Nama : Seri Wahyuni Npm : 11101511010 Kelas : 01

AZAS-AZAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN 1. Azas mengenai sumber daya alam Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya.(http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam) Azas-azas yang berkaitan dengan sumber daya alam adalah azasazas yang berhubungan dengan materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman. Azas yang berhubungan dengan energi yang dinyatakan sebagai berikut : “Semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianaggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan . Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, tetapi tidak hilang dihancurkan atau diciptakan .” Azas ini telah menjadi hukum dan dikenal dengan hukum termodinamika I, atau dikenal juga hukum konservasi energi. Azas ini menerangkan bahwa pada populasi atau ekosistem ada aliran energi. Azas ini menerangkan proses pelepasan dan penyimpanan energi. Energi itu sendiri terdapat pada ekosistem atau populasi, dapat dalam bentuk yang berbeda-beda. Misalnya, pada proses fotosintesa. Energi berasal dari cahaya matahari diubah menjadi energi kimia oleh tumbuhan yang berklorofil. Selanjutnya energi kimia oleh tumbuhan tadi digunakan untuk aktivitas metabolisme, pertumbuhan dan perkembangannya. Kemudian tumbuhan tadi dimakan oleh hewan herbivor dan diolah dalam tubuh untuk aktivitasnya dan ada pula yang dilepaskan berupa panas atau hasil eksresi beruapa cairan maupun padatan. Cairan atau padatan tersebut lalu diuraikan pula mikroorganisme. Demikianlah selanjutnya, jadi energi tadi mengalir dalam bentuk yang

keanekaragaman bergerak dari yang sederhana ke raah yang lebih kompleks. Azas berikutnya yang berkaitan dengan stabilitas sistem ekologi. Azas ini disebut juga azas penjenuhan. Armin Arief 2006 : 23) . Azas ini menerangkan bahwa ekosistem atau populasi atau tingkat makanan yang mantap mengalirkan energi. H. Ini sesuai dengan azas ke-2 tentang energi yang menyatakan bahwa “ Tak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien. biomassa dan keanekaragaman ke ekosistem atau populasi yang belum mantap. Abdul Razak dan dr. atau dari subsistem rendah energi dipindahkan ke subsistem yang lebih tinggi. Jumlah individu populasi tergantung pada pengadaan sumber alam yang berkaitan. Hanya saja pada aliran energi tadi ada inefisiensi atau ada energi yang terlepas dalam bentuk panas pada setiap rantai siklus energi. menyatakan bahwa sistem yang sudah mantap (dewasa) mengeksploitasi sistem yang belum mantap (belum dewasa). pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan pertambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum. Dari hal ini pula bisa diterangkan bahwa pada lingkungan yang stabil populasi hewan atau tumbuhan cenderung naik atau turun bukan terus naik atau terus turun karena faktor pembatasnya yaitu sumber alam yang tersedia.” 2. Azas mengenai stabilitas sistem ekologi Untuk semua kategori sumber alam kalau pengadaannya sudah mencapai titik optimum. akan terjadi pengintensifan perjuangan hidup kalau persediaan faktor alam tadi berkurang atau bertambah. Jika telah mencapai batas maksimum maka sumber alam itu justru akan rusak. materi.berbeda-beda tetapi tidak musnah. Denagn kata lain energi. Gejala inilah yang kemudian dikenal dengan pengatuaran populasi karena faktor yang bergantung pada kepadatan (Density-Dependent Factor). Dengan kata lain. (Dr.

Pada setiap tahap pemindahan energi.3. Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan-herbivora-carnivora-omnivora). Hal ini menunjukkan secara jelas dan fluktuasi dalam populasi. Hubungan yang terjadi antara individu dengan lingkungannya sangat kompleks bersifat saling mempengaruhi atau timbal balik. karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas 4-5 langkah saja. Azas mengenai fluktuasi populasi Azas yang berkaitan dengan fluktuasi populasi menyatakan bahwa “derjat keteraturan naik turunnya populasi bergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nantinya akan mempengaruhi populasi. dan siklus biogeokimia. aliran energi. Misalnya burung elang sangat bergantung pada tikus tanah sebagai bahan makanan utamanya. Ia harus melakukan analisa terlebih dahulu sebelum memperhatikan turun naiknya harga bahan mentah yang membentuk hasil produksinya. Hal yang sama terjadi pada seorang pedagang yang akan menaikkan harga hasil produksinya. Didalam ekosistem terjadi rantai makanan. 80%-90% energi potensial hilang sebagai panas. Armin Arief 2006 : 23) Sebagai ilustrasi. H. Rantai dan jaringan makanan Suatu organisme hidup akan selalu mrmbutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya. tumbuhan hidup juga tergantung pada jenis tanahnya. 4. Tikus tanah tergantung pada spesies tumbuhan. (Dr. Abdul Razak dan dr. . Hubunagn timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati membentuk sistem ekologi yang disebut ekosistem. kita berikan contoh atau analogi untuk menerangkan azas diatas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful