Nama: Rahmiyani Kelas: X-2

Pengertian limbah
Limbah atau sampah bisa diartikan sebagai kotoran hasil pengolahan pabrik ataupun manusia yang mengandung zat kimia berupa sampah dan dapat menimbulkan polusi serta menganggu kesehatan. Pada umunya sebagian besar orang mengatakan bahwa limbah adalah sampah yang sama sekali tidak berguna dan harus dibuang, namun jika pembuangan dilakukan secara terus-menerus maka akan menimbulkan penumpukan sampah. Limbah bukanlah suatu hal yang harus dibuang tanpa guna, karena dengan pengolahan dan pemanfaat secara baik limbah akan menjadi barang yang lebih berguna dari sebelumya. Limbah akan menjadi suatu yang sanagt berguna dan memiliki nilai jual tinggi kala limbah diolah secara baik dan benar. Limbah yang tidak diolah akan menyebabkan berbagai polusi baik polusi udara, polusi air, polusi tanah dan juga polusi lain yang akan menjadi sarang penyakit. Pada lingkungan tempat pembuangan sampah bisa dipastikan udara sekitar tidak sehat dengan bau yang tak sedap dari limbah, sumber air sekitar lingkungan akan tercemar dengan resapan limbah dan tanah yang ada di lingkungan ini akan terkontaminasi dengan zat kimia limbah sehingga tanah akan tandus. Dari pengertian limbah yang ada, limbah digolongkan menjadi dua jenis macam limbah yakni limbah organik dan limbah anorganik. Berikut penjelasannya: a. Limbah organik Limbah organik termasuk pada jenis limbah yang mudah diuraikan zat-zatnya mejadi partikelpartikel yang baik untuk lingkungan. Limbah organik bisa berupa sampah rumah tangga, sampah industri yang tidak menggunakan bahan kimia misalnya sampah sayur-sayuran dan sampah peralatan yang alami ataupun sampah hasil ternak. Limbah organik dari rumah tangga tidak hanya berpaku pada sampah-sampah yang berupa hasil olahan makhluk hidup saja tetapi Limbah apapun asalkan mampu diolah menjadi benda-benda yang lebih bermanfaat dan dapat diuraikan adalah limbah organik. b. Limbah anorganik Limbah anorganik merupakan limbah yang berasal dari limbah pabrik dan perusahaanperusahaan yang bergerak pada bidang pertambangan. Sumber daya alam yang tidak mampu untuk diuraikan menjadi partikel-partikel berguna inilah yang dikatakan limbah anorganik. Limbah industri anorganik yang tidak dapat diuaraikan ini akan berbahaya bagi kesehatan dan menjadi sampah yang tidak berguna bagi manusia maupun lingkungan sekitar. Limbah rumah tangga yang berupa benda-benda bekas seperti plastik, kaleng bekas, botol-botol bekas dan peralatan lain juga dikatakan menjadi limbah anorganik karena limbah ini tidak mampu diuraikan.

DAUR ULANG LIMBAH DAN PEMANFAATAN ULANG LIMBAH Daur ulang adalah penggunaan kembali material atau barang yang sudah tidak digunakan, menjadi bentuk lain. A. Tujuan Daur Ulang dan Pemanfaatan Ulang Daur ulang dan pemanfatan ulang mempunyai beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut :

Botol kecap. 6. Penyimpanan Limbah yang sudah dipisahkan tadi disimpan dalam kotak yang tertutup. botol minuman. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas. Aluminium. Baja sisa kontruksi bangunan akan berguna sebagai bahan baku pembuatan baja baru. . seperti tas. Pengiriman atau penjualan Barang-barang yang sudah terkumpul dapat dijual ke pabrik yang membutuhkan material bekas sebagai bahan baku atau dapat dijual atau diberikan ke pemulung. 1. Plastik. Eceng gondok Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak. Kertas. 3. Baja. Mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran atau kerusakan lingkungan. Mengurangi penggunaan bahan atau sumber daya alam. Pemisahan Limbah yang akan didaur ulang atau dimanfaatkan ulang dipisahkan dengan limbah yang harus dibuang ke tempat pembuangan. botol minyak pelumas. Macam-macam limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa proses daur ulang Beberapa jenis limbah ada yang dapat dimanfaatkan secara langsung atau pun dilakukan melalui proses daur ulang. langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut. C. Misalnya. Limbah tersebut biasanya mengandung gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak. B. dan botol sampo. Usahakan setiap kotak yang tertutup hanya berisi satu jenis material limbah tertentu. Ampas tahu Ampas tahu bisa digunakan untuk bahan makanan ternak. dan gelas / piring pecah dapat digunakan untuk membuat botol. Mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik ada yang dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan. 1. Keuntungan menggunakan pupuk organik yaitu tidak merusak kesuburan tanah. 3. botol sirup. 5. 2. Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan. Berikut ini beberapa macam limbah yang dapat dirasakan atau dimanfaatkan secara langsung. gelas. Sampah organik Contohnya daun-daunan dan kotoran ternak. dijadikan tas. Menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup yang terdapat di dalam lingkungan. 4. Mendapatkan penghasilan karena dapat dijual ke masyarakat . Semuajenis kertas dapat didaur ulang. Melestarikan kehidupan makhluk yang terdapat di suatu lingkungan tertentu. Gelas. misalnya kertas bekas atau botol bekas. 3. seperti kertas koran dan kardus. Limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses lagi menjadi bahan pembungkus (pengepakan) untuk berbagai keperluan. Langkah Daur Ulang atau Pemanfaatan Ulang Untuk memudahkan proses daur ulang dan pemanfaatan ulang. 1. atau piring yang baru. Kedua jenis sampah itu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Macam-macam limbah yang dapat didaur ulang Berikut adalah beberapa jenis limbah atau material yang dapat dimanfaatkan melalui daur ulang. 2. 5. D.1. 2. 4. 2. 3.

Proses daur ulang ini juga dapat mengubah sampah menjadi energi panas yang dikenal dengan proses insenerasi. penggunaan bahan-bahan plastik / kertas bekas untuk benda-benda souvenir. besi atau logam bekas dan sampah organik yang berasal dari dapur atau pasar dapat didaur ulang menjadi kompos (pupuk). Refill Refill artinya mengisi kembali wadah-wadah produk yang dipakai. Misalnya. botol-botol minuman yang telah kosong diisi kembali dan sebagainya. yaitu menggunakan kembali barang bekas tanpa pengolahan bahan.E. di samping akan mengurangi sampahnya. Replace Menggantikan dengan bahan yang bisa dipakai ulang (replace). yaitu menggunakan limbah padat dalam bentuk lumpur hasil akhir pengolahan air limbahnya tidak dibuang ke tanah tetapi digunakan sebagai bahan bakar setelah mengalami pengeringan. terutama sampah yang mempunyai sifat sukar diolah dan berbahaya. Selain itu bila setiap orang menggunakan saputangan daripada tissue. Contohnya. 4. untuk tujuan yang sama atau berbeda dari tujuan asalnya. adalah upaya mengubah kebiasaan yang dapat mempercepat produksi sampah. yang tidak lain adalah kayu dari hutan. Kalau setiap orang melakukan hal tersebut beberapa ton sampah yang akan terreduksi per bulan dan beberapa hasil hutan dapat terselamatkan. . 6. yaitu kegiatan yang memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk digunakan lebih lanjut. Insenerasi sederhana sudah ada yang melakukan oleh beberapa industri misal di Jakarta. dengan tidak menggunakan tissue dapat terjadi penghematan terhadap bahan baku untuk tissue. Repair Repair artinya melakukan pemeliharaan atau perawatan agat tidak menambah produksi limbah. 3. Mengurangi Limbah dalam Kehidupan Sehari-hari Reuse Memanfaatkan ulang (reuse). pecahan-pecahan gelas atau kaca. Reduce Mengurangi (reduce). 1. adalah semua bentuk kegiatan atau perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah. bekas ban untuk tempat pot atau kursi taman. ibu-ibu rumah tangga kembali kepola lama yaitu membawa keranjang belanja ke pasar. 5. Contohnya. 2. kertas atau sampah bekas. Dengan demikian jumlah kantong plastik yang di bawa ke rumah akan berkurang (terreduksi). Recycle Mengolah kembali (recycle).

Botol kecap. Semuajenis kertas dapat didaur ulang. Limbah tersebut biasanya mengandung gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan hewan t ernak. e. seperti tas. Manfaat setelah di daur ulang a. Kertas. e. dijadikan tas. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas. Sampah organik 2. Limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses lagi menjadi bahan pembungkus (pengepakan) untuk berbagai keperluan. c. Kertas. b. Aluminium d. Plastik. Botol kecap. . c. dan gelas / piring pecah.Soal 1. f. 3. bahan dasar untuk daur ulang tersebut a. Eceng gondok g. Akibat yang ditimbulkan bila tidak di daur ulang Akan berbahaya bagi kesehatan dan menjadi sampah yang tidak berguna bagi manusia maupun lingkungan sekitar. gelas. Baja. botol minyak pelumas. Ampas tahu Ampas tahu bisa digunakan untuk bahan makanan ternak. Aluminium. seperti kertas koran dan kardus. Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan. h. botol minuman. b. g. botol sirup. 4.. Baja. Kedua jenis sampah itu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. d. botol sirup. Plastik. Solusi untuk mengurangi sampah atau limbah Dengan cara mendaur ulang limbah-limbah tersebut. atau piring yang baru. Gelas. Baja sisa kontruksi bangunan akan berguna sebagai bahan baku pembuatan baja baru. dan gelas / piring pecah dapat digunakan untuk membuat botol. Sampah organik Contohnya daun-daunan dan kotoran ternak. Gelas. Ampas tahu h. Keuntungan menggunakan pupuk organik yaitu tidak merusak kesuburan tanah. Eceng gondok Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak. dan botol sampo. f. Misalnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful