Cara Membaca Hasil Laboratorium | Nilai Normal Hasil Laboratorium HB (HEMOGLOBIN) Hemoglobin adalah molekul di dalam eritrosit (sel

darah merah) dan bertugas untuk mengangkut oksigen. Kualitas darah dan warna merah pada darah ditentukan oleh kadar Hemoglobin. Nilai normal Hb : Wanita Pria Anak Bayi baru lahir 12-16 gr/dL 14-18 gr/dL 10-16 gr/dL 12-24gr/dL

Penurunan Hb terjadi pada penderita: anemia penyakit ginjal, dan pemberian cairan intravena (misalnya infus) yang berlebihan. Selain itu dapat pula disebabkan oleh obat-obatan tertentu seperti antibiotika, aspirin, antineoplastik (obat kanker), indometasin (obat antiradang). Peningkatan Hb terjadi pada pasien dehidrasi, penyakit paru obstruktif menahun (COPD), gagal jantung kongestif, dan luka bakar. Obat yang dapat meningkatkan Hb yaitu metildopa (salah satu jenis obat darah tinggi) dan gentamicin (Obat untuk infeksi pada kulit TROMBOSIT (PLATELET) Trombosit adalah komponen sel darah yang berfungsi dalam proses menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan. Penurunan sampai di bawah 100.000 permikroliter (Mel) berpotensi terjadi perdarahan dan hambatan perm- bekuan darah. Jumlah normal pada tubuh manusia adalah 200.000400.ooo/Mel darah. Biasanya dikaitkan dengan penyakit demam berdarah. HEMATOKRIT (HMT) Hematokrit menunjukkan persentase zat padat (kadar sel darah merah, dan Iain-Iain) dengan jumlah cairan darah. Semakin tinggi persentase HMT berarti konsentrasi darah makin kental. Hal ini terjadi karena adanya perembesan (kebocoran) cairan ke luar dari pembuluh darah

tuberculosis. dan luka bakar. misal pada kecelakaan). dan Iain-Iain. mainutrisi. efek pembedahan. meningitis (radang selaput otak). dan Iain-Iain. kekurangan vitamin B dan C. alopurinol. diare berat.sementara jumlah zat padat tetap. alkoholik. prokainamid. antibiotika terutama ampicilin. maka darah menjadi lebih kental. dan Iain-Iain.000/mm3 Peningkatan jumlah leukosit (disebut Leukositosis) menunjukkan adanya proses infeksi atau radang akut. LEUKOSIT (SEL DARAH PUTIH) Leukosit adalah sel darah putih yang diproduksi oleh jaringan hemopoetik yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. malaria.000/mm3 4000-10.000 /mm3 9000 – 12. kanamycin. . ulkuspeptikum (penyakit tukak lambung). Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya aspirin. eritromycin. anemia. Peningkatan HMT terjadi pada dehidrasi. dan Iain-Iain. Nilai normal : Bayi baru lahir Bayi/anak Dewasa 9000 -30. Selain itu juga dapat disebabkan obat-obatan.eklampsia (komplikasi pada kehamilan). streptomycin. tonsilitis.Diagnosa DBD (Demam Berdarah Dengue) diperkuat dengan nilai HMT > 20 %. kehamilan.misalnya pneumonia (radang paru-paru). apendiksitis (radang usus buntu). gagalginjal kronik. Penurunan jumlah Leukosit (disebut Leukopeni) dapat terjadi pada infeksi tertentu terutama virus. leukemia. Nilai normal HMT : Anak Pria dewasa Wanita dewasa 33 -38% 40 – 48 % 37 – 43 % Penurunan HMT terjadi pada pasien yang mengalami kehilangan darah akut (kehilangan darah secara mendadak.

kankertulang. antibiotika (penicillin. yaitu 2x besarnya eritrosit (se! darah merah). dan terlibat dalam reaksi alergi jangka panjang seperti asma. dan Iain-Iain. dan ovarium. monosit. alergi kulit. sulfonamide (obat anti infeksi terutama yang disebabkan oleh bakter). BASOFIL Basofil adalah salah satu jenis leukosit yang jumlahnya 0.Nilai normal dalam tubuh: o -1% . cephalosporin.5 -1% dari seluruh jumlah leukosit. Salah satu jenis leukosit yang cukup besar. dan mampu bergerak aktif dalam pembuluh darah maupun di luar pembuluh darah. testis. Nilai normal dalam tubuh: 1 – 4% Peningkatan eosinofil terdapat pada kejadian alergi. dan Iain-Iain. kloramfenikol). anemia defisiensi besi. dan luka bakar. terutama penyakit infeksi. Hitung Jenis Leukosit (Diferential Count) Hitung jenis leukosit adalah penghitungan jenis leukosit yang ada dalam darah berdasarkan proporsi (%) tiap jenis leukosit dari seluruh jumlah leukosit. dan lain-lain. Penurunan eosinofil terdapat pada kejadian shock. infeksi parasit. otak. Peningkatan jumlah neutrofil biasanya pada kasus infeksi akut. EOSINOFIL Eosinofil merupakan salah satu jenis leukosit yang terlibatdalam alergi dan infeksi (terutama parasit) dalam tubuh. apendiksitis akut (radang usus buntu). Penurunan jumlah neutrofil terdapat pada infeksi virus. kerusakan jaringan. eosinofil. Hasil pemeriksaan ini dapat menggambarkan secara spesifik kejadian dan proses penyakit dalam tubuh.kemoterapi kanker. radang. dan limfosit. Tipe leukosit yang dihitung ada 5 yaitu neutrofil. dan jumlahnya 1 – 2% dari seluruh jumlah leukosit. leukemia.terutama asetaminofen (parasetamol). antidiabetika oral. Neutrofil paling cepat bereaksi terhadap radang dan luka dibanding leukosit yang lain dan merupakan pertahanan selama fase infeksi akut. stres. basofil.

terbesar dalam sirkulasi darah dan diproduksi di jaringan limpatik. dan Iain-Iain. Penurunan basofil terjadi pada penderita stres. MONOSIT Monosit merupakan salah satu leukosit yang berinti besar dengan ukuran 2x lebih besar dari eritrosit sel darah merah). Nilai normal eritrosit : Pria 4. Penurunan limposit terjadi pada penderita kanker. Nilai normal: 20 – 35% dari seluruh leukosit.6 – 6. anemia aplastik. reaksi hipersensitivitas (alergi).parasit (misalnya cacing). Pada orang yang tinggal di dataran tinggi yang memiliki kadar oksigen rendah maka cenderung memiliki sel darah merah lebih banyak. leukemia. Peningkatan limposit terdapat pada leukemia limpositik. dan IainIain. Sel darah merah aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan. Peningkatan monosit terdapat pada infeksi virus. infeksi kronik. infeksi virus. Nilai normal dalam tubuh: 2 – 8% dari jumlah seluruh leukosit. gagal ginjal.2 jt/mm3 . dan Iain-Iain. kanker.Peningkatan basofil terdapat pada proses inflamasi(radang). dan fase penyembuhan infeksi. Penurunan monosit terdapat pada leukemia limposit dan anemia aplastik. ERITROSIT Sel darah merah atau eritrosit berasal dari Bahasa Yunani yaitu erythros berarti merah dan kytos yang berarti selubung. dan kehamilan LIMPOSIT Salah satu leukosit yang berperan dalam proses kekebalan dan pembentukan antibodi. Eritrosit adalah jenis se) darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke jaringan tubuh.

Selain itu perpanjangan waktu perdarahan juga dapat disebabkan oleh obat misalnya salisilat (obat kulit untuk anti jamur). kekurangan faktor pembekuan darah. leukemia. Penurunan masa pembekuan terjadi pada penyakit infark miokard (serangan jantung).000 mg/dl). misal jika ada pembengkakan). maka potensial terjadi perdarahan. LAJU ENDAP DARAH (LED) LED untuk mengukur kecepatan endap eritrosit (sel darah merah) dan menggambarkan komposisi plasma serta perbandingannya antara eritrosit (sel darah merah) dan plasma. Hal ini untuk memonitor penggunaan antikoagulan oral (obat-obatan anti pembekuan darah).5 kali nilai normal. vitamin K. dextran. emboli pulmonal (penyakit paru-paru).Wanita 4. anemia aplastik. penggunaan pil KB.Normalnya darah membeku dalam 4 – 8 menit (Metode Lee White).4 jt/mm3 MASA PERDARAHAN Pemeriksaan masa perdarahan ini ditujukan pada kadar trombosit. dan Iain-Iain. gagal jantung kongestif. ketidaknormalan fungsi trombosit. kekurangan faktor pembekuan darah. Masa Pembekuan Merupakan pemeriksaan untuk melihat berapa lama diperlukan waktu untuk proses pembekuan darah. penyakit hati tingkat berat. Perpanjangan masa pembekuan terjadi pada penderita penyakit hati.2 – 5. Jika masa pembekuan >2. Nilai normal : dengan Metode Ivy dengan Metode Duke 3-7 menit 1-3 menit Waktu perdarahan memanjang terjadi pada penderita trombositopeni (rendahnya kadar trombosit hingga 50. dilakukan dengan adanya indikasi (tanda-tanda) riwayat mudahnya perdarahan dalam keiuarga. LED . diuretik (obat yang berfungsi mengeluarkan air. digitalis (obat jantung). obat antikoagulan warfarin (anti penggumpalan darah). ketidaknormalan pembuluh darah. dan leukemia.

kanker. infeksi virus. Nilai normal rasio M-E (myeloid-eritrosit) atau perbandingan antara leukosit berinti dengan eritrosit berinti yaitu 3 :1 atau 4 :1 HEMOSIDERIN/FERITIN Hemosiderin adalah cadangan zat besi dalam tubuh yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. terutama pada penyakit kronis seperti Arthritis Rheumatoid (rematik). BMP (BONE MARROW PUNCTION) Pemeriksaan mikroskopis sumsum tulang untuk menilai sifat dan aktivitas hemopoetiknya (pembentukan sel darah). asetanilid. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada penderita yang dicurigai menderita leukemia. Peningkatan LED terjadi pada infeksi akut lokal atau sistemik (menyeluruh). G6PD (GLUKOSA 6 PHOSFAT DEHIDROGENASE) Merupakan pemeriksaan sejenis enzim dalam sel darah merah untuk melihat kerentanan seseorang terhadap anemia hemolitika. infeksi bakteri. kortison. PEMERIKSAAN ALKOHOL DALAM PLASMA . Kekurangan G6PD merupakan kelainan genetik terkait gen X yang dibawa kromosom wanita. quinine. etambutol. dan angina pektoris (serangan jantung). luka bakar. operasi.Selain itu penurunan LED juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat seperti aspirin. kehamilan trimester II dan III. trauma. anemia sel sabit. perjalanan penyakit. dan TBC.Penurunan LED terjadi pada gagal jantung kongestif.dapat digunakan sebagai sarana pemantauan keberhasilan terapi. asam askorbat (vitamin C) vitamin K. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengetahui ada tidaknya kekurangan zat besi dalam tubuh yang mengarah ke risiko menderita anemia. diabetes asidosis. infeksi kronis. kekurangan faktor pembekuan. Peningkatan G6PD dapat juga terjadi karena obat-obatan seperti aspirin. Nilai normal dalam darah yaitu G6PD negatif Penurunan G6PD terdapat pada anemia hemolitik.

Merupakan enzim transaminase. dan hipo-glikemia (rendahnya kadar gula dalam darah). PEMERIKSAAN TOLERANSI LAKTOSA Laktosa adalah gula sakarida yang banyak ditemukan dalam produk susu dan olahannya. . Laktosa oleh enzim usus akan diubah menjadi glukosa dan galaktosa. rangka. hati. berarti terjadi intoleransi glukosa. Pelepasan SGOT yang tinggi dalam serum menunjukkan adanya kerusakan pada jaringan jantung dan hati. Peningkatan alkohol darah melebihi 100 mg/dl tergolong dalam intoksikasi alkohol sedang berat dan dapat terjadi pada peminum alkohol kronis. dalam jumlah besar kemudian diperiksa kadar gula darah . yang berada pada serum dan jaringan terutama hati dan jantung.5 mg/dl 12-40 mg/dl LDH (LAKTAT DEHIDROGENASE) Merupakan salah satu enzim yang melepas hidrogen. gastritis (radang lambung). kekurangan asam folat. Penumpukan laktosa dalam usus dapat terjadi karena kekurangan enzim laktase. dan otot jantung. Peningkatan LDH menandakan adanya kerusakan jaringan. Hal ini dapat diatasi dengan sedikit demi sedikit membiasakan konsumsi produk susu. sehingga menimbulkan diare. Apabila nilai glukosa darah sewaktu >20 mg/dl dari nilai gula darah puasa berarti laktosa diubah menjadi glukosa atau toleransi laktosa. malnutrisi. dan tersebar luas pada jaringan terutama ginjal.Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya intoksikasi alkohol (keracunan alkohol) dan dilakukan untuk kepentingan medis dan hukum. Sebaiknya menghindari konsumsi produk susu. Nilai normal: 80 – 240 U/L SgoT (Serum Glutamik Oksoloasetik Transaminase). LDH akan meningkat sampai puncaknya 24-48 jam setelah infark miokard (serangan jantung) dan tetap normal 1-3 minggu kemudian. kejang abdomen (kejang perut). dan apabila glukosa sewaktu <20 mg/dl dari kadar gula darah puasa. dan flatus (kentut) terus-menerus. Nilai normal : dalam plasma dalam urin < 0. sirosis hati. pankreatitis akut (radang pankreas). hal ini disebut intoleransi laktosa.

pankreatitis akut (radang pankreas). dan Iain-lain. . sirosis hepatis. SGPT (Serum Glutamik Pyruvik Transaminase) Merupakan enzim transaminase yang dalam keadaan normal berada dalam jaringan tubuh terutama hati.Nilai normal : Pria Wanita s. 31 U/L Pemeriksan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya intoleransi laktosa dengan cara memberi minum laktosa Peningkatan SGOT <3x normal = terjadi karena radang otot jantung.37 U/L s. hepatitis kronik aktif. sirosis empedu.d. Peningkatan SGOT >5x normal = kerusakan sei-sel hati. infark miokard (serangan jantung). Peningkatan dalam serum darah menunjukkan adanya trauma atau kerusakan hati.d. Nilai normal : Pria Wanita Peningkatan sampai dengan 42 U/L sampai dengan 32 U/L >20x normal terjadi pada hepatitis virus. tumor hati. Peningkatan 1 – 3X normal terjadi pada pankreatitis. hepatitis toksis. Peningkatan 3 – 10x normal terjadi pada infeksi mond nuklear. gagal jantung kongestif. infark paru. dan Iain-lain. dan Iain-lain. Peningkatan SGOT 3-5X normal = terjadi karena sumbatan saluran empedu. infark miokard (serangan jantung).

leukemia. Nilai normal : Pria Wanita Anak Lansia Dewasa 3. melinjo dan hasil olahannya. vitamin C.8 – 7. Obat-obat yang dapat menurunkan asam urat adalah allopurinol.5 – 5.5 mg/dl 3.5 mg/dl (darah) (darah) (darah) (darah) 250 – 750 mg/24 jam (urin) Peningkatan kadar asam urat terjadi pada alkoholik. Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya asetaminofen. Asam urat sebagian besar diproduksi di hati dan diangkut ke ginjal.ASAM URAT Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin (bagian penting dari asam nukleat pada DNA dan RNA). gagal ginjal. penyebaran kanker.4 – 8.5 – 8. Asupan purin normal melalui makanan akan menghasilkan 0. luka bakar. gagal jantung kongestif. probenesid. Beberapa individu dengan kadar asam urat >8mg/dl sudah ada keluhan dan memerlukan pengobatan.5 -1 gr/hari. ragi. diabetes mellitus berat. dan Iain-Iain. keracunan timah hitam. diuretik. jeroan. Purin terdapat dalam makanan antara lain: daging. kacangkacangan. aspirin jangka panjang. dan Iain-Iain. latihan yang berat.5 mg/dl 2. Peningkatan asam urat dalam serum dan urin bergantung pada fungsi ginjal. kehamilan. metabolisme purin. . serta asupan dari makanan. Pergantian purin dalam tubuh berlangsung terusmenerus dan menghasilkan banyak asam urat walaupun tidak ada input makanan yang mengandung asam urat. Penurunan asam urat terjadi pada anemia kekurangan asam folat.3 mg/dl 2. Asam urat dalam urin akan membentuk kristal/batu dalam saluran kencing. malnutrisi.

antibiotik golongan sefalosporin.7 mg/dl 0.8 -1.6 – 1.4 -1.aminoglikosid.9 mg/dl 0.2 mg/dl 0. serangan jantung. BUN (BLOOD UREA NITROGEN) BUN adalah produk akhir dari metabolisme protein. konsumsi daging sapi tinggi.7 -1. Hal ini dapat terjadi pada penderita gagal ginjal. ureum dikeluarkan melalui urin. dan Iain-Iain. kanker.3 mg/dl 0. Ditemukan dalam otot rangka dan darah. Nilai normal dalam darah : Pria Wanita Anak Bayi Bayi baru lahir 0. dibuat oleh hati. Peningkatan dalam serum tidak dipengaruhi oleh asupan makanan dan cairan. dibuang melalui urin.Kreatinin Merupakan produk akhir metabolisme kreatin otot dan kreatin fosfat (protein) diproduksi dalam hati. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 5-25 mg/dl 5-20 mg/dl 5-15 mg/dl Rasio nitrogen urea dan kreatinin = 12 :1 – 20 :1 Pemeriksaan Trigliserida . Pada orang normal.5 – 0.4 mg/dl Peningkatan kreatinin dalam darah menunjukkan adanya penurunan fungsi ginjal dan penyusutan massa otot rangka. Obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar kreatinin nyaitu vitamin C.

kehamilan. sedikit trigliserida dan fosfolipid. mempunyai sifat umum protein dan terdapat dalam plasma darah. Nilai normal : Bayi Anak Dewasa muda Tua (>50 tahun) 5-4o mg/dl 10-135 mg/dl s/dl50 mg/dl s/d 190 mg/dl Penurunan kadartrigliserid serum dapatterjadi karena malnutrisi protein. yang dapat meningkatkan trigliserida yakni pil KB terutama estrogen. kongenital (kelainan sejak lahir). sumbatan pembuluh darah otak. HDL sering disebut juga lemak baik. Nilai normal : Pria >55 mg/dl Wanita >65 mg/dl Nilai yang berisiko terhadap Penyakit Jantung Koroner (PJK) yaitu Risiko tinggi <35 mg/dl Risiko sedang 35 – 45 mg/dl Risiko rendah >60 mg/dl .Merupakan senyawa asam lemak yang diproduksi dari karbohidrat dan disimpan dalam bentuk lemak hewani. HDL (High Density Lipoprotein) Merupakan salah satu dari 3 komponen lipoprotein (kombinasi protein dan lemak). Trigliserida ini merupakan penyebab utama penyakit penyumbatan arteri dibanding kolesterol. metformin (obata anti diabetik oral). Peningkatan kadar trigliserida terjadi pada hipertensi (penyakit darah tinggi).diabetes mellitus tak terkontrol. diet tinggi karbohidrat. mengandung kadar protein tinggi. Obat-obatan yang dapat menurunkan trigliserida yaitu asam askorbat (vitamin C). Dari golongan obat. yang dapat membantu mengurangi penimbunan plak pada pembuluh darah.

4 gr/dl . Tergolong lipoprotein yang punya andil besar dalam menyebabkan penyakit jantung koroner.fosfolipid. LDL mempunyai peran utama sebagai pencetus terjadinya penyakit sumbatan pembuluh darah yang mengarah ke serangan jantung. tinggi. kontrasepsi. ditemukan hampir di setiap jaringan tubuh.0 – 5.Peningkatan lipoprotein dapat dipengaruhi oleh obat aspirin.4 gr/dl Bayi baru lahir 2. Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 3. dan berfungsi untuk mempertahankan tekanan koloid osmotik darah sehingga tekanan cairan vaskular (cairan di dalam pembuluh darah) dapat dipertahankan. protein sedang. Albumin Albumin adalah protein yang larut air. serta protein rendah.8 gr/dl 4.8 – 5. dan Iain-Iain. Nilai normal : <150 mg/dl risiko ringgi terjadi jantung koroner >160 mg/dl risiko sedang terjadi jantung koroner 130 -159 mg/dl risiko rendah terjadi jantung koroner <130 mg/dl VLDL (Very Low Density Lipoprotein) Merupakan lipoprotein plasma yang mengandung trigliserida. sulfonamide. LDL (Low Density Lipoprotein) Merupakan lipoprotein plasma yang mengandung sedikit trigliserida. fosfolipid sedang.9 – 5. stroke.4 – 5. dan kolesterol tinggi.dan kolesterol sedang.1 gr/dl 4. Albumin diproduksi di hati. membentuk lebih dari 50% protein plasma.

NATRIUM (Na) Natrium adaiah salah satu mineral yang banyak terdapat pada cairan elektrolit ekstraseluler (di luar sel). Peningkatan ekskresi (pengeluaran). asupan Na dari makanan tinggi. sebagai konduksi impuls saraf. muntah. saus tomat. penyakit usus. dan penggunaan obat antibiotika.). luka bakar. mempunyai efek menahan air.buah ceri. acar./. Penurunan albumin bisa juga disebabkan oleh : Berkurangnya sintesis (produksi) karena malnutrisi. obat golongan laksansia (obat pencahar). radang menahun. sindrom malabsorpsi. gangguan jantung krohis. berfungsi untuk mempertahankan cairan dalam tubuh. karena luka bakar luas. dehidrasi. nefrotik sindrom (penyakit ginjal). penggunaan obat diuretik (obat untuk darah tinggi yang fungsinya mengeluarkan air dalam tubuh). bilas lambung. Sumber garam Na yaitu: garam dapur. terasi. diet rendah garam. ikan kaleng. gagal ginjal. Nilai normal dalam serum : Dewasa135-145 mEq/L Anak Bayi 135-145 mEq/L 134-150 mEq/L Nilai normal dalam urin : 40 – 220 mEq/L/24 jam Penurunan Na terjadi pada diare. 1. dan Iain-Iain.Penurunan albumin mengakibatkan keluarnya cairan vascular (cairan pembuluh darah) menuju jaringan sehingga terjadi oedema (bengkak). dan Iain-Iain. kelainan genetik. cedera jaringan.gagal hepatik (kegagalan fungsi hati). keju. 2. produk awetan (cornedbeef. Peningkatan Na terjadi pada pasien diare. obat batuk. penyakit hati menahun. . mengaktifkan enzim.

5 – 5. Penurunan kalium (hipokalemia) terjadi jika masukan kalium dari makanan rendah. tidak berada dalam serum.0 mEq/L Anak Bayi 3. sari buah. luka pembedahan. muntah.8 mEq/L Peningkatan kalium (hiperkalemia) terjadi jika terdapat gangguan ginjal. Makanan yang mengandung kalium yaitu buah-buahan. rata-rata 40 mEq/L atau 25 -120 mEq/24 jam wa laupun masukan kalium rendah. berperan penting dalam keseimbangan cairan tubuh. dan Iain-Iain.KALIUM (K) Kalium merupakan elektrolit tubuh yang terdapat pada cairan vaskuler (pembuluh darah).6 – 5. diare. KLORIDA (Cl) Merupakan elektrolit bermuatan negatif. 90% dikeluankan melalui urin. epinefrin.6 – 5. Nilai normal : Dewasa3. dehidrasi. histamine. Klorida sebagian besar terikat dengan natrium membentuk NaCI (natrium klorida).8 mEq/L 3. pengeluaran lewat urin meningkat. kacang-kacangan. keseimbangan asam-basa dalam tubuh. banyak terdapat pada cairan ekstraseluler (di luar sel). Nilai normal : Dewasa Anak Bayi 95-105 mEq/L 98-110 mEq/L 95 -110 mEq/L Bayi baru lahir 94-112 mEq/L . dan Iain-Iain. penggunaan obat terutama golongan sefalosporin.

dan Iain-Iain.4 -14 mg/dl.5 mg/dl 10 -12 mg/dl baru 7. diare. gangguan ginjal. kehamilan. <150 mg/24 jam (di urin & diet rendah Ca) . KALSIUM (Ca) Merupakan elektrolit dalam serum. Selain itu penurunan kalsium juga dapat dipicu oleh penggunaan obat pencahar. kandung kemih. berperan dalam keseimbangan elektrolit. Dewasa Anak Bayi Bayi lahir Penurunan kalsium dapat terjadi pada kondisi malabsorpsi saluran cerna. Peningkatan klorida terjadi pada penderita dehidrasi. radang pankreas. Peningkatan kalsium terjadi karena adanya keganasan (kanker) pada tulang. diet rendah garam. penggunaan obatThiazid. adanya batu ginjal. Nilai normal : 9-11 mg/dl (di serum) . infeksi yang luas. dan ginjal. diuretik. juga dapat memacu peningkatan kadar kalsium dalam tubuh. asetazolamid. dan Iain-lain. obat maag. diare. luka bakar. Nilai normal gula darah puasa : . luka bakar. kekurangan asupan kalsium dan vitamin D. infeksi akut. payudara. paru. dan Iain-Iain. 200 – 300 mg/24 jam (di urin & diet tinggi Ca) 9 -11. pencegahan tetani. dan Iain-Iain.penggunaan obat kortison.Penurunan klorida dapat terjadi pada penderita muntah. Selain itu. bilas lambung. dan dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi gangguan hormon tiroid dan paratiroid. insulin. olah raga berlebihan. pecandu alkohol. PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH Pemeriksaan terhadap kadar gula dalam darah vena pada saat pasien puasa 12 jam sebelum pemeriksaan (gula darah puasal nuchter) atau 2 jam setelah makan (gula darah post prandial). peningkatan natrium.cedera kepala. gagal jantung kronis. kelebihan vitamin D. gagal ginjal kronis. terlalu banyak keringat.

merpati. melalui sampel darah ibu.Tes ini menggunakan antigen Salmonella jenis O (somat/k) dan H {flagel) untuk menentukan tinggi rendahnya titer antibodi. Cytomegalovirus (CMV) dan herpes simplek pada ibu dan bayi baru lahir. Nilai normal pemeriksaan TORCH pada lgG ibu hamil dan janin adalah negatif. Kemudian titer antibodi O akan menurun setelah beberapa bulan. . maka dapat menyebabkan infeksi pada. dan titer antibodi H akan menetap sampai beberapa tahun. Toksoplasma gondii merupakan parasit yang hidup dalam usus hewan piaraan rumah terutama anjing dan kucing. ayam. dan kerbau. menunjukkan adanya infeksi Salmonella strain O dan demikian pula untuk strain H. Jika titer antibodi 0 meningkat segera setelah adanya demam. Jika parasit ini menginfeksi ibu hamil. sapi. PEMERIKSAAN TORCH Pemeriksaan untuk identifikasi adanya virus Toksoplasma Rubella. diduga parasit ini juga terdapat pada tikus.Dewasa Anak 70 -110 mg/dl 60-100 mg/dl Bayi baru lahir30-80 mg/dl Tes Widal Merupakan pemeriksaan untuk membantu menegakkan diagnosa thypus. sehingga mudah menular pada manusia. POSTAT SPESIFIK ANTIGEN (PSA) PSA adalah glikoprotein dari jaringan prostat yang meningkat jika terjadi hipertropi (pembesaran) dan meningkat lebih tinggi lagi pada penderita kanker prostat. kambing. Selain itu. Titer antibodi pada penderita thypus akan meningkat pada minggu ke II. Pemeriksaan ini perlu dilakukan jika ada riwayat sebelumnya atau dugaan infeksi kongen/tal (bawaan) pada bayi baru lahir yang ditandai dengan hasil pemeriksaan imunoglobulin G pada janin lebih tinggi dibanding pada ibu.

Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan penyebab kemandulan pada pria. hydrocephalus. Hasil dinyatakan dengan : Negatif Positif 1 (+) Positif 2 (++) jika warna tetap (tidak ada glukosa) jika warna hijau kekuningan dan keruh (terdapat 0. dan Iain-Iain. Fehling.Pemeriksaan PSA pada pasien kanker prostat ini berfungsi untuk memonitor perkembangan sel kanker.5% glukosa) Janin dan kecacatan fisik setelah lahir. Pemeriksaan ini lebih sensitif daripada fosfatase prostat. dan Iain-Iain. Nilai rujukan : Tidak ada kelainan prostat0-4 ng/ml Pembesaran prostat jinak 4 -19 ng/ml Kanker prostat 10-20 ng/ml PEMERIKSAAN REDUKSI Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya glukosa dalam urin dengan menggunakan reagen Benedict. Jika hasii pemeriksaan reduksi (+) disertai hiperglikemia maka menandakan adanya penyakit Diabetes Mellitus. persentase sperma matang.5 -1% glukosa) jika warna kuning keruh (terdapat 1 -1. dan Iain-lain. karena nilai ambang batas ginjal untuk absorpsi glukosa adalah 170 mg%. microcephalus. dengan gejala retinitis. volume cairan.pergerakan. namun pemeriksaan kombinasi keduanya akan lebih akurat.5% glukosa) Positif 3 (+++) jika warna jingga seperti lumpur keruh (terdapat 2 – 3.Reduksi (+) dalam unn menunjukkan adanya hiperglikemia (tingginya kadar gula dalam darah) di atas 170mg%. ANALISA SPERMA Merupakan pemeriksaan dengan bahan sperma untuk melihat jumlah. Nilai normal pada pria dewasa : .5% glukosa) Positif 4 (++++)jika warna merah keruh (terdapat > 3.

Dfasanya terjadi pada pasien vasektomi.5-5.Jumlah 50-150 juta/ml Volume 1.0 ml Bentuk 75 % matang Mobilitas60 % bergerak aktif Penyimpangan dari nilai” normal cff atas. kemandulan. . pengobatan kanker. dan pengobatan yang mengandung estrogen (hormon wanita).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful