Idiom (‫اال صط الح ية( تاريبعتلا‬

May 28 Posted by amaliaelfanani BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Idiom adalah kumpulan dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan atau ungkapan yang tidak bisa difahami secara harfiyah karena mempunyai makna yang berbeda dari kata-kata yang membentuknya, sehingga harus difahami secara konteks dan diterjemahkan dengan mencarikan padanannya dalam bahasa sasaran. Idiom dalam bahasa Arab bisa berupa gabungan kata dengan preposisi, gabungan kata dengan kata, dan peribahasa/ungkapan. Idiom bisa ditemukan dalam berbagai kamus, gabungan kata dan preposisi dan gabungan kata dengan kata dapat ditemukan di kamus Al-Ashry, Al-Munjid, Al-Munawwir, Al-Mawrid, dan lain-lain. Sedangkan idiom yang berupa ungkapan atau peribahasa dapat ditemukan di AlMunjid. Adapun padanannya dalam bahasa Indonesia dapat dicari sendiri.baca lanjutannya…ok B. Rumusan Masalah 1. Jelaskan tentang pengertian Idiom? 2. Jelaskan tentang macam-macam Idiom? 3. Jelaskan tentang karakteristik Idiom? 4. Jelaskan sumber-sumber Idiom dalam bahasa Arab? C. Tujuan a. Mengerti tentang pengertian Idiom b. Mengerti tentang macam-macam Idiom c. Mengerti tentang karakteristik Idiom d. Mengerti sumber-sumber Idiom dalam bahasa Arab BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Idiom Salah satu jenis ungkapan yang terdapat dalam semua bahasa, tetapi yang sangat khas untuk tiap bahasa adalah Idiom. Dalam bahasa Arab idiom bisa digunakan dengan ‫ةعد‬ٞ‫ذايهؿ اس‬ٞ. Adapun pengertian idiom secara istilah adalah sebagai berikut: 1. Menurut Munir Ba’albaki ‫ب ِ ٕ م ق ٍخ‬ٙ ‫ و ٍّبر‬ٟ ٔ‫ُ ِؼب‬ٙ ‫ غ زّذ ِٓ ِدشد ف‬٠ ْ‫ ّ ىٓ أ‬٠ ‫ ال‬ٕٝ ‫ػ جبسح راد ِؼ‬ Idiom adalah ungkapan yang mempunyai makna yang mana tidak mungkin difahami secara kataperkata saja. 2. Beekmaan dan Callow (1974) dalam Larson menjelaskan idiom yaitu ungkapan untuk dua kata atau lebih yang tidak dapat dimengerti secara harfiah dan secara semantis berfungsi sebagai satu kesatuan. 3. Idiom adalah gabungan dari dua kata atau lebih yang membentuk makna baru. Makna baru tersebut tidak dapat diramalkan atau dicocokkan dari makna unsur-unsurnya. 4. Longman mendefinisikan pengetian idiom adalah: “Group of word in a fixed order having a

Idiom bisa terdiri dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan ataupun bisa berupa ungkapan. Idiom Sebagian Idiom sebagian adalah idiom yang salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikalnya sendiri.” 5. (2). 6. Idiom harus difahami dan diterjemahkan dengan melihat konteks dan melihat padanannya dalam bahasa sasaran. engertian ini mengacu pada gabungan kata dengan preposisi seperti kata: ‫ أ ز‬yang bermakna mengambil ketika kata ini bergabung dengan preposisi ‫ ث‬yang bermakna dengan dan menjadi ‫ أ زث‬bukan bermakna “mengambil dengan” tetapi bermakna “melakukan”. Konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. For this matter an idiom should be learned in context”. Dalam hal ini idiom bisa dilihat dari makna konteks. (3).akan berbeda dari kata-kata yang menjadi bagiannya. Koran Kuning = Koran yang biasanya memuat sensasi. Contoh : Buku Putih = Buku yang memuat keterangan resmi mengenai suatu kasus. Contoh : Menjual gigi = tertawa keras-keras Membanting tulang = bekerja keras Meja hijau = pengadilan 2. Idiom adalah satuan ujaran yang maknanya tidak dapat “ diramalkan” dari makna unnsurunsurnya.particular meaning different from the meanings of each word understood on its own”. Idiom tidak bisa diterjemahkan dan difahami secara harfiyah karena kata-kata tersebut mempunyai m. baik secara leksikal maupun gramatikal. tetapi gabungan kata dengan preposisi tersebut menjadi satu kesatuan yang bermakna lain dari makna kata jika berdiri sendiri. sehingga makna yang dimiliki berasal dari seluruh kesatuan itu. “Is an expression which can not be understood from internal meanings of the words of which it composed. Di sini harus dilihat bahwa tidak bisa langsung diterjemahkan satu persatu kemudian makna kata tersebut digabungkan. Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa: (1). Idiom Penuh Idiom penuh adalah idiom yang semua unsur-unsurnya sudah melebur menjadi satu kesatuan. Macam-macam Idiom Idiom ini dibagi menjadi 2 macam yaitu 1. ‫ةعد‬ٞ‫أ داس‬ٚ َ‫َج‬ٚ‫ديا داَينيا َْ داع‬ٞ ‫هدطْ اي‬ٞ‫ْاعَ جادْدطا ع‬ٖٞ‫ْاعَيا َْ ا‬ٞ ‫يني حيقدطَيا‬ ‫ب‬ٙ١ ‫و ٍّخ ف‬ Idiom adalah ungkapan atau kumpulan kata yang tidak bisa kita fahami maknanya secara harfiah setiap katanya. Koran masih memiliki makna leksikalnya. ”Idiom adalah suatu ungkapan yang tidak bisa difahami dengan makna harfiyah kata-kata yang menyusunnya. daftar. Daftar Hitam = Daftar yang memuat nama-nama orang yang diduga atau dicurigai berbuat kejahatan. “Idiom adalah kumpulan kata-kata yang memiliki makna khusus yang berbeda dengan makna tiap-tiap kata dalam pengertian kata itu sendiri. B. 7. macam-macam idiom berdasarkan konstruksi yang membentuknya menurut Kridalaksana dalam Imamuddin (2001) bisa berupa: a. kata buku. Pada contoh tersebut. karena .

Kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. Contoh: No Kata Preposisi Gabungan kata dan Preposisi Makna 1 ‫َاق‬berdiri ‫ة‬dengan ‫ ة َاق‬Melakukan 2 ‫ عجط‬Mendengkur Dengan: ‫ة‬ naknasegneM ‫عدر ث‬ 3 Menangkis: ‫ةرػ‬ Dari/Tentang:‫ْع‬ ٓ‫ؽزة ػ‬ Membela atau mempertahankan 4 Mengetahui: ‫فسع‬ Di atas: ‫يع‬ٜ ٍٝ ‫ػشف ػ‬ Mengatur 5 Mati: ‫داف‬ Dengan: ‫ة‬ ‫ف بدث‬ Mencampur b. contoh: No Kata 1 Kata 2 Gabungan kata 1 dan 2 Makna 1 anjang: ً٠ٛ‫ه‬ Hati: ‫ياةيا‬ ‫ ً اٌ جبس‬٠ٛ‫ه‬ Penyabar 2 anjang: ً٠ٛ‫ه‬ Lidah: ‫ْاطييا‬ ْ‫ ً اٌ ٍ غب‬٠ٛ‫ه‬ Yang lancang/Kurang Ajar 3 Tuan: ‫ذ‬١‫ع‬ Hari: ‫ايا‬ٞ‫َا‬ . engertian ini mengacu pada gabungan kata dengan kata lain seperti kata ً١‫ م‬yang bermakna “berat” ketika bergabung dengan َ‫ اٌذ‬yang bermakna “darah” lalu menjadi ‫ً اٌذَ م‬١.ketika digabungkan akan mempunyai makna yang baru. bukan berarti bermakna “berat darahnya” tetapi bermakna “tidak disukai orangnya”.

Karakteristik Idiom(‫ةعديا ؿااؿش‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫)ح‬ ٗ‫ ّ ىٓ أْ ٔ غ زخ ٍ ق‬٠ ‫ب ِب‬ٙ ‫بر‬١ ‫ٓ ه‬١ ‫ب ر سًّ ث‬ٙ ‫ب زبي ِ فشداد اٌ ٍ غخ رار‬ٙ ٌ‫خ زب‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫إْ اٌ ز ؼ ج‬ ٟ‫و ّب أْ و ً ِ فشداد اٌ ٍ غخ ل ذ ر ّ ز ؼذ ث بٌ خ قبئ ـ اٌ ز‬ٚ ،‫دالالد‬ٚ ْ‫ش ٘ب ف ئْ ِٓ ِؼب‬١ ٓ‫ب ػ‬ٙ ‫ضد ث‬١ ّ ‫ر‬ ‫ خ‬٠ٕٛ ‫ ٔ سٓ ث قذد٘ب ل ذ ار ق فذ ِٓ اٌ خ قبئ ـ اٌ ّ ؼ‬ٟ‫خ اٌ ز‬١ ‫خ اٌ ؼشث‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫اٌ ز ؼ ج‬ :ٟ ‫ أر‬٠ ‫ّب‬١ ‫خض٘ب ف‬ٛ ٔ ‫ خ‬٠‫ب اٌ ّدبص‬ٙ‫ ؼ ز‬١ ‫ ه ج‬ٝ ٌ‫ث بإل مبف خ إ‬ . Ungkapan yang bisa diterjemahkan dengan penerjemahan para frase atau pengungkapan bebas mutlak dapat juga digunakan ungkapan bahasa sasaran yang selaras.َ‫ ب‬٠‫ذ اال‬١ ‫ع‬ Hari Jum’at 4 Ibu: ‫َأ‬ Buku: ‫ةادنيا‬ ‫أَ اٌ ى زبة‬ Surat Al-Fatihah c. (Midred L Larson. Contoh: No Padanan dalam bahasa Indonesia Idiom dalam bahasa Arab 1 enyesalan akhir tiada guna ‫ِخالخشَ ثؼذ إٌذا‬ 2 Rajin pangkal pandai malas pangkal bodoh ً‫زىبع‬٠ ٌّٓ ٝ‫ال ره بف فٕذاِخ اٌؼمج‬ٚ ً‫ال رىغ‬ٚ ‫ذ‬ٙ‫اخ‬ 3 Cinta itu buta ‫سح‬ٛ‫ اٌست ِؾ‬ٟ‫ظ ف‬١ٌ 4 Tak ada gading yang tak retak ‫ٌىً زغٓ ػبا‬ ‫ت ث‬١‫ ث أشِٓ هٍت أ ب ث ػ‬ٟ‫م‬ 5 Diam itu emas ‫اٌقّذ زىّخ‬ C. bahasa adat atau yang lainnya. ” enerjemahan ungkapan ini harus juga diselaraskan dengan ungkapan yang lazim digunakan dalam bahasa sasaran. Dengan demikian penerjemahan peribahasa atau ungkapan tak perlu diterjemahkan secara harfiah. Dapat disepadankan dengan “maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai. Contoh lain: ‫ الرقؼش ذن ٌٍٕبط‬terjemahan harfiah: “Janganlah kamu palingkan pipimu dari manusia”. 1989: 121) Seperti menterjemahkan peribahasa (tamsil) metafora. Misalnya: ‫شح‬١‫ذ لق‬١ٌ‫ا‬ٚ ‫شح‬١‫ٓ ثق‬١‫اٌؼ‬ terjemahan harfiah: “Mata melihat sedangkan tangan pendek”. Ungkapan “memalingkan pipi” dalam bahasa Indonesia tidak lazim maka ungkapan yang biasa dipakai adalah “memalingkan muka”. karena mungkin ungkapan tersebut tidak lazim pada bahasa sasaran tetapi bisa dicarikan padanannya dalam bahasa sasaran atau cukup maksudnya saja.

‬‬ ‫‪ٚ‬ر ٍ‪ٙ ٔٛ‬ب ث أٌ ‪ٛ‬أ ‪ٙ‬ب‪٘ٚ ،‬زا ظب٘ش ف ‪ ٟ‬أ ى ؼبط ِس ‪١‬و األِخ اٌ ط ج ‪ ١‬ؼ ‪١‬خ ػ ٍ ‪ٙ١‬ب ث ق‪ٛ‬سح ‪١‬ش ِسذ‪ٚ‬دح ‪ٚ ،‬ر أ ‪١‬ش٘ب‬ ‫ث ج ؼل ٔ ‪ٛ‬از‪ ٟ‬اٌ س ‪١‬بح االخ زّبػ ‪١‬خ ‪ ٚ‬اٌ غ ‪١ ١‬ب ع ‪١‬خ أٌ ‪ ٝ‬زذِب ف ‪ِ ٟ‬خ ز ٍف اٌ ؼ ق‪ٛ‬س‪ ،‬ف بٌ ز‪ ٕ ٠ ٞ‬ؼُ اٌ ٕظش‬ ‫ف ج غخ اٌ س ‪١‬بح اٌ ؼشث ‪١‬خ ف ‪ ِ ٟ‬جذأ ف ‪ ٟ‬اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ اٌ ؼشث ‪١‬خ ‪ ٠‬دذ أ‪ٚ‬ي ِب ‪ ٠‬دذ ا فط جب ‪ٙ‬ب ة‬ ‫أِش٘ب‪ٚ ،‬ر ٍ‪ٙ ٔٛ‬ب ث أٌ ‪ٛ‬اْ اٌ جبد‪ ٠‬خ ‪ِٚ‬ب ف ‪ٙ١‬ب ِٓ ز ‪١‬بح اٌ شاػ‪ٚ ٟ‬اٌ ؼ ‪١‬ؼ ف ‪ٕ ِ ٟ‬بش اٌ قخشاء ‪ٚ‬ظ‪ٛٙ‬س أ بس اٌ ؼشة‬ ‫ف ‪ ٟ‬اٌ ؼبدح ‪ ٚ‬اٌ ز مبٌ ‪١‬ذ ‪ٚ‬هشق اٌ ّ ؼ ‪ ١‬ؾخ ػ ٍ ‪ٙ١‬ب و ّب ف ‪ ٟ‬ل ‪ : ُٙ ٌٛ‬أػو اٌ م‪ٛ‬ط ث بس‪ٙ ٠‬ب ‪ٚ ،‬ل ٍت ٌ ٗ ظ‪ٙ‬ش اٌ سّٓ ‪ٚ،‬‬ ‫‪ٚ‬أل ش هللا ػ ‪ ٓ١‬ف ْ‪ٚ ،‬أ ٍح فذسٖ ‪ ٟ٘ٚ،‬ر ؼبث ‪١‬ش ِبو بْ ث ٕ‪ ٝ‬ف ْ ػ ٍ‪ ٝ‬أ٘ ٍٗ‪ ٚ ،‬ع م ‪١‬ب ٌ ف ْ ‪ٚ‬سػ ‪١‬ب ‪،‬‬ ‫ث ؼ ن‪ٙ‬ب ٌ ‪ٛ١‬خذ ٌ ‪ٛ‬ال ٔ ؾأر ٗ ف ‪ ٟ‬ث ‪ ١‬ئ زٗ ب فخ و‪ٙ‬زٖ اٌ ج ‪ ١‬ئخ اٌ جذ‪ ٠ٚ‬خ‪.‬ال ‪ ٠‬م ؼ مغ ٌ ٗ ث بٌ ؾ ٕبْ ث ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ال ‪ٙ ٠‬ذد ‪ٚ‬ال ‪ ٠‬خ‪ٛ‬ف ‪ ٔٚ‬قت ػ ‪ ٗ١ ٕ ١‬ث ّ ؼ ٕ‪ٝ‬‬ ‫ِ‪ ٛ‬مغ ػ ٕب‪ ٠‬خ ف ‪ٙ‬زٖ اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد ف ‪ ٟ‬أ فً ‪ ٚ‬م ؼ‪ٙ‬ب أِ ثبي أ ف جسذ ر غ ‪١ ١‬شاد ا فط ز ‪ ٗ١‬ث ف ؼً ؽ ‪ٛ١‬ػ‪ٙ‬ب‪.‬‬ ‫ٖ اٌ سب سس ث ٓ ظبٌ ُ و ب ْ ل ذ مشة سخ ف م ز ٍٗ‪ ،‬اٌ غ ‪١‬ف اٌ ؼزي ث ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ف بد األ‪ٚ‬اْ‪ٚ .ٟ‬‬ ‫‪ ٠‬خ ِغ األِ ثبي ‪ ،‬رٌ ه ر ىشس ا ع ز ؼّبٌ ٗ ‪ ٚ‬ؽبع أ ف جر ر ؼ ج ‪١‬شا ذايهؿ ايا داس‪ٞ‬ةعديا يشادد ‪3. yaitu pada sabda Rosulullah‬يع ؿسذ ‪ٖ ٚ‬ة نطَدطا ‪(menggigit) bermakna‬‬ ‫‪saw:‬‬ ‫ػ ٍ ‪ ١‬ىُ ث غ ٕ ز‪ ٚ ٝ‬ع ٕخ اٌ خ ٍ فبء اٌ شا ؽذ‪ ِٓ ٓ ٠‬ث ؼذ‪ ،‬ػ ن‪ٛ‬ا ػ ٍ ‪ٙ١‬ب ث بٌ ٕ‪ٛ‬اخز)‪uk hannus adap tapadret‬‬ ‫)‪dan sunnah khulafaur rosyidin dan kemudian gigitlah‬‬ ‫اٌ ّبء ث ّ ؼ ٕ‪ ٠ ٝ‬أر ‪ٜ ٟ‬يع َقس‪ ٞ‬اَْٖ حس‪ٞ‬سن ‪ ٖٚٞ‬اياسَأ اٖعك‪ ٚ‬يؿأ ‪ٞ‬ف دْان ‪ٞ‬ديا داس‪ٞ‬ةعديا ‪3.‬‬ ‫ث ؼًّ ف ‪ ٗ١‬ززق ‪ِٙٚ‬بسح ‪ٚ .‬‬ ‫أ ج ‪ٙ١‬ب اٌ ّبد‪ٚ ٞ‬اٌ ّ ؼ ٕ‪ ٞٛ‬جة اٖدا‪ٞ‬ة‪ َْ ٜ‬ح‪ٞ‬ياييا ح‪ٞ‬ذايهؿ ايا دا س‪ٞ‬ةعديا سؿاْع دادَدطا ‪4.‫َْ ايإ د‪ٚ‬ؿقَيا ْع اٖظفي اْاةْ‪ٞ‬اي رإ َاينيا عا‪ْٚ‬أ كَؽأ َْ ح‪ٞ‬ةسعيا ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعدي ْإ ‪1.‬أ‪ٚ‬ي ِٓ ر ى ٍُ ة‬ .‬‬ ‫‪4.‬‬ ‫ا ز ٍف ػٓ اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ف ‪ ٟ‬ا ع زّذاد ِؼ ٕبٖ ِٓ اٌ ّ‪ٛ‬ا م ؼخ ‪ٚ‬ار فبق اٌ دّبػخ اٌ ٍ غ‪ ٠ٛ‬خ ٌ زٌ ه أه ٍك‬ ‫ث ؼل اٌ ٍ غبٔ ‪ ٓ١‬ػ ٍ ‪ ٗ١‬ر ؼ ج ‪١‬ش بسخ‪ ٟ‬اٌ ّشو ض ‪ ٠ٚ‬غ زّذ ِؼ ٕ‪ ٝ‬اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ِٓ ٟ‬اٌ ؼ ل خ‬ ‫اإل ع ٕبد‪ ٠‬خ أ‪ ٚ‬اٌ غ ‪١‬بق ٌ زٌ ه أه ٍك ػ ٍ ‪ ٗ١‬ػ ٍ ‪ ٗ١‬ر ؼ ج ‪١‬ش دا ٍ‪ ٟ‬اٌ ّشو ض‪ٚ ،‬ا ز ٍف ػ ٕٗ ف ‪ ٟ‬ػذَ ن‪ٛ‬ػٗ‬ ‫‪١ ١‬ش ألْ رٌ ه ‪ ٠‬ؤد‪ ٞ‬إٌ ‪ ٝ‬ر سط ‪ ُ١‬اٌ ّ ؼ ٕ‪ ٝ‬ر ّبِب ف ‪ ٟ‬ز ‪ ٓ١‬أْ اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٠ ٟ‬م جً ٌ ٍذ‬ ‫اٌ ز غ ج ‪١‬شاٌ ز‪ ٞ‬ال‪ ٠‬سطُ ِؼ ٕبٖ ‪ ٌٚ‬ىٓ ‪ ٠‬غ ‪١‬ش دالٌ زٗ‪ ،‬و ّب ا ز ٍف اٌ ز غ ج ‪١‬ش اال فط ز‪ ٝ‬ػٓ اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش‬ ‫اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ف ‪ ٟ‬ر ّ ‪١‬ضٖ ث بٌ ث جبد ‪ٚ‬اٌ ذ‪ٚ‬اَ ‪ ٠ٚ‬زّ ‪١‬ض اٌ ز ؼ ج ‪١‬ش اٌ غ ‪١‬بل ‪ ٟ‬ث بٌ ز غ ‪١ ١‬ش اٌ ز ؽ‪. sedang dia menyaksikannya‬‬ ‫‪2.‬‬ ‫)ح‪ٞ‬ةسيا حؽييا ‪ٞ‬ف ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعديا سداؿَيا( ‪D.‬‬ ‫فط ز‪ ٟ‬اياس‪ٞ‬ةعديا ْأ ف‪ٚ‬سعَيا َْف ‪،‬ح‪ٞ‬ذايهؿايا داس‪ٞ‬ةعديا عَ ح‪ٞ‬قا‪ٞ‬طيا داس‪ٞ‬ةعديا يشادد ‪2. Hadits Nabawi‬‬ ‫‪ٜ‬يعرج ا‪ْٚ‬ي اة كع ‪Idiom yang terdapat dalam Hadits Nabawi diantaranya pada lafadz:‬‬ ‫‪ٖٞ (berpegang teguh). Al-Qur’an‬‬ ‫‪ (atau‬عَطيا ‪ٜ‬قيأ ‪Banyak sumber Idiom yang terdapat di Al-Qur’an diantaranya pada lafadz‬‬ ‫‪ (mendengarkan dengan penuh‬عَدطا ‪yang menggunakan pendengarannya) bermakna‬‬ ‫‪perhatian).‬‬ ‫ا فط ز ‪١‬ب و ّب ف ‪ ٟ‬ل ‪ ُٙ ٌٛ‬خ ج ٍه ػ ٍ‪ ٝ‬بسث ه ‪ ،‬خ ؼ ٍ زٗ ٔ قت ػ ‪ ٓ١‬ال‪ ٠‬مغ ث بٌ ؾ ٕبْ‪ ،‬ف ‪ٙ‬زٖ األل ‪ٛ‬اي ف ‪ٟ‬‬ ‫أ فً ا ع ز ؼّبٌ ٗ أِ ثبي ٔ طك ث ‪ٙ‬ب أف شاد ِ زّ ‪١‬ض‪ ٓ ٠‬ظش‪ٚ‬ف ‪ِٛٚ‬ال ف ِؼ ‪ٕ ١‬خ‪. Sumber – Sumber Idiom Bahasa Arab‬‬ ‫‪1. yaitu pada firman Allah:‬‬ ‫إْ ف ‪ ٝ‬رٌ ه ٌ زو ش‪ ّٓ ٌ ٜ‬و ب ْ ٌ ٗ ل ٍت أ‪ ٚ‬أٌ م‪ ٝ‬اٌ غّغ ‪ ٛ٘ٚ‬ؽ‪١ ٙ‬ذ )‪itsap uti naikimed gnay adap huggnus‬‬ ‫‪terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan‬‬ ‫)‪pendengarannya.‬‬ ‫ي اٌ غ ‪١‬بق اٌ س نبس‪ٞ‬‬ ‫‪ٚ‬االخ زّبػ‪ٚ ٟ‬اٌ ث مبف ‪ٍ ٌ ٟ‬دّبػخ اٌ ٕبه مخ ث بٌ ٍ غخ اٌ ز‪ ٟ‬ر ذ‪ٚ‬س ف ‪ٙ١‬ب ِ ثً ٘زٖ‬ ‫اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ‪ٙ ٌٚ ،‬زا اٌ غ جت ْ اٌ ق ؼت ٔ مً ث ؼل اٌ ز ؼ ج ‪١‬شاد اال فط ز ‪١‬خ ِٓ ٌ غخ أٌ ‪ٟ‬‬ ‫ٌ غخ أ ش‪ ٞ‬ث ب ٌ زشخّخ اٌ سشف ‪١‬خ ‪. Syi’ir‬‬ ‫‪ٞ‬ف ٖطفْة ‪ٜ‬قيأ ‪ bermakna‬اةاة ٖطفْ ‪ٜ‬يع ذدف ‪Banyak terdapat didalamnya seperti lafadz‬‬ ‫أِش‪ ٜ‬ف ‪ ٗ١‬و ث ‪١‬ش ِٓ اٌ ز ؼت‪:hawabid ri’iys adap tapadret utiay ،‬‬ ‫‪ٚ‬إٔ ‪ ٝ‬إر أ عت ث ‪ٙ‬ب و ٍ ‪ ١‬جب ف زسذ ػ ٍ ‪ٍ ٌ ُٙ١‬خ غف ث بث ب‬ ‫قةط َٖي‪ٚ‬ق اَْٖ حس‪ٞ‬سن ‪ ٖٚٞ‬اَ سد اذ ءاٖدْا دعة دي‪ٞ‬ق ‪ٞ‬ديا ‪ ٖٚٞ‬سد اذ ْع حَج اْيا داس‪ٞ‬ةعديا ‪5.

b.‫ب‬ٙ١ ‫س ف‬ٚ‫ ر ذ‬ٟ‫ ٌ ٍدّبػخ اٌ ٕبه مخ ث بٌ ٍ غخ اٌ ز‬ٟ ‫اٌ ث مبف‬ٚ ٟ‫ػ‬ . Hadits Nabawi .ِٖٛٚ ًٍ ‫ م‬ٕٝ ‫ْ ث ّ ؼ‬ٛ١ ‫ اٌ ؼ‬ٟ ‫ُ رس اٌ شِبد ف‬ٙ ٌٛ ‫ِٓ أِ ث ٍخ رٌ ه ل‬ٚ ‫ٌ مذ أو ذ‬ٚ . Idiom bisa terdiri dua kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan ataupun bisa berupa ungkapan. Konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. ‫ٓ األِ ش‬١ ‫ ث‬ٕٝ ‫ث ّ ؼ‬ ‫شا‬١ ‫ أْ ٘زٖ اٌ ز ؼ ج‬ٍٝ ‫ْ ػ‬ٛ‫ ف ٍت اٌ ٍ غخ اٌ ّ غ ز ؼّ ٍخ اٌ جبز ث‬ٟ ‫د ٍذ ف‬ٚ ٜ‫د ِ م زش مٗ ِٓ ٌ غخ أ ش‬ . 2) Idiom ini dibagi menjadi 2 macam yaitu 1. Kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. Ungkapan yang bisa diterjemahkan dengan penerjemahan para frase atau pengungkapan bebas mutlak dapat juga digunakan ungkapan bahasa sasaran yang selaras. Idiom Sebagian 3) macam-macam idiom berdasarkan konstruksi yang membentuknya menurut Kridalaksana dalam Imamuddin (2001) bisa berupa: a.ٗ ‫ي ِٓ ر ى ٍُ ث‬ٚ‫أ‬ٚ ‫ ِب جشن ؟‬ٕٝ ‫ساءن ث ّ ؼ‬ٚ‫ُ ِب‬ٙ ٌٛ ‫ب ل‬ٕٙ ِٚ .‫ف اٌ ؼزي‬١ ‫ف أ جش ث ؼزسٖ ف مبي ع جك اٌ غ‬ : ٗ ٌ ‫ٗ اٌ ٕبث غخ ل بي‬١ ‫ نب ف ىب ْ إرا ٌ م‬٠‫و بْ اٌ ٕ ؼّبْ ِش‬ٚ ْ‫ ٌ ؼ قبَ فبزت اٌ ٕ ؼّب‬ٟ ٔ ‫ جب‬٠‫اٌ ٕبث غخ اٌ ذ‬ ‫ ب ػ قبَ ؟‬٠ ‫ساءن‬ٚ‫ِب‬ 6.ِٓ ‫د إال‬ٛ‫ب ػٓ اٌ ّ م ق‬ٙ‫ ٕ ج ئ ٕب ٌ فظ‬٠‫اع اٌ ى َ إر ال‬ٛ ٔ‫خ ِٓ أ ّل أ‬١ ‫خ اٌ ؼشث‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫إْ ٌ ز ؼ ج‬ ‫االخ زّب‬ٚ ٞ‫بق اٌ س نبس‬١ ‫ ي اٌ غ‬.‫س‬ٛ‫ ِخ ز ٍف اٌ ؼ ق‬ٟ ‫ زذِب ف‬ٝ ٌ‫خ أ‬١ ‫ب ع‬١ ١ ‫ اٌ غ‬ٚ ‫خ‬١ ‫بح االخ زّبػ‬١ ‫ اٌ س‬ٟ‫از‬ٛ ٔ ‫ث ج ؼل‬ 5) Sumber – Sumber Idiom Bahasa Arab ‫ةعديا سداؿَيا‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫ف ح‬ٞ ‫ةسيا حؽييا‬ٞ‫)ح‬ a.ٟ‫شاال فط ز‬١ ‫ف أْ اٌ ز ؼ ج‬ٚ‫ ف ّٓ اٌ ّ ؼش‬،‫خ‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫خ ِغ اٌ ز ؼ ج‬١ ‫بل‬١ ‫شاد اٌ غ‬١ ‫ر ذا ً اٌ ز ؼ ج‬ ‫ خ‬٠ٛ‫ار فبق اٌ دّبػخ اٌ ٍ غ‬ٚ ‫ا م ؼخ‬ّٛ ٌ‫ ا ع زّذاد ِؼ ٕبٖ ِٓ ا‬ٟ ‫ ف‬ٟ ‫بل‬١ ‫شاٌ غ‬١ ‫ا ز ٍف ػٓ اٌ ز ؼ ج‬ . (2). Idiom tidak bisa diterjemahkan dan difahami secara harfiyah karena kata-kata tersebut mempunyai m. Al-Qur’an b.‫ ػًّ ِب‬ٟ ‫ش ف‬١ ٍٝ ‫ق ػ‬ٛ‫ ر ف‬ٕٝ ‫ ث ّ ؼ‬ٟ‫ب ع‬١ ‫ُ مشة اٌ شل ُ اٌ م‬ٙ ٌٛ ‫ل‬ٚ . ‫ةعديا‬ٞ‫ َ حكسدقَيا داس‬،‫ ك اٌ زشخّخ‬٠‫خ ػٓ هش‬١ ‫ اٌ ٍ غخ اٌ ؼشث‬ٝ ٌ‫ ر غ زشث ذ إ‬ٟ‫اٌ ز‬ٚ ‫خ‬١ ‫ْ ٌ غٗ أخ ٕ ج‬ ‫ف‬ٚ‫ اٌ سش‬ٍٝ ‫ مغ اٌ ٕ مبه ػ‬ٚ ُٙ ٌٛ ‫ل‬ٚ . Idiom harus difahami dan diterjemahkan dengan melihat konteks dan melihat padanannya dalam bahasa sasaran.‫ ك اٌ زش ّخ‬٠‫ر غشث ذ ػٓ هش‬ٚ BAB III<! PENUTUP Kesimpulan 1) Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa: (1). 4) Karakteristik Idiom(‫ةعديا ؿااؿش‬ٞ‫ذايهؿايا داس‬ٞ‫)ح‬ Ada empat: . (3).‫ ري‬، ‫خ ِغ األِ ثبي‬١ ‫شاد اال فط ز‬١ ‫ب ر ذا ً اٌ ز ؼ ج‬١ ‫شا ا فط ز‬١ ‫ ؽبع أ ف جر ر ؼ ج‬ٚ ٗ ٌ‫ن ر ىشس ا ع ز ؼّب‬ ً‫ أ ف‬ٟ ‫اي ف‬ٛ ‫زٖ األل‬ٙ ‫ ف‬،ْ‫ مغ ث بٌ ؾ ٕب‬٠‫ٓ ال‬١ ‫ خ ؼ ٍ زٗ ٔ قت ػ‬، ‫ بسث ه‬ٍٝ ‫ُ خ ج ٍه ػ‬ٙ ٌٛ ‫ ل‬ٟ ‫و ّب ف‬ .akan berbeda dari kata-kata yang menjadi bagiannya.‫ ٕخ‬١ ‫ال ف ِؼ‬ِٛٚ ‫ف‬ٚ‫ ٓ ظش‬٠‫ض‬١ ّ‫ب أف شاد ِ ز‬ٙ ‫ا ع ز ؼّبٌ ٗ أِ ثبي ٔ طك ث‬ -ٓ‫اٌ ّ ؼ‬ٚ ٞ‫ب اٌ ّبد‬ٙ١ ‫ب ث دبٔ ج‬ٙ‫ ئ ز‬١ ‫خ ِٓ ى ج‬١ ٌ ٌ‫خ ا‬١ ‫ش اد اال فط ز‬١ ‫ ا ع زّذاد ػ ٕب فش اٌ ز ؼ ج‬ٞٚ ‫ش٘ب‬١ ‫ر أ‬ٚ ، ‫دح‬ٚ‫ش ِسذ‬١ ‫سح‬ٛ‫ب ث ق‬ٙ١ ٍ ‫خ ػ‬١ ‫ ؼ‬١ ‫و األِخ اٌ ط ج‬١ ‫ أ ى ؼبط ِس‬ٟ ‫٘زا ظب٘ش ف‬ٚ ،‫ب‬ٙ ٔ‫ا‬ٛ ٌ‫ب ث أ‬ٙ ٍٔٛ ‫ر‬ٚ . c. Idiom Penuh 2.

‫ ا‬،‫ ك اٌ زشخّخ‬٠‫خ ػٓ هش‬١ ‫ اٌ ٍ غخ اٌ ؼشث‬ٝ ٌ‫ ر غ زشث ذ إ‬ٟ‫اٌ ز‬ٚ ‫خ‬١ ‫شاد اٌ ّ م زش مخ ِٓ ٌ غٗ أخ ٕ ج‬١ ‫ٌ ز ؼ ج‬ ِٖٛٚ ًٍ ‫ م‬ٕٝ ‫ْ ث ّ ؼ‬ٛ١ ‫ اٌ ؼ‬ٟ ‫ُ رس اٌ شِبد ف‬ٙ ٌٛ ‫ِٓ أِ ث ٍخ رٌ ه ل‬ٚ DAFTAR PUSTAKA ./idiom. AL-Mawrid. Atabik & Ahmad Zuhdi Muhdlor. Syi’ir e..1995 M.2001 ٛ ‫أث‬314 ‫ ؿ‬2 ‫اٌ دض‬ٚ ،712، 283 ‫ ؿ‬1 ‫ً اٌ دض‬١ ‫ داس اٌ د‬، ‫د‬ٚ‫ش‬١ ‫ ث‬،‫شح األِ ثبي‬ّٙ‫ خ‬،ٞ‫٘ ي اٌ ؼ غ ىش‬ ٍٝ ‫ ػ‬ٕٝ ‫ دالٌ خ اٌ ّ ج‬ٟ ‫ خ ف‬٠ٛ‫ دسا عخ ٌ غ‬،‫ك‬ّٛ‫اٌ غ‬ٚ ‫خ‬١ ‫ اٌ ؼشث‬، ً١ ٍ ٍّٟ ‫ ز‬: ‫ ذ ِٓ اٌ ز فب فً أ ظش‬٠‫ٌ ّض‬ 761‫ؿ‬،8891 ،‫خ‬١ ‫ داس اٌ ّ ؼشف خ اٌ دبِؼ‬،‫ خ‬٠‫ اال ع ى ٕذس‬، ٕٝ ‫اٌ ؼ ؼ‬ amaliaelfanani. Riyadh: Dar El-ulum. Translation. ‫ةعديا‬ٞ‫ سد اذ ْع حَج اْيا داس‬ٖٚٞ ‫ديا‬ٞ ‫ق‬ٞ‫ اَ سد اذ ءاٖدْا دعة دي‬ٖٚٞ ‫سن‬ٞ‫ق اَْٖ حس‬ٚ‫قةط َٖي‬ ْ ‫ا‬ٚ‫ ف بد األ‬ٕٝ ‫ف اٌ ؼزي ث ّ ؼ‬١ ‫اٌ غ‬ f. Muhadharah Fi Ilm Lugah Ijtima’i Surabaya Dar al-Ulum alLughawiyah. Dictionary Of The English Language.com/2012/.Cached 28 Mei 2012 .. 1989 Longman. Munir.Mudlofar. Larson. London: Brest Britain. Dalilul Mutarjim. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Bairut: Dar El-Ilm Lil-Malayin.1985 Sabrony Dkk. Mildred L. ‫ةعديا‬ٞ‫ديا داس‬ٞ ‫ف دْان‬ٞ ‫ يؿأ‬ٚ‫ اياسَأ اٖعك‬ٖٚٞ ‫سن‬ٞ‫ اَْٖ حس‬ٞ‫يع َقس‬ٜ ‫ْعَة ءاَيا‬ٜ ٞ‫دأ‬ٞ ‫بسح‬ِٙٚ ‫ٗ ززق‬١ ‫ث ؼًّ ف‬ d. Kamus Al-Ashr. Jakarta.2002 Imamuddin. (Terjemah) Penerjemahan Berdasarkan Makna. BAHASA DAN SASTRA INDONESIA. Yogyakarta: Yayasan Ali Maksum.. Afifuddin Dimyati. 2010 M.. 2003 Ali. 1996 Ba'albaki.‫َاط‬ٞ ‫ع‬ٞ‫ اْذ دا‬ٚ ‫سشا‬ْٚ ، َ‫طيا َجع‬ٞ‫ْا‬ٞ‫دذيا ح‬ٞ‫ حس‬، ‫نْا‬ٞ‫ة سع ص‬ٞ ، ‫ة‬ٞ‫س‬ٚ‫ د‬، َ‫سػاْ ْاْةي حةدن‬ْٚ ، 1997 ‫ ؿ‬30 Abdul Chaer. Linguistik Umum. Jakarta : Fakultas Sastra Universitas Indonesia.c. 2001.‫اا‬ ‫اااااا ا‬ . Basuni. Arcan.wordpress. :CV Gema wacana alief Muhammad Ismail./‫ا‬ ‫اا ا‬ ‫ا اا ا‬ ‫ ا ا‬. Jakarta: Rineka Cipta. Al-Qomus al Araby Assiyaqiy.

jika kata “rumah” tidak digabungkan dengan kata “batu”. Idiom “rumah batu” yang bermakna pegadaian (Choer:1986). (3) Kemalasan. atau tidak dapat diramalkan dari makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya (Choer. maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut. idiom adalah konstruksi kata yang maknanya secara keseluruhan berbeda dengan makna masing-masing unsurnya. Menurut Pateda (1986: 29) Idiom disebut juga ungkapan tetap.com/. Dalam berbahasa kita sering menemukan bahasa yang telah teradatkan. idiom bermakna langgam suara atau corak khas dan juga bermakna hal yang berhubungan dengan ungkapan atau penggunaan ungkapan (Echol dkk. Dalam bidang linguistik idiom diartikan dengan satuan bahasa (kata. ‫ال رئ ي سة ال لمات‬: ‫ أ س لوب‬،‫ ال ت ع ب ير أ س لوب ال ت ع ب ير‬، ‫ ال ت ع ب ير أ س لوب ال ل‬، ‫ع لى ال ت ع ب ير أ س لوب الجزء‬ ‫ صورة‬،‫ ال لمة‬،‫وال جم لة ال تر يب‬.blogspot. Kridalakasana (1984) menyebutkan makna idiom adalah konstruksi unsur-unsur yang saling memilih. Hubungan makna idiom dengan kata pembentuknya sering tidak jelas. idiom harus menuruti arti sebenarnya dari ungkapan itu atau menggantikannya dengan ungkapan yang semakna dengan idiom tersebut. atau kontstruksi yang maknanya tidak sama dengan masing-masing unsur pembentuknya. . Idiom dalam setiap bahasa tidak dapat diubah-ubah. Makna tersebut tidak dapat diperoleh. jika kata “menjual” tidak digabungkan dengan kata “gigi”. jenis dan konstruksinya agar dapat membantu pemahaman mengenai idiom dalam bahasa Arab. masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya karena bersama yang lain. Mengenai idiom ini sering tidak dapat ditanyakan lagi mengapa begitu kata itu dipakai. (2) Ketidaktahuan. oleh karena itu idiom tidak dapat dialihkan secara harfiah ke dalam bahasa lain.. Dalam bahasa Indonesia ada idiom “menjual gigi” yang bermakna tertawa keras (Choer:1986). 2003:VI). 1986:7). 1990:310). penulis ingin memberikan uraian mengenai idiom. ditambah dan dikurangi./jenis-dan-konstruksi-idiom-dalam-bahasa.JENIS DAN KONSTRUKSI IDIOM DALAM BAHASA ARAB JENIS DAN KONSTRUKSI IDIOM DALAM BAHASA ARAB Nurhidayati jaoeharalmoenawar. Kesalahan pemakaian idiom sering dilakukan karena (1) Kekurang cermatan berbahasa. PENGERTIAN IDIOM Secara leksikal. artinya bahasa yang sudah biasa dipakai seperti itu dalam suatu bahasa oleh para pemakainya. Makna tersebut juga tidak bisa diperoleh.. sedang Cyssco (2000) menyebutkan bahwa idiom adalah suatu ungkapan yang terdiri dari beberapa kata yang punya satu arti atau pengertian tertentuyang tidak mungkin bias dimengerti atau dipahami neraca kata demi kata yang membentuknya. Dengan berpijak pada masalah tersebut. mengapa begitu susunan dan artinya.. Menurut Al-Khuli dalam (Imamuddin & Ishaq. ‫ع لى اال ت ع ب ير ا س لوب يت ون‬ ،‫األو ال نوع ين‬: ‫ ال ت ع ب ير أ س لوب‬، ‫وال ثان ى ال ل‬: ‫ث الث ف وجد ع نا صره ال ى ت ملنا واذا اال جزئ ال ت ع ب ير أ س لوب‬ ،‫ صورة ع لى وه صور‬،‫ ال لمة‬،‫ال جم لة و ال تر يب‬. frasa.html ‫م لخص‬: ‫ألج زاءه ال ل ال م ع نى عن مع ناه ي خ ت لف ت ع ب ير هو ال ت ع ب ير أ س لوب‬. dan (4) Ketiadaan rasa cinta akan bahasa yang baik dan benar.

1984:815). 2003:142). Adapun makna leksikal dari ungkapan tersebut adalah mendahulukan satu kaki dan mengakhirkan yang lain. yaitu melakukan pekerjaan yang tidak pasti. Perbedaan antara idiom. Disebutkan bahwa makna idiom tidak dapat diramalkan dari makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya. Contoh keempat ،‫ أخرى ي خر و رج ال ي قدم أخرى‬bermakna ragu-ragu (Luis:1989). Adapun makna leksikal dari unsur-unsur idiom tersebut adalah mendirikan atau menegakkan dunia dan mendudukkannya. secara histories-komparatif dan etimologis tampak masih bisa dicari kaitan makna keseluruhannya. dan metafora terletak pada segi sudut pandang saja. Berikut ini contoh idiom yang masih bisa dicari kaitan makna leksikal unsur-unsur pembentuknya. Contoh ketiga ‫ ص بار أم‬bermakna panas (Munawwir. Demikian halnya dengan metofora. 1984:3). Contoh ketiga ‫ وأق عدها ال دن يا أق امت‬yang bermakna memutarbalikkan fakta atau keadaan. Secara etimologis ada kaitan antara makna tersebut. Contoh keempat ‫ ص بار أب و‬bermakna garam (Munawwir. Idiom tersebut apabila dianalisa unsur-unsur leksikalnya adalah ‫ مؤت بض‬bermakna pengikut dan ‫ ال ن سا‬bermakna pangkal paha sampai mata kaki. Akan tetapi. ‫إن ه‬ ‫ ال يد خ ف يف‬bermakna suka mencuri. Makna tersebut sebagai hasil dari gabungan kata ‫ ف ر‬yang bermakna tikus dan ‫ ال ج ب‬yang berarti gunung. Makna tersebut dihasilkan dari gabungan kata “a white” yang bermakna sebuah benda atau sesuatu yang putih. Adapun makna leksikalnya dari unsur-unsur tersebut adalah ‫ أب و‬bermakna bapak atau yang mempunyai anak dan ‫ ص بار‬bermakna penyabar. 1984:815). disebut ungkapan jika ditinjau dari segi ekspresi kebahasaan. maka ‫ ب نات‬berarti anak perempuan dan ‫ ع بر‬bermakna lembah. Dalam perkembangan selanjutnya penggunaan istilah idiom dan ungkapan bertolak dari sudut pandang yang berbeda. Secara etimologis ada kaitan antara kata kurang dan rendah diri. Jika idiom tersebut unsur-unsurnya diartikan secara leksikal. 1984:952). Contoh lain “a white color job” yang bermakna pekerjaan hantaran (Murdibyono:1989). Kata tersebut merupakan hasil gabungan dari kata ‫ سواد‬yang bermakna hitam dan ‫ ال مدي نة‬yang bermakna kota. Contoh kedua ‫ ل ن ساا مؤت بض‬bermakna burung gagak (Munawwir. Ada hubungan komparatif antara ungkapan “ringan tangan” dan kata “suka mencuri” yaitu tangan yang mudah digerakkan untuk mencuri. “color” yang bermakna warna dan “job” yang bermakna jabatan. Dalam bahasa Arab terdapat idiom ‫ ذئ ب رج‬yang bermakna lelaki penghianat (Imamuddin & Ishaq. Adapun contoh idiom yang maknanya sama sekali tidak bisa dinalarkan atas makna leksikal unsurunsurnya adalah ‫ ع بر ب نات‬yang bermakna kebohongan (Munawwir. dan disebut metafora jika ditinjau dari segi cara . Adapun makna leksikal dari unsur-unsur tersebut adalah ‫ أم‬bermakna ibu dan ‫ ص بار‬bermakna sangat penyabar. “A black” bermakna hitam dan “list” bermakna daftar atau catatan. Ungkapan tersebut merupakan hasil gabungan dari kata ‫ رج‬bermakna orang laki-laki dan ‫ ذئ ب‬bermakna serigala. maka dalam hal ini ada hubungan secara etimologis.Dalam bahasa Inggris terdapat idiom “a black list” yang bermakna daftar nama orang-orang yang salah (Murdibyono:1989). ‫ ال مدي نة سواد‬yang bermakna daerah daerah sekitar kota (Munawwir:1984). Secara leksikal kata ‫ مر ب‬bermakna kendaraan dan ‫ ن قص‬bermakna kurang. Contoh lain misalnya ‫ ال ج ب ف ر‬yang bermakna marmut (Munawwir:1984). ungkapan. Contoh kedua ‫ ن قص مر ب ع نده‬yang bermakna rendah diri. Setelah kata itu digabung maka membentuk makna baru yang tidak sama dengan makna unsur-unsur pembentuknya. Adapun makna leksikal dari kata ‫ خ ف يف‬adalah ringan dan ‫ال يد‬ bermakna tangan. Disebut idiom apabila ditinjau dari segi makna.

JENIS-JENIS IDIOM Ditinjau dari segi kesatuan makna yang diemban oleh suatu idiom. contoh: ‫ ب نورهم هللا ذهب‬kata ‫ ذهب‬makna leksikalnya adalah pergi dn setelah bergabung dengan huruf jar (bi) berubah maknanya menjadi memergikan. Dalam bahasa Inggris ada delapan idiom yang sering dipakai. misalnya ‫دف تر‬ ‫ ال سوداء‬yang berarti daftar sesuatu atau orang atau hal-hal yang tidak baik atau tidak disukai. idiom dapat dikelompokkan menjadi dua jenis. Kata ‫دف ت‬ tetap pada arti daftar atau catatatan. Idiom sebagian yaitu idiom yang sebagian unsurnya tetap dalam makna leksikalnya. 1986:30). 1986:8). Dalam bahasa Arab ada ungkapan ‫ ح ية من أعمر‬yang berarti orang yang sangat panjang umurnya (Luis:1986). Hal ini merupakan pergeseran dari makna leksikal “hitam”. yang berfungsi untuk mengubah verba instransitif menjadi verba transitif. idiom dapat dikelompokkan menjadi tiga. yaitu idiom penuh dan idiom sebagian (Choer. yaitu kata. Hal ini bisa kita bandingkan dengan contoh idiom dalam bahasa Indonesia “ibu akar” bermakna pokok atau pangkal. Sebagai contoh idiom dalam bahasa Indonesia “raja siang”. Termasuk dalam kelompok idiom penuh ini adalah kata-kata yang diawali dengan abu. Kata “ibu” dalam contoh-contoh tersebut berubah maknanya sesuai dengan yang mengikutinya. Idiom penuh yaitu idiom yang unsurunsur pembentuknya sudah merupakan satu kesatuan makna. ummu (kunyah: julukan) misalnya ‫ أب و‬،‫ ي ق ضان أب و ص بار‬dan ‫ ص بار أم‬karena kata tersebut mempunyai makna yang sama sekali berbeda dengan makna unsur-unsur yang membentuknya. contoh: ‫ شرب و ال دهر ع ل يه أ‬bermakna sudah banyak pengalaman. (b) Gabungan dari dua kata benda. KONSTRUKSI IDIOM Ditinjau dari konstruksinya. 1986:8). sedang ‫ ال دهر‬bermakna waktu atau zaman. jika ditinjau dari segi cara membandingkan yaitu membandingkan orang yang panjang umur dengan ular. frasa dan kalimat (Choer. Termasuk dalam kelompok ini adalah idiom yang tersusun dari kata dan huruf jar. jika yang dimaksud untuk mengekspresikan maksud sangat panjang umur dengan ungkapan ‫ ح ية من أعمر‬dan disebut metafora. Kata ini disebut idiom jika ditinjau dari segi maknanya. ‫ ال عج ين ف ال زي ت‬bermakna berbuat baik pada keluarga (Luis:1984). Contoh ini disebut ungkapan. Makna tersebut diperoleh dari gabungan kata “raja” dan “siang”. Dari segi makna ungkapan itu disebut idiom. (c) . Huruf jar yang mengikuti verba dan mengubahnya menjadi verba transitif senantiasa mengiringi kata tersebut meskipun sudah berubah bentuk menjadi isim fail. isim maf’ul dan masdar. Contoh ini disebut metafora jika ditinjau dari segi cara menggunakan atau membandingkan antara raja siang dan matahari. Contoh ini disebut ungkapan bila ditinjau dari segi ekspresi kebahasaan yaitu mengekspresikan maksud kata matahari dan raja siang. Adapun makna leksikal dari kata ‫ ال زي ت‬adalah minyak dan kata ‫ ال عج ين‬adalah tepung. sedang ‫ ال سوداءر‬bermakna sesuatu atau orang atau hal-hal yang tidak baik atau tidak disukai. Secara leksikal makna kata ‫شرب‬ ‫ و أ‬dalah makan dan minum. yaitu idiom yang merupakan: (a) Gabungan dari kata sifat dan kata benda. “ibu kota” yang bermakna kota yang menjadi pusat pemerintahan (Choer:1986).menggunakannya. “ibu jari” bermakna jari yang terbesar. yakni yang lebih ditekankan pada perbandingan (Pateda. makna tersebut diperoleh karena kata ‫أعمر‬ yang bermakna lebih panjang bergabung dengan kata ‫ ح ية‬yang bermakna ular. “ibu bapak” bermakna orang tua. yakni bermakna matahari.

yaitu: (1) Idiom yang tersusun berupa jumlah fi’liyah dan (2) Idiom yang tersusun berupa jumlah ismiyah. ‫ أرض ل ســان‬bermakna tanjung. ‫ع بد‬ . ‫ عــامر مأ‬bermakna sejenis anjing huta. (h) Idiom yang menggunakan kata kerja (Murdibyono. e. mengebor. mengkaji. IDIOM YANG BERUPA FRASA Idiom yang berupa frasa dapat dilihat pada konstruksi berikut: a. ‫ آلخ ر آن من‬bermakna kadang-kadang. ‫ ب ال طو‬bermakna tanpa pertimbangan. ‫ ال سوداء دف تر‬bermakna daftar orang-orang yang bersalah. contoh ‫ ال ب يت عامـر‬bermakna ular naga. ‫ ال صدق ل سـان‬bermakna sebutan yang baik. ‫ ال ش فق ف ور‬bermakna ‫ال غرب األف ق ف ال شمش حمرة ب ق ية‬ atau sisa cahaya merah matahari di ufuk barat (Mauzhur:1994). idiom yang tersusun dari tarkib mazji misalkan ‫ موت ح ضر‬. contoh: ‫ إلى ج نب ج ن با‬bermakna saling bahu membahu atau gotong royong (Munawwir:1984) IDIOM YANG BERUPA KALIMAT Idiom yang berupa kalimat dapat dibedakan menjadi dua. (d) Gabungan dari compound adjective dan kata benda. Idiom yang terdiri dari unsur mudzaf dan mudzaf ilaih. contoh: ‫ عن رغب‬bermakna benci. ‫عن ق ري ب‬bermakna tak lama. Berikut ini dikemukakan beberapa contoh idiom berupa jumlah fi’liyah ‫ ذرعا ب ه ض قت‬bermakna saya jengkel. f. contoh: ‫عن ع ندك‬bermakna dengan izinmu. Idiom yang terdiri dari unsur dzaraf dan isim. Idiom yang terdiri dari compound huruf jar majrur. Kata ‫ موت ح ضر‬adalah nama sebuah kota. 1986:879). Sementara itu. ‫ ال ط لب ع ند‬bermakna atas permintaan. ‫ ط الب ب ئر‬bermakna sumur yang dalam airnya. b. Idiom yang terdiri dari unsur huruf jar dan isim majrur. ‫األب يض ال موت‬ bermakna mati mendadak. ‫ ال نهار ف ورة‬bermakna ‫ أول ه ف‬atau awal siang.Gabungan dari dua kata sifat. (f) Idiom yang menggunakan anggota badan. (e) Gabungan dari dua kata keterangan. ‫ ف رغب‬bermakna suka. c. ‫م نذ أب ي ض ين‬bermakna sejak dua hari/ bulan. Idiom yang terdiri dari compound dzaraf dan jar majrur. (g) Idiom yang menggunakan warna. contoh: ‫ ازدي اد إل ى ازدي اد ف‬bermakna makin. Kata ‫ هوائ‬berasal dari kata ‫ هوى‬yang bermakna udara dan ya’ nisbah. Idiom yang terdiri dari unsur fiil dan huru jar. Idiom yang berbentuk nisbah misalnya kata ‫ هوائ‬. ‫ ال ش يئ ع لى ع بد‬bermakna dia tomak. ‫ شجـــع ب نو‬bermakna ‫ عذرة مــن ب ـطن‬atau perut gadis. IDIOM YANG BERUPA KATA Dalam bahasa Arab idiom yang berupa kata terdapat pada bentuk nisbah dan tarkib mazji. ‫ال ع شاء ف ورة‬ bermakna ‫ ب عده‬atau sesudah waktu isyak. contoh: ‫ ال م عمور ال ب يت‬bermakna nama tempat di laing. 1989:208). ‫ األب يض ال خ يط‬bermakna benang fajar. ‫ عن أب ا‬bermakna enggan. ‫ ق ال ه ما ع بد‬dia mengingkari apa yang telah dikatakan. d. ‫ ب أب ا‬bermakna memukul. g. Idiom yang terdiri dari na’at dan man’ut. ‫ عـن ي بحث‬bermakna mencari. ‫إب ط‬ ‫ ال ج ب‬bermakna kaki bukit (Munawwir:1984). ‫ف ور‬ ‫ ال حر‬bermakna ‫ شدت ه‬atau sangat panas. dan ‫ ف ي بحث‬bermakna membahas. contoh: ‫ ال ط لب ت حت‬bermakna atas perintah. Ia terbentuk dari kata kerja ‫ ح ضر‬yang berarti hadir dan ‫ موت‬yang berarti mati. Dua unsur tersebut setelah bergabung mempunyai makna ‫ ج بن‬yang berarti pengecut (Luis.

Gramedia. Kamus Linguistik Edisi kedua. Malang: IKIP Malang. ‫ ال طري ق ع بد‬bermakna membatui. frasa. ‫ ال بــد أ سـود ف ــ الن‬bermakna fulan musuh. Hassan. ‫ ال رج ع بد‬bermakna lari. ‫ معار ضة أب دى‬bermakna melawan (Im & Js. 1989. Abdul. dan kalimat. Tarigan HG. Pengajaran Kosa Kata. Pateda. SIMPULAN Idiom bermakna ‫ ألج زائ ه ال ل ال م ع نى عن مع ناه ي ح ت لق ت ع ب ير‬atau ungkapan. ‫ ع ي ن يه ل طع‬bermakna menempeleng (Munawwir:1984). Tarigan HG. Imamuddin B. Bandung: Angkasa. Kamus Idiom Arab . Bila ditinjau dari segi konstruksi unsur-unsurnya.Indonesia Pola Aktif. ‫ واحــدة وت ــ يرة عـ لى إن هــم‬bermakna mereka menonton (Munawwir:1984). ‫ ال ط ير رأ سه ع لى ن‬bermakna diam/ tenang (2003:210). Prinsip-prinsip Dasar Sintaksis. 1984. Dalam bidang linguistik idiom bermakna satuan bahasa yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut. Jhon dan Shadily. Flores Ende: Nusa Indah. idiom dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. Depok: Ulinuha Press Kridalaksana Harimurti. Ditinjau dari kasatuan makna. 1985. idiom dapat berupa kata. Flores Ende: Nusa Indah Cyssco. Dhanny R. Sematik Leksikal. Echols. 2003. Mudibyono. Contoh idiom yang tersusun dari jumlah ismiyah ‫ ال قوم من األ سد‬bermakna yang paling mulia dari suatu kaum. DAFTAR RUJUKAN Choer. Diposkan oleh Jauhar Ibn Hasan Munawar di 17. Jakarta: PT. Abil Fadli Jamaluddin Muhammad bin Mukrim.02 . Lisanul Arab. 2000. Beirut: Darul Masyriq. 1986. 1994. 2003:1). M. Suplemen Bahasa Inggris. Bandung: Angkasa. Mansur. 1984. Mandhur. Jakarta: PT Gramedia. Kamus Bahasa Indonesia. Bhuana Ilmu Populer Kelompok Dramedia.‫ ن ف سه ع لى‬bermakna dia mecela diri sendiri. Al-Munjid fil Lughah wal A’lam. Luis Ma’luf. Kamus idiom Bahasa Indonesia. Kamus Idiom Inggris-Indonesia. 1986. & Ishaq N. ‫ ن ح به ق ضى‬bermakna meninggal (274-275). Beirut: Darus Shadr. 1989. ‫ حاج ب يه ق طب‬bermakna mukanya merah. ‫ أ صاب عه ل طع‬bermakna mati. ‫مواف قة أب دى‬ bermakna setuju. Jakarta: PT. 1990.

html ‫ل‬ َ‫ص‬ َ ‫و‬ َ ِ ‫ي‬ َْ ُ‫ستَمع‬ ِ ‫ل‬ ‫ب‬ ُ‫م‬ َ ْ‫ي‬ َ‫ع‬ َِ‫حت‬ ِ ‫ل‬ ‫ب‬ ُ‫ف‬ ْ‫ي‬ َ ِ ‫يأْتِي‬ ‫ب‬ ْ َ َّ ‫أ‬ ‫ِلَى‬ ‫َدى إ‬ memerintah fulan untuk …......com/...... merayakan bekerja sama dengan …... ‫ِلَى‬ ‫نا إ‬ ْ‫ي‬ ًَ‫و فُال‬ ُ‫د‬ َ ْ‫ع‬ suka. = ِ ‫نا‬ .. ‫ب‬ ُ َّ‫عل‬ َ َ َ‫يت‬ = sampai di melaksanakan …. ... ‫علَى‬ ُ‫او‬ َ ‫ن‬ َ َ‫و‬ َ َ‫يت‬ ْ‫ن‬ َ‫ع‬ = ِ‫ي‬ ‫نا‬ َ‫ي‬ ْ َ‫عل‬ َ ‫ب‬ ُ‫ج‬ َ = . = ..blogspot../mengenal-ragam-idiom-dalam-bahasa-arab.:Mengenal ragam idiom dalam bahasa arab rizaliaqurani. cinta = ....... ‫ب‬ ُْ َ = ِ ‫ن‬ ِ‫ؤ‬ ....... = mendengarkan beriman kepada ….. membawa kita wajib = .. = mengerjakan berhubungan dengan …..... = . = ‫ِلَى‬ ‫إ‬ ‫ِلَى‬ ‫إ‬ .. menyampaikan ‫ما‬ َ َ + ‫ل‬ ِ ْ‫ي‬ ‫ن‬ َ‫أ‬ َ -‫ن‬ ُ‫ذ‬ َ ‫أَذ‬ ِ ‫غ‬ ‫ي‬ َ ِ‫ر‬ َ ْ‫ب ف‬ sabar menghadapi = tentu tidak memerlukan/membutuhkan = ‫علَى‬ َ ‫ر‬ َ‫ص‬ َ َ‫ب‬ = ‫ِلَى‬ ‫اج إ‬ ْ‫ي‬ ُ َ‫حت‬ َ = )‫ما‬ َ َ‫(ل‬ ُ‫لَه‬ memberi izin mengajak fulan untuk ….. ‫ب‬ ُ ُ‫م‬ ْ‫ي‬ = ِ ‫ق‬ .... ‫ب‬ ًَ‫ر فُال‬ َ ‫َم‬ َ‫أ‬ = ِ ‫يقُوم‬ .........

.... ‫ل‬ dari + ‫ِلَى‬ ‫ذ إ‬ َ ‫َخ‬ َ‫أ‬ = .. jauh = ِ‫ب‬ ‫ن‬ ٌ‫ي‬ ْ‫ع‬ ْ‫ع‬ َ ‫د‬ َ dekat dari ‫ال‬ َ َ‫ق‬ berkata kepada ….. ِ ٌ‫ي‬ ِ َ‫ق‬ ‫ن‬ ْ‫ر‬ ْ‫ب م‬ = ..ِ‫ر‬ ‫ن‬ ْ‫ع‬ َ ‫ب‬ َ‫غ‬ َ membawa = benci = ...

An accepted phrase. The style of expression characteristic of an individual as the idiom of Carlyle. Pendapat tersebut sejalan dengan pendapat dari Jeseph H. mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi bahan perbincangan semua pihak. atau bahasa yang memiliki warisan kebudayaan yang sangat tinggi. to express thought. The Language or dialect of people region. Lalu dalam kamus Webster’s New World Dictianary (1951: 721). or expression./sekilas-tentang-idiom. 1. idiom memiliki makna yang berbeda dari makna aslinya (literal). idiom memiliki arti peculiar phraseology atau ‘penysunan kata-kata yang aneh. bentuk kalimat khusus. Mc Arthur T dan Fery (1992: 472). penyusunan kata-kata yang khas. 2) idiom di dalam bahasa Indonesia. yang memiliki arti special phrasing form ‘bentuk kalimat khusus.F dan David B. A.C (721: 1951). dapat diketahui bahawa idiom terjadi pada bahasa atau dialek masyarakat dalam suatu wilayah.blogspot. idiom adalah gaya ekspresi dari idividu. The usual way in which word of a language are joned to gethe. 2. 3) idiom dalam Bahasa Arab. Jadi dengan demikian. Di dalam kamus ini dijelaskan pula bahwa idiom. Definisi Dalam kamus Oxford (Jilid I. tetntu di dalam semua bahasa memiliki idiom sebagai variasi dalam mengungkapkan makna dari bahasa tersebut. class.Jumat. kontruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya.com/2011/. 4. Dalam tulisan ini saya akan mencoba membahas. etc.html tulisan ini banya sebuah kegelisahan yang saya tuangkan. Julius dan Susanto M (2002: 417). 1992:471) istilah latin idiom dikenal dengan Idioma. Sekilas berbicara mengenai bahasa.. Kridalaksana (2009:90).. 1) pengertian idiom. . 21 Januari 2011 Sekilas Tentang Idiom pujanggatimurtengah. terutama dalam bahasa yang kaya. contrary to the usually patterns of the language or having a meaning different from the literal. contruction. lalu diterangkan bahwa idiom merupakan penggabungan kata dalam sebuah bahasa untuk mengekspresikan pikiran. dan dalam bahasa yunani istilah idiom ditulis dengan Idióm. 3.

panjang tangan yang memiliki arti orang yang suka mencuri. Jadi bahasa arab pun memili padanan kata idiom. metode. Lalu bagaimana dengan idiom di dalam bahasa Arab. gaya. phrasing. Contoh.Dan pola-pola struktur idiom. makna dari peribahasa tersebut bisa diketahui dengan melakukan asosiasi. Idiom yang maknanya tidak bisa diramalkan (Peribahasa). 2. biasanya bentuk frase. yaitu usluub. padahal secara bahasa idiom mencakup style. 3. Idiom di dalam Bahasa Arab Lalu bagaimana dengan idiom di dalam bahasa arab. Makna peribahasa ini memiliki asosiasi bahwa tenggorokan yang membengkok tentu sulit untuk melakukan kegiatan makan dan minum meskipun banyak serta sulit menikmatinya. tidak bisa dilakukan secara leksikal maupu gramatikal. Chaer. buku hitam yang memiliki arti buku catatan mengenai orang telah melakukan tindak kriminal. sehingga maknanya terkandung dari kesatuan tersebut. Idiom sebagian. dan Rahmani 2006:123) karena idiom merupakan fenomena dalam pemakaian bahasa yang dilakukan oleh penutur bahasa. A (2007: 296) membagi idiom menjadi beberap macam macam. Contoh. 1. R (1995: 107). phraseology. bektok tikoro di dalam bahasa Sunda yang berarti susah dalam rezeki. . pengertian idiom tersebut terdapat disejajarkan dengan peribahasa padahal sesuai dengan penjelasan di atas pengertian idiom tentu lebih luas dari itu. expression. dan lain. seni. teknik. merupakan idiom yang semua unsur-unsurnya sudah membaur menjadi satu kesatuan. diction. C. dan artinya tidak bisa diterangkan secara logis atau gramatikal (Hidayat. dari idom ini kata buku masih memiliki makna leksikalnnya. Idiom Dalam Bahasa Indonesia Lalu bagaimana dengan pengertian idiom dalam bahasa Indonesia dan pembagiannya. Idiom penuh. kata idiom dipadankan dengan kata ‘al usluub atau ‫ األبلسوب‬memiliki arti style. dimana. dalam menyelami makna idiom ini. terdapat struktur yang menyimpang dari kaidah-kaidah bahasa yang umum. dalam idiom ini salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikal. B. writing (Baalbaki. contoh.

dimana dalam memahami makna dari idiom tersebut. Maka apa bila kita ingin memaknai pola di atas. Lalu bagaimana dengan idiom sebagai gabungan antar kata (frase). Lalu apabila kita berbicara mengenai usluub di dalam bahasa arab dengan melakukan pendekatan dari bahasa secara umum.1. Dimana dalam tulisan ini saya jadikan sebagai bagian dari idiom. 2007: 56-63). atau mengacu kepada idiom sebagai grup kata-kata yang mempunyai makna tersendiri yang berbeda dari makna tiap kata atau leksikalnya. 1998: 980). gabungan antara verba dan preposisi di bawah ini. Kata roghiba merupakan satuan kata kerja dari gabungan kata kerja dan haraf yang memiliki makna tersendiri. Arti Gabungan Preposisi Suka Memohaon Benci Memilih Verba Pola Contoh di atas merupakan pola ‫في‬ ‫إلي‬ ‫عن‬ ‫بــــ‬ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب في‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب إلي‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب عن‬ َ ‫رغ‬ َ ‫ب بــــ‬ َ ‫رغ‬ َ penggabungan antara verba dan preposisi. lebih dengan yang dikenal verb preposision atau al fi’lu al muta’aliqot. tidak bisa dilakukan dengan menyelami dari aspek leksikal dan gramatikal. yang diambil dari (Ali dan Muhdlor. Sebagai contoh. maka harus diikutsertakan antara verba dan preposisi di atas. berikut bebrepa contoh kinayah yang di ambil dari (Zaenudin dan Nurbayan. dan kaliamat. Makna Arti Susunan Contoh ‫الرِّ ماد‬ Dermawan Banyak abu ‫كثير‬ ‫كثير الرِّ ماد‬ . 2.

dan bagaimana idiom di atas terbentuk lalu menacari equivalensi equivalensi atau padanan dari kata tersebut. Idiom merupakan penggabungan dari beberapa unsur kata. D.‫األعضاء‬ Cerdik Angota tubuhnya rapih ‫متناسب‬ ‫متناسب األعضاء‬ ‫جاد‬ َ َّ‫الن‬ Pemberani Panjang Sarung pedang ‫طويل‬ ‫جاد‬ َ َّ‫طويل الن‬ Keras kepala Tabal hati ‫القلب‬ ‫غليظ‬ ‫غليظ القلب‬ Dia sedang marah Ia membengkakan Leher ‫األوْ داج‬ ْ ‫هو م‬ ‫نتفخ‬ ْ ‫هو م‬ ‫نتفخ األوْ داج‬ Contoh di atas merupakan contoh idiom yang merupakan hasil penggabungan dari beberapa kata. Idiom di dalam bahasa Indonesia disejajarkan . Kesimpulan Jadi dapat disimpulkan idiom merupakan sebuah bahasa. dimana makna idiom tersebut berbeda dengan makna tiap unsurnya. cara mengungkapkan seorang penutur di dalam bahasanya. gaya. Untuk memahami makna idiom di atas harus melakukan asosia bagaimana kontek sosial budaya masyarakat penutur bahasa Arab. saya menyajikan contoh idiom di atas dengan pendekatan idiom sebagai gabungan dari beberapa unsur yang telah digabungkan.

Pengantar Ilmu Balaghah. The Oxford Companion to The English Language. Kridalaksana. Al-Mawarid Qomus Arabic-English. Jakarta: Rineka Cipta. (2009) Kamus Linguistik. Chaer. H. Daftar Pustaka Ali A dan Muhdlor A.F dan E. A. Tim Penyusun. Dar El-IlmiL: Berut. (1995). (1992). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Linguistik Umum. E. (2007). dan Feri. New York: University Pres.C. . New York: The World Publishing Company.N Raahmani. (2002). Jakarta: Gramedia. A. (2007). Jakarata: Balai Pustaka. Ensiklopedi Bahasa-Bahasa Dunia dan Peristilahan dalam Bahasa.F dan David B. (1951). Baalbaki R. dan makna ushlub memiliki makna yang lebih luas.Z. Joseph. Zaenudin M. Mc Arthur T . Webster’s New World Dictionary of The American Language. H. Hidayat. Bandung: Pustaka Grafika.dengan peribahasa. Jogjakarta: Multi Karya Grafika. (1998) Kamus Kontenporer Arab Indonesi. (2006). Bandung: Refika Aditama. Nurbayan Y. Padanan idiom di dalam bahasa Arab adalah ushlub.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful