Bungong Jeumpa – Aceh

Bungong Jeumpa adalah lagu daerah yang berasal dari Aceh. Bungong Jeumpa dalam bahasa Aceh berarti bunga cempaka.

Ayam Den Lapeh – Sumatera Barat
Lagu ini diciptakan oleh Datuk A Hamid ini memang cukup mudah dicerna dan terkenal. Lagu ini juga sudah digemari terlebih dahulu di Malaysia, Singapura dan Brunei. Enaknya mendengarkan lagu ini saat tengah berada di perjalanan sambil memandang pemandangan sawah dan gunung di daerah yang ada di dalam lirik ini.

Kampuang Nan Jauh di Mato – Sumatera Barat
Lagu berjudul Kampuang nan Jauh di Mato ini dipopulerkan oleh Oslan Husein, seorang aktor dan penyanyi di Indonesia yang terkenal menyanyikan lagu-lagu berbahasa minang. Lagu yang dalam bahasa Indonesianya yaitu Kampung yang Jauh di Mata ini populer di era tahun 1950an, saat generasi pertama perantau sesudah kemerdekaan. Lagu ini telah menjadi khasanah nusantara, karena sudah menjadi lagu rakyat Indonesia, Bahkan lagu ini dapat dikatakan bukan sebagai lagu yang diperuntukan orang minang.

Sik Sik Sibatumanikam – Sumatera Utara
Menurut Nortier Simanungkalit, salah satu komponis lagu-lagu Batak paling berpengaruh di Indonesia mengatakan bahwa syair lagu Siksik Sibatumanikkam "tidak begitu berarti". "Iramanya berulang-ulang menimbulkan kesan lucu. Lagu rap ini bisa didahului atau pun diakhiri dengan lagu padanan atau lagu rakyat jenaka Batak lainnya." Dia juga mengatakan bahwa sebelum kita mengenal musik rap dari Amerika Serikat yang baru muncul pada akhir 1970-an, sebenarnya orang Batak sudah kenal musik macam itu sejak permulaan abad ke-20.

Sinaggar Tullo – Sumatera Utara (Tapanuli)
Sinanggar Tullo merupakan lagu daerah Indonesia yang berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara.

Soleram – Riau Soleram merupakan lagu daerah Indonesia yang berasal dari Riau. .

Tokecang – Jawa Barat Tokecang adalah lagu kedaerahan dari Jawa Barat. Lagu ini juga bernafaskan nasionalisme. Cublak Cublak Suweng – Jawa Timur Cublak Cublak Suweng merupakan lagu daerah Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Manuk Dadali artinya burung Garuda. sering dinyanyikan oleh anak-anak kecil terutama di daerah pedesaan.Manuk Dadali – Jawa Barat "Manuk Dadali" adalah lagu berbahasa Sunda ciptaan Sambas Mangundikarta. dengan melukiskan keperkasaan burung garuda adalah lambang dari kejayaan Indonesia. Suwe Ora Jamu – Yogyakarta Lagu Suwe Ora Jamu merupakan lagu daerah yang berasal dari daerah DI Yogyakarta. merupakan jenis lagu yang sederhana. Jaranan – Jawa Tengah Jaranan adalah lagu daerah dari Jawa Tengah. Indonesia dan dinyanyikan dalam bahasa Sunda. Lagu ini merupakan Tembang Jawa yang diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan temantemannya yang mempunyai arti filosofis yang dalam & sangat mulia. lagu ini digunakan sebagai pengiring pertunjukan wayang kulit. . Dalam beberapa kasus. Indonesia Gundul Gundul Pacul – Jawa Tengah Gundul gundul pacul merupakan lagu daerah Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah.

Tidak ada yang tahu pasti siapa yang menciptakan lagu ini. Dewasa ini ondel-ondel biasanya digunakan untuk menambah semarak pesta. Itulah sebabnya selalu disingkat dengan NN atau No Name. Liriknya sarat makna. melainkan pada nyaris semua lagu daerah Indonesia. dipopulerkan oleh Benyamin Sueb. Semula ondel-ondel berfungsi sebagai penolak bala atau gangguan roh halus yang gentayangan.Ondel Ondel – Jakarta Sebuah judul lagu daerah Indonesia yang berasal dari Jakarta. . Kicir Kicir – Jakarta Kicir-Kicir merupakan lagu daerah yang berasal dari Jakarta. Hal ini tidak hanya terjadi pada lagu Kicir-Kicir saja. Lagu ini berceritakan tentang ondel-ondel. yaitu bentuk pertunjukan rakyat Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat. mengharapkan pendengar tidak bersedih hati.pesta rakyat atau untuk penyambutan tamu terhormat. Lagu ini berfungsi sebagai penghibur untuk pendengarnya.

Konon. Karena jika dilihat dari Langgam "Bermakna Alunan Musik Dan Gaya". Cara membuat makanan ini adalah dengan cara pisang di diampar (disusun) kemudian dibiarkan hingga hampir matang mendekati busuk. . Latar belakang pembuatan lagu cik cik periuk sangat kaya akan nilai sejarah terhadap kehadiran bangsa pendatang di Sambas. Lagu Cik-Cik Periuk ini telah dikenal kira-kira satu abad lebih atau kisaran 150 Tahun yang lalu. Tetapi kemungkinan besar yang menciptakannya diduga adalah Orang Melayu Tua atau keturunan asli Kalimantan Barat. Pada akhir lagu di ceritakan tentang binatang yang ditakuti anak kecil zaman dulu (lihat kata “dikitip bidawang” yang artinya digigit biawak. Ruai. Lagu tersebut sangat mencerminkan aspek sosial penduduk asli daerah sekitar serta didukung dari nada yang masih sangat Pentatonik. Mak Imbo. Mengenai tahun berapa Lagu Cik-Cik Periuk disahkan untuk mewakili menjadi lagu Khas Kalimantan Barat masih tidak diketahui.Ampar Ampar Pisang – Kalimantan Selatan Sejarah Tentang lagu ampar ampar pisang ini pada awalnya dinyanyikan secara iseng saat masyarakat kalimantan selatan membuat sebuah kue/makanan yang terbuat dari pisang. kata dikitip bidawang itu digunakan untuk menakuti anak anak yang suka mencuri pisang/kue rimpi yang masih dalam proses penjemuran. Selain itu ada juga lagu-lagu daerah kabupaten sambas yang umurnya diperkirakan sama seperti hal nya lagu Alok Galing. Pada saat berbincangbincang bersama "Ribut Ali Wibowo" Yang juga seniman dan tokoh pemuda asal Kalimantan Barat. Masih belum diketahui siapa nama orang yang menciptakan Syair dan nada nya. Makanan ini bernama rimpi. Kalimantan Barat. lagu ini menceritakan tentang kehidupan sosial dimasa lampau warga Sambas. Cik Cik Periuk– Kalimantan Barat Cik Cik Periuk merupakan lagu daerah asal Kabupaten Sambas. Dan Kap Kap Undang. Wak Wak Ampek. Binatang ini dikenal masyarakat kalimantan dengan nama bari bari. setelah itu pisang dijemur diampar(disusun) di bawah sinar matahari sampai kira kira pisang mengeras dan mengeluarkan bau manis yang sangat khas. Ungkap "Mul'am Husairi Walid" Yang Merupakan Budayawan Asal Kabupaten Sambas. yang lebih dikenal dengan Suku Dayak. Jadi Asal usul lagu ampar ampar pisang secara tidak langsung berasal dari Kalimantan Selatan Isi dari lagu ampar-ampar pisang menceritakan tentang pisang yang diampar dan dikerubuti binatang kecil kecil bisa terbang yang senang dgn aroma pisang.

.

http://id.org/wiki/Daftar_lagu_daerah_Indonesia http://hurek.info/2013/05/kampuang-nan-jauh-di-mato.htm http://plapon.leipzic.org/wiki/Cublak-cublak_suweng http://id.com/2012/02/asal-muasal-agu-cik-cik-periok. 12.html http://id.wikipedia.com/asal-usul-lagu-ampar-ampar-pisang http://equatoronline.org/wiki/Manuk_Dadali http://id.org/wiki/Bungong_Jeumpa http://asrilwardhani.Sumber: 1.html . 15.com/sejarah-lagu-kicir-kicir. 11.wikipedia.com/2011/03/26/arti-lagu-gundul-gundul-pacul/ http://jv.html http://liriknusantara.wikipedia. 4.anneahira. 13. 6.blogspot. 3. 5.wikipedia. 8.html http://ms.blogspot.wikipedia.com/2012/11/13/tentang-ayam-den-lapeh-folk-minang-song/ http://www. 9.com/2008/11/siksik-sibatumanikkam-rap-ala-batak.bajamba.org/wiki/Ondel-ondel http://www.blogspot.com/2012/08/sinanggar-tullo. 14.org/wiki/Tokecang http://blog. 7. 2.wikipedia. 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful