Materi 5 PEMBUATAN KARIOTIPE KROMOSOM EUKARIOT DAN PENGENALAN SIDIK JARI MANUSIA A. Pembuatan Kariotipe Kromosom Eukariot 1.

Tujuan Mengetahui tipe atau jenis-jenis kromosom Membuat kariotipe (kariogram dan ideogram) kromosom Mengetahui jumlah kromosom, pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organism

2. Teori Salah satu khas ciri kehidupan yang membedakan makhluk hidup dari benda nonhayati adalah bahwa makhluk hidup dibentuk oleh sel. Sel merupakan satuan dasar kehidupan dan sel merupakan sistem hayati yang paling besar. Ada dua jenis sel, yaitu sel prokariot dan sel eukariot. Pembeda utama antara sel prokariot dan sel eukariot adalah ada tidaknya kompartementasi di dalam sel yang didukung oleh adanya membran hayati. Kompartementasi yang paling utama adalah ada tidaknya membran hayati yang memisahkan bagian inti (nukleus) dan bagian sitoplasma. Perbedaan antara sel prokariot dan eukariot dapat juga dilihat dari organisasi material genetiknya (DNA). DNA pada sel prokariot berbentuk cincin (lingkar) dan terdapat dalam sitoplasma, karena tidak mempunyai membran inti. Kondensasi dapat terjadi tetapi relative sederhana dengan bantuan komplek protein. Sedangkan DNA pada sel eukariot bersifat linier dan umumnya lebih panjang dari DNA prokariot, serta diselubungi oleh membran inti. Pada saat proses pembelahan sel (miosis/mitosis) DNA dengan protein histon membentuk nukleosom dan berkondensasi sehingga membentuk kromosom. Kromosom adalah suatu struktur makromolekul yang berisi DNA di mana informasi genetik dalam sel disimpan. Kata kromosom berasal dari kata khroma yang berarti warna dan soma yang berarti badan Kromosom terdiri atas dua bagian, yaitu sentromer / kinekthor yang merupakan pusat kromosom berbentuk bulat dan lengan kromosom yang mengandung kromonema & gen berjumlah dua buah (sepasang).Kromosom mencapai diameter maksimum pada fase metaphase, dan foto kromosom pada fase ini biasanya yang digunakan untuk analisis kariotipe. a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Bagian-bagian kromosom terdiri dari : Sentromer (kinetokor). Kromonema Kromomer (granula besar). Kromiol (granula kecil). Telomer Matriks. Matriks Lokus gen Satelit. Selaput (membrane) Jumlah kromosm Organisme

Ilmu yang mempelajari seluruh set kromosom disebut kariologi. Letak sentomer sering merupakan ciri khas dari setiap pasangan kromosom. secara umum bentuk morfologi kromosom ditentukan oleh letak sentromer. Bahan dan Alat Bahan Alat : Gambar kromosom hasil penjiplakan menggunakan kertas transparan dari foto kromosom fase metaphase yang baik : Gunting. Cara Kerja Pembuatan Kariogram 1.metasentrik : sentromer dekat pada salah satu ujung kromosom . difoto selama tahap matafase dan mitosis dan tersusun berpasangan menurut ukurannya. Kariogram adalah susunan sistematis kromosom sel tunggal individu. dan bila terdapat lebih dari dua titik yang berdekatan. Berdasarkan posisi sentromernya. millimeter blok 4. panjang lengan kromosom. Lengan. dan ada tidaknya satelit yang merupakan penyempitan sekunder. Kemudian pasangan kromosom ditentukan berdasarkan dua titik yang berdekatan. Dalam kariotipe ini kromosom digambarkan dalam format standar yang disebut kariogram atau ideogram.Metasentrik : sentromer terletak di tengah-tengah kromosom .Panjang (besar dari 10 um) . Kariogram dibuat dengan cara pasangan-pasangan kromosom diatur berdasarkan urutan dan rasio terkecil sampai terbesar Pembuatan Idiogram 1. Pasangan kromosom ditentukan dengan menggunakan metode pencar (Scatter plot).Sub. maka pasangankromosom ditentukan dari bentuk yang hampir sama. kromosom dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu : . 3.Pada eukariot.Telosentrik : sentromer terletak di ujung kromosom Berdasarkan ukuran kromosom. yaitu panjang total pada sumbu Y dan rasio panjang lengan pada sumbu X diplotkan. 5. kromosom dibagi atas : . Masing-masing gambar kromosom digunting (gambar yang telah tersedia) hasil jiplakan dan diberi nomor untuk setiap kromosom. Panjang lengan total kromosom diukur dengan cara panjang lengan yang panjang dan panjang lengan yang pendek dijumlahkan 4. Panjang total setiap kromosom dirata-ratakan .Alosentrik : sentromer terletak sepertiga dari ujung kromosom . 2.lengan kromosom diukur dengan menggunakan millimeter blok dan ditentukan rasio lengan kromosom dengan cara : panjang lengan yang panjang dengan panjang lengan yang pendek dibagi 3. Ideogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kriotipe) dari organisme.Pendek (kecil dari 2 um) Kariotipe adalah karakteristik kromosom pelengkap dari spesies eukariota. dan merupakan penyempitan primer.Sedang (4-10 um) . Sentromer merupakan bagian terakhir yang mengikat kromatid sebelum memisah.

Pasangan kromosom dengan rasio 1. .2.0 – 7.Pasangan kromosom dengan rasiolebih dari 7.0 termasuk kelompok submetasentrik.7 termasuk kelompok metasentrik.Pasangan kromosom dengan rasio 1.0 – 1.7 – 3. Kromosom disusun berdasarkan urutan panjang total kromosom dari yang terkecil sampai yang terpanjang 3.Pasangan kromosom dengan rasio 3. yaitu : . .0 termasuk kelompok subtelosentrik . Pasangan kromosom dikelompokkan menurut rasionya.0 termasuk kelompok telosentrik .

5. Hasil Pengamatan 1. Gambar Kariotipe .

rasio dan kelompok kromosom No. Lengan Panjang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 Lengan Pendek Jumlah rasio kelompok . panjang. jumlah.2.

DAFTAR PUSTAKA .44 45 46 6. Kariotipe adalah susunan kromosom selama fase metafase. letak sentromer di dekat pertengahan. Idiogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kariotipe) dari organisme. Praktikum pembuatan kariotipe dimaksudkan untuk mengetahui jumlah kromosom. yaitu fase dimana kromosom tampak jelas. letak sentromer di dekat ujung c) Sub metasentris. pembuatan kariogram. Pada peraktikum pembuatan kariotipe.tengah 8. pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organisme. letak sentromer di tengah. Dipraktikum kali ini dilakukan tiga percobaan yaitu pembuatan kariotipe kromosom manusia. Pembahasan Pada praktikum kali ini kita melakukan praktikum pembuatan kariotipe kromosom eukariot.Idiogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kariotipe) dari organisme Berdasarkan letak sentromer.Kariogram adalah susunan sistematis kromosom sel tunggal individu. Panjang total diketahui dengan menjumlahkan lengan yang panjang dan lengan yang pendek sedangkan rasio dihitung dengan membagi lengan yang panjang dengan lengan yang pendek. 7. yaitu memplotkan panjang total pada sumbu y dan rasio panjang lengan pada sumbu x. difoto selama tahap metafase dan tersusun menurut urutannya . Pengamatan selanjutnya adalah pembuatan idiogram. d) Metasentrik. pasangan kromosom ditentukan berdasarkan dua titik yang berdekatan. dan pembuatan idiogram. yaitu: a) Telosentrik. dan bila terdapat dua titik yang berdekatan. Proses yang dilakukan dengan rata-ratakan panjang kromosom . susunan kromosom berdasarkan ukuran panjang total dan mengelompokan kromosom berdasarkan rasionya. Pembuatan kariogram dilakukan dengan cara menentukan pasangan kromosom dengan menggunakan metode pencar (scatter plot). proses yang dilakukan adalah menyusun kromosomkromosom tiruan yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama.Kromosom pada eukariotik terdapat pada nucleus yang diselaputi membran inti . maka pasangan tersebut ditentukan dari bentuk yang hampir sama.Jumlah kromosom adalah 46 (23 pasang) yang terdiri dari 22 pasang autosom dan 1 pasang genosom . Kesimpulan . kromosom dibedakan atas beberapa jenis. letak sentromer di ujung kromosom b) Akrosentrik.

pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organisme B. Genetika Tumbuhan. Dasar.Juwono dan Achmad Zulfa Juniarto. Terj. 46 (23 pasang) b.Dasar Genetika.V. Jakarta : EGC Pai. Jakarta : Laboratorium Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Kusdiarti. Yogyakarta : UGM Press 9. dari : Crowder. 2002. Untuk mengetahui jumlah kromosom. 1998. Pengenalan Sidik Jari Manusia . Plant Genetics. Jelaskan kegunaaan pembuatan kariotipe! Jawaban : a. Biologi Sel. Latihan atau Tugas a. Penuntun Praktikum Genetika Dasar . L. 2007 . Berapa jumlah kromosom manusia? b. Bandung : Erlangga Dasumiati .1992.Lilik & Soetarso. Anna C.

Kulit tapak terdiri dari 2 lapisan : 1. Tujuan . Plastic impression Sidik jari yang berbekas pada benda yang lunak seperti sabun. Ketiga dalil yang dicetuskan oleh Sir Francois Galton (1822-1916) didasarkan pada hasil penelitian terhadap beribu-ribu sidik jari manusia yang telah diteliti. Sidik jari yang cacat sementara atau tetap biasanya tidak akan mempengaruhi identifikasi terhadap jari keculai apabila sidik jari rusak sama sekali.Membuat rumus sidik jari 2. maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena pernah disentuh dengan kulit telapak tangan/kaki.Mengetahui genotype bentuk sidik jari manusia . dicapkan dengan tinta. yaitu : 1. Sedangkan untuk sidik jari yang mengalami kerusakkan atau cacat dibagi menjadi dua. Teori Sidik jari adalah hasil reproduksi telapak jari baik yang sengaja diambil.Mengetahui jenis-jenis dan bentuk sidik jari manusia . Ada tiga dalil atau aksioma yang melandasi daktiloskopi (ilmu sidik jari). Kulit inilah yang menentukan garis yang ada pada permukaan kulit telapak.1. Sidik jari manusia tidak berubah selam hidup 3. Lapisan epidermal Lapisan kulit luar/garis papilar. Sidik jari setiap orang tidak sama 2. Cacat tetap. Titik Fokus (Focus Point) . 2. Garis inilah yang menjadi perhatian kita untuk menentukan bentuk pokok perumusan dan perbandingan sidik jari. yaitu : 1. Cacat sementara. permen. cacat yang disebabkan karena ikut rusaknya garis yang sampai lapisan dermal. Jenis sidik jari dibagi menjadi tiga macam. Sidik jari dapat dirumuskan dan diklarifikasi secara matematis. Laten impression Sidik jari yang biasanya tidak dapat dilihat langsung tetapi harus dengan menggunakan beberapa cara pengembangan terlebih dahulu supaya dapat menampak lebih jelas 3. 2. cacat pada bagian kulit luar (epidermal) dan garis yang cacat/rusak tersebut dapat sembuh kembali seperti semula. Lapisan dermal Kulit jangat/kulit yang sebenarnya. coklat. Visible impression Sidik jari yang dapat langsung dilihat tanpa menggunakan alat bantu 2. yaitu : 1. gemuk. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai ke semua ujung jari dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah/alur yang membentuk lukisan tertentu.

Apabila garis sangkutan yang terdalam tidak berisi garis-berakhir atau garis-pendek yang naik sampai setinggi bahu sangkutan core ditempatkan pada bahu sangkutan yang posisinya terletak lebih jauh dari posisi delta. 4. Dalam menentukan letak core berlaku beberapa ketentuan di bawah ini : 1. Dapat dikatakan bahwa core merupakan titik tengah atau pusat dari lukisan sidik jari. 3. Delta dalam pengertian sehari-hari adalah gugusan yang terdapat pada muara sungai air yang mengalir ke laut atau danau selalu membawa lumpur dan batu sehingga lama-kelamaan terbentuk suatu gugusan pulau yang disebut “delta”. b. Apabila sangkutan terdalam berisi n (ganjil) buah garis-berakhir yang naik sampai bahu sangkutan core ditempatkan pada ujung garis yang paling tengah. Ada dua kasus yang pada umumnya dapat mengaburkan dalam menentukan letak core ini. Core (inter terminus). Tidak semua sidik jari memiliki titik fokus tergantung jenis/klasifikasi dari sidik jarinya. Namun pada prakteknya letak core tidak selalu dapat ditentukan dengan aturan-aturan yang telah disebutkan di atas. a. Apabila appendage ini akan dianggap sebagai garis berhenti bagi sangkutan yang tepat berada di luarnya. Delta (outer terminus) titik fokus luar. Munculnya appendage ini dapat merusak garis sidik jari bila appendage tersebut muncul di suatu garis sidik jari yang letaknya berada pada daerah melengkung antara bahu garis sangkutan. Pada kasus ini kedua garis sangkutan yang saling memotong tersebut dianggap sebagai salah satu sangkutan dimana garis di dalamnya seakan-akan merupakan garis yang naik sampai setinggi bahu loop. Delta yang sebenarnya pada sidik jari adalah titik/garis yang terdapat pada pusat perpisahan garis type lines. Apabila sangkutan terdalam berisi n (genap) buah garis-berakhir yang naik sampai ke bahu loop core ditempatkan pada ujung garis yang posisinya paling tengah dan terletak paling jauh dari posisi delta. Kasus yang pertama adanya garis tambahan (appendage). 2. Garis pokok lukisan merupakan dua buah garis yang . Kasus yang kedua adalah adanya garis loop yang terdalam (garis sangkutan) yang saling memotong satu sama lain (inter locking loop).Keberadaan titik fokus di dalam sidik jari akan berperan penting dalam menentukan termasuk klasifikasi apa sidik jari tersebut. Dalam pengklasifikasian dikenal dua jenis titik fokus yaitu delta yang merupakan titik fokus luar (outer terminus) dan core yang merupakan titik fokus dalam (inner terminus). Core ditempatkan pada garis sangkutan (loop) yang posisinya terletak paling dalam. titik fokus dalam Core adalah titik tengah yang terdapat pada garis sidik jari loop yang terdalam dan terjauh dari delta. Delta merupakan titik fokus yang terletak di depan pusat berpisahnya garis pokok (type lines).

c. Apabila harus memilih antara garis membelah dan kemungkinan delta. Delta tidak boleh ditempatkan pada garis membelah yang tidak terbuka ke arah core. Garis-garis yang kelihatannya sangat halus (tipis) di celahcelah garis-garis yang tebal disebut insipientridge. yaitu 1. Pokok lukisan adalah daerah/ruangan putih yang dikelilingi oleh garis type lines yang mana ruangan tersebut merupakan tempat lukisan garis sidik jari. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam menentukan posisi delta. Ridge Counting Ridge counting merupakan bilangan garis yang menyentuh atau melintasi garis bayangan yang ditarik antara delta dan core (delta dan core tidak ikut masuk dalam penghitungan bilangan garis). b. garis pendek (short ridge) harus diperlakukan garis sidik jari yang ikut dihitung. apabila sama tebalnya dengan garis-garis yang lain. mengalir atau . dan garis ini tidak ikut dihitung karena biasanya tidak selalu ada. Bentuk sidik jari Ada tiga bentuk sidik jari. Apabila terdapat dua atau lebih garis-garis yang memenuhi syarat delta maka pilih yang terdekat dengan core. yaitu: a.paling dalam dari sejumlah garis yang berjajar (paralel) dan memisah serta (cenderung) melingkupi pokok lukisan (pattern area). d. bagaimanapun kecilnya ukuran sebuah titik (dot). arch (busur) merupakan bentuk pokok sidik jari yang semua garisgarisnya dating dari satu arah lukisan. Delta tidak boleh ditempatkan di tengah-tengah garis yang berada di antara garis pokok tetapi harus ditempatkan pada ujung garis yang terdekat letaknya dengan pusat berpisahnya garis pokok. Pada kenyataannya tidak semua sidik jari memiliki delta tetapi ada juga sidik jari yang memiliki lebih dari satu delta. Sedangkan. maka garis membelah yang dipilih.

Tented arch. bentuk pokok sidik jari yang memiliki garis tengah (upthrust) atau sudut (angle) atau dua atau tiga ketentukan loop. berjalan didepan kedua delta. Syarat-syarat loop : 1) Mempunyai sebuah delta 2) Mempunyai sebuah core 3) Ada garis melengkung yang cukup 4) Mempunyai bilangan garis Bentuk loop terdiri dari : a. dengan gelombang naik ketengahtengah. plain arch. bentuk loop dan jalannya garis. whorl (lingkaran) bentuk pokok sidik jari. Perumusan sidik jari merupakan pembubuhan tanda pada tipa-tipa kolom kartu sidij jari yang menunjukkan interpresentasi mengenai bentuk pokok. b. Karena sidik jari menruokana bentuk yang unik dan berbeda pada tiap orang. Arch terdiri dari : a. radial loop garis yang memasuki pokok lukisan dari sisi yang searah dengan ibu jari. melengkung di tengah pokok lukisan dan kembali atau cenderuhng kembali ke arah semula. doubleloop whorl dan accidental whorl Rumus sidik jari rumus sidik jari dalah salah satu cara mengidentifikasi. . 2. bentuk pokok sidik jari dimana garis-garis dating dari sisi lukisan yang mengalir kea rah sisi yang lain. loop (sangkaran) adalah bentuk pokok sidik jari dimana satu garis atau lebih dating dari satu lukisan. rumus jari mengunakan sebagai cara untuk mengidentifikasi seseorang. 3. mempunyai 2 delta dan sedikit satu garis melingkar di dalam pattern area. melereng. jumlah bilangan garis. menyentuh atau melintasi sautu garis bayangan yang ditarik antara delta dan core. dengan sedikit bergelombang naik ke tengah.cenderung mengalir ke sisi yang lain dari lukisan itu. Dalam dunia kepolisian. b. Beberapa jenis terdiri dari plain whorl. berhenti atau cenderung berhenti kea rah sisi semula. melengkung ditengah pokok lukisan dan kembali atau cenderung kembali kea rah sisi semula. central pocket loop whorl. ulnar loop garisnya memasuki pokok lukisan dari sisi yang searah dengan kelingking.

3. Lembar Kertas di buat seperti gamabar berikut : Nama : ……………………… Tangan : ……………………… . Sediakan sebuah bantalan tinta. 2 lembar kertas Alat : Bantalan tinta. 2 lembar kertas dan kaca pembesar 2. Bahan dan Alat Bahan : Tinta. Kaca pembesar. Cara Kerja 1. 4.

5. Hasil Pengamatan .

dan Triradius. maka pola sidik jari tiap satu orang dengan orang lainnya juga akan berbeda didasarkan pada fakta bahwa DNA tiap orang juga berbeda-beda. Arch. Sebelumnya. Akan tetapi. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain. Setiap orang. Dalam artian.6. Bukit-bukit tersebut terbentuk semasa tahapan embrio manusia dan tidak berubah seumur hidupnya. Karena sidik jari polanya dipengaruhi oleh DNA seseorang. Pola sidik jari berentuk dua dimensi yang diciptakan dari pergesekan bukit-bukit yang terdapat pada jari manusia (bukit dan lembah). dari bayi hingga dewasa pola itu tidak akan berubah sebagaimana garis tangan. dan hypothenar ditangan mulai terbentuk. Namun dalam Al Qur'an. orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Hal ini sudah kami buktikan dengan mengadakan percobaan identifikasi sidik jari salah seorang teman kami. pola sidik jari bersifat di turunkan dari orangtua si anak. dan berbeda satu sama lain. Sementara kulit manusia biasanya halus. 75:3-4) Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia. interdigital. Setiap jari pun memiliki pola sidik jari berbeda. Sidik jari merupakan struktur genetika dalam bentuk rangka yang sangat detail . area thernar (berhubungan dengan telapak tangan dan kaki). termasuk mereka yang terlahir kembar identik. Jadi. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. tonjolan diujung jari. Ilmu yang mempelajari sidik jari adalah Daktiloskopi yang berasal dari bahasa Yunani yaitu dactylos yang artinya jari jemari atau garis jemari dan scopein yang artinya mengamati. Formasi tersebut terlengkapi ketika janin berusia 24 minggu dan terus berkembang seiring dengan perkembangan sel saraf otak. yakni Whorl atau Swirl. tangan dan kaki menimbulkan bukit-bukit dan lembah-lembah kecil yang menambah kekasaran. Pembahasan Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya. yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu. Ada empat pola dasar Dermatoglyphic tentang sidik jari yang perlu diketahui. Dengan kata lain. bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna. tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Jumlah garis-garis sidik jari tidak akan pernah berubah setelah bayi dilahirkan karena pola sidik jari dipengaruhi oleh DNA seseorang. Selain itu hanyalah variasi dari kombinasi keempat pola ini. dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari. Loop. yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Pola pembentukan garis-garis sidik jari terbentuk sejak embrio berusia 13 minggu dalam kandungan. memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing. Allah merujuk kepada sidik jari. yang baru mampu dipahami di zaman sekarang. pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan: "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulangbelulangnya? Ya." (Al Qur'an. Saat itu. Pola sidik jari selalu ada dalam setiap tangan dan bersifat permanen. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini. Struktur fisik bukit terbentuk berdasarkan faktor-faktor komposisi genetik dan arus cairan embrio (Prabhakar 2001).

Adapun kegunaan sitem sidik jari ini. 1989.perusahaan dan instansi terkait. A. Adakah perbedaan sidik jari antara laki-laki dan wanita ? .dan tanda yang melekat pada diri manusia yang tidak dapat dihapus atau dirubah.Soepriyo. Kesimpulan Setelah melakukan praktikum maka dapat disimpulkan bahwa praktikan dapat : Menetapkan genotip dirinya sendiri berdasarkan sidik jari Mengetahui bahwa tidak ada sidik jari yang identik di dunia ini sekalipun diantara dua saudara kembar Mengetahui bahwa jika ada 5 juta orang di bumi. A. Sidik jari ibarat barcode diri manusia yang menandakan tidak ada pribadi yang sama. Dermatoglifik ensiklopedi nasional Indonesia 4. 1978.benda lebih erat. B Ilmu Kedokteran 10: 129 – 137 9. mepermudah melacak prilaku kriminail di masyarakat. Daftar Pustaka . 7. Bagaimana sidik jari dapat digunakan untuk mengientifikasi seseorang ? Jelaskan ! b. kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian 8. Latihan dan Tugas a. mempermudah sistem pengamanan di perusahaan. Sidik jari yang kami amati dari hasil praktikum yang kami lakukan berupa guratgurat yang terdapat di kulit ujung jari.masing individu. Cipta Adi Pustaka. . Teknik dermatoglifik yang diterapkan dalam kedokteran. penyilangan genetis untuk masing. mengetahui bahwa manusia di dunia ini diciptakan tidak ada yang sama walaupu terlahir kembar. fungsinya adalah untuk mberi gaya gesek lebih besar agar jari dapat memegang benda. Jakarta.Soekarto. sidik jari manusia digunakan untuk keperluan identifikasi karena tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari persis sama.