Idiom (‫اال صط الح ية( تاريبعتلا‬

May 28 Posted by amaliaelfanani BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Idiom adalah kumpulan dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan atau ungkapan yang tidak bisa difahami secara harfiyah karena mempunyai makna yang berbeda dari kata-kata yang membentuknya, sehingga harus difahami secara konteks dan diterjemahkan dengan mencarikan padanannya dalam bahasa sasaran. Idiom dalam bahasa Arab bisa berupa gabungan kata dengan preposisi, gabungan kata dengan kata, dan peribahasa/ungkapan. Idiom bisa ditemukan dalam berbagai kamus, gabungan kata dan preposisi dan gabungan kata dengan kata dapat ditemukan di kamus Al-Ashry, Al-Munjid, Al-Munawwir, Al-Mawrid, dan lain-lain. Sedangkan idiom yang berupa ungkapan atau peribahasa dapat ditemukan di AlMunjid. Adapun padanannya dalam bahasa Indonesia dapat dicari sendiri.baca lanjutannya…ok B. Rumusan Masalah 1. Jelaskan tentang pengertian Idiom? 2. Jelaskan tentang macam-macam Idiom? 3. Jelaskan tentang karakteristik Idiom? 4. Jelaskan sumber-sumber Idiom dalam bahasa Arab? C. Tujuan a. Mengerti tentang pengertian Idiom b. Mengerti tentang macam-macam Idiom c. Mengerti tentang karakteristik Idiom d. Mengerti sumber-sumber Idiom dalam bahasa Arab BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Idiom Salah satu jenis ungkapan yang terdapat dalam semua bahasa, tetapi yang sangat khas untuk tiap bahasa adalah Idiom. Dalam bahasa Arab idiom bisa digunakan dengan ‫ةعد‬ٞ‫ذايهؿ اس‬ٞ. Adapun pengertian idiom secara istilah adalah sebagai berikut: 1. Menurut Munir Ba’albaki ‫ب ِ ٕ م ق ٍخ‬ٙ ‫ و ٍّبر‬ٟ ٔ‫ُ ِؼب‬ٙ ‫ غ زّذ ِٓ ِدشد ف‬٠ ْ‫ ّ ىٓ أ‬٠ ‫ ال‬ٕٝ ‫ػ جبسح راد ِؼ‬ Idiom adalah ungkapan yang mempunyai makna yang mana tidak mungkin difahami secara kataperkata saja. 2. Beekmaan dan Callow (1974) dalam Larson menjelaskan idiom yaitu ungkapan untuk dua kata atau lebih yang tidak dapat dimengerti secara harfiah dan secara semantis berfungsi sebagai satu kesatuan. 3. Idiom adalah gabungan dari dua kata atau lebih yang membentuk makna baru. Makna baru tersebut tidak dapat diramalkan atau dicocokkan dari makna unsur-unsurnya. 4. Longman mendefinisikan pengetian idiom adalah: “Group of word in a fixed order having a

Macam-macam Idiom Idiom ini dibagi menjadi 2 macam yaitu 1. “Idiom adalah kumpulan kata-kata yang memiliki makna khusus yang berbeda dengan makna tiap-tiap kata dalam pengertian kata itu sendiri. (2). (3). engertian ini mengacu pada gabungan kata dengan preposisi seperti kata: ‫ أ ز‬yang bermakna mengambil ketika kata ini bergabung dengan preposisi ‫ ث‬yang bermakna dengan dan menjadi ‫ أ زث‬bukan bermakna “mengambil dengan” tetapi bermakna “melakukan”. macam-macam idiom berdasarkan konstruksi yang membentuknya menurut Kridalaksana dalam Imamuddin (2001) bisa berupa: a. “Is an expression which can not be understood from internal meanings of the words of which it composed. Koran Kuning = Koran yang biasanya memuat sensasi. Koran masih memiliki makna leksikalnya. ‫ةعد‬ٞ‫أ داس‬ٚ َ‫َج‬ٚ‫ديا داَينيا َْ داع‬ٞ ‫هدطْ اي‬ٞ‫ْاعَ جادْدطا ع‬ٖٞ‫ْاعَيا َْ ا‬ٞ ‫يني حيقدطَيا‬ ‫ب‬ٙ١ ‫و ٍّخ ف‬ Idiom adalah ungkapan atau kumpulan kata yang tidak bisa kita fahami maknanya secara harfiah setiap katanya. For this matter an idiom should be learned in context”.particular meaning different from the meanings of each word understood on its own”. Contoh : Buku Putih = Buku yang memuat keterangan resmi mengenai suatu kasus. Konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. karena . Idiom bisa terdiri dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan ataupun bisa berupa ungkapan. daftar. ”Idiom adalah suatu ungkapan yang tidak bisa difahami dengan makna harfiyah kata-kata yang menyusunnya. Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa: (1). Idiom Penuh Idiom penuh adalah idiom yang semua unsur-unsurnya sudah melebur menjadi satu kesatuan. sehingga makna yang dimiliki berasal dari seluruh kesatuan itu. Contoh : Menjual gigi = tertawa keras-keras Membanting tulang = bekerja keras Meja hijau = pengadilan 2. Idiom Sebagian Idiom sebagian adalah idiom yang salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikalnya sendiri.akan berbeda dari kata-kata yang menjadi bagiannya. 7. Di sini harus dilihat bahwa tidak bisa langsung diterjemahkan satu persatu kemudian makna kata tersebut digabungkan. Dalam hal ini idiom bisa dilihat dari makna konteks. Idiom tidak bisa diterjemahkan dan difahami secara harfiyah karena kata-kata tersebut mempunyai m. 6. kata buku. Idiom adalah satuan ujaran yang maknanya tidak dapat “ diramalkan” dari makna unnsurunsurnya.” 5. Daftar Hitam = Daftar yang memuat nama-nama orang yang diduga atau dicurigai berbuat kejahatan. tetapi gabungan kata dengan preposisi tersebut menjadi satu kesatuan yang bermakna lain dari makna kata jika berdiri sendiri. Idiom harus difahami dan diterjemahkan dengan melihat konteks dan melihat padanannya dalam bahasa sasaran. B. Pada contoh tersebut. baik secara leksikal maupun gramatikal.

Contoh: No Kata Preposisi Gabungan kata dan Preposisi Makna 1 ‫َاق‬berdiri ‫ة‬dengan ‫ ة َاق‬Melakukan 2 ‫ عجط‬Mendengkur Dengan: ‫ة‬ naknasegneM ‫عدر ث‬ 3 Menangkis: ‫ةرػ‬ Dari/Tentang:‫ْع‬ ٓ‫ؽزة ػ‬ Membela atau mempertahankan 4 Mengetahui: ‫فسع‬ Di atas: ‫يع‬ٜ ٍٝ ‫ػشف ػ‬ Mengatur 5 Mati: ‫داف‬ Dengan: ‫ة‬ ‫ف بدث‬ Mencampur b. contoh: No Kata 1 Kata 2 Gabungan kata 1 dan 2 Makna 1 anjang: ً٠ٛ‫ه‬ Hati: ‫ياةيا‬ ‫ ً اٌ جبس‬٠ٛ‫ه‬ Penyabar 2 anjang: ً٠ٛ‫ه‬ Lidah: ‫ْاطييا‬ ْ‫ ً اٌ ٍ غب‬٠ٛ‫ه‬ Yang lancang/Kurang Ajar 3 Tuan: ‫ذ‬١‫ع‬ Hari: ‫ايا‬ٞ‫َا‬ . bukan berarti bermakna “berat darahnya” tetapi bermakna “tidak disukai orangnya”.ketika digabungkan akan mempunyai makna yang baru. Kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. engertian ini mengacu pada gabungan kata dengan kata lain seperti kata ً١‫ م‬yang bermakna “berat” ketika bergabung dengan َ‫ اٌذ‬yang bermakna “darah” lalu menjadi ‫ً اٌذَ م‬١.

bahasa adat atau yang lainnya. Karakteristik Idiom(‫ةعديا ؿااؿش‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫)ح‬ ٗ‫ ّ ىٓ أْ ٔ غ زخ ٍ ق‬٠ ‫ب ِب‬ٙ ‫بر‬١ ‫ٓ ه‬١ ‫ب ر سًّ ث‬ٙ ‫ب زبي ِ فشداد اٌ ٍ غخ رار‬ٙ ٌ‫خ زب‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫إْ اٌ ز ؼ ج‬ ٟ‫و ّب أْ و ً ِ فشداد اٌ ٍ غخ ل ذ ر ّ ز ؼذ ث بٌ خ قبئ ـ اٌ ز‬ٚ ،‫دالالد‬ٚ ْ‫ش ٘ب ف ئْ ِٓ ِؼب‬١ ٓ‫ب ػ‬ٙ ‫ضد ث‬١ ّ ‫ر‬ ‫ خ‬٠ٕٛ ‫ ٔ سٓ ث قذد٘ب ل ذ ار ق فذ ِٓ اٌ خ قبئ ـ اٌ ّ ؼ‬ٟ‫خ اٌ ز‬١ ‫خ اٌ ؼشث‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫اٌ ز ؼ ج‬ :ٟ ‫ أر‬٠ ‫ّب‬١ ‫خض٘ب ف‬ٛ ٔ ‫ خ‬٠‫ب اٌ ّدبص‬ٙ‫ ؼ ز‬١ ‫ ه ج‬ٝ ٌ‫ث بإل مبف خ إ‬ . (Midred L Larson. Contoh: No Padanan dalam bahasa Indonesia Idiom dalam bahasa Arab 1 enyesalan akhir tiada guna ‫ِخالخشَ ثؼذ إٌذا‬ 2 Rajin pangkal pandai malas pangkal bodoh ً‫زىبع‬٠ ٌّٓ ٝ‫ال ره بف فٕذاِخ اٌؼمج‬ٚ ً‫ال رىغ‬ٚ ‫ذ‬ٙ‫اخ‬ 3 Cinta itu buta ‫سح‬ٛ‫ اٌست ِؾ‬ٟ‫ظ ف‬١ٌ 4 Tak ada gading yang tak retak ‫ٌىً زغٓ ػبا‬ ‫ت ث‬١‫ ث أشِٓ هٍت أ ب ث ػ‬ٟ‫م‬ 5 Diam itu emas ‫اٌقّذ زىّخ‬ C. Contoh lain: ‫ الرقؼش ذن ٌٍٕبط‬terjemahan harfiah: “Janganlah kamu palingkan pipimu dari manusia”. Dengan demikian penerjemahan peribahasa atau ungkapan tak perlu diterjemahkan secara harfiah. karena mungkin ungkapan tersebut tidak lazim pada bahasa sasaran tetapi bisa dicarikan padanannya dalam bahasa sasaran atau cukup maksudnya saja. Misalnya: ‫شح‬١‫ذ لق‬١ٌ‫ا‬ٚ ‫شح‬١‫ٓ ثق‬١‫اٌؼ‬ terjemahan harfiah: “Mata melihat sedangkan tangan pendek”. Dapat disepadankan dengan “maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai.َ‫ ب‬٠‫ذ اال‬١ ‫ع‬ Hari Jum’at 4 Ibu: ‫َأ‬ Buku: ‫ةادنيا‬ ‫أَ اٌ ى زبة‬ Surat Al-Fatihah c. Ungkapan “memalingkan pipi” dalam bahasa Indonesia tidak lazim maka ungkapan yang biasa dipakai adalah “memalingkan muka”. Ungkapan yang bisa diterjemahkan dengan penerjemahan para frase atau pengungkapan bebas mutlak dapat juga digunakan ungkapan bahasa sasaran yang selaras. ” enerjemahan ungkapan ini harus juga diselaraskan dengan ungkapan yang lazim digunakan dalam bahasa sasaran. 1989: 121) Seperti menterjemahkan peribahasa (tamsil) metafora.

‬‬ ‫ا ز ٍف ػٓ اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ف ‪ ٟ‬ا ع زّذاد ِؼ ٕبٖ ِٓ اٌ ّ‪ٛ‬ا م ؼخ ‪ٚ‬ار فبق اٌ دّبػخ اٌ ٍ غ‪ ٠ٛ‬خ ٌ زٌ ه أه ٍك‬ ‫ث ؼل اٌ ٍ غبٔ ‪ ٓ١‬ػ ٍ ‪ ٗ١‬ر ؼ ج ‪١‬ش بسخ‪ ٟ‬اٌ ّشو ض ‪ ٠ٚ‬غ زّذ ِؼ ٕ‪ ٝ‬اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ِٓ ٟ‬اٌ ؼ ل خ‬ ‫اإل ع ٕبد‪ ٠‬خ أ‪ ٚ‬اٌ غ ‪١‬بق ٌ زٌ ه أه ٍك ػ ٍ ‪ ٗ١‬ػ ٍ ‪ ٗ١‬ر ؼ ج ‪١‬ش دا ٍ‪ ٟ‬اٌ ّشو ض‪ٚ ،‬ا ز ٍف ػ ٕٗ ف ‪ ٟ‬ػذَ ن‪ٛ‬ػٗ‬ ‫‪١ ١‬ش ألْ رٌ ه ‪ ٠‬ؤد‪ ٞ‬إٌ ‪ ٝ‬ر سط ‪ ُ١‬اٌ ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ر ّبِب ف ‪ ٟ‬ز ‪ ٓ١‬أْ اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٠ ٟ‬م جً ٌ ٍذ‬ ‫اٌ ز غ ج ‪١‬شاٌ ز‪ ٞ‬ال‪ ٠‬سطُ ِؼ ٕبٖ ‪ ٌٚ‬ىٓ ‪ ٠‬غ ‪١‬ش دالٌ زٗ‪ ،‬و ّب ا ز ٍف اٌ ز غ ج ‪١‬ش اال فط ز‪ ٝ‬ػٓ اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش‬ ‫اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ف ‪ ٟ‬ر ّ ‪١‬ضٖ ث بٌ ث جبد ‪ٚ‬اٌ ذ‪ٚ‬اَ ‪ ٠ٚ‬زّ ‪١‬ض اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ث بٌ ز غ ‪١ ١‬ش اٌ ز ؽ‪.‬‬ ‫ا فط ز ‪١‬ب و ّب ف ‪ ٟ‬ل ‪ ُٙ ٌٛ‬خ ج ٍه ػ ٍ‪ ٝ‬بسث ه ‪ ،‬خ ؼ ٍ زٗ ٔ قت ػ ‪ ٓ١‬ال‪ ٠‬مغ ث بٌ ؾ ٕبْ‪ ،‬ف ‪ٙ‬زٖ األل ‪ٛ‬اي ف ‪ٟ‬‬ ‫أ فً ا ع ز ؼّبٌ ٗ أِ ثبي ٔ طك ث ‪ٙ‬ب أف شاد ِ زّ ‪١‬ض‪ ٓ ٠‬ظش‪ٚ‬ف ‪ِٛٚ‬ال ف ِؼ ‪ٕ ١‬خ‪.ٟ‬‬ ‫‪ ٠‬خ ِغ األِ ثبي ‪ ،‬رٌ ه ر ىشس ا ع ز ؼّبٌ ٗ ‪ ٚ‬ؽبع أ ف جر ر ؼ ج ‪١‬شا ذايهؿ ايا داس‪ٞ‬ةعديا يشادد ‪3.‫َْ ايإ د‪ٚ‬ؿقَيا ْع اٖظفي اْاةْ‪ٞ‬اي رإ َاينيا عا‪ْٚ‬أ كَؽأ َْ ح‪ٞ‬ةسعيا ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعدي ْإ ‪1.‬‬ ‫ث ؼًّ ف ‪ ٗ١‬ززق ‪ِٙٚ‬بسح ‪ٚ . sedang dia menyaksikannya‬‬ ‫‪2. Syi’ir‬‬ ‫‪ٞ‬ف ٖطفْة ‪ٜ‬قيأ ‪ bermakna‬اةاة ٖطفْ ‪ٜ‬يع ذدف ‪Banyak terdapat didalamnya seperti lafadz‬‬ ‫أِش‪ ٜ‬ف ‪ ٗ١‬و ث ‪١‬ش ِٓ اٌ ز ؼت‪:hawabid ri’iys adap tapadret utiay ،‬‬ ‫‪ٚ‬إٔ ‪ ٝ‬إر أ عت ث ‪ٙ‬ب و ٍ ‪ ١‬جب ف زسذ ػ ٍ ‪ٍ ٌ ُٙ١‬خ غف ث بث ب‬ ‫قةط َٖي‪ٚ‬ق اَْٖ حس‪ٞ‬سن ‪ ٖٚٞ‬اَ سد اذ ءاٖدْا دعة دي‪ٞ‬ق ‪ٞ‬ديا ‪ ٖٚٞ‬سد اذ ْع حَج اْيا داس‪ٞ‬ةعديا ‪5. Sumber – Sumber Idiom Bahasa Arab‬‬ ‫‪1.‬‬ ‫ٖ اٌ سب سس ث ٓ ظبٌ ُ و ب ْ ل ذ مشة سخ ف م ز ٍٗ‪ ،‬اٌ غ ‪١‬ف اٌ ؼزي ث ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ف بد األ‪ٚ‬اْ‪ٚ .‬‬ ‫‪ٚ‬ر ٍ‪ٙ ٔٛ‬ب ث أٌ ‪ٛ‬أ ‪ٙ‬ب‪٘ٚ ،‬زا ظب٘ش ف ‪ ٟ‬أ ى ؼبط ِس ‪١‬و األِخ اٌ ط ج ‪ ١‬ؼ ‪١‬خ ػ ٍ ‪ٙ١‬ب ث ق‪ٛ‬سح ‪١‬ش ِسذ‪ٚ‬دح ‪ٚ ،‬ر أ ‪١‬ش٘ب‬ ‫ث ج ؼل ٔ ‪ٛ‬از‪ ٟ‬اٌ س ‪١‬بح االخ زّبػ ‪١‬خ ‪ ٚ‬اٌ غ ‪١ ١‬ب ع ‪١‬خ أٌ ‪ ٝ‬زذِب ف ‪ِ ٟ‬خ ز ٍف اٌ ؼ ق‪ٛ‬س‪ ،‬ف بٌ ز‪ ٕ ٠ ٞ‬ؼُ اٌ ٕظش‬ ‫ف ج غخ اٌ س ‪١‬بح اٌ ؼشث ‪١‬خ ف ‪ ِ ٟ‬جذأ ف ‪ ٟ‬اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ اٌ ؼشث ‪١‬خ ‪ ٠‬دذ أ‪ٚ‬ي ِب ‪ ٠‬دذ ا فط جب ‪ٙ‬ب ة‬ ‫أِش٘ب‪ٚ ،‬ر ٍ‪ٙ ٔٛ‬ب ث أٌ ‪ٛ‬اْ اٌ جبد‪ ٠‬خ ‪ِٚ‬ب ف ‪ٙ١‬ب ِٓ ز ‪١‬بح اٌ شاػ‪ٚ ٟ‬اٌ ؼ ‪١‬ؼ ف ‪ٕ ِ ٟ‬بش اٌ قخشاء ‪ٚ‬ظ‪ٛٙ‬س أ بس اٌ ؼشة‬ ‫ف ‪ ٟ‬اٌ ؼبدح ‪ ٚ‬اٌ ز مبٌ ‪١‬ذ ‪ٚ‬هشق اٌ ّ ؼ ‪ ١‬ؾخ ػ ٍ ‪ٙ١‬ب و ّب ف ‪ ٟ‬ل ‪ : ُٙ ٌٛ‬أػو اٌ م‪ٛ‬ط ث بس‪ٙ ٠‬ب ‪ٚ ،‬ل ٍت ٌ ٗ ظ‪ٙ‬ش اٌ سّٓ ‪ٚ،‬‬ ‫‪ٚ‬أل ش هللا ػ ‪ ٓ١‬ف ْ‪ٚ ،‬أ ٍح فذسٖ ‪ ٟ٘ٚ،‬ر ؼبث ‪١‬ش ِبو بْ ث ٕ‪ ٝ‬ف ْ ػ ٍ‪ ٝ‬أ٘ ٍٗ‪ ٚ ،‬ع م ‪١‬ب ٌ ف ْ ‪ٚ‬سػ ‪١‬ب ‪،‬‬ ‫ث ؼ ن‪ٙ‬ب ٌ ‪ٛ١‬خذ ٌ ‪ٛ‬ال ٔ ؾأر ٗ ف ‪ ٟ‬ث ‪ ١‬ئ زٗ ب فخ و‪ٙ‬زٖ اٌ ج ‪ ١‬ئخ اٌ جذ‪ ٠ٚ‬خ‪. yaitu pada sabda Rosulullah‬يع ؿسذ ‪ٖ ٚ‬ة نطَدطا ‪(menggigit) bermakna‬‬ ‫‪saw:‬‬ ‫ػ ٍ ‪ ١‬ىُ ث غ ٕ ز‪ ٚ ٝ‬ع ٕخ اٌ خ ٍ فبء اٌ شا ؽذ‪ ِٓ ٓ ٠‬ث ؼذ‪ ،‬ػ ن‪ٛ‬ا ػ ٍ ‪ٙ١‬ب ث بٌ ٕ‪ٛ‬اخز)‪uk hannus adap tapadret‬‬ ‫)‪dan sunnah khulafaur rosyidin dan kemudian gigitlah‬‬ ‫اٌ ّبء ث ّ ؼ ٕ‪ ٠ ٝ‬أر ‪ٜ ٟ‬يع َقس‪ ٞ‬اَْٖ حس‪ٞ‬سن ‪ ٖٚٞ‬اياسَأ اٖعك‪ ٚ‬يؿأ ‪ٞ‬ف دْان ‪ٞ‬ديا داس‪ٞ‬ةعديا ‪3.‬أ‪ٚ‬ي ِٓ ر ى ٍُ ة‬ . Al-Qur’an‬‬ ‫‪ (atau‬عَطيا ‪ٜ‬قيأ ‪Banyak sumber Idiom yang terdapat di Al-Qur’an diantaranya pada lafadz‬‬ ‫‪ (mendengarkan dengan penuh‬عَدطا ‪yang menggunakan pendengarannya) bermakna‬‬ ‫‪perhatian).‬‬ ‫ي اٌ غ ‪١‬بق اٌ س نبس‪ٞ‬‬ ‫‪ٚ‬االخ زّبػ‪ٚ ٟ‬اٌ ث مبف ‪ٍ ٌ ٟ‬دّبػخ اٌ ٕبه مخ ث بٌ ٍ غخ اٌ ز‪ ٟ‬ر ذ‪ٚ‬س ف ‪ٙ١‬ب ِ ثً ٘زٖ‬ ‫اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ‪ٙ ٌٚ ،‬زا اٌ غ جت ْ اٌ ق ؼت ٔ مً ث ؼل اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ ِٓ ٌ غخ أٌ ‪ٟ‬‬ ‫ٌ غخ أ ش‪ ٞ‬ث ب ٌ زشخّخ اٌ سشف ‪١‬خ ‪. Hadits Nabawi‬‬ ‫‪ٜ‬يعرج ا‪ْٚ‬ي اة كع ‪Idiom yang terdapat dalam Hadits Nabawi diantaranya pada lafadz:‬‬ ‫‪ٖٞ (berpegang teguh).‬ال ‪ ٠‬م ؼ مغ ٌ ٗ ث بٌ ؾ ٕبْ ث ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ال ‪ٙ ٠‬ذد ‪ٚ‬ال ‪ ٠‬خ‪ٛ‬ف ‪ ٔٚ‬قت ػ ‪ ٗ١ ٕ ١‬ث ّ ؼ ٕ‪ٝ‬‬ ‫ِ‪ ٛ‬مغ ػ ٕب‪ ٠‬خ ف ‪ٙ‬زٖ اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد ف ‪ ٟ‬أ فً ‪ ٚ‬م ؼ‪ٙ‬ب أِ ثبي أ ف جسذ ر غ ‪١ ١‬شاد ا فط ز ‪ ٗ١‬ث ف ؼً ؽ ‪ٛ١‬ػ‪ٙ‬ب‪.‬‬ ‫فط ز‪ ٟ‬اياس‪ٞ‬ةعديا ْأ ف‪ٚ‬سعَيا َْف ‪،‬ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعديا عَ ح‪ٞ‬قا‪ٞ‬طيا داس‪ٞ‬ةعديا يشادد ‪2.‬‬ ‫أ ج ‪ٙ١‬ب اٌ ّبد‪ٚ ٞ‬اٌ ّ ؼ ٕ‪ ٞٛ‬جة اٖدا‪ٞ‬ة‪ َْ ٜ‬ح‪ٞ‬ياييا ح‪ٞ‬ذايهؿ ايا دا س‪ٞ‬ةعديا سؿاْع دادَدطا ‪4. yaitu pada firman Allah:‬‬ ‫إْ ف ‪ ٝ‬رٌ ه ٌ زو ش‪ ّٓ ٌ ٜ‬و ب ْ ٌ ٗ ل ٍت أ‪ ٚ‬أٌ م‪ ٝ‬اٌ غّغ ‪ ٛ٘ٚ‬ؽ‪١ ٙ‬ذ )‪itsap uti naikimed gnay adap huggnus‬‬ ‫‪terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan‬‬ ‫)‪pendengarannya.‬‬ ‫‪4.‬‬ ‫)ح‪ٞ‬ةسيا حؽييا ‪ٞ‬ف ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعديا سداؿَيا( ‪D.

‫س‬ٛ‫ ِخ ز ٍف اٌ ؼ ق‬ٟ ‫ زذِب ف‬ٝ ٌ‫خ أ‬١ ‫ب ع‬١ ١ ‫ اٌ غ‬ٚ ‫خ‬١ ‫بح االخ زّبػ‬١ ‫ اٌ س‬ٟ‫از‬ٛ ٔ ‫ث ج ؼل‬ 5) Sumber – Sumber Idiom Bahasa Arab ‫ةعديا سداؿَيا‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫ف ح‬ٞ ‫ةسيا حؽييا‬ٞ‫)ح‬ a. Idiom harus difahami dan diterjemahkan dengan melihat konteks dan melihat padanannya dalam bahasa sasaran.‫ ري‬، ‫خ ِغ األِ ثبي‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫ب ر ذا ً اٌ ز ؼ ج‬١ ‫شا ا فط ز‬١ ‫ ؽبع أ ف جر ر ؼ ج‬ٚ ٗ ٌ‫ن ر ىشس ا ع ز ؼّب‬ ً‫ أ ف‬ٟ ‫اي ف‬ٛ ‫زٖ األل‬ٙ ‫ ف‬،ْ‫ مغ ث بٌ ؾ ٕب‬٠‫ٓ ال‬١ ‫ خ ؼ ٍ زٗ ٔ قت ػ‬، ‫ بسث ه‬ٍٝ ‫ُ خ ج ٍه ػ‬ٙ ٌٛ ‫ ل‬ٟ ‫و ّب ف‬ . Hadits Nabawi .akan berbeda dari kata-kata yang menjadi bagiannya.ِٓ ‫د إال‬ٛ‫ب ػٓ اٌ ّ م ق‬ٙ‫ ٕ ج ئ ٕب ٌ فظ‬٠‫اع اٌ ى َ إر ال‬ٛ ٔ‫خ ِٓ أ ّل أ‬١ ‫خ اٌ ؼشث‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫إْ ٌ ز ؼ ج‬ ‫االخ زّب‬ٚ ٞ‫بق اٌ س نبس‬١ ‫ ي اٌ غ‬. Al-Qur’an b. Idiom Penuh 2.‫ب‬ٙ١ ‫س ف‬ٚ‫ ر ذ‬ٟ‫ ٌ ٍدّبػخ اٌ ٕبه مخ ث بٌ ٍ غخ اٌ ز‬ٟ ‫اٌ ث مبف‬ٚ ٟ‫ػ‬ .ِٖٛٚ ًٍ ‫ م‬ٕٝ ‫ْ ث ّ ؼ‬ٛ١ ‫ اٌ ؼ‬ٟ ‫ُ رس اٌ شِبد ف‬ٙ ٌٛ ‫ِٓ أِ ث ٍخ رٌ ه ل‬ٚ ‫ٌ مذ أو ذ‬ٚ . Konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. 2) Idiom ini dibagi menjadi 2 macam yaitu 1. ‫ٓ األِ ش‬١ ‫ ث‬ٕٝ ‫ث ّ ؼ‬ ‫شا‬١ ‫ أْ ٘زٖ اٌ ز ؼ ج‬ٍٝ ‫ْ ػ‬ٛ‫ ف ٍت اٌ ٍ غخ اٌ ّ غ ز ؼّ ٍخ اٌ جبز ث‬ٟ ‫د ٍذ ف‬ٚ ٜ‫د ِ م زش مٗ ِٓ ٌ غخ أ ش‬ . Idiom tidak bisa diterjemahkan dan difahami secara harfiyah karena kata-kata tersebut mempunyai m. 4) Karakteristik Idiom(‫ةعديا ؿااؿش‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫)ح‬ Ada empat: .‫ ك اٌ زش ّخ‬٠‫ر غشث ذ ػٓ هش‬ٚ BAB III<! PENUTUP Kesimpulan 1) Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa: (1).‫ف اٌ ؼزي‬١ ‫ف أ جش ث ؼزسٖ ف مبي ع جك اٌ غ‬ : ٗ ٌ ‫ٗ اٌ ٕبث غخ ل بي‬١ ‫ نب ف ىب ْ إرا ٌ م‬٠‫و بْ اٌ ٕ ؼّبْ ِش‬ٚ ْ‫ ٌ ؼ قبَ فبزت اٌ ٕ ؼّب‬ٟ ٔ ‫ جب‬٠‫اٌ ٕبث غخ اٌ ذ‬ ‫ ب ػ قبَ ؟‬٠ ‫ساءن‬ٚ‫ِب‬ 6. Kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. b. ‫ةعديا‬ٞ‫ َ حكسدقَيا داس‬،‫ ك اٌ زشخّخ‬٠‫خ ػٓ هش‬١ ‫ اٌ ٍ غخ اٌ ؼشث‬ٝ ٌ‫ ر غ زشث ذ إ‬ٟ‫اٌ ز‬ٚ ‫خ‬١ ‫ْ ٌ غٗ أخ ٕ ج‬ ‫ف‬ٚ‫ اٌ سش‬ٍٝ ‫ مغ اٌ ٕ مبه ػ‬ٚ ُٙ ٌٛ ‫ل‬ٚ .ٟ‫شاال فط ز‬١ ‫ف أْ اٌ ز ؼ ج‬ٚ‫ ف ّٓ اٌ ّ ؼش‬،‫خ‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫خ ِغ اٌ ز ؼ ج‬١ ‫بل‬١ ‫شاد اٌ غ‬١ ‫ر ذا ً اٌ ز ؼ ج‬ ‫ خ‬٠ٛ‫ار فبق اٌ دّبػخ اٌ ٍ غ‬ٚ ‫ا م ؼخ‬ّٛ ٌ‫ ا ع زّذاد ِؼ ٕبٖ ِٓ ا‬ٟ ‫ ف‬ٟ ‫بل‬١ ‫شاٌ غ‬١ ‫ا ز ٍف ػٓ اٌ ز ؼ ج‬ .‫ ٕخ‬١ ‫ال ف ِؼ‬ِٛٚ ‫ف‬ٚ‫ ٓ ظش‬٠‫ض‬١ ّ‫ب أف شاد ِ ز‬ٙ ‫ا ع ز ؼّبٌ ٗ أِ ثبي ٔ طك ث‬ -ٓ‫اٌ ّ ؼ‬ٚ ٞ‫ب اٌ ّبد‬ٙ١ ‫ب ث دبٔ ج‬ٙ‫ ئ ز‬١ ‫خ ِٓ ى ج‬١ ٌ ٌ‫خ ا‬١ ‫ش اد اال فط ز‬١ ‫ ا ع زّذاد ػ ٕب فش اٌ ز ؼ ج‬ٞٚ ‫ش٘ب‬١ ‫ر أ‬ٚ ، ‫دح‬ٚ‫ش ِسذ‬١ ‫سح‬ٛ‫ب ث ق‬ٙ١ ٍ ‫خ ػ‬١ ‫ ؼ‬١ ‫و األِخ اٌ ط ج‬١ ‫ أ ى ؼبط ِس‬ٟ ‫٘زا ظب٘ش ف‬ٚ ،‫ب‬ٙ ٔ‫ا‬ٛ ٌ‫ب ث أ‬ٙ ٍٔٛ ‫ر‬ٚ . Ungkapan yang bisa diterjemahkan dengan penerjemahan para frase atau pengungkapan bebas mutlak dapat juga digunakan ungkapan bahasa sasaran yang selaras. (2). Idiom Sebagian 3) macam-macam idiom berdasarkan konstruksi yang membentuknya menurut Kridalaksana dalam Imamuddin (2001) bisa berupa: a. (3).ٗ ‫ي ِٓ ر ى ٍُ ث‬ٚ‫أ‬ٚ ‫ ِب جشن ؟‬ٕٝ ‫ساءن ث ّ ؼ‬ٚ‫ُ ِب‬ٙ ٌٛ ‫ب ل‬ٕٙ ِٚ . c. Idiom bisa terdiri dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan ataupun bisa berupa ungkapan.‫ ػًّ ِب‬ٟ ‫ش ف‬١ ٍٝ ‫ق ػ‬ٛ‫ ر ف‬ٕٝ ‫ ث ّ ؼ‬ٟ‫ب ع‬١ ‫ُ مشة اٌ شل ُ اٌ م‬ٙ ٌٛ ‫ل‬ٚ .

Yogyakarta: Yayasan Ali Maksum.2001 ٛ ‫أث‬314 ‫ ؿ‬2 ‫اٌ دض‬ٚ ،712، 283 ‫ ؿ‬1 ‫ً اٌ دض‬١ ‫ داس اٌ د‬، ‫د‬ٚ‫ش‬١ ‫ ث‬،‫شح األِ ثبي‬ّٙ‫ خ‬،ٞ‫٘ ي اٌ ؼ غ ىش‬ ٍٝ ‫ ػ‬ٕٝ ‫ دالٌ خ اٌ ّ ج‬ٟ ‫ خ ف‬٠ٛ‫ دسا عخ ٌ غ‬،‫ك‬ّٛ‫اٌ غ‬ٚ ‫خ‬١ ‫ اٌ ؼشث‬، ً١ ٍ ٍّٟ ‫ ز‬: ‫ ذ ِٓ اٌ ز فب فً أ ظش‬٠‫ٌ ّض‬ 761‫ؿ‬،8891 ،‫خ‬١ ‫ داس اٌ ّ ؼشف خ اٌ دبِؼ‬،‫ خ‬٠‫ اال ع ى ٕذس‬، ٕٝ ‫اٌ ؼ ؼ‬ amaliaelfanani. 2003 Ali. Muhadharah Fi Ilm Lugah Ijtima’i Surabaya Dar al-Ulum alLughawiyah.c.. BAHASA DAN SASTRA INDONESIA. Riyadh: Dar El-ulum./idiom.Mudlofar. Al-Qomus al Araby Assiyaqiy. ‫ةعديا‬ٞ‫ديا داس‬ٞ ‫ف دْان‬ٞ ‫ يؿأ‬ٚ‫ اياسَأ اٖعك‬ٖٚٞ ‫سن‬ٞ‫ اَْٖ حس‬ٞ‫يع َقس‬ٜ ‫ْعَة ءاَيا‬ٜ ٞ‫دأ‬ٞ ‫بسح‬ِٙٚ ‫ٗ ززق‬١ ‫ث ؼًّ ف‬ d. London: Brest Britain. (Terjemah) Penerjemahan Berdasarkan Makna. 1989 Longman. Arcan. Kamus Al-Ashr.1985 Sabrony Dkk.. Jakarta.‫َاط‬ٞ ‫ع‬ٞ‫ اْذ دا‬ٚ ‫سشا‬ْٚ ، َ‫طيا َجع‬ٞ‫ْا‬ٞ‫دذيا ح‬ٞ‫ حس‬، ‫نْا‬ٞ‫ة سع ص‬ٞ ، ‫ة‬ٞ‫س‬ٚ‫ د‬، َ‫سػاْ ْاْةي حةدن‬ْٚ ، 1997 ‫ ؿ‬30 Abdul Chaer. AL-Mawrid.wordpress./‫ا‬ ‫اا ا‬ ‫ا اا ا‬ ‫ ا ا‬.2002 Imamuddin.Cached 28 Mei 2012 . Jakarta : Fakultas Sastra Universitas Indonesia.com/2012/. Afifuddin Dimyati. Translation.1995 M.. 1996 Ba'albaki. Atabik & Ahmad Zuhdi Muhdlor.. Munir. Linguistik Umum. Syi’ir e. Dictionary Of The English Language. Larson. :CV Gema wacana alief Muhammad Ismail. 2001. ‫ةعديا‬ٞ‫ سد اذ ْع حَج اْيا داس‬ٖٚٞ ‫ديا‬ٞ ‫ق‬ٞ‫ اَ سد اذ ءاٖدْا دعة دي‬ٖٚٞ ‫سن‬ٞ‫ق اَْٖ حس‬ٚ‫قةط َٖي‬ ْ ‫ا‬ٚ‫ ف بد األ‬ٕٝ ‫ف اٌ ؼزي ث ّ ؼ‬١ ‫اٌ غ‬ f. Bairut: Dar El-Ilm Lil-Malayin.‫اا‬ ‫اااااا ا‬ . Basuni. Jakarta: Rineka Cipta. Mildred L. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Dalilul Mutarjim. ‫ ا‬،‫ ك اٌ زشخّخ‬٠‫خ ػٓ هش‬١ ‫ اٌ ٍ غخ اٌ ؼشث‬ٝ ٌ‫ ر غ زشث ذ إ‬ٟ‫اٌ ز‬ٚ ‫خ‬١ ‫شاد اٌ ّ م زش مخ ِٓ ٌ غٗ أخ ٕ ج‬١ ‫ٌ ز ؼ ج‬ ِٖٛٚ ًٍ ‫ م‬ٕٝ ‫ْ ث ّ ؼ‬ٛ١ ‫ اٌ ؼ‬ٟ ‫ُ رس اٌ شِبد ف‬ٙ ٌٛ ‫ِٓ أِ ث ٍخ رٌ ه ل‬ٚ DAFTAR PUSTAKA . 2010 M.

Kesalahan pemakaian idiom sering dilakukan karena (1) Kekurang cermatan berbahasa. jika kata “menjual” tidak digabungkan dengan kata “gigi”. sedang Cyssco (2000) menyebutkan bahwa idiom adalah suatu ungkapan yang terdiri dari beberapa kata yang punya satu arti atau pengertian tertentuyang tidak mungkin bias dimengerti atau dipahami neraca kata demi kata yang membentuknya. idiom bermakna langgam suara atau corak khas dan juga bermakna hal yang berhubungan dengan ungkapan atau penggunaan ungkapan (Echol dkk. Hubungan makna idiom dengan kata pembentuknya sering tidak jelas. PENGERTIAN IDIOM Secara leksikal. Makna tersebut tidak dapat diperoleh. penulis ingin memberikan uraian mengenai idiom. idiom adalah konstruksi kata yang maknanya secara keseluruhan berbeda dengan makna masing-masing unsurnya. Dalam berbahasa kita sering menemukan bahasa yang telah teradatkan.blogspot. masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. 2003:VI). Mengenai idiom ini sering tidak dapat ditanyakan lagi mengapa begitu kata itu dipakai. 1986:7).html ‫م لخص‬: ‫ألج زاءه ال ل ال م ع نى عن مع ناه ي خ ت لف ت ع ب ير هو ال ت ع ب ير أ س لوب‬. Idiom dalam setiap bahasa tidak dapat diubah-ubah. maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut.JENIS DAN KONSTRUKSI IDIOM DALAM BAHASA ARAB JENIS DAN KONSTRUKSI IDIOM DALAM BAHASA ARAB Nurhidayati jaoeharalmoenawar. oleh karena itu idiom tidak dapat dialihkan secara harfiah ke dalam bahasa lain.. Idiom “rumah batu” yang bermakna pegadaian (Choer:1986). artinya bahasa yang sudah biasa dipakai seperti itu dalam suatu bahasa oleh para pemakainya.. (3) Kemalasan. Dengan berpijak pada masalah tersebut. 1990:310). Menurut Al-Khuli dalam (Imamuddin & Ishaq. idiom harus menuruti arti sebenarnya dari ungkapan itu atau menggantikannya dengan ungkapan yang semakna dengan idiom tersebut. Dalam bidang linguistik idiom diartikan dengan satuan bahasa (kata. frasa. atau tidak dapat diramalkan dari makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya (Choer. jika kata “rumah” tidak digabungkan dengan kata “batu”. ‫ع لى اال ت ع ب ير ا س لوب يت ون‬ ،‫األو ال نوع ين‬: ‫ ال ت ع ب ير أ س لوب‬، ‫وال ثان ى ال ل‬: ‫ث الث ف وجد ع نا صره ال ى ت ملنا واذا اال جزئ ال ت ع ب ير أ س لوب‬ ،‫ صورة ع لى وه صور‬،‫ ال لمة‬،‫ال جم لة و ال تر يب‬. ‫ال رئ ي سة ال لمات‬: ‫ أ س لوب‬،‫ ال ت ع ب ير أ س لوب ال ت ع ب ير‬، ‫ ال ت ع ب ير أ س لوب ال ل‬، ‫ع لى ال ت ع ب ير أ س لوب الجزء‬ ‫ صورة‬،‫ ال لمة‬،‫وال جم لة ال تر يب‬. Makna tersebut juga tidak bisa diperoleh. Menurut Pateda (1986: 29) Idiom disebut juga ungkapan tetap. Kridalakasana (1984) menyebutkan makna idiom adalah konstruksi unsur-unsur yang saling memilih. (2) Ketidaktahuan.. dan (4) Ketiadaan rasa cinta akan bahasa yang baik dan benar. jenis dan konstruksinya agar dapat membantu pemahaman mengenai idiom dalam bahasa Arab. atau kontstruksi yang maknanya tidak sama dengan masing-masing unsur pembentuknya./jenis-dan-konstruksi-idiom-dalam-bahasa.com/. Dalam bahasa Indonesia ada idiom “menjual gigi” yang bermakna tertawa keras (Choer:1986). . mengapa begitu susunan dan artinya. ditambah dan dikurangi.

Dalam perkembangan selanjutnya penggunaan istilah idiom dan ungkapan bertolak dari sudut pandang yang berbeda. Contoh keempat ‫ ص بار أب و‬bermakna garam (Munawwir. “color” yang bermakna warna dan “job” yang bermakna jabatan. disebut ungkapan jika ditinjau dari segi ekspresi kebahasaan. ‫ ال مدي نة سواد‬yang bermakna daerah daerah sekitar kota (Munawwir:1984). 1984:815). Secara etimologis ada kaitan antara makna tersebut. 1984:815). Adapun makna leksikal dari unsur-unsur idiom tersebut adalah mendirikan atau menegakkan dunia dan mendudukkannya. Kata tersebut merupakan hasil gabungan dari kata ‫ سواد‬yang bermakna hitam dan ‫ ال مدي نة‬yang bermakna kota. Secara etimologis ada kaitan antara kata kurang dan rendah diri.Dalam bahasa Inggris terdapat idiom “a black list” yang bermakna daftar nama orang-orang yang salah (Murdibyono:1989). Demikian halnya dengan metofora. Jika idiom tersebut unsur-unsurnya diartikan secara leksikal. ungkapan. maka ‫ ب نات‬berarti anak perempuan dan ‫ ع بر‬bermakna lembah. 2003:142). Contoh keempat ،‫ أخرى ي خر و رج ال ي قدم أخرى‬bermakna ragu-ragu (Luis:1989). Adapun makna leksikal dari kata ‫ خ ف يف‬adalah ringan dan ‫ال يد‬ bermakna tangan. Contoh lain misalnya ‫ ال ج ب ف ر‬yang bermakna marmut (Munawwir:1984). 1984:3). Contoh ketiga ‫ ص بار أم‬bermakna panas (Munawwir. Adapun contoh idiom yang maknanya sama sekali tidak bisa dinalarkan atas makna leksikal unsurunsurnya adalah ‫ ع بر ب نات‬yang bermakna kebohongan (Munawwir. secara histories-komparatif dan etimologis tampak masih bisa dicari kaitan makna keseluruhannya. Disebut idiom apabila ditinjau dari segi makna. Adapun makna leksikal dari ungkapan tersebut adalah mendahulukan satu kaki dan mengakhirkan yang lain. Dalam bahasa Arab terdapat idiom ‫ ذئ ب رج‬yang bermakna lelaki penghianat (Imamuddin & Ishaq. Makna tersebut dihasilkan dari gabungan kata “a white” yang bermakna sebuah benda atau sesuatu yang putih. dan metafora terletak pada segi sudut pandang saja. Setelah kata itu digabung maka membentuk makna baru yang tidak sama dengan makna unsur-unsur pembentuknya. Ungkapan tersebut merupakan hasil gabungan dari kata ‫ رج‬bermakna orang laki-laki dan ‫ ذئ ب‬bermakna serigala. Contoh kedua ‫ ل ن ساا مؤت بض‬bermakna burung gagak (Munawwir. Makna tersebut sebagai hasil dari gabungan kata ‫ ف ر‬yang bermakna tikus dan ‫ ال ج ب‬yang berarti gunung. Contoh ketiga ‫ وأق عدها ال دن يا أق امت‬yang bermakna memutarbalikkan fakta atau keadaan. maka dalam hal ini ada hubungan secara etimologis. ‫إن ه‬ ‫ ال يد خ ف يف‬bermakna suka mencuri. Idiom tersebut apabila dianalisa unsur-unsur leksikalnya adalah ‫ مؤت بض‬bermakna pengikut dan ‫ ال ن سا‬bermakna pangkal paha sampai mata kaki. Berikut ini contoh idiom yang masih bisa dicari kaitan makna leksikal unsur-unsur pembentuknya. Disebutkan bahwa makna idiom tidak dapat diramalkan dari makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya. Akan tetapi. yaitu melakukan pekerjaan yang tidak pasti. Contoh kedua ‫ ن قص مر ب ع نده‬yang bermakna rendah diri. 1984:952). Ada hubungan komparatif antara ungkapan “ringan tangan” dan kata “suka mencuri” yaitu tangan yang mudah digerakkan untuk mencuri. Adapun makna leksikalnya dari unsur-unsur tersebut adalah ‫ أب و‬bermakna bapak atau yang mempunyai anak dan ‫ ص بار‬bermakna penyabar. Contoh lain “a white color job” yang bermakna pekerjaan hantaran (Murdibyono:1989). Adapun makna leksikal dari unsur-unsur tersebut adalah ‫ أم‬bermakna ibu dan ‫ ص بار‬bermakna sangat penyabar. Secara leksikal kata ‫ مر ب‬bermakna kendaraan dan ‫ ن قص‬bermakna kurang. “A black” bermakna hitam dan “list” bermakna daftar atau catatan. Perbedaan antara idiom. dan disebut metafora jika ditinjau dari segi cara .

Termasuk dalam kelompok idiom penuh ini adalah kata-kata yang diawali dengan abu. makna tersebut diperoleh karena kata ‫أعمر‬ yang bermakna lebih panjang bergabung dengan kata ‫ ح ية‬yang bermakna ular. Sebagai contoh idiom dalam bahasa Indonesia “raja siang”. yakni bermakna matahari. (b) Gabungan dari dua kata benda. Dari segi makna ungkapan itu disebut idiom. contoh: ‫ شرب و ال دهر ع ل يه أ‬bermakna sudah banyak pengalaman. Termasuk dalam kelompok ini adalah idiom yang tersusun dari kata dan huruf jar. sedang ‫ ال دهر‬bermakna waktu atau zaman. Contoh ini disebut metafora jika ditinjau dari segi cara menggunakan atau membandingkan antara raja siang dan matahari. 1986:30). JENIS-JENIS IDIOM Ditinjau dari segi kesatuan makna yang diemban oleh suatu idiom. Hal ini bisa kita bandingkan dengan contoh idiom dalam bahasa Indonesia “ibu akar” bermakna pokok atau pangkal. idiom dapat dikelompokkan menjadi tiga. Makna tersebut diperoleh dari gabungan kata “raja” dan “siang”. yaitu kata. Kata ini disebut idiom jika ditinjau dari segi maknanya. Dalam bahasa Inggris ada delapan idiom yang sering dipakai. “ibu jari” bermakna jari yang terbesar. Hal ini merupakan pergeseran dari makna leksikal “hitam”. 1986:8). Dalam bahasa Arab ada ungkapan ‫ ح ية من أعمر‬yang berarti orang yang sangat panjang umurnya (Luis:1986). “ibu kota” yang bermakna kota yang menjadi pusat pemerintahan (Choer:1986). yaitu idiom yang merupakan: (a) Gabungan dari kata sifat dan kata benda. ummu (kunyah: julukan) misalnya ‫ أب و‬،‫ ي ق ضان أب و ص بار‬dan ‫ ص بار أم‬karena kata tersebut mempunyai makna yang sama sekali berbeda dengan makna unsur-unsur yang membentuknya. Kata “ibu” dalam contoh-contoh tersebut berubah maknanya sesuai dengan yang mengikutinya. Kata ‫دف ت‬ tetap pada arti daftar atau catatatan. jika ditinjau dari segi cara membandingkan yaitu membandingkan orang yang panjang umur dengan ular. Adapun makna leksikal dari kata ‫ ال زي ت‬adalah minyak dan kata ‫ ال عج ين‬adalah tepung. misalnya ‫دف تر‬ ‫ ال سوداء‬yang berarti daftar sesuatu atau orang atau hal-hal yang tidak baik atau tidak disukai. sedang ‫ ال سوداءر‬bermakna sesuatu atau orang atau hal-hal yang tidak baik atau tidak disukai. (c) . jika yang dimaksud untuk mengekspresikan maksud sangat panjang umur dengan ungkapan ‫ ح ية من أعمر‬dan disebut metafora. isim maf’ul dan masdar. Idiom penuh yaitu idiom yang unsurunsur pembentuknya sudah merupakan satu kesatuan makna.menggunakannya. frasa dan kalimat (Choer. KONSTRUKSI IDIOM Ditinjau dari konstruksinya. idiom dapat dikelompokkan menjadi dua jenis. 1986:8). Idiom sebagian yaitu idiom yang sebagian unsurnya tetap dalam makna leksikalnya. ‫ ال عج ين ف ال زي ت‬bermakna berbuat baik pada keluarga (Luis:1984). Huruf jar yang mengikuti verba dan mengubahnya menjadi verba transitif senantiasa mengiringi kata tersebut meskipun sudah berubah bentuk menjadi isim fail. “ibu bapak” bermakna orang tua. yang berfungsi untuk mengubah verba instransitif menjadi verba transitif. Contoh ini disebut ungkapan. contoh: ‫ ب نورهم هللا ذهب‬kata ‫ ذهب‬makna leksikalnya adalah pergi dn setelah bergabung dengan huruf jar (bi) berubah maknanya menjadi memergikan. Secara leksikal makna kata ‫شرب‬ ‫ و أ‬dalah makan dan minum. Contoh ini disebut ungkapan bila ditinjau dari segi ekspresi kebahasaan yaitu mengekspresikan maksud kata matahari dan raja siang. yaitu idiom penuh dan idiom sebagian (Choer. yakni yang lebih ditekankan pada perbandingan (Pateda.

Ia terbentuk dari kata kerja ‫ ح ضر‬yang berarti hadir dan ‫ موت‬yang berarti mati. (h) Idiom yang menggunakan kata kerja (Murdibyono. Sementara itu. ‫ ال ط لب ع ند‬bermakna atas permintaan. ‫إب ط‬ ‫ ال ج ب‬bermakna kaki bukit (Munawwir:1984). ‫ ال صدق ل سـان‬bermakna sebutan yang baik. contoh: ‫ ال ط لب ت حت‬bermakna atas perintah. mengebor. f. contoh: ‫عن ع ندك‬bermakna dengan izinmu. Berikut ini dikemukakan beberapa contoh idiom berupa jumlah fi’liyah ‫ ذرعا ب ه ض قت‬bermakna saya jengkel. e. Idiom yang terdiri dari compound dzaraf dan jar majrur. dan ‫ ف ي بحث‬bermakna membahas. Dua unsur tersebut setelah bergabung mempunyai makna ‫ ج بن‬yang berarti pengecut (Luis. ‫ عــامر مأ‬bermakna sejenis anjing huta. ‫ عن أب ا‬bermakna enggan. ‫ ال سوداء دف تر‬bermakna daftar orang-orang yang bersalah. contoh: ‫ ال م عمور ال ب يت‬bermakna nama tempat di laing. Idiom yang terdiri dari unsur fiil dan huru jar. yaitu: (1) Idiom yang tersusun berupa jumlah fi’liyah dan (2) Idiom yang tersusun berupa jumlah ismiyah. ‫ ال نهار ف ورة‬bermakna ‫ أول ه ف‬atau awal siang. ‫ األب يض ال خ يط‬bermakna benang fajar. ‫ ط الب ب ئر‬bermakna sumur yang dalam airnya. ‫ آلخ ر آن من‬bermakna kadang-kadang. IDIOM YANG BERUPA KATA Dalam bahasa Arab idiom yang berupa kata terdapat pada bentuk nisbah dan tarkib mazji. (d) Gabungan dari compound adjective dan kata benda. ‫عن ق ري ب‬bermakna tak lama. IDIOM YANG BERUPA FRASA Idiom yang berupa frasa dapat dilihat pada konstruksi berikut: a.Gabungan dari dua kata sifat. contoh: ‫ ازدي اد إل ى ازدي اد ف‬bermakna makin. Idiom yang terdiri dari unsur dzaraf dan isim. 1989:208). mengkaji. ‫ شجـــع ب نو‬bermakna ‫ عذرة مــن ب ـطن‬atau perut gadis. Idiom yang terdiri dari unsur mudzaf dan mudzaf ilaih. ‫ ب أب ا‬bermakna memukul. ‫ ب ال طو‬bermakna tanpa pertimbangan. contoh: ‫ إلى ج نب ج ن با‬bermakna saling bahu membahu atau gotong royong (Munawwir:1984) IDIOM YANG BERUPA KALIMAT Idiom yang berupa kalimat dapat dibedakan menjadi dua. ‫ عـن ي بحث‬bermakna mencari. g. d. Idiom yang terdiri dari compound huruf jar majrur. ‫ ال ش فق ف ور‬bermakna ‫ال غرب األف ق ف ال شمش حمرة ب ق ية‬ atau sisa cahaya merah matahari di ufuk barat (Mauzhur:1994). (g) Idiom yang menggunakan warna. ‫ ال ش يئ ع لى ع بد‬bermakna dia tomak. Kata ‫ هوائ‬berasal dari kata ‫ هوى‬yang bermakna udara dan ya’ nisbah. ‫م نذ أب ي ض ين‬bermakna sejak dua hari/ bulan. ‫ أرض ل ســان‬bermakna tanjung. ‫ف ور‬ ‫ ال حر‬bermakna ‫ شدت ه‬atau sangat panas. (f) Idiom yang menggunakan anggota badan. 1986:879). contoh ‫ ال ب يت عامـر‬bermakna ular naga. (e) Gabungan dari dua kata keterangan. ‫ ف رغب‬bermakna suka. ‫ال ع شاء ف ورة‬ bermakna ‫ ب عده‬atau sesudah waktu isyak. Idiom yang terdiri dari unsur huruf jar dan isim majrur. b. ‫ع بد‬ . Kata ‫ موت ح ضر‬adalah nama sebuah kota. Idiom yang berbentuk nisbah misalnya kata ‫ هوائ‬. ‫األب يض ال موت‬ bermakna mati mendadak. Idiom yang terdiri dari na’at dan man’ut. contoh: ‫ عن رغب‬bermakna benci. c. ‫ ق ال ه ما ع بد‬dia mengingkari apa yang telah dikatakan. idiom yang tersusun dari tarkib mazji misalkan ‫ موت ح ضر‬.

Jakarta: PT Gramedia. 1994. Sematik Leksikal. Depok: Ulinuha Press Kridalaksana Harimurti. Tarigan HG. Mansur. Kamus Linguistik Edisi kedua. DAFTAR RUJUKAN Choer. Dalam bidang linguistik idiom bermakna satuan bahasa yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut. Malang: IKIP Malang. Bhuana Ilmu Populer Kelompok Dramedia. Gramedia. Pengajaran Kosa Kata. 1984. Mudibyono. Kamus idiom Bahasa Indonesia. Tarigan HG. Echols. ‫ ال طري ق ع بد‬bermakna membatui. 1990. Jakarta: PT. Beirut: Darul Masyriq. Ditinjau dari kasatuan makna. ‫ معار ضة أب دى‬bermakna melawan (Im & Js. 1986. ‫ أ صاب عه ل طع‬bermakna mati. Jakarta: PT. M. SIMPULAN Idiom bermakna ‫ ألج زائ ه ال ل ال م ع نى عن مع ناه ي ح ت لق ت ع ب ير‬atau ungkapan. dan kalimat. Abil Fadli Jamaluddin Muhammad bin Mukrim. ‫ ع ي ن يه ل طع‬bermakna menempeleng (Munawwir:1984). Kamus Idiom Arab . Al-Munjid fil Lughah wal A’lam. Jhon dan Shadily. Bila ditinjau dari segi konstruksi unsur-unsurnya. 1986. Contoh idiom yang tersusun dari jumlah ismiyah ‫ ال قوم من األ سد‬bermakna yang paling mulia dari suatu kaum. Imamuddin B. ‫ ن ح به ق ضى‬bermakna meninggal (274-275). frasa. idiom dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. ‫ ال رج ع بد‬bermakna lari. Flores Ende: Nusa Indah Cyssco. Prinsip-prinsip Dasar Sintaksis. Kamus Idiom Inggris-Indonesia.‫ ن ف سه ع لى‬bermakna dia mecela diri sendiri. Beirut: Darus Shadr. Luis Ma’luf. 1985. 2003. Diposkan oleh Jauhar Ibn Hasan Munawar di 17. Pateda. ‫ ال ط ير رأ سه ع لى ن‬bermakna diam/ tenang (2003:210). Bandung: Angkasa. Hassan. ‫ واحــدة وت ــ يرة عـ لى إن هــم‬bermakna mereka menonton (Munawwir:1984). Mandhur. 2003:1). & Ishaq N. 1989.02 . Lisanul Arab. ‫مواف قة أب دى‬ bermakna setuju. 1984. ‫ ال بــد أ سـود ف ــ الن‬bermakna fulan musuh. Flores Ende: Nusa Indah. Dhanny R. Bandung: Angkasa.Indonesia Pola Aktif. Kamus Bahasa Indonesia. ‫ حاج ب يه ق طب‬bermakna mukanya merah. 1989. 2000. Abdul. idiom dapat berupa kata. Suplemen Bahasa Inggris.

.html ‫ل‬ َ‫ص‬ َ ‫و‬ َ ِ ‫ي‬ َْ ُ‫ستَمع‬ ِ ‫ل‬ ‫ب‬ ُ‫م‬ َ ْ‫ي‬ َ‫ع‬ َِ‫حت‬ ِ ‫ل‬ ‫ب‬ ُ‫ف‬ ْ‫ي‬ َ ِ ‫يأْتِي‬ ‫ب‬ ْ َ َّ ‫أ‬ ‫ِلَى‬ ‫َدى إ‬ memerintah fulan untuk ….. membawa kita wajib = ..........com/. merayakan bekerja sama dengan …... = mendengarkan beriman kepada ….. ‫ب‬ ُ َّ‫عل‬ َ َ َ‫يت‬ = sampai di melaksanakan …..blogspot.. ‫ب‬ ًَ‫ر فُال‬ َ ‫َم‬ َ‫أ‬ = ِ ‫يقُوم‬ ............... ‫ب‬ ُ ُ‫م‬ ْ‫ي‬ = ِ ‫ق‬ ../mengenal-ragam-idiom-dalam-bahasa-arab. . cinta = ... ‫علَى‬ ُ‫او‬ َ ‫ن‬ َ َ‫و‬ َ َ‫يت‬ ْ‫ن‬ َ‫ع‬ = ِ‫ي‬ ‫نا‬ َ‫ي‬ ْ َ‫عل‬ َ ‫ب‬ ُ‫ج‬ َ = . ‫ب‬ ُْ َ = ِ ‫ن‬ ِ‫ؤ‬ ....... = ‫ِلَى‬ ‫إ‬ ‫ِلَى‬ ‫إ‬ . = ِ ‫نا‬ . = mengerjakan berhubungan dengan ….:Mengenal ragam idiom dalam bahasa arab rizaliaqurani.. = ... = .... menyampaikan ‫ما‬ َ َ + ‫ل‬ ِ ْ‫ي‬ ‫ن‬ َ‫أ‬ َ -‫ن‬ ُ‫ذ‬ َ ‫أَذ‬ ِ ‫غ‬ ‫ي‬ َ ِ‫ر‬ َ ْ‫ب ف‬ sabar menghadapi = tentu tidak memerlukan/membutuhkan = ‫علَى‬ َ ‫ر‬ َ‫ص‬ َ َ‫ب‬ = ‫ِلَى‬ ‫اج إ‬ ْ‫ي‬ ُ َ‫حت‬ َ = )‫ما‬ َ َ‫(ل‬ ُ‫لَه‬ memberi izin mengajak fulan untuk …. ‫ِلَى‬ ‫نا إ‬ ْ‫ي‬ ًَ‫و فُال‬ ُ‫د‬ َ ْ‫ع‬ suka....

. ِ ٌ‫ي‬ ِ َ‫ق‬ ‫ن‬ ْ‫ر‬ ْ‫ب م‬ = . ‫ل‬ dari + ‫ِلَى‬ ‫ذ إ‬ َ ‫َخ‬ َ‫أ‬ = ... jauh = ِ‫ب‬ ‫ن‬ ٌ‫ي‬ ْ‫ع‬ ْ‫ع‬ َ ‫د‬ َ dekat dari ‫ال‬ َ َ‫ق‬ berkata kepada …..ِ‫ر‬ ‫ن‬ ْ‫ع‬ َ ‫ب‬ َ‫غ‬ َ membawa = benci = ......

A. or expression. Pendapat tersebut sejalan dengan pendapat dari Jeseph H. dapat diketahui bahawa idiom terjadi pada bahasa atau dialek masyarakat dalam suatu wilayah.com/2011/. 1) pengertian idiom. Dalam tulisan ini saya akan mencoba membahas.C (721: 1951). lalu diterangkan bahwa idiom merupakan penggabungan kata dalam sebuah bahasa untuk mengekspresikan pikiran./sekilas-tentang-idiom.html tulisan ini banya sebuah kegelisahan yang saya tuangkan. Di dalam kamus ini dijelaskan pula bahwa idiom. 4. dan dalam bahasa yunani istilah idiom ditulis dengan Idióm. Sekilas berbicara mengenai bahasa. The Language or dialect of people region.. 2) idiom di dalam bahasa Indonesia.F dan David B. penyusunan kata-kata yang khas. 1. etc. idiom adalah gaya ekspresi dari idividu. yang memiliki arti special phrasing form ‘bentuk kalimat khusus. idiom memiliki arti peculiar phraseology atau ‘penysunan kata-kata yang aneh. contrary to the usually patterns of the language or having a meaning different from the literal. An accepted phrase. Kridalaksana (2009:90). The usual way in which word of a language are joned to gethe. idiom memiliki makna yang berbeda dari makna aslinya (literal). bentuk kalimat khusus. 1992:471) istilah latin idiom dikenal dengan Idioma. 21 Januari 2011 Sekilas Tentang Idiom pujanggatimurtengah. terutama dalam bahasa yang kaya. kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya.. tetntu di dalam semua bahasa memiliki idiom sebagai variasi dalam mengungkapkan makna dari bahasa tersebut. class.blogspot. to express thought. Jadi dengan demikian. 3) idiom dalam Bahasa Arab. Lalu dalam kamus Webster’s New World Dictianary (1951: 721). 3. Mc Arthur T dan Fery (1992: 472). . 2. Julius dan Susanto M (2002: 417). mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi bahan perbincangan semua pihak.Jumat. The style of expression characteristic of an individual as the idiom of Carlyle. Definisi Dalam kamus Oxford (Jilid I. contruction. atau bahasa yang memiliki warisan kebudayaan yang sangat tinggi.

. yaitu usluub. expression. Idiom di dalam Bahasa Arab Lalu bagaimana dengan idiom di dalam bahasa arab.Dan pola-pola struktur idiom. Contoh. R (1995: 107). buku hitam yang memiliki arti buku catatan mengenai orang telah melakukan tindak kriminal. 2. dimana. biasanya bentuk frase. tidak bisa dilakukan secara leksikal maupu gramatikal. terdapat struktur yang menyimpang dari kaidah-kaidah bahasa yang umum. dan artinya tidak bisa diterangkan secara logis atau gramatikal (Hidayat. bektok tikoro di dalam bahasa Sunda yang berarti susah dalam rezeki. dan Rahmani 2006:123) karena idiom merupakan fenomena dalam pemakaian bahasa yang dilakukan oleh penutur bahasa. panjang tangan yang memiliki arti orang yang suka mencuri. sehingga maknanya terkandung dari kesatuan tersebut. merupakan idiom yang semua unsur-unsurnya sudah membaur menjadi satu kesatuan. B. pengertian idiom tersebut terdapat disejajarkan dengan peribahasa padahal sesuai dengan penjelasan di atas pengertian idiom tentu lebih luas dari itu. dari idom ini kata buku masih memiliki makna leksikalnnya. makna dari peribahasa tersebut bisa diketahui dengan melakukan asosiasi. gaya. Contoh. seni. Jadi bahasa arab pun memili padanan kata idiom. phraseology. teknik. Chaer. Idiom yang maknanya tidak bisa diramalkan (Peribahasa). A (2007: 296) membagi idiom menjadi beberap macam macam. kata idiom dipadankan dengan kata ‘al usluub atau ‫ األبلسوب‬memiliki arti style. C. 3. contoh. 1. Makna peribahasa ini memiliki asosiasi bahwa tenggorokan yang membengkok tentu sulit untuk melakukan kegiatan makan dan minum meskipun banyak serta sulit menikmatinya. dalam idiom ini salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikal. Idiom Dalam Bahasa Indonesia Lalu bagaimana dengan pengertian idiom dalam bahasa Indonesia dan pembagiannya. Lalu bagaimana dengan idiom di dalam bahasa Arab. diction. metode. Idiom sebagian. dan lain. padahal secara bahasa idiom mencakup style. Idiom penuh. dalam menyelami makna idiom ini. phrasing. writing (Baalbaki.

2007: 56-63). dan kaliamat. Lalu apabila kita berbicara mengenai usluub di dalam bahasa arab dengan melakukan pendekatan dari bahasa secara umum. Dimana dalam tulisan ini saya jadikan sebagai bagian dari idiom. Maka apa bila kita ingin memaknai pola di atas. dimana dalam memahami makna dari idiom tersebut.1. maka harus diikutsertakan antara verba dan preposisi di atas. Sebagai contoh. yang diambil dari (Ali dan Muhdlor. 2. Arti Gabungan Preposisi Suka Memohaon Benci Memilih Verba Pola Contoh di atas merupakan pola ‫في‬ ‫إلي‬ ‫عن‬ ‫بــــ‬ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب في‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب إلي‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب عن‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب بــــ‬ َ ‫رغ‬ َ penggabungan antara verba dan preposisi. berikut bebrepa contoh kinayah yang di ambil dari (Zaenudin dan Nurbayan. Lalu bagaimana dengan idiom sebagai gabungan antar kata (frase). tidak bisa dilakukan dengan menyelami dari aspek leksikal dan gramatikal. 1998: 980). Makna Arti Susunan Contoh ‫الرِّ ماد‬ Dermawan Banyak abu ‫كثير‬ ‫كثير الرِّ ماد‬ . atau mengacu kepada idiom sebagai grup kata-kata yang mempunyai makna tersendiri yang berbeda dari makna tiap kata atau leksikalnya. gabungan antara verba dan preposisi di bawah ini. Kata roghiba merupakan satuan kata kerja dari gabungan kata kerja dan haraf yang memiliki makna tersendiri. lebih dengan yang dikenal verb preposision atau al fi’lu al muta’aliqot.

Idiom di dalam bahasa Indonesia disejajarkan .‫األعضاء‬ Cerdik Angota tubuhnya rapih ‫متناسب‬ ‫متناسب األعضاء‬ ‫جاد‬ َ َّ‫الن‬ Pemberani Panjang Sarung pedang ‫طويل‬ ‫جاد‬ َ َّ‫طويل الن‬ Keras kepala Tabal hati ‫القلب‬ ‫غليظ‬ ‫غليظ القلب‬ Dia sedang marah Ia membengkakan Leher ‫األوْ داج‬ ْ ‫هو م‬ ‫نتفخ‬ ْ ‫هو م‬ ‫نتفخ األوْ داج‬ Contoh di atas merupakan contoh idiom yang merupakan hasil penggabungan dari beberapa kata. saya menyajikan contoh idiom di atas dengan pendekatan idiom sebagai gabungan dari beberapa unsur yang telah digabungkan. Untuk memahami makna idiom di atas harus melakukan asosia bagaimana kontek sosial budaya masyarakat penutur bahasa Arab. cara mengungkapkan seorang penutur di dalam bahasanya. D. Kesimpulan Jadi dapat disimpulkan idiom merupakan sebuah bahasa. dan bagaimana idiom di atas terbentuk lalu menacari equivalensi equivalensi atau padanan dari kata tersebut. dimana makna idiom tersebut berbeda dengan makna tiap unsurnya. gaya. Idiom merupakan penggabungan dari beberapa unsur kata.

(2006).F dan David B. Al-Mawarid Qomus Arabic-English. Jogjakarta: Multi Karya Grafika. Ensiklopedi Bahasa-Bahasa Dunia dan Peristilahan dalam Bahasa. Jakarta: Rineka Cipta. (1995). Nurbayan Y. (1992).C. (2007). Webster’s New World Dictionary of The American Language.N Raahmani. New York: The World Publishing Company. Baalbaki R. Linguistik Umum. (2009) Kamus Linguistik. Jakarata: Balai Pustaka. Jakarta: Gramedia. Pengantar Ilmu Balaghah. Chaer. New York: University Pres. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2007). Bandung: Pustaka Grafika. Kridalaksana. Padanan idiom di dalam bahasa Arab adalah ushlub.F dan E. Daftar Pustaka Ali A dan Muhdlor A. E. Tim Penyusun. (1951). Mc Arthur T . dan Feri. (1998) Kamus Kontenporer Arab Indonesi. Hidayat.Z. H. The Oxford Companion to The English Language. Zaenudin M. . A.dengan peribahasa. A. Bandung: Refika Aditama. dan makna ushlub memiliki makna yang lebih luas. Dar El-IlmiL: Berut. H. Joseph.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times