P. 1
Sel Peka Rangsang (Eksitabel)

Sel Peka Rangsang (Eksitabel)

|Views: 134|Likes:
Published by Hilmia Fahma

More info:

Published by: Hilmia Fahma on Jun 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

SEL PEKA RANGSANG (EKSITABEL

)

dr.Hayati,M.Kes

Sel peka rangsang (eksitabel)
 Adalah sel yg dpt menjalarkan impuls elektrokimia sepanjang permk.membran  Ada 2 jenis: 1. sel saraf (neuron) 2. sel otot • Sifat khas : bila diberi rangsangan yg memadai akan memberikan suatu bentuk reaksi spesifik yi potensial aksi yg dijalarkan pada permk. membran

Pola reaksi SPR thd rangsangan
 Dipengaruhi oleh : - sifat listrik - intensitas rangsangan • Rgs anode (+) PMhiperpolarisasi • Rgs katode (-)  ↓ PM hipopolarisasi • Perubahan PM :↓ - s/d 7 mv  perubahan - rgs stop PM N - >7 mv (7-15mv)perubahan + - >15 mv (ttk letup) PA

Bentuk & tahapan PA
1. Fase depolarisasi ↓PM s/d 0 bahkan + pot. Terbalik 2. Fase repolarisasi kembalinya PM menuju normal 3. Fase purna hipopolarisasifase repolarisasi melambat 4. Fase purna hiperpolarisasi

Dinamika ion yg mendasari pola rx SPR
 Mekanisme dasar yg mempengaruhi : terjadinya perubahan PM thd ion  Rangsangan ↓ - <7mvperubahan – - 7s/d15mvpermeabilitas thd Naarus masuk Na kembalinya PM lambat - >15mv (PM 55mv)titik letup 1. permeabilitas Na arus msk Na sgt derasfase depolarisasi

2. Perubahan permeabilitas sgt cepat dan segera diikuti permeabilitas Karus keluar Krepolarisasi 3. Akhir repolarisasi arus keluar K melambatfase purnahipopolarisasi ok ↓ perm.membr thd K↓ beda tegangan luar dalam membran 4. Fase purnahiperpolarisasiok aktivitas Na-K pump∑ion Na>Kbeda pot.listrik sisi luar-dalam membran

Rangsangan
 Rangsangan yg dpt menimbulkan perubahan dinamika ion dpt berupa: - rangsangan listrik (anoda atau katoda) - rangsangan mekanis (tekanan/gosokan) - rangsangan kimia (asam kuat,basa kuat,hormon) - rangsangan elektromagnetik (cahaya) • Rangsangan terlemah yg dpt menimbulkan PA disebut nilai/rangsangan ambang yg dipengaruhi oleh :
- faktor intensitas

- waktu rangsang • Semakin besar intensitas makin sedikit waktu utk mencapai rangsangan ambang

Sifat-sifat PA
1.Mengikuti hukum gagal atau tuntas Yi bila PA timbul dan kondisi sel peka rangsang tdk berubah maka bentuk PA akan tetap dan tdk dipengaruhi oleh besarnya rangsangan 2. Bila PA timbul akan dijalarkan disepanjang permukaan membran sel peka rangsangan

Perubahan kepekaan selama rangsangan dan PA
 Kepekaan berbanding terbalik dgn rangsangan ambang bila kepekaan  nilai ambang ↓ • Kepekaan dpt berubah selama rangsangan dan PA hipopolarisasi   kepekaan ok mendekatkan PM kepada titik letup • Depolarisasi s/d 1/3 awal repolarisasi SPR hampir tdk bereaksi thd rangsangan disbt fase refrakter absolut

 1/3 awal repolarisasi s/d permulaan fase purna hipopolarisasi SPR sdh dpt dirangsang dgn rangsangan yg >  Purna hipopolarisasi kepekaan sel   Purna hiperpolarisasi kepekaan sel ↓

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->