A. Pengertian Khittah artinya garis besar perjuangan.

khittah itu mengandung konsepsi (pemikiran) perjuangan yang merupakan tuntunan, pedoman, dan arah perjuangan. hal tersebut mempunyai arti penting karena menjadi landasan berpikir dan amal usaha bagi semua pimpinan dan anggota muhammadiyah. garis-garis besar perjuangan muhammadiyah tersebut tidak boleh bertentangan dengan asas dan tujuan serta program yang telah disusun.

B. Enam Khittah Perjuangan Muhammadiyah Isi khittah harus sesuai dengan tujuan muhammadiyah, khittah itu disusun sesuai dengan perkembangan zaman.’

1. Langkah 12 Muhammadiyah 1938-1940 a. Memperdalam Masuknya Iman. Hendaklah iman itu ditablighkan, disiarkan dengan selebarlebarnya, yakni diberi riwayatnya dan diberi dalil buktinya,

dipengaruhkan dan digembirakan, sampai iman itu mendarah daging, masuk di tulang sumsum dan mendalam di hati sanubari kita, sekutusekutu Muham-madiyah seumumnya.

b. Memperluas Faham Agama. Hendaklah faham agama yagn sesungguhnya itu dibentangkan dengan arti yang seluas-luasnya, boleh diujikan dan diperbandingkan, sehingga kita sekutu-sekutu Muhammadiyah mengerti perluasan Agama Islam, itulah yang paling benar, ringan dan berguna, maka, mendahulukanlah pekerjaan keagamaan itu.

kecuali diperbesarkan. akan menguatkan persatuan organisasi dan mengokohkan pergaulan persaudaraan kita serta mempersamakan hak-hak dan memerdekakan lahirnya pikiranpikiran kita. kita berbudi pekerti yang baik lagi berjasa. g. Dalam gerak kita tidaklah melupakan hikmah. Melakukan Kebijaksanaan. f. dengan . dengan dasar mendatangkan maslahat dan menjauhkan madlarat. Menegakkan Keadilan. Hendaklah senantiasa melakukan perbaikan diri kita sendiri (self correctie). mestilah kita buang. walaupun akan mengenai badan sendiri. karena itu bukan kebijaksanaan yang sesungguhnya. sedang yang kedua ini e. d. Menguatkan Persatuan. Kebijaksanaan yang menyalahi ke-dua pegangan kita itu. didahulukan dari yang pertama. supaya diperbaikilah juga. segala usaha dan pekerjaan kita. Memperbuahkan Budi Pekerti. Dalam pada itu.c. Buah penyelidikan perbaikan itu dimusyawarahkan di tempat yang tentu. dan ketetapan yang sudah seadil-adilnya itu dibela dan dipertahankan di mana juga. Hendaklah keadilan itu dijalankan semestinya. Hendaklah menjadikan tujuan kita juga. ya seorang sekutu Muhammadiyah. Menuntun Amalan Intiqad (self correctie). Hendaklah diterangkan dengan jelas tentang akhlaq yang terpuji dan akhlaq yang tercela serta diperbahaskannya tentang memakainya akhlaq yang mahmudah dan menjauhkannya akhlaq yang madzmumah itu. hikmah hendaklah disendikan kepada Kitabullah dan Sunnaturrasulillah. sehingga menjadi amalan kita.

Kira berdaya-upaya akan memperhubungkan diri kepada iuran (ekstern). yang sudah lalu. yang tidak . Mempermusyawaratkan Putusan. maka sewajibnyalah kita perteguhkan dengan diatur yang sebaik-baiknya. Sebab majlis ini nyata-nyata berpengaruh besar dalam kalangan kita Muhammadiyah dan sudah menjadi tangan kanan yang bertenaga disisi Hoofdbestuur (PP) Muhammadiyah. maka pada tahun 1838-1940 H. dimusyawarahkanlah dengan yang bersangkutan itu lebih dahulu. Pemandangan kita hendaklah kita tajamkan akan mengawasi gerak kita yang ada di dalam Muhammadiyah.tidak mengurangi segala gerakan kemuhammadiyahan. k. Muhammadiyah mengemukakan pekerjaan akan: h. umpama: Konperensi Bagian: Penyiaran Agama seluruh Indonesia dan lain-lain sebagainya. sehingga dapatlah mentanfidzkan dengan cara menghasilkannya dengan segera. maka hendaklah setiap ada keputusan yang mengenai kepala Majlis (Bagian). Untuk mengadakan garis yang tentu dalam langkah-langkah bagian kita. tolong-menolong dalam segala kebaikan. Mempersambungkan Gerakan Luar. lain-lain persyarikatan dan pergerakan di Indonesia. dengan dasar Silaturahim. l. maka hendaklah kita berikhtiar mengadakan Konperensi bagian. i. yang masih langsung dan yang bertambah (yang akan datang/berkembang). Mengadakan Konperensi Bagian. Agar dapat keringanan dan dipermudahkan pekerjaan. Mengawaskan Gerakan Jalan. Menguatkan Majlis Tanwir. j.

Memperoleh ukhuwah sesama muslim dengan mengadakan badan ishlah untuk mengantisipasi bila terjadi keretakan dan perselisihan. b. Mengutuhkan organisasi dan merapikan administrasi. 2. e. Menuntun penghidupan anggota.mengubah asasnya masing-masing. Memperbanyak dan mempertinggi mutu anak. f. terutama perhubungan kepada persyarikatan dan pemimpin Islam. Dalam rumusan Khittah tahun 1969 ini disebutkan bahwa dakwah Islam amar ma'ruf nahi munkar dilakukan melalui dua saluran: politik kenegaraan dan kemasyarakatan. c. memperluas ilmu pengetahuan. Mempertinggi mutu anggota dan membentuk kader. 3. Menjiwai pribadi anggota dan pimpinan Muhammadiyah dengan memperdalam dan mempertebal tauhid. Khittah Palembang 1956-1959 a. Melaksanakan uswatun hasanah. g. Khittah Ponorogo 1969 Kelahiran Parmusi merupakan buah dari Khittah Ponorogo (1969). Sayangnya. Khittah Ujung Pandang 1971 . 4. mempertinggi akhlak. Muhammadiyah sendiri memposisikan diri sebagai gerakan Islam amar ma'ruf nahi munkar dalam bidang kemasyarakatan. menyempurnakan ibadah dengan khusyu’ dan tawadlu’. dan menggerakkan Muham-madiyah dengan penuh keyakinan dan rasa tanggung jawab. d. partai parmusi ini gagal sehingga khittah ponorogo kemudian "dinasakh" meminjam istilah Haedar nashir lewat khittah ujung pandang.

6. muhammadiyah melakukan amar ma’ruf nahi munkar secara konstruktif dan positif terhadap partai muslimin Indonesia. muhammadiyah dengan tetap berada dalam kerangka gerakan dakwah dan tajdid yang menjadi fokus dan orientasi utama gerakannya dapat mengembangkan fungsi kelompok kepentingan atau sebagai gerakan social civil-society dalam memainkan peran berbangsa dan bernegara. Khittah Surabaya 1978 (penyempurnaan dari khittah ponorogo 1969) a.a. b. Anggaran Rumah Tangga. Setiap anggota Muhammadiyah sesuai dengan hak asasinya dapat tidak memasuki atau memasuki organisasi lain. Khittah Denpasar 2002 Dalam Posisi yang demikian maka sebagaimana khittah Denpasar. Setiap anggota Muhammadiyah sesuai dengan hak asasinya dapat tidak memasuki atau memasuki organisasi lain. Untuk lebih memantapkan muhammadiyah sebagai gerakan da’wah islam setelah pemilu tahun 1971. d. Untuk lebih meningkatkan partisipasi muhammadiyah dalam pelaksanaan pembangunan nasional. tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan dan tidak merupakan afiliasi dari sesuatu partai politik atau organisasi apapun. sepanjang tidak menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam Persyarikatan Muhammadiyah. sepanjang tidak menyimpang dari Anggaran Dasar. b. c. dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam Persyarikatan Muhammadiyah. 5. Doktrin Perjuangan . C. Muhammadiyah adalah Gerakan Da’wah Islam yang beramal dalam segala bidang kehidupan manusia dan masyarakat. Muhammadiyah adalah Gerakan Da’wah Islam yang beramal dalam segala bidang kehidupan manusia dan masyarakat.

yaitu membebaskan manusia dari setiap patologi sosial dan penyakit peradaban yang selama ini merasuki alam pikiran manusia modern. Sehingga seluruh gerakan Pemuda Muhammadiyah diarahkan pada upaya akselerasi pencapaian tujuan tersebut. dan kemasyarakatan selama ini harus yang menjadi ruh inspirasi perjuangan Pemuda Muhammadiyah Muhammadiyah. Dengan demikian. Dimensi-dimensi Perjuangan a. keilmuan. meningkatkan kapasitas dan kualitas para kader melalui jenjang pendidikan kader yang terencana secara sistematis dan berkesinambungan. D. melakukan rekruitmen kader-kader berkualitas secara proaktif di tengah-tengah masyarakat dengan cara melibatkan mereka pada setiap pelaksanaan program-program kerja Pemuda Muhammadiyah. Pemuda Muhammadiyah meneguhkan doktrin perjuangannya melalui upaya: Pertama. Ketiga. seluruh kader Pemuda Muhammadiyah harus menebar pesona Islam di setiap waktu dan tempat dengan cara melaksanakan ajaran Islam secara total sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 208 yang berbunyi: . Untuk itu. dijadikan pergerakan Pada tataran praktis. umat Islam tidak terjebak dalam skenario yang dimainkan oleh pihak lain yang kerapkali bertujuan untuk memecah belah umat Islam. Dimensi Keagamaan Pada dimensi keagamaan. Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat berperan aktif dalam menggiring umat ke posisi arus tengah Islam (ummatan wa syatha). Kedua. Sudah saatnya umat Islam dikembalikan pada satu cita-cita.Pemuda Muhammadiyah melandasi kiprah perjuangannya pada cita-cita Muhammadiyah untuk menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dengan posisi ini. dimensi keagamaan. mempertegas komitmen dan jati dirinya pada pemberdayaan umat di seluruh sektor kehidupan.

Dakwah jama’ah diperlukan bukan hanya untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah di kalangan aktivis pemuda. Dalam tatanan kehidupan beragama di tengah komunitas umat Islam. Pemuda Muhammadiyah harus mampu menampilkan dirinya sebagai teladan dalam menjembatani sekaligus memediasi setiap perbedaan pandangan. penafsiran. Untuk melaksanakan ajaran Islam secara total. budaya dan adat istiadat yang berlaku di tengah-tengah masyarakat. dan beradab agar Islam benar- . Pemuda Muhammadiyah menolak secara tegas segala tindak kekerasan atas nama agama dalam memperjuangkan dan menegakkan agama Islam. terbuka.Artinya: Hai orang-orang yang beriman. Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat mengaktifkan kembali gerakan dakwah jama’ah dengan menjadikan masjid sebagai pusat informasi dan komunikasi antar aktivis. masuklah kamu ke dalam Islam secara total. Pemuda Muhammadiyah dituntut agar selalu menjadi inspirator dan motivator dalam mengembangkan dakwah Islam yang humanis. dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. santun. dan praktek keagamaan yang terjadi di kalangan umat Islam. Selain itu. Pemuda Muhammadiyah harus mampu merajut dan merekatkan ukhuwah Islamiyah dengan cara mengajak semua pihak untuk kembali kepada AlQur’an dan Al-Sunnah secara bersama-sama. dan mencerahkan. Jalan yang dapat ditempuh adalah dengan menghidupkan gerakan dakwah kultural yang juga berfungsi sebagai sebagai salah satu sarana perekrutan kaderkader persyarikatan. Agama Islam harus disampaikan dengan cara damai. Pemuda Muhammadiyah harus memperluas jaringan dakwahnya ke seluruh masyarakat hingga menyentuh berbagai suku. tetapi lebih dari itu da’wah jama’ah juga diharapkan mampu melindungi persyarikatan Muhammadiyah dari upaya “penyusupan” yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu di kalangan umat Islam yang memiliki kiprah dan ideologi yang berbeda dengan Muhammadiyah. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Seiring dengan itu. ras.

penyakit menular. Pemuda Muhammadiyah harus membuka diri untuk selalu melakukan dialog antar umat beragama. Pemuda Muhammadiyah harus berani melawan setiap ketidakadilan yang terjadi baik yang dilakukan secara personal maupun yang diorganisir secara struktural. Pemuda Muhammadiyah berpandangan bahwa bangsa ini hanya dapat berdiri dengan kokoh atas dasar prinsip-prinsip keadilan sebagaimana telah diperintahkan Allah dalam surat Al-Nisaa’ ayat 58 yang berbunyi: Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. dan lain-lain. Cara yang paling efektif untuk dilakukan adalah menjalin kerjasama lintas agama dalam kerja-kerja kemanusiaan. rendahnya kualitas dan tidak meratanya akses . Dengan kohesivitas sosial yang baik. Oleh karena itu. Pemuda Muhammadiyah dapat memulai gerakan ini dengan menciptakan musuh bersama (common enemy) agama-agama berupa kebodohan. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam merajut kohesivitas sosial dengan seluruh komponen bangsa. Dimensi sosial Pada dimensi sosial. bencana alam. Terkait dengan heterogenitas agama di Indonesia. dan apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. kemiskinan. Dalam rangka mewujudkan keadilan sosial. b. krisis lingkungan. seluruh anak bangsa akan dapat bekerja sama dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih menjanjikan. Pemuda Muhammadiyah mendasarkan pokok perjuangannya kepada empat macam persoalan mendasar. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat. Pertama.benar tampil sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin). narkotika. Kohesivitas sosial hanya dapat diwujudkan jika keadilan dapat ditegakkan pada seluruh sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemuda Muhammadiyah dituntut untuk melakukan terobosan-terobosan baru dalam memperjuangkan kualitas dan kuantitas lembaga-lembaga pendidikan. c. tingginya angka pengangguran dan maraknya tindak kriminalitas. Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat berpartispasi aktif dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung setiap usaha semua pihak yang diarahkan pada upaya perbaikan taraf hidup rakyat. Untuk menjawab masalah ini. hedonis. Kedua. tingkat ekonomi umat Islam masih berada di bawah tingkat ekonomi umat beragama lain. Dimensi Ekonomi Dimensi eknomi merupakan elan vital yang harus menjadi fokus perhatian utama Pemuda Muhammadiyah. mengkritisi. Selain itu. Upaya ini dapat dilakukan dengan cara menghidupkan kembali ajaran agama sebagai basis utama pertahanan akhlak dan moral. Secara umum. Menyikapi masalah ini. Fakta empiris menunjukkan bahwa saat ini umat Islam cenderung dijadikan sebagai sasaran market paling empuk dari negara-negara produsen. Umat Islam . kearifan-kearifan lokal yang dijadikan sebagai panutan di masa lalu dapat dijadikan tawaran alternatif dalam mengimbangi moralitas sekuler.pendidikan bagi semua anak bangsa. rendahnya moral dan akhlak anak bangsa. dan sosialisasi pola dan gaya hidup sehat. Berkenaan dengan hal ini. peningkatan kuantitas anggaran pembiayaan kesehatan. Di samping itu. rendahnya kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Keempat. Terkait masalah ini. Pemuda Muhammadiyah dituntut agar selalu berperan aktif dalam memperjuangkan peningkatan kuantitas dan kualitas sarana pelayanan kesehatan. sekaligus memberikan masukan konstruktif pada setiap produk regulasi pendidikan yang ditetapkan pemerintah. Ketiga. Pemuda Muhammadiyah harus memprakarsai berbagai macam program yang berorientasi pada upaya revitalisasi akhlak dan moral bangsa. dan materialis akibat perkembangan informasi dan teknologi serta arus globalisasi yang tidak terkendali. Pemuda Muhammadiyah juga dituntut untuk selalu mengikuti.

tetapi juga harus memperhatikan persoalan-persoalan duniawi sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Qashas ayat 77 yang berbunyi: Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat. infaq. Melalui refleksi yang cukup dalam terhadap ayat tersebut. sekolah-sekolah Islam. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengembangkan sistem ekonomi syariah pada seluruh dimensi ekonomi umat sebagai antitesis terhadap sistem ekonomi kapitalis yang selama ini “menjajah” umat Islam. majlis ta’lim. ajaran Islam mengharuskan umat Islam untuk tidak hanya memperhatikan persoalan-persoalan ukhrawi semata. Pemuda Muhammadiyah juga dituntut untuk mendidik kader-kadernya agar siap diterjunkan ke dunia usaha sebagai pejuangpejuang ekonomi umat di tengah-tengah masyarakat.sama sekali tidak mampu bersaing dalam pasar global yang semakin hari semakin kompetitif. Pemuda Muhammadiyah merasa terpanggil untuk segera mencari solusi dalam memberdayakan ekonomi umat Islam. asuransi. perikanan. dan unit-unit ekonomi kerakyatan lainnya. potensi jaringan Pemuda Muhammadiyah secara nasional perlu dikembangkan sehingga memiliki daya saing yang cukup tangguh dalam menggerakkan perekenomian umat. Potensi lain yang dapat dikembangkan adalah pemberdayaan institusi-institusi Islam seperti mesjid. zakat. Padahal. Dalam konteks ini. Sejalan dengan itu. . dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. dan Islamic center sebagai pusat perekonomian umat. dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. shadaqah. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. dan koperasi maupun informal seperti pendirian lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat pada sektor pertanian. Pengembangan ekonomi syariah dapat dilakukan dengan mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) melalui pemberdayaan lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) baik formal seperti bank.

Untuk mewujudkan hal tersebut. Pemuda Muhammadiyah meyakini bahwa kekuasaan politik merupakan ujian yang diberikan oleh Allah kepada manusia sebagaimana firman-Nya dalam surat al-An’am ayat 165 yang berbunyi: Artinya : Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di muka bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat. Pemuda Muhammadiyah menilai bahwa politik dan berpolitik bukanlah hal yang dilarang oleh agama. Bahkan sebaliknya. Oleh karena kekuasaan politik merupakan bagian dari ujian Allah. Pemuda Muhammadiyah menjadikan politik sebagai salah satu sarana dakwah yang paling efektif dalam membumikan kehendak Tuhan di muka bumi. Dan Pemuda Muhammadiyah bukanlah organisasi apolitik.d. Pemuda Muhammadiyah dituntut melakukan langkah-langkah sistematis dan strategis melalui empat strategi dan lapangan perjuangan politik yaitu: Pertama. maka Pemuda Muhammadiyah harus mengarahkan perjuangan politiknya bagi kepentingan Islam dan umat Islam. politik praktis) sebagaimana dilakukan oleh partai-partai politik atau kekuatan-kekuatan politik formal di tingkat kelembagaan negara. melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang bersifat pembinaan atau pemberdayaan masyarakat maupun kegiatan-kegiatan politik tidak langsung (high politics) yang bersifat mempengaruhi kebijakan negara . Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan Sesungguhnya dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Kedua. ibadah. dan mu’amalat dunyawiyah yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan harus dilaksanakan dalam kehidupan perseorangan maupun kolektif. untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Namun demikian. melalui kegiatan-kegiatan politik yang berorientasi pada perjuangan kekuasaan/kenegaraan (real politics. Dimensi Politik Pemuda Muhammadiyah berpandangan bahwa agama Islam menyangkut seluruh aspek kehidupan meliputi aqidah. Oleh karena itu. akhlaq.

dan spiritual. e. ekologi. Krisis juga melanda dimensi-dimensi intelektual.dengan perjuangan moral (moral force) untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik di tingkat masyarakat dan negara. antara lain dibuktikan dengan perkembangan ekonomi. Dengan menggunakan ukuranukuran yang bersifat fisik material. Melalui lahan ini. moral. teknologi. Krisis global yang dihadapi umat manusia di planet ini telah menyentuh hampir seluruh dimensi kehidupan seperti bidang kesehatan. Pemuda Muhammadiyah memandang bahwa peradaban Barat lebih maju dari peradaban Islam. Namun bila dikaji lebih dalam. dan hubungan sosial. maka hal yang paling mungkin dilakukan adalah mempersatukan politisi Islam di lembaga-lembaga legislatif mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah-daerah. politik. namun tujuan dan orientasinya haruslah tetap sama. Anehnya. teknologi. mengelola fragmentasi potensi dan kekuatan politik secara baik dan benar agar seluruh kepentingan umat Islam dapat terakomodasi secara maksimal. pembumian nilai-nilai keislaman di jalur kultural (cultural approach). Keempat. Dimensi Kebudayaan dan Peradaban Melalui kalkulasi sederhana. Target akhir yang ingin dicapai adalah agar Pemuda Muhammadiyah dapat menyalurkan aspirasi politiknya secara maksimal dalam menjaga kelangsungan agama sekaligus menata kehidupan dunia (hirasat al-din wa siyasat al-dunya). fenomena kebangkitan peradaban Barat merupakan keniscayaan. dan stabilitas kehidupan sosial-politik yang dicapai Barat. Bila usaha untuk mempersatukan partai-partai politik Islam di bawah satu bendera sulit dilakukan. kemajuan sains dan teknologi yang menjadi basis fundamental bangunan peradaban Barat justru telah menelantarkan dunia di ambang pintu krisis global yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. . ekonomi. Pemuda Muhammadiyah memiliki peluang yang cukup besar untuk meningkatkan energi sumber daya umat sebagai basis penguatan civil society. Meskipun kenderaan politik berbeda. Ketiga.

Inilah yang menyebabkan rapuhnya fondasi peradaban dunia secara global. termasuk negara-negara Islam. sebagai pedoman dan arahan untuk berjuang bagi anggota maupun pimpinan muhammadiyah. F. Pemuda Muhammadiyah juga harus mengambil peran dalam upaya mencari penemuan-penemuan baru dalam dunia ilmu pengetahuan (scientific discovery). Dengan ilmu pengetahuan yang berorientasi ilahiyah-lah. tatanan kebudayaan dan peradaban dunia dapat diwujudkan secara baik. Maksud dan Tujuan Sebagai tuntunan. Pemuda Muhammadiyah dituntut untuk mewujudkan peradaban Islam masa depan dengan melakukan upayaupaya rekonstruktif melalui upaya pembumian wahyu melalui kontekstualisasi ajaran Islam. Keyakinan terhadap kehadiran Tuhan dalam seluruh dimensi kehidupan akan memberikan kekuatan sekaligus kedamaian dalam hati setiap manusia yang menjadi aktor pendukung setiap kebudayaan. E.peradaban Barat ini dijadikan sebagai cermin yang harus diikuti oleh semua negara. Fungsi Sebagai landasan berpikir bagi semua pimpinan dan anggota muhammadiyah dan yang menjadi landasan berpikir bagi setiap amal usaha muhammadiyah. Agenda utama yang harus dikedepankan antara lain membangun kesadaran eksistensial manusia yang tidak terpisahkan dari Tuhan. Kerapuhan fondasi peradaban Barat itu merupakan peluang besar bagi Pemuda Muhammadiyah untuk membangun peradaban alternatif yang berdimensi moral dan spiritual. . Bertolak dari realitas obyektif di atas. Kontekstualisasi ajaran Islam tentu saja harus dibarengi dengan upaya eksplorasi ilmu pengetahuan (scientific exploration). Di samping itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful