Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof.

[1] Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler.[1] Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa.[1] Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium.[1] Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif.[1] Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya.[2] Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen.[2] Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya.[2] Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya.[2] Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.[2] Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme.[2] Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya.[2] Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. [2] Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. [2] Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. [2] Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.[2] Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof, tipe sel: sel eukarotik. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa, hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada pula dengan cara generatif.

Jamur dan klasifikasinya Kita telah mengenal jamur dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sebaik tumbuhan lainnya. Hal itudisebabkan karena jamur hanya tumbuh pada waktu tertentu, pada kondisi tertentu yang mendukung, danlama hidupnya terbatas. Sebagai contoh, jamur banyak muncul pada musim hujan di kayu-kayu lapuk,serasah, maupun tumpukan jerami. namun, jamur ini segera mati setelah musim kemarau tiba. Seiringdengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mampu membudidayakan jamur dalam medium buatan, misalnya jamur merang, jamur tiram, dan jamur kuping.

Jamur (fungi, kapang, cendawan) merupakan tumbuhan tingkat rendah dan tidak berklorofil. Ilmu yang mempelajari tentang jamur disebut mikrologi CIRI CIRI
Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Jamur pada umumnya multiseluler (bersel banyak). Ciri-ciri jamur berbeda dengan organisme lainnya dalam hal cara makan, struktur tubuh, pertumbuhan, dan reproduksinya.

Ciri-Ciri Jamur Di sekitar tempat tinggal kalian, hidup berbagai jenis jamur. Bahkan, tanpa kalian sadari, mungkin ada jamur yang tumbuh di tubuh kalian. Beraneka jenis jamur pun dapat dikonsumsi, contohnya, jamur kuping dan jamur merang. Jamur-jamur tersebut dapat dijadikan sop jamur atau beraneka masakan yang lezat. Selain itu, jamur juga banyak dimanfaatkan untuk bahan membuat obat.

Jamur merupakan makhluk hidup yang sudah mempunyai membrane inti (eukariot). misalnya jamur kuping. misalnya jamur merang. STRUKTUR TUBUH 1. Habitat jamur pada tempat-tempat yang lembab. perkembangbiakannya. Pada jamur tempe dan jamur oncom. jamur dibedakan menjadi jamur saprofit dan jamur parasit. jamur merang. mengandung zat-zat organic.Selain dapat dimakan. tetapi pada jamur tingkat tinggi dinding sel terdiri atas kitin. Dari contoh di atas. Hifa yang bercabangcabang membentuk jaring-jaring disebut miselium. dan jamur kayu. Jamur ada yang bersel satu. kayu lapuk. Sifat-sifat jamur Tumbuhan jamur mempunyai inti yang sebenarnya (eukariotik). Hifa jamur ada yang bersekat dan tiap sekat mengandung satu sel. Dinding sel atau dinding hifa terdiri atas selulosa. dan jamur merang (Volvariella volvacea). jamur kuping. Jamur saprofit banyak ditemukan di atas tanah. Miselium merupakan kumpulan beberapa filamen (hifa). hifa-hifa ini terlihat seperti kapas. sedikit asam. dan bangkai hewan. tetapi tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung klorofil. misalnya. dan peran jamur dalam kehidupan manusia. Bentuk dan ukuran jamur sangat bervariasi. Pernahkah kalian melihat orang yang terkena panu atau kadas? Untuk lebih jelasnya. dapat dikatakan bahwa ada jamur yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan. Jamur yang merugikan ini terutama adalah jamur-jamur yang dapat menyerang manusia dan tanaman pertanian. Sementara itu. ada juga jamur yang tidak dapat dimakan bahkan beracun. Contoh jamur bersel satu adalah jamur ragi (Saccharomyces cerevisiae) dan jamur bersel banyak adalah jamur penisilin (Penicillium notatum). Struktur Tubuh . marilah kita pelajari tentang jamur. dan ada yang berbentuk seperti payung. misalnya. Berdasarkan cara memperoleh makanannya. ada yang bersel satu (uni selluler) dan sebagian ada yang bersel banyak (multiselluler). Jamur memperoleh makanan dari lingkungan di sekitarnya. Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. 1. dan kurang cahaya matahari. Jamur yang bersel banyak tubuhnya terdiri atas benang-benang yang disebut hifa. Struktur tubuh jamur bersel banyak terdiri atas miselium dan spora . tetapi umumnya bersel banyak. Sebagian jamur. jamur parasit dapat ditemukan menempel pada kulit manusia. jamur panu. ada yang berbentuk seperti lembaran. jamur tempe (Rhizopus oryzae). tetapi ada juga yang tidak bersekat dengan banyak inti sel.

protein. misalnyo khamir. dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel. Hifa membentuk jaringan yang disebut miselium. Septa mempunyai pori besar yang cukup untuk dilewati ribosom. a. Gbr. ada pula jamur yang multiseluler membentuk tubuh buah besar yang ukurannya mencapai satu meter. Sebagai makhluk heterotrof. Ada jamur yang satu sel. Clntuk memperoleh makanan. Pneumonia carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru penderita AIDS). Lihat Gambar 5. Hifa pada jamur yang bersifat parasit biasanya mengalami modifikasi menjadi haustoria yang merupakan organ penyerap makanan dari substrat. tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang cocok. berbeda dengan organisme lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. b. mitokondria. Oleh karena jamur merupakan konsumen maka jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat. Saprofit . parasit fakultatif. Kebanyakan hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. Akan tetapi. jamur tidak memangsa dan mencernakan makanan. Misalnya. Parasit fakultatif adalah jamur yang bersifat parasit jika mendapatkan inang yang sesuai. haustoria dapat menembus jaringan substrat.3. Struktur hifa senositik dihasilkan oleh pembelahan inti sel berkali-kali yang tidak diikuti dengan pembelahan sitoplasma. dan senyawa kimia lainnya. contohnyojamur kayu. sedangkan di luar inangnya tidak dapat hidup. jamur dapat bersifat parasit obligat. kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen. Cara Makan dan Habitat Jamur Semua jenis jamur bersifat heterotrof. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh buah. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. Dinding ini menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa. vitamin. adapula hifa yang tidak bersepta atau hifa senositik. 2. atau saprofit. Parasit obligat merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya. Sitoplasmanya mengandung organel eukariotik. Hifa yang membentuk miselium dan tubuh buah Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya. Namun. c.Struktur tubuh jamur tergantung pada jenisnya.

Selain itu. Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. jamur banyak muncul pada musim hujan di kayu-kayu lapuk. Struktur Tubuh Struktur tubuh jamur tergantung pada jenisnya. Jamur yang hidup bersimbiosis. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza. Jamur pada umumnya multiseluler (bersel banyak). dan reproduksinya. struktur tubuh. hifa dapat juga langsung menyerap bahanbahan organik dalam bentuk sederhana yang dikeluarkan oleh inangnya. beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. misalnyo khamir. ada pula jamur yang multiseluler membentuk tubuh buah besar yang ukurannya mencapai satu meter. Sebagian besar jamur saprofit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat makanan untuk mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga mudah diserap oleh hifa. dan lama hidupnya terbatas. Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. manusia telah mampu membudidayakan jamur dalam medium buatan. serasah. pada kondisi tertentu yang mendukung. Jamur saprofit menyerap makanannya dari organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh. Ciri-Ciri Umum Jamur Biologi Kelas 1 > Jamur < Sebelum Sesudah > 24 Kita telah mengenal jamur dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sebaik tumbuhan lainnya. Ada jamur yang satu sel. Hifa yang membentuk . namun. CIRI-CIRI UMUM JAMUR Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Hal itu disebabkan karena jamur hanya tumbuh pada waktu tertentu. 1. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. jamur ini segera mati setelah musim kemarau tiba. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh buah. contohnyojamur kayu. misalnya jamur merang. Hifa membentuk jaringan yang disebut miselium. dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Meskipun kebanyakan hidup di darat. Gbr. Ciri-ciri jamur berbeda dengan organisme lainnya dalam hal cara makan. jamur tiram. yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. pertumbuhan. dan jamur kuping. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit. maupun tumpukan jerami.merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati. Sebagai contoh.

Sebagai makhluk heterotrof. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza. Pneumonia carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru penderita AIDS).miselium dan tubuh buah Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. Misalnya. Parasit fakultatif adalah jamur yang bersifat parasit jika mendapatkan inang yang sesuai. protein. Selain itu. Jamur saprofit menyerap makanannya dari organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh. Parasit obligat merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya. jamur dapat bersifat parasit obligat. Akan tetapi. Meskipun kebanyakan hidup di darat. atau saprofit. jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya. Septa mempunyai pori besar yang cukup untuk dilewati ribosom. Oleh karena jamur merupakan konsumen maka jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat. dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel. beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air.3. Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. hifa dapat juga langsung menyerap bahanbahan organik dalam bentuk sederhana yang dikeluarkan oleh inangnya. Sitoplasmanya mengandung organel eukariotik. selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. c. 2. Clntuk memperoleh makanan. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. adapula hifa yang tidak bersepta atau hifa senositik. Struktur hifa senositik dihasilkan oleh pembelahan inti sel berkali-kali yang tidak diikuti dengan pembelahan sitoplasma. Jamur yang hidup bersimbiosis. kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen. b. parasit fakultatif. Hifa pada jamur yang bersifat parasit biasanya mengalami modifikasi menjadi haustoria yang merupakan organ penyerap makanan dari substrat. dan senyawa kimia lainnya. berbeda dengan organisme lainnya. jamur tidak memangsa dan mencernakan makanan. yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacangkacangan atau pada liken. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit . Cara Makan dan Habitat Jamur Semua jenis jamur bersifat heterotrof. Lihat Gambar 5. Sebagian besar jamur saprofit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat makanan untuk mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga mudah diserap oleh hifa. Dinding ini menyelubungi membran plasma dan sitoplasma hifa. Namun. mitokondria. Saprofit merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati. Kebanyakan hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. haustoria dapat menembus jaringan substrat. sedangkan di luar inangnya tidak dapat hidup. Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang cocok. a. vitamin.

Pasangan inti dalam sel dikarion atau miselium akan membelah dalam waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun. Spora aseksual dapat terbawa air atau angin. Proses diawali dengan meleburnya dinding pembatas dua hifa yang brsinggungan. Perbedaan tersebut berdasarkan cara pembelahannya. mengandung zat-zat organic. Spora seksual berasal dari konjugasi dua hifa / gametangium yang berlainan jenis. Dinding sel atau dinding hifa terdiri atas selulosa. sedikit asam. Sebagian jamur. kapang. inti sel dari masing-masing induk bersatu tetapi tidak melebur dan membentuk dikarion. dan kurang cahaya matahari. kemudian sitoplasma dengan inti haploidanya saling melebur sehingga terjadi pembuahan. Pertumbuhan dan Reproduksi Reproduksi jamur dapat secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Spora jamur berbeda-beda bentuk dan ukurannya dan biasanya uniseluler. Jamur (fungi. Para spora aseksual terjadi pembelahan mitosis dan spora seksual terjadi pembelahan meiosis. jamur memperbanyak diri dengan memproduksi sejumlah besar spora aseksual. dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Spora jamur dibedakan atas dua dua macam. yaitu spora aseksual dan spora seksual. tetapi pada jamur tingkat tinggi dinding sel terdiri atas kitin. Reproduksi secara seksual pada jamur melalui kontak gametangium dan konjugasi. Bila mendapatkan tempat yang cocok. Pada pembelahan ini dihasilkan spora yang haploid. ada yang bersel satu (uni selluler) dan sebagian ada yang bersel banyak (multiselluler). Sifat-sifat jamur Tumbuhan jamur mempunyai inti yang sebenarnya (eukariotik). tahap pertama adalah plasmogami (peleburan sitoplasma) dan tahap kedua adalah kariogami (peleburan inti). yaitu persatuan sel dari dua individu. Fase dalam siklus hidup jamur dibedakan menjadi fase haploid dan fase diploid.Hasil pembuhan beruapa zigot secara tumbuh menjadi sporangia. Apabila kondisi habitat sesuai. tetapi adapula yang multiseluler. Setelah plasmogami terjadi. 3. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi jamur dewasa. Hifa yang bercabangcabang membentuk jaring-jaring disebut miselium. Akhimya inti sel melebur membentuk sel diploid yang segera melakukan pembelahan meiosis. Fase haploid berupa miselium dan fase diplod berupa zigot. kemudian berkembang menjadi suatu bentuk yang menghasilkan spora seksual. Kontak gametangium mengakibatkan terjadinya singami. . Habitat jamur pada tempat-tempat yang lembab.atau saprofit. cendawan) merupakan tumbuhan tingkat rendah dan tidak berklorofil. Secara aseksual. kita pelajari artikel di bawah ini Umumnya jamur berkembang biak dengan spora. jamur menghasilkan spora. Kedua fase tersebut terjadi pada jamur bersel tunggal dan bersel banyak. Singami terjadi dalam dua tahap. sering kita temui banyak sekali jenis jamur di sekitar kita baik yang bisa kita konsumsi maupun yang berbahaya bagi kita alangkah baiknya kita juga tau bagaimana cara jamur ber reproduksi. Ilmu yang mempelajari tentang jamur disebut mikrologi 1. Jamur yang bersel banyak tubuhnya terdiri atas benang-benang yang disebut hifa.

• • • • • Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. Pada sejumlah jamur bersel banyak. JAMUR DIBAGI MENJADI 6 DIVISI : . Reproduksi jamur. Peranan Jamur Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak. antara lain sebagai berikut. Dengan demikian. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan. tunas (budding). Alat reproduksi lainnya adalah sporangium yang menghasilkan spora. Tubuhnya terdiri dari benangbenang yang disebut hifa. 4. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia. Di samping peranan yang menguntungkan. beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan. Salah satu tipe alat reproduksi disebut gametangium yang menghasilkan gamet jantan atau gamet betina. basidium. dengan konjugasi (peleburan dua individu yang belum dapat dibedakan jenis kelaminnya). dan bir. yaitu : a. perkembanganbiakan pada jamur dapat dibedakan menjadi dua. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer. ada yang dengan cara vegetatif ada pula dengan cara generatif. baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. • • • • • • Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. ascus. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju. Secara generative (sexual). Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Secara vegetative (asexual) dengan spora. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. Candida sp. konidia. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.2. roti. Reproduksi jamur. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut. Phythophthora inf’estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. benang-benang hifa akan membentuk alat reproduksi. yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. tipe sel: sel eukarotik. b.

• Habitat umumnya di darat sebagai saprofit. • Ascomycotina. hifanya bersekat dan berinti banyak. . . Rhizopus oligosporus : jamur tempe. • Hidupnya: ada yang parasit. ZYGOMYCOTINA • Tubuh multiseluler. pada yang multiseluler membentuk spora dari konidia. serangga darat maupun serangga air. • Reproduksi: .Generatif: dengan konyugasi hifa (+) dengan hlifa (-) akan menghasilkan zigospora yang nantinya akan tumbuh menjadi individu baru. • Hifa tidak bersekat. yaitu: • • fase vegetatif (fase lendir) yang dapat bergerak seperti amuba. b. • Mempunyai 2 fase hidup. disebut plasmodium fase tubuh buah • Reproduksi : secara vegetatif dengan spora. ada yang bersimbiosis dengan ganggang membentuk Lichenes (Lumut kerak). Contoh spesies : Physarum polycephalum 2.Vegetatif : yang hidup di air dengan zoospora yang hidup di darat dengan sporangium dan konidia. Saprolegnia sp.1. 3.Generatif: Membentuk askus yang menghasilkan askospora. Mucor mucedo : biasa hidup di kotoran ternak dan roti. • Reproduksi: . Contoh spesies: a. ASCOMYCOTINA • Tubuh ada yang uniseluler dan ada yang multi se lul er. multiseluler. : hidup saprofit pada bangkai ikan. .Generatif : bersatunya gamet jantan dan betina membentuk oospora yang selanjutnya tumbuh menjadi individu baru. OOMYCOTINA • Tubuhnya terdiri atas benang/hifa tidak bersekat.Vegetatif : pada jamur uniseluler membentuk tunas-tunas. MYXOMYCOTINA (Jamur lendir) • Myxomycotina merupakan jamur yang paling sederhana. • Reproduksi: . saprofit. bercabang-cabang dan mengandung banyak inti. yaitu spora kembara yang disebut myxoflagelata. b. Phytophora infestans: penyebab penyakit busuk pada kentang. 4. . Contoh spesies: a.Vegetatif: dengan spora.

parasit pada jagung. DEUTEROMYCOTIN Nama lainnya Fungi Imperfecti (jamur tidak sempurna) dinamakan demikian karena pada jamur ini belum diketahui dengan pasti cara pembiakan secara generatif. Volvariella volvacea : jamur merang.Contoh spesies: 1. Amanita muscaria dan Amanita phalloides: jamur beracun. 3. 8. Contoh : Jamur Oncom sebelum diketahui pembiakan generatifnya dinamakan Monilia sitophila tetapi setelah diketahui pembiakan generatifnya yang berupa askus namanya diganti menjadi Neurospora sitophila dimasukkan ke dalam Ascomycotina. BASIDIOMYCOTINA • Ciri khasnya alat repoduksi generatifnya berupa basidium sebagai badan penghasil spora. Puccinia graminis : jamur karat. 6. flatoksin salah satu penyebab kanker hati. Aspergillus oryzae untuk membuat sake dan kecap. . 5. Peniciliium noJaJum dan Penicillium chrysogenum penghasil antibiotika penisilin. roti maupun alkohol.berguna untuk membuat bir. Aspergillus flavus menghasilkan racun aflatoksin Þ hidup pada biji-bijian. • Kebanyalcan anggota spesies berukuran makroskopik. Sacharomyces cerevisae: sehari-hari dikenal sebagai ragi. Neurospora sitophila: jamur oncom. Claviceps purpurea hidup sebagai parasit padabakal buah Gramineae. Contoh spesies: 1. 6. Aspergillus wentii untuk membuat kecap 7. 2. Ustilago maydis : jamur api. Penicillium camemberti dan Penicillium roqueforti berguna untuk mengharumkan keju. dapat dimakan dan sudah dibudidayakan 3. 4. habitat di daerah subtropis 5.mampu mengubah glukosa menjadi alkohol dan CO2 dengan proses fermentasi. 4. 5. dapat dimakan dan sudah dibudidayakan 2. Exobasidium vexans : parasit pada pohon teh penyebab penyakit cacar daun teh atau blister blight. Auricularia polytricha : jamur kuping. . parasit pada gandum 6. .

tidak mempunyai hifa. . Klasifikasi jamur 1. Contoh anggoat adalah saccaromyces. ' 2. yaitu hifa yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan memiliki sporangia globuler( bentuk built diujungnya).Banyak penyakit kulit karena jamur (dermatomikosis) disebabkan oleh jamur dari golongan ini. Macam saccaromyces. Likenes tergolong tumbuhan pionir/vegetasi perintis karena mampu hidup di tempat-tempat yang ekstrim. Zygomiycotina a) Struktur tubuh Miceliumnya bercabang banyak dan hifanya tidak bersekat – sekat. tubuhnya terdiri dari sel bulat atau oval yang dapat bertunas. Saccaromyces cereviae. yaitu hifa yang membentuk substrat dan berfungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan. penyebab penyakit kurap. jamur yang dari Divisio Zygomycotina. Microsporum sp. Sporanggiofor. kelompok jamur ini tidak membentuk askoskap. Ascomycotina dan Basidiomycotina. sehingga berbentuk rantai sel atau hifa semu. jamurnya berasal dari Ascomycotina atau Basidiomycotina. yaitu: 1. Ryzoid. ganggangnya berasal dari ganggang hijau atau ganggang biru. 1. LICHENES / LIKENES Likenes adalah simbiosis antara ganggang dengan jamur. 3.. 2. miselium pada rizopus memiliki tiga tipe hifa. Trichophyton sp. b) Cara reproduksi Secara aseksual denagn spora yang dihasilkan oleh sporagonium. MIKORHIZA Mikorhiza adalah simbiosis antara jamur dengan tumbuhan tingkat tinggi. misalnya :Epidermophyton fluocosum penyebab penyakit kaki atlit. Stolon. Kelas hemias comycetes. yaitu . sedangkan seksualnya dengan konjugasi. Ascomycotina a. yaitu hifa yang membentuk jaringan pada substrat misalnya roti. a.

Penicillium camneberti dan penicillium reguefort. misalnya sebagai berikut: 1. 5. bersifat parasit dan menyebabkan penyakit pernapasan pada unggas. untuk pembuatan kecap. spora seksualnya terbentuk dari basidium yang berbentuk ganda. 4. dan penicillium digitatum perusak buah jeruk. mengahasil kan asam sitrat. Kelas plectomicetes . dimafaatkan untuk meningkatkan kualitas keju. Aspergillus nidulans. Terdiri dari beberapa kelas. 3. Aspergillus oryzae . . menyebabkan buah apel membusuk ditempat penyimpanan. untuk merombak zat pati dalam pembuatan minuman beralkohol. b. 2. Contoh kelas pyrenomycetes adalah neurospora sitophilla yang banyak digunakan di Indonesia untuk membuat oncom merah dari ampas tahu atau bungkil kacang tanah. Basidiomycotina Ciri utama dari divisi ini adalah hifa septat dengan sambungan apit (clamp connection). parasit pada telinga menyebabkan automatikosis.2. Aspergillus soyae. . Penicillium islandicum. Tubuh buah seperti itu disebut peritesium. Aspergillus niger. Penicillium notatum dan penicillium chrysogenum penghasil zat antibiotic. 5. ordo argalicales. Penicillium itanicum. Saccaromyces tuac 3. 2. Aspergillus flafus. diantaranya adalah kelas Hymenomycetes. . merusak beras sehingga berubah warna sehingga menjadi kuning. 6.Pericillium Banyak terdapat pada bahan – bahan organic dan sebagai sapporofit . yang dapat berwarna cerah atau gelap.Aspergillus jenisnya antara lain: 1. 4. neurospora dapat tumbuh subur pada tongkol jagung yang telah direbus dan telah diambil bijinya.Pyrenomycetes Ciri khas yang dimiliki adalah askokarp berbentuk khusus yang dilengkapi dengan ostiolum (lubang untuk melepas askus dan askospora). menghasilkan alpha toksin yang diduga sebagai penyebab penyakit kanker hati 3. Saccaromyces elipsoideus. Afergillus fungigatus. Penicillium ekspansum. 3.

Monilia juga dapat tumbuh dari roti . Spora basidium atau konidium akan tumbuh menjadi benang hifa membentuk miselium. 4. tiap askus mengandung delapan spora. konodiumnya sangat banyak dan berwarna jingga. Contoh klasik jamur ini adalah monilia sitophila . dan perusak tanaman budidaya dan tanaman hias. Contoh lain jamur yang tidak diketahui alat reproduksi seksualnya antara lain : chalado sporium. a. Basidiospora terdapat dipermukaan lamella atau bilah yang terbentuk di bagian bawah tudunya. Daur hidup basidiomycotina dimulai dari pertumbuhan spora basidium atau pertumbuhan konidium. tongkol jagung . Cara hidup Jamur ini bersifat saprofit dibanyak jenis materi organic. sisa. sebagai parasit pada tanaman tingkat tinggi . Reproduksi generative monilia sp dengan menghasilkan askospora. Untuk memberantas jamur ini digunakan fungisida . b. Cara reproduksi Reproduksi aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus disebut konidiofor. hifa septat atau uniseluler. kenudian jamur ini dimasukkan golongan ascomycocetes dan diganti namanya menjadi Neurospora sitophilla atau Neurospora crassa. pendek bahkan tidak bertangkai. Askus – askus yang tumbuh pada tubuh buah dinamakan peritesium. 5. Jamur ini juga menyebabkan penyakit pada manusia . Fase pembiakan secara vegetative pada monilia sp. misalnya lokanol dithane M-45 dan copper Sandoz. Ciri – ciri jamur ini antara lain adalah berdaging. contoh terkenal dari agaricaceae ini adalah volvariella volvaceae (jamur padi. curvularia.tetapi pada bebrapa spesies tangkainya asimetris. Deuteromycotina Divisi terakhir ini disebut juga fungiimperfecti karenakarena belum diketahui adanya reproduksi seksual . sedangakan fase generatifnya ditemukan oleh dwidjoseputro (1961). dan diploria. Mycophycophyta. saprobe. Ditemukan oleh dodge (1927) dari amerika serikat.family agaricaceae. Kemungkinan jamur ini merupakan suatu perkembangan jamur yang tergolong Ascomycocetes ke Basidiomicetes tetapi tidak diketahui hubungannya. yaitu dermatokinosis (kurap dan panu) dan menimbulkan pelapukan pada kayu. setelah diketahui fase generatifnya. gleosporium. yaitu jamur oncom . kamur dami). tubuh buah seperti payung. . yang mencakup jamur – jamur berlamela atau memiliki keeping lipatan. Jamur ini umumnya digunakan untuk pembuatan oncom dari bungkil kacang.sisa makanan. pada tonggak – tonggak atau rumput sisa terbakar.

juga sebagai indicator tingkat polusi. Manfaat liken sebagai makanan hewan sebagai bahan pewarna dan penyamak digunakan dalam industry parfum . caribou dan reinder. misalnya usnealonggisimadisebut janggut resi yang dapat mencapai beberapa meter panjangnya. parmelia yang tumbuh pada bebatuan. misalnya Graphis. menurut bentuknya lumut kerak dapat dibagi menjadi 3 kelompok: 1) Krustos (seperti kerak) . . sumber litmus yang digunakan dalam laboratorium kimia. 3) Fruktikos (seperti semak).Mycophycophyta biasanya disebut lumut kerak. Liken ini menjadi makanan hewan setempat seperti musk ox. misalnya umbellicaria . 2) Folios( seperti daun). Genus cladonia dapat menutupi daerah yang luas dikutub utara dan kawasan subartik. seperti coret – coret kecil yang panjang di pepohonan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful