Materi 5 PEMBUATAN KARIOTIPE KROMOSOM EUKARIOT DAN PENGENALAN SIDIK JARI MANUSIA A. Pembuatan Kariotipe Kromosom Eukariot 1.

Tujuan Mengetahui tipe atau jenis-jenis kromosom Membuat kariotipe (kariogram dan ideogram) kromosom Mengetahui jumlah kromosom, pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organism

2. Teori Salah satu khas ciri kehidupan yang membedakan makhluk hidup dari benda nonhayati adalah bahwa makhluk hidup dibentuk oleh sel. Sel merupakan satuan dasar kehidupan dan sel merupakan sistem hayati yang paling besar. Ada dua jenis sel, yaitu sel prokariot dan sel eukariot. Pembeda utama antara sel prokariot dan sel eukariot adalah ada tidaknya kompartementasi di dalam sel yang didukung oleh adanya membran hayati. Kompartementasi yang paling utama adalah ada tidaknya membran hayati yang memisahkan bagian inti (nukleus) dan bagian sitoplasma. Perbedaan antara sel prokariot dan eukariot dapat juga dilihat dari organisasi material genetiknya (DNA). DNA pada sel prokariot berbentuk cincin (lingkar) dan terdapat dalam sitoplasma, karena tidak mempunyai membran inti. Kondensasi dapat terjadi tetapi relative sederhana dengan bantuan komplek protein. Sedangkan DNA pada sel eukariot bersifat linier dan umumnya lebih panjang dari DNA prokariot, serta diselubungi oleh membran inti. Pada saat proses pembelahan sel (miosis/mitosis) DNA dengan protein histon membentuk nukleosom dan berkondensasi sehingga membentuk kromosom. Kromosom adalah suatu struktur makromolekul yang berisi DNA di mana informasi genetik dalam sel disimpan. Kata kromosom berasal dari kata khroma yang berarti warna dan soma yang berarti badan Kromosom terdiri atas dua bagian, yaitu sentromer / kinekthor yang merupakan pusat kromosom berbentuk bulat dan lengan kromosom yang mengandung kromonema & gen berjumlah dua buah (sepasang).Kromosom mencapai diameter maksimum pada fase metaphase, dan foto kromosom pada fase ini biasanya yang digunakan untuk analisis kariotipe. a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Bagian-bagian kromosom terdiri dari : Sentromer (kinetokor). Kromonema Kromomer (granula besar). Kromiol (granula kecil). Telomer Matriks. Matriks Lokus gen Satelit. Selaput (membrane) Jumlah kromosm Organisme

dan ada tidaknya satelit yang merupakan penyempitan sekunder. Panjang total setiap kromosom dirata-ratakan .Sub.Sedang (4-10 um) . Kemudian pasangan kromosom ditentukan berdasarkan dua titik yang berdekatan. yaitu panjang total pada sumbu Y dan rasio panjang lengan pada sumbu X diplotkan. Pasangan kromosom ditentukan dengan menggunakan metode pencar (Scatter plot). Dalam kariotipe ini kromosom digambarkan dalam format standar yang disebut kariogram atau ideogram.Pada eukariot. Cara Kerja Pembuatan Kariogram 1. Bahan dan Alat Bahan Alat : Gambar kromosom hasil penjiplakan menggunakan kertas transparan dari foto kromosom fase metaphase yang baik : Gunting. 5. Sentromer merupakan bagian terakhir yang mengikat kromatid sebelum memisah.Panjang (besar dari 10 um) . Masing-masing gambar kromosom digunting (gambar yang telah tersedia) hasil jiplakan dan diberi nomor untuk setiap kromosom. Ideogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kriotipe) dari organisme. Kariogram dibuat dengan cara pasangan-pasangan kromosom diatur berdasarkan urutan dan rasio terkecil sampai terbesar Pembuatan Idiogram 1. millimeter blok 4. Ilmu yang mempelajari seluruh set kromosom disebut kariologi. difoto selama tahap matafase dan mitosis dan tersusun berpasangan menurut ukurannya.Telosentrik : sentromer terletak di ujung kromosom Berdasarkan ukuran kromosom.Alosentrik : sentromer terletak sepertiga dari ujung kromosom . secara umum bentuk morfologi kromosom ditentukan oleh letak sentromer. maka pasangankromosom ditentukan dari bentuk yang hampir sama.Metasentrik : sentromer terletak di tengah-tengah kromosom . 2. panjang lengan kromosom. kromosom dibagi atas : . kromosom dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu : . Lengan. 3. Panjang lengan total kromosom diukur dengan cara panjang lengan yang panjang dan panjang lengan yang pendek dijumlahkan 4. dan bila terdapat lebih dari dua titik yang berdekatan. Kariogram adalah susunan sistematis kromosom sel tunggal individu. Berdasarkan posisi sentromernya. Letak sentomer sering merupakan ciri khas dari setiap pasangan kromosom. dan merupakan penyempitan primer.metasentrik : sentromer dekat pada salah satu ujung kromosom .lengan kromosom diukur dengan menggunakan millimeter blok dan ditentukan rasio lengan kromosom dengan cara : panjang lengan yang panjang dengan panjang lengan yang pendek dibagi 3.Pendek (kecil dari 2 um) Kariotipe adalah karakteristik kromosom pelengkap dari spesies eukariota.

0 termasuk kelompok submetasentrik.2.Pasangan kromosom dengan rasio 1.0 termasuk kelompok subtelosentrik . Kromosom disusun berdasarkan urutan panjang total kromosom dari yang terkecil sampai yang terpanjang 3.0 – 1. .Pasangan kromosom dengan rasio 3.Pasangan kromosom dengan rasio 1.0 – 7.7 – 3.Pasangan kromosom dengan rasiolebih dari 7. Pasangan kromosom dikelompokkan menurut rasionya. yaitu : .7 termasuk kelompok metasentrik.0 termasuk kelompok telosentrik . .

Hasil Pengamatan 1.5. Gambar Kariotipe .

jumlah.2. panjang. rasio dan kelompok kromosom No. Lengan Panjang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 Lengan Pendek Jumlah rasio kelompok .

letak sentromer di tengah. yaitu fase dimana kromosom tampak jelas. pasangan kromosom ditentukan berdasarkan dua titik yang berdekatan. maka pasangan tersebut ditentukan dari bentuk yang hampir sama. proses yang dilakukan adalah menyusun kromosomkromosom tiruan yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Dipraktikum kali ini dilakukan tiga percobaan yaitu pembuatan kariotipe kromosom manusia. 7. d) Metasentrik.Idiogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kariotipe) dari organisme Berdasarkan letak sentromer.Kromosom pada eukariotik terdapat pada nucleus yang diselaputi membran inti . Pembuatan kariogram dilakukan dengan cara menentukan pasangan kromosom dengan menggunakan metode pencar (scatter plot). Pengamatan selanjutnya adalah pembuatan idiogram. Proses yang dilakukan dengan rata-ratakan panjang kromosom .Kariogram adalah susunan sistematis kromosom sel tunggal individu.Jumlah kromosom adalah 46 (23 pasang) yang terdiri dari 22 pasang autosom dan 1 pasang genosom . dan pembuatan idiogram. difoto selama tahap metafase dan tersusun menurut urutannya . letak sentromer di ujung kromosom b) Akrosentrik. pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organisme. Praktikum pembuatan kariotipe dimaksudkan untuk mengetahui jumlah kromosom. letak sentromer di dekat ujung c) Sub metasentris. dan bila terdapat dua titik yang berdekatan. kromosom dibedakan atas beberapa jenis. DAFTAR PUSTAKA .44 45 46 6. Idiogram adalah penyajian diagram dari susunan kromosom (kariotipe) dari organisme. letak sentromer di dekat pertengahan. pembuatan kariogram. yaitu: a) Telosentrik.tengah 8. Pada peraktikum pembuatan kariotipe. Kariotipe adalah susunan kromosom selama fase metafase. Kesimpulan . susunan kromosom berdasarkan ukuran panjang total dan mengelompokan kromosom berdasarkan rasionya. Panjang total diketahui dengan menjumlahkan lengan yang panjang dan lengan yang pendek sedangkan rasio dihitung dengan membagi lengan yang panjang dengan lengan yang pendek. yaitu memplotkan panjang total pada sumbu y dan rasio panjang lengan pada sumbu x. Pembahasan Pada praktikum kali ini kita melakukan praktikum pembuatan kariotipe kromosom eukariot.

2007 . Plant Genetics.Lilik & Soetarso. 1998. Genetika Tumbuhan. Jakarta : EGC Pai. Biologi Sel. Jelaskan kegunaaan pembuatan kariotipe! Jawaban : a. Yogyakarta : UGM Press 9. Berapa jumlah kromosom manusia? b. pasangan kromosom homolog dan tipe kromosom organisme B. Pengenalan Sidik Jari Manusia .V. L. Jakarta : Laboratorium Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Kusdiarti. Penuntun Praktikum Genetika Dasar . 46 (23 pasang) b. Untuk mengetahui jumlah kromosom. Anna C. 2002.Juwono dan Achmad Zulfa Juniarto.Dasar Genetika. Bandung : Erlangga Dasumiati .1992. dari : Crowder. Latihan atau Tugas a. Terj. Dasar.

dicapkan dengan tinta. yaitu : 1. permen. coklat.Mengetahui jenis-jenis dan bentuk sidik jari manusia . Sidik jari dapat dirumuskan dan diklarifikasi secara matematis. Sidik jari manusia tidak berubah selam hidup 3. Teori Sidik jari adalah hasil reproduksi telapak jari baik yang sengaja diambil. cacat pada bagian kulit luar (epidermal) dan garis yang cacat/rusak tersebut dapat sembuh kembali seperti semula. Tujuan . Lapisan epidermal Lapisan kulit luar/garis papilar. Laten impression Sidik jari yang biasanya tidak dapat dilihat langsung tetapi harus dengan menggunakan beberapa cara pengembangan terlebih dahulu supaya dapat menampak lebih jelas 3. Visible impression Sidik jari yang dapat langsung dilihat tanpa menggunakan alat bantu 2. 2. cacat yang disebabkan karena ikut rusaknya garis yang sampai lapisan dermal. Ketiga dalil yang dicetuskan oleh Sir Francois Galton (1822-1916) didasarkan pada hasil penelitian terhadap beribu-ribu sidik jari manusia yang telah diteliti. Cacat tetap.1. Jenis sidik jari dibagi menjadi tiga macam. Cacat sementara. 2. Plastic impression Sidik jari yang berbekas pada benda yang lunak seperti sabun. Sidik jari yang cacat sementara atau tetap biasanya tidak akan mempengaruhi identifikasi terhadap jari keculai apabila sidik jari rusak sama sekali. Sedangkan untuk sidik jari yang mengalami kerusakkan atau cacat dibagi menjadi dua. Kulit tapak terdiri dari 2 lapisan : 1. Garis inilah yang menjadi perhatian kita untuk menentukan bentuk pokok perumusan dan perbandingan sidik jari. yaitu : 1. Sidik jari setiap orang tidak sama 2. maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena pernah disentuh dengan kulit telapak tangan/kaki.Mengetahui genotype bentuk sidik jari manusia . yaitu : 1. Titik Fokus (Focus Point) .Membuat rumus sidik jari 2. gemuk. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai ke semua ujung jari dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah/alur yang membentuk lukisan tertentu. Ada tiga dalil atau aksioma yang melandasi daktiloskopi (ilmu sidik jari). Lapisan dermal Kulit jangat/kulit yang sebenarnya. Kulit inilah yang menentukan garis yang ada pada permukaan kulit telapak.

Ada dua kasus yang pada umumnya dapat mengaburkan dalam menentukan letak core ini. Core ditempatkan pada garis sangkutan (loop) yang posisinya terletak paling dalam. 4. Namun pada prakteknya letak core tidak selalu dapat ditentukan dengan aturan-aturan yang telah disebutkan di atas. titik fokus dalam Core adalah titik tengah yang terdapat pada garis sidik jari loop yang terdalam dan terjauh dari delta. Apabila sangkutan terdalam berisi n (ganjil) buah garis-berakhir yang naik sampai bahu sangkutan core ditempatkan pada ujung garis yang paling tengah. Delta (outer terminus) titik fokus luar. Tidak semua sidik jari memiliki titik fokus tergantung jenis/klasifikasi dari sidik jarinya. Pada kasus ini kedua garis sangkutan yang saling memotong tersebut dianggap sebagai salah satu sangkutan dimana garis di dalamnya seakan-akan merupakan garis yang naik sampai setinggi bahu loop. Delta merupakan titik fokus yang terletak di depan pusat berpisahnya garis pokok (type lines). Dapat dikatakan bahwa core merupakan titik tengah atau pusat dari lukisan sidik jari. 2. Dalam pengklasifikasian dikenal dua jenis titik fokus yaitu delta yang merupakan titik fokus luar (outer terminus) dan core yang merupakan titik fokus dalam (inner terminus). Dalam menentukan letak core berlaku beberapa ketentuan di bawah ini : 1.Keberadaan titik fokus di dalam sidik jari akan berperan penting dalam menentukan termasuk klasifikasi apa sidik jari tersebut. 3. Garis pokok lukisan merupakan dua buah garis yang . Apabila appendage ini akan dianggap sebagai garis berhenti bagi sangkutan yang tepat berada di luarnya. Delta yang sebenarnya pada sidik jari adalah titik/garis yang terdapat pada pusat perpisahan garis type lines. Apabila garis sangkutan yang terdalam tidak berisi garis-berakhir atau garis-pendek yang naik sampai setinggi bahu sangkutan core ditempatkan pada bahu sangkutan yang posisinya terletak lebih jauh dari posisi delta. Core (inter terminus). Kasus yang pertama adanya garis tambahan (appendage). Delta dalam pengertian sehari-hari adalah gugusan yang terdapat pada muara sungai air yang mengalir ke laut atau danau selalu membawa lumpur dan batu sehingga lama-kelamaan terbentuk suatu gugusan pulau yang disebut “delta”. a. Apabila sangkutan terdalam berisi n (genap) buah garis-berakhir yang naik sampai ke bahu loop core ditempatkan pada ujung garis yang posisinya paling tengah dan terletak paling jauh dari posisi delta. Kasus yang kedua adalah adanya garis loop yang terdalam (garis sangkutan) yang saling memotong satu sama lain (inter locking loop). Munculnya appendage ini dapat merusak garis sidik jari bila appendage tersebut muncul di suatu garis sidik jari yang letaknya berada pada daerah melengkung antara bahu garis sangkutan. b.

Delta tidak boleh ditempatkan pada garis membelah yang tidak terbuka ke arah core. arch (busur) merupakan bentuk pokok sidik jari yang semua garisgarisnya dating dari satu arah lukisan. garis pendek (short ridge) harus diperlakukan garis sidik jari yang ikut dihitung. bagaimanapun kecilnya ukuran sebuah titik (dot). apabila sama tebalnya dengan garis-garis yang lain. Bentuk sidik jari Ada tiga bentuk sidik jari. Apabila terdapat dua atau lebih garis-garis yang memenuhi syarat delta maka pilih yang terdekat dengan core. maka garis membelah yang dipilih. d. Apabila harus memilih antara garis membelah dan kemungkinan delta. Pada kenyataannya tidak semua sidik jari memiliki delta tetapi ada juga sidik jari yang memiliki lebih dari satu delta. c. Pokok lukisan adalah daerah/ruangan putih yang dikelilingi oleh garis type lines yang mana ruangan tersebut merupakan tempat lukisan garis sidik jari. yaitu 1. Sedangkan. yaitu: a. Garis-garis yang kelihatannya sangat halus (tipis) di celahcelah garis-garis yang tebal disebut insipientridge.paling dalam dari sejumlah garis yang berjajar (paralel) dan memisah serta (cenderung) melingkupi pokok lukisan (pattern area). mengalir atau . dan garis ini tidak ikut dihitung karena biasanya tidak selalu ada. Ridge Counting Ridge counting merupakan bilangan garis yang menyentuh atau melintasi garis bayangan yang ditarik antara delta dan core (delta dan core tidak ikut masuk dalam penghitungan bilangan garis). Delta tidak boleh ditempatkan di tengah-tengah garis yang berada di antara garis pokok tetapi harus ditempatkan pada ujung garis yang terdekat letaknya dengan pusat berpisahnya garis pokok. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam menentukan posisi delta. b.

Perumusan sidik jari merupakan pembubuhan tanda pada tipa-tipa kolom kartu sidij jari yang menunjukkan interpresentasi mengenai bentuk pokok. 3. melereng.cenderung mengalir ke sisi yang lain dari lukisan itu. b. b. mempunyai 2 delta dan sedikit satu garis melingkar di dalam pattern area. ulnar loop garisnya memasuki pokok lukisan dari sisi yang searah dengan kelingking. central pocket loop whorl. plain arch. doubleloop whorl dan accidental whorl Rumus sidik jari rumus sidik jari dalah salah satu cara mengidentifikasi. Tented arch. rumus jari mengunakan sebagai cara untuk mengidentifikasi seseorang. bentuk loop dan jalannya garis. Beberapa jenis terdiri dari plain whorl. jumlah bilangan garis. Karena sidik jari menruokana bentuk yang unik dan berbeda pada tiap orang. radial loop garis yang memasuki pokok lukisan dari sisi yang searah dengan ibu jari. Arch terdiri dari : a. dengan gelombang naik ketengahtengah. loop (sangkaran) adalah bentuk pokok sidik jari dimana satu garis atau lebih dating dari satu lukisan. dengan sedikit bergelombang naik ke tengah. Dalam dunia kepolisian. Syarat-syarat loop : 1) Mempunyai sebuah delta 2) Mempunyai sebuah core 3) Ada garis melengkung yang cukup 4) Mempunyai bilangan garis Bentuk loop terdiri dari : a. menyentuh atau melintasi sautu garis bayangan yang ditarik antara delta dan core. . whorl (lingkaran) bentuk pokok sidik jari. berjalan didepan kedua delta. melengkung di tengah pokok lukisan dan kembali atau cenderuhng kembali ke arah semula. bentuk pokok sidik jari yang memiliki garis tengah (upthrust) atau sudut (angle) atau dua atau tiga ketentukan loop. 2. bentuk pokok sidik jari dimana garis-garis dating dari sisi lukisan yang mengalir kea rah sisi yang lain. berhenti atau cenderung berhenti kea rah sisi semula. melengkung ditengah pokok lukisan dan kembali atau cenderung kembali kea rah sisi semula.

Lembar Kertas di buat seperti gamabar berikut : Nama : ……………………… Tangan : ……………………… . 2 lembar kertas Alat : Bantalan tinta. Kaca pembesar. 4.3. Cara Kerja 1. Bahan dan Alat Bahan : Tinta. 2 lembar kertas dan kaca pembesar 2. Sediakan sebuah bantalan tinta.

5. Hasil Pengamatan .

Jadi. Sementara kulit manusia biasanya halus. Dengan kata lain. Setiap orang. Sebelumnya. tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. tonjolan diujung jari. dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari. Hal ini sudah kami buktikan dengan mengadakan percobaan identifikasi sidik jari salah seorang teman kami. Pembahasan Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya." (Al Qur'an. yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu. yakni Whorl atau Swirl. dari bayi hingga dewasa pola itu tidak akan berubah sebagaimana garis tangan. Setiap jari pun memiliki pola sidik jari berbeda. Arch. yang baru mampu dipahami di zaman sekarang. Saat itu. Pola pembentukan garis-garis sidik jari terbentuk sejak embrio berusia 13 minggu dalam kandungan. orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Formasi tersebut terlengkapi ketika janin berusia 24 minggu dan terus berkembang seiring dengan perkembangan sel saraf otak. Namun dalam Al Qur'an. Loop. Struktur fisik bukit terbentuk berdasarkan faktor-faktor komposisi genetik dan arus cairan embrio (Prabhakar 2001). 75:3-4) Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri.6. interdigital. dan Triradius. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain. yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Ada empat pola dasar Dermatoglyphic tentang sidik jari yang perlu diketahui. Bukit-bukit tersebut terbentuk semasa tahapan embrio manusia dan tidak berubah seumur hidupnya. Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia. maka pola sidik jari tiap satu orang dengan orang lainnya juga akan berbeda didasarkan pada fakta bahwa DNA tiap orang juga berbeda-beda. Pola sidik jari berentuk dua dimensi yang diciptakan dari pergesekan bukit-bukit yang terdapat pada jari manusia (bukit dan lembah). Ilmu yang mempelajari sidik jari adalah Daktiloskopi yang berasal dari bahasa Yunani yaitu dactylos yang artinya jari jemari atau garis jemari dan scopein yang artinya mengamati. Jumlah garis-garis sidik jari tidak akan pernah berubah setelah bayi dilahirkan karena pola sidik jari dipengaruhi oleh DNA seseorang. area thernar (berhubungan dengan telapak tangan dan kaki). memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini. Dalam artian. termasuk mereka yang terlahir kembar identik. dan berbeda satu sama lain. dan hypothenar ditangan mulai terbentuk. Karena sidik jari polanya dipengaruhi oleh DNA seseorang. pola sidik jari bersifat di turunkan dari orangtua si anak. tangan dan kaki menimbulkan bukit-bukit dan lembah-lembah kecil yang menambah kekasaran. pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan: "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulangbelulangnya? Ya. Akan tetapi. Selain itu hanyalah variasi dari kombinasi keempat pola ini. Sidik jari merupakan struktur genetika dalam bentuk rangka yang sangat detail . bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna. Pola sidik jari selalu ada dalam setiap tangan dan bersifat permanen. Allah merujuk kepada sidik jari.

mengetahui bahwa manusia di dunia ini diciptakan tidak ada yang sama walaupu terlahir kembar. B Ilmu Kedokteran 10: 129 – 137 9. 1989. kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian 8. Adapun kegunaan sitem sidik jari ini. A. Cipta Adi Pustaka. . Sidik jari yang kami amati dari hasil praktikum yang kami lakukan berupa guratgurat yang terdapat di kulit ujung jari.masing individu. sidik jari manusia digunakan untuk keperluan identifikasi karena tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari persis sama. 7. 1978.Soepriyo.dan tanda yang melekat pada diri manusia yang tidak dapat dihapus atau dirubah. Kesimpulan Setelah melakukan praktikum maka dapat disimpulkan bahwa praktikan dapat : Menetapkan genotip dirinya sendiri berdasarkan sidik jari Mengetahui bahwa tidak ada sidik jari yang identik di dunia ini sekalipun diantara dua saudara kembar Mengetahui bahwa jika ada 5 juta orang di bumi. Bagaimana sidik jari dapat digunakan untuk mengientifikasi seseorang ? Jelaskan ! b. Adakah perbedaan sidik jari antara laki-laki dan wanita ? . Latihan dan Tugas a. mepermudah melacak prilaku kriminail di masyarakat. fungsinya adalah untuk mberi gaya gesek lebih besar agar jari dapat memegang benda. Dermatoglifik ensiklopedi nasional Indonesia 4. A. penyilangan genetis untuk masing. Daftar Pustaka . Jakarta. Teknik dermatoglifik yang diterapkan dalam kedokteran. mempermudah sistem pengamanan di perusahaan.Soekarto.benda lebih erat. Sidik jari ibarat barcode diri manusia yang menandakan tidak ada pribadi yang sama.perusahaan dan instansi terkait.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful