PENGEMASAN BUAH MANGGIS (Garcinia mangistana L.

) MENGGUNAKAN TEKNIK MODIFIED ATMOSPHERE PACKAGING

PENGEMASAN TEKNOLOGI NANO BUAH MANGGIS (Garcinia mangistana L.) MENGGUNAKAN BIOBASED NANOCOMPOSITE

Oleh : M. SELPAN MAHERIYONO 05101002046

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2013

2012).9 juta dollar AS (Rp 94 miliar.600 ton dengan nilai 9. Manggis merupakan salah satu komoditas buah Indonesia sebagai promadona ekspor yang menjadi andalan Indonesia untuk meningkat pendapatan devisa Negara. MAP dilakukan dengan mengatur komposisi udara disekitar bahan sehingga berbeda dengan komposisi udara atmosfer dalam rangka menghambat proses . b.600 ton dengan jumlah ekspor manggis mencapai 12. Buah Manggis (Garcinia mangistana L. Hal ini ditunjukkan dengan produksi manggis nasional pada tahun 2011 mencapai 117. Malaysia dan Timur Tengah (Departemen Pertanian. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter dengan buah berwarna merah keunguan ketika matang meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Pengemasan Atmosfer Termodifikasi (Modified Atmosphere Packaging) Deskripsi Modified Atmosphere Packaging (MAP) merupakan salah satu cara pengemasan untuk mengatur faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kegiatan metabolik dan fisiologik komoditas yang disimpan. manggis juga diekspor ke Cina. Manggis merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi dan banyak digemari oleh masyarakat.) Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara. 1990). Manggis memiliki prospek yang ukup crah untuk dikembangkan sbagai komoditas kspor maupun konsumsi alam ngeeri sebagai buah segar (Anwarudun et al. Buah manggis yang diperdagangkan pada pasar luar negeri (ekspor) sebagian besar berasal dari kebun rakyat yang belum terpelihara secara baik dan sistem produksinya masih tergantung pada alam (tradisional). KOMODITI DAN PROSES PENGEMASAN a. Selain itu. yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. karena manggis di luar negeri dijuluki dengan “Queen of the Tropical Fruits” yang merupakan refleksi perpaduan dari rasa asam dan manis yang tidak dipunyai oleh komoditas buah-buahan lainnya. dengan pangsa pasar utama adalah Hong Kong. Singapura.1.

1999). MAP banyak digunakan dalam kemasan buah-buahan.metaboliknya sehingga umur simpan komoditas dapat diperpanjang. Menurut Castro et al. mengurangi pertumbuhan mikroba. dan nitrogen (Sutrisno dkk. dan suhu. dari pada 00C. sayuran segar serta bahan-bahan pangan yang siap santap (ready-to eat). Modified Atmosphere Packaging (MAP) merupakan sebuah sistem pengemasan dan cara menggunakan modifikasi atmosfer kemasan yang dimasukkan kedalam . Pengaruh konsentrasi pada laju respirasi O2 menjadi lebih tinggi pada suhu 250C. Menurut Fellow (2000) pada dasarnya MAP dibuat untuk menahan keluar masuknya gas sehingga konsentrasi gas didalam kemasan berubah dan menyebabkan laju respirasi produk menurun. karbondioksida. Gas yang umum digunakan dalam MAP adalah oksigen. (1994) laju respirasi dipengaruhi oleh konsentrasi O2. mengurangi kerusakan oleh enzim serta memperpanjang umur simpan.

sementara kemasan kedua ialah substansi yang tidak dapat ditmbus oleh oksigen. Setelah produk dimasukkan. 2001). kemasan pertama disegel dan kemudian dimasukkan kedalam kemasan kedua tanpa penyegelan kemasan kedua sehingga membuat kantong antara kemasan pertama dan kedua (Colombo. Produk dimasukkan ke dalam kemasan pertama kemasan pertama disegel kemasan pertama dimasukkan ke dalam kemasan kedua (tanpa penyegelan) Gambar Skema Proses Modifiedd Atmosphere Packaging (MAP) Gambar Kemasan Modifiedd Atmosphere Packaging (MAP) .kemasan pertama dan kedua. Kemasan pertama merupakan bagian substansi yang dapat ditembus oksigen.

Gambar Alat Modifiedd Atmosphere Packaging (MAP) 2. RASIONALISASI Di atas telah disebutkan bahwa manggis merupakan komoditas buah Indonesia yang diharapkan dapat diekspor dan digunakan oleh masyarakat Indonesia sendiri dalam keadaan baik. Namun sering trjai krusakan akibat kesalahan penggunaan bahan kemasan sehingga buah manggis rusak atau tidak dalam keadaan .

Rao & Sachindra 2002 dalam Sebranek & Houser 2006). H2O. udaranya dikeluarkan dengan vakum atau semburan. Konsentrasi CO2 pada saat yang bersamaan akan semakin bertambah dan mulai merembes keluar kemasan sehingga buah manggis dapat bertahan lama (Sutrisno et al. dan kemasan diisi dengan gas yang ditentukan atau komposisi gas yang berbeda dengan udara biasa. 3. 2002):  Memperpanjang umur simpan sampai sekitar 50-400%  Mengurangi kerugian ekonomi karena umur simpan yang lebih panjang  Mengurangi biaya distribusi. Adanya gas yang diisi di dalam kemasan yang komposisinya berbeda dengan udara biasa. Superiority (Keunggulan) Adapun keunggulan dari teknik moddified atmosphere pakaging. diikuti dengan menutup kemasan (Kroft 2004. akan menyebabkan terjadinya perbedaan konsentrasi. yaitu (Sivertsvik et al. ANALISIS SWOT a. dan energi panas. Adapun salah satu teknik pengemasan untuk mengatasi hal tersebut ialah modified atmosphere packaging. Di dalam kemasan terjadi proses pernapasan dan perembesan gas keluar atau kedalam kemasan. Oksigen akan secara terus-menerus digunakan untuk kegiatan pernapasannya yang akan menghasilkan CO2.segar lagi. jarak distribusi yang lebih jauh  Menghasilkan produk dengan kualitas tinggi  Pemisahan yang lebih mudah pada produk yang diiris  Bagian-bagian dapat dikontrol  Presentasi produk yang lebih terimprovisasi dan penampakan jelas dari produk karena kemasan yang transparan . 1999). Modified atmosphere packaging memiliki prinsip kerja dimana produk yang mudah rusak (perishable food) ditempatkan pada suatu kemasan/film dengan barrier. Hal tersebut akan menyebabkan terjadinya perbedaan konsentrasi antara bagian dalam dan luar kemasan yang mengakibatkan perembesan O2 kedalam kemasan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu teknik pengemasan yang tepat agar kualitas buah manggis dapat dipertahankan.

c. penghalang untuk rekontaminasi produk  Tidak berbau dan merupakan kemasan yang praktis b. Weakness (Kelemahan) Berikut ini ialah kelemahan dari teknik pengemasan atmosfer termodifikasi. yaitu (Sivertsvik et al. sehingga dapat dan layak untuk dikonsumsi. Oleh karena itu dibutuhkan cara agar buah manggis tersebut tetap dalam keadaan baik. Sedikit atau tidak membutuhkan bahan tambahan pangan kimia  Kemasan yang tertutup. . Opportunity (Peluang) Produksi buah manggis Indonesia yang besar dan banyaknya permintaan negara-negara lain atas buah manggis mengakibatkan Indonesia harus menyediakan produk buah manggis dalam keadaan bagus ketika sampai dan penyimpanannya. d. 2002):  Penambahan biaya  Membutuhkan pengontrolan suhu  Formulasi gas yang berbeda untuk setiap jenis produk  Menggunakan peralatan yang spesial dan adanya latihan  Memerlukan keamanan pangan  Memperbesar volume kemasan mempengaruhi biaya transport dan memperbesar tempat untuk display  Kerugian apabila kemasan telah terbuka atau rusak  Penyerapan CO ke dalam makanan dapat menyebabkan kemasan pecah. Tantangan Tantangan dalam hal ini ialah perlunya dilakukan pengawasan terhadap suhu dan kemasan agar kemasan tidak pecah.

Robinson dan Eskin. PEMBAHASAN a. Bahan pengemas biodegradabel menggunakan biopolimer atau polimer yang berasal dari alam seperti polisakarida . Bahan ini bersifat biodebradabel dan diproduksi dari dari sumber yang dapat diperbaharui . Bahan ini juga dapat meningkatkan kualitas bahan daging. Namun bahan alami ini mempunyai banyak kelemahan dalam hal sifat-sifat mekaniknya sehingga membatasi penggunaanya. membatasi penggunaan bahan ini secara luas (Sinha dan Bousmina. 2001). Komponen utama adalah biopolymer. salahnya satunya dengan menyisipkan partikel nano di dalam matrik polimer tersebut. Biopolimer mempunyai potensi komersil untuk digunakan sebagai bioplastic dan edible film. Salah satu faktor yang paling berhubungan erat dengan shelf life stability dari suatu produk makanan adalah proses perpindahan massa yang muncul sebagai akibat dari pertukaran uap air antara makanan dengan udara sekitar (Robinson dan Eskin. lemak dan protein. nanoclay dan compatibilizing agent. 2005). mengurangi oksidasi lemak dan discoloration dan memperbaiki penampilan produk (Akbari dkk. Oleh karena itu perlu ditingkatkan sifat-sifat tersebut dengan cara memodifikasi polimer tersebut. sehingga bersifat ramah lingkungan.. 2007.4. 2001). permeabilitas yang tinggi serta viscositas melting yang rendah untuk proses selanjutnya. beku ataupun olahan dengan cara memperlambat kehilangan moisture. tetapi beberapa sifat-sifat dari bahan ini seperti kerapuhan. Biobased nanocomposite sebagai packaging bahan makanan dapat digunakan untuk memperpanjang umur (shelf-life) dari fresh product seperti buah-buahan dan sayuran dengan cara mengatur respiratory exchange. seafood baik yang segar. Kemasan Biobased Nanocomposite Biobased nanocomposite merupakan bahan jenis baru dalam industri pengemasan makanan dengan sifat-sifat mekanik dan barier yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan biopolimer murninya. . Biobased nanocomposite merupakan bahan yang terdiri dari biopolymer .

. . Beberapa jenis filer yang dipergunakan diantaranya adalah montmorillonite yang dilapisi smectite clay. Berbagai metode preparasi dapat dilihat seperti pada Gambar Gambar Metode Preparasi Nanocomposite Polimer (Sorrentino dkk.1999). Wolf dkk. Gianelis. 2007) Berdasarkan tingkat dispersi. pendistribusian platelet ke dalam matrik polimer akan mempunyai tiga (kemungkinan) susunan bahan yang dihasilkan yaitu: non intercalated (microcomposites). 1999. 2002.METODE PEMBUATAN BIOBASED NANOCOMPOSIT Biobased nanocomposite dikonstruksi dengan pendispersian sejenis material filler ke dalam nanopartikel membentuk flat platelet. Ray dkk.. 2006)... intercalated structure dan exfoliated atau delaminated structure (Rose. Platelet ini kemudian didistribusikan ke dalam matrik polimer (biopolimer) membentuk lapisan pararel ganda dan memberikan barrier yang komplek untuk gas dan uap air (LeBaron dkk. Struktur ketiga jenis susunan dapat dilihat pada Gambar 2. 1996.

. tetapi lebih pada peningkatan sifat bahan polimer secara signifikan dan prosesnya yang relatif sederhana (Sorrentino dkk. air. Tetapi penggunaan biopolimer secara murni mempunyai kelemahan dalam sifatsifat mekanik dan barriernya. melalui jangka waktu tertentu. Polimer yang dipergunakan sebagai matrik adalah biopolimer yang mempunyai sifat biodebradabel. Bukan hanya karena ketersediaannya yang melimpah dan harga murah. Biopolimer adalah polimer yang dapat diuraikan oleh alam . 2002) Beberapa jenis partikel nano inorganik yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan karakteristik sifat polimer. Tiga Jenis Susunan Hasil Pendistribusian Platelet ke dalam Matrik Polimer (Rose. Oleh karena itu jika dilakukan penggabungan biopolimer dengan bahan filler nanopartikel maka diharapkan dapat meningkatkan sifat-sifat mekanik dan barriernya. relatif murah harganya serta ketersediaan yang melimpah dialam. sumber yang dapat diperbaharui. 2007).. senyawa anorganik atau biomassa melalui mekanisme enzimatis oleh mikroorganisme yang dapat diukur dengan tes standar.Menurut standar ASTM D5488-94d.2004). tetapi hanya partikel clay yang potensial digunakan pada industri pengemasan. biodegradabel berarti dapat terdekomposisi menjadi karbondioksida.Gambar 2. metana. Bahan untuk memproduksi polimer ini dapat berasal dari sumber yang dapat diperbaharui (tanaman atau hewan) .

Starch clay nanocomposite film diperoleh dari mendispersikan secara homogen partikel montmorrilonite dalam bahan starch-based yang berbeda melalui teknik polymer melt processing. Berbagai studi telah banyak dilakukan dan menyatakan bahwa penambahan partikel nano ke dalam polimer biobased akan meningkatkan beberapa sifat bahan seperti kekuatan mekanik bahan (tensile strength dan modulus young). tetapi film dari regular corn starch menunjukan sifat-sifat . wheat dan potato starch) tidak memberikan pengaruh yang signifikan. metode pemrosesan. KARAKTERISTIK BIOBASED NANOCOMPOSITE Sebuah review yang comprehensive dalam penerapan biobased nanokomposit film untuk industri pengemasan makanan adalah sangat penting. Jenis sumber starch (corn. penggunaan dan sebagainya.21%). Dengan kenaikan kandungan clay (0. sifat thermal. metode sintesa. secara signifikan menaikan tensil strength dan (15-92 %) dan menurunkan water vapour permeability. Penggolongan polimer biodegradabel dapat dilihat seperti pada Gambar 3.Biodegradabel polimer atau biopolimer dapat diklasifkasikan menurut komposisi kimianya. kepentingan ekonomi. sifat antibakteri dan barriers properties dibandingkan polimer dasarnya.

5 % massa.. modulus elasticity dan kestabilan termal dari bahan (Misra dkk.yang lebih baik dibandingkan high amylopectin ataupun high amylase – based nanocomposite film. Dilakukan evaluasi pengaruh kandungan compatibilizer terhadap performance nanocomposite. Sementara organo –montmorillonite (OMMT) dengan aktivitas antibakteri dibuat dari Na.. Penggunaan compatibilizer ini juga menaikan tensile strength. Dari hasil analisa diperoleh bahwa cellulosic plastic – based nanomposite dengan kandungan compatilizer 3 % berat menunjukan struktur exfoliated yang lebih baik dari pada yang tidak mengandung compatibilizer atau mengandung 7. barrel temperature profil screw speed dan barrel moisture content) terhadap struktur dan sifat-sifat nanocomposite film juga diinvestigasi dalam penelitian ini. 2003). 2005. Okada dkk. Tes aktivitas antimikroba dengan staphylococcus aureus dan Escherichia coli menunjukan bahwa film dari polimer ini . water vapour permeability yang terendah serta tensile strength yang tertinggi (Avella dkk.MMT) dan chlorhexidine acetate (CA) dengan kandungan OMMT kurang dari 0. formamide) terhadap struktur dan sifat starch clay nanocomposite film menunjukan bahwa film dengan 5 % glycerol menunjukan water vapour permeability yang paling rendah dan tensil strength serta transition temperature (Tg) yang paling tinggi.Monmorillonite (Na . Composite film dari kitosan dan polylactic acid (PLA) melalui solution mixing dan fil casting menunjukan keefektifan permukaan bahan dalam mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam spectrum yang luas bakteri gram positif dan gram negative (Sebastien dkk. menunjukan sifat-sifat mekanik yang baik .. urea. Pengaruh kondisi operasi proses extrusion (screw configuration. Dalam prose situ ditambahkan Maleic anhydride grafted cellulose acetate butyrate (MA-g-CAB) sebagai compatibilizer. 2002.. Analisa pengaruh kandungan tiga jenis plasticizer (glycerol. 2008) Nanocomposite dari bahan trietil citrate (TEC) plasticized celluloe acetate (CA) dengan clay yang dimodifikasi secara organic.Kombinasi kandungan moisture (20 %) dan shear screw configuration yang tinggi menunjukan exfoliation yang hampir lengkap . Dari analisa menunjukan bahwa peningkatan shear intensity akan meningkatkan exfoliation dan disperse dari clay platelets. Tang. 2006).5 % berat.

Sementara Poly acrylic acid (PAA) digunakan sebagai crosslinking agent untuk memberikan water resisten terhadap PVOH. . Dalam berita tersebut dijelaskan bahwa adanyat teknologi nanokomposit untuk pengemasan makanan terutama nanokomposit yang biodagreble. 2007).kuat menghambat berbagai jenis mikroorganisme .. Hasil analisa menunjukan film dengan 10 % CNXLs / 10 % PAA /80 % PVOH memberikan (Tamhane. Analisis SWOT Keunggulan Beberapa kelebihan karakteristik nanocomposite yang menjadikan bahan ini mempunyai potensi sebagai bahan pengemas diantaranya adalah:  Peningkatan ketahanan bahan sehubungan dengan peningkatan kekuatan  Sifat-sifat barrier yang lebih baik (untuk pengemas)  Sifat-sifat optical yang lebih baik sehubungan dengan ukuran nanopartikel yang sangat kecil  Pemrosesan yang lebih mudah karena viskositas yang lebih rendah  Sifat-sifat recycle yang baik (Akbari dkk. Tensile strength paling tinggi diperoleh dari PLA yang digabung dengan BC (Piao. Bahan nano. 2009).com/terapan/2011/12/20/teknologi-nanokompositpada-proses-pengemasan-makanan-423796.scale biodegradabel biocomposite yang terdiri dari bacterial cellulose (BC) dalam matriks polylactic acid (PLA) dibuat dengan solution exchange process dan compression molding. 2006). meliputi bakteri gram positive dan gram negative (Meng dkk. Sumber Ide Ide tersebut di atas didapat dari berita di google. (http://teknologi.. ABC (diasetilasi) memberikan kenaikan modulus yang paling tinggi. yaitu kompasiana.html).kompasiana.. sifat mekanik yang paling tinggi dari semua perlakuan b. c. Oleh karena itu penulis mencoba mengambil teknik tersebut sesuai dengan keunggulannya terhadap bahan makanan. 2006).

maka tenik pengemasan ini dapat diterapkan untuk menapatkan kualitas buah manggis yang baik dan tahan lama serta ikut mendukung aksi GO GREEN. Tahap Pewujuan Proses Adapun tahap-tahap untuk mewujudkan proses tersebut ialah:  Dilakukannya sosialisasi tentang adanya teknologi pengemasan terbaru yang tidak kalah baik dari teknik kemasan yang berteknologi tinggi lain.Kelemahan Kelemahan dari teknik kemasan ini ialah harus diari biopolimer yang sesuai dan tidak merusak lingkungan.   Kebijakan dari pemerintah alam penggunaan kemasan biodegrable. yaitu tenologi pengemasan biobase dagreble yang ramah lingkungan. . sehingga bersifat ramah lingkungan. Pengalihan penggunaan kemasan secara perlahan menggunakan kemasan biodegrable. Selain itu d. Ditambah lagi buah manggis ini juga merupakan komoditi yang akan diekspor. Peluang Dengan banyak terjadinya keruakan lingkungan akibat penggunaan plastik dan kemasan lain yang merusak lingkungan dan daya tahan untuk mempertahankan buah yang rendah. Bahan yang bersifat biodebradabel dan diproduksi dari dari sumber yang dapat diperbaharui . Tantangan Tenik pengemasan yang baru ini memerlukan orang yang ahli dalam proses pembuatannya.

LABEL Pada label kemasan. b. nama dagang juga dapat dicantumkan. Produk dari luar negeri boleh dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. 427/MENKES/SKB/VIII/1985. sedangkan makanan cair dengan satuan volume. dan dapat ditambahkan dalam bahasa Inggris bila perlu. e. Nama produk Disamping nama bahan pangannya. Makanan halal adalah makanan yang tidak mengandung unsur atau bahan yang terlarang/haram dan atau yang diolah menurut hukum-hukum agama Islam.5. Untuk makanan semi padat atau kental dinyatakan dalam satuan volume atau berat. Berat bersih atau isi bersih Berat bersih dinyatakan dalam satuan metrik. Beberapa perkecualiannya adalah untuk komposisi yang diketahui secara umum aau makanan dengan luas permukaan tidak lebih dari 100 cm2. d. Produk dalam negeri ditulis dalam bahasa Indonesia. kecuali untuk vitamin dan mineral. Urutannya dimulaid ari yang terbanyak. Untuk makanan padat dalam cairan dinyatakan dalam bobot tuntas. Untuk makanan padat dinyatakan dengan satuan berat. Daftar bahan yang digunakan Ingradien penyusun produk termasuk bahan tambahan makanan yang digunakan harus dicantumkan secara lengkap. 7 tahun 1996 tentang Pangan) : a. Nama jalan tidak perlu dicantumkan apabila sudah tercantum dalam buku telepon. sekurangkurangnya dicantumkan hal-hal berikut (Undang-Undang RI No. maka ingradien tidak perlu dicantumkan. Produsen yang mencantumkan tulisan halal pada label/penandaan makanan produknya bertanggung jawab terhadap . c. khususnya untuk makanan dan minuman. Nama dan alamat pihak yang memproduksi atau memasukkan pangan ke dalam wilayah Indonesia label harus mencantumkan nama dan alamat pabrik pembuat/pengepak/importir. Untuk makanan impor harus dilengkapi dengan kode negara asal. Keterangan tentang halal Pencantuman tulisan halal diatur oleh keputusan bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Agama Mo.

setelah pencantuman best before / use by. Permenkes 180/Menkes/Per/IV/1985 menegaskan bahwa tanggal. Vinegar / cuka 4. Produk pangan yang memiliki umur simpan 3 bulan dinyatakan dalam tanggal. f. Umur simpan produk pangan biasa dituliskan sebagai : . tanggal. bulan. Sayur dan buah segar 2.Best before date : produk masih dalam kondisi baik dan masih dapat dikonsumsi beberapa saat setelah tanggal yang tercantum terlewati . sedang produk pangan yang memiliki umur simpan lebih dari 3 bulan dinyatakan dalam bulan dan tahun. bulan. Gula / sukrosa 5. Saat ini kehalalan suatu produk harus melalui suatu prosedur pengujian yang dilakukan oleh tim akreditasi oleh LP POM MUI. Bahan tambahan makanan dengan umur simpan lebih dari 18 bulan Adapun Desain Label untuk kemasan buah manggisini ialah: .Use by date : produk tidak dapat dikonsumsi. dan tahun. badan POM dan Departemen Agama. Minuman beralkohol 3. Beberapa jenis produk yang tidak memerlukan pencantuman tanggal kadaluarsa: 1. karena berbahaya bagi kesehatan manusia (produk yang sangat mudah rusak oleh mikroba) setelah tanggal yang tercantum terlewati.halalnya makanan tersebut bagi pemeluk agama Islam. dan tahun kedaluwarsa. bulan dan tahun kadaluarsa wajib dicantumkan secara jelas pada label.

Castro. Gionmarco. 4(2) : 295-304Cortivo. J. Food Processing and Preservation. Modified Atmosphere Packaging of Head Lettuce. J.. 2008.A..L Downing.DAFTAR PUSTAKA Anwaruddin.J. 1994. Reza. Bultin Pnlitian Hortikultura 5 (2) : 33-38.M. Sutarto dan M. 1990. Hotchkiss and D. M. Polimer Sebagai Bahan Baku . I.H.Rao. M. J. Stimulasi Pertunbuhan Bibit Buah Manggis.

php?id=1057. (diakses tanggal 11 Juni 2013) Fellows. Unites States : Snited States Patent. Majalah Food Review referensi industri & teknologi pangan Indonesia vol. PT.P.go.III no.2 Februari 2008. Food Processing Technology. Media Pangan Indonesia. Method for creating Modified Atmosphere Packging.id/news/detail. (http://www.J.Kemasan Pangan. 2000. Bogor Colombo. Departemeen Pertanian Indonsia. 2012. Cambridge . Edward A. Principles and Practice: 2nd Ed. Woodhead Publishing Ltd.deptan.