Proses manufaktur 2

permesinan dengan titik potong tunggal dan permesinan dengan banyak titik potong

Presented by : Mahmudin (2011220015)

Universitas Darama Persada

Pengertian
1. PERMESINAN DENGAN TITIK POTONG TUNGGAL permesinan dengan titik potong tunggal adalah permesinan dengan menggunakan alat potong bermata tunggal atau satu,prinsip kerja menggunakan alat potong ini yaitu tool yang digunakan tidak berotasi ,hanya saja gerakan alat ini bisa pertikal,horizontal atuaupun diagonal.sering juga disebut pergerakan disumbu X,Z dan Y alat potong yang digunakan sering disebut juga alat iris bisa berupa pahat yang dibentuk atau juga bisa berbentuk insert yang dipasangkan kedalam holder dengan menggunakan kunci L atau kunci berbentuk bintang. secara umum alat iris mempunyai sifat berlawanan dengan benda kerja yaitu alat iris harus mempunyai sifat lebih keras dari benda kerja

Universitas Darama Persada

Universitas Darama Persada .Tabel kekerasan bahan bahan alat iris serta unsur – unsur pembangunnya.

Ada beberapa jenis mesin bubut sesuai dengan perkembangannya diantaranya : Universitas Darama Persada .Mesin yang mampunyai titik potong tunggal yang akan dibahas disini yaitu mesin bubut Mesin bubut adalah mesin perkakas yang sering digunakan dibengkel atau diindustri manufaktur.prinsip kerjanya yaitu benda disayat dengan cara memutar benda kerja dan dikenakan pada pahat yang digerakan secara transisi sejajar dengan sumbu putar benda kerja.

dan bagian presisi yang lain. dan dilengkapi dengan segala perlengkapan yang diperlukan untuk pekerjaan dengan akurasi yang tinggi. Bubut ruang perkakas (toolroom lathe) dan bubut kecepatan (speed lathe). Bubut kecepatan lebih sederhana dibandingkan dengan bubut mesin. sehingga dapat digunakan dalam pembuatan perkakas kecil. cetakan. Bubut ruang perkakas lebih kecil dan memiliki daerah kecepatan dan hantaran yang lebih besar. Pemakaian jenis mesin ini adalah untuk pembubutan kayu.Jenis – jenis mesin bubut 1. tidak dilengkapi dengan pembawa dan peluncur lintang sehingga tidak diperlukan ulir pengarah untuk menggerakkan pembawa. Kecepatannya lebih tinggi dibandingkan dengan bubut mesin tetapi jumlah pengaturan kecepatannya terbatas. dan operasi pemolesan. Universitas Darama Persada . Perkakas potong dipegang oleh operator dengan menggunakan tumpuan yang dipasang pada mesin bubut untuk menyangga perkakas. alat ukur. mirip dengan bubut mesin. pemutaran tekan logam.

3. sehingga operator hanya bertugas memasang dan melepas bendakerja yang telah selesai dikerjakan. Perkakas ini dapat dibawa dengan cepat untuk memotong bendakerja dengan urutan yang sesuai. Penggunaan mesin ini terbatas pada bendakerja yang pendek dan ringan. Ekor tetap tidak digunakan sehingga bendakerja tidak dapat dipegang diantara pusatnya. Disamping itu pemegang pahat konvensional pada bubut mesin digantikan dengan turet empat sisi. Bubut turet (turet lathe). maka bubut turet sering digunakan untuk pengerjaan produksi tinggi yang memerlukan urutan pemotongan dalam pengerjaannya. seperti namanya mesin ini menggunakan pencekam pada spindelnya untuk memegang bendakerja. tetapi pada mesin ini hantaran perkakas potongnya dikendalikan secara automatik. Karena mesin ini memiliki kemampuan mengganti perkakasnya dengan cepat. Cara pengaturan dan pengoperasiannya hampir sama dengan bubut turet. posisi ekor tetap diganti dengan turet yang digunakan untuk memegang paling sedikit enam perkakas potong.2. Universitas Darama Persada . Mesin pencekam (chucking machines).

Mesin batang dapat diklasifikasikan : • mesin batang spindel tunggal. dimana posisi pencekam digantikan dengan leher (collet) untuk memegang bendakerja yang berbentuk batang panjang. sehingga mesin ini sering disebut juga mesin sekrup automatik (automatic screw machine). Mesin ini biasa digunakan untuk membuat sekrup dan suku cadang kecil yang sejenis. dan • mesin batang spindel jamak. mirip dengan mesin pencekam. Mesin batang automatik (automatic bar machine). Pergerakan bendakerja ke depan dan pergerakan hantaran perkakas potong semuanya dilakukan secara automatik.4. Pada akhir dari setiap siklus pemesinan. Bendakerja dihantarkan dengan menggerakkan kepala tetap hingga pada posisi potongnya. Universitas Darama Persada . dilakukan operasi pemotongan dan batang yang tersisa didorong ke depan untuk dimesin sebagai bendakerja yang baru.

Mesin batang spindel jamak memiliki lebih dari satu spindel sehingga pada saat yang bersamaan dapat dioperasikan beberapa perkakas potong. dengan enam siklus pemotongan.5. dan pada akhir siklus potong akan dihasilkan satu produk jadi.Setiap benda kerja harus dimesin secara berurutan dengan enam buah perkakas potong. Universitas Darama Persada . sedang perkakas lainnya dalam keadaan diam (idle). Mesin batang spindel tunggal memiliki satu spindel dimana pada saat operasi hanya satu perkakas potong yang dapat digunakan. 6.

Tetapi sekarang banyak mesin yang dikendalikan dengan kendali numerik komputer (computer numerical control. Pada saat ini. Universitas Darama Persada . pergerakan pada mesin sekrup dan mesin pencekam secara tradisional dikendalikan dengan nok (cams) dan peralatan yang lainnya. Pengendalian dengan menggunakan CNC dapat menghasilkan siklus pemesinan dan geometri yang lebih kompleks. CNC banyak digunakan untuk mengendalikan mesin bubut terutama dalam opearasi pembubutan kontour dan produk-produk yang memerlukan akurasi yang tinggi. Bubut kendali numerik (Numerically controlled lathes).7. CNC). mesin pencekam dan mesin batang automatik banyak yang sudah menggunakan CNC.

Jenis – jenis proses pada mesin bubut 1. Pembubutan Pembubutan adalah proses pemesinan yang menggunakan perkakas mata tunggal memotong bagian dari benda kerja bentuk silinder yang berputar. Universitas Darama Persada . Perkakas dihantarkan secara linear. sejajar dengan sumbu rotasi.

dilengkapi dengan daya putar dengan kecepatan yang sesuai dan perkakas dihantarkan dengan kecepatan dan kedalaman potong tertentu. b. Pembubutan kontour (contour turning). jenis – jenis pembubutan a. c. Universitas Darama Persada . Pembubutan tirus (taper turning).Pembubutan secara tradisional dikerjakan dengan mesin perkakas yang disebut bubut. Pembubutan muka (facing). perkakas dihantarkan dengan mengikuti garis bentuk tertentu sehingga diperoleh benda dengan kontour yang sesuai dengan garis bentuk tersebut. perkakas dihantarkan secara radial ke benda kerja yang berputar untuk mendapatkan permukaan yang datar. perkakas dihantarkan dengan membentuk sudut tertentu terhadap sumbu putar sehingga diperoleh bentuk konis.

Universitas Darama Persada .d. tepi perkakas potong digunakan untuk memotong tepi ujung silinder dengan sudut potong tetentu. e. Pembubutan tepi (chamfering). Pembubutan bentuk (form turning). menggunakan perkakas yang memiliki bentuk tertentu dan dihantarkan dengan cara menekankan perkakas tersebut secara radial ke bendakerja.

Pahat atau holder untuk proses pembubutan Universitas Darama Persada .

Universitas Darama Persada . dengan menghantarkan gurdi ke bendakerja yang berputar sepanjang sumbu putarnya.Pengeboran dan penggurdian  Pengeboran (boring). perkakas mata tunggal dihantarkan secara linear. pada diameter dalam suatu lubang bendakerja yang telah dibuat sebelumnya. Bila dimesin bubut konvensional batang bor ditempatkan pada eretan /kepala lepas dan diarah kan kearah benda kerja disumbu z dan diputar secara manual eretan tersebut untuk menghasilkan lubang sesuai dengan yang kita inginkan Bila dimesin bubut cnc batang bor ditempatkan diturret. • Penggurdian (drilling). Perluasan lubang (reaming) dapat juga dilakukan dengan cara yang sama.dan dengan memutar spindle tak terlalu cepat pengeboran siap dilakukan.dan pastikan bahwa sumbu x disetting dititik 0 . sejajar dengan sumbu putar.dengan membuat program lurus ke sumbu z yang benilai (-). penggurdian dapat dilakukan dengan mesin bubut.

Gambar tool dan prinsip kerja Universitas Darama Persada .

alat potong yang digunakan bervarariasi bisa itu driil yang digunakan pada mesin miling. Universitas Darama Persada .atau juga bisa berbentuk cutter yang dipergunakan pada mesin frais dan mesin hobbing mesin – mesin tersebut pada jaman sekarang sudah lebih praktis atau automatis yaitu dengan program NC.prinsip kerjanya secara umum alat potongnya berotasi secara simultan sedangkan benda kerja yang diproses diam atau bisa juga ikut berotasi mengikuti alur seperti pada proses pembuatan gear.Pengertian 2. PERMESINAN DENGAN BANYAK TITIK POTONG adalah permesinan yang menggunakan alat potong dengan dua titik atau lebih.atau sering juga disebut dengan CNC milling.

Badan gurdi memiliki dua alur spiral. Diameter gurdi berkisar antara 0.5 mm).0 in. sejauh ini gurdi puntir yang paling umum digunakan. (7. Universitas Darama Persada . Hantaran perkakas dilakukan dengan menekan drill yang berputar ke dalam bendakerja yang diam sehingga diperoleh lubang dengan diameter yang sesuai dengan diameter yan kita inginkan.15 mm) hingga 3.dan hobbing proses – prosesnya diantaranya : 1. PENGEDRILAN Pengedrilan adalah operasi pemesinan yang digunakan untuk membuat lubang bulat pada bendakerja.Ada beberapa permesinan yang menggunakan titik potong jamak diantaranya mesin frais miling konvensional. Pengedrilan pada umumnya menggunakan perkakas berbentuk silinder yang memiliki dua tepi potong pada ujungnya. cnc milling . • Pengedrilan dengan Gurdi Puntir (Twist Drill) Diantara berbagai macam perkakas pemotong untuk pembuatan lubang.006 (0.

Sudut alur spiral disebut sudut heliks. Universitas Darama Persada . Walaupun diperlukan alur yang lebar untuk memberikan kelonggaran maksimum keluarnya serpihan. Selama pengoperasian. Oleh karena itu ketebalan antara kedua alur (disebut web) harus dibuat dengan ketebalan tertentu sehingga mampu menahan beban yang dialami. tetapi badan gurdi harus mampu menahan beban sepanjang panjangnya. alur berfungsi sebagai jalan keluar ekstraksi serpihan dari lubang. yang besarnya sekitar 30o.

dimana lubang yang lebih besar diikuti oleh lubang yang lebih kecil. Perkakas yang digunakan disebut reamer yang biasanya memiliki alur lurus. c. Universitas Darama Persada . yaitu pembesaran pada ujung lubang sehingga terdapat dua lubang yang berurutan. b. yaitu operasi pembesaran lubang sedikit lebih besar dibandingkan dengan diameter lubang sebelumnya agar diperoleh toleransi yang lebih baik. Penguliran (tapping). dan juga untuk memperbaiki permukaan akhir lubang. yaitu operasi pembuatan ulir sekrup pada permukaan sebelah dalam suatu lubang yang telah disiapkan sebelumnya. Pembesaran ujung lubang (counterboring).Operasi yang Berkaitan dengan Penggurdian a. Pembesaran lubang (reaming). biasanya digunakan untuk peletakan kepala baut masuk ke dalam lubang sehingga rata dengan permukaan benda.

e. hampir sama dengan frais yaitu operasi perataan permukaan bendakerja pada daerah tertentu. Pembesaran serong ujung lubang (countersinking). digunakan untuk peletakan sekrup dan baut kepala rata. Pemusatan (centering/centerdrilling). Universitas Darama Persada . hampir sama dengan counterboring tetapi pembesaran dilakukan menyerong sehingga diperoleh ujung lubang berbentuk konis (kerucut). f.d. yaitu operasi penggurdian yang digunakan untuk pembuatan lubang awal agar proses penggurdian berikutnya lebih stabil dan memiliki akurasi yang lebih baik. Perataan muka (spotfacing).

Arah hantaran pada mesin frais tegak lurus dengan sumbu putarnya. dan b.2. sedang pada gurdi hantaran searah dengan sumbu putar perkakas. tetapi pada keadaan khusus kadang-kadang digunakan perkakas dengan satu tepi potong (disebut fly-cutter). Universitas Darama Persada . frais muka (face milling). frais keliling/datar (peripheral/plain milling). Perbedaan gurdi dengan frais terletak pada arah hantarannya. Jenis Operasi Frais Terdapat dua jenis operasi dasar a. FRAIS (MILLING) Frais adalah operasi pemesinan dimana benda kerja dihantarkan ke perkakas berbentuk silinder yang berputar. Perkakas frais memiliki tepi potong jamak.

b. b. hampir sama dengan frais sisi. pemotong digunakan untuk memesin sisi bendakerja. maka dapat digunakan untuk pembuatan alur yang sempit atau memotong bendakerja menjadi dua. bentuk dasar frais keliling dimana lebar pemotong melewati kedua sisi bendakerja. Frais celah (slotting/slot milling). lebar pemotong lebih kecil dari lebar bendakerja. d. c. Frais keliling/datar a. Frais kangkang (straddle milling). Frais selubung (slab milling). digunakan untuk membuat alur pada bendakerja ( bila pemotong sangat tipis. Universitas Darama Persada . tatapi digunakan untuk memotong kedua sisi bendakerja. disebut frais gergaji/saw milling). Frais sisi (side milling).

Frais profil (profile milling). sehingga melewati kedua sisi bendakerja. Frais muka parsial (partial face milling). b. Frais muka a. bentuk pemotong sama dengan frais ujung. memotong bendakerja hanya pada satu sisi Frais ujung (end milling). Frais muka konvensional (convensional face milling). d. bentuk pemotong sama dengan frais ujung. c. digunakan untuk memotong keliling luar bendakerja yang datar. diameter pemotong lebih kecil daripada lebar bendakerja. Frais saku (pocket milling). sehingga terbentuk alur pada bendakerja. lebar pemotong lebih besar dari lebar bendakerja. e. digunakan untuk membuat lubang dangkal pada bendakerja yang datar. Universitas Darama Persada .

Universitas Darama Persada .3.Hob dapat memotong / memangkas permukaan gigi secara berurutan pada gerakan axial.spline atau sprocket melalui cara feeding synchronize sebuah alat yang memiliki groove ( alur ) di bagian atasnya yang terpasang pada sebuah mesin dan sebuah benda kerja.di dunia industri proses ini dikejakan menggunakan mesin hobbing Hob adalah sebuat cutting tool yang digunakan untuk membentuk gigi pada benda kerja. Pembuat roda gigi (GEAR) Sebuah teknik machining untuk membuat gigi pada gear.

Jenis jenis proses gear pada mesin hobing 1. Spur gear Spur gear merupakan tipe/model sederhana dari semua tipe gear. Spur gear terdiri dari sebuah silinder atau disk dengan gigi memproyeksikan radial. dan meskipun mereka tidak lurus-sisi dalam bentuk. Contoh proses spur gear Universitas Darama Persada . tepi tiap gigi lurus dan sejajar dengan sumbu rotasi.

Gigi helik (helical gear) Bentuk gigi ini menyilang miring terhadah sumbu roda gigi. Cotoh proses Universitas Darama Persada .2. Tingkat kemiringan dapat diatur dengan setting Hob Cutter pada mesin hobbing.

bevel gear Berbentuk seperti kerucut ( mirip payung ) terpotong dengan gigi-gigi yang terbentuk di permukaannya. dan aksis poros akan saling berpotongan. Ketika dua roda gigi bevel mersinggungan. Sudut antara kedua roda gigi bevel bisa berapa saja kecuali 0 dan 180. Roda gigi bevel dapat berbentuk lurus seperti spur atau spiral seperti roda gigi heliks.3. Contoh proses bevel gear Universitas Darama Persada . titik ujung kerucut yang imajiner akan berada pada satu titik.

maka itu adalah roda gigi heliks. Universitas Darama Persada . Jika tidak. maka itu adalah roda gigi cacing. dan bentuk badannya biasanya memanjang mengikuti arah aksial. Roda gigi cacing memiliki setidaknya satu gigi yang mampu mengelilingi badannya beberapa kali. Jika ada setidaknya satu gigi yang mencapai satu putaran mengelilingi badan roda gigi.4. Jumlah gigi pada roda gigi cacing biasanya disebut dengan thread ( ulir ). Roda gigi cacing merupakan salah satu cara termudah untuk mendapatkan rasio torsi yang tinggi dan kecepatan putar yang rendah.Worm Gear rodada gigi cacing (worm gear) menyerupai screw ( ulir ) berbentuk batang yang dipasangkan dengan roda gigi biasa atau spur. kecuali pada sudut gigi-giginya yang mendekati 90 derajat. Worm gear dengan roda helical gear.

SEKIAN Universitas Darama Persada .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful