Material Teknik 08 Th

Material Teknik

Pengampu: Yudy Surya Irawan

12. Aluminium dan Paduannya
Aluminium adalah logam yang ringan dengan berat jenis 2.7 gram/cm3 setelah Magnesium (1.7 gram/cm3) dan Berilium(1.85 gram/cm3) atau sekitar 1/3 dari berat jenis besi maupun tembaga. Konduktifitas listriknya 60 % lebih dari tembaga sehingga juga digunakan untuk peralatan listrik. Selain itu juga memiliki sifat penghantar panas, memiliki sifat pantul sinar yang baik sehingga digunakan pula pada komponen mesin, alat penukar panas, cermin pantul, komponen industri kimia dll. Aluminium merupakan logam yang reaktif sehingga mudah teroksidasi dengan oksigen membentuk lapisan aluminium oksida, alumina (Al2O3) dan membuatnya tahan korosi yang baik. Namun bila kadar Fe, Cu dan Ni ditambahkan akan menurunkan sifat tahan korosi karena kadar aluminanya menurun. Penambahkan Mg, Mn tidak mempengaruhi sifat tahan korosinya. Aluminium bersifat ulet, mudah dimesin dan dibentuk dengan kekuatan tarik untuk aluminium murni sekitar 4~5 kgf/mm2. Bila diproses penguatan regangan seperti dirol dingin kekuatan bisa mencapai ± 15 kgf/mm2. Karakteristik Aluminium: Sifat-sifat Struktur kristal Densitas pada 20°C (sat. 103kg/m3) Titik cair (°C) Koefisien mulur panas kawat 20°~100°C (10 /K) Konduktifitas panas 20°~400°C (W/(m K) Tahanan listrik 20°C (10 KΩ m) Modulus elastisitas (GPa) Modulus kekakuan (GPa)
-8 -6

Aluminium murni tinggi FCC 2.698 660.1 23.9 238 2.69 70.5 26.0

12.1 Macam-macam aluminium dan paduannya serta kode penamaan
Klasifikasi aluminium: Paduan jenis tidak dapat di perlakukan panas Al paduan untuk dimesin (non-heat-treatable) Paduan jenis dapat perlakuan panas (heat-treatable) Non-heat-treatable alloy Al paduan untuk coran Heat-treatable alloy Beberapa macam paduan aluminium tempa/pengerjaan: 1. Paduan Al-Cu Paduan aluminium seri 2000, biasanya terkenal dengan sebutan duraluminium atau super duraluminium. Kandungan Si yang lebih banyak pada A2014 dibandingkan A2017 membuat A2014 dapat
Yudy Surya Irawan

Al murni ( seri 1000) Paduan Al-Mn (seri 3000) Paduan Al-Si (seri 4000) Paduan Al-Mg (seri 5000) Paduan Al-Cu (seri 2000) Paduan Al-Mg-Si (seri 6000) Paduan Al-Zn (seri 7000) Paduan Al-Si (Silumin) Paduan Al-Mg (Hydronarium) Paduan Al-Cu (Lautal) Paduan Al-Si-Mg (Silumin, Lo-ex)

8-1

Contoh: A7075 memiliki kekuatan yang tinggi sehingga banyak digunakan untuk material konstruksi pesawat terbang. Paduan Al-Mg-Si Merupakan paduan aluminium seri 6000.5%. Paduan Al-Cu Tuang/Cor. Mg 1. Mengandung Cu 4~5% dengan sifat dimesin yang baik namun memiliki sifat cor yang kurang baik. Contoh: A6061 digunakan untuk material konstruksi dan A6063 untuk bingkai arsitektur 5. Paduan Al-Mg Merupakan paduan aluminium seri 5000 A5005 yang memiliki Mg yang rendah digunakan untuk aksesoris. 4. Yudy Surya Irawan 8-2 . Untuk meningkatkan kekuatan terhadap korosi tegangan (stress-corrosion). Paduan Al-Si Tuang Mengandung Si 10~13% dan biasa disebut Silumin.Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan ditingkatkan kekuatannya dengan melakukan perlakuan panas pendinginan cepat (quenching) lalu dipanaskan lagi ditemperatur di bawah suhu rekristalisasi dan didinginkan dalam udara (tempering). Untuk komponen mobil. A5056. Digunakan untuk peralatan dapur. piston dll. Kandungan Ni yang ditambahkan pada A2018 meningkatkan kekuatan tahan panasnya sehingga digunakan untuk komponen tahan panas dengan daerah panas penggunaan antara 200~250°C. Sedangkan paduan yang memiliki Mg antara 2 ~ 5% digunakan untuk material konstruksi seperti A5052. Beberapa macam paduan aluminium coran: Dibandingkan dengan aluminium paduan memiliki unsur paduan yang lebih banyak dan memiliki butiran yang lebih kecil yang disebabkan oleh adanya penambahan Ti.2% pada A3003 meningkatkan kekuatan 10% dari pada aluminium murni dengan sifat tahan korosi dan sifat mampu mesin yang sama dengan aluminium murni. Paduan Al-Zn-Mg Merupakan paduan aluminium seri 7000. komponen hidrolis untuk pesawat terbang 2. Kandungan Cu dan Mg yang rendah pada A2117 membuat lebih tidak keras sehingga digunakan untuk bahan rivet. Paduan Al-Mn Merupakan paduan aluminum seri 3000. panel. Memiliki sifat tahan korosi dan kekuatan yang tinggi. 3. Penambahan Mn sekitar 1. 3. Paduan Al-Cu-Ni-Mg Tuang Mengandung Ni 2%. Digunakan untuk penutup kotak Penambahan Si 17 ~25% meningkatkan kekuatan suhu tinggi dengan koefisien mulur panas yang kecil. 2. sehingga digunakan untuk silinder. A5083. Mn dan Cr ditambahkan. 1.

9 (pengerasan khusus) -T Diperlakukan panas -T10 Yudy Surya Irawan . penuaan buatan. 4 (1/2 pengerasan). Solution heat-treated lalu penuaan buatan.5% Angka ke-6 menunjukkan bentuk dari material P : Plate (pelat). piston dan sejenisnya. Pengkodean aluminium umumnya berdasarkan standar AA (Aluminium Association of America) dengan menggunakan penamaan 4 angka. Angka ke-4 dan 5 menunjukkan kadar kemurnian aluminium untuk aluminum murni. Urutan ke-1 A A ke-2 1 ke-3 1 ke-4 0 ke-5 0 ke-6 P ke-7 H-24 Huruf pertama A adalah singkatan dari Aluminium Angka ke-2 : menunjukkan jenis paduannya seperti ditunjukkan di tabel berikut: 1 : Aluminium murni dengan kadar 99 % atau lebih 2 : Paduan Al-Cu-Mg 3 : Paduan Al-Mn 4 : Paduan Al-Si 5 : Paduan Al-Mg 6 : Paduan Al-Mg-Si 7 : Paduan Al-Zn-Mg 8 : Paduan selain yang disebutkan 9 : untuk cadangan penamaan Angka ke-3 : menggunakan angka 0 ~ 9. penuaan buatan Solution heat-treated. pengerasan pengerjaan Setelah pengerjaan/pembentukan pada suhu tinggi. T: Tube (tabung). penuaan buatan 8-3 -H -H1n -T4 -T5 -H2n -H3n -T6 -T7 -T8 -T9 Pengerasan pengerjaan kemudian dianil dengan stabil n=2 (1/4 pengerasan). kemudian di “aging/penuaan” secara buatan. Contoh : A1100 memiliki unsur paduan total 1% dengan aluminium 99 % A1050 memiliki unsure paduan 0. didinginkan cepat. mesin disel. lalu natural aging Didinginkan cepat dari pembentukan suhu tinggi. pengerasan dengan pengerjaan. 8 (pengerasan dengan rasio pengerjaan 75%). lalu dibiarkan pada suhu ruang ( natural aging) Solution heat-treated. B: Bar (batang) Angka ke-7 menunjukkan macam perlakuan panas yang telah dilakukan seperti ditunjukkan di tabel berikut ini: Kode -F -O Arti Murni hasil produksi Anil total (Full Annealing) Pengerasan pengerjaan (work hardening) Pengerasan dengan pengerjaan Pengerasan dengan pengerjaan lalu dianil sebagian Kode -T2 -T3 Arti Anil total (Full Annealing) Solution heat-treated (didinginkan seketika dari temperature cair). serta koefisien mulur panas yang kecil sehingga digunakan untuk silinder head. 0 menunjukkan paduan dasar. artificial aging (di atas suhu ruang) Solution heat-treated lalu distabilisasi Solution heat-treated. sedangkan 1 ~ 9 menunjukkan perbaikan dari paduan. W: Wire (kawat). lalu pengerjaan dingin. 6 (3/4 pengerasan).5% dengan aluminium 99.Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan Memiliki kekuatan suhu tinggi yang baik. pengerasan pengerjaan.

2 30 145 35 150 75 325 40 185 90 255 50 215 105 505 355 El (%) 39 7 35 5 20 20 30 4 27 7 12 17 11 15 Guna ≤1.2 Si .5 Mikrostruktur penampang A5457-O dirol dingin dengan reduksi atau rolling ratio =80%.15 Zr+Ti ≤0.12 Li =2.10 1.2= tegangan luluh metode offset 0.10 .67 2. Butir mengalami rekristalisasi dengan butir-butir persegi. material konstruksi las Material konstruksi las .2 Gbr.20 .30 .10 .25 Zr ≤.20 Zr+Ti ≤0.2% (MPa) El(%)= perpanjangan=elongation (%) Contoh foto mikrostruktur aluminium dan paduannya Gbr.15 T8 540 490 5 Keterangan: Tr.10 .2 Mg .1 - dll.5 .05 .12.10 .40 . O H18 O H18 O T4 O H18 O H38 O T6 O T6 T6 σB 75 160 90 165 185 470 110 200 195 290 90 240 230 570 430 σy0.20 .4 Mikrostruktur penampang A5457-O dirol dingin dengan reduksi atau rolling ratio =40%.25 .30 . (100X) Yudy Surya Irawan 8-4 .3 Mikrostruktur penampang A5457-O dirol dingin dengan reduksi atau rolling ratio =10%.21 Tangki.05 .12.(500X) Gbr.10 Cr . peralatan olah raga Gerbong kereta api. Partikel FeAl3 berupa titik hitam.6 2.05 . Sepeda motor Peralatan sehari-hari.22 . wadah. Tr.2 Mikrostruktur Aluminium 1100-O dirol dingin dan dianil.4 Gbr.05 1.1 Mikrostruktur Aluminium 1100-H18 dirol dingin.25 .25 Fe .7.10 5.13 Mn .12.25 V≤.12.05 .30 1.20 .12. bahan arsitektur. gerbong.10 Zr =.12.5 .7 .12.4 . bahan arsitektur Pesawat terbang.4 .6 .5 . (100X) Gbr.3 .35 .40 .05 .03 .10 .6 Sifat mekanis Ti .40 Cu .10 .Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan Contoh Aluminium dan Paduannya (JIS H4000 ~ H4180) Kandungan kimia (% berat) Jenis 1050 1100 2024 3003 5052 6063 7075 7N01 8090 .13 4.5 .97 .0 .= Treatment σB= kekuatan tarik (MPa) σy 0.3 Gbr.10 . bahan arsitektur Tangki. (500X) Gbr.5 - Zn .35 . wadah Kapal laut.10 . pendingin Pesawat Terbang.5 Aluminium paduan A5457-O setebal 10 mm dianil pada suhu 345°C (650°F) Gbr.05 . bahan arsitektur Bingkai jendela.5 .6 4. bahan arsitektur.30 . Partikel FeAl3 berupa titik hitam.12.5 1. kereta roda.1 Gbr.45 2. (100X) Gbr.25 .7.

Tembaga memiliki kekuatan tarik menengah dan dapat ditingkatkan dengan memadu seng atau timah menjadi brass(kuningan) dan bronze(perunggu). Tembaga memilik daya tahan korosi yang baik di dalam air. oksigen dapat direaksikan dengan fospor untuk membentuk phosphor pentoksida (P2O5) yang tidak membuat tembaga getas.93 1083 17. Tembaga banyak digunakan sebagai material penghantar listrik/kawat listrik. Penambagan timbal (Pb) antara 0.1 393 1. hal ini disebabkan adanya lapisan oksida yang melapisi permukaannya. dalam tanah maupun dalam air laut. Kekuatan tarik tembaga yang telah dianil antara 234 ~374 MPa dan dapat ditingkatkan kekuatannya dengan cara pengerjaan dingin semacam pengerolan dingin. konduktor listrik dan panas yang tinggi. Brass (Tembaga paduan seng) kuningan Brass mengandung tembaga yang dipadu dengan seng antara 5 ~ 40%.Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan 13. Tembaga ETP mengandung oksigen sekitar 0. batang. b.1 Macam-macam Tembaga dan paduannya serta kode penamaan Tembaga dapat dibagi menjadi beberapa macam: a. Tembaga murni (Unalloyed copper) Tembaga murni atau tembaga tak berpaduan merupakan suatu material teknik yang penting karena memiliki konduktifitas listrik yang tinggi. 10 kg/m ) Titik cair (°C) Koefisien mulur panas kawat 20°~100°C (10 /K) Konduktifitas panas 20°~400°C (W/(m K) Tahanan listrik 20°C (10-8 KΩ m) Modulus elastisitas (GPa) Modulus kekakuan (GPa) -6 3 3 Tembaga murni FCC 8. Fenomena penggetasan yang disebabkan oleh hydrogen ini yang disebut Hydrogen Embrittlement. sehingga banyak digunakan di industri listrik. Tembaga ETP adalah tembaga yang telah dimurnikan kandungan besi sulfidanya dalam dapur pemurnian. Tembaga Electrolytic tough-pitch (ETP) adalah tembaga yang tidak terlalu mahal dan digunakan untuk memproduksi kawat. Cu2O + H2 (larut dalam Cu) → 2Cu + H2O (uap) Uap air ini terjebak dan membentuk lubang-lubang dalam terutama dalam batas butir yang mana membuat tembaga getas.673 128 46. Untuk menghindari hydrogen embrittlement yang disebabkan Cu2O. Tembaga dan Paduannya Tembaga merupakan logam setelah baja yang banyak digunakan sejak dahulu kala karena memiliki kemampuan dimesin/dikerjakan yang baik.04% dalam bentuk Cu2O saat dicor. Karakteristik Tembaga: Sifat-sifat Struktur kristal Densitas pada 20°C (sat.5 ~ 3% dapat memperbaiki kemampuan dimesin.8 13. daya tahan korosi. plat dan plat tipis. Yudy Surya Irawan 8-5 . Oksigen bukan merupakan ketidakmurnian yang penting namun bila dipanaskan di atas 400°C dalam atmosfir hydrogen maka hydrogen akan menyusup ke tembaga bereaksi membentuk tembaga dan uap air.

Paduan Cu – (35~45%) Zn. Penambahan timbal (5 ~ 10%) untuk meningkatkan daya tahan aus pada permukaan bantalan. Untuk klasifikasi berdasarkan JIS hanya menggunakan 4 angka di belakang C dengan definisi yang hampir sama seperti contoh C1100 sama dengan C11000.(25~35%) Zn. Paduan Cu . Memiliki kekuatan lebih tinggi daripada brass terutama pada kondisi setelah dikerjakan dingin dan sifat tahan korosi. Memiliki ketahanan korosi air laut yang tinggi. Merupakan paduan antara tembaga dan timah sekitar 1 ~ 10%. Banyak digunakan untuk kondenser air. Kelemahannya pada harga yang mahal. Bronze (Tembaga paduan timah) perunggu Bronze / perunggu merupakan paduan tembaga yang kuat. C10100 hingga C79900 untuk tembaga paduan tempa sedangkan C80000 hingga C99900 untuk tembaga paduan cor. 3. Klasifikasi tembaga paduan Pengklasifikasian di US berdasarkan sistem klasifikasi oleh Copper Development Association (CDA). katup. merupakan kuningan 6/4 yang dipadu dengan mangan 0. Banyak digunakan untuk pengerjaan plat dan untuk peralatan mesin. Kuningan kekuatan tinggi (Cu-Zn-Mn). c. Ni dan Sn di bawah 1% untuk meningkatkan kekuatan dan memperbaiki daya tahan korosi. untuk material arsitektur. Namun bila kuningan 7/3 ditambah timah sekitar 1% disebut Admiral Brass. Al dan Sn meningkatkan daya tahan korosi dan daya tahan aus. d. sifat tahan lelah dan kekuatan yang sangat baik sehingga digunakan untuk pegas.5%. Paduan Tembaga Berilium Mengandung berilium (Be) antara 0. Nikel juga menaikkan kekuatan dan daya tahan aus.Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan b.2 hingga 2. Mn dan Fe melembutkan butiran logam sehingga kekuatan meningkat. disebut juga kuningan 6/4.3 ~ 3% dan Al. peralatan rumah tangga 2. dikerjakan dingin hingga memiliki kekuatan tarik sekitar 1463 MPa (tertinggi untuk jenis paduan tembaga) Banyak digunakan untuk peralatan yang membutuhkan kekerasan yang tinggi dan tidak menimbulkan bunga api untuk industri kimia.(5~20%) Zn.6 ~ 2% dengan penambahan kobalt 0.5 ~ 1. dengan kekuatan yang tinggi. diafragma. Memiliki kemampuan diperlakukan panas. roda gigi. Memiliki daya tahan korosi. Berharga lebih murah dan banyak dikerjakan panas. kuningan laksamana. disebut juga kuningan 7/3 dengan sifat mudah dimesin dengan kekuatan yang memadai sehingga tepat digunakan untuk komponen-komponen yang rumit. 5. Paduan Cu–Zn–Sn (Naval Brass. 4. kuningan perkapalan) yang mana kuningan 6/4 ditambahkan timah 0. keras dan memilik daya tahan korosi yang tinggi. komponen kapal laut.5%. Yudy Surya Irawan 8-6 . Fe. aksesoris baju. Paduan Cu .1 Macam-macam Brass: 1. Membutuhkan biaya proses yang lebih mahal daripada brass Penambahan timah hingga 16% ada paduan coran untuk bantalan kekuatan tinggi dan roda gigi.

0 ~ 11.0 61.= Treatment σB= kekuatan tarik (MPa) σy 0. Contoh Tembaga dan Paduannya (JIS H3100 ~ H3510) Kandungan kimia (% berat) Jenis Sifat mekanis Ni - Cu 1100 ≥ 99. tembaga paduan aluminium dan besi.5~ 71.20 - - 83.2= tegangan luluh metode offset 0.5 ~ 2.0 ~ 3.0 ~ 1.3% Tembaga paduan seng (brass. dan tembaga paduan seng silikon cor.0 Ni+ Co ≥ .05 ≤ .Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan Klasifikasi Tembaga Paduan (Copper Development Association System) Tembaga Paduan C1XXXX C2XXXX C3XXXX C4XXXX C5XXXX C6XXXX C7XXXX Tembaga dengan kandungan lebih dari 99. Tembaga paduan timah coran.2 - El (%) ≥35 ≤2 ≥35 ≥40 ≤2 ≥35 ≤2 ≥18 ≥10 ≥35 ≥10 ≥30 Guna 1020 2600 Brass ≤ .98 ≥ 99.0~ 90. kuningan) Tembaga paduan seng dan timbal (leaded brass. longsong Aksesori jaringan listrik Komponen jam. peralatan industri kimia Kawat listrik. 0.96 68.0 0.8 ~ 2.07 ≤ . kapal laut Peralatan penghantar panas Pegas.8 - - - - - - - - Kawat listrik.0 9.0 - ≤ . casing. O H O H O H O H 1/4H H H O H F σB ≥196 ≥275 ≥196 ≥275 ≥275 412~ 539 ≥324 ≥471 343~ 431 ≥422 ≥451 ≥490 ≥686 ≥275 412~ 539 686~ 834 σy0.0 - 1720 - - - - - - O H - ≥35 ≤2 Keterangan: Tr. tembaga paduan nikel dan seng.5 - sisa - - - - - Radiator.0 1. tembaga paduan nikel dan besi. kuningan bertimah) Tembaga paduan timah Tembaga paduan aluminium (aluminum bronze).0 ≤ .5 59. peralatan industri kimia 3.07 ≤ .10 2. roda gigi Roda gigi.10 2.0 - Be 1. tembaga paduan timah dan timbale.2% (MPa) El(%)= perpanjangan=elongation (%) Yudy Surya Irawan 8-7 . cam. tembaga paduan silikon (silicon bronze) dan bermacam-macam tembaga paduan seng Tembaga paduan nikel dan tembaga paduan nikel dan seng Tembaga Paduan Tuang (cor) C8XXXX C9XXXX Tembaga tuang.20 ~ 1.0 - Pb - Fe - Sn - Zn - Al - Mn - P - Tr. berbagai tipe kuningan cor.0 ~ 4.05 - - - 7060 - - ≤ 1.0 ~ 10. tembaga murni cor. baut.0 ~ 5. pegas Peralatan penghantar panas. tembaga paduan timah dan nikel.0~ 64.0~ 62. Roda gigi jam/arloji 2801 3560 5101 Bron ze 6161 sisa sisa - 7.50 ~ 2. kuningan bertembaga) Tembaga paduan seng dan timah (tin brass. tembaga paduan mangan cor.0 0.

2 Mikrostruktur Penampang Memanjang dari Batang Tembaga 11000 dirol panas dengan butiran persegi dan partikel Cu2O yang sedikit memanjang berupa titik hitam.13. kemudian dipanaskan hingga butirannya 120 mikron.6 Gbr. lalu dirol dingin dari tebal 6mm hingga 4 mm.13. Kekuatan tari 524 MPa ( Perbesaran 75X) Gbr.3 Mikrostruktur Penampang Memanjang dari Batang Tembaga 11000 diekstrusi panas dengan butiran persegi dan partikel Cu2O yang tersebar berupa titik hitam.13.8 Gbr.13.13. ( Perbesaran 75X) Gbr.13.13.8 Mikrostruktur Batang Tembaga Paduan Bronze Mangan C67500 yang telah diekstrusi ( Perbesaran 875X) Gbr.13.13.(250X) Gbr. ( Perbesaran 500X) Gbr.(400X) Gbr.13.13.10 Gbr.9 Gbr.6 dan 13.13.Material Teknik Pengampu: Yudy Surya Irawan Contoh gambar Mikrostruktur Tembaga dan Paduannya: Gbr.3 Gbr.1 Mikrostruktur Penampang Melintang dari Batang Tembaga 11000 dirol panas dengan butiran persegi dan partikel Cu2O berupa titik hitam.4 Gbr. ditarik dingin dan dianil 30 menit pada 565°C.13. kemudian dipanaskan hingga butirannya 120 mikron.10 Mikrostruktur Batang Tembaga Paduan Bronze Silikon-Pospor C64700 yang telah dituakan dua jam pada 480°C.7 Mikrostruktur Penampang Melintang dan Memanjang dari Tembaga Paduan Brass 26000 dirol panas hingga ketebalan 10 mm lalu dianil hingga butirannya 15 mikron lalu dirol dingin hingga 6 mm (reduksi 40%).13. Butiran alfa tidak bersih karena adanya resapan nikel dan silikon ( Perbesaran 200X) Yudy Surya Irawan 8-8 .9 Mikrostruktur Batang Tembaga Paduan Bronze Pospor C51000 yang telah diekstrusi. (250X) Gbr.4 dan 13.2 Gbr. Setelah itu dipanaskan di bawah suhu rekristalisasi dan diamkan dalam udara.5 Mikrostruktur Penampang Melintang dan Memanjang dari Tembaga Paduan Brass 26000 dirol panas hingga ketebalan 10 mm lalu dianil hingga butirannya 15 mikron lalu dirol dingin hingga 6 mm (reduksi 40%).5 Gbr.1 Gbr.13.13.13.13.7 Gbr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.