Sorting

Sorting adalah sebuah proses merangkai benda dalam urutan tertentu dan/atau dalam himpunan yang berbeda, dan oleh karena itu dia memiliki dua arti umum yang berbeda: 1. pengurutan: merangkai benda yang sejenis, sekelas, dll, dalam urutan yang teratur, 2. kategorisasi: pengelompokan dan pemberian label kepada benda dengan sifat yang serupa.

Mensortir informasi atau data
Salah satu cara sorting yang penting adalah mengatur benda informasi dalam urutan alfabetik sesuai dengan hubungan penyusunan yang telah didefinisikan sebelumnya, misal ketika seseorang mensortir buku-buku di perpustakaan berdasarkan judul, subyek atau penulis (Biasanya diurutkan dalam urutan membesar). Urutan yang dihasilkan dapat membesar atau mengecil, karena biasanya seluruh sorting adalah sorting angka. Sorting dalam ilmu komputer adalah salah satu subjek riset yang paling luas karena kebutuhan mempercepat operasi dalam ribuan atau jutaan data selama operasi pencarian; lihat algoritma sorting.

Tujuan Sorting adalah proses menyusun elemen – elemen dengan tata urut tertentu ,misal sebuah katalog belanja di mana barang disusun bersama di bawah judul seperti 'rumah', 'olah raga', 'pakaian wanita', dll. dan berdasarkan intensitas seperti harga, misal dari yang termurah sampai yang termahal. dan proses tersebut terimplementasi dalam bermacam aplikasi. Kita ambil contoh pada aplikasi perbankan. Aplikasi tersebut mampu menampilkan daftar account yang aktif. Hampir seluruh pengguna pada sistem akan memilih tampilan daftar berurutan secara ascending demi kenyamanan dalam penelusuran data. Beberapa macam algoritma sorting telah dibuat karena proses tersebut sangat mendasar dan sering digunakan. Oleh karena itu, pemahaman atas algoritma – algoritma yang ada sangatlah berguna contoh beberapa sorting

Penggunaan ‘Bubble Sort’ masih dapat terlihat baik jika jumlah data/elemen yang di inputkan tidak lebih dari 30 atau kurang dari 30 elemen. ‘Bubble Sort’ tidak efisien dan menyita lebih banyak waktu prosessor dibandingkan dengan metode sorting yang lain. Akan tetapi ‘Bubble Sort’ sendiri memiliki kelemahan/kekurangan. Contoh Buble sort .Bubble Sort Metode ‘Bubble Sort’ merupakan metode pertama yang paling banyak dipelajari oleh programmer. Seperti : 1. 2. Karena lebih sederhana. Metode gelembung / penukaran adalah metode yang mendasarkan penukaran 2 buah elemen untuk mencapai keadaan urut yang diinginkan.

. yang didapat dengan membangun dari kiri ke kanan dan dilakukan pada saat awal. elemen yang paling kecil di antara elemen-elemen yang belum urut. Sebaliknya. kemudian dilakukan pertukaran nilai elemen dengan indeks yang disimpan tersebut dengan elemen yang paling depan yang belum urut. Ide dasarnya adalah melakukan beberapa kali pass untuk melakukan penyeleksian elemen struktur data. elemen yang paling besar yang disimpan indeksnya kemudian ditukar.Selection Sort Algoritma pengurutan sederhana salah satunya adalah Selection Sort. Secara efisien kita membagi list menjadi dua bagian yaitu bagian yang sudah diurutkan. Selection Sort diakui karena kesederhanaan algoritmanya dan performanya lebih bagus daripada algoritma lain yang lebih rumit dalam situasi tertentu. Algoritma ini bekerja sebagai berikut: 1. Menukarkan nilai ini dengan elemen pertama list 3. Mencari nilai minimum (jika ascending) atau maksimum (jika descending) dalam sebuah list 2. Mengulangi langkah di atas untuk sisa list dengan dimulai pada posisi kedua. dan bagian list yang elemennya akan diurutkan. untuk sorting descending (menurun). disimpan indeksnya. Untuk sorting ascending (menaik).

Exchange Sort • • • Sangat mirip dengan Bubble Sort Banyak yang mengatakan Bubble Sort sama dengan Exchange Sort Pebedaan : dalam hal bagaimana membandingkan antar elemen-elemennya. • . dan melakukan pertukaran elemen jika perlu. Jadi ada elemen yang selalu menjadi elemen pusat (pivot). begitu seterusnya. kemudian elemen tersebut itu akan menjadi pusat (pivot) untuk dibandingkan dengan elemen sebelumnya/sesudahnya lagi. Sedangkan Bubble sort akan membandingkan elemen pertama/terakhir dengan elemen sebelumnya/sesudahnya. • Exchange sort membandingkan suatu elemen dengan elemen-elemen lainnya dalam array tersebut.

.

Pada penyisipan elemen. jika ditemukan data yang lebih kecil. maka akan ditempatkan (diinsert) diposisi yang seharusnya. Pengurutan dimulai dari data ke-2 sampai dengan data terakhir. selembar demi selembar kartu diambil dan disisipkan (insert) ke tempat yang seharusnya.Insertion Sort • Mirip dengan cara orang mengurutkan kartu. maka elemen-elemen lain akan bergeser ke belakang • • .

Inilah sekelumit gambaran tentang sorting. .masih banyak lagi metode-metode sorting yang ada…….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful