TUGAS MAKALAH AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN

RIBA DAN BUNGA BANK

Disusun Oleh: ROJI MUHIDIN IWAN WAHYUDIN MUHAMMAD DOI MUHAMMAD SOPIYAN
DOSEN : A. SLAMETSUBAQIN, S.Pdi, M.Si

STMIK MUHAMMADIYAH BANTEN

2013 .

Terima kasih. yang berjudul Hakekat dan Teori Tentang Manusia. beserta Komponennya dengan harapan kita sebagai manusia dapat mengetahui. Penulis sadar makalah ini jauh dari kesempurnaan. karena atas berkah dan karuniaNya penulis dapat menyelesaikan makalah ini.Pdi. Dan juga saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak yan telah mendukung dalam pembuatan makalah ini.KATA PENGANTAR Memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT..Si Page 7 . S. M. maka dari itu kritik maupun saran diharapkan dapat diberikan kepada pembaca untuk lebih menyempurnakan makalah ini semoga ada manfaatnya.Subaqin. 8 April 2013 Penulis ( ROJI MUHIDIN ) Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Lebak. serta memahami potensi-potensi manusia dan juga bagaimana sosok manusia itu menurut para ahli dan para pakar .

... 12 Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.......................... C............................................... B ......................... i DAFTAR ISI ....................……............................................................................................Subaqin........DAFTAR ISI KATA PENGANTAR....... Hukum Bunga Bank………………………..... Analisis Hukum Bunga Bank……………………………….................................... ………………............. 8 E........................... ii BAB I PENDAHULUAN A.......................................... Pengertian Riba dan Pembagianya.......... 5 D........Hikmah Keharaman Riba……………................... Bank Dan Macam-macamnya............... Latar Belakang .............................................………………………………………..... 11 DAFTAR PUSTAKA ................................................................Si Page 7 ........................................ Tujuan ...................................................................... 2 3 1 1 C. S........................................ M.................................................................Pdi............ 9 BAB III PENUTUP A ............. BAB II PEMBAHASAN A....................................................................................... ......... Perumusan Masalah ...................................................................................................................................Kesimpulan ............. 1 B.......

maka terjadi sistem kapitalis di mana terjadi pemerasan dan penganiayaan terhadap . dewasa ini di dunia Islam (masyarakat Islam) masih dirasakan perlu membicarakan masalah perbankan yang berlaku di dunia yang menggunakan sistem bunga atau rente. dan berbangsa.Pdi. Rumusan Masalah • • • • Pengertian Riba dan Bunga Bank menurut Bahasa dan Istilah Hukum Riba dan Bunga Bank Dampak Riba dan Riba dalam kehidupan Macam-macam Bank C. Kemudian ketika orang Islam mulai melakukan kontak dengan peradaban Barat. lambat laun banyak orang Islam merasakan besarnya peranan lembaga perbankan dalam tata ekonomi modern. dimana bank menempuh sistem bunga. Riba termasuk “sub sistem“ ekonomi yang berprinsip menguntungkan kelompok orang tertentu tetapi mengabaikan kepentingan masyarakat luas. Yang menjadi permasalahan adalah bank. M. keluarga. Orang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin B. Kita sebagai kaum muslimin perlu mengetahui hakikat riba serta keburukan yang terkandung di dalamnya sehingga dapat membentengi dan tidak menjerumuskan diri ke dalam berbagai transaksi ribawi.Si Page 7 . Jika praktek riba ini tumbuh subur di masyarakat.BAB I PENDAHULUAN A. Sehingga. sebagaimana yang dilarang oleh Al Qur’an.Subaqin. Tujuan  Agar kita mengetahui apa itu Riba dan Bunga Bank  Dapat mengetahui Dampak Negatif Riba dan Bunga Bank dan menghindarinya Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan dari riba sangat berbahaya bagi kehidupan manusia secara individu. masyarakat. Latar Belakang Salah satu tema kemanusiaan yang dicanangkan dalam Al Qur’an adalah pelarangan riba. Sedangkan formula bunga señalan dengan riba.kaum lemah. dimana perbankan bagian dari peradaban mereka dalam aspek ekonomi . S.

Si Page 7 . M.Subaqin. Mengetahui Macam-macam Bank Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.Pdi. S.

tumbuh.. Pengertian Riba dan Pembagiannya Riba adalah penambahan sejumlah harta yang bersifat khusus . Menurut ensiklopedia islam Indonesia disusun oleh tim IAIN syarif hidayatullah :Ar-Riba atau ar-Rima makna asalnya ialah tambah.BAB II PEMBAHASAN A. berbunga ( ‫) النام‬. Adapun pengertian tambah dalam konteks riba ialah tambahan uang atas modal yang diperoleh dengan cara yang tidak dibenarkan syara’.Si Page 7 .3 ْⱨ ‫ب‬ ‫ت‬ َ‫ر ْت‬ َ‫و ْت‬ َ‫ت ْت‬ ْⱨ ‫ز‬ ّ‫ت ْت‬ َ‫ه ْت‬ ْⱨ ‫ا‬ .”satu keduanya Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. karena salah satu dari perbuatan riba adalah membungakan harta uang atau yang lainnya yang dipinjamkan kepada orang lain. : berlebihan atau menggelembung. apakah tambahan itu berjumlah sedikit maupun berjumlah banyak . : Menurut bahasa. berkembang.Pdi. bertambah ( ‫) الزيادة‬. S.(Bumi jadi subur dan gembur ( Al-Haj: 5 : Sedangkan menurut istilah. M. ketika berakad atau dengan mengakhirkan tukaran kedua belah pihak atau salah . 2. yaitu 1. riba memiliki beberapa pengertian. kata-kata ini berasal dari firman Allah . karena salah satu perbuatan riba adalah meminta tambahan dari sesuatu yang dihutangkan. dan subur. yang dimaksud dengan riba menurut Al-Mali ialah Akad yang terjadi atas penukaran barang tertentu yang tidak diketahui perimbangannya menurut ” ukuran syara’.Subaqin. seperti yang diisyaratkan dalam al-Qur’an.

menjaga harta seorang muslim supaya tidak dimakan dengan cara-cara yang bathil.Pdi.Subaqin. S. 2. 3. gandum atau kurma dengan barang lain yang di dalamnya mengadung riba nasiah. misalnya menjual emas. Riba fadhl adalah menjual suatu jenis barang yang di dalamnya dimungkinkan terjadi riba dengan barang sejenis dengan jumlah lebih banyak.Si Page 7 . antara lain : 1. Riba nasiah adalah jual beli sesuatu yang di dalamnya dimungkinkan terjadinya riba. mengarahkan seorang muslim supaya menginvestasikan hartanya di dalam sejumlah usaha yang bersih yang jauh dari kecurangan dan penipuan.Riba terbagi dua bagian yaitu riba fadhl dan riba nasiah. perak. Riba nasiah adalah melebihkan pembayaran barang yang dipertukarkan. B. Misalnya : menjual satu kuintal gandum dengan satu seperempat kuintal gandum atau satu sha' kurma dengan satu setengah sha' kurma atau satu ons perak dengan satu dirham (uang perak) . menyumbat seluruh jalan yang membawa seorang muslim kepada tindakan memusuhi dan menyusahkan saudaranya sesama muslim yang berakibat pada lahirnya celaan serta kebencian dari saudaranya. Hikmah Keharaman Riba Hikmah diharamkannya riba. Misalnya seseorang menjual satu kuintal kurma dengan satu kuintal gandum hingga batas waktu tertentu. atau diutangkan karena diakhirkan waktu pembayarannya baik yang sejenis maupun tidak. beras. diperjualbelikan. 4. M. atau seseorang menjual 10 dinar (uang emas) dengan 120 dirham (uang perak) hingga batas waktu tertentu. menjauhkan seorang muslim dari perbuatan yang dapat membawanya kepada Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.

Pdi.kebinasaan. sedangkan akibat dari kedurhakaan dan kezhaliman itu ialah penderitaan. 5. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Sehingga mengakibatkan tersebarnya kasih sayang dan ruh persaudaraan yang tulus di antara kaum Muslimin. “ (Yunus : 23). sesungguhnya (bencana) kelalimanmu akan menimpa dirimu sendiri. kemudian kepada Kami-lah kembalimu.Subaqin. Allah berfirman. Karena memakan harta riba itu merupakan kedurhakaan dan kezhaliman. M. ِ ‫يا‬ ‫ة‬ َ‫ْتَ ْت‬ ‫لح‬ ْⱨ ‫ع ا‬ َ‫تا ْت‬ َ‫م ْت‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫س ْم‬ ِ ‫ف‬ ُ‫ن ْم‬ ْⱨ ‫أ‬ َ‫ل ى ْت‬ َ‫عْت‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ي ْم‬ ُ‫غ ْم‬ ْⱨ ‫ب‬ َ‫ما ْت‬ َ‫ن ْت‬ ّ‫إ ْت‬ ِ ‫س‬ ُ‫نا ْم‬ ّ‫ها ال ْت‬ َ‫ي ْت‬ ّ‫أ اَه‬ َ‫يا ْت‬ َ‫ِق ْت‬ ّ ‫ح َي‬ َ‫ل ْت‬ ْⱨ ‫ر ا‬ ِ ‫ي‬ ْⱨ ‫غ‬ َ‫ب ْت‬ ِ ‫ض‬ ِ ‫ر‬ ْⱨ ‫ف ي ال‬ ِ ‫ن‬ َ‫غنو ْت‬ ُ‫ب ْم‬ ْⱨ ‫ي‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ه‬ ُ‫ذا ْم‬ َ‫إ ْت‬ ِ ‫م‬ ْⱨ ‫ه‬ ُ‫جا ْم‬ َ‫ن ْت‬ ْⱨ ‫أ‬ َ‫ما ْت‬ ّ‫ل ْت‬ َ‫فْت‬ َ‫ْت‬ َ‫لنو ْت‬ ‫ن‬ ُ‫مْم‬ َ‫ع ْت‬ ْⱨ ‫ت‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ت‬ ُ‫ن ْم‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ما ْم‬ َ‫ب ْت‬ ِ ‫م‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ئ ْم‬ ُ‫ب ْم‬ ّ ‫ن َي‬ َ‫ن ْت‬ ُ‫ف ْم‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ع ْم‬ ُ‫ج ْم‬ ِ ‫ر‬ ْⱨ ‫م‬ َ‫نا ْت‬ َ‫ي ْت‬ ْⱨ ‫ل‬ َ‫إْت‬ ِ ‫م‬ ّ‫ث ْت‬ ُ‫يا ْم‬ َ‫ن ْت‬ ْⱨ ‫ُد‬ ّ‫ال اَه‬ “ Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka. (hasil kelalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi. membukakan pintu-pintu kebaikan di hadapan seorang muslim ntuk mempersiapkan bekal kelak di akhirat dengan memimjami saudaranya sesama muslim tanpa mengambil manfaat (keuntungan). Hai manusia. lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. S.Si Page 7 . memberinya kemudahan serta menyayanginya dengan tujuan semata-mata mencari ridho Allah. menangguhkan hutangnya hingga mampu mambayarnya. menghutanginya. tiba-tiba mereka membuat kelaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar.

berdasarkan tempo waktu. − Praktek penggunaan tersebut hukumnya adalah haram. Dengan demikian praktek pembungaan uang saat ini termasuk . Hukum Bunga (interest) : − Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuhi kriteria riba yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW. Dengan demikian . dan lembaga keuangan lainnya termasuk juga oleh individu.Si Page 7 . Koperasi.C. M. Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 1 tahun 2004 Tentang Bunga (Interest / Faidah) : 1. praktek pembungaan uang termasuk salah satu bentuk riba. pegadaian. S. dan inlah yang disebut Riba Nasi’ah. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. asuransi. Praktek pembungaan uang ini banyak dilakukan oleh bank. baik dilakukan oleh Bank. Pengertian bunga (interest /fai’dah) dan Riba : − (interest/fai’dah) adalah tambahan yang dikenakan dalam transaksi pinjaman uang yang diperhitungkan dari pokok pinjaman tanpa mempertimbangkan pemanfaatan/ hasil pokok tersebut. dan Riba haram hukumnya. 2. Asuransi. Hukum Bunga Bank Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuihi kriteria riba yang terjadi pada rasulullah SAW. yakni Riba Nasi’ah. Pegadaian. − Riba adalah tambahan (ziyadah) tanpa imbalan yang terjadi karena penangguhan dalam pembayaran yang diperjanjikan sebelumnya. Yakni riba nasi’ah. dan lembaga keuangan lainnya maupun individu. pasar modal. diperhitungkan secara pasti dimuka.Subaqin. dan pada umumnya berdasarkan presentase.Pdi. dan haram hukumnya. Pasar modal. salah satu bentuk Riba.

abul A'la al Maududi. Muhammad Abu Zahrah. kelompok yang menganggap syubhat (samar).3. baik yang mengambilnya (bagi penyimpan uang di bank) maupun bagi yang mengeluarkannya (peminjam uang di bank). Bemu’amalah dengan lembaga keuangan konvesional : − Untuk wilayah yang sudah ada kantor/jaringan lembaga keuangan Syari’ah dan mudah dijangkau. seperti depresi dan monopoli. bunga pada pinjaman konsumtif memindahkan sebagian daya beli sekelompok yang kecenderungan konsumsinya tinggi kepada kelompok yang orang kecenderungannya rendah.M Sefuddin dengan judul pemikiran Ekonomi Islam berpendapat bahwa bunga bank merupakan salah satu sumber dari sekian banyak sumber keburukan ekonomi. − Untuk wilayah yang belum ada kantor/jaringan lembaga keuangan Syari’ah diperbolehkan melakukan kegiatan transaksi di lembaga keuangan konvensional berdasarkan prinsip darurat/hajat Pendapat Ulama Tentang Bunga Bank Pada garis besarnya para ulama terbagi menjadi tiga bagian (tiga golongan) dalam menghadapi masalah bunga perbankan ini. Menurut Abul A'la Al Maududi yang diikuti oleh Muhammad Nejatullah Shiddiqi dalam bukunya yang berjudul Muslim Economic Thinking yang diterjemahkan oleh A. Hal ini berarti permintaan konsumen turun yang diikuti dengan kenaikan produksi. tidak dibolehkan melakukan transaksi yang didasarkan kepada perhitungan bunga.Si Page 7 . M. S. yaitu kelompok yang mengharamkan. Muhammad Abdul al –'Arabi dan Muhammad Nejatullah Shidiqi adalah kelopok yang mengharamkan bunga bank.Subaqin. dan kelompok yang menganggap halal (boleh) .Pdi. Adapun alasan yang dikemukakan oleh al-Maududi adalah sebagai berikut : a. kelompok yang kecenderungannya rendah menanamkan kembali pendapatannya dari bunga seperti modal baru. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.

Bunga dapat menciptakan kondisi manusia penganggur. Alasan-alasan bunga diharamkan menurut Muhammad Netajullah Shiddiqi adalah sebagai berikut : a. Bunga pada pinjaman produktif meningkatkan ongkos produksi sehingga menaikkan harga barang-barang konsumsi. tetapi dengan bunga pada awalnya orang lemah ditolong kemudian diharuskan membayar bunga. Ini bertentangan dengan kepentingan sosial dan berlawanan dengan kehendak Allah yang menghendaki penyebaran pandapatan dan kekayaan adil. bunga bersifat menindas (zholim) yang menyangkut pemerasan.Pdi. tetapi memeras. Bunga memindahkan kekayaan dari orang miskin (lenah) kepada orang kaya (kuat ) yang kemudian dapat menciptaan ketidakseimbangan kekayaan.b. yaitu para penanam modal dapat menerima setumpukan kekayaan dari bungabunga modalnya sehingga mereka tidak lagi bekerja untuk menutupi kebutuhan hidupnya.Si Page 7 . Islam menganjurkan kerjasama dan persaudaraan dan bunga bertentangan dengan itu. itu tidak ditolong. Maksudnya bahwa pinjaman produktif dapat menaikkan harga produksi yang berarti penaikkan harga-harga barang. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. M. Cara ini berbahaya bagi masyarakat juga bagi pribadi orang tersebut. S. Dalam pinjaman konsumtif seharusnya yang lemah (kekurangan) ditolong oleh yang kuat (mampu) . b.Subaqin. Muhammad Abu Zahrah menegaskan bahwa rente (bunga) bank termasuk riba nasi'ah yang diharamkan dalam agama Islam oleh Allah dan Rasul-Nya. c.

Orang atau badan hukum yang meminjamkan uang kepada perorangan atau menyimpan uangnya dilembaga keuangan biasanya akan memperoleh imbalan bunga atau disebut bunga meminjamkan atau bunga simpanan. sehingga tidak tertutup kemungkinan suatu saat jumlah seluruh kewajiban yang harus dibayar menjadi berlipat ganda.Pdi. Besarnya bunga yang harus dibayar dicantumkan dalam angka persentase atau angka perseratus dalam setahun yang artinya apabila utang tidak dibayar atau simpanan tidak diambil dalam beberapa tahun dapat terjadi utang itu atau simpanan itu menjadi berlipat ganda jumlahnya.Subaqin.Si Page 7 . Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Analisis Hukum Bunga Bank D. pembayaran tambahan uang itu dihitung dengan persentase. b. bahwa praktik membungakan uang adalah upaya uintuk memperoleh tambahan uang atas uiang yang semula dengan cara : 1. orang atau badan hukum yang meminjam uang dari perorangan atau lembaga keuangan diharuskan mengembalikan uang yang dipinjam ditambah bunganya .1 Analisis terhadap praktik membungakan uang Praktik membungakan uang biasa dilakukan oleh orang-orang secara pribadi atau oleh suatu lembaga keuangan. Sebaliknya. S. M. 3. 4. bunga ini disebut bunga pinjaman. pembayaran tambahan itu prakarsanya tidak datang dari yang meminjam 2. Besarnya bunga yang harus dibayar ditetapkan dimuka tanpa melihat apakah lembaga keuangan penerima simpanan atau peminjam sukses dalam usahanya atau tidak c. dengan jumlah tambahan yang besarnya ditetapkan dimuka. Dari peristiwa diatas dicatat beberapa hal sebagai berikut : a.D. Bunga adalah tambahan terhadap uang yang disimpan pada lembaga keuangan atau uang yang dipinjamkan. Dari ketiga hal tersebut diatas tampak jelas. peminjam sebenarnya tidak mengetahui dengan pasti apakah usahanya akan berhasil atau tidak dan apakah ia akan sanggup membayar tambahan dari pinjaman itu.

M.Dengan memahami secara lengkap mekanisme operasional perbankan konvensional. 4. hubungan dengan nasabah dalam bentuk kemitraan Penghimpunan dan penyaluran dana harus sesuai dengan fatwa Dewan Pengawas Syari’ah (DPS).Pdi. jual beli. atau sewa berorientasi pada keuntungan (profit oriented) dan kemakmuran serta kebahagiaan dunia akhirat. Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional : Bank Syariah : 1. patut diteliti apakah tujuan pembangunan khususnya yang mengangkut masalah pengentasan kemiskinan dan pemerataan pendapatan melalui sistem perbankan konvesional dapat tercapai.Si Page 7 .Subaqin. 2. Selain itu. maka akan terungkap secara jelas sejauh mana kriteria riba dapat dipenuhi. 5. 3. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. E. yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. melakukan investasi-investasi yang halal aja berdasarkan prinsip bagi hasil. Bank dan Macam-macamnya Menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan. seperti dalam penentuan besarnya tingkat bunga simpanan sampai kepada pergeseran biaya bunga pinjaman kepada penanggung yang terakhir. S.

Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. usaha yang dilakukan mengandung resiko. M. tetapi memiliki perbedaan mendasar sebagai akibat adanya perbedaan antara investasi dan pembungaan uang dalam investasi.Pdi. pembungaan uang adalah aktivitas yang tidak memiliki resiko. karena adanya persentase suku bunga tertentu yang ditetapkan berdasarkan besarnya modal. Keduanya memberikan keuntungan .Subaqin. Besar kecilnya perolehan kembalian itu tergantung pada hasil usaha yang benar-benar terjadi dan dilakukan bank sebagai pengelola dana. menyimpan uang dibank islam termasuk kategori investasi.Si Page 7 . dan karenanya mengandung unsur ketidakpastian. 5. melakukan investsi yang halal dan haram memakai perangkat bunga Profit Oriented hubungan dengan nasabah dalam bentuk hubungan kreditur-debitur tidak terdapat dewan sejenis DPS. 2. 3. S.Bank Konvensional : 1. 4. Bank islam harus terus menerus meningkatkan return of investment sehingga lebih menarik dan lebih memberikan kepercayaan bagi pemilik dana. bank islam tak dapat hanya sekedar menyalurkan uang. Sebaliknya. Sesuai dengan definisi diatas. Perbedaan antara bunga dan bagi hasil Islam mengharamkan bunga dan menghalalkan bagi hasil. Dengan demikian.

Al-Quran berusahamelindungi lapisan masyarakat lemah dengan menghilangkan upaya penarikan keuntungan dari pihak yang kuat. al-Quran telah menekankan perhatian yang mendalam terhadap sosialekonomi dalam masyarakat. Mengenai bunga bank ada ulama yang mengataka itu termasuk kedalam riba dan adapula yang mengatakan tidak. Hukum riba adalah haram sebagaimana diterangkan didalam al-quran dan sunah. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.Si Page 7 . karena dalam riba terdapat unsur ketidakadilan dan merugikan orang lain. b. Pada dasarnya hukum riba adalah haram.BAB III PENUTUP A.Pdi. M. a.Subaqin. c. Kesimpulan . Hal ini jelas terlihat bahwa sejak awal diturunkannya. Para ulama berpendapat bahwa riba yang diharamkan ialah riba yang berlipat ganda. S.

S.Subaqin. M.Jakarta www. Riba dalam Al Qur’an dan Masalah Perbankan . Kencana: Jakarta Suhendi . Fiqh Muamalah. PT Grafindo persada .DAFTAR PUSTAKA Wirdyaningsih.Pdi.com Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.wikipedia.Si Page 7 . Jakarta Zuhri. Muh.Hendi. PT RajaGrafindo Persada. Bank dan Asuransi Islam di Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful