Judul

LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG

Mata Pelajaran : Akuntansi Kelas : II (Dua) Nomor Modul : Akt.II.06

Penulis: Drs. Dedi K. Mulyadi Penyunting Materi: Drs. H. M. Hasni Penyunting Media: Drs. Ade Koesnandar, M.P .d.

DAFTAR ISI
IDENTITAS DAFTAR ISI PENDAHULUAN Kegiatan Belajar 1: HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) ........................... Petunjuk .......................................................................... Uraian Materi .................................................................. 1. Pengertian Harga Pokok Penjualan .......................... 2. Rumus Menghitung Penjualan Bersih ....................... 3. Rumus Menghitung Pembelian Bersih ...................... 4. Rumus Menghitung Harga Pokok Pejualan................ TUGAS KEGIATAN 1 ....................................................... Kegiatan Belajar 2: LAPORAN KEUANGAN ................................................. Petunjuk .......................................................................... Uraian Materi .................................................................. 1. Pengertian Laporan Laba Rugi ................................. 2. Menyusun Laporan Laba Rugi ................................. 3. Perusahaan Unsur Laporan Perubahan Modal.......... 4. Menyusun Laporan Perubahan Modal ....................... 5. Unsur-unsur Laporan Neraca ................................... 6. Menyusun Laporan Neraca ...................................... TUGAS KEGIATAN 2 ....................................................... 5 5 5 5 5 6 6 9 11 11 11 11 12 15 15 16 17 20

PENUTUP ........................................................................................................ 21 KUNCI KEGIATAN ........................................................................................... 22 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 25

e.PENDAHULUAN Pada modul ini kita akan mempelajari Laporan Keuangan Perusahaan Dagang. 2. . 3. laporan laba/rugi. Pengertian laba rugi. Rumus menghitung penjualan bersih c. b. Pengertian HPP. • Harga Pokok Penjualan (HPP) a. c. hanya ada perbedaan pada laporan laba ruginya. Pembahasan unsur laporan perubahan modal. f. Sedangkan untuk laporan neraca dan perusahaan model baik perusahaan jasa maupun perusahaan dagang adalah sama. laporan neraca. Dalam modul ini disajikan dua kegiatan. Menyusun laporan perubahan modal. Rumus menghitung HPP Kegiatan 2. Kegiatan 1. Setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan dapat menguasai penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang. Bentuk laporan keuangan perusahaan dagang dengan laporan keuangan perusahaan jasa hampir sama. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena dalam perusahaan dagang terdapat transaksi jual beli barang dagangan yang di dalamnya ada kaitan dengan harga pokok barang yang dijual. laporan perubahan modal. b. d. Dalam laporan keuangan perusahaan dagang sama halnya dengan perusahaan jasa terdapat tiga laporan pokok yaitu: 1. Rumus menghitung pembelian bersih d. Pembahasan unsur-unsur laporan neraca. Menyusun laporan neraca. Menyusun laba rugi. Sumber data laporan keuangan perusahaan dagang diambil dari kertas kerja perusahaan dagang. • Laporan Keuangan a.

Apabila Anda menemukan materi yang sulit dipahami tanyakan kepada Guru Bina.bagan perhitungan HPP. Setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan memahaminya dengan baik karena sangat banyak manfaatnya baik bagi kehidupan pribadi ataupun di masyarakat terutama dalam dunia kerja. 2. Bacalah modul ini dengan teliti. 7.bagan perhitungan laporan perubahan modal . Amatilah bentuk atau contoh-contoh . 4. Kunci jawaban jangan dilihat sebelum Anda mengerjakan tes. 5.bagan perhitungan laba rugi.Untuk lebih memahami uraian materi pelajari modul ini dengan sungguh-sungguh. perhatikan petunjuk berikut: 1.bagan perhitungan laporan neraca. Anda dapat mempelajari modul ini dalam waktu yang cukup panjang yaitu enam jam. 6. Apabila Anda sudah selesai mempelajari kegiatan dalam modul ini kerjakan tes atau tugas mandiri. Untuk mengukur kemampuan Anda bandingkan hasil tes Anda dengan kunci jawaban. Selamat Belajar! . . 3. .

3. Pengertian Harga Pokok Penjualan. Sebagai patokan untuk menentukan harga jual. Rumus Menghitung Penjualan Bersih. Penjualan dalam perusahaan dagang sebagai salah satu unsur dari pendapatan perusahaan. Untuk mencari penjualan besih adalah sebagai berikut: Penjualan bersih = penjualan kotor – retur penjualan – potongan penjualan. 1. Rumus menghitung HPP. Yang dimaksud dengan harga pokok penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual atau harga perolehan dari barang yang dijual. Apabila harga jual lebih besar dari harga pokok penjualan maka akan diperoleh laba. Pengertian HPP. . menjelaskan rumus harga pokok penjualan. . 2.penjualan kotor. menghitung harga pokok penjualan. Ada dua manfaat dari harga pokok penjualan. 2.Kegiatan Belajar 1 HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) 1. .penjualan bersih.retur penjualan.potongan penjualan. 5. 4. Rumus menghitung penjualan bersih. Untuk mengetahui laba yang diinginkan perusahaan. menghitung pembelian bersih. Setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan dapat : 1. 2. menghitung penjualan bersih. 2. Unsur-unsur dalam penjualan bersih terdiri dari: . 3. 5 . 4. Rumus menghitung pembelian bersih. dan sebaliknya apabila harga jual lebih rendah dari harga pokok penjualan akan diperoleh kerugian. menjelaskan arti harga pokok penjualan. 1.

.000.– Rp.000.725. 25. Rumus Menghitung Pembelian Bersih..retur pembelian.persediaan awal barang dagangan.biaya angkut pembelian.retur pembelian dan pengurangan harga.Contoh: Diketahui penjualan Rp. Untuk menghitung harga pokok penjualan harus diperhatikan terlebih dahulu unsur-unsur yang berhubungan dengan harga pokok penjualan.000. 125. .– Rp. 150. 24. . . Pembelian bersih adalah sebagai salah satu unsur dalam menghitung harga pokok penjualan.000. Untuk menghitung pembelian bersih dapat dirumuskan sebagai berikut: Pembelian bersih = pembelian + biaya angkut pembelian – retur pembelian – potongan pembelian.000.retur pembelian dan pengurangan harga.000.pembelian kotor.000.Hitunglah penjualan bersih! Penjulan bersih = Rp. 4.potongan pembelian Rumus harga pokok penjualan: HPP = Persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih – persediaan akhir HPP = Barang yang tersedia untuk dijual – persediaan akhir 6 .Retur penjualan Rp. Unsur-unsur itu antara lain: . Unsur-unsur untuk menghitung pembelian bersih terdiri dari: .Potongan penjualan Rp. 25. . .- 3..potongan pembelian. .000.= Rp. 125. . 150.pembelian.biaya angkut pembelian. Rumus Menghitung Harga Pokok Penjualan.000.

xxxxx –––––––– + Rp.Rp.Rp.000. Persediaan akhir barang yang tersedia (dikuasai) pada akhir periode akuntansi. xxxxx –––––––– + Barang yang tersedia untuk dijual ……………………………… Rp xxxxx Persedian akhir …………………………………………………… Rp xxxxx –––––––– – Harga Pokok Penjulan …………………………………………… Rp xxxxx Perhatikan contoh soal berikut ini! Diketahui: Persediaan awal Pembelian Beban angkut pembelian Retur pembelian Potongan pembelian Persediaan akhir Hitunglah harga pokok penjualan! Rp.400.000. 275. Atau Barang yang tersedia untuk dijual = Persediaan awal + pembelian + beban angkut Pembelian – retur pembelian – potongan pembelian.000. 125. xxxxx Pembelian……………………… Rp. xxxxx Retur pembelian Potongan pembelian Rp. xxxxx –––––––– + Rp. xxxxx –––––––– – Pembelian bersih ………………………………………………… Rp. 3.000. Untuk menghitung Harga Pokok Penjualan. xxxxx Biaya angkut pembelian Rp. Perhatikan bagan di bawah ini.Rp.Keterangan Barang yang tersedia untuk dijual = Persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih. Persediaan awal …………………………………………………… Rp. 12.Rp.000.000.- 7 .Rp. Pembelian bersih = Pembelian + biaya angkut pembelian – retur pembelian – potongan pembelian. xxxxx Rp. 4. 100.600.000.

––––––––––––– Barang yang tersedia untuk di jual ………………. Rp.000.Rp.700. 400..000.000.. 6. 5.000.Penjualan Rp.000...––––––––––––––– Pembelian bersih ………………………………………… Rp..600. 150.300.000..000. 125.900...400.. apa yang dimaksud dengan pembelian bersih? Jelaskan.––––––––––––– Haraga pokok penjualan ………………………. Rp.000..000. 3. 275.Persediaan akhir …………………………………….––––––––––––– Soal Essay. 16.000.Contoh dengan angka: Persediaan awal……………………………………… Rp. 275.000. 4.. Apa yang dimaksud dengan harga pokok penjualan? Jelaskan.Persediaan 31 Januari 2000 Rp. 2. 510.Potongan pembelian Rp..–––––––––––––– + Rp..Pembelian Rp.. 1. Rp.000.. apa yang dimaksud dengan barang yang tersedia untuk dijual? Jelaskan. dengan tepat apa yang dimaksud dengan persediaan akhir? Sebutkan dua manfaat harga pokok penjualan! Diketahui data dalam kertas kerja adalah sebagai berikut: Persediaan 1 Januari 2000 Rp. 11.Retur pembelian Potongan pembelian Rp.... 140. 12.100.Beban angkut pembelian……………… Rp 100.Retur pembelian dan pengurangan harga Rp..Pembelian………………………………… Rp.000.000..Hitunglah harga pokok penjualan! 8 ... 4. 12..000.000..Retur penjualan dan pengurangan harga Rp. 120. 250.––––––––––––––– Rp.000.000. 12.. 3.000. 400...

Apabila jawaban Anda masih kurang dari 75% ulangi lagi untuk mempelajari kegiatan satu. 9 .KEGIATAN 1 Setelah Anda mempelajari kegiatan 1. Ukur kemampuan Anda dengan menghitung jawaban yang benar apabila jawaban Anda mencapai 75% lanjutkan ke kegiatan dua. Jawablah pertanyaan di bawah ini. kerjakan tes di bawah ini dengan petunjuk sebagai berikut: 1. 2. Bandingkan hasil tes Anda dengan kunci jawaban. 3.

10 .

Kegiatan Belajar 2 LAPORAN KEUANGAN 1. Beban administrasi/umum ialah biaya-biaya yang tidak langsung dengan penjualan. 5. 11 . 5. Untuk Menghitung laba rugi perusahaan adalah: Laba bersih = laba kotor – beban usaha. 3. Untuk menghitung laba kotor adalah: Laba kotor = penjualan bersih – harga pokok penjualan. Sedangkan untuk menghitung penjualan bersih adalah : Penjualan bersih = penjualan – retur penjualan dan pengurangan harga – potongan penjualan. 6. Setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan dapat: 1. Pengertian Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi adalah laporan yang menyajikan sumber pendapatan dan beban suatu perusahaan (dagang) selama periode akuntansi. Pembahasan unsur-unsur laporan neraca. 4. Menyusun laporan laba rugi. 1. menyebutkan unsur-unsur laporan neraca. Beban uasaha dalam perusahaan dagang ada dua kelompok. menyusun laporan neraca. 4. menyusun laporan laba rugi. Menyusun laporan neraca. 2. Menyusun laporan perubahan modal. 3. 2. menyusun laporan perubahan modal. Beban penjualan ialah biaya yang langsung dengan penjualan. Pengertian laporan laba rugi. 1. Pembahasan unsur laporan perubahan modal. 6. menjelaskan pengertian laba rugi. 2. menyebutkan unsur-unsur laporan perubahan modal.

––––––––––– + Rp.000.. 11.- 12 . 12. Menyusun Laporan Laba Rugi. 150. 4. Rp. 31 Desember 200. Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi di bawah ini. 275.2. P. Hadian Laporan Laba Rugi Per.Retur penjualan dan potongan harga Rp.–––––––––––––– – Penjualan bersih …………………………………….–––––––––––– Rp.Potongan pembelian Rp.–––––––––––––– + Rp..––––––––––––– + Rp.000.D.––––––––––––– Laba kotor ……………………………………………… Rp. 125.000.000. 24. A.000.Potongan penjualan Rp.… Rp.000. kemudian dicari selisihnya untuk mengetahui laba atau rugi. Laporan laba rugi dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu single step dan multiple step. 125. 300.725.000.Harga Pokok Penjualan : Persediaan awal ……………………..000.. 175.900.… Rp.000.000.000.Pembelian Rp.000.900...000. 12.000.300.Retur pembelian Rp.600. 175. 12.000. Penjualan ……………………………………………… Rp. demikian juga untuk bebannya. 25.000. Laporan single step/langsung yaitu laporan laba rugi di mana semua pendapatan dijumlahkan menjadi satu.––––––––––––– Pembelian bersih………………… Barang yang tersedia untuk dijual Persediaan akhir…………………… Rp.000..700.000. 3.000. 16. 24.Rp.–––––––––––––– Harga Pokok Penjualan ……………………………… Rp. Single Step/Langsung..000.Pendapatan di luar usaha: Pendapatan bunga………………………………….400..

000.Rp...Potongan penjualan ………………….000.000. Rp.Retur penjualan dan potongan harga … Rp.… Rp. 540.000. 555.. 125...000.Rp.000..–––––––––––––– – Laba bersih setelah dipotong pajak …………………… Rp..Rp. 280.Rp. Rp..000.. 3.Rp.Rp. 150.000.. Rp..Laba kotor ……………………………………………… Beban Usaha : Gaji penjualan Beban iklan Beban perlengkapan toko Beban penyusutan peralatan toko Beban gaji kantor Beban listrik dan telepon Beban perlengkapan kantor Beban asuransi Beban penyusutan peralatan kantor Beban penyusutan gedung Beban bunga Rp.–––––––––––– + Jumlah beban usaha ………………………………….*) Diperhitungkan 10% dari laba bersih...312..–––––––––––––– – Laba bersih sebelum pajak ……………………..13 .500...500.. 370..000.725.... dan memisahkan pula antara beban usaha dan beban di luar usaha. PD. baru kemudian dicari selisihnya sehingga akan diperoleh laba atau rugi usaha.Rp.Rp.000.000.000....000.––––––––––––– – Penjualan bersih ……………………………………… Rp. Multiple Step (Bertahap) Laporan laba rugi bentuk multiple step (bertahap) adalah laporan laba rugi dengan mengelompokkan atau memisahkan antara pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha.- Rp..–––––––––––– + Rp. 260... 245.875.000. 8. 275.000.125. 24.. Untuk lebih jelas perhatikan contoh di bawah ini..000. 7. 812. 650. 25. 395. Rp..000.000.000. 125.Rp.000..Rp. 275. 180. Hadian Laporan laba rugi Per 31 Desember 2000 Penjualan …………………………………………. B. 12...000.Pajak penghasilan *) …………………………….

650.––––––––––––– – Laba kotor ………………………………………………… Rp.. 12.000.700.Retur pembelian Rp..….000.–––––––––––– + Rp..000.. 555..000.595..300.Rp. 300..–––––––––––––– – Harga pokok penjualan …………………………………… Rp..Persediaan akhir Rp.000.Rp.000.. 540.Rp. 11.Rp. 180.000..000.––––––––––––– + Rp. 3.230. 245. 12.Rp.900.. 3... 125..600. 370.- Beban penjualan: Beban gaji penjualan Beban iklan Beban perlengkapan toko Beban penyusutan perlengakapan Rp.. 8.000.… 14 .––––––––––– + Rp..––––––––––– + Rp.–––––––––––– – Pembelian bersih ……………………… Rp.000.000. 16. 275. 260. 2..000..…… Laba usaha ………………………………………….000.000.–––––––––––––– + Barang yang tersedia untuk dijual …… Rp. 395..… Rp.000.Pembelian …………….070.000.- Beban administrasi dan umum: Beban gaji kantor Beban listrik dan telepon Beban perlengkapan kantor Beban asuransi Beban penyusutan peralatan kantor Beban penyusutan gedung Rp.… Rp.000.000.000.000.825.Potongan pembelian Rp....000.000.000.Rp.. 175. 1.Rp. 125.Harga pokok penjualan : Persediaan awal ……………….Rp.Rp.- Jumlah beban usaha…………………………….400. 4.000.000.525. 11.

pengambilan pribadi . 6.Beban di luar usaha : Beban bunga ………………………… Rp.000. 105.000. 280.312.- 3.Pendapatan di luar usaha : Pendapatan bunga …………………… Rp.500. 8. Hadian Laporan Perubahan Modal Per 31 Desember 2000 Modal awal 1 Desember 2000 Laba bersih Prive Hadian Penambahan modal Modal akhir 31 Desember 2000 Rp. Laporan perubahan modal adalah laporan keuangan yang menyajikan perubahan modal selama satu periode akuntansi. 175.000. Unsur-unsur laporan perubahan modal yaitu: .––––––––––––– + Rp.––––––––––––– – Laba bersih setelah dipotong pajak …………………… Rp. PD.500.000. Menyusun Laporan Perubahan Modal.modal akhir.Rp.125.000.modal awal .laba atau rugi . dideritanya kerugian atau adanya setoran pribadi. Perubahan modal diakibatkan oleh adanya pengambilan pribadi.––––––––––––– – Rp.500. Perusahaan Unsur Laporan Perubahan Modal. diperolehnya laba.000. 450. 7.- 15 .862. 7. 6. 812.Pajak penghasilan ………………………………………… Rp.500.040.902. 12.––––––––––––– + Laba bersih sebelum pajak……………………………… Rp.Rp.000.––––––––––– – Laba/rugi di luar usaha………………………………… Rp.312.setoran pribadi . Untuk lebih jelas perhatikan contoh di bawah ini 4.

kewajiban/utang . 2. Hadian Laporan Perubahan Modal Per 31 Januari 2000 Modal awal 1 Januari 2000 Laba bersih Prive Hadian Penambahan modal Modal akhir 31 Januari 2000 Rp. 1. Unsur-unsur Laporan Neraca. Neraca adalah laporan keuangan yang menyajikan posisi ruangan perusahaan pada saat tertentu unsur-unsur neraca terdiri dari : .modal Bentuk laporan neraca terdiri dari dua bentuk yaitu bentuk laporan dan bentuk scontro/sebelah menyebelah.- Buatlah laporan perubahan modal pada tanggal 31 Januari 2000 Jawaban: PD.000.harta . 4.––––––––––––– + Rp.- 5.–––––––––––––– – Rp.Rp.000. 2.000. 8.Rp.Rp.000.000.000.000.000.000. 8. 16 .000. 500. 500.000.000.Diketahui modal 1 Januari 2000 Pendapatan Baban-beban Prive Hadian Rp. 9.000.000.500.Rp.Rp.500.

450. 485.000.Rp.000.-) ––––––––––––– + Rp. Peny. 2. 45.000.–––––––––––– Rp.585. 3.-) –––––––––––– – Rp.837. 2. 1.965. 330. Penyusutan Gedung Jumlah harta tetap Jumlah harta 17 . Peny.Rp.050.000.000.252.Rp. 31 Desember 2000 Harta Harta Lancar : Kas Piutang dagang Persediaan barang dagangan Perlengkapan toko Perlengkapan kantor Asuransi dibayar di muka Jumlah harta lancar Harta Tetap : Peralatan toko Akum.–––––––––––– + Rp.(Rp.500.500. Neraca bentuk laporan.000.Rp.- Peralatan Kantor Akum.000.000. 1. 80. 8.000. PEralatan toko Rp.000. 7.- Rp.Rp. 2.000.000.170. Peralatan kantor Rp.6.000.(Rp. 15. 687. 1.500.000. 4.-) ––––––––––––– – Rp.Rp.000.400.500. 6.540.000.Rp.000.––––––––––––– Gedung Akum.(Rp. 1. PD Hadian Neraca Per. 1.450. Menyusun Laporan Neraca Untuk lebih jelas perhatikan contoh di bawah ini.

500. 1.–––––––––––– Jumlah kewajiban lancar Rp. 8.Gedung Rp.Utang dagang Rp. Jumlah harta lancar Kewajiban : Kewajiban lancar Rp.000.965.837.––––––––– Rp.Jumlah kewajiban dan ––––––––––––– modal Rp.450. 687.837.. 1.Rp.––––––––––––– Rp.500. 80.540.Rp.000.000. 15.000.500. 2.Rp. 2. 2. Hadian Neraca Per 31 Januari 2000 Harta : Harta lancar Kas Piutang dagang Persediaan barang dagangan Perlengkapan toko Perlengkapan kantor Asuransi di bayar di muka.000. 135.Rp.Akumulasi penyusutan gedung Rp.Kewajiban Utang dagang Utang gaji Jumlah Kewajiban Modal Modal Hadian Jumlah kewajiban dan modal 2..–––––––––––– + Rp.000..––––––––––––– Rp.000.500.000.–––––––––– Rp.000.902.252.450. 2.12.Akumulasi penyusutan peralatan kantor Rp.500.––––––––––––– Rp.000.837. 2.15.400. 4. 7.000. 1. 2.. 485.Utang gaji Rp.Modal: Modal Hadian Peralatan kantor Rp.500.000.000.800. 1. Neraca Bentuk Scontro (Sebelah Menyebelah) PD. Peralatan toko Rp.935.Rp. 45. 3.––––––––––––– Jumlah harta tetap Jumlah harta Rp.500.170. 15.–––––––––––– Harta tetap.000.000. 330.12.000.935.500.500.000.902.Rp.800.- Rp.–––––––––––– Rp. 2. 135.–––––––––––––– + Rp.585. 6.500.000.000.––––––––––––– 18 .000.000.050.Akumulasi penyusutan peralatan toko Rp.- Rp.

500.2. 12.200.000. Rp.000.300.800.000. Rp. Rp.000.000. Rp.000. 15.580. laporan perubahan modal c. Rp.- Diminta: Susunlah laporan keuangan yang terdiri dari: a. Pada tanggal 31 Desember 2001 persediaan barang dagangan tersisa Rp.40. Rp.200.520. laporan laba rugi b.200.13.3.000.000.000.000. Dari kertas kerja perusahaan dagang Makmur periode Desember 2001 terdapat data sebagai berikut .000.200.600.14.000.10.400. Kas Piutang dagang Persediaan barang dagangan Perlengkapan toko Peralatan toko Akumulasi penyusutan peralatan toko Utang dagang Utang wesel Modal Hadian Prive hadian Penjualan Retur penjualan dan PH.000. Rp. Rp.400.000.400.000.MANDIRI 2 Soal Essay.000. Rp.000.1.- 19 .600.5. Pembelian Retur pembelian Potongan pembelian Beban sewa Beban gaji Beban listrik dan air Sewa di bayar di muka Utang gaji Rp. Rp.400. laporan neraca.600. Rp.300.200. Rp. Rp.18.000.000. Rp.300.2. Rp.000.1. Rp. Rp.000. Rp. Rp.300.000.

Jawablah pertanyaan di bawah ini. 3.KEGIATAN 2. Apabila masih kurang dari 75% jawaban yang benar ulangi lagi untuk mempelajari kegiatan dua. 2. 4. Setelah Anda mempelajari kegiatan dua kerjakanlah tes di bawah ini dengan petunjuk sebagai berikut: 1. Bandingkan hasil tes Anda dengan kunci jawaban. Ukur kemampuan Anda dengan menghitung yang benar apabila Anda mencapai 75% jawaban yang benar lanjutkan ke kegiatan berikutnya. 20 .

bentuk scontro/sebelah menyebelah Tindak Lanjut. Harga pokok penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual. tanyakan kepada guru bina Anda atau orang yang lebih memahaminya atau diskusikan dengan teman Anda. Apabila Anda telah memahami isi modul ini mintalah tes akhir modul kepada guru bina dan ukur kemampuan Anda. 7. 2. Dengan selesainya mempelajari dua kegiatan tersebut. Untuk menambah wawasan Anda bacalah atau pelajari buku-buku yang ada hubungannya dengan modul ini seperti buku paket majalah atau koran. Dan apabila Anda memperoleh nilai di bawah 75% Anda harus mempelajari kembali modul ini. Selamat atas keberhasilan Anda. Rangkuman: 1. Laba kotor = penjualan bersih – harga pokok penjualan 8. 21 . Penjualan bersih = penjualan kotor – retur penjualan – potongan penjualan. untuk mengetahui laba yang diharapkan. Pembelian bersih = pembelian + biaya angkut pembelian – retur pembelian – potongan pembelian. Setelah Anda mempelajari modul ini semoga Anda memahaminya. Bentuk laporan neraca terdiri dari: 1.Harga pokok penjualan . 6. sebagai patokan untuk menentukan harga jual. 4.Laporan keuangan perusahaan dagang. 3. Untuk memperjelas dan mengingatkan kembali dari materi yang sudah Anda pelajari amati rangkuman yang disajikan di bawah ini. Harga pokok penjualan = persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih – persediaan akhir. Laporan laba rugi adalah laporan yang menyajikan sumber pendapatan dan beban selama periode akuntansi. 2. Manfaat dari harga pokok penjualan: 1. bentuk laporan 2. Laba bersih = laba kotor – beban usaha 9. Apabila Anda mencapai nilai sampai 75% maka Anda minta kepada guru bina untuk mempelajari modul selanjutnya. Apabila Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari modul ini. Silahkan Anda melanjutkan ke modul berikutnya. 5.PENUTUP Anda telah mempelajari modul ini yang berisi materi tentang: . diharapkan Anda memahaminya.

Potongan pembelian Rp.000. 205. b.000. Harga pokok penjualan: Persediaan 1 Januari 2000 Rp. untuk mengetahui laba yang diinginkan perusahaan.Persediaan 31 Desember 2000 Rp.000. 3.000. 270. 275.000. 400. Yang dimaksud dengan harga pokok penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual.Pembelian Rp.000. Ada dua manfaat harga pokok penjualan ialah: a.–––––––––––– – Pembelian bersih Rp.000.000.––––––––––––– – Harga pokok penjualan Rp. sebagai patokan untuk menentukan harga jual barang. 120. 5.––––––––––––– + Barang yang tersedia untuk dijual Rp. 4.000. 2.––––––––––––– 22 . 230. Yang dimaksud dengan pembelian bersih adalah pembelian ditambah biaya angkut pembelian dikurangi dengan retur pembelian dan pengurangan harga serta potongan pembelian.Retur pembelian Rp. 480.KEGIATAN 1 1. Barang yang tersedia untuk dijual adalah merupakan persediaan awal ditambah dengan pembelian bersih. 150. 250. Yang dimaksud dengan persediaan akhir adalah barang yang tersedia (dikuasai) pada akhir periode akuntansi.–––––––––– + Rp. 6.

. Rp.–––––––––––– + Rp.Potongan pembelian Rp.000.000. 3.700. 1. 2. 14.000.. 300. 13.––––––––––––– – Harga pokok penjualan …………………………………….. 13..Rp.Rp. 27.200..- Harga pokok penjualan : Persediaan barang dagangan Rp..Retur pembelian Rp..000.000.500.500.Beban usaha: Beban sewa Beban gaji Beban listrik dan air Rp. 200.500.000.–––––––––– + Rp.Pembelian Rp..000..KEGIATAN 2 Perusahaan dagang Makmur Laporan laba rugi Per 31 Desember 2001 Penjualan Retur penjualan dan potongan harga Penjualan bersih Rp.000..000.000.200. 18. 300..500.–––––––––––––– – Rp. Rp.100.000.Rp.–––––––––––– – Pembelian bersih ………………………………… Rp.–––––––––––– Laba kotor …………………………………………………….400. 500.000..000. 4.800. 12. 5..600.400.000.000. 300...––––––––––––– + Barang yang tersedia untuk dijual Rp....400..000..––––––––––––– Jumlah beban usaha Laba bersih 23 .––––––––––––– Rp. 18.Persediaan akhir Rp.000. 1.000.

000. 10.100.000.- Rp.Modal: Modal Hadian Rp.000.Perusahaan Dagang Makmur Laporan Perubahan Modal Per 31 Desember 2001 Modal 1 Desember 2001 Laba bersih Prive Hadian Rp.000.000.––––––––––––– + Rp.400.000.Rp. 200. 5.––––––––––––– 24 . 1.––––––––––––– Rp.000.000.000.000.000.––––––––––– Rp.580. 1.Rp. 600.Akumulasi penyusutan peralatan toko Rp.200.Rp.000.000.000.––––––––––––– Rp. 15.480. 45.Kewajiban : Kewajiban lancar Utang dagang Utang wesel Utang gaji Jumlah kewajiban lancar Rp.Rp. 9. 41.–––––––––––––– Rp.- Penambahan Modal Modal akhir 31 Januari 2001 Perusahaan Dagang Makmur Neraca Per 31 Januari 2000 Harta : Harta lancar Kas Piutang dagang Persediaan barang dagangan Perlengkapan toko sewa di bayar di muka. 45. Jumlah harta lancar Harta tetap.000. 2. Peralatan toko Rp.Rp.300. 40.380.- Jumlah harta Jumlah modal dan Kewajiban Rp.41. 800.––––––––––––– – Rp.680.- Rp.12.000.800.380.000.200.200. 3.000.000.200.–––––––––––––– Rp.000. 4. 400. 35.000.400.000.000.Rp. 520.

KEPUSTAKAAN Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Proyek Pengembangan Pendidikan Akutansi. Mas Kein. Akuntansi SMU. Jakarta. Edisi 7. Yudistira. 1995. Surakarta. Amir. Shahab.2. Rakadita. Suhadimanto. 1990 –1991. Abdullah. Yudistira. Jakarta 1994. Akuntansi SMU. Pari Hadi. Sumardi. 1. Bandung. Akuntansi SMU. PT. Accounting Principles. 25 . Pabelen. Jakarta 2000. SAS. 1997. Pelajaran Akuntansi. Habibi. PT.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful