Materi 5 PEMBUATAN KARIOTIPE KROMOSOM EUKARIOT DAN PENGENALAN SIDIK JARI MANUSIA A. Pembuatan Kariotipe Kromosom Eukariot 1.

Tujuan Mengetahui tipe atau jenis-jenis kromosom Membuat kariotipe (kariogram dan ideogram) kromosom Mengetahui jumlah kromosom, pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organism

2. Teori Salah satu khas ciri kehidupan yang membedakan makhluk hidup dari benda nonhayati adalah bahwa makhluk hidup dibentuk oleh sel. Sel merupakan satuan dasar kehidupan dan sel merupakan sistem hayati yang paling besar. Ada dua jenis sel, yaitu sel prokariot dan sel eukariot. Pembeda utama antara sel prokariot dan sel eukariot adalah ada tidaknya kompartementasi di dalam sel yang didukung oleh adanya membran hayati. Kompartementasi yang paling utama adalah ada tidaknya membran hayati yang memisahkan bagian inti (nukleus) dan bagian sitoplasma. Perbedaan antara sel prokariot dan eukariot dapat juga dilihat dari organisasi material genetiknya (DNA). DNA pada sel prokariot berbentuk cincin (lingkar) dan terdapat dalam sitoplasma, karena tidak mempunyai membran inti. Kondensasi dapat terjadi tetapi relative sederhana dengan bantuan komplek protein. Sedangkan DNA pada sel eukariot bersifat linier dan umumnya lebih panjang dari DNA prokariot, serta diselubungi oleh membran inti. Pada saat proses pembelahan sel (miosis/mitosis) DNA dengan protein histon membentuk nukleosom dan berkondensasi sehingga membentuk kromosom. Kromosom adalah suatu struktur makromolekul yang berisi DNA di mana informasi genetik dalam sel disimpan. Kata kromosom berasal dari kata khroma yang berarti warna dan soma yang berarti badan Kromosom terdiri atas dua bagian, yaitu sentromer / kinekthor yang merupakan pusat kromosom berbentuk bulat dan lengan kromosom yang mengandung kromonema & gen berjumlah dua buah (sepasang).Kromosom mencapai diameter maksimum pada fase metaphase, dan foto kromosom pada fase ini biasanya yang digunakan untuk analisis kariotipe. a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Bagian-bagian kromosom terdiri dari : Sentromer (kinetokor). Kromonema Kromomer (granula besar). Kromiol (granula kecil). Telomer Matriks. Matriks Lokus gen Satelit. Selaput (membrane) Jumlah kromosm Organisme

Sentromer merupakan bagian terakhir yang mengikat kromatid sebelum memisah. kromosom dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu : . Kariogram adalah susunan sistematis kromosom sel tunggal individu. 5. Masing-masing gambar kromosom digunting (gambar yang telah tersedia) hasil jiplakan dan diberi nomor untuk setiap kromosom.Sub.metasentrik : sentromer dekat pada salah satu ujung kromosom .Pendek (kecil dari 2 um) Kariotipe adalah karakteristik kromosom pelengkap dari spesies eukariota. Pasangan kromosom ditentukan dengan menggunakan metode pencar (Scatter plot). 2.Panjang (besar dari 10 um) . millimeter blok 4. Kemudian pasangan kromosom ditentukan berdasarkan dua titik yang berdekatan. dan merupakan penyempitan primer. panjang lengan kromosom. maka pasangankromosom ditentukan dari bentuk yang hampir sama. Cara Kerja Pembuatan Kariogram 1.Alosentrik : sentromer terletak sepertiga dari ujung kromosom . difoto selama tahap matafase dan mitosis dan tersusun berpasangan menurut ukurannya. Ideogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kriotipe) dari organisme. Bahan dan Alat Bahan Alat : Gambar kromosom hasil penjiplakan menggunakan kertas transparan dari foto kromosom fase metaphase yang baik : Gunting.Pada eukariot. Kariogram dibuat dengan cara pasangan-pasangan kromosom diatur berdasarkan urutan dan rasio terkecil sampai terbesar Pembuatan Idiogram 1.lengan kromosom diukur dengan menggunakan millimeter blok dan ditentukan rasio lengan kromosom dengan cara : panjang lengan yang panjang dengan panjang lengan yang pendek dibagi 3. kromosom dibagi atas : . secara umum bentuk morfologi kromosom ditentukan oleh letak sentromer. Ilmu yang mempelajari seluruh set kromosom disebut kariologi. dan bila terdapat lebih dari dua titik yang berdekatan.Metasentrik : sentromer terletak di tengah-tengah kromosom . Panjang total setiap kromosom dirata-ratakan . yaitu panjang total pada sumbu Y dan rasio panjang lengan pada sumbu X diplotkan. Dalam kariotipe ini kromosom digambarkan dalam format standar yang disebut kariogram atau ideogram. Panjang lengan total kromosom diukur dengan cara panjang lengan yang panjang dan panjang lengan yang pendek dijumlahkan 4. 3. Berdasarkan posisi sentromernya.Sedang (4-10 um) . Letak sentomer sering merupakan ciri khas dari setiap pasangan kromosom. dan ada tidaknya satelit yang merupakan penyempitan sekunder.Telosentrik : sentromer terletak di ujung kromosom Berdasarkan ukuran kromosom. Lengan.

Pasangan kromosom dengan rasiolebih dari 7.2.0 – 7.Pasangan kromosom dengan rasio 1. .0 – 1.0 termasuk kelompok subtelosentrik .0 termasuk kelompok submetasentrik.Pasangan kromosom dengan rasio 1.7 termasuk kelompok metasentrik. yaitu : .Pasangan kromosom dengan rasio 3. Kromosom disusun berdasarkan urutan panjang total kromosom dari yang terkecil sampai yang terpanjang 3.7 – 3. Pasangan kromosom dikelompokkan menurut rasionya. .0 termasuk kelompok telosentrik .

Hasil Pengamatan 1.5. Gambar Kariotipe .

2. rasio dan kelompok kromosom No. panjang. jumlah. Lengan Panjang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 Lengan Pendek Jumlah rasio kelompok .

Pada peraktikum pembuatan kariotipe. pembuatan kariogram. Pengamatan selanjutnya adalah pembuatan idiogram. Kesimpulan . letak sentromer di ujung kromosom b) Akrosentrik.Kariogram adalah susunan sistematis kromosom sel tunggal individu. Dipraktikum kali ini dilakukan tiga percobaan yaitu pembuatan kariotipe kromosom manusia. Proses yang dilakukan dengan rata-ratakan panjang kromosom . dan pembuatan idiogram.tengah 8. susunan kromosom berdasarkan ukuran panjang total dan mengelompokan kromosom berdasarkan rasionya. 7. yaitu: a) Telosentrik. pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organisme. proses yang dilakukan adalah menyusun kromosomkromosom tiruan yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama. letak sentromer di tengah. Pembahasan Pada praktikum kali ini kita melakukan praktikum pembuatan kariotipe kromosom eukariot. Idiogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kariotipe) dari organisme. Kariotipe adalah susunan kromosom selama fase metafase. dan bila terdapat dua titik yang berdekatan. pasangan kromosom ditentukan berdasarkan dua titik yang berdekatan.Kromosom pada eukariotik terdapat pada nucleus yang diselaputi membran inti . Panjang total diketahui dengan menjumlahkan lengan yang panjang dan lengan yang pendek sedangkan rasio dihitung dengan membagi lengan yang panjang dengan lengan yang pendek. d) Metasentrik. Pembuatan kariogram dilakukan dengan cara menentukan pasangan kromosom dengan menggunakan metode pencar (scatter plot). yaitu fase dimana kromosom tampak jelas.Idiogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kariotipe) dari organisme Berdasarkan letak sentromer. yaitu memplotkan panjang total pada sumbu y dan rasio panjang lengan pada sumbu x. kromosom dibedakan atas beberapa jenis. letak sentromer di dekat ujung c) Sub metasentris. Praktikum pembuatan kariotipe dimaksudkan untuk mengetahui jumlah kromosom. difoto selama tahap metafase dan tersusun menurut urutannya .44 45 46 6.Jumlah kromosom adalah 46 (23 pasang) yang terdiri dari 22 pasang autosom dan 1 pasang genosom . DAFTAR PUSTAKA . maka pasangan tersebut ditentukan dari bentuk yang hampir sama. letak sentromer di dekat pertengahan.

Latihan atau Tugas a. Anna C. Terj. Jakarta : Laboratorium Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Kusdiarti. Penuntun Praktikum Genetika Dasar . Plant Genetics. dari : Crowder. Berapa jumlah kromosom manusia? b. L. pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organisme B. Genetika Tumbuhan. Bandung : Erlangga Dasumiati . Dasar. 2007 .Juwono dan Achmad Zulfa Juniarto. 1998.Lilik & Soetarso. Yogyakarta : UGM Press 9. Untuk mengetahui jumlah kromosom.Dasar Genetika. Jelaskan kegunaaan pembuatan kariotipe! Jawaban : a.1992. 2002. Pengenalan Sidik Jari Manusia .V. Biologi Sel. Jakarta : EGC Pai. 46 (23 pasang) b.

Cacat sementara.Mengetahui jenis-jenis dan bentuk sidik jari manusia . Laten impression Sidik jari yang biasanya tidak dapat dilihat langsung tetapi harus dengan menggunakan beberapa cara pengembangan terlebih dahulu supaya dapat menampak lebih jelas 3. Lapisan dermal Kulit jangat/kulit yang sebenarnya. Garis inilah yang menjadi perhatian kita untuk menentukan bentuk pokok perumusan dan perbandingan sidik jari. coklat. yaitu : 1.Mengetahui genotype bentuk sidik jari manusia . Sidik jari yang cacat sementara atau tetap biasanya tidak akan mempengaruhi identifikasi terhadap jari keculai apabila sidik jari rusak sama sekali. permen. Kulit tapak terdiri dari 2 lapisan : 1. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai ke semua ujung jari dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah/alur yang membentuk lukisan tertentu. cacat pada bagian kulit luar (epidermal) dan garis yang cacat/rusak tersebut dapat sembuh kembali seperti semula. 2. Ketiga dalil yang dicetuskan oleh Sir Francois Galton (1822-1916) didasarkan pada hasil penelitian terhadap beribu-ribu sidik jari manusia yang telah diteliti. cacat yang disebabkan karena ikut rusaknya garis yang sampai lapisan dermal.Membuat rumus sidik jari 2. Visible impression Sidik jari yang dapat langsung dilihat tanpa menggunakan alat bantu 2. dicapkan dengan tinta. Titik Fokus (Focus Point) . maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena pernah disentuh dengan kulit telapak tangan/kaki. yaitu : 1.1. Cacat tetap. Tujuan . gemuk. Plastic impression Sidik jari yang berbekas pada benda yang lunak seperti sabun. Sidik jari manusia tidak berubah selam hidup 3. Jenis sidik jari dibagi menjadi tiga macam. Ada tiga dalil atau aksioma yang melandasi daktiloskopi (ilmu sidik jari). Sidik jari dapat dirumuskan dan diklarifikasi secara matematis. Lapisan epidermal Lapisan kulit luar/garis papilar. Kulit inilah yang menentukan garis yang ada pada permukaan kulit telapak. 2. Sidik jari setiap orang tidak sama 2. Teori Sidik jari adalah hasil reproduksi telapak jari baik yang sengaja diambil. Sedangkan untuk sidik jari yang mengalami kerusakkan atau cacat dibagi menjadi dua. yaitu : 1.

Munculnya appendage ini dapat merusak garis sidik jari bila appendage tersebut muncul di suatu garis sidik jari yang letaknya berada pada daerah melengkung antara bahu garis sangkutan. a. Apabila sangkutan terdalam berisi n (genap) buah garis-berakhir yang naik sampai ke bahu loop core ditempatkan pada ujung garis yang posisinya paling tengah dan terletak paling jauh dari posisi delta. Dalam menentukan letak core berlaku beberapa ketentuan di bawah ini : 1. Delta (outer terminus) titik fokus luar. Garis pokok lukisan merupakan dua buah garis yang . Ada dua kasus yang pada umumnya dapat mengaburkan dalam menentukan letak core ini. titik fokus dalam Core adalah titik tengah yang terdapat pada garis sidik jari loop yang terdalam dan terjauh dari delta. Kasus yang pertama adanya garis tambahan (appendage). Core ditempatkan pada garis sangkutan (loop) yang posisinya terletak paling dalam. 3. Delta merupakan titik fokus yang terletak di depan pusat berpisahnya garis pokok (type lines). Dalam pengklasifikasian dikenal dua jenis titik fokus yaitu delta yang merupakan titik fokus luar (outer terminus) dan core yang merupakan titik fokus dalam (inner terminus). 4. Tidak semua sidik jari memiliki titik fokus tergantung jenis/klasifikasi dari sidik jarinya. b. Apabila appendage ini akan dianggap sebagai garis berhenti bagi sangkutan yang tepat berada di luarnya. Delta dalam pengertian sehari-hari adalah gugusan yang terdapat pada muara sungai air yang mengalir ke laut atau danau selalu membawa lumpur dan batu sehingga lama-kelamaan terbentuk suatu gugusan pulau yang disebut “delta”. 2. Apabila sangkutan terdalam berisi n (ganjil) buah garis-berakhir yang naik sampai bahu sangkutan core ditempatkan pada ujung garis yang paling tengah.Keberadaan titik fokus di dalam sidik jari akan berperan penting dalam menentukan termasuk klasifikasi apa sidik jari tersebut. Delta yang sebenarnya pada sidik jari adalah titik/garis yang terdapat pada pusat perpisahan garis type lines. Core (inter terminus). Apabila garis sangkutan yang terdalam tidak berisi garis-berakhir atau garis-pendek yang naik sampai setinggi bahu sangkutan core ditempatkan pada bahu sangkutan yang posisinya terletak lebih jauh dari posisi delta. Dapat dikatakan bahwa core merupakan titik tengah atau pusat dari lukisan sidik jari. Kasus yang kedua adalah adanya garis loop yang terdalam (garis sangkutan) yang saling memotong satu sama lain (inter locking loop). Pada kasus ini kedua garis sangkutan yang saling memotong tersebut dianggap sebagai salah satu sangkutan dimana garis di dalamnya seakan-akan merupakan garis yang naik sampai setinggi bahu loop. Namun pada prakteknya letak core tidak selalu dapat ditentukan dengan aturan-aturan yang telah disebutkan di atas.

d. yaitu: a. Delta tidak boleh ditempatkan pada garis membelah yang tidak terbuka ke arah core. bagaimanapun kecilnya ukuran sebuah titik (dot). arch (busur) merupakan bentuk pokok sidik jari yang semua garisgarisnya dating dari satu arah lukisan. Apabila terdapat dua atau lebih garis-garis yang memenuhi syarat delta maka pilih yang terdekat dengan core. maka garis membelah yang dipilih. mengalir atau . yaitu 1. apabila sama tebalnya dengan garis-garis yang lain. c. Pokok lukisan adalah daerah/ruangan putih yang dikelilingi oleh garis type lines yang mana ruangan tersebut merupakan tempat lukisan garis sidik jari. Garis-garis yang kelihatannya sangat halus (tipis) di celahcelah garis-garis yang tebal disebut insipientridge. dan garis ini tidak ikut dihitung karena biasanya tidak selalu ada. garis pendek (short ridge) harus diperlakukan garis sidik jari yang ikut dihitung. Bentuk sidik jari Ada tiga bentuk sidik jari.paling dalam dari sejumlah garis yang berjajar (paralel) dan memisah serta (cenderung) melingkupi pokok lukisan (pattern area). Delta tidak boleh ditempatkan di tengah-tengah garis yang berada di antara garis pokok tetapi harus ditempatkan pada ujung garis yang terdekat letaknya dengan pusat berpisahnya garis pokok. Pada kenyataannya tidak semua sidik jari memiliki delta tetapi ada juga sidik jari yang memiliki lebih dari satu delta. Apabila harus memilih antara garis membelah dan kemungkinan delta. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam menentukan posisi delta. Ridge Counting Ridge counting merupakan bilangan garis yang menyentuh atau melintasi garis bayangan yang ditarik antara delta dan core (delta dan core tidak ikut masuk dalam penghitungan bilangan garis). b. Sedangkan.

ulnar loop garisnya memasuki pokok lukisan dari sisi yang searah dengan kelingking. melengkung di tengah pokok lukisan dan kembali atau cenderuhng kembali ke arah semula. melengkung ditengah pokok lukisan dan kembali atau cenderung kembali kea rah sisi semula. central pocket loop whorl. berjalan didepan kedua delta. radial loop garis yang memasuki pokok lukisan dari sisi yang searah dengan ibu jari. mempunyai 2 delta dan sedikit satu garis melingkar di dalam pattern area. bentuk pokok sidik jari yang memiliki garis tengah (upthrust) atau sudut (angle) atau dua atau tiga ketentukan loop. 2. plain arch. Dalam dunia kepolisian. Tented arch. whorl (lingkaran) bentuk pokok sidik jari. loop (sangkaran) adalah bentuk pokok sidik jari dimana satu garis atau lebih dating dari satu lukisan. . melereng. Beberapa jenis terdiri dari plain whorl. bentuk pokok sidik jari dimana garis-garis dating dari sisi lukisan yang mengalir kea rah sisi yang lain. 3. Perumusan sidik jari merupakan pembubuhan tanda pada tipa-tipa kolom kartu sidij jari yang menunjukkan interpresentasi mengenai bentuk pokok. bentuk loop dan jalannya garis. Karena sidik jari menruokana bentuk yang unik dan berbeda pada tiap orang. jumlah bilangan garis. dengan gelombang naik ketengahtengah. berhenti atau cenderung berhenti kea rah sisi semula.cenderung mengalir ke sisi yang lain dari lukisan itu. Syarat-syarat loop : 1) Mempunyai sebuah delta 2) Mempunyai sebuah core 3) Ada garis melengkung yang cukup 4) Mempunyai bilangan garis Bentuk loop terdiri dari : a. doubleloop whorl dan accidental whorl Rumus sidik jari rumus sidik jari dalah salah satu cara mengidentifikasi. rumus jari mengunakan sebagai cara untuk mengidentifikasi seseorang. b. Arch terdiri dari : a. dengan sedikit bergelombang naik ke tengah. menyentuh atau melintasi sautu garis bayangan yang ditarik antara delta dan core. b.

4. Bahan dan Alat Bahan : Tinta. 2 lembar kertas dan kaca pembesar 2. Lembar Kertas di buat seperti gamabar berikut : Nama : ……………………… Tangan : ……………………… . 2 lembar kertas Alat : Bantalan tinta. Sediakan sebuah bantalan tinta.3. Kaca pembesar. Cara Kerja 1.

Hasil Pengamatan .5.

yang baru mampu dipahami di zaman sekarang. Setiap orang. 75:3-4) Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. pola sidik jari bersifat di turunkan dari orangtua si anak. area thernar (berhubungan dengan telapak tangan dan kaki). tonjolan diujung jari. Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain. Bukit-bukit tersebut terbentuk semasa tahapan embrio manusia dan tidak berubah seumur hidupnya. Ilmu yang mempelajari sidik jari adalah Daktiloskopi yang berasal dari bahasa Yunani yaitu dactylos yang artinya jari jemari atau garis jemari dan scopein yang artinya mengamati. Struktur fisik bukit terbentuk berdasarkan faktor-faktor komposisi genetik dan arus cairan embrio (Prabhakar 2001). termasuk mereka yang terlahir kembar identik. bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an. Ada empat pola dasar Dermatoglyphic tentang sidik jari yang perlu diketahui. maka pola sidik jari tiap satu orang dengan orang lainnya juga akan berbeda didasarkan pada fakta bahwa DNA tiap orang juga berbeda-beda. Namun dalam Al Qur'an. Jadi. Setiap jari pun memiliki pola sidik jari berbeda. dan hypothenar ditangan mulai terbentuk. Loop. Akan tetapi. Pembahasan Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya. Jumlah garis-garis sidik jari tidak akan pernah berubah setelah bayi dilahirkan karena pola sidik jari dipengaruhi oleh DNA seseorang. Karena sidik jari polanya dipengaruhi oleh DNA seseorang. dari bayi hingga dewasa pola itu tidak akan berubah sebagaimana garis tangan. Sidik jari merupakan struktur genetika dalam bentuk rangka yang sangat detail . pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan: "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulangbelulangnya? Ya. tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini. Saat itu. Selain itu hanyalah variasi dari kombinasi keempat pola ini.6. dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari. interdigital. Hal ini sudah kami buktikan dengan mengadakan percobaan identifikasi sidik jari salah seorang teman kami. Pola sidik jari selalu ada dalam setiap tangan dan bersifat permanen. Dalam artian. Arch. Sebelumnya. dan Triradius. memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing. dan berbeda satu sama lain. Pola sidik jari berentuk dua dimensi yang diciptakan dari pergesekan bukit-bukit yang terdapat pada jari manusia (bukit dan lembah). Dengan kata lain. Pola pembentukan garis-garis sidik jari terbentuk sejak embrio berusia 13 minggu dalam kandungan. orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Allah merujuk kepada sidik jari. tangan dan kaki menimbulkan bukit-bukit dan lembah-lembah kecil yang menambah kekasaran. Formasi tersebut terlengkapi ketika janin berusia 24 minggu dan terus berkembang seiring dengan perkembangan sel saraf otak. Sementara kulit manusia biasanya halus. yakni Whorl atau Swirl. yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu.

Cipta Adi Pustaka. . penyilangan genetis untuk masing. Kesimpulan Setelah melakukan praktikum maka dapat disimpulkan bahwa praktikan dapat : Menetapkan genotip dirinya sendiri berdasarkan sidik jari Mengetahui bahwa tidak ada sidik jari yang identik di dunia ini sekalipun diantara dua saudara kembar Mengetahui bahwa jika ada 5 juta orang di bumi. Bagaimana sidik jari dapat digunakan untuk mengientifikasi seseorang ? Jelaskan ! b.Soepriyo. mepermudah melacak prilaku kriminail di masyarakat. sidik jari manusia digunakan untuk keperluan identifikasi karena tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari persis sama.perusahaan dan instansi terkait. Jakarta. A.benda lebih erat.Soekarto. mempermudah sistem pengamanan di perusahaan. kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian 8. mengetahui bahwa manusia di dunia ini diciptakan tidak ada yang sama walaupu terlahir kembar. Adapun kegunaan sitem sidik jari ini. Sidik jari yang kami amati dari hasil praktikum yang kami lakukan berupa guratgurat yang terdapat di kulit ujung jari. 7.masing individu. Daftar Pustaka . fungsinya adalah untuk mberi gaya gesek lebih besar agar jari dapat memegang benda. Adakah perbedaan sidik jari antara laki-laki dan wanita ? .dan tanda yang melekat pada diri manusia yang tidak dapat dihapus atau dirubah. Dermatoglifik ensiklopedi nasional Indonesia 4. B Ilmu Kedokteran 10: 129 – 137 9. Teknik dermatoglifik yang diterapkan dalam kedokteran. 1989. Sidik jari ibarat barcode diri manusia yang menandakan tidak ada pribadi yang sama. Latihan dan Tugas a. 1978. A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful