PENGARUH BUDAYA ASING TERHADAP BUDAYA NASIONAL

Disusun Oleh : Nama : Isqiqomah

Kelas XI AP2

PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK PGRI ROGOJAMPI 2013

Generasi muda termasuk mahasiswa di dalamnya. Dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia tersebut banyak cara yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan batasan-batasan yang ada. baru kita menyadari betapa bagusnya nilai-nilai yang terkandung dalam budaya kita itu sendiri.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan bangsa yang. baik disadari atau tidak memegang amanah dalam menjaga kelestarian keanekaragaman budaya yang dimiliki oleh Indonesia. dan juga bahasa yang meliputi berbagai ribuan pulau. bahkan sebagian masyarakat Indonesia malu akan kebudayaannya sebagai jati diri sebuah bangsa. Jangan sampai di saat budaya kita diambil bangsa lain. Perkembangan zaman dan teknologi yang semakin lama semakin canggih serta perdagangan bebas yang telah terjadi di dunia khususnya Indonesia telah meracuni bangsa Indonesia terhadap moral akhlak dan tatakrama pergaulan anak remaja. Di setiap budaya tersebut terdapat nilai-nilai sosial dan seni yang tinggi. adat budaya Indonesia yang dulu katanya Indonesia kaya akan budayanya kini terhapus semua oleh yang namanya kemajuan zaman. Pada kondisi saat ini kebudayaan mulai ditinggalkan. Penemuan-penemuan baru yang lebih banyak didominasi oleh negara-negara Barat tersebut dapat kita simak dan saksikan melalui layar televisi. koran. Masingmasing suku bangsa memiliki keanekaragaman budaya tersendiri. salah satu contohnya yang telah kita tahu kesenian Reog Ponorogo yang berasal dari Jawa Timur ponorogo telah di akui oleh bangsa Malaysia itu di sebabkan karena kekurangpedulian dan pelestariannyannya kita terhadap budaya kita Perkembangan zaman era Globalisasi sekarang ini amatlah pesatnya sehingga membuat kita sering takjub dengan segala penemuan-penemuan baru disegala bidang. Penemuan- . Internet dan sebagainya yang sering membuat kita geleng-geleng kepala sebagai orang Indonesia yang hanya bisa menikmati dan memakai penemuan orang-orang Barat tersebut. terkenal akan keanekaragaman budaya serta terdiri dari berbagai suku. Hal ini mengakibatkan hilangnya keanekaragaman budaya Indonesia secara perlahan-lahan. yang tidak terlepas dari pengaruh budaya luar dan karakter mayarakat Indonesia yang suka meniru.

musik. Kebudayankebudayaan Barat tersebut dapat kita mulai dari pakaian dan mode. film sampai pada pergaulan dengan lawan jenis. Bagaimana cara mengatasi dampak negatife . Apa dampak positif dan negatif terhadap masuknya budaya asing ke indonesia ? 5. Melalui media apakah budaya asing masuk ke Indonesia? 3. Apa faktor utama penyebab masuknya budaya asing ke indonesia? 4.penemuan baru tersebut merupakan sisi positif yang dapat kita ambil dari negara-negara Barat itu sedangkan di negara-negara Barat itu sendiri makin maju dan modern diiringi pula dengan bebasnya mereka dalam bertindak dan berperilaku dalam kehidupan seharihari sehingga menjadi suatu kebiasaan yang membudaya. 1. Mengapa budaya asing dapat dengan mudah masuk ke Indonesia? 2.2 Rumusan Masalah 1. Kebiasaan-kebiasaan orang Barat yang telah membudaya tersebut hampir dapat kita saksikan setiap hari melalui media elektronik dan cetak yang celakanya kebudayaan orang-orang Barat tersebut yang sifatnya negatif dan cenderung merusak serta melanggar norma-norma ke timuran kita sehingga ditonton dan ditiru oleh orang-orang kita terutama para remaja yang menginginkan kebebasan seperti orang-rang Barat.

Dalam hal ini sering terlihat ketidakmampuan manusia di Indonesia untuk beradaptasi dengan baik terhadap kebudayaan asing sehingga melahirkan perilaku yang cenderung ke barat-baratan (westernisasi). dan kolektivitas. sesuai namanya. berbagai bentuk pelanggaran susila dan lain sebagainya. Karena terkadang globalisasi dapat menjadikan bangsa semakin kreatif tanpa meninggalkan adab bangsanya. Sementara Indonesia merupakan bagian bangsa timur yang menghendaki harmoni. Dimata dunia Indonesia dikenal sebagai bangsa yang menjunjung adab ketimuran yang sangat baik. merupakan produk perkembangan di bilangan barat dunia yang menekankan individualitas dan kebebasan. Barat.BAB II PEMBAHASAN 2. diskotik dan tempat hiburan malam lainnya. Tapi bangsa Indonesia tidak menutup diri bagi budaya asing yang ingin masuk ke Indonesia tanpa melunturkan jati diri dan kepribadian bangsa Indonesia. 2. baik itu kebudayaan nasional maupun kebudayaan murni yang ada di setiap daerah di Indonesia. diantaranya adalah budaya barat. Kebudayaan asing yang masuk akibat era globalisasi (perluasan cara-cara sosial antar benua). dengan berbagai perilaku menyimpang yang menyertainya dan sering melahirkan komunitas tersendiri terutama di kota-kota besar dan metropolitan.1 Kebudayaan Asing di Indonesia Bangsa Indonesia dalam mengikuti arus globalisasi terkadang dapat melunturkan jati diri bangsa yang begitu kental dengan kesopanan dan budaya timur. Dalam hal ini terjadinya berbagai kasus penyimpangan seperti penyalah gunaan zat adiktif.2 Pengaruh Budaya Asing di Indonesia Dari sekian banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia. . komando. Hal tersebut terlihat dengan seringnya orang-orang terutama remaja Indonesia keluar-masuk pub. ke Indonedia turut mengubah perilaku dan kebudayaan Indonesia. Ini merupakan ketidakmampuan masyarakat Indonesia dalam beradaptasi dan menyeleksi pengaruh asing sehingga masih bersikap „latah‟ terhadap kebudayaan asing.

terdapat sejumlah pengaruh “Barat” yang hingga kini terus membekas di dalam struktur kebudayaan Indonesia. Terutama Belanda. dan telah membentuk derajat pengaruh tersendiri. mekanisme administratif pemerintahan negara barat yang pernah menjajah Indonesia. Sementara Cina. Selain pendidikan.S. budaya bangsa-bangsa ini sebagiannya telah terserap dan masuk ke dalam struktur budaya bangsa Indonesia. 2. Indonesia bangkit menjadi negara berkembang yang semakin lama semakin tumbuh menjadi negara maju dan ini merupakan salah satu perkembangan zaman yang sangat cepat yang sering disebut dalam bahasa sosiologi sebagai REVOLUSI seperti dalam al-qur‟an yang terdapat dalam surat yaasin („‟wassyamsu tajrii limustaqarrillaha dzaalika taqdiirul azizi al-„aliem‟‟)yang artinya „‟ dan matahari berjalan di tempat peredarannya demikianlah ketetapan yang maha perkasa lagi maha mengetahui‟‟(Q. film. yaitu lewat penjajahan singkat mereka atas Indonesia. yaitu Belanda juga punya pengaruh tersendiri dalam pembentukan sistem sosial (politik) Indonesia. Sesungguhnya. kebiasaan-kebiasaan orang barat yang telah membudaya hampir dapat kita saksikan setiap hari melalui media elektronik dan cetak yang celakanya kebudayaan orang-orang barat tersebut yang sifatnya negatif dan cenderung merusak serta melanggar norma-norma ketimuran kita sehingga ditonton dan ditiru oleh orangorang kita terutama para remaja yang menginginkan kebebasan seperti orang-rang barat. memberikan pengaruh . faktor yang terjadi dalam masyarakat maupun luar masyarakat itu sendiri. Tidak hanya Negara barat saja yang mempengaruhi. Sedangkan sekarang ini. Pendidikan merupakan salah satu komponen nonmaterial kebudayaan yang punya peran signifikan dalam melestarikan suatu budaya. Yaasin: 38) Hilangnya budaya indonesia secara bertahap di akibatkan karena adanya perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat.Contoh kebudayaan-kebudayaan barat tersebut dapat kita lihat dari cara mereka berpakaian dan mode. sampai pada pergaulan dengan lawan jenis. tetapi negara-negara Timur seperti Cina dan Jepang pun memberikan derajat pengaruh tertentu bagi perkembangan sistem sosial dan budaya Indonesia. . yang telah punya hubungan dengan kepulauan nusantara jauh sebelum Islam menyentuh Indonesia. Jepang tentu saja. Utamanya di dalam sistem pendidikan Indonesia.3 Faktor Utama Penyebab Masuknya Budaya Asing ke Indonesia Seiring dengan kemajuan zaman serta teknologi yang canggih.Bangsa Barat yang memberikan pengaruh cukup membekas adalah Portugis dan Belanda.

6. mereka menganggap bahwa budaya indonesia ketinggalan zaman ini merupakan salah satu penyebab terjadi masuknya budaya asing ke indonesia dengan mudahnya. dan tiap kemampuan serta kebiasaan lainnya yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Tylor dalam buku perubahan sosial di yogyakarta karya Selo Soemardjan (1986) kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang mencakup ilmu pengetahuan. Namun dalam keadaan seperti ini masyarakat indonesia malu akan budaya sendiri. Orientasi ke masa depan yang lebih baik. Menurut Soejono Soekanto (1990: 326-328) perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu yang terjadi dalam waktu yang lama akan menyebabkan kejenuhan. Sikap menghargai hasil karya orang lain dan berkeinginan untuk maju. moral. 2. adat. 7. 3. Adanya kontak dengan masyarakat luar yang menyebabkan terjadinya percampuran budaya. dikatakan sebagai perubahan budaya. 8. antara lain sebagai berikut: 1. 4. Sistem yang terbuka dalam lapisan masyarakat. Faktor yang berasal dari luar masyarakat dapat berupa adanya pengaruh budaya dari masyarakat lainnya. hukum. menurut Selo Soemardjan (1986) perubahan sosial dangan perubahan budaya memiliki satu segi kesamaan.Faktor-faktor yang berasal dari dalam masyarakat dapat berupa penemuan baru. kepercayaan.kemudian . Toleransi terhadap perbuatan-perbuatan yang menyiimpang. 5. adapun faktor yang mendukung masuknya budaya asing ke indonesia diantaranya yaitu kemajuan teknologi yang sedikit demi sedikit dapat mempengaruhi kebudayaan nasional. Menurut E. Perubahan sosial dapat dibedakan dengan perubahan budaya. Perubahan sosial juga memiliki persamaan terhadap perubahan budaya.oleh karena itu apa bila terjadi perubahan pada salah satu bagian dari keseluruhan kompleks itu. yaitu kedua-duanya menyangkut suatu adaptasi atau perbaikan dalam cara masyarakat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya berdasarkan penggunaan konsep-konsep sosial dan budaya tersebut. Sistem pendidikan formal yang maju. Penduduk yang heterogen adalah masyaarakat yang terdiri atas kelompokkelompok sosial yang mempunyai latar kebudayaan yang berbeda beda dan ideologi yang berbeda pula. kesenian.B. atau pertentangan dari masyarakat itu sendiri.

Pengaruh tersebut berjalan sangat cepat dan menyangkut berbagai bidang kehidupan. Adanya penyerapan unsur budaya luar yang di lakukan secara cepat dan tidak melalui suatu proses internalisasi yang mendalam dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan antara wujud yang di tampilkan dan nilai-nilai yang menjadi landasannya atau yang biasa disebut ketimpangan budaya.dari situlah masyarakat indonesia mulai terkena virus-virus kebudayaan asing yang perbedaan budayanya sangat jauh dengan budaya indonesia. Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock). pergaulan dan yang lainnya sering menimbulkan berbagai masalah sosial diantaranya. kesenjangan sosial ekonomi. maju.4 Dampak Masuknya Budaya Asing ke Indonesia Masuknya budaya asing ke indonesia disebabkan salah satunya karena adanya krisis globalisasi yang meracuni indonesia. dan makmur. Teknologi yang berkembang pada era globasisasi ini mempengaruhi karakter sosial dan budaya dari lingkungan sosial . dan kenakalan remaja. kriminalitas. a) Kesenjangan Sosial Ekonomi . Hal tersebut dihaarapkan akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera baik batin. yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan. 2. 2) Dampak Negatif Budaya yang masuk ke Indonesia seperti cara berpakaian. jasmani dan rohani. Menurut Soerjono Soekanto (1990) masuknya budaya asing ke indonesia mempunyai pengaruh yang sangat peka serta memiliki dampak positif dan negatif. 1) Dampak Positif Modernisasi yang terjadi di Indonesia yaitu pembangunan yang terus berkembang di Indonesia dapat merubah perekonomian indonesia dan mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang adil. etika. Tentu saja pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem kebudayaan masyarakat. kerusakan lingkungan hidup.

yaitu faktor eksternal dan internal. pendidikan di sekolah. pembunuhan. karena apa yang dipelajari dalam proses tersebut sebagai akibat interaksi dalam pola dan perilaku yang jahat. perusakan barang milik masyarakat. pembawaan sikap negatif dan suka dikendalikan yang juga mengarah pada perbuatan nakal. yaitu faktor yang berasal dari luar diri remaja itu artinya. Misalnya kehidupan keluarga.hal yang bersifat kejahatan. perkelahian. berasal dari lingkungan hidup remaja tersebut. Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari remaja atau keadaan pribadi remaja itu sendiri.sebagaimana dikatakan E. Artinya.proses sosial yang sama yang menghasilkan perilaku sosial lainnya. Artinya ada jurang pemisah yang lebar antara si kaya dan si miskin. pergaulan. Kenakalan remaja dapat disebabkan oleh beberapa faktor. dan media massa. 2. Seseorangyang hidup dalam keluarga yang tidak harmonis cenderung akan memepnyai perilaku yang kurang baik dan menyimpang dari norma dan nilai yang berada pada masyarakat. 1990: 367) kriminalitas (perilaku jahat) merupakan proses asosiasi diferensial. pemerkosaan dan lainnya. Sutherland ( dalam Soejono Soekamto. d) Kenakalan Remaja Kenakalan remaja adalah penyimpangan perilaku yang dilakukan generasi muda (sekelompok remaja). Selain itu. 1.Kesenjangan sosial ekonomi adalah suatu keadaan yang tidak seimbang di bidang sosial dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Misalnya seorang anak yang sering melihat orang tuanya bertengkar dapat . Dalam kriminologi kejahatan disebabkan karena adanya kondisi dan proses. pencurian. kenakalan remaja dapat disebabkan karena adanya pemenuhan kebutuhan pokok yang tidak seimbang dengan keinginan remaja sehingga menimbulkan konflik pada dirinya dan kurang mampunya si remaja itu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Misalnya tawuran. penyimpangan seksual. dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang.H. terdapat hubungan antara variasi angka kejahatan dan variasi organisasi – organisasi sosial dimana kejahatan tersebut terjadi. Misalnya. Faktor eksternal. akibat tidak meratanya pembangunan. Apabila jurang pemisah ini tidak segera c) Masalah Kriminalitas Kriminalitas adalah perbuatan yang melanggar hukum atau hal. seperti korupsi.

Indonesia ssebagai bangsa yang terbuka harus siap menerima pengaruh tersebut. Sebaliknya. Setiap bangsa pun tidak menutup diri dari bangsa lain. . dimana batas wilayah bukan lagi hambatan yang berarti.5 Cara Mengtasi Dampak Negative dari Masuknya Budaya Asing Globasisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat mendunia. Negara yang berhasil mewujudkan globalisasi harus dapat memanfaatkan globalisasi dalam segi kehidupan tetapi juga harus mampu menyaringnya melalui ideologi bangsa yang kokoh.melarikan diri pada obat-obatan karena ia idak tahan melihat pertengkaran orang tuanya. dengan begitu negara tersebut akan berkembang secara cepat. 2. globalisasi justruakan membuat jati diri bangsa tersebut memudar. Jadi untuk mengatasi dampak negative dari masuknya budaya asing adalah dengan menerapkan nilai-nilai dari ideologi bangsa Indonesia yaitu nilai-nilai yang ada dalam pancasila. Hubungan antar bangsa berlangsung lebih aktif. apabila ketahanan ideologi dan pandangan hidup suatu bangsa rapuh.

Salah satu perubahannya dapat kita lihat dari kehidupan masyarakat tradisional yang awalnya bersifat tertutup dikarenakan adanya pengaruh budaya asing yang masuk keindonesia dapat mengubah pola pikir masyarakat tradisional menjadi lebih terbuka. Budaya asing bisa juga memberikan dampak positif dan dampak negative bagi bangsa Indonesia. Selain itu masuknya budaya asing di Indonesia juga dipengaruhi beberpa factor yaitu factor dari dalam dan dari luar.BAB III PENUTUP 3. .1 Kesimpulan: Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa budaya asing yang masuk keindonesia merupakan salah satu factor yang membawa perubahan terhadap kebudayaan yang ada di Indonesia.

html (diakses pada tanggal 29 Mei 2013) http://chokyboel.com/2012/12/pengaruh-dan-dampak-budaya-asingdi.blogspot.blogspot.html (diakses pada tanggal 29 Mei 2013) http://juliianthoe.com/2011/07/makalah-pengaruh-budaya-asing-di.blogspot.DAFTAR PUSTAKA http://jaenidahlan.com/2012/04/dampak-kebudayaan-aasingterhadap.html (diakses pada tanggal 29 Mei 2013) .