiapan mengajar. (3) Penguatan bagi siswa yang sudah memperoleh skor tinggi dan menjadi dorongan untuk belajar lagi. Selama mencari ketuntasan materi yang disajikan guru dan saling membantu teman sekelompok untuk mencapai ketuntasan (Salvin.

Untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011 / 2012. akan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa. 3) Mendorong partisipasi Memotivasi teman sekelompok untuk memberikan kontribusi tugas kelompok. sehingga terjadi pengulangan dan penguatan terhadap meteri yang diberikan. meneruskan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris bagi siswa Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011 / 2012 . Apabila teman sekelompok itu tidak tahu jawabannya. 4) Mendengarkan dengan aktif Memperhatikan informasi yang disampaikan teman dan menghargai pendapat teman sehingga anggota kelompok yang menjadi pembicara akan merasa senang karena apa yang mereka sumbangkan itu berharga. 5) Bertanya Siswa menanyakan informasi atau penjelasan lebih lanjut dari teman sekelompok. Belajar dalam kelompok kecil mendorong terciptanya suatu kemungkinan yang lebih besar untuk melakukan komunikasi. Dalam teknik kooperatip learning yang diantaranya menggunakan teknik jigsaw. Dengan melatih keterampilan ini siswa akan menyelesaikan tugas dalam waktu yang tepat dengan karakteristik yang lebih baik. TUJUAN PENELITIAN 1. b. Agar siswa dapat bekerja sama dengan baik di dalam kelompoknya perlu diajarkan keterampilan-ketarampilan kooperatif pada peserta didik. Siswa tetap berada dalam kerja kelompok. Siswa bersedia menerima tugas dan membantu menyelesaikan tugas sehingga kegiatan akan terselesaikan pada waktunya. IV. interaksi edukatif dua arah dan banyak arah sehingga siswa yang belajar diperkirakan siswa yang belajar tersebut secara mental dan emosional lebih terlihat. Tujuan Umum Tujuan dari penelitian secara umum adalah untuk : a. Hal ini penting karena siswa yang pasif dapat didorong untuk ikut aktif.siswa. 2) Mengambil giliran dan berbagi tugas. baru menanyakan pada guru. Keterampilan-ketrampilan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Berada dalam tugas. Pembelajaran kooperatif adalah suatu pembelajaran teman sebaya dimana siswa bekarja sama dalam kelompok-kelompok kecil yang memiliki latar belakang kemampuan yang berbeda. Melalui teknik pembelajaran dengan metode tersebut siswa diharapkan dapat meningkatkan aktifitas belajarnya.

1) Meningkatnya aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011/2012.9). Menurut Suryadi Suryabrata didapatkan hal-hal pokok sebagai berikut . Untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011 / 2012. Sedangkan bagi peneliti dapat menambah wawasan dalam upaya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris.(Toeti Sukamto dan Udin. 2) Meningkatnya hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris bagi siswa Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendaltahun pelajaran 2011/2012. Bagi Kepala Sekolah dapat digunakan sebagai bahan referensi guru dalam meningkatkan pembelajaran di sekolah khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris.Untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris. c. b. 2) Dapat meningkatkan belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris .MANFAAT PENELITIAN Adapun manfaat dari hasil penelitian ini antara lain : 1. Dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai pemahaman tentang Bahasa Inggris. d. Untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011/2012. KAJIAN PUSTAKA 1. VI. Bagi siswa 1) Dapat meningkatkan aktifitas dalam bertanya kepada guru dalam pembelajaan Bahasa Inggris .1997. c. Tujuan Khusus Tujuan khusus dari penelitian ini adalah : a. Bagi guru. 3) Meningkatnya aktivitas siswa dan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris bagisiswa Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011/2012. Manfaat Teoritik. 2. a. Untuk meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Inggris pada Kelas XII Jurusan RPL SMK N 4 Kendal tahun pelajaran 2011/2012. . c. 2. b. Dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di kelas . b. V . Kemampuan Menurut Morgan dan kawan-kawan dalam buku Teori Belajar dan Model-model Pembelajaran oleh Toeti Sukamto dan Udin Saripudin Winataputra antara lain disampaikan bahwa kemamampuan/ ketrampilan seseorang dapat diperoleh dengan cara belajar . Manfaat Praktis a.

aspek tersebut. Setelah diperoleh pemahaman yang lebih baik maka anggota group tadi kembali ke group semula untuk mengajar atau memberi pemahaman kepada anggota lain tentang materinya.Groups with the studentas are set up. 3. Demikian secara bergantian sehingga semua anggota kelompok memberi masukan kepada yang lain. Dalam Garis Besar Program Pembelajaran ( GBPP ). aktual maupun potensial ) b) bahwa perubahan itu pada pokoknya adalah didapatkannya kecakapan baru (dalam arti Kenntnis dan Fertingkeit ) c) bahwa perubahan itu terjadi karena usaha (dengan sengaja) (Suryadi Suryabrata.a) bahwa melalui kemampuan dan ketrampilan yang dimilki membawa perubahan ( dalam arti behavioral changes. RENCANA DAN PROSEDUR PENELITIAN 1. Dari kutipan di atas secara sederhana dapat dijelaskan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode jigsaw kelas dapat dibagi dalam beberapa group (4-6 siswa).249) 2.masing anggota groumaka anggota tersebut bergabung dengan anggota dari kelompok lain yang sejenis materinya yang biasa didebut kelompok ahli. Mengingat bahasa Inggris adalah salah satu mata pelajaran yang dijadikan pertimbangan kelulusan siswa dan merupakan bahasa asing yang digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat internsional maka intensitas pembelajarannya perlu selalu ditingkatkan. Menurut Wood (p. 17) yang dikutip oleh tim Sertifikasi Guru Rayon XII Universitas Negeri Semarang 20011 dalam buku Sertifikasi Guru Bahasa Inggris (SMA/MA//SMK) halaman 16 disebutkan : Jigsaw. speaking dan writing . Kompetensi seorang peserta didik dalam pembelajaran meliputi 4 pokok kemampuan yaknilistening. To help to the learning students across the class working in the same sub-section get together to decide what is important and how to teach it . Pembahasan soal Simulasi Ujian Nasional akan mencakup asepek. After practice in the ‘expert’ group the original groups reform and students teach each other (Wood. Subyek Penelitian Subyek dalam peniltian ini adalah siswa Kelas XII Jurusan RPL (Teknik Kendaraan Ringan ) SMK N 4 Kendal jumlah siswa 111 orang terbagi dalam kelas. Tiap anggota kelompok diberikan materi yang unik dan menarik untuk dipelajari. Subjek. tempat dan waktu penelitian a. VII.p 17).1990. Each group member is assigned some unique material to learn and then to teach to his group member. . Untuk membantu pemahaman materi yang telah diterima oleh masing. reading.Jigsaw. Soal Bahasa Inggris Simulasi Ujian Nasional 2012 Soal Bahasa Inggris Simulasi Ujian Nasional 2012 merupakan bahan latihan bagi siswa kelas XII yang dibuat oleh lembaga terakreditasi yakni LPMP.

Siklus II Perencanaan pada siklus II adalah sama dengan pada siklus I namun . Kemudian materi dibagikan kepada semua anggota kelompok . sehingga memudahkan dalam mencari data. Khususnya bagi kelompok listening (Part I-IV) akan diputarkan soal listening (sekitar 25 menit) Guru memperbolehkan mereka untuk mendiskusikan. Semua anggota kelompok diberi waktu sekitar 5 menit untuk mempelajarinya. b. Guru memutarkan kembali audio listening untuk dapat dibahas di kelompok induknya selanjutnya memberi waktu 10 menit mendiskusikan soal reading comprehention (non Listening). Setelah itu siswa diperintah untuk bergabung dengan siswa lain yang memiliki jenis soal/masalah yang sama. c. Tempat Penelitian Dalam penilitian ini penulis mengambil lokasi di SMK N 4 Kendal . Kelas dibagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 6-7 siswa berdasarkan urutan daftar hadir (berarti dalam satu kelas ada 5-6 kelompok). Akhirnya guru meminta lembar jawaban serta daftar anggota kelompok untuk bahan laporan/evalusi. Guru memberi waktu masing masing 5 menit kepada anggota kelompok untuk menjelaskan kepada anggota lain secara bergantian sesuai dengan materi yang diterimanya. Waktu Penelitian Penelitian akan dilakukan mulai tanggal 4 Pebruari 2012 sampai dengan kurun waktu penelitian kurang lebih selama 4 bulan pada semester genap Tahun ajaran 2011/2012. Skenario Penelitian a. Perencanaan Siklus I Meliputi pembuatan/pemilihan materi sebanyak 7 jenis (part I-VII) yakni soal dari simulasi ujian nasional LPMP. Tiap kelompok dipersilakan menunjuk salah satu wakil untuk menulis jawaban di papan tulis.Pemilihan waktu tersebut dengan pertimbangan bahwa saat itu dilaksanakan supevisi mengajar bagi para guru sehingga dalam hal pengawasan atas pelaksanaan penelitian akan lebih terbantu oleh supervisor.Pertimbangan penulis mengambil subyek penelitian tersebut dimana siswa Kelas XII sebentar lagi akan menempuh Ujian Akhir Nasional (UAN) sehingga mereka ada kesungguhan dalam belajar. mulai dari siklus Idan Siklus II. 2. Waktu untuk melaksanakan tindakan pada bulan Pebruari.Setelah diskusi selesai para anggota kelompok untuk kembali ke kelompok semula. penulis mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan bahwa siswa kelas XII SMK N 4 Kendal khususnya jurusan RPL memliki kekhasan di samping itu penulis sendiri bekerja pada sekolah tersebut. peluang waktu yang luas dan subyek penelitian yang sangat sesuai dengan profesi penulis. Sedang yang tidak masuk dalam kelompok listening dipersilakan diskusi menyelesaikan soal yang didapatkannya .

3. VIII. mencakup: PERENCANAAN SIKLUS I PENGAMATAN PERENCANAAN SIKLUS II PENGAMATAN REFLEKSI PELAKSANAAN REFLEKSI PELAKSANAAN 4. pembagian regu dengan urutan meja yang berdekatan dan sebelum diskusi dimulai secara sekilas diberikan arahan oleh guru pada soal.menggunakan soal yang berbeda .soal yang dianggap sulit oleh siswa (dengan memperhatikan hasil pelaksanaan pada test siklus I). Meningkatnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Kriteria Keberhasilan. a. Meningkatnya prestasi belajar siswa/ nilai akademis b.Tindakan ( Action )/ Kegiatan. c. Siswa juga diberi waktu untuk bertanya (waktu sekitar 10 menit). Meningkatnya prestasi sekolah dalam Ujian Nasional. JADWAL PENELITIAN Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2011/2012 mengacu pada kalender akademik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): NO RENCANA PENELITIAN 1 2 MINGGU Ijin Penelitian Pel SIKLUS I Rencana Pelaksanaan Pengamatan Refleksi Terapi ulang SIKLUS II Perencanaan Pelaksanaan Pengamatan Refleksi 1 v 2 2 3 4 BULAN 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 1 2 3 4 V V V 3 4 V V V v v .

2009.Jakarta:Rieneka Cipta. Pengembangan Profesi Guru. Udin Syaefudin.2002. 2005. Bandung: Alfabeta.Prosedur penelitian suatu pendekatan Praktek.Sertifikasi Guru Bahasa Inggris (SMA/MA//SMK) Wahyudi.5 Interpretasi.Semarang :UPT MKK UNNES. Saud. Dalyono Anni. 2.Suharsini. Tim 2011 Sertifikasi Guru Rayon XII Universitas Negeri Semarang 2011 . 3. DAFTAR PUSTAKA Arikunto.2009. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Organisasi Pembelajar (Learning Organization). IX. . 5. penyimpulan Penyusunan laporan V V 1. Bandung: Alfabeta.Psikologi Pendidikan. 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->