P. 1
IPTEK Terhadap Lingkungan Hidup

IPTEK Terhadap Lingkungan Hidup

|Views: 137|Likes:
Published by mir_atun_khoiriyah

More info:

Published by: mir_atun_khoiriyah on Jun 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2013

pdf

text

original

BAB I Pendahuluan Latar belakang Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia

sudah menggunakan teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan akalnya ia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesinmesin otomatis,.Ringkas kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Sebut saja saat ini sebagai contoh adalah pemanfaatan IPTEK adalah penggunan /pemanfatan mesin-mesin pada proses produksi pabrik.Seabut saja pabrik “BATIK KERIS” di Surakarta.Tidak hanya proses produksi saja yang memanfaatkan IPTEK namaun pada tahap promosi dan distribusi juga tidaklepas dari IPTEK. Pabrik terebut menggunakan mesin-mesin dalam berproduksi seperti alat cap untuk membuat batik , mesin jahit, mesin operator produksi, dan lain-lain.Pemanfaatan IPTEK memang membawa dampak positif dalam usaha membantu kelancaran berproduksi.Dengan menggunakan mesin maka proses produksi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat waktu serat produk yang dihasilkan lebih banyak.Maka jika produksi dapat berjalan dengan lancer maka proses promosi dan distribusipun akan semakin cepat.Dengan jumlah produksi yang besar maka keuntungan yang diambilpun akan semakin banyak.Maka jika demikian maka ditinjau dari segi ekonomi akan sangat menguntungkan. Namun pemanfaatan IPTEK pun juga mempunyai dampak negatif.Dari kasus di atas, dengan penggunaan mesin sebagai alat pokok produksi maka penggunaan listrik juga semakin besar.Penggunaan listik secara terus menerus selain berpengaruh pada biaya produksi juga akan berpengaruh pada ketersediaan energy listrik di bumi.Jika hal terdebut terjadi maka
Mir’atun Khoiriyah Ilmu Kealaman Dasar (IKD)

IPTEK Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret (UNS)

kelestarian lingkungan pun juga perlu diperhatikan. Selain itu, dampak yang bias muncul adalah limbah yang dihasilkan dari proses produksi tersebut. Yaitu berupa asap yang dihasilkan dari mesin operator produksi. Yang kemudian asap tersebut akan memberi kontribusi terhadap pemanasan global.Jika pemanasan global terjadi maka kelestarian

lingkungan hidup pun akan terancam.Kemudian limbah cair yang dihasilkan dari cairan sisa dari pengecapan batik.Jika limbah cair itu dibuang sembarangan dan kemudian berkontaminasi dengan tanah maka akan merusak kualitas tanah.Jika pembuangan ini semakin meluas maka akan terjadi kerusakan kualitas tanah di daerah tersebut.Jika itu terjadi maka tanaman yang telah ditanam di area tersebut akan rusak, bayangkan saja jika limbah tersebu telah masuk diarea persawahan maka tanaman padi akan rusak dan bahkan gagal panen.Hal itu semakin diperburuk dengan cuaca yang tidak menentu karena pemanasan global yang terjadi maka kegagalan panen total akan terjadi.Sebagai Negara agraris jika itu terjadi maka sangatlah member pengaruh yang burukterhadap perekonomian Indonesia.Karena gagal panen secara besar-besaran maka pasokan beras kurang.Maka kemudian akhirnya mengimpor beras dari luar negri.Tentu saja biaya yang dikeluarkan untukmengimport beras tersebut tidaklah sedikit.Padahal jika kita bias berswasembada beras maka keuntungan yang dapat diperoleh sangat memberi pengaruh terhadap pendapatan nasional yang kemudian dapat memperbaiki perekonomian Indonesia. Contoh lain yang dapat dimanfaatkian dari adanya IPTEK adalah dengan teknologi yang ada seperti internet kita dapat mensosialisasikan kepada masyarakat seluruh dunia unuk meminimalisir terjadinya pemanasan global. Dengan tendakan ini selain kita dapat berpartisipasi melestarikan lingkungan hidup melalui sosialisasi di internet jika sesuatu yang kita posting dalam internet diapresiasi banyak pihak maka iklan serta bayaran yang diperolehpun dapat menambah pendapatan sehingga jika ditinjau dari segi ekonomi hal ini sangat menguntungkan.

Mir’atun Khoiriyah

Ilmu Kealaman Dasar (IKD)

IPTEK Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret (UNS)

BAB II Tujuan dan Manfaat Tujuan dan manfaat yang dapat diperoleh dari adanya IPTEK terhadap kelestarian lingkungan hidup adalah: a. Melalui IPTEK dapat dilakukan sosialisasi terhadap kepedulian lingkuangan. Dengan memposting artikel Internet yang berisi seruan untuk menjaga kelestarian lingkunagn. b. Dapat memfomulasikan penemuan baru yang berupa teori / alat yang mampu meminimalisir kerusakan lingkungan. c. Menjaga keserasian dan keseimbangan dengan lingkungan setempat. Jika keserasian dan kelestarian lingkuangan dapat terjaga maka pemanfaatan SDA dapat dilakukan dengan baik, Sehingga mampu memberi keuntungan secara ekonomi. d. Teknologi diharapkan betul-betul mampu mencegah timbulnya permasalahan lingkungan ditempat dimana teknologi itu diterapkan. e. Melalui IPTEK diharapkan mampu memberi pengetahuan mengenai peraturan serta tata cara pemanfaatan lingkungan agar tidak mengeksploitasi SDA secara besar – besaran yang dapat merusak kelestarian lingkungan.

Mir’atun Khoiriyah

Ilmu Kealaman Dasar (IKD)

IPTEK Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret (UNS)

BAB III Landasan Teori Ilmu pengetahuan merupakan kata majemuk, terdiri atas kata “ilmu” dan “pengetahuan”. Kata majemuk ini biasa digunakan menegaskan arti. Pengetahuan ialah segala hal yang dikenali, difahami dan alami yang membentuk suatu rentangan informasi yang dimiliki seorang. Ilmu ialah pengetahuan yang telah disistemkan dan dirumuskan, atau seperangkat pengetahuan yang telah diatur menjadi suatu system pemahaman. Secara ringkas, pengetahuan ialah komponen ilmu. Teknologi ialah ilmu atau pengetahuan yang diterapkan pada penciptaan barang yang diperlukan atau diinginkan manusia. Dapat juga dikatakan teknologi ialah ilmu tentang seni keindustrian, yang mana industri diartikan upaya sungguhsungguh dan ajek dalam produksi, perniagaan dan atu pembuatan (manufacture). Teknologi juga dapat diartikan penerapan pengetahuan secara sistematis pada tugas praktis dalam industri (Flower, dkk, 1970; 1984). Jadi, teknologi adalah anak kandung ilmu pengetahuan. Lingkungan hidup adalah sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya. keadaan dan mahluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dengan prilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan peri kehidupannya dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya (Soerjani, dalam Sudjana dan Burhan, 1996: 13). Pemanfaatan SDA alam memang semakin pesat seiring dengan perkembangan IPTEK yang ada.Penggunaan sumber daya alam yang ada harus dilakukan secara bijak.Pemanfaatan SDA juga harus diiringi dengan adanya program Pengelolaan atau yang berdasarkan UU disebut sebagai Pembangunan berkelanjutan agar SDA yang dimanfaatkan agar tidak habis,serta hal itu juga ebagai upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pengelolaan lingkungan adalah upaya sadar untuk memelihara atau dengan memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya (Soemarwoto, 2001). Makhluk hidup hidup merupakan pihak yang selalu memanfaatkan lingkungan hidupnya, baik dalam hal respirasi, pemenuhan kebutuhan pangan, papan dan lain-lain. Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya, yang dapat mempengaruhi dan mempengaruhi oleh lingkungan hidupnya, membentuk dan dibentuk oleh lingkungan hidupnya. Hubungan manusia dengan lingkungan hidupnya adalah sirkuler, berarti jika terjadi perubahan pada lingkungan
Mir’atun Khoiriyah

hidupnya

maka

manusia

akan

terpengaruh.

Ilmu Kealaman Dasar (IKD)

IPTEK Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret (UNS)

Uraian ini dapat menjelaskan akibat yang ditimbulkan oleh adanya pencemaran lingkungan, terutama terhadap kesehatan dan mutu hidup manusia. Misalnya, akibat polusi asap kenderaan atau cerobong industri, udara yang dipergunakan untuk bernafas oleh manusia yang tinggal di lingkungan itu akan tercemar oleh gas CO (karbon monoksida). Berkaitan dengan paparan ini, perlakuan manusia terhadap lingkungan akan mempengaruhi mutu lingkungan hidupnya. Masalah pencemaran lingkungan hidup, secara teknis telah didefinisikan dalam UU No. 4 Tahun 1982, yakni masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat lagi berfungsi sesuai peruntukannya. Dari definisi yang panjang tersebut, terdapat tiga dampak IPEK terhadap lingkungan hidup dan sumber daya alam yaitu; dampak secara kimiawi, fisik dan biologis. Resiko kimiawi akibat IPTEk adalah: senyawa-senyawa kimia berbahaya yang terdapat di air, tanah, udara dan makanan. Resiko fisik akibat IPTEk adalah kebakaran, gempa bumi, letusan gunung berapi, kebisingan, radiasi, sedimentasi. Resiko biologis akibat IPTEk adalah pathogen (bakteri, virus, parasit), dan bahan kimia yang mengakibatkan kerusakan pada jaringan tubuh.

Mir’atun Khoiriyah

Ilmu Kealaman Dasar (IKD)

IPTEK Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret (UNS)

BAB IV Analisis dan Kesimpulan Analisis a. Sebaiknya dalam mengeksploitasi sumber daya alam dan lingkungan serta kegiatan yang berorientasi pada teknologi, yang dilakukan oleh dunia industri tidak hanya bertujuan meningkatkan keuntungan ekonomi semata, tetapi harus pula memperhatikan lingkungan dan SDA serta diiringi dengan kemauan untuk menyisihkan biaya pemeliharaan lingkungan. b. Perlu dilibatkan masyarakat dalam pengawasan pengolahan limbah buangan industri agar lebih intens dalam menjaga mutu lingkungan hidup. Ikhtiar ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dan pengawasan biar untuk memelihara kelestarian lingkungan hidup Kesimpulan a. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diartikan penerapan pengetahuan secara sistematis pada tugas praktis dalam industri. b. Pembangunan yang mengandalkan teknologi dan industri dalam mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi seringkali membawa dampak negatif bagi lingkungan hidup manusia. c. Pencemaran lingkungan akan menyebabkan menurunnya mutu lingkungan hidup, sehingga akan mengancam kelangsungan mahluk hidup, terutama ketenangan dan ketentraman hidup manusia. d. Terdapat tiga dampak IPEK terhadap lingkungan hidup dan sumber daya alam yaitu; dampak secara kimiawi, fisik dan biologis.

Mir’atun Khoiriyah

Ilmu Kealaman Dasar (IKD)

IPTEK Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret (UNS)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->