MASA KEKHILAFAHAN HANYA BERLANGSUNG SELAMA 30 TAHUN: BENARKAH DEMIKIAN ? Oleh Ust.

Abdur Rozaq Al-Jemberi
Rasulullah SAW bersabda:

‫االخلةفة بعدي وثلوثون سنة وثم تكون ملكا بعد ذلك‬
Artinya: “Masa kekhilafahan yang ada pada umat sepeninggalku adalah 30 tahun, setelah itu adalah kerajaan” (HR. Ahmad jilid 5\hal 221\No. 21973, Tirmidzi jilid 4\hal. 503\No. 2226, Abu Ya’la, dengan sanad hasan shahih). Rasulullah SAW bersabda:

‫االخلةفة وثلوثون سنة وسائرهم ملوك والخلفاء والملوك اوثنا عشر‬
Artinya: “Masa kekhilafahan itu akan berlangsung selama 30 tahun, setelah itu adalah para raja, kemudian para khalifah, kemudian para raja sebanyak 12 orang” (HR. Ibnu Hibban jilid 15\hal. 35\No. 6657). Rasulullah SAW bersabda: ‫ وةفسادا ةفي المة‬, ‫إن أول دينكم بدأ نبوة و رحمة وثم كائن خلةفة ورحمة وثم تكون ملكا وجبرية‬

‫مدا‬ ‫مون أبم‬ ‫مك ويرزقم‬ ‫مى ذلم‬ ‫مرون علم‬ ‫ ينصم‬, ‫مة‬ ‫يستحلون الحرير والخمور والفروج والفساد ةفي المم‬ ‫حتى يلقوا الله عز وجل‬
Artinya:“Sesungguhnya awal agama kalian dimulai dengan masa-masa kenabian dan rahmat, kemudian masuk masa kekhilafahan dan rahmat, kemudian masuk masa monarki dan diktator, dan kerusakan pada umatku terjadi karena dihalalkannya sutera, khamr,dan pengrusakan dalam diri umat. Walaupun demikian Allah tetap akan menolong dan memberi rizqi kepada mereka (sebagai bentuk kemurahan Allah SWT kepada hambanya walaupun mereka banyak berbuat dosa dan kerusakan –pent) sampai kemudian mereka bertemu dengan Allah SWT (untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka –pent) (HR. Abu Dawud Ath-Thoyalisi jilid 1\hal. 31\no. 228; HR. Ath-Thobroni jilid 20\hal. 53\No.91 dalam Mu’jam Al-Kabir; HR. Abu Ya’la dan Al-Bazar dengan sanad hasan -- Lihat Majmu’ Az-Zawaid jilid 5\hal.189). Hadits-hadits ini oleh sebagian kelompok cendekiawan digunakan sebagai dalil bahwa keberadaan daulah Khilafah tidak berlangsung lama, yaitu hanya berlangsung sampai pada masa Khalifah ar-Rasyidun saja. Sehingga sistem kekhilafahan setelah mereka telah berubah menjadi sistem kerajaan-kekaisaran. Mereka melontarkan pendapat ini guna mencabut ide khilafah dalam diri umat Islam, sehingga kaum Muslimin tidak berusaha lagi untuk mengembalikannya. Tuduhan-tuduhan miring ini ditujukan untuk menyerang sistem kekhilafahan dan umat Islam seluruhnya. Bahkan tidak cukup dengan ini, mereka menyerukan agar umat Islam menghentikan upaya-upaya untuk mengembalikan sistem kekhilafahan dan kemudian meninggalkannya. Mereka telah berjalan terlalu jauh, dengan menuduh bahwa sistem kekhilafahan itu bukanlah sistem yang diberikan oleh syara’ dan juga bukan merupakan sistem yang wajib dipegangi oleh kaum Muslim karena sistem tersebut adalah buatan para shahabat (menurut versi mereka –pent). Selain itu seiring dengan perkembangan zaman, sistem ini tidak cocok lagi diterapkan pada era demokrasi seperti sekarang ini. Benarkah hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa keberadaan sistem khilafah tidak berlangsung lama dan setelah masa Khalifah Ar-Rasyidun, kemudian sistem ini berubah menjadi sistem kerajaan yang dapat diwariskan ? Barangkali sebagian diantara mereka ini berpegang pada perkataan seorang perawi hadits yang pertama yaitu Safinah maulanya Rasulullah SAW, tatkala seorang tabi’in, yaitu Said bin Jahman ra., bertanya kepadanya: ”Sesungguhnya bani Umayyah mengklaim bahwa kekhilafahan itu adalah untuk mereka”. Safinah menjawab: ”Bani Zarqa berdusta, bahkan bani Umayyah itu adalah raja yang paling jelek”. Zarqa adalah salah seorang ibu dari bani Umayyah. Benarkah bahwa bani Umayyah adalah para raja bukan Khalifah ? Dan benarkah bahwa kekuasaan kekhilafahan bani Umayyah diperoleh secara paksa (ghashab) sehingga mereka tidak berhak untuk menduduki tampuk kekhilafahan ?

1

Dalam hal ini Ibnu Atsir mengatakan: “Ketika Adh-Dhahir bi Amrillah memerintah nampak sekali dalam kekhilafahannya keadilan dan kebaikannya. ke dalam jajaran keempat khalifah tersebut. Abu Dawud no. Dalam riwayat Thabrani. Mereka itulah khalifah secara nyata sebagaimana Rasulullah SAW. bukan hanya sebatas sebagai Hukkam (penguasa pemerintahan). bani 'Abbasiyah. Hal ini menunjukkan bahwa Rasul SAW dalam sebagian riwayat menyebut mereka dengan umaro’ dan dalam riwayat yang lain disebut khulafa’ (para Kholifah –pent). Hadits ini menunjukkan masa kekhilafahan empat Khalifah ar-Rasyidun. Demikian juga terdapat seorang Khalifah yang mendekati Khilafah Nubuwwah dalam menjalankan kekhilafahannya. 4647 dalam Sunan Abi Dawud). Adapun sabda Rasulullah SAW: ‫االخلةفة وثلوثون سنة وسائرهم ملوك والخلفاء والملوك اوثنا عشر‬ dan ‫االخلةفة بعدي وثلوثون سنة وثم تكون ملكا بعد ذلك‬ dimana kata [‫ ]ملوك‬yang dimaksud dalam hadis ini adalah mereka menjalankan sistem pemerintahan dengan menggunakan metode kerajaan pada sebagian urusan. seolah-olah keadaan itu kembali pada masa dua ‘Umar.Jawabannya bahwa makna hadits pertama yaitu sabda Rasulullah SAW: ‫االخلةفة بعدي وثلوثون سنة‬ bahwa kekhilafahan yang sebenarnya yang dimaksud itu adalah untuk Rasul. (HR. Selain itu banyak juga penjelasan (syarah) hadits yang memasukkan Hasan ra. Dan baiat itu ada kalanya dilakukan oleh Ahlu Halli wal ‘Aqdi atau Syaikhul Islam pada masamasa tertentu. Masing-masing Khalifah menerapkan sistem baiat yang sesuai manhaj Nubuwwah. sekalipun ada juga yang mengangkat putra mahkota untuk menjadi Khalifah ketika Khalifah sebelumnya masih hidup. Karena itu tidak ada satupun dari para Khalifah. Fakta sejarah menunjukkan hal itu. tetapi ia menjadi kholifah karena adanya baiat dari umat atas putra mahkota tersebut. Utsman. Adapun setelah itu. baik Khalifah dari bani Umayyah. Bahkan sistem kekhilafahan ini. bukan sistem kerajaan. Makna ini sebagaimana ditunjukkan oleh sebuah hadits: ‫االخلةفة نبوة وثلوثون سنة‬ Artinya: “Masa Khilafah Nubuwwah adalah 30 tahun”. ataupun bani 'Utsmaniyah yang berani untuk mengganti sistem kekhilafahan ini. bani ‘Abbasiyah. Demikian juga apa yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW : ‫وثم تكون ملكا بعد ذلك‬ yang dimaksud di sini adalah makna secara bahasa bukan makna secara istilah yaitu pemerintahan. tidak mencakup kekhilafahan secara keseluruhan. dan ‘Ali radhiyallahu ‘anhum. Demikian juga para Khalifah yang lain setelahnya hingga pada masa-masa kemundurannya. yaitu: Abu Bakar. yaitu Adh-Dhahir Bi Amrillah yang dibaiat tahun 622 Hijriyah. Sekalipun demikian hal itu tidak menjadikannya sebagai Khalifah dengan pengangkatannya itu. 4646. sedangkan Muawiyah dan orang-orang setelahnya secara praktis mereka menggunakan metode kerajaan. diantara mereka ada juga yang menjalankan kekhilafahan sebagaimana Khilafah Nubuwwah. mereka tidak pernah mengunakan sistem kerajaan dan merubahnya ke sistem lain yang telah dikenal didunia. seperti Khalifah ar-Rasyidun yang ketujuh yaitu ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz yang dibaiat pada bulan Shafar 99 Hijriyah. Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fath Al. dan bani Utsmaniyah. merupakan sistem pemersatu yang agung sepanjang masa dan sistem ini terus diterapkan pada masa mereka (yaitu mulai masa para Kholifah Ar-Rasyidun sampai pada masa Khalifah Abdul Hamid II di Turki pada tahun 1924 –pent). Umar. Beliau bersabda: 2 .Bari mengatakan: “ Yang dimaksud kata khilafah (dalam hadis ini –pent) adalah Khilafah Nubuwwah. sekalipun demikian mereka tetap disebut Khalifah”. Bahkan dapat dikatakan bahwa tidak ada khalifah yang menyamai ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz setelahnya selain Adh-Dhahir. Bahkan para pensyarah hadits tersebut menganggapnya sebagai khalifah ar-rasyidun yang kelima. bukan menunjukkan bahwa mereka adalah raja secara hakiki. kekuasaan. dimana dia selalu berkata benar dan jujur”. yaitu dari kalangan bani Umayyah.

Sebelumnya juga . 190 dalam Majma’ Az-Zawaid) . kemudian dia mengumumkan bahwa Libya adalah negara kerajaan dan diwariskan pada tahun 1963 M dan dia juga mendapat dukungan dari Inggris. pakaian. Kemudian digantikan oleh raja Farouq bin Fuad pada tahun 1936 M. Sedangkan para penguasa otoriter itu telah nampak pada masa kita sekarang seperti para penguasa di Suria. 157 dalam Sunan Al-Baihaqi Al-Kubro) . Tidak ada raja yang menduduki dan menggantikan posisi para Khalifah kecuali pada awal abad 20 ini. Al-Haitsami jilid 1\hal. setelah Khalifah itu akan ada para umaro’. yang kemudian dilanjutkan oleh raja Hali Al-Hasan II pada tahun 1961 M yang mendapat dukungan Inggris. hijab milik para Khalifah. 374 dalam Mawarid Adz-Dzomman. Irak. Demikianlah bahwa sebenarnya para raja itu tidak memegang tampuk kekuasaan di negeri kaum Muslim kecuali setelah daulah khilafah hancur bukan pada masa sebelumnya. Inilah yang bisa difahami dari penggabungan dua hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan Imam Ibnu Hibban diatas..‫موك‬ ‫من بعمد الملم‬ ‫موك ومم‬ ‫مد الممراء ملم‬ ‫سيكون من بعدي خلفاء ومن بعد الخلفماء أممراء وممن بعم‬ ‫جبابرة وثم يخرج رجل من أهل بيتي يمل الرض عدل كما ملئت جورا‬ Artinya: “Akan ada setelahku nanti para Khalifah. dan para Khalifah berlaku sebagaimana para raja. Al-Baihaqi jilid 8\hal. kemudian pada tahun 1936 M dia dipanggil dengan sebutan raja. Dalam riwayat Ibnu Hibban. walaupun pernah terjadi kekosongan selama 3. maka kondisi itu terjadi setelah masa para Khalifah itu berkuasa dan berakhirnya masa kekhilafahan. Hadits-hadits ini merupakan penjelas dari maksud sabda rasul SAW : ‫االخلةفة وثلوثون سنة وسائرهم ملوك والخلفاء والملوك اوثنا عشر‬ bahwa mereka itu mengerjakan sesuatu sebagaimana yang dikerjakan oleh para raja. Demikian juga muncul di Libya raja Muhammad Idris As -Sanusi . dan sebagainya. Di Maroko juga ada raja Muhammad V pada tahun 1955 M. 270\Bab Al-Amr bi Al-Ma’ruf wa An-Nahi anil Munkar dalam Majma’ Az-Zawa’id. jilid 7\hal. Tetapi yang dimaksud oleh rasul SAW bahwa sistem khilafah yang ada itu berjalan sebagaimana sistem kerajaan. Seperti pembaiatan putra mahkota. Inggris telah mengangkat keluarga Sa’ud untuk menjadi penguasa Najed dan Hijaz. Mesir. Dan sistem ini baru benar-benar hilang ketika Inggris bersama kaki tangan yang seorang Yahudi yaitu Musthafa Kamal telah bersepakat untuk menghancurkan sistem khilafah. bermegah-megahan dalam pemerintahannya seperti gelas. seperti raja Faishal bin Husain yang diangkat oleh Inggris untuk menjadi raja di Suriah pada tahun 1920 M. Dan jadilah kekuasaan mereka bersifat kekuasaan militer yang memerintah kaum muslimin dengan kekuatan. Maka siapa saja yang mengingkari perbuatan mereka akan terbebas. Demikian juga raja Ahmad Fuad yang memerintah Mesir tahun 1917 M dibawah perlindungan Inggris dan diberi gelar raja pada tahun 1922 M setelah sebelumnya bergelar Sulthan. Dan raja yang pertama dari keluarga ini adalah Ali bin Husain yang dipilih untuk menjadi raja di Hijaz pada tahun 1925 M. Winston T mencalonkannya juga untuk menduduki Irak pada tahun 1921 M. Libya. kemudian akan ada dari kalangan ahli baitku yang akan memenuhi bumi ini dengan keadilan sebagaimana penuhnya penyimpangan” (HR. Al-Haitsami jilid 5\hal. dan siapa saja yang menahan dirinya akan selamat.5 tahun (ketika pusat daulah di Kota Baghdad kala itu –pent) dikuasai kaum Tartar. Demikian pula pencalonan Winston T terhadap Abdullah bin Husain untuk menjadi Amir di wilayah Yordania Timur pada tahun 1921 M. Dan apa yang mereka kerjakan ini bukan dalam semua persoalan tetapi hanya sebagian persoalan saja. beliau SAW bersabda: ‫ماء‬ ‫مدهم خلفم‬ ‫من بعم‬ ‫ميكون مم‬ ‫مؤمرون وسم‬ ‫ما يم‬ ‫مون مم‬ ‫سيكون بعدي خلفاء يعملون بما يعلمون ويفعلم‬ ‫من‬ ‫من مم‬ ‫ملم ولكم‬ ‫مك سم‬ ‫من أمسم‬ ‫مء ومم‬ ‫يعملون بما ل يعلمون ويفعلون ما ل يؤمرون ةفمن أنكر برىم‬ ‫رضي وتابع‬ Artinya: “Akan ada setelah para Khalifah yang mengerjakan dengan apa yang mereka ketahui dan mengerjakan apa yang mereka perintah. tetapi siapa saja yang ridha dan mengikuti akan selaka” (HR. Adapun orang-orang yang oleh rasul SAW disebut sebagai raja yang otoriter. Sehingga beliau menyebut mereka dengan sebutan umaro’ dan khalifah. Demikian juga telah diketahui dalam sejarah bahwa sistem Khilafah itu terus berlangsung. Setelah masa itu akan ada para Khalifah yang mengerjakan sesuatu dengan apa yang mereka tidak mengetahuinya dan mengerjakan apa yang tidak diperintahkan kepadanya. 3 . setelah umaro’ itu akan ada para raja. dan lain-lain yang mereka telah sepakat untuk menyusun kekuatan militer. HR. kemudian setelah itu para raja yang otoriter.

kemudian akan diangkat masa itu sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Orang-orang kafir itu mengusai dan menjajah negeri-negeri kaum muslimin. kemudian akan ada pemerintahan otoriter sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. 320). pemaksaan.teror. Dan ditambahkan lafadznya oleh AlHafidz Al-Bazzar rahimahullah ….Oleh karena itu kami menyerukan kepada kaum muslimin seluruhnya untuk bersegera menyongsong masa depan yang lebih baik. Hingga tidak ada bagian dari langitpun yang tersisa selain diturunkan kepadanya. Qishos. Semua kedzoliman itu akan hilang dengan munculnya khilafah yang baru di dunia Islam yang akan mengembalikan kemuliaan umat yang telah hilang karena bayang-bayang sistem militer yang menakutkan.Palestina tentang keruntuhan Daulah Khilafah sbb: “ Sungguh keruntuhan Daulah Khilafah telah membawa pada penolakan berbagai hukum Islam dan terhentinya banyak aktivitas yang dituntut untuk dilaksanakan oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah. 160-161 dan Majmu Al-Fatawa jilid 28\hal. intimidasi. Bahkan pengaturan urusan manusia termasuk kewajiban agama yang paling besar.680\ Musnad Kufiyin. Sedangkan kaum muslimin ditimpa oleh berbagai kerusakan karena tidak mau mengambil syariat Islam. Serta membunuh jiwa. Rasulullah SAW yang mulia telah memberi kabar gembira kepada kita dengan kembalinya kekhilafahan yang tegak dengan metode kenabian setelah masa-masa suram ini. dengan terlibat dalam aktifitas untuk mewujudkan kehidupan Islam dibawah naungan Daulah Al- 4 . Dan tatkala hadis ini disampaikan oleh Ibn Nu’man (yaitu salah seorang perawi hadis ini) kepada Umar bin Abdul Aziz ra. Dan waspadalah engkau terhadap fitnah mereka yang hendak memalingkan engkau dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu “ (Surat Al-Maidah . dan karenanya ia seakan-akan telah menyiapkan Malaikat Adzab untuk menyambar kita. dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Ta’zir dan lain sebagainya “. kemudian akan ada pemerintahan Mulkan Adhan sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Dimana kenikmatan dan juga tanaman di bumi pun tidak tersisa kecuali dikeluarkan untuknya “. Maka penghuni langit dan bumipun meridhoinya. hadis Marfu’ dalam Kitab Musnadnya). seperti hukum Had. serta menyiapkan neraka jahannam bagi tempat tinggal kita. Dan tidak juga diperkenankan bagi umat Islam diseluruh dunia dalam satu waktu mempunyai dua imam (Lihat Kitab Al-Fiqh Ala Al-Madzahib Al-Arba’ah jilid 5\hal. Lalu Syeikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah menambahkan sbb : ‫يجب أن يعرف أن ولية ألمر الناس من أعظم واجبات الدين ل قيام الدين ال بها‬ Artinya: “Wajib diketahui bahwa hal memimpin dan mengendalikan rakyat adalah kewajiban asasi dalam agama. kemudian akan diangkat masa itu sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. kemudian akan diangkat masa itu sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. kemudian akan ada kekhilafahan yang sesuai dengan Manhaj Kenabian”. maka Umar-pun ta’jub terhadapnya (yaitu hadis yang disampaikan oleh Ibn Nu’man) (HR. : ‫وأن احكم بينهم بما أنزل الله ول تتبع أهواءهم وحذرهم أن يفتنوك بما أنزل الله اليك‬ Artinya : “ Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah SWT. kemudian masa otoriter akan ada kekhilafahan yang sesuai dengan manhaj kenabian sesuai dengan yang dikehendakiNya. Disebabkan dengan keruntuhan Institusi ini telah membuka pintu lebarlebar bagi berbagai kemungkaran yang dilakukan baik oleh orang-orang kafir maupun kaum muslimin itu sendiri. teror yang ditimpakan oleh para penguasa otoriter itu atas mereka. Oleh karena itu para Imam telah sepakat bahwa Imamah (Kholifah) adalah wajib. karena banyaknya dosa yang telah kita lakukan. Kemudian Syeikh Ishom Amirah dalam makalahnya yang beliau sampaikan di Univeristas An-Najah di kota Nablus --. penumpahkan darah. Hal ini saja sudah cukup untuk memberikan isyarat akan kemurkaan Allah SWT kepada kita. serta akan menyelamatkan mereka dari kehinaan. Rasul SAW telah bersabda: "Kenabian akan ada pada diri kalian sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah. (HR. kemudian akan diangkat masa itu sesuai dengan yang dikehendakiNya. 17. Imam Ahmad no. dan kaum muslimin harus memiliki seorang Imam menegakkan syiar-syiar agama dan melindungi orang-orang yang didzolimi. 416). menjarah harta kekayaan mereka dan merampas hak dan kehormatannya. “ Dimana Institusi ini akan menerapkan Sunnah kepada Umat manusia.ayat 49). dan mengurusi urusan mereka berdasarkan pemahaman doktrin-doktrin militer yang menimbulkan ketakutan dan kesengsaraan dalam diri kaum Muslimin. Laksana binatang ternak yang disantap oleh srigala karena ia tidak dijaga oleh penggembalanya. bahkan agama tidak akan tegak kecuali dengannya yaitu institusi Islam yang dipimpin oleh seorang kholifah “ (Lihat kitab Siyasah Asy-Syar’iyah hal. 224 dalam kitab musnad Al-Bazzar)”. Hal ini jelas sangat bertentangan dengan firman Allah SWT sbb. Al-Bazzar jilid 7\hal.

Palestina tentang keruntuhan Daulah Khilafah sbb: “ Sungguh keruntuhan Daulah Khilafah telah membawa pada penolakan berbagai hukum Islam dan terhentinya banyak aktivitas yang dituntut untuk dilaksanakan oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah. seperti telah ia janjikan dalam sebuah firman-Nya : 5 . Oleh karena itu Syeikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah menegaskan sbb : ‫يجب أن يعرف أن ولية ألمر الناس من أعظم واجبات الدين ل قيام الدين ال بها‬ Artinya: “Wajib diketahui bahwa hal memimpin dan mengendalikan rakyat adalah kewajiban asasi dalam agama. 1. Maka yakinlah anda sekalian dengan pertolongan Allah SWT bagi hamba-hambanya yang mau menolong agamanya. dan karenanya ia seakan-akan telah menyiapkan Malaikat Adzab untuk menyambar kita. 2. Sedangkan kaum muslimin ditimpa oleh berbagai kerusakan karena tidak mau mengambil syariat Islam. Hal ini saja sudah cukup untuk memberikan isyarat akan kemurkaan Allah SWT kepada kita.ayat 49). dengan berjuang sepenuh tenaga bersama kelompok-kelompok pejuang Islam di seluruh penjuru dunia untuk melanjutkan kembali kehidupan Islam melalui penerapan syariat Islam secara kaffah dalam naungan Daulah Khilafah. karena banyaknya dosa yang telah kita lakukan.)‫ (من كان يريد العزة ةفلله العزة جميعا اليه‬---‫عن قتادة قوله‬ Artinya : “Barang siapa menghendaki kemulian maka bagi Allah-lah segala kemuliaan” (Surat Al-Fathir – ayat 10) . serta menyiapkan neraka jahannam bagi tempat tinggal kita. Hal ini jelas sangat bertentangan dengan firman Allah SWT sbb. Disebabkan dengan keruntuhan Institusi ini telah membuka pintu lebar-lebar bagi berbagai kemungkaran yang dilakukan baik oleh orang-orang kafir maupun kaum muslimin itu sendiri. Allah SWT telah berfirman sbb: ‫ومن أعرض عن ذكري ةفإن له معيشة ضنكا ونحشره يوم القيامة أعمى‬ ِArtinya : “Barang siapa berpaling dari peringatan kami maka baginya kehidupan yang sempit dan kami akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta “. Wallahu a’lam bi showab . Orang-orang kafir itu mengusai dan menjajah negeri-negeri kaum muslimin. dan sudah tiba saatnya bagi Islam dan Umat Islam untuk mengambil peran dalam menyelamatkan bangsa ini dari kehancurannya dengan penerapan Syariat Islam . Dan takutlah anda sekalian dengan adzab Allah SWT yang sangat pedih diakhirat kelak seandainya anda berada dalam kelompok orang yang menolak syari’atnya. Laksana binatang ternak yang disantap oleh srigala karena ia tidak dijaga oleh penggembalanya. Kami menyerukan kepada kaum muslimin seluruhnya untuk menjadi bagian aktif dari proses perubahan untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang Islami yang sangat kita damba-dambakan. Qishos. dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Imam Qotodah ra. Maka tidak ada kemuliaan bagi umat Islam kecuali mentaati Allah SWT. Karena terbukti sistem selain Islam telah gagal untuk mengatasi krisis di negeri ini. 226-230) . 120). 320).Imam Abi Sholih rahimahullah menjelaskan maksud (dari kami akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta) adalah kami akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan tidak mempunyai hujjah (‫( )ليس له حجة‬Tafsir Thobari\jilid 16\hal. menjarah harta kekayaan mereka dan merampas hak dan kehormatannya.Islamiyah yang akan segera tegak dalam waktu dekat dengan Izin serta pertolongan dari Allah SWT. Kemudian Syeikh Ishom Amirah dalam makalahnya yang beliau sampaikan di Univeristas An-Najah di kota Nablus --. 160-161 dan Majmu Al-Fatawa jilid 28\hal. bahkan agama tidak akan tegak kecuali dengannya yaitu institusi Islam yang dipimpin oleh seorang kholifah “(Lihat kitab Siyasah Asy-Syar’iyah hal. seperti hukum Had. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT dalam salah satu firman-Nya sbb: ‫ يقول ةفليتعزز بطاعة الله‬--. Ta’zir dan lain sebagainya “. Serta membunuh jiwa. : ‫وأن احكم بينهم بما أنزل الله ول تتبع أهواءهم وحذرهم أن يفتنوك بما أنزل الله اليك‬ Artinya : “ Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah SWT. Bahkan pengaturan urusan manusia termasuk kewajiban agama yang paling besar. menjelaskan maksud dari ayat ini bahwa maka dapatkan kemuliaan dengan mentaati Allah SWT (Tafsir Thobari\jilid 22\hal.Ibn Abbas dan Mujahid ra. Dan waspadalah engkau terhadap fitnah mereka yang hendak memalingkan engkau dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu “ (Surat Al-Maidah . tentang (kehidupan yang sempit) adalah kehidupan yang susah\sempit dan penuh kemalangan ( ( ‫ ضيقة و الشقاء‬dan Abi Sa’id Al-Khudri menambahkan : baginya adzab kubur ( ‫)عذاب القبر‬.

dimana tidak diterima udzur dari orang-orang yang dzalim dan bagi mereka laknat dan tempat kembali yang buruk (Tafsier Ibn Katsier jilid 1\hal. Wallahu a’lam bi showab . 6 . Kalau demikian faktanya wahai kaum muslimin bersegeralah kalian untuk menyongsong masa depan kalian dengan mewujudkan kehidupan Islam dibawah naungan Daulah Al-Islamiyah yang akan segera tegak dalam waktu dekat dengan Izin serta pertolongan dari Allah SWT. 432) .‫الية‬-.( ‫) يا أيها الذين آمنوا إن تنصروا لله ينصركم‬ ‫ويوم يقوم الهشهاد وثم يوم ل ينفع الظالمين معذرتهم ولهم اللعنة ولهم سوء الدار‬ Yang artinya: “ Al-Hafidz Abu Fida’ Ibn Katsier ra. menjelaskan maksud dari firman Allah SWT ini : Kami akan menolong risalah kami (yaitu Al-Islam) dan juga orang-orang beriman dalam kehidupan dunia dan pada kehidupan di hari kiamat.‫إنا لننصر رسلنا والذين آمنوا ةفي الحياة الدنيا‬-.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful