Idiom (‫اال صط الح ية( تاريبعتلا‬

May 28 Posted by amaliaelfanani BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Idiom adalah kumpulan dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan atau ungkapan yang tidak bisa difahami secara harfiyah karena mempunyai makna yang berbeda dari kata-kata yang membentuknya, sehingga harus difahami secara konteks dan diterjemahkan dengan mencarikan padanannya dalam bahasa sasaran. Idiom dalam bahasa Arab bisa berupa gabungan kata dengan preposisi, gabungan kata dengan kata, dan peribahasa/ungkapan. Idiom bisa ditemukan dalam berbagai kamus, gabungan kata dan preposisi dan gabungan kata dengan kata dapat ditemukan di kamus Al-Ashry, Al-Munjid, Al-Munawwir, Al-Mawrid, dan lain-lain. Sedangkan idiom yang berupa ungkapan atau peribahasa dapat ditemukan di AlMunjid. Adapun padanannya dalam bahasa Indonesia dapat dicari sendiri.baca lanjutannya…ok B. Rumusan Masalah 1. Jelaskan tentang pengertian Idiom? 2. Jelaskan tentang macam-macam Idiom? 3. Jelaskan tentang karakteristik Idiom? 4. Jelaskan sumber-sumber Idiom dalam bahasa Arab? C. Tujuan a. Mengerti tentang pengertian Idiom b. Mengerti tentang macam-macam Idiom c. Mengerti tentang karakteristik Idiom d. Mengerti sumber-sumber Idiom dalam bahasa Arab BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Idiom Salah satu jenis ungkapan yang terdapat dalam semua bahasa, tetapi yang sangat khas untuk tiap bahasa adalah Idiom. Dalam bahasa Arab idiom bisa digunakan dengan ‫ةعد‬ٞ‫ذايهؿ اس‬ٞ. Adapun pengertian idiom secara istilah adalah sebagai berikut: 1. Menurut Munir Ba’albaki ‫ب ِ ٕ م ق ٍخ‬ٙ ‫ و ٍّبر‬ٟ ٔ‫ُ ِؼب‬ٙ ‫ غ زّذ ِٓ ِدشد ف‬٠ ْ‫ ّ ىٓ أ‬٠ ‫ ال‬ٕٝ ‫ػ جبسح راد ِؼ‬ Idiom adalah ungkapan yang mempunyai makna yang mana tidak mungkin difahami secara kataperkata saja. 2. Beekmaan dan Callow (1974) dalam Larson menjelaskan idiom yaitu ungkapan untuk dua kata atau lebih yang tidak dapat dimengerti secara harfiah dan secara semantis berfungsi sebagai satu kesatuan. 3. Idiom adalah gabungan dari dua kata atau lebih yang membentuk makna baru. Makna baru tersebut tidak dapat diramalkan atau dicocokkan dari makna unsur-unsurnya. 4. Longman mendefinisikan pengetian idiom adalah: “Group of word in a fixed order having a

Dalam hal ini idiom bisa dilihat dari makna konteks. Pada contoh tersebut. Daftar Hitam = Daftar yang memuat nama-nama orang yang diduga atau dicurigai berbuat kejahatan. macam-macam idiom berdasarkan konstruksi yang membentuknya menurut Kridalaksana dalam Imamuddin (2001) bisa berupa: a.akan berbeda dari kata-kata yang menjadi bagiannya. Di sini harus dilihat bahwa tidak bisa langsung diterjemahkan satu persatu kemudian makna kata tersebut digabungkan. sehingga makna yang dimiliki berasal dari seluruh kesatuan itu. ”Idiom adalah suatu ungkapan yang tidak bisa difahami dengan makna harfiyah kata-kata yang menyusunnya. tetapi gabungan kata dengan preposisi tersebut menjadi satu kesatuan yang bermakna lain dari makna kata jika berdiri sendiri. Konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. “Is an expression which can not be understood from internal meanings of the words of which it composed. engertian ini mengacu pada gabungan kata dengan preposisi seperti kata: ‫ أ ز‬yang bermakna mengambil ketika kata ini bergabung dengan preposisi ‫ ث‬yang bermakna dengan dan menjadi ‫ أ زث‬bukan bermakna “mengambil dengan” tetapi bermakna “melakukan”. daftar. Idiom tidak bisa diterjemahkan dan difahami secara harfiyah karena kata-kata tersebut mempunyai m. Koran Kuning = Koran yang biasanya memuat sensasi. Idiom adalah satuan ujaran yang maknanya tidak dapat “ diramalkan” dari makna unnsurunsurnya. karena .” 5. (3). Macam-macam Idiom Idiom ini dibagi menjadi 2 macam yaitu 1. Contoh : Menjual gigi = tertawa keras-keras Membanting tulang = bekerja keras Meja hijau = pengadilan 2. For this matter an idiom should be learned in context”. 7. Koran masih memiliki makna leksikalnya. Idiom Sebagian Idiom sebagian adalah idiom yang salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikalnya sendiri. Idiom bisa terdiri dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan ataupun bisa berupa ungkapan. 6. Idiom harus difahami dan diterjemahkan dengan melihat konteks dan melihat padanannya dalam bahasa sasaran. baik secara leksikal maupun gramatikal. Contoh : Buku Putih = Buku yang memuat keterangan resmi mengenai suatu kasus. B. ‫ةعد‬ٞ‫أ داس‬ٚ َ‫َج‬ٚ‫ديا داَينيا َْ داع‬ٞ ‫هدطْ اي‬ٞ‫ْاعَ جادْدطا ع‬ٖٞ‫ْاعَيا َْ ا‬ٞ ‫يني حيقدطَيا‬ ‫ب‬ٙ١ ‫و ٍّخ ف‬ Idiom adalah ungkapan atau kumpulan kata yang tidak bisa kita fahami maknanya secara harfiah setiap katanya. Idiom Penuh Idiom penuh adalah idiom yang semua unsur-unsurnya sudah melebur menjadi satu kesatuan. kata buku. “Idiom adalah kumpulan kata-kata yang memiliki makna khusus yang berbeda dengan makna tiap-tiap kata dalam pengertian kata itu sendiri. (2).particular meaning different from the meanings of each word understood on its own”. Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa: (1).

Contoh: No Kata Preposisi Gabungan kata dan Preposisi Makna 1 ‫َاق‬berdiri ‫ة‬dengan ‫ ة َاق‬Melakukan 2 ‫ عجط‬Mendengkur Dengan: ‫ة‬ naknasegneM ‫عدر ث‬ 3 Menangkis: ‫ةرػ‬ Dari/Tentang:‫ْع‬ ٓ‫ؽزة ػ‬ Membela atau mempertahankan 4 Mengetahui: ‫فسع‬ Di atas: ‫يع‬ٜ ٍٝ ‫ػشف ػ‬ Mengatur 5 Mati: ‫داف‬ Dengan: ‫ة‬ ‫ف بدث‬ Mencampur b. engertian ini mengacu pada gabungan kata dengan kata lain seperti kata ً١‫ م‬yang bermakna “berat” ketika bergabung dengan َ‫ اٌذ‬yang bermakna “darah” lalu menjadi ‫ً اٌذَ م‬١. bukan berarti bermakna “berat darahnya” tetapi bermakna “tidak disukai orangnya”.ketika digabungkan akan mempunyai makna yang baru. Kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. contoh: No Kata 1 Kata 2 Gabungan kata 1 dan 2 Makna 1 anjang: ً٠ٛ‫ه‬ Hati: ‫ياةيا‬ ‫ ً اٌ جبس‬٠ٛ‫ه‬ Penyabar 2 anjang: ً٠ٛ‫ه‬ Lidah: ‫ْاطييا‬ ْ‫ ً اٌ ٍ غب‬٠ٛ‫ه‬ Yang lancang/Kurang Ajar 3 Tuan: ‫ذ‬١‫ع‬ Hari: ‫ايا‬ٞ‫َا‬ .

1989: 121) Seperti menterjemahkan peribahasa (tamsil) metafora. karena mungkin ungkapan tersebut tidak lazim pada bahasa sasaran tetapi bisa dicarikan padanannya dalam bahasa sasaran atau cukup maksudnya saja. Misalnya: ‫شح‬١‫ذ لق‬١ٌ‫ا‬ٚ ‫شح‬١‫ٓ ثق‬١‫اٌؼ‬ terjemahan harfiah: “Mata melihat sedangkan tangan pendek”. Ungkapan yang bisa diterjemahkan dengan penerjemahan para frase atau pengungkapan bebas mutlak dapat juga digunakan ungkapan bahasa sasaran yang selaras. Contoh lain: ‫ الرقؼش ذن ٌٍٕبط‬terjemahan harfiah: “Janganlah kamu palingkan pipimu dari manusia”. Dengan demikian penerjemahan peribahasa atau ungkapan tak perlu diterjemahkan secara harfiah. Dapat disepadankan dengan “maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai. (Midred L Larson. Ungkapan “memalingkan pipi” dalam bahasa Indonesia tidak lazim maka ungkapan yang biasa dipakai adalah “memalingkan muka”. Contoh: No Padanan dalam bahasa Indonesia Idiom dalam bahasa Arab 1 enyesalan akhir tiada guna ‫ِخالخشَ ثؼذ إٌذا‬ 2 Rajin pangkal pandai malas pangkal bodoh ً‫زىبع‬٠ ٌّٓ ٝ‫ال ره بف فٕذاِخ اٌؼمج‬ٚ ً‫ال رىغ‬ٚ ‫ذ‬ٙ‫اخ‬ 3 Cinta itu buta ‫سح‬ٛ‫ اٌست ِؾ‬ٟ‫ظ ف‬١ٌ 4 Tak ada gading yang tak retak ‫ٌىً زغٓ ػبا‬ ‫ت ث‬١‫ ث أشِٓ هٍت أ ب ث ػ‬ٟ‫م‬ 5 Diam itu emas ‫اٌقّذ زىّخ‬ C. bahasa adat atau yang lainnya. Karakteristik Idiom(‫ةعديا ؿااؿش‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫)ح‬ ٗ‫ ّ ىٓ أْ ٔ غ زخ ٍ ق‬٠ ‫ب ِب‬ٙ ‫بر‬١ ‫ٓ ه‬١ ‫ب ر سًّ ث‬ٙ ‫ب زبي ِ فشداد اٌ ٍ غخ رار‬ٙ ٌ‫خ زب‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫إْ اٌ ز ؼ ج‬ ٟ‫و ّب أْ و ً ِ فشداد اٌ ٍ غخ ل ذ ر ّ ز ؼذ ث بٌ خ قبئ ـ اٌ ز‬ٚ ،‫دالالد‬ٚ ْ‫ش ٘ب ف ئْ ِٓ ِؼب‬١ ٓ‫ب ػ‬ٙ ‫ضد ث‬١ ّ ‫ر‬ ‫ خ‬٠ٕٛ ‫ ٔ سٓ ث قذد٘ب ل ذ ار ق فذ ِٓ اٌ خ قبئ ـ اٌ ّ ؼ‬ٟ‫خ اٌ ز‬١ ‫خ اٌ ؼشث‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫اٌ ز ؼ ج‬ :ٟ ‫ أر‬٠ ‫ّب‬١ ‫خض٘ب ف‬ٛ ٔ ‫ خ‬٠‫ب اٌ ّدبص‬ٙ‫ ؼ ز‬١ ‫ ه ج‬ٝ ٌ‫ث بإل مبف خ إ‬ . ” enerjemahan ungkapan ini harus juga diselaraskan dengan ungkapan yang lazim digunakan dalam bahasa sasaran.َ‫ ب‬٠‫ذ اال‬١ ‫ع‬ Hari Jum’at 4 Ibu: ‫َأ‬ Buku: ‫ةادنيا‬ ‫أَ اٌ ى زبة‬ Surat Al-Fatihah c.

yaitu pada sabda Rosulullah‬يع ؿسذ ‪ٖ ٚ‬ة نطَدطا ‪(menggigit) bermakna‬‬ ‫‪saw:‬‬ ‫ػ ٍ ‪ ١‬ىُ ث غ ٕ ز‪ ٚ ٝ‬ع ٕخ اٌ خ ٍ فبء اٌ شا ؽذ‪ ِٓ ٓ ٠‬ث ؼذ‪ ،‬ػ ن‪ٛ‬ا ػ ٍ ‪ٙ١‬ب ث بٌ ٕ‪ٛ‬اخز)‪uk hannus adap tapadret‬‬ ‫)‪dan sunnah khulafaur rosyidin dan kemudian gigitlah‬‬ ‫اٌ ّبء ث ّ ؼ ٕ‪ ٠ ٝ‬أر ‪ٜ ٟ‬يع َقس‪ ٞ‬اَْٖ حس‪ٞ‬سن ‪ ٖٚٞ‬اياسَأ اٖعك‪ ٚ‬يؿأ ‪ٞ‬ف دْان ‪ٞ‬ديا داس‪ٞ‬ةعديا ‪3.‫َْ ايإ د‪ٚ‬ؿقَيا ْع اٖظفي اْاةْ‪ٞ‬اي رإ َاينيا عا‪ْٚ‬أ كَؽأ َْ ح‪ٞ‬ةسعيا ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعدي ْإ ‪1.‬‬ ‫ا فط ز ‪١‬ب و ّب ف ‪ ٟ‬ل ‪ ُٙ ٌٛ‬خ ج ٍه ػ ٍ‪ ٝ‬بسث ه ‪ ،‬خ ؼ ٍ زٗ ٔ قت ػ ‪ ٓ١‬ال‪ ٠‬مغ ث بٌ ؾ ٕبْ‪ ،‬ف ‪ٙ‬زٖ األل ‪ٛ‬اي ف ‪ٟ‬‬ ‫أ فً ا ع ز ؼّبٌ ٗ أِ ثبي ٔ طك ث ‪ٙ‬ب أف شاد ِ زّ ‪١‬ض‪ ٓ ٠‬ظش‪ٚ‬ف ‪ِٛٚ‬ال ف ِؼ ‪ٕ ١‬خ‪. Syi’ir‬‬ ‫‪ٞ‬ف ٖطفْة ‪ٜ‬قيأ ‪ bermakna‬اةاة ٖطفْ ‪ٜ‬يع ذدف ‪Banyak terdapat didalamnya seperti lafadz‬‬ ‫أِش‪ ٜ‬ف ‪ ٗ١‬و ث ‪١‬ش ِٓ اٌ ز ؼت‪:hawabid ri’iys adap tapadret utiay ،‬‬ ‫‪ٚ‬إٔ ‪ ٝ‬إر أ عت ث ‪ٙ‬ب و ٍ ‪ ١‬جب ف زسذ ػ ٍ ‪ٍ ٌ ُٙ١‬خ غف ث بث ب‬ ‫قةط َٖي‪ٚ‬ق اَْٖ حس‪ٞ‬سن ‪ ٖٚٞ‬اَ سد اذ ءاٖدْا دعة دي‪ٞ‬ق ‪ٞ‬ديا ‪ ٖٚٞ‬سد اذ ْع حَج اْيا داس‪ٞ‬ةعديا ‪5. Sumber – Sumber Idiom Bahasa Arab‬‬ ‫‪1.‬‬ ‫ث ؼًّ ف ‪ ٗ١‬ززق ‪ِٙٚ‬بسح ‪ٚ . yaitu pada firman Allah:‬‬ ‫إْ ف ‪ ٝ‬رٌ ه ٌ زو ش‪ ّٓ ٌ ٜ‬و ب ْ ٌ ٗ ل ٍت أ‪ ٚ‬أٌ م‪ ٝ‬اٌ غّغ ‪ ٛ٘ٚ‬ؽ‪١ ٙ‬ذ )‪itsap uti naikimed gnay adap huggnus‬‬ ‫‪terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan‬‬ ‫)‪pendengarannya. sedang dia menyaksikannya‬‬ ‫‪2.‬أ‪ٚ‬ي ِٓ ر ى ٍُ ة‬ .‬‬ ‫‪4. Hadits Nabawi‬‬ ‫‪ٜ‬يعرج ا‪ْٚ‬ي اة كع ‪Idiom yang terdapat dalam Hadits Nabawi diantaranya pada lafadz:‬‬ ‫‪ٖٞ (berpegang teguh).‬ال ‪ ٠‬م ؼ مغ ٌ ٗ ث بٌ ؾ ٕبْ ث ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ال ‪ٙ ٠‬ذد ‪ٚ‬ال ‪ ٠‬خ‪ٛ‬ف ‪ ٔٚ‬قت ػ ‪ ٗ١ ٕ ١‬ث ّ ؼ ٕ‪ٝ‬‬ ‫ِ‪ ٛ‬مغ ػ ٕب‪ ٠‬خ ف ‪ٙ‬زٖ اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد ف ‪ ٟ‬أ فً ‪ ٚ‬م ؼ‪ٙ‬ب أِ ثبي أ ف جسذ ر غ ‪١ ١‬شاد ا فط ز ‪ ٗ١‬ث ف ؼً ؽ ‪ٛ١‬ػ‪ٙ‬ب‪. Al-Qur’an‬‬ ‫‪ (atau‬عَطيا ‪ٜ‬قيأ ‪Banyak sumber Idiom yang terdapat di Al-Qur’an diantaranya pada lafadz‬‬ ‫‪ (mendengarkan dengan penuh‬عَدطا ‪yang menggunakan pendengarannya) bermakna‬‬ ‫‪perhatian).‬‬ ‫)ح‪ٞ‬ةسيا حؽييا ‪ٞ‬ف ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعديا سداؿَيا( ‪D.‬‬ ‫‪ٚ‬ر ٍ‪ٙ ٔٛ‬ب ث أٌ ‪ٛ‬أ ‪ٙ‬ب‪٘ٚ ،‬زا ظب٘ش ف ‪ ٟ‬أ ى ؼبط ِس ‪١‬و األِخ اٌ ط ج ‪ ١‬ؼ ‪١‬خ ػ ٍ ‪ٙ١‬ب ث ق‪ٛ‬سح ‪١‬ش ِسذ‪ٚ‬دح ‪ٚ ،‬ر أ ‪١‬ش٘ب‬ ‫ث ج ؼل ٔ ‪ٛ‬از‪ ٟ‬اٌ س ‪١‬بح االخ زّبػ ‪١‬خ ‪ ٚ‬اٌ غ ‪١ ١‬ب ع ‪١‬خ أٌ ‪ ٝ‬زذِب ف ‪ِ ٟ‬خ ز ٍف اٌ ؼ ق‪ٛ‬س‪ ،‬ف بٌ ز‪ ٕ ٠ ٞ‬ؼُ اٌ ٕظش‬ ‫ف ج غخ اٌ س ‪١‬بح اٌ ؼشث ‪١‬خ ف ‪ ِ ٟ‬جذأ ف ‪ ٟ‬اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ اٌ ؼشث ‪١‬خ ‪ ٠‬دذ أ‪ٚ‬ي ِب ‪ ٠‬دذ ا فط جب ‪ٙ‬ب ة‬ ‫أِش٘ب‪ٚ ،‬ر ٍ‪ٙ ٔٛ‬ب ث أٌ ‪ٛ‬اْ اٌ جبد‪ ٠‬خ ‪ِٚ‬ب ف ‪ٙ١‬ب ِٓ ز ‪١‬بح اٌ شاػ‪ٚ ٟ‬اٌ ؼ ‪١‬ؼ ف ‪ٕ ِ ٟ‬بش اٌ قخشاء ‪ٚ‬ظ‪ٛٙ‬س أ بس اٌ ؼشة‬ ‫ف ‪ ٟ‬اٌ ؼبدح ‪ ٚ‬اٌ ز مبٌ ‪١‬ذ ‪ٚ‬هشق اٌ ّ ؼ ‪ ١‬ؾخ ػ ٍ ‪ٙ١‬ب و ّب ف ‪ ٟ‬ل ‪ : ُٙ ٌٛ‬أػو اٌ م‪ٛ‬ط ث بس‪ٙ ٠‬ب ‪ٚ ،‬ل ٍت ٌ ٗ ظ‪ٙ‬ش اٌ سّٓ ‪ٚ،‬‬ ‫‪ٚ‬أل ش هللا ػ ‪ ٓ١‬ف ْ‪ٚ ،‬أ ٍح فذسٖ ‪ ٟ٘ٚ،‬ر ؼبث ‪١‬ش ِبو بْ ث ٕ‪ ٝ‬ف ْ ػ ٍ‪ ٝ‬أ٘ ٍٗ‪ ٚ ،‬ع م ‪١‬ب ٌ ف ْ ‪ٚ‬سػ ‪١‬ب ‪،‬‬ ‫ث ؼ ن‪ٙ‬ب ٌ ‪ٛ١‬خذ ٌ ‪ٛ‬ال ٔ ؾأر ٗ ف ‪ ٟ‬ث ‪ ١‬ئ زٗ ب فخ و‪ٙ‬زٖ اٌ ج ‪ ١‬ئخ اٌ جذ‪ ٠ٚ‬خ‪.‬‬ ‫ٖ اٌ سب سس ث ٓ ظبٌ ُ و ب ْ ل ذ مشة سخ ف م ز ٍٗ‪ ،‬اٌ غ ‪١‬ف اٌ ؼزي ث ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ف بد األ‪ٚ‬اْ‪ٚ .‬‬ ‫أ ج ‪ٙ١‬ب اٌ ّبد‪ٚ ٞ‬اٌ ّ ؼ ٕ‪ ٞٛ‬جة اٖدا‪ٞ‬ة‪ َْ ٜ‬ح‪ٞ‬ياييا ح‪ٞ‬ذايهؿ ايا دا س‪ٞ‬ةعديا سؿاْع دادَدطا ‪4.‬‬ ‫ا ز ٍف ػٓ اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ف ‪ ٟ‬ا ع زّذاد ِؼ ٕبٖ ِٓ اٌ ّ‪ٛ‬ا م ؼخ ‪ٚ‬ار فبق اٌ دّبػخ اٌ ٍ غ‪ ٠ٛ‬خ ٌ زٌ ه أه ٍك‬ ‫ث ؼل اٌ ٍ غبٔ ‪ ٓ١‬ػ ٍ ‪ ٗ١‬ر ؼ ج ‪١‬ش بسخ‪ ٟ‬اٌ ّشو ض ‪ ٠ٚ‬غ زّذ ِؼ ٕ‪ ٝ‬اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ِٓ ٟ‬اٌ ؼ ل خ‬ ‫اإل ع ٕبد‪ ٠‬خ أ‪ ٚ‬اٌ غ ‪١‬بق ٌ زٌ ه أه ٍك ػ ٍ ‪ ٗ١‬ػ ٍ ‪ ٗ١‬ر ؼ ج ‪١‬ش دا ٍ‪ ٟ‬اٌ ّشو ض‪ٚ ،‬ا ز ٍف ػ ٕٗ ف ‪ ٟ‬ػذَ ن‪ٛ‬ػٗ‬ ‫‪١ ١‬ش ألْ رٌ ه ‪ ٠‬ؤد‪ ٞ‬إٌ ‪ ٝ‬ر سط ‪ ُ١‬اٌ ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ر ّبِب ف ‪ ٟ‬ز ‪ ٓ١‬أْ اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٠ ٟ‬م جً ٌ ٍذ‬ ‫اٌ ز غ ج ‪١‬شاٌ ز‪ ٞ‬ال‪ ٠‬سطُ ِؼ ٕبٖ ‪ ٌٚ‬ىٓ ‪ ٠‬غ ‪١‬ش دالٌ زٗ‪ ،‬و ّب ا ز ٍف اٌ ز غ ج ‪١‬ش اال فط ز‪ ٝ‬ػٓ اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش‬ ‫اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ف ‪ ٟ‬ر ّ ‪١‬ضٖ ث بٌ ث جبد ‪ٚ‬اٌ ذ‪ٚ‬اَ ‪ ٠ٚ‬زّ ‪١‬ض اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ث بٌ ز غ ‪١ ١‬ش اٌ ز ؽ‪.‬‬ ‫فط ز‪ ٟ‬اياس‪ٞ‬ةعديا ْأ ف‪ٚ‬سعَيا َْف ‪،‬ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعديا عَ ح‪ٞ‬قا‪ٞ‬طيا داس‪ٞ‬ةعديا يشادد ‪2.ٟ‬‬ ‫‪ ٠‬خ ِغ األِ ثبي ‪ ،‬رٌ ه ر ىشس ا ع ز ؼّبٌ ٗ ‪ ٚ‬ؽبع أ ف جر ر ؼ ج ‪١‬شا ذايهؿ ايا داس‪ٞ‬ةعديا يشادد ‪3.‬‬ ‫ي اٌ غ ‪١‬بق اٌ س نبس‪ٞ‬‬ ‫‪ٚ‬االخ زّبػ‪ٚ ٟ‬اٌ ث مبف ‪ٍ ٌ ٟ‬دّبػخ اٌ ٕبه مخ ث بٌ ٍ غخ اٌ ز‪ ٟ‬ر ذ‪ٚ‬س ف ‪ٙ١‬ب ِ ثً ٘زٖ‬ ‫اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ‪ٙ ٌٚ ،‬زا اٌ غ جت ْ اٌ ق ؼت ٔ مً ث ؼل اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ ِٓ ٌ غخ أٌ ‪ٟ‬‬ ‫ٌ غخ أ ش‪ ٞ‬ث ب ٌ زشخّخ اٌ سشف ‪١‬خ ‪.

ِٓ ‫د إال‬ٛ‫ب ػٓ اٌ ّ م ق‬ٙ‫ ٕ ج ئ ٕب ٌ فظ‬٠‫اع اٌ ى َ إر ال‬ٛ ٔ‫خ ِٓ أ ّل أ‬١ ‫خ اٌ ؼشث‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫إْ ٌ ز ؼ ج‬ ‫االخ زّب‬ٚ ٞ‫بق اٌ س نبس‬١ ‫ ي اٌ غ‬. Hadits Nabawi .‫ ػًّ ِب‬ٟ ‫ش ف‬١ ٍٝ ‫ق ػ‬ٛ‫ ر ف‬ٕٝ ‫ ث ّ ؼ‬ٟ‫ب ع‬١ ‫ُ مشة اٌ شل ُ اٌ م‬ٙ ٌٛ ‫ل‬ٚ . b. Idiom Sebagian 3) macam-macam idiom berdasarkan konstruksi yang membentuknya menurut Kridalaksana dalam Imamuddin (2001) bisa berupa: a.‫ب‬ٙ١ ‫س ف‬ٚ‫ ر ذ‬ٟ‫ ٌ ٍدّبػخ اٌ ٕبه مخ ث بٌ ٍ غخ اٌ ز‬ٟ ‫اٌ ث مبف‬ٚ ٟ‫ػ‬ .ِٖٛٚ ًٍ ‫ م‬ٕٝ ‫ْ ث ّ ؼ‬ٛ١ ‫ اٌ ؼ‬ٟ ‫ُ رس اٌ شِبد ف‬ٙ ٌٛ ‫ِٓ أِ ث ٍخ رٌ ه ل‬ٚ ‫ٌ مذ أو ذ‬ٚ .akan berbeda dari kata-kata yang menjadi bagiannya. 2) Idiom ini dibagi menjadi 2 macam yaitu 1. Kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. Idiom harus difahami dan diterjemahkan dengan melihat konteks dan melihat padanannya dalam bahasa sasaran. Idiom tidak bisa diterjemahkan dan difahami secara harfiyah karena kata-kata tersebut mempunyai m.‫ف اٌ ؼزي‬١ ‫ف أ جش ث ؼزسٖ ف مبي ع جك اٌ غ‬ : ٗ ٌ ‫ٗ اٌ ٕبث غخ ل بي‬١ ‫ نب ف ىب ْ إرا ٌ م‬٠‫و بْ اٌ ٕ ؼّبْ ِش‬ٚ ْ‫ ٌ ؼ قبَ فبزت اٌ ٕ ؼّب‬ٟ ٔ ‫ جب‬٠‫اٌ ٕبث غخ اٌ ذ‬ ‫ ب ػ قبَ ؟‬٠ ‫ساءن‬ٚ‫ِب‬ 6.‫ ري‬، ‫خ ِغ األِ ثبي‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫ب ر ذا ً اٌ ز ؼ ج‬١ ‫شا ا فط ز‬١ ‫ ؽبع أ ف جر ر ؼ ج‬ٚ ٗ ٌ‫ن ر ىشس ا ع ز ؼّب‬ ً‫ أ ف‬ٟ ‫اي ف‬ٛ ‫زٖ األل‬ٙ ‫ ف‬،ْ‫ مغ ث بٌ ؾ ٕب‬٠‫ٓ ال‬١ ‫ خ ؼ ٍ زٗ ٔ قت ػ‬، ‫ بسث ه‬ٍٝ ‫ُ خ ج ٍه ػ‬ٙ ٌٛ ‫ ل‬ٟ ‫و ّب ف‬ . ‫ٓ األِ ش‬١ ‫ ث‬ٕٝ ‫ث ّ ؼ‬ ‫شا‬١ ‫ أْ ٘زٖ اٌ ز ؼ ج‬ٍٝ ‫ْ ػ‬ٛ‫ ف ٍت اٌ ٍ غخ اٌ ّ غ ز ؼّ ٍخ اٌ جبز ث‬ٟ ‫د ٍذ ف‬ٚ ٜ‫د ِ م زش مٗ ِٓ ٌ غخ أ ش‬ .ٗ ‫ي ِٓ ر ى ٍُ ث‬ٚ‫أ‬ٚ ‫ ِب جشن ؟‬ٕٝ ‫ساءن ث ّ ؼ‬ٚ‫ُ ِب‬ٙ ٌٛ ‫ب ل‬ٕٙ ِٚ . 4) Karakteristik Idiom(‫ةعديا ؿااؿش‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫)ح‬ Ada empat: . c.‫س‬ٛ‫ ِخ ز ٍف اٌ ؼ ق‬ٟ ‫ زذِب ف‬ٝ ٌ‫خ أ‬١ ‫ب ع‬١ ١ ‫ اٌ غ‬ٚ ‫خ‬١ ‫بح االخ زّبػ‬١ ‫ اٌ س‬ٟ‫از‬ٛ ٔ ‫ث ج ؼل‬ 5) Sumber – Sumber Idiom Bahasa Arab ‫ةعديا سداؿَيا‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫ف ح‬ٞ ‫ةسيا حؽييا‬ٞ‫)ح‬ a. ‫ةعديا‬ٞ‫ َ حكسدقَيا داس‬،‫ ك اٌ زشخّخ‬٠‫خ ػٓ هش‬١ ‫ اٌ ٍ غخ اٌ ؼشث‬ٝ ٌ‫ ر غ زشث ذ إ‬ٟ‫اٌ ز‬ٚ ‫خ‬١ ‫ْ ٌ غٗ أخ ٕ ج‬ ‫ف‬ٚ‫ اٌ سش‬ٍٝ ‫ مغ اٌ ٕ مبه ػ‬ٚ ُٙ ٌٛ ‫ل‬ٚ . Ungkapan yang bisa diterjemahkan dengan penerjemahan para frase atau pengungkapan bebas mutlak dapat juga digunakan ungkapan bahasa sasaran yang selaras.‫ ٕخ‬١ ‫ال ف ِؼ‬ِٛٚ ‫ف‬ٚ‫ ٓ ظش‬٠‫ض‬١ ّ‫ب أف شاد ِ ز‬ٙ ‫ا ع ز ؼّبٌ ٗ أِ ثبي ٔ طك ث‬ -ٓ‫اٌ ّ ؼ‬ٚ ٞ‫ب اٌ ّبد‬ٙ١ ‫ب ث دبٔ ج‬ٙ‫ ئ ز‬١ ‫خ ِٓ ى ج‬١ ٌ ٌ‫خ ا‬١ ‫ش اد اال فط ز‬١ ‫ ا ع زّذاد ػ ٕب فش اٌ ز ؼ ج‬ٞٚ ‫ش٘ب‬١ ‫ر أ‬ٚ ، ‫دح‬ٚ‫ش ِسذ‬١ ‫سح‬ٛ‫ب ث ق‬ٙ١ ٍ ‫خ ػ‬١ ‫ ؼ‬١ ‫و األِخ اٌ ط ج‬١ ‫ أ ى ؼبط ِس‬ٟ ‫٘زا ظب٘ش ف‬ٚ ،‫ب‬ٙ ٔ‫ا‬ٛ ٌ‫ب ث أ‬ٙ ٍٔٛ ‫ر‬ٚ .ٟ‫شاال فط ز‬١ ‫ف أْ اٌ ز ؼ ج‬ٚ‫ ف ّٓ اٌ ّ ؼش‬،‫خ‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫خ ِغ اٌ ز ؼ ج‬١ ‫بل‬١ ‫شاد اٌ غ‬١ ‫ر ذا ً اٌ ز ؼ ج‬ ‫ خ‬٠ٛ‫ار فبق اٌ دّبػخ اٌ ٍ غ‬ٚ ‫ا م ؼخ‬ّٛ ٌ‫ ا ع زّذاد ِؼ ٕبٖ ِٓ ا‬ٟ ‫ ف‬ٟ ‫بل‬١ ‫شاٌ غ‬١ ‫ا ز ٍف ػٓ اٌ ز ؼ ج‬ . (2). Idiom Penuh 2. (3). Konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain.‫ ك اٌ زش ّخ‬٠‫ر غشث ذ ػٓ هش‬ٚ BAB III<! PENUTUP Kesimpulan 1) Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa: (1). Al-Qur’an b. Idiom bisa terdiri dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan ataupun bisa berupa ungkapan.

Translation./idiom. (Terjemah) Penerjemahan Berdasarkan Makna. :CV Gema wacana alief Muhammad Ismail. 1989 Longman. Yogyakarta: Yayasan Ali Maksum. Kamus Al-Ashr.com/2012/. Larson. Mildred L. Arcan. Dalilul Mutarjim.. Al-Qomus al Araby Assiyaqiy. Bairut: Dar El-Ilm Lil-Malayin. Munir. AL-Mawrid. Basuni.. Jakarta.2001 ٛ ‫أث‬314 ‫ ؿ‬2 ‫اٌ دض‬ٚ ،712، 283 ‫ ؿ‬1 ‫ً اٌ دض‬١ ‫ داس اٌ د‬، ‫د‬ٚ‫ش‬١ ‫ ث‬،‫شح األِ ثبي‬ّٙ‫ خ‬،ٞ‫٘ ي اٌ ؼ غ ىش‬ ٍٝ ‫ ػ‬ٕٝ ‫ دالٌ خ اٌ ّ ج‬ٟ ‫ خ ف‬٠ٛ‫ دسا عخ ٌ غ‬،‫ك‬ّٛ‫اٌ غ‬ٚ ‫خ‬١ ‫ اٌ ؼشث‬، ً١ ٍ ٍّٟ ‫ ز‬: ‫ ذ ِٓ اٌ ز فب فً أ ظش‬٠‫ٌ ّض‬ 761‫ؿ‬،8891 ،‫خ‬١ ‫ داس اٌ ّ ؼشف خ اٌ دبِؼ‬،‫ خ‬٠‫ اال ع ى ٕذس‬، ٕٝ ‫اٌ ؼ ؼ‬ amaliaelfanani. Riyadh: Dar El-ulum. Atabik & Ahmad Zuhdi Muhdlor. Linguistik Umum.c.Cached 28 Mei 2012 .Mudlofar.wordpress. Afifuddin Dimyati. Jakarta: Rineka Cipta. ‫ةعديا‬ٞ‫ديا داس‬ٞ ‫ف دْان‬ٞ ‫ يؿأ‬ٚ‫ اياسَأ اٖعك‬ٖٚٞ ‫سن‬ٞ‫ اَْٖ حس‬ٞ‫يع َقس‬ٜ ‫ْعَة ءاَيا‬ٜ ٞ‫دأ‬ٞ ‫بسح‬ِٙٚ ‫ٗ ززق‬١ ‫ث ؼًّ ف‬ d. 2003 Ali.2002 Imamuddin. ‫ ا‬،‫ ك اٌ زشخّخ‬٠‫خ ػٓ هش‬١ ‫ اٌ ٍ غخ اٌ ؼشث‬ٝ ٌ‫ ر غ زشث ذ إ‬ٟ‫اٌ ز‬ٚ ‫خ‬١ ‫شاد اٌ ّ م زش مخ ِٓ ٌ غٗ أخ ٕ ج‬١ ‫ٌ ز ؼ ج‬ ِٖٛٚ ًٍ ‫ م‬ٕٝ ‫ْ ث ّ ؼ‬ٛ١ ‫ اٌ ؼ‬ٟ ‫ُ رس اٌ شِبد ف‬ٙ ٌٛ ‫ِٓ أِ ث ٍخ رٌ ه ل‬ٚ DAFTAR PUSTAKA . Syi’ir e. London: Brest Britain. 1996 Ba'albaki.1985 Sabrony Dkk. ‫ةعديا‬ٞ‫ سد اذ ْع حَج اْيا داس‬ٖٚٞ ‫ديا‬ٞ ‫ق‬ٞ‫ اَ سد اذ ءاٖدْا دعة دي‬ٖٚٞ ‫سن‬ٞ‫ق اَْٖ حس‬ٚ‫قةط َٖي‬ ْ ‫ا‬ٚ‫ ف بد األ‬ٕٝ ‫ف اٌ ؼزي ث ّ ؼ‬١ ‫اٌ غ‬ f. 2001. Muhadharah Fi Ilm Lugah Ijtima’i Surabaya Dar al-Ulum alLughawiyah.. BAHASA DAN SASTRA INDONESIA. 2010 M.1995 M. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Dictionary Of The English Language.‫َاط‬ٞ ‫ع‬ٞ‫ اْذ دا‬ٚ ‫سشا‬ْٚ ، َ‫طيا َجع‬ٞ‫ْا‬ٞ‫دذيا ح‬ٞ‫ حس‬، ‫نْا‬ٞ‫ة سع ص‬ٞ ، ‫ة‬ٞ‫س‬ٚ‫ د‬، َ‫سػاْ ْاْةي حةدن‬ْٚ ، 1997 ‫ ؿ‬30 Abdul Chaer.‫اا‬ ‫اااااا ا‬ .. Jakarta : Fakultas Sastra Universitas Indonesia./‫ا‬ ‫اا ا‬ ‫ا اا ا‬ ‫ ا ا‬.

artinya bahasa yang sudah biasa dipakai seperti itu dalam suatu bahasa oleh para pemakainya./jenis-dan-konstruksi-idiom-dalam-bahasa. jika kata “rumah” tidak digabungkan dengan kata “batu”. Dalam bahasa Indonesia ada idiom “menjual gigi” yang bermakna tertawa keras (Choer:1986).html ‫م لخص‬: ‫ألج زاءه ال ل ال م ع نى عن مع ناه ي خ ت لف ت ع ب ير هو ال ت ع ب ير أ س لوب‬. Idiom dalam setiap bahasa tidak dapat diubah-ubah. Kridalakasana (1984) menyebutkan makna idiom adalah konstruksi unsur-unsur yang saling memilih. . jika kata “menjual” tidak digabungkan dengan kata “gigi”. ‫ال رئ ي سة ال لمات‬: ‫ أ س لوب‬،‫ ال ت ع ب ير أ س لوب ال ت ع ب ير‬، ‫ ال ت ع ب ير أ س لوب ال ل‬، ‫ع لى ال ت ع ب ير أ س لوب الجزء‬ ‫ صورة‬،‫ ال لمة‬،‫وال جم لة ال تر يب‬. ‫ع لى اال ت ع ب ير ا س لوب يت ون‬ ،‫األو ال نوع ين‬: ‫ ال ت ع ب ير أ س لوب‬، ‫وال ثان ى ال ل‬: ‫ث الث ف وجد ع نا صره ال ى ت ملنا واذا اال جزئ ال ت ع ب ير أ س لوب‬ ،‫ صورة ع لى وه صور‬،‫ ال لمة‬،‫ال جم لة و ال تر يب‬. maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut. Hubungan makna idiom dengan kata pembentuknya sering tidak jelas.com/.. idiom bermakna langgam suara atau corak khas dan juga bermakna hal yang berhubungan dengan ungkapan atau penggunaan ungkapan (Echol dkk. idiom adalah konstruksi kata yang maknanya secara keseluruhan berbeda dengan makna masing-masing unsurnya.blogspot. dan (4) Ketiadaan rasa cinta akan bahasa yang baik dan benar. (2) Ketidaktahuan. 2003:VI). Idiom “rumah batu” yang bermakna pegadaian (Choer:1986). atau tidak dapat diramalkan dari makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya (Choer. Kesalahan pemakaian idiom sering dilakukan karena (1) Kekurang cermatan berbahasa. Dalam bidang linguistik idiom diartikan dengan satuan bahasa (kata. atau kontstruksi yang maknanya tidak sama dengan masing-masing unsur pembentuknya. Menurut Pateda (1986: 29) Idiom disebut juga ungkapan tetap. Makna tersebut juga tidak bisa diperoleh. penulis ingin memberikan uraian mengenai idiom.. ditambah dan dikurangi. masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. idiom harus menuruti arti sebenarnya dari ungkapan itu atau menggantikannya dengan ungkapan yang semakna dengan idiom tersebut.. sedang Cyssco (2000) menyebutkan bahwa idiom adalah suatu ungkapan yang terdiri dari beberapa kata yang punya satu arti atau pengertian tertentuyang tidak mungkin bias dimengerti atau dipahami neraca kata demi kata yang membentuknya. Mengenai idiom ini sering tidak dapat ditanyakan lagi mengapa begitu kata itu dipakai. frasa. Menurut Al-Khuli dalam (Imamuddin & Ishaq. oleh karena itu idiom tidak dapat dialihkan secara harfiah ke dalam bahasa lain. 1986:7). mengapa begitu susunan dan artinya. (3) Kemalasan.JENIS DAN KONSTRUKSI IDIOM DALAM BAHASA ARAB JENIS DAN KONSTRUKSI IDIOM DALAM BAHASA ARAB Nurhidayati jaoeharalmoenawar. PENGERTIAN IDIOM Secara leksikal. jenis dan konstruksinya agar dapat membantu pemahaman mengenai idiom dalam bahasa Arab. Dengan berpijak pada masalah tersebut. Makna tersebut tidak dapat diperoleh. 1990:310). Dalam berbahasa kita sering menemukan bahasa yang telah teradatkan.

Idiom tersebut apabila dianalisa unsur-unsur leksikalnya adalah ‫ مؤت بض‬bermakna pengikut dan ‫ ال ن سا‬bermakna pangkal paha sampai mata kaki. 2003:142). Contoh lain misalnya ‫ ال ج ب ف ر‬yang bermakna marmut (Munawwir:1984). disebut ungkapan jika ditinjau dari segi ekspresi kebahasaan. Contoh kedua ‫ ن قص مر ب ع نده‬yang bermakna rendah diri.Dalam bahasa Inggris terdapat idiom “a black list” yang bermakna daftar nama orang-orang yang salah (Murdibyono:1989). Contoh keempat ‫ ص بار أب و‬bermakna garam (Munawwir. dan metafora terletak pada segi sudut pandang saja. maka ‫ ب نات‬berarti anak perempuan dan ‫ ع بر‬bermakna lembah. 1984:3). Adapun contoh idiom yang maknanya sama sekali tidak bisa dinalarkan atas makna leksikal unsurunsurnya adalah ‫ ع بر ب نات‬yang bermakna kebohongan (Munawwir. ‫إن ه‬ ‫ ال يد خ ف يف‬bermakna suka mencuri. Disebutkan bahwa makna idiom tidak dapat diramalkan dari makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya. Akan tetapi. Adapun makna leksikal dari ungkapan tersebut adalah mendahulukan satu kaki dan mengakhirkan yang lain. maka dalam hal ini ada hubungan secara etimologis. Contoh kedua ‫ ل ن ساا مؤت بض‬bermakna burung gagak (Munawwir. Perbedaan antara idiom. Dalam bahasa Arab terdapat idiom ‫ ذئ ب رج‬yang bermakna lelaki penghianat (Imamuddin & Ishaq. Adapun makna leksikal dari unsur-unsur tersebut adalah ‫ أم‬bermakna ibu dan ‫ ص بار‬bermakna sangat penyabar. Makna tersebut sebagai hasil dari gabungan kata ‫ ف ر‬yang bermakna tikus dan ‫ ال ج ب‬yang berarti gunung. Setelah kata itu digabung maka membentuk makna baru yang tidak sama dengan makna unsur-unsur pembentuknya. yaitu melakukan pekerjaan yang tidak pasti. Demikian halnya dengan metofora. Makna tersebut dihasilkan dari gabungan kata “a white” yang bermakna sebuah benda atau sesuatu yang putih. Contoh lain “a white color job” yang bermakna pekerjaan hantaran (Murdibyono:1989). Ungkapan tersebut merupakan hasil gabungan dari kata ‫ رج‬bermakna orang laki-laki dan ‫ ذئ ب‬bermakna serigala. Kata tersebut merupakan hasil gabungan dari kata ‫ سواد‬yang bermakna hitam dan ‫ ال مدي نة‬yang bermakna kota. 1984:952). Jika idiom tersebut unsur-unsurnya diartikan secara leksikal. Secara leksikal kata ‫ مر ب‬bermakna kendaraan dan ‫ ن قص‬bermakna kurang. Adapun makna leksikal dari unsur-unsur idiom tersebut adalah mendirikan atau menegakkan dunia dan mendudukkannya. Contoh ketiga ‫ وأق عدها ال دن يا أق امت‬yang bermakna memutarbalikkan fakta atau keadaan. dan disebut metafora jika ditinjau dari segi cara . 1984:815). Contoh keempat ،‫ أخرى ي خر و رج ال ي قدم أخرى‬bermakna ragu-ragu (Luis:1989). ‫ ال مدي نة سواد‬yang bermakna daerah daerah sekitar kota (Munawwir:1984). Secara etimologis ada kaitan antara makna tersebut. Contoh ketiga ‫ ص بار أم‬bermakna panas (Munawwir. Adapun makna leksikal dari kata ‫ خ ف يف‬adalah ringan dan ‫ال يد‬ bermakna tangan. “color” yang bermakna warna dan “job” yang bermakna jabatan. Secara etimologis ada kaitan antara kata kurang dan rendah diri. Disebut idiom apabila ditinjau dari segi makna. Berikut ini contoh idiom yang masih bisa dicari kaitan makna leksikal unsur-unsur pembentuknya. 1984:815). Ada hubungan komparatif antara ungkapan “ringan tangan” dan kata “suka mencuri” yaitu tangan yang mudah digerakkan untuk mencuri. ungkapan. secara histories-komparatif dan etimologis tampak masih bisa dicari kaitan makna keseluruhannya. Adapun makna leksikalnya dari unsur-unsur tersebut adalah ‫ أب و‬bermakna bapak atau yang mempunyai anak dan ‫ ص بار‬bermakna penyabar. Dalam perkembangan selanjutnya penggunaan istilah idiom dan ungkapan bertolak dari sudut pandang yang berbeda. “A black” bermakna hitam dan “list” bermakna daftar atau catatan.

Dari segi makna ungkapan itu disebut idiom. yakni yang lebih ditekankan pada perbandingan (Pateda. ummu (kunyah: julukan) misalnya ‫ أب و‬،‫ ي ق ضان أب و ص بار‬dan ‫ ص بار أم‬karena kata tersebut mempunyai makna yang sama sekali berbeda dengan makna unsur-unsur yang membentuknya. Kata “ibu” dalam contoh-contoh tersebut berubah maknanya sesuai dengan yang mengikutinya. Contoh ini disebut ungkapan bila ditinjau dari segi ekspresi kebahasaan yaitu mengekspresikan maksud kata matahari dan raja siang. Adapun makna leksikal dari kata ‫ ال زي ت‬adalah minyak dan kata ‫ ال عج ين‬adalah tepung. Hal ini bisa kita bandingkan dengan contoh idiom dalam bahasa Indonesia “ibu akar” bermakna pokok atau pangkal. Idiom sebagian yaitu idiom yang sebagian unsurnya tetap dalam makna leksikalnya. Makna tersebut diperoleh dari gabungan kata “raja” dan “siang”. Kata ‫دف ت‬ tetap pada arti daftar atau catatatan. yakni bermakna matahari. Huruf jar yang mengikuti verba dan mengubahnya menjadi verba transitif senantiasa mengiringi kata tersebut meskipun sudah berubah bentuk menjadi isim fail. idiom dapat dikelompokkan menjadi dua jenis. Contoh ini disebut ungkapan. contoh: ‫ ب نورهم هللا ذهب‬kata ‫ ذهب‬makna leksikalnya adalah pergi dn setelah bergabung dengan huruf jar (bi) berubah maknanya menjadi memergikan. Termasuk dalam kelompok ini adalah idiom yang tersusun dari kata dan huruf jar. Contoh ini disebut metafora jika ditinjau dari segi cara menggunakan atau membandingkan antara raja siang dan matahari. sedang ‫ ال دهر‬bermakna waktu atau zaman. makna tersebut diperoleh karena kata ‫أعمر‬ yang bermakna lebih panjang bergabung dengan kata ‫ ح ية‬yang bermakna ular. JENIS-JENIS IDIOM Ditinjau dari segi kesatuan makna yang diemban oleh suatu idiom.menggunakannya. jika yang dimaksud untuk mengekspresikan maksud sangat panjang umur dengan ungkapan ‫ ح ية من أعمر‬dan disebut metafora. Sebagai contoh idiom dalam bahasa Indonesia “raja siang”. contoh: ‫ شرب و ال دهر ع ل يه أ‬bermakna sudah banyak pengalaman. misalnya ‫دف تر‬ ‫ ال سوداء‬yang berarti daftar sesuatu atau orang atau hal-hal yang tidak baik atau tidak disukai. “ibu jari” bermakna jari yang terbesar. “ibu bapak” bermakna orang tua. Dalam bahasa Inggris ada delapan idiom yang sering dipakai. 1986:8). (c) . ‫ ال عج ين ف ال زي ت‬bermakna berbuat baik pada keluarga (Luis:1984). Secara leksikal makna kata ‫شرب‬ ‫ و أ‬dalah makan dan minum. yaitu idiom penuh dan idiom sebagian (Choer. Kata ini disebut idiom jika ditinjau dari segi maknanya. 1986:30). “ibu kota” yang bermakna kota yang menjadi pusat pemerintahan (Choer:1986). yaitu kata. Termasuk dalam kelompok idiom penuh ini adalah kata-kata yang diawali dengan abu. Dalam bahasa Arab ada ungkapan ‫ ح ية من أعمر‬yang berarti orang yang sangat panjang umurnya (Luis:1986). idiom dapat dikelompokkan menjadi tiga. 1986:8). KONSTRUKSI IDIOM Ditinjau dari konstruksinya. jika ditinjau dari segi cara membandingkan yaitu membandingkan orang yang panjang umur dengan ular. Idiom penuh yaitu idiom yang unsurunsur pembentuknya sudah merupakan satu kesatuan makna. sedang ‫ ال سوداءر‬bermakna sesuatu atau orang atau hal-hal yang tidak baik atau tidak disukai. isim maf’ul dan masdar. yaitu idiom yang merupakan: (a) Gabungan dari kata sifat dan kata benda. frasa dan kalimat (Choer. yang berfungsi untuk mengubah verba instransitif menjadi verba transitif. (b) Gabungan dari dua kata benda. Hal ini merupakan pergeseran dari makna leksikal “hitam”.

Kata ‫ هوائ‬berasal dari kata ‫ هوى‬yang bermakna udara dan ya’ nisbah. ‫عن ق ري ب‬bermakna tak lama. e. (g) Idiom yang menggunakan warna. Idiom yang terdiri dari compound dzaraf dan jar majrur. ‫ال ع شاء ف ورة‬ bermakna ‫ ب عده‬atau sesudah waktu isyak. dan ‫ ف ي بحث‬bermakna membahas. contoh: ‫ عن رغب‬bermakna benci. mengkaji. ‫ عن أب ا‬bermakna enggan. ‫ع بد‬ . ‫ آلخ ر آن من‬bermakna kadang-kadang. Idiom yang terdiri dari compound huruf jar majrur. 1989:208). Idiom yang terdiri dari unsur fiil dan huru jar. ‫ شجـــع ب نو‬bermakna ‫ عذرة مــن ب ـطن‬atau perut gadis. IDIOM YANG BERUPA KATA Dalam bahasa Arab idiom yang berupa kata terdapat pada bentuk nisbah dan tarkib mazji. idiom yang tersusun dari tarkib mazji misalkan ‫ موت ح ضر‬. (h) Idiom yang menggunakan kata kerja (Murdibyono. ‫ ف رغب‬bermakna suka. ‫ف ور‬ ‫ ال حر‬bermakna ‫ شدت ه‬atau sangat panas. f. Idiom yang terdiri dari na’at dan man’ut. ‫ ال صدق ل سـان‬bermakna sebutan yang baik.Gabungan dari dua kata sifat. contoh: ‫عن ع ندك‬bermakna dengan izinmu. Idiom yang terdiri dari unsur mudzaf dan mudzaf ilaih. ‫ عــامر مأ‬bermakna sejenis anjing huta. ‫ ال نهار ف ورة‬bermakna ‫ أول ه ف‬atau awal siang. Idiom yang terdiri dari unsur dzaraf dan isim. d. ‫ ب ال طو‬bermakna tanpa pertimbangan. Berikut ini dikemukakan beberapa contoh idiom berupa jumlah fi’liyah ‫ ذرعا ب ه ض قت‬bermakna saya jengkel. 1986:879). b. c. Sementara itu. Idiom yang terdiri dari unsur huruf jar dan isim majrur. contoh: ‫ ال م عمور ال ب يت‬bermakna nama tempat di laing. ‫ ال ش يئ ع لى ع بد‬bermakna dia tomak. ‫ ق ال ه ما ع بد‬dia mengingkari apa yang telah dikatakan. IDIOM YANG BERUPA FRASA Idiom yang berupa frasa dapat dilihat pada konstruksi berikut: a. g. (f) Idiom yang menggunakan anggota badan. contoh: ‫ ازدي اد إل ى ازدي اد ف‬bermakna makin. ‫ األب يض ال خ يط‬bermakna benang fajar. Dua unsur tersebut setelah bergabung mempunyai makna ‫ ج بن‬yang berarti pengecut (Luis. contoh: ‫ ال ط لب ت حت‬bermakna atas perintah. ‫ ط الب ب ئر‬bermakna sumur yang dalam airnya. ‫األب يض ال موت‬ bermakna mati mendadak. (d) Gabungan dari compound adjective dan kata benda. Kata ‫ موت ح ضر‬adalah nama sebuah kota. yaitu: (1) Idiom yang tersusun berupa jumlah fi’liyah dan (2) Idiom yang tersusun berupa jumlah ismiyah. mengebor. Idiom yang berbentuk nisbah misalnya kata ‫ هوائ‬. contoh ‫ ال ب يت عامـر‬bermakna ular naga. (e) Gabungan dari dua kata keterangan. ‫ ال ط لب ع ند‬bermakna atas permintaan. contoh: ‫ إلى ج نب ج ن با‬bermakna saling bahu membahu atau gotong royong (Munawwir:1984) IDIOM YANG BERUPA KALIMAT Idiom yang berupa kalimat dapat dibedakan menjadi dua. ‫ عـن ي بحث‬bermakna mencari. ‫ ب أب ا‬bermakna memukul. ‫م نذ أب ي ض ين‬bermakna sejak dua hari/ bulan. Ia terbentuk dari kata kerja ‫ ح ضر‬yang berarti hadir dan ‫ موت‬yang berarti mati. ‫ أرض ل ســان‬bermakna tanjung. ‫إب ط‬ ‫ ال ج ب‬bermakna kaki bukit (Munawwir:1984). ‫ ال ش فق ف ور‬bermakna ‫ال غرب األف ق ف ال شمش حمرة ب ق ية‬ atau sisa cahaya merah matahari di ufuk barat (Mauzhur:1994). ‫ ال سوداء دف تر‬bermakna daftar orang-orang yang bersalah.

DAFTAR RUJUKAN Choer. Pengajaran Kosa Kata. idiom dapat berupa kata. frasa. Echols. 1989. Dalam bidang linguistik idiom bermakna satuan bahasa yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut. 1986. Kamus Bahasa Indonesia. 2000. Jakarta: PT. 2003. ‫ حاج ب يه ق طب‬bermakna mukanya merah. ‫ ال رج ع بد‬bermakna lari. 1985. dan kalimat. Sematik Leksikal. Depok: Ulinuha Press Kridalaksana Harimurti. Pateda. 1990. Kamus Idiom Arab . Bandung: Angkasa. ‫مواف قة أب دى‬ bermakna setuju. Kamus Linguistik Edisi kedua. Jhon dan Shadily. & Ishaq N.02 . Mudibyono. Abil Fadli Jamaluddin Muhammad bin Mukrim. Kamus Idiom Inggris-Indonesia. ‫ ال ط ير رأ سه ع لى ن‬bermakna diam/ tenang (2003:210). Luis Ma’luf. SIMPULAN Idiom bermakna ‫ ألج زائ ه ال ل ال م ع نى عن مع ناه ي ح ت لق ت ع ب ير‬atau ungkapan. Flores Ende: Nusa Indah Cyssco. 1986. Hassan. 1984. ‫ معار ضة أب دى‬bermakna melawan (Im & Js. Tarigan HG. Bila ditinjau dari segi konstruksi unsur-unsurnya. M. Kamus idiom Bahasa Indonesia. Beirut: Darus Shadr. 1984. 2003:1). Jakarta: PT Gramedia. ‫ أ صاب عه ل طع‬bermakna mati. Beirut: Darul Masyriq. Suplemen Bahasa Inggris. Mansur. Bhuana Ilmu Populer Kelompok Dramedia. Imamuddin B. Dhanny R.‫ ن ف سه ع لى‬bermakna dia mecela diri sendiri. 1994. idiom dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. Gramedia. Mandhur. ‫ ال طري ق ع بد‬bermakna membatui. Ditinjau dari kasatuan makna. Abdul. ‫ واحــدة وت ــ يرة عـ لى إن هــم‬bermakna mereka menonton (Munawwir:1984). 1989. Contoh idiom yang tersusun dari jumlah ismiyah ‫ ال قوم من األ سد‬bermakna yang paling mulia dari suatu kaum. Bandung: Angkasa. Al-Munjid fil Lughah wal A’lam. ‫ ال بــد أ سـود ف ــ الن‬bermakna fulan musuh. ‫ ع ي ن يه ل طع‬bermakna menempeleng (Munawwir:1984). Prinsip-prinsip Dasar Sintaksis. Jakarta: PT. Lisanul Arab. Flores Ende: Nusa Indah.Indonesia Pola Aktif. Diposkan oleh Jauhar Ibn Hasan Munawar di 17. Malang: IKIP Malang. Tarigan HG. ‫ ن ح به ق ضى‬bermakna meninggal (274-275).

... = .. = ِ ‫نا‬ .. ‫ب‬ ُ َّ‫عل‬ َ َ َ‫يت‬ = sampai di melaksanakan …... ‫ب‬ ُ ُ‫م‬ ْ‫ي‬ = ِ ‫ق‬ .:Mengenal ragam idiom dalam bahasa arab rizaliaqurani. membawa kita wajib = .... ‫ِلَى‬ ‫نا إ‬ ْ‫ي‬ ًَ‫و فُال‬ ُ‫د‬ َ ْ‫ع‬ suka.. = ..... = mengerjakan berhubungan dengan …....... cinta = ...html ‫ل‬ َ‫ص‬ َ ‫و‬ َ ِ ‫ي‬ َْ ُ‫ستَمع‬ ِ ‫ل‬ ‫ب‬ ُ‫م‬ َ ْ‫ي‬ َ‫ع‬ َِ‫حت‬ ِ ‫ل‬ ‫ب‬ ُ‫ف‬ ْ‫ي‬ َ ِ ‫يأْتِي‬ ‫ب‬ ْ َ َّ ‫أ‬ ‫ِلَى‬ ‫َدى إ‬ memerintah fulan untuk ….. merayakan bekerja sama dengan …......... ‫علَى‬ ُ‫او‬ َ ‫ن‬ َ َ‫و‬ َ َ‫يت‬ ْ‫ن‬ َ‫ع‬ = ِ‫ي‬ ‫نا‬ َ‫ي‬ ْ َ‫عل‬ َ ‫ب‬ ُ‫ج‬ َ = ..... ‫ب‬ ُْ َ = ِ ‫ن‬ ِ‫ؤ‬ .. .. ‫ب‬ ًَ‫ر فُال‬ َ ‫َم‬ َ‫أ‬ = ِ ‫يقُوم‬ . = mendengarkan beriman kepada ….... = ‫ِلَى‬ ‫إ‬ ‫ِلَى‬ ‫إ‬ ./mengenal-ragam-idiom-dalam-bahasa-arab..blogspot... menyampaikan ‫ما‬ َ َ + ‫ل‬ ِ ْ‫ي‬ ‫ن‬ َ‫أ‬ َ -‫ن‬ ُ‫ذ‬ َ ‫أَذ‬ ِ ‫غ‬ ‫ي‬ َ ِ‫ر‬ َ ْ‫ب ف‬ sabar menghadapi = tentu tidak memerlukan/membutuhkan = ‫علَى‬ َ ‫ر‬ َ‫ص‬ َ َ‫ب‬ = ‫ِلَى‬ ‫اج إ‬ ْ‫ي‬ ُ َ‫حت‬ َ = )‫ما‬ َ َ‫(ل‬ ُ‫لَه‬ memberi izin mengajak fulan untuk …....com/..

.ِ‫ر‬ ‫ن‬ ْ‫ع‬ َ ‫ب‬ َ‫غ‬ َ membawa = benci = ... jauh = ِ‫ب‬ ‫ن‬ ٌ‫ي‬ ْ‫ع‬ ْ‫ع‬ َ ‫د‬ َ dekat dari ‫ال‬ َ َ‫ق‬ berkata kepada ….. ‫ل‬ dari + ‫ِلَى‬ ‫ذ إ‬ َ ‫َخ‬ َ‫أ‬ = ..... ِ ٌ‫ي‬ ِ َ‫ق‬ ‫ن‬ ْ‫ر‬ ْ‫ب م‬ = ..

kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya. Dalam tulisan ini saya akan mencoba membahas./sekilas-tentang-idiom.F dan David B. Di dalam kamus ini dijelaskan pula bahwa idiom.html tulisan ini banya sebuah kegelisahan yang saya tuangkan. 1) pengertian idiom. dapat diketahui bahawa idiom terjadi pada bahasa atau dialek masyarakat dalam suatu wilayah. 3. Jadi dengan demikian. Kridalaksana (2009:90). atau bahasa yang memiliki warisan kebudayaan yang sangat tinggi. Sekilas berbicara mengenai bahasa. yang memiliki arti special phrasing form ‘bentuk kalimat khusus. Mc Arthur T dan Fery (1992: 472). The usual way in which word of a language are joned to gethe. Definisi Dalam kamus Oxford (Jilid I. 1. contrary to the usually patterns of the language or having a meaning different from the literal. An accepted phrase. The style of expression characteristic of an individual as the idiom of Carlyle. 3) idiom dalam Bahasa Arab. Julius dan Susanto M (2002: 417). A. idiom memiliki arti peculiar phraseology atau ‘penysunan kata-kata yang aneh. contruction. 4. to express thought. mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi bahan perbincangan semua pihak.. 1992:471) istilah latin idiom dikenal dengan Idioma.C (721: 1951). terutama dalam bahasa yang kaya. penyusunan kata-kata yang khas. The Language or dialect of people region. class. 2. bentuk kalimat khusus. or expression.. Pendapat tersebut sejalan dengan pendapat dari Jeseph H.blogspot. Lalu dalam kamus Webster’s New World Dictianary (1951: 721). dan dalam bahasa yunani istilah idiom ditulis dengan Idióm. etc. idiom memiliki makna yang berbeda dari makna aslinya (literal).Jumat.com/2011/. 2) idiom di dalam bahasa Indonesia. tetntu di dalam semua bahasa memiliki idiom sebagai variasi dalam mengungkapkan makna dari bahasa tersebut. idiom adalah gaya ekspresi dari idividu. 21 Januari 2011 Sekilas Tentang Idiom pujanggatimurtengah. . lalu diterangkan bahwa idiom merupakan penggabungan kata dalam sebuah bahasa untuk mengekspresikan pikiran.

1. C. diction. . expression. dimana. dalam menyelami makna idiom ini. Idiom sebagian. teknik. Contoh. Jadi bahasa arab pun memili padanan kata idiom. merupakan idiom yang semua unsur-unsurnya sudah membaur menjadi satu kesatuan. panjang tangan yang memiliki arti orang yang suka mencuri. B. phraseology. 2. kata idiom dipadankan dengan kata ‘al usluub atau ‫ األبلسوب‬memiliki arti style. Makna peribahasa ini memiliki asosiasi bahwa tenggorokan yang membengkok tentu sulit untuk melakukan kegiatan makan dan minum meskipun banyak serta sulit menikmatinya. metode. terdapat struktur yang menyimpang dari kaidah-kaidah bahasa yang umum. padahal secara bahasa idiom mencakup style. buku hitam yang memiliki arti buku catatan mengenai orang telah melakukan tindak kriminal. A (2007: 296) membagi idiom menjadi beberap macam macam.Dan pola-pola struktur idiom. yaitu usluub. Contoh. makna dari peribahasa tersebut bisa diketahui dengan melakukan asosiasi. bektok tikoro di dalam bahasa Sunda yang berarti susah dalam rezeki. Lalu bagaimana dengan idiom di dalam bahasa Arab. biasanya bentuk frase. tidak bisa dilakukan secara leksikal maupu gramatikal. dan Rahmani 2006:123) karena idiom merupakan fenomena dalam pemakaian bahasa yang dilakukan oleh penutur bahasa. seni. dalam idiom ini salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikal. Idiom yang maknanya tidak bisa diramalkan (Peribahasa). 3. dan lain. R (1995: 107). contoh. sehingga maknanya terkandung dari kesatuan tersebut. dan artinya tidak bisa diterangkan secara logis atau gramatikal (Hidayat. Idiom di dalam Bahasa Arab Lalu bagaimana dengan idiom di dalam bahasa arab. gaya. phrasing. Idiom penuh. pengertian idiom tersebut terdapat disejajarkan dengan peribahasa padahal sesuai dengan penjelasan di atas pengertian idiom tentu lebih luas dari itu. writing (Baalbaki. Chaer. Idiom Dalam Bahasa Indonesia Lalu bagaimana dengan pengertian idiom dalam bahasa Indonesia dan pembagiannya. dari idom ini kata buku masih memiliki makna leksikalnnya.

Makna Arti Susunan Contoh ‫الرِّ ماد‬ Dermawan Banyak abu ‫كثير‬ ‫كثير الرِّ ماد‬ . atau mengacu kepada idiom sebagai grup kata-kata yang mempunyai makna tersendiri yang berbeda dari makna tiap kata atau leksikalnya. 1998: 980). dimana dalam memahami makna dari idiom tersebut. Maka apa bila kita ingin memaknai pola di atas. gabungan antara verba dan preposisi di bawah ini. Dimana dalam tulisan ini saya jadikan sebagai bagian dari idiom. berikut bebrepa contoh kinayah yang di ambil dari (Zaenudin dan Nurbayan.1. 2007: 56-63). lebih dengan yang dikenal verb preposision atau al fi’lu al muta’aliqot. yang diambil dari (Ali dan Muhdlor. Arti Gabungan Preposisi Suka Memohaon Benci Memilih Verba Pola Contoh di atas merupakan pola ‫في‬ ‫إلي‬ ‫عن‬ ‫بــــ‬ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب في‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب إلي‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب عن‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب بــــ‬ َ ‫رغ‬ َ penggabungan antara verba dan preposisi. Lalu bagaimana dengan idiom sebagai gabungan antar kata (frase). dan kaliamat. tidak bisa dilakukan dengan menyelami dari aspek leksikal dan gramatikal. Lalu apabila kita berbicara mengenai usluub di dalam bahasa arab dengan melakukan pendekatan dari bahasa secara umum. 2. Kata roghiba merupakan satuan kata kerja dari gabungan kata kerja dan haraf yang memiliki makna tersendiri. Sebagai contoh. maka harus diikutsertakan antara verba dan preposisi di atas.

Kesimpulan Jadi dapat disimpulkan idiom merupakan sebuah bahasa. saya menyajikan contoh idiom di atas dengan pendekatan idiom sebagai gabungan dari beberapa unsur yang telah digabungkan. Idiom di dalam bahasa Indonesia disejajarkan . Untuk memahami makna idiom di atas harus melakukan asosia bagaimana kontek sosial budaya masyarakat penutur bahasa Arab. Idiom merupakan penggabungan dari beberapa unsur kata. dan bagaimana idiom di atas terbentuk lalu menacari equivalensi equivalensi atau padanan dari kata tersebut. D. gaya.‫األعضاء‬ Cerdik Angota tubuhnya rapih ‫متناسب‬ ‫متناسب األعضاء‬ ‫جاد‬ َ َّ‫الن‬ Pemberani Panjang Sarung pedang ‫طويل‬ ‫جاد‬ َ َّ‫طويل الن‬ Keras kepala Tabal hati ‫القلب‬ ‫غليظ‬ ‫غليظ القلب‬ Dia sedang marah Ia membengkakan Leher ‫األوْ داج‬ ْ ‫هو م‬ ‫نتفخ‬ ْ ‫هو م‬ ‫نتفخ األوْ داج‬ Contoh di atas merupakan contoh idiom yang merupakan hasil penggabungan dari beberapa kata. cara mengungkapkan seorang penutur di dalam bahasanya. dimana makna idiom tersebut berbeda dengan makna tiap unsurnya.

Jogjakarta: Multi Karya Grafika.dengan peribahasa. A. Kamus Besar Bahasa Indonesia. . (2002). Hidayat.F dan David B. (2007). Mc Arthur T . Webster’s New World Dictionary of The American Language. (2006). Zaenudin M. Tim Penyusun. Padanan idiom di dalam bahasa Arab adalah ushlub. Linguistik Umum. Bandung: Pustaka Grafika.Z. Jakarta: Gramedia. A.F dan E.C. Chaer. Bandung: Refika Aditama. New York: The World Publishing Company. dan makna ushlub memiliki makna yang lebih luas. Nurbayan Y. (2009) Kamus Linguistik. Dar El-IlmiL: Berut. Jakarta: Rineka Cipta. (1992). Baalbaki R. New York: University Pres.N Raahmani. (1998) Kamus Kontenporer Arab Indonesi. dan Feri. E. Ensiklopedi Bahasa-Bahasa Dunia dan Peristilahan dalam Bahasa. Al-Mawarid Qomus Arabic-English. Pengantar Ilmu Balaghah. The Oxford Companion to The English Language. Daftar Pustaka Ali A dan Muhdlor A. (1995). Joseph. (1951). H. (2007). H. Jakarata: Balai Pustaka. Kridalaksana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.