SISTEM RESPIRASI

I.

PENGERTIAN RESPIRASI Pengertian pernafasan atau respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen, pengeluaran karbohidrat hingga penggunaan energi di dalam tubuh. Menusia dalam bernapas menghirup oksigen dalam udara bebas dan membuang karbondioksida ke lingkungan.

Respirasi dapat dibedakan atas dua jenis, yaitu : Respirasi Luar yang merupakan pertukaran antara O2 dan CO2 antara darah dan udara. Respirasi Dalam yang merupakan pertukaran O2 dan CO2 dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Dalam mengambil nafas ke dalam tubuh dan membuang napas ke udara dilakukan dengan dua cara pernapasan, yaitu : 1. Respirasi / Pernapasan Dada  Otot antar tulang rusuk luar berkontraksi atau mengerut  Tulang rusuk terangkat ke atas  Rongga dada membesar yang mengakibatkan tekanan udara dalam dada kecil sehingga udara masuk ke dalam badan. 2. Respirasi / Pernapasan Perut  Otot difragma pada perut mengalami kontraksi  Diafragma datar

3 cc karbondioksida / CO2. Pada pembuluh darah arteri. Sistem Pernapasan pada Manusia terdiri atas: 1. Ketika oksigen tembus selaput alveolus. Faring 3. Tujuan proses pernapasan yaitu untuk memperoleh energi. Sedangkan pada pembuluh darah vena tekanannya hanya 40 milimeter air raksa dengan 12 cc oksigen. paru-paru II. hemoglobin akan mengikat oksigen yang banyaknya akan disesuaikan dengan besar kecil tekanan udara. CO2 yang dihasilkan akan keluar dari jaringan menuju paruparu dengan bantuan darah. Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing . Dalam keadaan tubuh bekerja berat maka oksigen atau O2 yang diperlukan pun menjadi berlipat-lipat kali dan bisa sampai 10 hingga 15 kalilipat. Oksigen yang kita hasilkan dalam tubuh kurang lebih sebanyak 200 cc di mana setiap liter darah mampu melarutkan 4. Bronkus 5. Hidung 2. Normalnya manusia butuh kurang lebih 300 liter oksigen perhari. Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energy. Proses Kimiawi Respirasi Pada Tubuh Manusia :  Pembuangan CO2 dari paru-paru : H + HCO3 ---> H2CO3 ---> H2 + CO2  Pengikatan oksigen oleh hemoglobin : Hb + O2 ---> HbO2  Pemisahan oksigen dari hemoglobin ke cairan sel : HbO2 ---> Hb + O2  Pengangkutan karbondioksida di dalam tubuh : CO2 + H2O ---> H2 + CO2 Alat-alat pernapasan berfungsi memasukkan udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan udara yang mengandung karbon dioksida dan uap air. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Volume rongga dada menjadi besar yang mengakibatkan tekanan udara pada dada mengecil sehingga udara pasuk ke paru-paru. Rongga hidung berlapis selaput lendir. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Bronkiouls 6. Trakea 4. Alat – alat pernapasan pada manusia 1. tekanan oksigen dapat mencapat 100 mmHg dengan 19 cc oksigen.

faring juga menyediakan ruang dengung(resonansi) untuk suara percakapan. Selain itu.Di sebelah belakang rongga hidung terhubung dengan nasofaring melalui dua lubang yang disebut choanae. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Faring (Tenggorokan) Udara dari rongga hidung masuk ke faring. bernapas. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara.yang masuk lewat saluran pernapasan. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Fungsi utama faring adalah menyediakan saluran bagi udara yang keluar masuk dan juga sebagi jalan makanan dan minuman yang ditelan. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. Walaupun demikian. . Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. 2. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan.

yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Di dalam rongga dada. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Pangkal Tenggorokan (laring) Laring merupakan suatu saluran yang dikelilingi oleh tulang rawan. didepan lariofaring. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. Kedua bronkus menuju paru-paru. bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus. dan pada bagian dalam rongga bersilia. Bronkus sebelah kanan(bronkus primer) bercabang menjadi tiga bronkus lobaris (bronkus sekunder). 5. Batang tenggorokan bercabang menjadi dua bronkus. Laring berada diantara orofaring dan trakea. batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru (alveolus). hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru. Cabang-cabang yang paling kecil masuk ke dalam gelembung paru-paru . dikelilingi oleh cincin tulang rawan. yaitu bronkus sebelah kiri dan sebelah kanan. katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Pada waktu menelan makanan. Cabang Batang Tenggorokan (Bronkus) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Batang Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Di dalam paru-paru. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). 4. Laring diselaputi oleh membrane mukosa yang terdiri dari epitel berlapis pipih yang cukup tebal sehingga kuat untuk menahan getaran-getaran suara pada laring. Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan.3. Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. Fungsi utama laring adalah menghasilkan suara dan juga sebagai tempat keluar masuknya udara. sedangkan bronkus sebelah kiri bercabang menjadi dua bronkiolus. Salah satu tulang rawan pada laring disebut epiglotis. Epiglotis terletak di ujung bagian pangkal laring. misalnya pada waktu kita bicara. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis).

melalui kapiler-kapiler darah dalam alveolus inilah oksigen dan udara berdifusi ke dalam darah. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. kemudian menjadi duktus alveolaris. Fungsi utama bronkus adalah menyediakan jalan bagi udara yang masuk dan keluar paru-paru. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. alveolus. dan pembuluh darah. Dinding alveolus mengandung kapiler darah. Kapasitas Paru-Paru . jaringan elastik.atau alveolus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. 6.tetapi ronga bronkus masih bersilia dan dibagian ujungnya mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia.Pada dinding duktus alveolaris mangandung gelembung-gelembung yang disebut alveolus. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Setiap bronkiolus terminalis bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus respirasi. Bronkiolus tidak mempunyai tulang rawan. disebut pleura.

dari posisi melengkung ke atas menjadi lurus. rongga dada mengecil dan tekanan udara di dalam paru-paru naik sehingga . ketika menarik napas dalam-dalam maka volume udara yang dapat kita tarik mencapai 1500 ml. Kapasitas paru-paru total = kapasitas vital + volume residu =4500 ml/wanita dan 5500 ml/pria. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Udara ini dinamakan udara suplementer. volume udara yang dapat diembuskan juga sekitar 1500 ml. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. otot diafragma dan otot-otot tulang rusuk melemas. Akibat dari berkontraksinya kedua jenis otot tersebut adalah mengembangnya rongga dada sehingga tekanan dalam rongga dada berkurang dan udara masuk. yaitu menarik napas atau inspirasi serta mengeluarkan napas atau ekspirasi. otot-otot tulang rusuk pun berkontraksi. Sewaktu menarik napas. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. Proses Pernafasan Proses pernapasan meliputi dua proses. Ketika kita menarik napas sekuat-kuatnya. Volume udara tidal orang dewasa pada pernapasan biasa kira-kira 500 ml. Pertukaran Gas dalam Alveolus Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Udara sisa ini dinamakan udara residu. Bersamaan dengan itu. III. Saat mengeluarkan napas. Jadi. Meskipun telah mengeluarkan napas sekuatkuatnya. Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 ml.Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). tetapi masih ada sisa udara dalam paru-paru yang volumenya kira-kira 1500 mL. Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkan napas. Udara ini dinamakan udara komplementer. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Akibatnya. Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar. otot diafragma berkontraksi.

udara keluar. paru-paru mengembang tekanan mengecil (inhalasi). sehingga tulang rusuk terangkat dan volume rongga dada membesar serta tekanan udara menurun (inhalasi). Didalam hidung udara disaring dari benda-benda asing yang tidak berupa gas agar tidak masuk ke paru-paru.Relaksasi otot antar tulang rusuk. Laring Laring/pangkal batang tenggorokan / kotak suara. costa menurun. Dinding trakea tersusun atas tiga lapisan jaringan epitel yang dapat menghasilkan lendir yang berguna untuk menangkap dan mengembalikan benda-benda asing ke hulu saluran pernafasan sebelum masuk ke paru-paru bersama udara penafasan. 2.Melengkung volume rongga dada mengecil. udara mengalir dari tempat yang bertekanan besar ke tempat yang bertekanan lebih kecil. Faring Faring merupakan ruang dibelakang rongga hidung. Pita suara terletak di dinding laring bagian dalam. IV. dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh mukosa. . Organ-Organ Pernafasan Pada Manusia 1. orang sering menyebut pernapasan dada dan pernapasan perut. Trakhea Trakea atau batang tenggorokan merupakan pita yang tersusun atas otot polos dan tulang rawan yang berbentuk hurup ’C’ pada jarak yang sangat teratur. volume rongga dada membesar . tekanan besar/ekshalasi. (2) Pernapasan perut terjadi karena kontraksi /relaksasi otot diafragma ( datar dan melengkung). epiglotis. yang merupakan jalan masuknya udara dsri ronggs hidung.(1) Pernapasan dada terjadi karena kontraksi otot antar tulang rusuk. yaitu jakun. Jadi. Jenis Pernapasan berdasarkan organ yang terlibat dalam peristiwa inspirasi dan ekspirasi. (tulang rawan penutup) dan tulang rawan trikoid (cincin stempel) yang letaknya paling bawah. 3. Selain itu udara juga disesuaikan suhunya agar sesuai dengan suhu tubuh. dan ujung rongga hidung. Pada ruang tersebut terdapat klep (epiglotis) yang bertugas mengatur pergantian perjalanan udara pernafasan dan makanan. rongga hidung. Sebenarnya pernapasan dada dan pernapasan perut terjadi secara bersamaan. Rongga hidung banyak memiliki kapiler darah. paru-paru mengecil. 4. tekanan membesar (e kshalasi). Hidung Hidung terdiri dari lubang hidung. volume kecil. Laring terdiri atas tulang rawan.

Hal ini merupakan salah satu sebab mengapa paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit 6. otot polos dan cincin tulang rawan. Dinding aleolus sanat tipis setebal silapis sel. pada bagian bawah dibatasi oleh otot dafragma yang kuat.5. Alveolus Saluran akhir dari saluran pernafasan yang berupa gelembung-gelembung udara. yang satu menuju ke paru-paru kiri dan yang satunya menuju paru-paru kanan. lembap dan berdekatan dengan kapilerkapiler darah. Mekanisme Pernafasan Manusia. saccus alveolaris dan alveolus. 8. Paru-paru merupakan himpunana dari bronkeulus. Mengembang dan mengempisnya paru-paru disebabkan karena adanya perubahan tekana rongga dada. Bronkus Merupakan cabang batang tenggorokan yang jumlahnya sepasang. Adanya alveolus memungkinkan terjadinya luasnya daerah permukaan yang berperan penting dalam pertukaran gas. Bronkeolus bercabang-cabang menjadi bagian yang lebih halus. Kedudukan bronkus yang menuju kekiri lebih mendatar dari pada ke kanan. Diantara selaput dan paru-paru terdapat cairan limfa yang berfungsi untuk melindungi paru-paru pada saat mengembang dan mengempis. Bronkiolus Bronkeolus merupakan cabang dari bronkus. Pada bagian alveolus inilah terjadi pertukaran gas-gas O2 dari udara bebas ke sel-sel darah. lapisan jaringan epitel. sedangkan perukaran CO2 dari sel-sel tubuh ke udara bebas terjadi. dindingnya lebih tipis dan salurannya lebih tipis. Pernafasan pada manusia dapat digolongkan menjadi 2. yaitu: .  Paru-paru kanan o berlobus tiga o Bronkus kanan bercabang tiga  Paru-paru kiri o berlobus dua o Bronkuis kiri bercabang dua o Posisinya lebih mendatar Dibungkus oleh lapisanpleura yang berfungsi menghindari gesekan saat bernafas V. 7. Paru-paru Paru-paru terletak dalam rongga dada dibatasi oleh otot dada dan tulang rusuk. Dinding bronkus terdiri atas lapisan jaringan ikat.

tulang rusuk kembali ke posisi semuladan menyebabkan tekanan udara didalam tubuh meningkat. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Bila otot diafragma berkontraksi. maka tulang rusuk akan terangkat sehingga volume dada bertanbah besar. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara (inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. Penurunan tekanan udara menyebabkan mengembangnya paru-paru. Bertambah besarnya akan menybabkan tekanan dalam rongga dada lebih kecil dari pada tekanan rongga dada luar. Pernafasan dada Pada pernafasan dada otot yang erperan penting adalah otot antar tulang rusuk. Karena tekanan uada kecil pada rongga dada menyebabkan aliran udara mengalir dari luar tubuh dan masuk ke dalam tubuh. Bila otot antar tulang rusuk luar berkontraksi. Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. . proses ini disebut ’espirasi’. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. proses ini disebut proses ’inspirasi’ Sedangkan pada proses espirasi terjadi apabila kontraksi dari otot dalam.paru(inspirasi). Pernafasan perut Pada pernafasan ini otot yang berperan aktif adalah otot diafragma dan otot dinding rongga perut. Otot tulang rusuk dapat dibedakan menjadi dua. Hal itu menyebabkan volume rongga dada bertambah besar sehingga tekanan udaranya semakin kecil. Sebaliknya. sehingga udara mengalir masuk ke paru. posisi diafragma akan mendatar. dan aliran udara terdorong ke luar tubuh. yaitu otot tulang rusuk luar yang berperan dalam mengangkat tulang-tulang rusuk dan tulang rusuk dalam yang berfungsi menurunkan atau mengembalikan tulang rusuk ke posisi semula. B. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh.A. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Sehingga udara dalam paru-paru tertekan dalam rongga dada. Pernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom.

kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara 500 kapasitas total Ü Udara 1500 Udara 1000 sisa (residu) cadangan ekspirasi Þ kapasitas vital pernapasan biasa Dengan demikian. VI. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. VII. Dalam keadaan luar biasa. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paruparunya secara maksimum. Dalam keadaaan normal. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. . udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. Walaupun demikian.yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Volume Udara Pernafasan Dalam keadaan normal. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc).

Oleh karena itu molekul cenderung berpindah dari konsentrasi yang lebih tinggi ke rendah.6 16.04 80.01 20. ukuran tubuh.7 13.5 79. VIII. Udara aveolus mengandung zat oksigen yang lebih tinggi dan karbon dioksida lebih rendah dari pada gas di dalam darah pembuluh kapiler. maka oksigen berdifusi dari udara aveolus ke dalam darah. IX. (2) Karbondioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (3) Karbondioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO₂) melalui proses berantai pertukaran klorida. Gas oksigen dan karbon dioksida akan berdifusi melalui sel-sel yang menyusun dinding avelous dan kapiler darah. serta kondisi kesehatan. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan.4 4. Pengangkutan CO₂ oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 cara yaitu : (1) Karbondioksida larut dalam plasma dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhydrase. kemampuan dan kebiasaan bernapas. Gas-gas dalam Udara Pernapasan Persentase gas utama pernapasan dalam udara yang keluar masuk paru-paru : Gas Udara sebelum luar Udara masuk alveoli (%) di Udara yang keluar dari paruparu (%) paru-paru (%) Nitrogen (N2) Oksigen (O2) Karbon dioksida (CO2) 79. antara lain ukuran alat pernapasan.8 5.Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertukaran O2 Dan CO2 Dalam Pernafasan Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. dan karbon dioksida akan berdifusi dari pembuluh darah ke avelous.95 0. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan .0 Pertukaran udara berlangsung di dalam avelous dan pembuluh darah yang mengelilinginya.

sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi.5 cc tiap menit. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg.sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. Selanjutnya. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. kadar CO2. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atau hematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. . Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. Dalam keadaan biasa. dan kadar O2 di udara. tekanan O2 (P O2). Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. Secara sederhana. Selanjutnya. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh.

Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2).5 karena terbentuknya asam karbonat.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. Karbon dioksida larut dalam plasma. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. Reaksinya adalah sebagai berikut. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. O2 ini akan dipergunakan. X. dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh C 2. menuju ke jantung. Dari jantung. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: 1. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekanan O2 nya 104 mm. 02 + H20 Þ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. Energi Dan Pernafasan .40 mm hg.Dari paru-paru. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. CO2 + H2O Þ H2CO3 Þ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. 3. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. Di jaringan. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas.

Hal ini berhubungan erat dengan energy yang dibutuhkan oleh organ tubuh sebagai tumpuan berat tubuh. Pada umumnya pria memiliki frekuensi pernapasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita. yaitu ATP (Adenosin Tri Phospate). Cepat atau lambatnya frekuensi pernapasan dipengaruhi oleh beberapa faktor.  Jenis kelamin.  Posisi atau kedudukan tubuh. Proses respirasi sel dari bahan glukosa secara garis besar. Selanjutnya.Energi yang dihasilkan oleh proses pernapasan akan digunakan untuk membentuk molekul berenergi. frekuensi pernapasan orang tersebut juga lebih tinggi. Selanjutnya senyawa fosfat diubah menjadi asam piruvat dan akhirnya dibebaskan dalam bentuk H₂O dan CO₂ sebagai hasil samping oksidasi tersebut.molekul ATP akan disimpan dalam sel dan merupakan sumber energy utama untuk aktivitas tubuh. Gerakan dan frekuensi .Kebutuhan akan oksigen serta produksi karbondioksida pada pria lebih tinggi dibandingkan wanita.  Suhu tubuh.Hal ini berhubungan dengan energy yang dibutuhkan. protein dan lemak. diantaranya :  Usia. Pada pekerja berat atau para atlit yang beraktivitas tinggi.frekuensi pernapasan manusia setiap menitnya sebanyak 15-18 kali. Semakin tinggi suhu tubuh seseorang maka aka semakin cepat frekuensi pernapasannya. oleh karena itu. Frekuensi Pernafasan Jumlah udara yang keluar masuk ke paru-paru setiap kali bernapas disebut sebagai frekuensi pernapasan. meliputi tiga tahapan. Semakin bertambahnya usia seseorang akan semakin rendah frekuensi pernapasannya. Frekuensi pernapasan ketika sedang duduk akan berbeda dibandingkan dengan ketika sedang berjongkok atatu berdiri. hal ini berhubungan dengan penigkatan proses metabolism yang terjadi dalam tubuh. Pada umumnya. yaitu proses glikosis.  Aktivitas. XI. siklus Krebs. Hal ini disebabkan bila tubuh kekurangan suplai oksigen maka akan terjadi proses perombakan asam piruvat menjadi asam laktat yang akan membentuk 2 mol ATP. dan transfer elektron. ATP berasal dari perombakan senyawa organik seperti karbohidrat. Gula (glukosa) dari pemecahan karbohidrat dalam tubuh diubah terlebih dahulu menjadi senyawa fosfat yang dikatalisis oleh bantuan enzim glukokinase. Seseorang yang aktivitas fisiknya tingi seperti olahragawan akan membutuhkan lebih banyak energi daripada orang yang diamatau santai. pembentukan energy dapat dilakukan secara anaerobic.

pernapasan diatur oleh pusat pernapasan yang terdapat di otak. Penyakit ini lama-kelamaan dapat menyerang seluruh tubuh. Misalnya.bulu. Dapat pula terjadi radang ringan. Berikut adalah beberapa contoh gangguan pada system pernapasan manusia. Penyakit ini merupakan salah satu paling berbahaya. Asma. Paru-paru mengalami pembengkakan karena pembuluh darah nya kemasukan udara. Gangguan ini biasanya berupa kelainan atau penyakit. demam. seperti debu. merupakan penyakit pada paru-paru. Merokok kerusakan paru-paru. Tuberkulosis (TBC). merupakan kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi. Infuenza (fu). Penyakit atau kelainan yang menyerang sistem pernapasan ini dapat menyebabkannya proses pernapasan. Akibatnya paru-paru akan kuncup atau mengecil. Jika penyakit ini menyerang dan dibiarkan semakin luas. Gangguan Pada Sistem Respirasi Sistem pernapasan manusia yang terdiri atas beberapa organ dapat mengalami gangguan. penyempitan saluran pernapasan akibat bertambahnya sel sel dan penumpikan lendir. dan pilek. frekuensi pernapasan distimulus oleh konsentrasi karbondioksida (CO₂) dalam darah.Kelainan ini juga dapat kambuh jika suhu lingkungan. Penyakit ini timbul dengan gejala bersin-bersin. merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. dan kerusakan alveoli. kebiasaan merokok. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Perubahan anatomi saluran pernapasan menyebabkan fungsi paru-paru terganggu. merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus infuenza. Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah memicu terjadinya kanker paru-paru dan dapat . XII. Kelainan ini dapat diturunkan. Selain itu. Emfisema. Kanker paru-paru. Hal tersebut menyebabkan para penderita TBC napasnya sering terengah-engah. sel mukosa membesar (disebut hipertrofi) dan kelenjar mukus bertambah banyak (disebut hiperplasia). Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru. Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali.dapat menyebabkan sel-sel paru-paru mati. ataupun rambut.

SISTEM PERNAFASAN PADA MANUSIA. http://blog.id/bayyinatul/2010/07/09/sistemrespirasi-pada-manusia-bagian-1/ _____.uin-malang.duniaedukasi. SISTEM RESPIRASI. http://blog. 2009.html .wordpress. SISTEM RESPIRASI.id/sadina/2009/10/01/sistem-pernapasan-pada-manusia/ _____.ac. 2010. 2008. _____.html Athen. 2009.com/2009/05/sistem-respirasi.Daftar Pustaka: _____.net/2010/05/sistem-respirasi-pada-manusia.unila.ac. http://athen89.com/2008/11/01/sistem-pernafasan-pada-manusia/ _____. 2010. http://organisasi. http://gurungeblog.SISTEM RESPIRASI PADA MANUSIA.blogspot.org/proses-sistempernapasan-respirasi-pada-manusia-orang-belajar-biologi-online _____. SISTEM RESPIRASI PADA MANUSIA. http://www. SISTEM PERNAFASAN PADA MANUSIA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful