KONSEP DASAR MANAJEMEN KEPERAWATAN

Disusun Oleh : 1. Monanda Cynthia Rossa 2. Fitriah Sa’diah 3. Yogi Peprian T 4. Okti Hanalutfi 5. Bani Larasati 6. Apricila F.H

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ‘VETERAN’ JAKARTA

telah terjadi perubahan mendasar pada manajemen keperawatan dan pengguna sumber daya yang represif menuju ke pendayagunaan sumber daya yang bersifat pro aktif.Konsep dasar manajemen keperawatan 1. Weihrich dan H. • Manajemen adalah pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan menggunakan orang lain. lebig .R. dan kegiatan penunjang. integrasi. dan menggerakkan karyawan dalam memberikan pelayanan keperawatan sebaik – baiknya pada pasien melalui manajemen asuhan keperawatan. Pengertian manajemen keperawatan Manajemen keperawatan secara singkat diartikan sebagai proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan. 2. kini menjadi desentralisasi melalui pendelegasian wewenang dan tanggung jawab dengan memfokuskan kegiatan koordinasi. dan rasa aman kepada pasien atau keluarga serta masyarakat ( Gillies. Selain itu. Terry ) • Manajemen adalah suatu proses merancang. Pengertian manajemen • Manajemen adalah suatu proses melakukan kegiatan atau usaha untuk mencapai tujuan organisasi melalui kerja sama dengan orang lain ( Hersey dan Blanchard ). ( G. 2005 ). memelihara suatu lingkungan dimana orang – orang yang bekerja sama di dalam suatu kelompok dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan seefisien mungkin ( H. • Manajemen adalah pelaksanaan pekerjaan bersama orang lain ( Harold Konte dan Cyril O’Donnel ). Manajemen keperawatan semula ditekankan pada sentralisasi kewenangan dan tanggung jawab. pengobatan. Manajemen keperawatan mempunyai lingkup manajemen operasional untuk merencanakan. Koontz ). mengatur.

( Gillies. Pada umumnya suatu sistem dicirikan oleh 5 elemen. yaitu input. 4. Proses manajemen. pelaksanaan kegiatan. Proses pada umumnya merupakan kelompok manajer dan tingkat pengelola keperawatan tertinggi sampai keperawatan pelaksana yang mempunyai tugas dan wewenang untuk melakukan perencanaan. pembuatan rencana. dan survey kendali mutu. pengarahan dan pengawasan dalam pelaksanaan pelayanan keperawatan. Komponen manajemen keperawatan Manajemen keperawatan terdiri atas beberapa komponen yang saling berinteraksi. audit keperawatan. pembuatan prosedur yang sesuai standar dan akreditasi. evaluasi penampilan kerja perawat. . Mekanisme umpan balik dapat dilakukan melalui laporan keuangan. Kerangka konsep dasar manajemen keperawatan Kerangka dasar maanjemen keperawatan adalah manajemen partisipatif yang berlandaskan pada paradigma keperawatan yang terdiri atas manusia.ditekankan pada terjaminnya aktivitas kolaborasi dan keterbukaan dalam setiap kegiatan untuk mencapai tujuan. Control dalam proses manajemen keperawatan dapat dilakukan melalui penyusunan anggaran yang proporsional. personel. dan kegiatan penilaian hasil. Proses manajemen keperawatan dalam aplikasi di lapangan berada sejajar dengan proses keperawatan sehingga keberadaan manajemen keperawatan dimaksudkan untuk mempermudah pelaksanaan proses keperawatan. control dan mekanisme umpan balik. peralatan dan fasilitas. 2010 ) 3. output. mekanisme umpan balik diperlukan untuk menyelaraskan hasil dan perbaikan kegiatan yang akan datang. terdiri atas kegiatan pengumpulan data. Selain itu. proses. Elemen lain dalam pendekatan sistem adalah output atau keluaran yang umumnya dilihat dan hasil atau kualitas pemberian asuhan keperawatan dan pengembangan staf. kesehatan dan lingkungan. ( Agus Kuntoro. serta kegiatan penelitian untuk menindaklanjuti hasil atau keluaran. perawat atau keperawatan. sebagaimana juga proses keperawatan. pengorganisasian. 1985 ). identifikasi masalah. serta penampilan kerja perawat. Input dalam proses manajemen keperawatan antara lain berupa informasi.

terarah. Prinsip dasar manajemen keperawatan Manajemen keperawatan dapat dilaksanakan secara benar. Tahap perencanaan dan proses manajemen tidak hanya terdiri dari penentuan kebutuhan keperawatan pada berbagai kondisi klien. b. dalam manajemen partisipatif adalah individu. meningkatkan dan memulihkan. mengalokasikan anggaran. identifikasi kebutuhan pegawai. mengkaji sumber daya organisasi. Perencanaan dalam manajemen mendorong seorang pemimpin keperawatan untuk menganalisis aktivitas dan struktur yang dibutuhkan dalam organisasinya. mempertahankan. maupun bawah. Manajer keperawatan menghargai waktu akan mampu menyusun perencanaan yang terprogram dengan . perlu diperhatikan beberapa prinsip dasar berikut : a. terkoordinasi dan terintegrasi dalam rentang kendali yang ditetapkan. mengatur strategi organisasi dan menentukan tujuan jangka panjang dan pendek. dan penetapan struktur organisasi yang diinginkan. Perawat atau keperawatan adalah tenaga keperawatan baik tingkat manajerial puncak. dan aktivitas spesifik serta prioritasnya. Aspek kesehatan merupakan kisaran hasil keperawatan yang berorientasi pada beberapa dimensi pelayanan terhadap individu. Selama proses perencanaan. Aspek lingkungan merupakan area kewenangan dan tanggung jawab keperawatan baik selama pasien berada dalam institusi pelayanan maupun persiapan menjelang pulang.Manusia. pemecahan masalah. Manajemen keperawatan dilaksanaan melalui penggunaan waktu yang efektif. yang dapat dilakukan oleh pimpinan keperawatan adalah menganalisis dan mengkaji sistem. Oleh karena itu. Perencanaan merupakan pemikiran atau konsep – konsep tindakan yang umumnya tertulis dan merupakan fungsi penting di dalam mengurangi resiko dalam pengambilan keputusan. dan masyarakat melalui upaya mencegah. Manajemen keperawatan berlandaskan perencanaan Perencanaan merupakan hal yang utama dalam serangkaian fungsi dan aktivitas manajemen. keluarga atau masyarakat yang diberikan pelayanan keperawatan melalui pelaksanaan tugas keperawatan yang terorganisasi. dan efek – efek dan perubahan. menengah. dan para pelaksana keperawatan yang berada dalam rentang komunikasi untuk bekerja sama memberikan pelayanan keperawatan sesuai dengan standar keperawatan. keluarga. tetapi juga terdiri atas pembuatan tujuan. mengidentifikasi kemampuan yang ada. 5.

Hal demikian dibutuhkan untuk dapat mencapai produktifitas yang tinggi dalam tatanan organisasinya. f. pandangan arah dan pengertian diantara pegawai dalam suatu tatanan organisasi. c. dan membandingkan penampilan dengan standar serta memperbaiki kekurangan. dan pelayanan keperawatan utama ( Gillies.baik dan dilaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan. Manajemen keperawatan harus terorganisasi. Pengendalian dalam menegemen dilakukan untuk mengarahkan kegiatan menegemen susuai dengan dengan yang direncanakan. Pengorganisasian dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi mencapai tujuan. pengendalian dilaksanakan pada kegiatan yang dilakukan tidak banyak terjadi kesalahan yang berakibat negative terhadap klien dan pihak yang terkait dengan manageman. Dalam keperawatan. Pengendalian merupakan elemen menegemen keperawatan. e. koordinasi. hubungan staf dan lini. pengorganisasian dapat dilaksanakan dengan cara fungsional dan penugasan. ( Agus Kuntoro. Prinsip pengorganisasian mencakup hal – hal pembagian tugas ( the devision of work ). Dalam kontek ini. Berbagai situasi dan permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan kegiatan keperawatan memerlukan pengambilan keputusan akan berpengaruh terhadap proses atau jalannya aktivitas yang akan dilakukan. Dalam keperawatan. Komunikasi merupakan bagian penting dan efektivitas menejemen. 1985 ). Komunikasi yang dapat dilakukan secara efektif mampu mengurangi kesalahpahaman. kesatuan komando. Manajemen keperawatan menggunakan komunikasi yang efektif. top atau tingkat eksekutif dan tingkat operasional. menetapkan prinsip-prinsip melalui penetapan standar. Manajemen keperawatan melibatkan penampilan keputusan. d. Keberhasilan seorang pemimpin keperawatan bergantung pada penggunaan waktu yang efektif. 2010 ) Daftar pustaka . Selain itu . seorang pimpinan harus mampu memanfaatkan waktu yang tersedia secara efektif. pemberian instruksi. Pengendalian meliputi penilaian tentang pelaksanaan trencana yang telah dibuat. tanggung jawab dan kewengan yang sesuai adanya rentang pengawasan. Terdapat 4 buah struktur organisasi. dan akan memberikan perasaan. departemen. manajemen sangat dipengaruhi oleh kemampuan pimpinan keperawatan. alokasi pasien perawatan grup/ tim keperawatan. Proses pengambilan keputusan akan sangat mempengaruhi oleh kemampuan komunikasi dan para manajer. yaitu unit.

Jakarta : EGC Kuntoro. Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Jakarta : EGC Suarli dan Bahtiar. Manajemen Perawatan Kesehatan. Jakarta : Erlangga . 2010. Yanyan. Manajemen Keperawatan. Montague.Brown. Fundamental Keperawatan. 2002. Agus. 1997. Yogyakarta : Nuha Medika Potter dan Perry. 2005.