TUGAS MAKALAH AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN

RIBA DAN BUNGA BANK

Disusun Oleh: ROJI MUHIDIN IWAN WAHYUDIN MUHAMMAD DOI MUHAMMAD SOPIYAN
DOSEN : A. SLAMETSUBAQIN, S.Pdi, M.Si

STMIK MUHAMMADIYAH BANTEN

2013 .

M. yang berjudul Hakekat dan Teori Tentang Manusia. beserta Komponennya dengan harapan kita sebagai manusia dapat mengetahui. 8 April 2013 Penulis ( ROJI MUHIDIN ) Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Penulis sadar makalah ini jauh dari kesempurnaan. S. Dan juga saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak yan telah mendukung dalam pembuatan makalah ini. Terima kasih. serta memahami potensi-potensi manusia dan juga bagaimana sosok manusia itu menurut para ahli dan para pakar .Subaqin.KATA PENGANTAR Memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT.. maka dari itu kritik maupun saran diharapkan dapat diberikan kepada pembaca untuk lebih menyempurnakan makalah ini semoga ada manfaatnya.Si Page 7 . karena atas berkah dan karuniaNya penulis dapat menyelesaikan makalah ini.Pdi. Lebak.

................ Bank Dan Macam-macamnya............................ i DAFTAR ISI ........Subaqin.............................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.................................. 8 E............................... ………………...............................Hikmah Keharaman Riba…………….................. 2 3 1 1 C.......................Si Page 7 ............. Analisis Hukum Bunga Bank……………………………….................. 1 B......................................... S.................................................................... B ...................................... Perumusan Masalah ..... Pengertian Riba dan Pembagianya......................................................................... Hukum Bunga Bank………………………......... M.. 5 D.. BAB II PEMBAHASAN A............................. ii BAB I PENDAHULUAN A.....................Pdi..............................................................................................................................Kesimpulan .. 11 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................... C.......... 9 BAB III PENUTUP A ........................ ............................................................................................. Tujuan ...........................................……………………………………….. Latar Belakang .……................................................................................................. 12 Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.

maka terjadi sistem kapitalis di mana terjadi pemerasan dan penganiayaan terhadap . Kita sebagai kaum muslimin perlu mengetahui hakikat riba serta keburukan yang terkandung di dalamnya sehingga dapat membentengi dan tidak menjerumuskan diri ke dalam berbagai transaksi ribawi. keluarga. sebagaimana yang dilarang oleh Al Qur’an. dewasa ini di dunia Islam (masyarakat Islam) masih dirasakan perlu membicarakan masalah perbankan yang berlaku di dunia yang menggunakan sistem bunga atau rente. Sehingga. lambat laun banyak orang Islam merasakan besarnya peranan lembaga perbankan dalam tata ekonomi modern. Orang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin B. Kemudian ketika orang Islam mulai melakukan kontak dengan peradaban Barat. M. Jika praktek riba ini tumbuh subur di masyarakat.Subaqin. Rumusan Masalah • • • • Pengertian Riba dan Bunga Bank menurut Bahasa dan Istilah Hukum Riba dan Bunga Bank Dampak Riba dan Riba dalam kehidupan Macam-macam Bank C. dimana bank menempuh sistem bunga.Si Page 7 . Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan dari riba sangat berbahaya bagi kehidupan manusia secara individu. Yang menjadi permasalahan adalah bank. Riba termasuk “sub sistem“ ekonomi yang berprinsip menguntungkan kelompok orang tertentu tetapi mengabaikan kepentingan masyarakat luas. S. dan berbangsa. Tujuan  Agar kita mengetahui apa itu Riba dan Bunga Bank  Dapat mengetahui Dampak Negatif Riba dan Bunga Bank dan menghindarinya Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Sedangkan formula bunga señalan dengan riba. dimana perbankan bagian dari peradaban mereka dalam aspek ekonomi .kaum lemah. Latar Belakang Salah satu tema kemanusiaan yang dicanangkan dalam Al Qur’an adalah pelarangan riba. masyarakat.BAB I PENDAHULUAN A.Pdi.

 Mengetahui Macam-macam Bank Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. S.Subaqin.Pdi. M.Si Page 7 .

karena salah satu dari perbuatan riba adalah membungakan harta uang atau yang lainnya yang dipinjamkan kepada orang lain. 2..(Bumi jadi subur dan gembur ( Al-Haj: 5 : Sedangkan menurut istilah. dan subur.BAB II PEMBAHASAN A. karena salah satu perbuatan riba adalah meminta tambahan dari sesuatu yang dihutangkan. riba memiliki beberapa pengertian. berkembang. Adapun pengertian tambah dalam konteks riba ialah tambahan uang atas modal yang diperoleh dengan cara yang tidak dibenarkan syara’. bertambah ( ‫) الزيادة‬. ketika berakad atau dengan mengakhirkan tukaran kedua belah pihak atau salah . kata-kata ini berasal dari firman Allah . berbunga ( ‫) النام‬. S.”satu keduanya Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.3 ْⱨ ‫ب‬ ‫ت‬ َ‫ر ْت‬ َ‫و ْت‬ َ‫ت ْت‬ ْⱨ ‫ز‬ ّ‫ت ْت‬ َ‫ه ْت‬ ْⱨ ‫ا‬ . yaitu 1. yang dimaksud dengan riba menurut Al-Mali ialah Akad yang terjadi atas penukaran barang tertentu yang tidak diketahui perimbangannya menurut ” ukuran syara’. : Menurut bahasa. seperti yang diisyaratkan dalam al-Qur’an. : berlebihan atau menggelembung. Pengertian Riba dan Pembagiannya Riba adalah penambahan sejumlah harta yang bersifat khusus . M. Menurut ensiklopedia islam Indonesia disusun oleh tim IAIN syarif hidayatullah :Ar-Riba atau ar-Rima makna asalnya ialah tambah.Pdi. tumbuh.Subaqin. apakah tambahan itu berjumlah sedikit maupun berjumlah banyak .Si Page 7 .

beras. Riba nasiah adalah melebihkan pembayaran barang yang dipertukarkan. diperjualbelikan. B.Subaqin. Misalnya : menjual satu kuintal gandum dengan satu seperempat kuintal gandum atau satu sha' kurma dengan satu setengah sha' kurma atau satu ons perak dengan satu dirham (uang perak) . atau seseorang menjual 10 dinar (uang emas) dengan 120 dirham (uang perak) hingga batas waktu tertentu. Misalnya seseorang menjual satu kuintal kurma dengan satu kuintal gandum hingga batas waktu tertentu. Hikmah Keharaman Riba Hikmah diharamkannya riba. 2. menjaga harta seorang muslim supaya tidak dimakan dengan cara-cara yang bathil.Riba terbagi dua bagian yaitu riba fadhl dan riba nasiah. perak. Riba nasiah adalah jual beli sesuatu yang di dalamnya dimungkinkan terjadinya riba. mengarahkan seorang muslim supaya menginvestasikan hartanya di dalam sejumlah usaha yang bersih yang jauh dari kecurangan dan penipuan. Riba fadhl adalah menjual suatu jenis barang yang di dalamnya dimungkinkan terjadi riba dengan barang sejenis dengan jumlah lebih banyak. menyumbat seluruh jalan yang membawa seorang muslim kepada tindakan memusuhi dan menyusahkan saudaranya sesama muslim yang berakibat pada lahirnya celaan serta kebencian dari saudaranya. antara lain : 1. gandum atau kurma dengan barang lain yang di dalamnya mengadung riba nasiah. atau diutangkan karena diakhirkan waktu pembayarannya baik yang sejenis maupun tidak. 4. S. 3. misalnya menjual emas.Pdi. menjauhkan seorang muslim dari perbuatan yang dapat membawanya kepada Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. M.Si Page 7 .

sesungguhnya (bencana) kelalimanmu akan menimpa dirimu sendiri. membukakan pintu-pintu kebaikan di hadapan seorang muslim ntuk mempersiapkan bekal kelak di akhirat dengan memimjami saudaranya sesama muslim tanpa mengambil manfaat (keuntungan).Pdi.kebinasaan. menghutanginya. kemudian kepada Kami-lah kembalimu. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.Subaqin. ِ ‫يا‬ ‫ة‬ َ‫ْتَ ْت‬ ‫لح‬ ْⱨ ‫ع ا‬ َ‫تا ْت‬ َ‫م ْت‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫س ْم‬ ِ ‫ف‬ ُ‫ن ْم‬ ْⱨ ‫أ‬ َ‫ل ى ْت‬ َ‫عْت‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ي ْم‬ ُ‫غ ْم‬ ْⱨ ‫ب‬ َ‫ما ْت‬ َ‫ن ْت‬ ّ‫إ ْت‬ ِ ‫س‬ ُ‫نا ْم‬ ّ‫ها ال ْت‬ َ‫ي ْت‬ ّ‫أ اَه‬ َ‫يا ْت‬ َ‫ِق ْت‬ ّ ‫ح َي‬ َ‫ل ْت‬ ْⱨ ‫ر ا‬ ِ ‫ي‬ ْⱨ ‫غ‬ َ‫ب ْت‬ ِ ‫ض‬ ِ ‫ر‬ ْⱨ ‫ف ي ال‬ ِ ‫ن‬ َ‫غنو ْت‬ ُ‫ب ْم‬ ْⱨ ‫ي‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ه‬ ُ‫ذا ْم‬ َ‫إ ْت‬ ِ ‫م‬ ْⱨ ‫ه‬ ُ‫جا ْم‬ َ‫ن ْت‬ ْⱨ ‫أ‬ َ‫ما ْت‬ ّ‫ل ْت‬ َ‫فْت‬ َ‫ْت‬ َ‫لنو ْت‬ ‫ن‬ ُ‫مْم‬ َ‫ع ْت‬ ْⱨ ‫ت‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ت‬ ُ‫ن ْم‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ما ْم‬ َ‫ب ْت‬ ِ ‫م‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ئ ْم‬ ُ‫ب ْم‬ ّ ‫ن َي‬ َ‫ن ْت‬ ُ‫ف ْم‬ َ‫م ْت‬ ْⱨ ‫ك‬ ُ‫ع ْم‬ ُ‫ج ْم‬ ِ ‫ر‬ ْⱨ ‫م‬ َ‫نا ْت‬ َ‫ي ْت‬ ْⱨ ‫ل‬ َ‫إْت‬ ِ ‫م‬ ّ‫ث ْت‬ ُ‫يا ْم‬ َ‫ن ْت‬ ْⱨ ‫ُد‬ ّ‫ال اَه‬ “ Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka. 5. lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Allah berfirman. “ (Yunus : 23).Si Page 7 . (hasil kelalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi. Hai manusia. S. memberinya kemudahan serta menyayanginya dengan tujuan semata-mata mencari ridho Allah. Karena memakan harta riba itu merupakan kedurhakaan dan kezhaliman. sedangkan akibat dari kedurhakaan dan kezhaliman itu ialah penderitaan. tiba-tiba mereka membuat kelaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. M. menangguhkan hutangnya hingga mampu mambayarnya. Sehingga mengakibatkan tersebarnya kasih sayang dan ruh persaudaraan yang tulus di antara kaum Muslimin.

dan haram hukumnya. M. pasar modal. Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 1 tahun 2004 Tentang Bunga (Interest / Faidah) : 1.Si Page 7 . Praktek pembungaan uang ini banyak dilakukan oleh bank. asuransi. dan pada umumnya berdasarkan presentase. baik dilakukan oleh Bank. − Praktek penggunaan tersebut hukumnya adalah haram. praktek pembungaan uang termasuk salah satu bentuk riba. Pasar modal. S. − Riba adalah tambahan (ziyadah) tanpa imbalan yang terjadi karena penangguhan dalam pembayaran yang diperjanjikan sebelumnya. Koperasi. salah satu bentuk Riba. yakni Riba Nasi’ah. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.C. Hukum Bunga (interest) : − Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuhi kriteria riba yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW. 2. dan inlah yang disebut Riba Nasi’ah. dan lembaga keuangan lainnya termasuk juga oleh individu. pegadaian. Hukum Bunga Bank Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuihi kriteria riba yang terjadi pada rasulullah SAW. Pegadaian. diperhitungkan secara pasti dimuka. dan lembaga keuangan lainnya maupun individu. dan Riba haram hukumnya.Pdi. Yakni riba nasi’ah.Subaqin. Pengertian bunga (interest /fai’dah) dan Riba : − (interest/fai’dah) adalah tambahan yang dikenakan dalam transaksi pinjaman uang yang diperhitungkan dari pokok pinjaman tanpa mempertimbangkan pemanfaatan/ hasil pokok tersebut. Dengan demikian . Dengan demikian praktek pembungaan uang saat ini termasuk . berdasarkan tempo waktu. Asuransi.

yaitu kelompok yang mengharamkan. S.Si Page 7 . − Untuk wilayah yang belum ada kantor/jaringan lembaga keuangan Syari’ah diperbolehkan melakukan kegiatan transaksi di lembaga keuangan konvensional berdasarkan prinsip darurat/hajat Pendapat Ulama Tentang Bunga Bank Pada garis besarnya para ulama terbagi menjadi tiga bagian (tiga golongan) dalam menghadapi masalah bunga perbankan ini. dan kelompok yang menganggap halal (boleh) . baik yang mengambilnya (bagi penyimpan uang di bank) maupun bagi yang mengeluarkannya (peminjam uang di bank). M. seperti depresi dan monopoli. tidak dibolehkan melakukan transaksi yang didasarkan kepada perhitungan bunga. Hal ini berarti permintaan konsumen turun yang diikuti dengan kenaikan produksi. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. kelompok yang menganggap syubhat (samar). Bemu’amalah dengan lembaga keuangan konvesional : − Untuk wilayah yang sudah ada kantor/jaringan lembaga keuangan Syari’ah dan mudah dijangkau.M Sefuddin dengan judul pemikiran Ekonomi Islam berpendapat bahwa bunga bank merupakan salah satu sumber dari sekian banyak sumber keburukan ekonomi.Pdi. Muhammad Abdul al –'Arabi dan Muhammad Nejatullah Shidiqi adalah kelopok yang mengharamkan bunga bank. Muhammad Abu Zahrah. Menurut Abul A'la Al Maududi yang diikuti oleh Muhammad Nejatullah Shiddiqi dalam bukunya yang berjudul Muslim Economic Thinking yang diterjemahkan oleh A. bunga pada pinjaman konsumtif memindahkan sebagian daya beli sekelompok yang kecenderungan konsumsinya tinggi kepada kelompok yang orang kecenderungannya rendah.Subaqin.3. kelompok yang kecenderungannya rendah menanamkan kembali pendapatannya dari bunga seperti modal baru. abul A'la al Maududi. Adapun alasan yang dikemukakan oleh al-Maududi adalah sebagai berikut : a.

bunga bersifat menindas (zholim) yang menyangkut pemerasan. yaitu para penanam modal dapat menerima setumpukan kekayaan dari bungabunga modalnya sehingga mereka tidak lagi bekerja untuk menutupi kebutuhan hidupnya. Bunga dapat menciptakan kondisi manusia penganggur. Dalam pinjaman konsumtif seharusnya yang lemah (kekurangan) ditolong oleh yang kuat (mampu) .b. tetapi memeras. M. Islam menganjurkan kerjasama dan persaudaraan dan bunga bertentangan dengan itu. Ini bertentangan dengan kepentingan sosial dan berlawanan dengan kehendak Allah yang menghendaki penyebaran pandapatan dan kekayaan adil.Subaqin. b. itu tidak ditolong. c. Maksudnya bahwa pinjaman produktif dapat menaikkan harga produksi yang berarti penaikkan harga-harga barang. Alasan-alasan bunga diharamkan menurut Muhammad Netajullah Shiddiqi adalah sebagai berikut : a. Muhammad Abu Zahrah menegaskan bahwa rente (bunga) bank termasuk riba nasi'ah yang diharamkan dalam agama Islam oleh Allah dan Rasul-Nya. Cara ini berbahaya bagi masyarakat juga bagi pribadi orang tersebut. tetapi dengan bunga pada awalnya orang lemah ditolong kemudian diharuskan membayar bunga. S. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Bunga memindahkan kekayaan dari orang miskin (lenah) kepada orang kaya (kuat ) yang kemudian dapat menciptaan ketidakseimbangan kekayaan. Bunga pada pinjaman produktif meningkatkan ongkos produksi sehingga menaikkan harga barang-barang konsumsi.Pdi.Si Page 7 .

Sebaliknya. Orang atau badan hukum yang meminjamkan uang kepada perorangan atau menyimpan uangnya dilembaga keuangan biasanya akan memperoleh imbalan bunga atau disebut bunga meminjamkan atau bunga simpanan. S. Analisis Hukum Bunga Bank D.D. b.Subaqin. bunga ini disebut bunga pinjaman. sehingga tidak tertutup kemungkinan suatu saat jumlah seluruh kewajiban yang harus dibayar menjadi berlipat ganda.Pdi. pembayaran tambahan uang itu dihitung dengan persentase. dengan jumlah tambahan yang besarnya ditetapkan dimuka. Dari peristiwa diatas dicatat beberapa hal sebagai berikut : a. Besarnya bunga yang harus dibayar ditetapkan dimuka tanpa melihat apakah lembaga keuangan penerima simpanan atau peminjam sukses dalam usahanya atau tidak c. bahwa praktik membungakan uang adalah upaya uintuk memperoleh tambahan uang atas uiang yang semula dengan cara : 1.1 Analisis terhadap praktik membungakan uang Praktik membungakan uang biasa dilakukan oleh orang-orang secara pribadi atau oleh suatu lembaga keuangan. 4. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Bunga adalah tambahan terhadap uang yang disimpan pada lembaga keuangan atau uang yang dipinjamkan. peminjam sebenarnya tidak mengetahui dengan pasti apakah usahanya akan berhasil atau tidak dan apakah ia akan sanggup membayar tambahan dari pinjaman itu. Besarnya bunga yang harus dibayar dicantumkan dalam angka persentase atau angka perseratus dalam setahun yang artinya apabila utang tidak dibayar atau simpanan tidak diambil dalam beberapa tahun dapat terjadi utang itu atau simpanan itu menjadi berlipat ganda jumlahnya. M. 3. Dari ketiga hal tersebut diatas tampak jelas. orang atau badan hukum yang meminjam uang dari perorangan atau lembaga keuangan diharuskan mengembalikan uang yang dipinjam ditambah bunganya . pembayaran tambahan itu prakarsanya tidak datang dari yang meminjam 2.Si Page 7 .

Pdi. 2. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. 5.Si Page 7 . 4. E. atau sewa berorientasi pada keuntungan (profit oriented) dan kemakmuran serta kebahagiaan dunia akhirat. seperti dalam penentuan besarnya tingkat bunga simpanan sampai kepada pergeseran biaya bunga pinjaman kepada penanggung yang terakhir.Subaqin.Dengan memahami secara lengkap mekanisme operasional perbankan konvensional. Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional : Bank Syariah : 1. 3. maka akan terungkap secara jelas sejauh mana kriteria riba dapat dipenuhi. Bank dan Macam-macamnya Menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan. melakukan investasi-investasi yang halal aja berdasarkan prinsip bagi hasil. Selain itu. patut diteliti apakah tujuan pembangunan khususnya yang mengangkut masalah pengentasan kemiskinan dan pemerataan pendapatan melalui sistem perbankan konvesional dapat tercapai. hubungan dengan nasabah dalam bentuk kemitraan Penghimpunan dan penyaluran dana harus sesuai dengan fatwa Dewan Pengawas Syari’ah (DPS). M. yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. jual beli. S.

S. Sebaliknya. karena adanya persentase suku bunga tertentu yang ditetapkan berdasarkan besarnya modal. melakukan investsi yang halal dan haram memakai perangkat bunga Profit Oriented hubungan dengan nasabah dalam bentuk hubungan kreditur-debitur tidak terdapat dewan sejenis DPS. bank islam tak dapat hanya sekedar menyalurkan uang.Bank Konvensional : 1. tetapi memiliki perbedaan mendasar sebagai akibat adanya perbedaan antara investasi dan pembungaan uang dalam investasi. Keduanya memberikan keuntungan . pembungaan uang adalah aktivitas yang tidak memiliki resiko. 4. Bank islam harus terus menerus meningkatkan return of investment sehingga lebih menarik dan lebih memberikan kepercayaan bagi pemilik dana. Dengan demikian. 2. Perbedaan antara bunga dan bagi hasil Islam mengharamkan bunga dan menghalalkan bagi hasil. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.Si Page 7 . 3. usaha yang dilakukan mengandung resiko. 5. menyimpan uang dibank islam termasuk kategori investasi. M. dan karenanya mengandung unsur ketidakpastian.Subaqin. Sesuai dengan definisi diatas. Besar kecilnya perolehan kembalian itu tergantung pada hasil usaha yang benar-benar terjadi dan dilakukan bank sebagai pengelola dana.Pdi.

Hukum riba adalah haram sebagaimana diterangkan didalam al-quran dan sunah. Al-Quran berusahamelindungi lapisan masyarakat lemah dengan menghilangkan upaya penarikan keuntungan dari pihak yang kuat.BAB III PENUTUP A.Pdi. karena dalam riba terdapat unsur ketidakadilan dan merugikan orang lain. Para ulama berpendapat bahwa riba yang diharamkan ialah riba yang berlipat ganda. Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A. Hal ini jelas terlihat bahwa sejak awal diturunkannya. Mengenai bunga bank ada ulama yang mengataka itu termasuk kedalam riba dan adapula yang mengatakan tidak. S. Pada dasarnya hukum riba adalah haram. M. a. c.Si Page 7 .Subaqin. Kesimpulan . al-Quran telah menekankan perhatian yang mendalam terhadap sosialekonomi dalam masyarakat. b.

DAFTAR PUSTAKA Wirdyaningsih.Subaqin. Muh. PT RajaGrafindo Persada. Riba dalam Al Qur’an dan Masalah Perbankan . M.Si Page 7 .Hendi. Jakarta Zuhri.Pdi. Bank dan Asuransi Islam di Indonesia. S.Jakarta www. PT Grafindo persada . Fiqh Muamalah. Kencana: Jakarta Suhendi .com Makalah Al-Islam “Riba dan Bunga Bank” Dosen: A.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.