P. 1
MORFOLOGI ANGGREK

MORFOLOGI ANGGREK

|Views: 438|Likes:
Published by Maryam Jamilah
Laporan Orchid
Laporan Orchid

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Maryam Jamilah on Jun 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

02/08/2015

$0.99

USD

pdf

text

original

MORFOLOGI ANGGREK

Oleh : Nama NIM Rombongan Kelompok Asisten : Maryam Jamilah : B1J010145 : II :1 : Putri Dhiyas Destiana

LAPORAN PRAKTIKUM ORCHIDOLOGI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS BIOLOGI PURWOKERTO 2013

Air diperoleh dari hujan. anggrek tidak ditemukan di daerah gurun karena perakarannya tidak intensif. tumbuh di tanah dengan akar-akar di dalam tanah. tidak dalam. khususnya potensi genetis untuk menghasilkan anggrek silangan yang memiliki nilai komersial tinggi (Wardani. Sebagai tanaman hias. embun. khususnya tanaman hias. namun tidak merugikan pohon inang. tetesan. Anggrek yang hidup di tanah batangnya pendek dan cenderung menyerupai umbi. Anggrek yang bersifat saprofit tumbuh pada media daun-daun kering dan kayu-kayu lapuk yang telah membusuk menjadi humus. Latar Belakang Anggrek merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang mempunyai peranan penting dalam pertanian. Pertumbuhan batang dapat bersifat "memanjang" . Terdapat anggrek jenis epifit yaitu mengembangkan akar sukulen dan melekat pada batang pohon tempatnya tumbuh. Batang anggrek beruas-ruas. Anggota suku Orchidaceae cenderung memiliki organ-organ yang sukulen atau "berdaging": tebal dengan kandungan air yang tinggi. Tipe akarnya serabut. seringkali menebal dan terlindungi lapisan lilin untuk mencegah penguapan berlebihan. bentuk dan ukurannya yang unik serta vase ife yang panjang membuat anggrek memiliki nilai estetika tinggi dan daya tarik tersendiri dibandingkan tanaman hias lainnya. Warna bunganya yang beragam. anggrek tahan di dalam ruang (Anonim. 2010). Pada permukaan akar seringkali ditemukan jamur akar (mikoriza) yang bersimbiosis dengan anggrek (Anonim. anggrek epifit batangnya tumbuh baik.I. Sementara itu. Namun demikian. diperkirakan sekitar 5000 jenis spesies anggrek tersebar di wilayah Indonesia. atau uap air di udara. 2010). karena itulah anggrek dapat hidup pada kondisi ketersediaan air yang rendah. 2010). Anggrek menyukai cahaya matahari tetapi tidak langsung sehingga ia biasa ditemukan di alam sebagai tumbuhan lantai hutan atau di bawah naungan. PENDAHULUAN A. salah satunya adalah anggrek. Anggrek banyak diminati oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri (Gustin. 2013). Anggrek dapat tumbuh geofitis atau terestrial. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa.

Daun dapat pula menebal dan berfungsi sebagai penyimpan air. dihutan anggrek terrestrial tumbuh pada lantai hutan yang gelap atau dapat juga pada padang rumput yang mendapatkan sinar matahari penuh. Satu helai mahkota bunga termodifikasi membentuk semacam "lidah" yang melindungi suatu struktur aksesoris yang membawa benang sari dan putik. Bunga anggrek berbentuk khas dan menjadi penciri yang membedakannya dari anggota suku lain. muncul dari ketiak daun. Phaius. Macodes. Daun anggrek biasanya oval memanjang dengan tulang daun memanjang pula. Diuris. anggrek epifit atau menempel pada pohon lain. muncul dari tangkai bunga yang memanjang. Bunganya simetri bilateral. Anggrek dibedakan atas bentuk tanaman yaitu monopodial atau simpodial dan cara tumbuhnya yakni. Caladenia. Cryptostylis. tumbuh dan berbunga ditanah. Spathoglottis.(monopodial) atau "melebar" (simpodial). 2010). Helaian Kelopak bunga (sepal) biasanya berwarna mirip dengan mahkota bunga (sehingga disebut tepal). Calanthe. Contoh anggrek terestrial antara lain sebagian besar Paphiopedilum. anggrek litofit menempel pada batu atau cadas. Bromhedia. Tetramicra. Eulophia. Anggrek epifit Anggrek epifit merupakan populasi yang terbesar dari seluruh anggrek . anggrek terrestrial atau tumbuh ditanah. Benang sari memiliki tangkai sangat pendek dengan dua kepala sari berbentuk cakram kecil (disebut "pollinia") dan terlindung oleh struktur kecil yang harus dibuka oleh serangga penyerbuk (atau manusia untuk vanili) dan membawa serbuk sari ke mulut putik. Acanthephippium. media tumbuhnya biasanya merupakan campuran bahan-bahan organik yang kaya akan unsur hara. Penjelasan mengenai pembagian anggrek berdasarkan cara hidupnya menurut Kartitiani (2012). Thelymitra. Tanpa bantuan organisme penyerbuk. Bunga-bunga anggrek tersusun majemuk. tergantung genusnya (Anonim. Jenis anggrek terrestrial umumnya banyak ditemukan pada hutan dataran tinggi dan hanya sebagian kecil saja yang tersebar di dataran rendah yang panas. Corybas. Calypso. 2010). dan Cypripedium. adalah sebagai berikut : Anggrek terrestrial Anggrek tanah atau anggrek terrestrial memiliki karakteristik seperti. tidak akan terjadi penyerbukan (Anonim. khas daun monokotil.

dan daun anggrek. Phalaenopsis. yang berkaitan dengan cara hidupnya yaitu anggrek tanah (terestrial) dan anggrek epifit.yang hidup di alam tropis. Ascocentrum. Tujuan Tujuan dari praktikum kali ini adalah untuk dapat membedakan akar. . akar ini akan menjalar dan memenuhi batu atau cadas tempat tumbuhnya. berupaya untuk mendapatkan sinar matari yang cukup. sebagian dari anggrek jenis ini akan tumbuh pada ranting-ranting pohon yang tinggi. tanaman ini tumbuh menempel pada batang atau pohon tanaman lain pada hutan-hutan. Coelogyne. Dendrochilum. Thrixspermum. Anggrek litofit Tanaman ini tumbuh pada cadas atau batu pada lereng gunung atau tepi pantai. akar-akar anggrek litofit biasanya banyak dan tebal. Contoh anggrek saprofit adalah Goodyera sp. Cattleya. Contoh anggrek epifit antara lain Ascocentrum. B. anggrel litofit sangat menyukai media atau tempat tumbuh yang memiliki drainase yang baik dan tidak tergenang. mereka menempel dan bukan merupakan tanaman parasit. sebagian Paphiopedilum. dan Vanda. Paraphalaenopsis. dan sebagian Bulbophyllum Anggrek saprofit Jenis anggrek ini tumbuh pada lantai hutan atau batang pohon yang sudah lapuk. Contoh anggrek litofit antara lain Vandopsis lissochiloides. mereka tumbuh dan hidup dari nutrisi yang didapat dari bahan-bahan organik yang membusuk. Kingidium. karena syarat hidupnya yang sulit dan umunya tidak memiliki bunga yang cantik atau bernilai ekonomis. Arachnis flos-aeris. anggrek saprofit tidak memiliki zat hijau daun atau Chlorophyll. Anggrek jenis ini tidak banyak dibudidayakan. batang. Eria. Rhynchostylis. Dendrobium.

batang. 3. 7. kertas gambar. Selanjutnya diberi klasifikasi berdasarkan jenis anggreknya Anggrek didokumentasikan menggunakan kamera .II. B. Disiapkan tanaman anggrek Dendrobium sp. Tanaman digambar di atas kertas gambar menggunakan pensil. Bagian-bagian pada bunga anggrek diberi tanda dan keterangan. 2. dan tipe pertumbuhannya diamati. Metode Metode yang digunakan dalam praktikum kali ini adalah : 1. dan daun. 4.. 5. 6.. dan Phalaenopsis sp. Materi Alat yang digunakan adalah alat gambar dan kamera. dan Phalaenopsis sp. MATERI DAN METODE A. Bahan yang digunakan adalah anggrek Dendrobium sp. Bagian-bagian organ. Gambar tanaman anggrek diberi keterangan bagian-bagian organ vegetatifnya yaitu akar.

Hasil Gambar 1.III. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambar 2. Gambar 4. Bunga anggrek Dendrobium sp. Anggrek Phalaenopsis sp. Anggrek Dendrobium sp. . Bunga anggrek Phalaenopsis sp. Gambar 3.

Anggrek banyak diminati oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri (Gustin. Kingidium. Contoh anggrek monopodial antara lain Arachnis. Berdasarkan bentuk tanamannya atau pola pertumbuhannya. Renanthera.B. Hampir sebagian besar Anggrek monopodial dihabitat alamnya akan tumbuh tegak. 2010). yaitu tumbuhnya anakan atau pseudobulbs yang terus menerus pada . Kagawara. diperkirakan sekitar 5000 jenis spesies anggrek tersebar di wilayah Indonesia. Warna bunganya yang beragam. Armodorum. Rhynchostylis. Doritis. Luisia. khususnya potensi genetis untuk menghasilkan anggrek silangan yang memiliki nilai komersial tinggi (Wardani. Vanda. Mokara. Gastrochilus. Schoenorchis. bentuk dan ukurannya yang unik serta vase ife yang panjang membuat anggrek memiliki nilai estetika tinggi dan daya tarik tersendiri dibandingkan tanaman hias lainnya. Thrixspermum. Amisiela. Bunga pada anggrek monopodial akan tumbuh dan keluar dari sisi batang. Esmeralda. Vandposis. Phalaenopsis. disela daun dan bukan pada puncak titik tumbuh tanaman. Ascocenda. yang nantinya akan menjadi tumbuhan dewasa sama seperti induknya. Sarcanthus. hanya memiliki sebuah batang yang akan terus memanjang sesuai usianya. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. dimana akar-akar yang keluar dari batangnya akan menempel pada batu atau pohon. 2013). Anggrek monopodial kadang juga mengeluarkan anakan pada sisi batangnya. memanjat batang pohon inangnya atau tebing. anggrek dibedakan menjadi anggrek monopodial dan simpodial. Papilionanthe. dan Euanthe. Angraecum. Aerides. Aerangis. Trichoglottis. Ascoglossum. salah satunya adalah anggrek. Paraphalaenopsis. Simpodial Anggrek simpodial memiliki karakteristik yang berbeda dengan anggrek monopodial. Pembahasan Anggrek merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang mempunyai peranan penting dalam pertanian. perbedaan antara anggrek monopodial dan simpodial adalah sebagai berikut : Monopodial Anggrek monopodial memiliki bentuk pertumbuhan memanjang dan biasanya tumbuh tegak lurus. menurut Kartitiani (2012). khususnya tanaman hias. Ascocentrum. Neofinetia.

Paphiopedilum.000 spesies (Uesato 1996. Widiastoety. dimana setiap pseudobulb akan mencapai titik maksimal pertumbuhan dan selanjutnya akan mengeluarkan pseudobulbs yang baru dan seterusnya. Grammatophyllum. Laelia. 2013). 2010). Selandia Baru. Brassia. Dendrochilum. Arundina. Cattleya. baik habitat. Spathoglottis. Sri Lanka. ini sangat berbeda dengan anggrek monopodial yang hanya memiliki sebuah batang saja dan akan tumbuh terus hingga puluhan meter panjangnya. Coelogyne. Metode yang terbaik hingga saat ini dalam pelestarian dan perbanyakan anggrek adalah dengan kultur jaringan (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Eria. bentuk pseudobulb. Australia. Metode kultur jaringan dikembangkan untuk membantu memperbanyak tanaman. Spektrum penyebarannya luas. Contoh anggrek simpodial antara lain Dendrobium. Tumbuh baik pada ketinggian 0-500 m dpl dengan kelembapan 60−80%. Wardani. dan jumlahnya diperkirakan mencapai 275 spesies. sebagian besar Dendrobium bersifat epifit. Tersebar di India. Genus Dendrobium mempunyai keragaman yang sangat besar. 2004. Dendrobium merupakan salah satu genus anggrek terbesar dari famili Orchidaceae. Bulbophyllum. Odontoglossum. daun maupun warna bunganya. Anggrek Dendrobium disukai masyarakat karena rajin berbunga dengan warna dan bentuk bunga yang bervariasi dan menarik (Widiastoety. Widiastoety. Berdasarkan cara hidupnya.sisi pseudobulbs. Jepang ke selatan sampai Asia Tenggara hingga kawasan Pasifik. ujung titik tumbuh atau dari sela-sela daun pada pseudobulbnya. dan Encyclia. jadi batang pada anggrek simpodial akan berupa seperti umbi atau pseudobulb. Cymbidium. 2008. 2010). Dendrobium merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia. 2010). dan meliputi lebih dari 2. Colminara. ukuran. Cynoches. Oncidium. namun ada pula yang hidup sebagai litofit. Zygopetalum. mulai dari daerah pantai sampai pegunungan. Budi daya anggrek yang paling mudah adalah yang berasal dari tempat asalnya (Waston. dan Papua Nugini. Tanaman simpodial akan menghasilkan bunga dari pangkal pseudobulbs. Cina Selatan. yaitu mempunyai pertumbuhan pseudobulb terbatas. Pola pertumbuhan Dendrobium termasuk simpodial. Catasetum. Miltonia. khususnya untuk tanaman yang sulit .

Media tumbuh bagi bibit merupakan lingkungan baru dalam proses aklimatisasi. 2008. Anggrek Phalaenopsis secara alami tumbuh di Indonesia. Taiwan. dapat mempertahankan kelembaban di sekitar akar. untuk pertumbuhan anggrek dibutuhkan pH media 5-6. tunas samping. Menurut Sarwono (2002) dalam Wardani (2013) tanaman yang diperbanyak melalui kultur jaringan dapat diperoleh beribu-ribu bibit anggrek dari tanaman tunggal dalam waktu relatif singkat melalui salah satu jaringan meristem. 2013). Malaysia. mampu mengikat air dan zat-zat hara secara optimal. anggrek Phalaenopsis mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. . ujung daun dan tunas apikal. salah satunya tanaman anggrek. 2010). 1993. Ekakarya Graha Flora. ramah lingkungan serta mudah di dapat dan relatif murah harganya (Ginting. 2009. (PT. Berbagai macam jaringan meristem yang bisa dipakai untuk kultur jaringan antara lain adalah ujung tunas. 2010). Jepang dan beberapa negara lainnya. Filipina. Sebagai tanaman hias. tidak menjadi sumber penyakit bagi tanaman. antara lain tidak cepat melapuk dan terdekomposisi. Gustin. Thailand. Gustin. Wardani. mempunyai aerasi dan draenase yang baik secara lancar. Media tumbuh yang baik bagi anggrek (family Orchidaeae) harus memenuhi beberapa persyaratan. dimana 65% diantaranya asli Indonesia (Haryani dan Sayaka. Salah satu jenis anggrek yang paling banyak digemari dan dikembangkan oleh banyak orang yaitu anggrek Phalaenopsis. ujung batang.dikembangkan secara generatif.

Berdasarkan tipe prtumbuhannya. anggrek dapat dibedakan menjadi anggrek terestrial. 3. akar. . epifit. Anggrek memiliki organ vegetatif seperti daun. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut : 1.IV. Berdasarkan cara atau tempat hidupnya. 2. anggrek dapat dibedakan menjadi anggrek monopodial dan simpodial. dan saprofit. dan memiliki bunga sebagai organ generatif. dan batang.

IPB. Diakses 21 Mei 2013.). Dewi Sukma. Wardani.id. http://id.. Jurnal Ilmu Pertanian KULTIVAR: 11-18. Mengenal Anggrek. Budidaya Anggrek Phalaenopsis: Produksi Anggrek Phalaenopsis untuk Ekspor Di PT Ekakarya Graha Flora. Potensi Anggrek Dendrobium dalam Meningkatkan Variasi dan Kualitas Anggrek Bunga Potong. Departemen Agronomi dan Hortikultura. Nina Solvia. 29(3): 101-106. Jurnal Litbang Pertanian.. Orchidaceae.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Perhimpunan Anggrek Indonesia. Widiastoety. Agus Purwito. 2010. Ilyas. Gustin.or. Dyah. Diakses 21 Mei 2013. S. .wikipedia. Cikampek. Setiadodan. dan Muchdar Soedarjo. Jawa Barat. www. H.org/wiki/Orchidaceae. 2010. Kartitiani. 2010. Sri. Makalah Seminar.pai. 2013. 2012. Titik. Pengaruh Media Tanam dan Pupuk Daun terhadap Aklimatisasi Anggrek Dendrobium (Dendrobium sp.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->