P. 1
Contoh Proposal PTK TIK

Contoh Proposal PTK TIK

|Views: 151|Likes:
Published by Lilla Wulandari

More info:

Published by: Lilla Wulandari on Jun 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2016

pdf

text

original

Contoh Proposal PTK TIK (2

)

Dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Power Point, materi pembelajaran dapat ditampilkan dalam berbentuk tampilan/visual yang lebih menarik dan dapat pula disisipkan suara, sehingga menjadi lebih menarik dan interaktif.

Penggunaan Media Power Point Untuk Meningkatkan kemampuan Siswa dalam mempelajari Jaringan Internet di kelas IX-C SMPN 1 Kabuh Jombang
A. JUDUL PENELITIAN Penggunaan Media Power Point Untuk Meningkatkan kemampuan Siswa dalam mempelajari Jaringan Internet di kelas IX-C SMPN 1 Kabuh Jombang B. BIDANG KAJIAN Penelitian ini meliputi Bidang Kajian sebagai berikut : 1) Penggunaan Media Power Point dalam pelaksanaan belajar dan mengajar. 2) Kemampuan siswa dalam mempelajari sistem jaringan internet (macam-macam jaringan komputer, wilayah cakupan jaringan dan topologi jaringan) C. PENDAHULUAN Jaringan Internet adalah salah satu materi pelajaran TIK untuk kelas IX. Pada setiap pembelajaran di ruang komputer materi disampaikan dengan cara membagi dua kelompok siswa, hal ini dilakukan karena sarana komputer yang tidak cukup untuk seluruh siswa yang berjumlah 40-44 siswa sementara komputer yang ada berkisar 20-24 unit dan itupun terkadang sering terjadi gangguan saat digunakan. Karena alasan tersebut di atas, pembelajaran komputer didilaksanakan secara klasikal, artinya seluruh siswa dalam sekelas belajar bersamaan sehingga satu unit komputer digunakan dua siswa . Pelaksanaan pembelajaran seperti itu menimbulkan beberapa permasalahan, pertama, siswa belajar haya satu jam pelajaran untuk setiap kelompok sehingga pengerjaan latihan dibutuhkan beberapa kali pertemuan hal ini menyebabkan penguasaan siswa terhadap materi yang disampaikan guru berkurang, kedua, karena ruangan terasa sempit oleh jumlah siswa dan perangkat komputer maka jika ada siswa yang menemui kesulitan akan sulit untuk dihampiri terlebih jika satu kelas masuk secara bersamaan, ketiga, hasil belajar siswa dalam mengerjaan latihan tidak optimal. Penyampaian materi dengan menggunakan media LCD Proyektor / DLP cukup membantu guru dalam menjelaskan materi . Atas dasar kenyataan inilah, maka perlu dicari alternatif lainnya dengan melakukan inovasi dan pendekatan dalam penggunaan media pembelajaran untuk penyampaian materi ke pada siswa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung aktif, efektif, dan menyenangkan.

. Fasilitas : Kualitas dan kuantitas. c) Membuat materi pelajaran dalam bentuk presentasi Power Point d) Menggunakan media pembelajaran (LCD Proyektor) sebagai alat bantu untuk menjelaskan materi pelajaran. Anak didik dengan berbagai jenis kematangannya. Berdasakan identifikasi masalah dan pengamatan yang dilakukan pada setiap evaluasi hasil belajar. PERUMUSAN MASALAH Perumusan masalah dari PTK ini adalah : Apakah penggunaan Media Power Point dapat meningkatkan kemampuan Siswa dalam mempelajari Jaringan Internet? E. seperti dikemukakan oleh Winarno Surakhmad (1979 hal. Dari uraian di atas maka dalam pemecahan masalah ini diambil langkah-langkah pemecahan masalah sebagai berikut : a) Menyusun rencana pembelajaran dan strategi pembelajaran yang lebih efektif sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Pribadi guru. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengerjakan tes. F. efektif. Menurut Sudjana ( 1989 hal. Situasi d. seperti : a. bahan. D. siswa yang dinilai menguasai dan dapat mengerjakan latihan dengan benar dan tepat sesuai dengan ketentuan dan cara-caranya berkisar 25% (10 orang) dari 40 siswa. PEMECAHAN MASALAH Sebagaimana telah dijelaskan pada latar belakang bahwa yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat kemampuan siswa kelas IX-C SMPN 1 Kabuh dalam mempelajari materi Jaringan Internet.184) bahwa memilih metode mengajar tidak bisa sembarang hal ini disesuaikan dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. e.Penelitian ini akan difokuskan pada upaya untuk mengatasi faktor internal yang diduga menjadi penyebab rendahnya tingkat kemampuan pemahaman siswa kelas IX-C SMPN 1 Kabuh.30 ) yang termasuk dalam komponen pembelajaran adalah “tujuan. kreatif. c. Tujuan b. TUJUAN PENELITIAN Meningkatkan kemampuan siswa dalam mempelajari jaringan internet. aktif. Berdasar kepada masalah yang telah diuraikan pada pendahuluan maka salah satu pemecahannya adalah dengan menggunakan Media Power Point sebagai media presentasi dalam proses pembelajaran. metode dan alat serta penilaian“. Salah satu pendekatan pembelajaran yang diduga mampu mewujudkan situasi pembelajaran yang kondusif. akan merangsang siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran. dan menyenangkan adalah pendekatan dengan metode presentasi audio/visual. Dengan menggunakan Media pembelajaran Presentasi Power Point. dalam mempelajari materi sistem jaringan internet. b) Melakukan tes untuk mengelompokan siswa.

proses itu terjadi dalam diri seseorang yang sedang mengalami belajar. Hubungan baru dapat berupa antara reaksi-reaksi.2 Mengamati jenis . Purwanto ( 1990 : 84 ) menyatakan bahwa: “ Belajar terjadi apabila suatu situasi stimulus bersama dengan isi ingatan mempengaruhi siswa sedemikian rupa hingga perbuatannya berubah dari waktu sebelum ia mengalami situasi itu ke waktu sesudah ia mengalami situasi tadi “.2 Dasar-dasar sistem jaringan internet Sebagaimana yang terkandung dalam Standar kompetesi dan Kompetensi dasar mata pelajaran TIK. Bagi Sekolah: hasil penelitian ini membantu memperbaiki pembelajaran TIK di sekolah.G. Dalam hal ini Slameto (19991:27-28) mengemukakan prinsip-prinsip belajar.intranet 1. Dari uraian tentang belajar di atas. proses yang tidak dapat dilihat dengan nyata. . Interaksi dan Hasil belajar a. 2.2. bahwa untuk siswa kelas IX diberikan materi pelajaran dasar-dasar sistem jaringan internet. Memahami dasar-dasar penggunaan internet 1.2.3 Mengamati terbentuk dan terhubungnya jaringan internet dari jaringan kecil menjadi internet.jenis jaringan dan topologi jaringan 1. MANFAAT PENELITIAN 1. 1. Bagi Guru: melalui PTK ini Guru dapat mengetahui metode pembelajaran yang interaktif dan efektif meningkatkan sistem pembelajaran serta meminimalkan kesalahan siswa dalam mempelajari jaringan internet. keterampilan. Jadi belajar bukan merupakan tingkah laku yang nampak tetapi merupakan proses yang terjadi secara internal dalam diri individu dalam usahanya memperoleh hubungan yang baru. sementara itu Edward Thorndike (1973) berpendapat.2. 3. sebagai berikut: 1) Dalam belajar setiap siswa harus diusahakan berpartisipasi aktif meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional. Untuk itu perlu kiranya kita menyusun sendiri prinsip-prinsip belajar. dan sikap. Materi pelajaran dalam tampilan Power Point 2. Hakikat. bahwa belajar adalah proses orang memperoleh berbagai kecakapan.internet . Belajar mencakup semua aspek tingkah laku dan dapat dilihat dengan nyata. E. Hakikat Belajar Menurut Bagne seperti yang dikutip oleh M.1 Mengamati visualisasi tentang dasar-dasar sistem jaringan: . perangsangan-perangansangan dan reaksi. dapat kita ambil kesimpulan betapa pentingnya proses belajar dan kehidupan manusia. KAJIAN PUSTAKA 1. Bagi siswa: hasil penelitian ini bermanfaat bagi semua siswa karena terjadi pembelajaran mandiri yang menarik.

Ada tiga pola komunikasi antara guru dan anak didik dalam proses interaksi edukatif. Aktif dalam sikap. yakni komunikasi sebagai aksi. siswa harus lebih aktif daripada guru. 4) Belajar itu proses kontinyu maka harus tahap demi tahap menurut discovery. Guru hanya bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing. Hasil Belajar Belajar sangat erat hubungannya dengan prestasi belajar. interaksi edukatif adalah suatu gambaran hubungan aktif dua arah antara guru dan anak didik yang berlangsung dalam ikatan tujuan pendidikan. Dapat diartikan bahwa hasil belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau Perubahan diri seseorang yang dinyatakan dengan cara bertingkah laku baru berkat pengalaman baru. . 7) Belajar memerlukan saran yang cukup. mental.Komunikasi sebagai transaksi atau komunikasi banyak arah. 9) Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya b.Komunikasi sebagai aksi atau komunikasi satu arah menempatkan guru sebagai pemberi aksi dan anak didik sebagai penerima aksi.2) Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu memiliki struktur. guru berperan sebagai pemberi aksi atau penerima aksi. dapat berfungsi sebagai sumber belajar bagi anak didik lain. 5) Belajar adalah proses organisasi. . Inilah yang disebut dengan interaksi edukatif sebagimana yang dikemukakan Abu Achmadi dan Shuyadi. Interaksi Belajar Belajar mengajar adalah sebuah interaksi yang bernilai normatif. karena tidak mungkin terjadi proses interaksi bila hanya satu unsur yang aktif. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan kebosanan. 1985:47). adaptasi. . Antara guru dan anak didik akan terjadi dialog. 6) Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan intruksional yang harus dicapai. dimana anak dapat mengembangkan kemampuannya ber-eksplorasi dan belajar dengan efektif. penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya. Dalam sistem pengajaran dengan pendekatan keterampilan proses. bisa sebagai penerima aksi. komunikasi sebagai interaksi.Komunikasi sebagai interaksi atau komunikasi dua arah. Demikian pula halnya anak didik. Guru aktif. dan komunikasi sebagai transaksi.sehingga siswa dapat belajar dengan tenang. eksplorasi dan discovery. c.Karena prestasi itu sendiri merupakan hasil belajar itu biasanya dinyatakan dengan nilai. seperti halnya guru. Anak didik dituntut lebih aktif daripada guru. Dalam interaksi pembelajaran unsur guru dan siswa harus aktif. kejenuhan. dan perbuatan. Penggunaan variasi pola interaksi mutlak dilakukan oleh guru. 3) Belajar harus dapat menimbulkan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional. Menurut Winarno Surahmad ( 1997 : 88 ) “Hasil belajar adalah hasil dimana guru melihat bentuk akhir dari pengalaman interaksi edukatif yang diperhatikan adalah menempatkan tingkah laku”. Belajar mengajar adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar dan bertujuan. bisa pula sebagai pemberi aksi. dan anak didik pasif. serta untuk menghidupkan suasana kelas demi keberhasilan anak didik dalam mencapai tujuan. komunikasi tidak hanya terjadi antara guru dan anak didik. Mengajar dipandang sebagai kegiatan menyampaikan bahan pelajaran. 8) Belajar perlu lingkungan yang menantang. .

Suhardjono (2006:56) mengatakan bahwa penelitian tindakan kelas merupakan bagian dari penelitian tindakan yang dapat .masyarakat/keluarga . Banyak bakat anak tidak berkembang hal ini menurut Purwanto (2002:61) dikarenakan tidak diperolehnya motivasi yang tepat. baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). minat. Motivasi adalah syarat mutlak dalam belajar.Faktor Psikologi meliputi bakat. sehingga menjadi lebih menarik dan interaktif. materi pembelajaran dapat ditampilkan dalam beentuk tampilan/visual yang lebih menarik dan dapat pula disisipkan suara. Kaitannya dengan pembelajaran. Adakalanya guru membangkitkan dorongan. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). hal ini berarti dalam proses pembelajaran. incentive. motivasi berarti seni mendorong peserta didik untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Media Presentasi Power Point Metode ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak presentasi yang dikembangkan microsoft dalam paket program aplikasi microsoft office. atau memotivasi murid untuk aktif ambil bagian dalam kegiatan belajar (Rasyad. Motivasi belajar Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan. maka lepaslah tenaga yang luar biasa. 1994:27). Dalam konsep pembelajaran. motivasi merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya pada proses belajar siswa tanpa adanya motivasi. Sedangkan menurut Prof. . Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar adalah : . 2003:92). Upaya menggerakkan. Dalam proses pembelajaran para guru perlu mendesain motivasi yang tepat terhadap anak didik agar para anak didik itu belajar atau mengeluarkan potensi belajarnya dengan baik memperoleh hasil yang maksimal.Hasil belajar merupakan hasil dari proses kompleks. bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah melalui penerapan langsung di kelas atau tempat kerja (Isaac.Faktor fisiologi seperti kondisi fisik dan kondisi indera. Jika seseorang mendapat motivasi yang tepat. kemampuan kognitif. Dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Power Point. mengarahkan.Hal ini disebabkan banyak Faktor yang terkandung di dalamnya baik yang berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal. dan mendorong kegiatan murid untuk belajar dengan penuh semangat dan vitalitas yang tinggi dinamakan memberi motivasi. Dengan menggunakan bantuan LCD Proyektor atau DLP materi pembelajaran dalam bentuk Power Point dapat ditayangkan pada layar sehingga penyampaian pesan kepada siswa lebih efektif meskipun ada kendala ruangan seperti yang disebutkan pada pendahuluan. 4. maka proses belajar siswa akan sukar berjalan secara lancar. 3. Motivasi tersebut perlu dimiliki oleh para siswa dan guru untuk memperlancar pembelajaran. desire.Faktor Instrumental : kurikulum/bahan pengajaran sarana dan fasilitas.Lingkungan : alam. sehingga tercapai hasil-hasil yang semula tidak terduga. kecerdasan motivasi. Adapun faktor internal yang mempengaruhi hasil belajar yaitu: . . F.

terjadinya interaksi belajar 3.Apakah materi yang disampaikan guru dengan menggunakan power point yang ditayangkan proyektor dapat dimengerti siswa. .Mengamati interaksi belajar siswa saat ditayangkan materi pelajaran dalam media power point .Lokasi Penelitian : SMP Negeri 1Kabuh. .Siswa mengerti materi pelajaran yang diajarkan. Indikator yang dapat dilakukan adalah melihat hasil pada lembar latihan siswa. dan mengembangkan skenario pembelajaran. Menjelaskan dasar-dasar sistem jaringan: .Menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar untuk mata pelajaran TIK Kelas IX. diantaranya : . Sasaran Penelitian : Dalam penelitian ini diharapkan : . Rencana Tindakan : SIKLUS PERTAMA 1) Perencanaan : Pada tahap ini akan dilakukan : . Jombang .Menentukan pokok bahasan yang akan diajarkan pada setiap tindakan. .internet . 1.Subjek Penelitian : siswa kelas IX-C sebanyak 40 orang.intranet Menjelaskan macam-macam topologi jaringan Menjelaskan terbentuk dan terhubungnya jaringan internet dari jaringan kecil menjadi internet 2) Tindakan Melaksanakan tindakan sesuai dengan skenario yang telah direncanakan. dan jika hasilnya sudah memuakan maka pada siklus kedua akan disampaikan materiselanjutnya) . 2.Menilai lembar kerja yang telah dikerjakan siswa. Menyampaikan materi dasar-dasar sistem jaringan dengan menggunakan Media Power Point 3) Pengamatan Pada tahap ini guru mengamati proses kegiatan yang sedang berlangsung. Pada penelitian tindakan kelas bukan lagi mengetes sebuah perlakuan tetapi sudah mempunyai keyakinan akan ampuhnya sesuatu perlakuan. yaitu .dipandang sebagai tindak lanjut dari penelitian deskriftif maupun eksperimen. Setting Penelitian : . (jika hasilnya belum mencapai 75% maka akan lakukan perbaikan pada siklus kedua dengan materi yang sama. 4) Refleksi Pada tahap ini dilakukan untuk evalusi seluruh tindakan yang dilakukan berdasarkan hasil pengamatan . 20 Siswa Perempuan dan 20 siswa laki-laki.Siswa dapat mengerjakan latihan-latihan dengan benar.

yaitu peneliti melakukan observasi sambil ikut serta dalam kegiatan yang sedang berjalan. SIKLUS KEDUA 1) Perencanaan . 4) Reflesksi Pada tahap ini dilakukan evalusi seluruh tindakan berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian juga membuat suatu kesimpulan dari hasil pengamatan dan penilaian tersebut. Materi yang disampai-kan guru dapat dimengerti oleh siswa – K / S / B / BS 2.Mengamati interaksi belajar ketika ditayangkan materi pelajaran dalam media power point. 3) Pengamatan Guru mengamati proses kegiatan yang sedang berlangsung. S=Sedang. Pengambilan data dilakukan dengan Tes dan Observasi.Menyiapkan media dan materi yang akan disampaikan. B=Baik.1992). Cara Pengumpulan Data Dari hasil pelaksanaan penelitian tindakan. Format Observasi : Aspek yang dinilai dan Skala Nilai 1. .Menilai lembar kerja yang telah dikerjakan siswa. BS=Baik Sekali Format Penilaian (Unjuk Kerja) No. 2) Tindakan .Mengidentifikasi masalah pada siklus pertama dan menyusun alternatif pemecahannya. Instrumen Skor (maks 10) 1 Pengerrtian jaringan komputer 2 Macam-macam jaringan 3 Topologi jaringan Jumlah skor perolehan maks = 30 Rumus Penilaian : ..Menyusun rencana perbaikan sesuai dengan kelemahan-kelemahan pada yang terjadi berdasarkan hasil pengamatan untuk digunakan pada siklus kedua.Pada menjelang akhir jam pelajaran Guru melakukan tanya jawab dan menjelaskan kesimpulan dari kegiatan belajar. 4. Untuk memudahkan dan terkumpulnya data maka peneliti menggunakan format penilaian (unjuk kerja) dan format observasi dengan skala penilaian.Guru menjelaskan materi dasar-dasar sistem jaringan dengan menyisipkan suarapada tayangan power point bila perlu. ditentukan teknik pengumpulan data yang berorientasi pada observasi partisipasif (Wolcott. Terjadi interaksi belajar .K / S / B / BS K=Kurang. . . diantaranya : .

2006. Syaodih. Ditta S. dkk. Djamarah. 6. Nana. Bandung : .9 = Baik (B) 6 – 6.. Sagala. Penelitian Tindakan Kelas.Nilai = jumlah skor perolehan : 30 Kriteria Penilaian : 8 – 10 = Sangat Baik ( A) 7 – 7. Tim Peneliti 1. 2006. peneliti menggumpulkan dan mengolah data secara kuantitatif dari format observasi dan format penilaian (unjuk kerja) dari setiap siklus sehingga dapat mengetahui persentase peningkatan hasil belajar yang kemudian dideskripsikan untuk diambil suatu kesimpulan. Syaiful. Bandung : PT Remaja Rosdakarya. Daftar Pustaka Sukmadinata. 2000.9 = Kurang (K) 5. H. Suharsimi. Arikunto. Analisis Data Untuk menganalisa data.Syaiful. Jakarta : PT Rineka Cipta.9 = Cukup (C) ≥ 5. Jakarta : PT Bumi Aksara. Metode Penelitia. Bambang Rudy Tjahjo S. Konsep dan Makna Pembelajaran. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Guru bidang studi TIK kelas VII SMPN 1 Kabuh Jombang Tugas : Mitra peneliti ( kolaborator) G. Bahri. Guru bidang studi TIK kelas IX SMPN 1 Kabuh Jombang Tugas : Peneliti 2. JADWAL PENELITIAN No Rencana Kegiatan Waktu / Minggu ke : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Persiapan Menyusun Konsep Pelaksanaan : x Menyusun Instrumen pengamatan dan penilaian x Mengadakan tes awal dan membagi kelompok x 2 Pelaksanaan Mempersiapkan alat x x x x x x Melakukan tindakan siklus I x x Melakukan tindakan siklus II x x 3 Penyusunan Laporan Menyusun Konsep Pelaporan x Perbaikan laporan x Penggandaan dan penyerahan laporan x LAMPIRAN-LAMPIRAN : 1.

Alamat Web : www.CV Alfabeta Suwanda. Diktat Belajar Komputer jilid 3 dan 4. 2007. Metoda Pembelajaran.wordpress.com Diakses pada tanggal 25 Nopember 2008 2. Belajar Penelitian Tindakan.salman-alfarisi.com/2008/ 01/25/belajar-penelitian-tindakan-kelas-yuuuk/. ________. Dodo. Diakses pada tanggal 25 Nopember 2008 ________. Anggaran Biaya Penelitian . Alamat web : ardhana12.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->