P. 1
Anatomi Dan Fisiologi Manusia

Anatomi Dan Fisiologi Manusia

|Views: 182|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Rizki Ardiansyah on Jun 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL)
  • Desmosom
  • Gap junction
  • Plasmodesmata

Anatomi dan Fisiologi Manusia.
anatomi dan fisiologi adalah ilmu dalam bidang kesehatan / kedokteran yang
mempelajari di dalamnya anatomi dan fisiologi metabolisme tubuh, anatomi
dan fisiologi sistem saraf, anatomi dan fisiologi sistem digestif, anatomi dan
fisiologi payudara, otak, panggul, dan bagian tubuh lainnya.

Peristilahan Anatomi

•Potongan tubuh dan bagian-bagiannya digunakan untuk menggambarkan tubuh atau oran
yang terbagi menjadi dua bagian.
•Potongan sagital membagi tubuh atau oragan sacara vertical menjadi bagian kiri dan
kanan. Jika bagian kiri dan kanan sama,maka disebut potongan midsagital,jika
tidak,maka disebut potongan parasagital

•Potongan frontal(koronal) membagi tubuh atau organ secara vertical menjadi dua bagian
tubuh yaitu bagian depan dan belakang.

•Potongan horizontal(melintang) membagi tubuh secara horizontal menjadi bagian atas
dan bawah.

•Rongga tubuh adalah daerah tertutup yang melindungi organ. Rongga tubuh bagian
belakang(dorsal)meliputi rongga kranium(kepala yang melindungi otak) dan rongga
vertebral(tulang belakang yang berisi sumsum tulang belakang). Rongga depan(ventral)
meliputi rongga dada atau toraks(yang berisi paru-paru,masing-masing di dalam
pleuronnya sendiri,dan jantung di rongga pericardia) dan rongga perut dan panggul(yang
berisi organ-organ pencernaan di rongga perut,dan kandung kemih serta organ–organ
reproduksi yang terdapat dalam rongga panggul).

PENGERTIAN ANATOMI DAN FISIOLOGI
PENGERTIAN ANATOMI DAN FISIOLOGI Berasal dari bahasa latin, yaitu:• Anatomi1. Ana
=bagian, memisahkan2. Tomi (tomie) = Tomneinei = iris, potong• Fisiologi1. Fisis (Phisys) =
alam atau cara kerja2. Logos (logi) = ilmu pengetahuanAnatomi dan fisiologi adalah ilmu
pengetahuan yang mempelajari tentang susunan atau potongan tubuh dan bagaimana alat tubuh
itu bekerja.SIKAP ANATOMISuatu keadaan dimana tubuh berdiri tegak dengan posisi:1.
Tungkai (lengan dan kaki) lurus ke bawah dengan telapak tangan mengadap ke depan2. Jari-jari
tangan lurus terbuka3. Kepala tegak menghadap ke depanIstilah Letak/ Sikap Anatomi• Superior
= Bagian atas• Inferior = Bagian bawah• Anterior = Bagian depan• Posterior = Bagian belakang•
Internal = Bagian dalam• External = Bagian luar • Dekstra = Bagian kanan• Sinistra = Bagian
kiri• Lateral = Bagian samping• Medial = Bagian tengah• Sentral = Bagian pusat• Perifer =
Bagian tepi• Profunda = Dalam• Superfisial = Dangkal• Asendens = Bagian yang naik •
Desendens = Bagian yang turun• Kranial = Bagian kepala• Kaudal = Bagian ekor • Ventral =
Bagian depan ruas tulang belakang• Dorsal = Bagian belakang ruas tulang belakang• Pariental =
Selaput bagian dalam• Viseral = Selaput bagian luar • Tranversal = Melintang• Longitudinal =
Membujur Arah-arah Gerakan• Fleksio = Membengkokkan/ melipat sendi• Ekstensio =
Meluruskan kembali sendi

• Abduksio = Gerakan menjauhi badan• Abduksi = Gerakan mendekati badan• Rotasio =
Gerakan memutar sendi• Sirkumduksio = Gerakan sirkular atau pergerakan gabungan fleksi,
ekstensio, abduksio danadduksioIstilah Lain• Proksimal = Mendekati batang tubuh• Distal =
Menjauhi batang tubuh• Palmar = Ke arah palmaris manus (anggota gerak atas)• Plantar = ke
arah plantar pedis (anggota gerak bawah)• Ulnar = Ke arah ulna (tulang hasta)• Radial = Ke arah
radius (tulang pengumpil)• Tibial = Ke arah tibia (tulang kering)• Fibular = Ke arah fibula
(tulang betis)CAIRAN TUBUHPengertianAir beserta unsur-unsur di dalamnya yang diperlukan
untuk kesehatan sel disebut cairan tubuh(60% dari berat badan), cairan ini sebagian berada di
luar sel (ekstra selular) dan sebagian lagi didalam sel (intra selular).Cairan tubuh terdiri dari:1.
Cairan ekstra sel : 20%1. Cairan interstisial = 15%Merupakan medium di tengah-tengah sel
hidup, sel menerima garam, makanan serta oksigen danmelepaskan semua hasil buangannya ke
dalam caira itu juga.2. Plasma darah = 5%Merupakan sistem transport yang melayani semua sel
melalui medium cairan ekstraselular 2. Cairan intra sel : 60%Mengandung elektrolit, kalium,
fosfat dan bahan makanan seperti glukosa dan asam amino.Kerja enzim dalam sel adalah konstan
memecahkan dan membangun kembali sebagaimanadalam semua metabolisme untuk
mempertahanklan keseimbangan cairan.Pertukaran Cairan dalam JaringanCairan dalam plasma
berada di bawah tekanan hidrostatik lebih besar daripada tekananinterstisial. Oleh karena itu
cairan cairan itu cendrung untuk keluar dari pembuluh kapiler, akantetapi di dalam plasm ada
protein, sedangkan cairan interstisial mengandung sedikit protein.Protein plasma ini
mengeluarkan tekanan osmotik yang berusaha mengisap cairan masuk pembuluh kapiler.Pada
ujung kapiler arteri, tekanan hidrostatik lebih besar dari tekanan osmotik, maka
imbangankekuatan kekuatan mendorong cairan masuk jaringan. Sedangkan pada ujung kapiler
venatekanan hidrostatik kurang, tekanan osmotik mengatasinya dan menarik kembali masuk

kapiler.Secara normal cairan yang meninggalkan kapiler lebih banyak daripada caira yang
kembalimasuk ke dalamnya, kelebihan ini disalurkan melalui limfe (getah bening).Pertukaran
antara cairan intra seluler dan ekstra selular juga tergantung pada tekanan osmotik,akan tetapi
membran sel mempunyai permiabilitas selektif dan dilalui oleh beberapa bahanseperti oksigen,
karbondioksida, dan ureum secara bebas, dan juga memompakan bahan lain

masuk atau keluar untuk mempertahankan perbedaan konsentrasi dalam cairan intra selular
danekstra selular, misalnya kalium dikonsentrasikan dalam intra selular sedangkan
natriumdipompakan keluar.SISTEM MUSKULOSKELETALA. ANATOMI DAN FISIOLOGI
ORGAN-ORGAN DALAM SISTEMMUSCULOSKELETALMuskuloskeletal terdiri atas :

Mu sk u l e r /Ot o t: Otot, tendon,dan ligamen

Sk e l e t al /R a n gk a: Tulang dan sendi1. Muskuler/Otot1.1 OtotSemua sel-sel otot mempunyai
kekhususan yaitu untuk berkontraksi. Terdapat lebih dari 600 buah otot pada tubuh manusia.
Sebagian besar otot-otot tersebut dilekatkan pada tulang-tulangkerangka tubuh oleh tendon, dan
sebagian kecil ada yang melekat di bawah permukaan kulit.Fungsi sistem muskuler/otot:

Pergerakan. Otot menghasilkan gerakan pada tulang tempat otot tersebutmelekat dan bergerak
dalam bagian organ internal tubuh.

Penopang tubuh dan mempertahankan postur. Otot menopang rangka danmempertahankan tubuh
saat berada dalam posisi berdiri atau saat duduk terhadap gaya gravitasi.

Produksi panas. Kontraksi otot-otot secara metabolis menghasilkan panasuntuk mepertahankan
suhu tubuh normal.Ciri-ciri sistem muskuler/otot:

Kontrakstilitas. Serabut otot berkontraksi dan menegang, yang dapat atau tidak melibatkan
pemendekan otot.

Eksitabilitas. Serabut otot akan merespons dengan kuat jika distimulasi olehimpuls saraf.

Ekstensibilitas. Serabut otot memiliki kemampuan untuk menegang melebihi panjang otot saat
rileks.

Elastisitas. Serabut otot dapat kembali ke ukuran semula setelah berkontraksiatau
meregangJenis-jenis otota) Otot rangka, merupakan otot lurik, volunter, dan melekat pada
rangka.

Serabut otot sangat panjang, sampai 30 cm, berbentuk silindris denganlebar berkisar antara 10
mikron sampai 100 mikron.

Setiap serabut memiliki banyak inti yang tersusun di bagian perifer.

Kontraksinya sangat cepat dan kuat.Struktur Mikroskopis Otot Skelet/Rangka•Otot skelet
disusun oleh bundel-bundel paralel yang terdiri dari serabut-serabut berbentuk silinder yang

panjang, disebut myofiber /serabut otot.•Setiap serabut otot sesungguhnya adalah sebuah sel
yang mempunyai

Fungsi Sistem Skeletal :1. Memproteksi organ-organ internal dari trauma mekanis.2. Membentuk
kerangka yang yang berfungsi untuk menyangga tubuh dan otot-otot yang.3. Melekat pada
tulang4. Berisi dan melindungi sum-sum tulang merah yang merupakan salah satu jaringan
pembentuk darah.5. Merupakan tempat penyimpanan bagimineral seperti calcium daridalam
darahmisalnya.6. HemopoesisStruktur Tulang

Tulang terdiri dari sel hidup yang tersebar diantara material tidak hidup(matriks).

Matriks tersusun atas osteoblas (sel pembentuk tulang).

Osteoblas membuat dan mensekresi protein kolagen dan garam mineral.

Jika pembentukan tulang baru dibutuhkan, osteoblas baru akan dibentuk.

Jika tulang telah dibentuk, osteoblas akan berubah menjadi osteosit (sel tulangdewasa).

Sel tulang yang telah mati akan dirusak oleh osteoklas (sel perusakan tulang).Jaringan tulang
terdiri atas :a. Kompak (sistem harvesian

matrik dan lacuna, lamella intersisialis) b. Spongiosa (trabecula yang mengandung sumsum
tulang dan pembuluhdarah)Klasifikasi Tulang berdasarkan penyusunnya1. Tulang Kompak a.
Padat, halus dan homogen b.Pada bagian tengah terdapat medullary cavity yang mengandung
’yellow bone marrow”.c. Tersusun atas unit : Osteon

Haversian Systemd. Pada pusat osteon mengandung saluran (Haversian Kanal) tempat pembuluh
darah dan saraf yang dikelilingi oleh lapisan konsentrik (lamellae).e. Tulang kompak dan
spongiosa dikelilingi oleh membran tipis yang disebut periosteur, membran ini mengandung:

Bagian luar percabangan pembuluh darah yang masuk ke dalam tulang

Osteoblas2. Tulang Spongiosaa.Tersusun atas ”honeycomb” network yang disebut trabekula. b.
Struktur tersebut menyebabkan tulang dapat menahan tekananc.Rongga antara trebakula terisi
”red bone marrow” yang mengandung pembuluh darah yang memberi nutrisi pada tulang.d.
Contoh, tulang pelvis, rusuk,tulang belakang, tengkorak dan pada ujungtulang lengan dan
paha.Klasifikasi Tulang berdasarkan Bentuknya1. Tulang panjang, contoh: humerus, femur,
radius, ulna2. Tulang pendek, contoh: tulang pergelangan tangan dan pergelangan kaki3. Tulang
pipih, contoh: tulang tengkorak kepala, tulang rusuk dan sternum4. Tulang tidak beraturan:
contoh: vertebra, tulang muka, pelvis

Pembagian Sistem Skeletal1. Axial / rangka aksial, terdiri dari :

tengkorak kepala / cranium dan tulang-tulang muka

columna vertebralis / batang tulang belakang

costae / tulang-tulang rusuk

sternum / tulang dada2. Appendicular / rangka tambahan, terdiri dari :

tulang extremitas superior a. korset pectoralis, terdiri dari scapula (tulang berbentuk segitiga)
danclavicula (tulang berbentuk lengkung). b. lengan atas, mulai dari bahu sampai ke siku.c.
lengan bawah, mulai dari siku sampai pergelangan tangan.d. tangan

tulang extremitas inferior: korset pelvis, paha, tungkai bawah, kaki.B. LOW BACK REGION1.
Struktur Ruas tulang punggung dikelompokkan menjadi:1. Cervical/leher 7 ruas2.
Thoracalis/punggung 12 ruas3. Lumbalis/pinggang 5 ruas4. Sakralis/kelangkang 5 ruas5.
Koksigeus/ekor 4 ruasSistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang
digunakan untuk pertukarangas. Pada hewan berkaki empat, sistem pernapasan umumnya
termasuk saluran yang digunakanuntuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi
pertukaran gas. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Berbagai variasi
sistem pernapasan ditemukan pada berbagai jenis makhluk hidup. Bahkan pohon pun memiliki
sistem pernapasan.Pernapasan dadaPernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot
antartulang rusuk. Mekanismenyadapat dibedakan sebagai berikut.1. Fase inspirasi. Fase ini
berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dadamembesar, akibatnya
tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar
yang kaya oksigen masuk.2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya
otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga
dada menjadi kecil.Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar
daripada tekanan luar,sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida
keluar.Pernapasan perutPernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma.
Mekanismenya dapatdibedakan sebagai berikut.1. Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya
otot diafragma sehingga rongga dadamembesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi
lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.2. Fase
ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisisemula yang
dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagaiakibatnya,
tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam
rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar .Sistem pencernaanDiagram sistem pencernaan
manusia bagian perutSistem pencernaan (bahasa Inggris: digestive system) adalah sistem organ
dalam hewan multiselyang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta
mengeluarkan sisa proses tersebut. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan yang lainnya
bisa sangat jauh berbeda.Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia terjadi
di sepanjang saluran pencernaan (bahasa Inggris: gastrointestinal tract) dan dibagi menjadi 3
bagian, yaitu proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga
lambung.Selanjutnya adalah proses penyerapan sari - sari makanan yang terjadi di dalam usus.

Kemudian proses pengeluaran sisa -sisa makanan melalui anus.Diagram sistem
pencernaanDiagram sistem pencernaan1. Kelenjar ludah2. Parotis3. Submandibularis (bawah
rahang)4. Sublingualis (bawah lidah)5. Rongga mulut6. Faring7. Lidah8. Esofagus9. Pankreas10.
Lambung11. Saluran pankreas12. Hati13. Kantung empedu14. duodenum15. Saluran empedu16.
Kolon17. Kolon transversum18. Kolon ascenden19. Kolon descenden20. Ileum21. Sekum22.
Appendiks23. Rektum24. Anus

ISTILAH-ISTILAH UMUM DALAM ANATOMI
buat temen-temen yang kebingungan mata kuliah ANATOMI FISIOLOGI
TERUTAMAKALAU DI AJAR DR. WINARNO, DR. BASKORO DLL.... TANANG AJ INI
ADA ISTILAH
DASAR2 ANATOMI YANG HARUS KITA KETAHUI SEBAGAI MAHASISWA
ATRO,,,KLAU SEMUA HAFAL ISTILAH-ISTILAH INI DIJAMIN G AKAN BINGUNG
DALAMMENGHADAPI KULIAH DI ATRO WIDYA HUSADA.... NIA KU KSEH
ISTILAHANATOMI YANG SAYA COPY DAR MATA KULIAH DR.
WINARNO...ISTILAH-ISTILAH UMUM DALAM ANATOMIBerlaku di bagian tubuh :Dorsal
= menuju arah punggung, atas (dorsum = punggung)Ventral = menuju arah perut, bawah (venter
= perut)Cranial = menuju ke arah kepala, depan (cranium = tengkorak)Caudal = menuju arah
ekor, belakang (cauda = ekor)Anal = menuju arah anus, belakang (anus = dubur)Berlaku di
bagian kepala:Oral = menuju arah mulut, depan (oris = mulut)Apical = menuju arah puncak, atas
(apex = puncak)Aboral = menjauhi arah mulut, kebelakang (nucha = kuduk) Nuchal = menuju
tengkuk, kebelakang (nucha = kuduk)Rostral = menuju arah hidung (daerah hidung)Berlaku di
bagian anggota gerak (extremitas):Proximal = mendekati tubuh, ke atasDistal = menjauhi tubuh,
ke bawahDorsal = punggung tangan atau kaki depanVolar = sisi belakang tangan / kaki
depanPalmar = sisi belakang tanganPlantar = sisi belakang kaki belakangUlnar = sisi luar tangan/
kaki depanRadial = sisi dalam tangan / kaki depanFibular = sisi luar kaki belakangTibial = sisi
dalam kaki belakangBerlaku untuk orientasi bidang-bidang pada tubuh:Lateral = menjauhi
bidang median tubuh, luar Medial = mendekati bidang median tubuh, dalam,tengahMedian =
bidang tengah tubuh, memisahkan tubuh menjadi dua bagian yang simetrisSagittal = sejajar
dengan median, tetapi di luar bidang medianTransversal = tegak lurus bidang median, memotong
poros tubuhHorizontal = tegak lurus bidang median, sejajar poros tubuh

Berlaku untuk orientasi berbagai arah:Dexter = kananSinister = kiriExternus
= sebelah luar Intenus = sebelah dalamProfundus = menjauhi
permukaanSuperficialis = mendekati permukaan, luar Transversus =
melintangLongitudinalis = memanjang, menurut sumbu memanjangEcto =
luar (lapisan luar)Meso = tengah (lapis tengah)Endo = dalam (lapis dalam, di
dalam)Epi = di atas (tutup)Peri = sekeliling, sekitar Dia = pemisah,
penyebaran (diameter = garis tengah)Hypo = di bawahHyper = di atasBasis
= dasar, alas, bawahApex = puncak, atasMargo = tepi (marginal =
tepian)Berbagai sebutan sifat:Magnus = besar Brevis = kecilMajor/ majus =
besar Minor/ minus = kecilAlba = putih Nigra = hitamFlava = kuningRubra =
merahGrisea = abu-abuLutea = kuningChloros = hijauDorum/ serra =
kerasMolle = lunak Supra = atas, lebih atasInfra = bawah, lebih
bawahBerbagai bentukan / bangunanFacies = muka, permukaanFovea =

lekuk yang bulatFacialis = termasuk permukaanFascia = lembaran, balut,
selaput ototForamen = lubangSulcus = lekuk / alur

Fasciculus = berkasCanalis = Saluran, pipaCavum = RonggaCaverna = rongga (caver-nosus =
berongga-rongga)Caput = kepalaCondylus = benjol sendiCollum = leher Spina = duriCrista =
bingkai, tepian tajam, sisir Sinus = lengkung, rongga kecil, serambiProcessus = tajuFissura =
celah, robek Incissura = irisan, sobekan
Anatomi tubuh manusia
atau antropotomi ialah sebuah bidang khusus dalam anatomi yangmempelajari struktur tubuh
manusia, sedangkan jaringan dipelajari di histologi dan sel disitologi. Tubuh manusia, seperti
tubuh hewan, terdiri atas sistem, yang terdiri atas organ-organ,yang terdiri atas jaringan, yang
terdiri atas sel. Lihat sejarah anatomi untuk sejarah anatomi,termasuk anatomi manusia.Sistem
tubuh manusia* Sistem kardiovaskular: memompa darah ke seluruh tubuh* Sistem pencernaan:
pemrosesan makanan yang terjadi di dalam mulut, perut, dan usus* Sistem endokrin: komunikasi
dalam tubuh dengan hormon* Sistem kekebalan: mempertahankan tubuh dari serangan benda
yang menyebabkan penyakit* Sistem integumen: kulit, rambut* Sistem limfatik: struktur yang
terlibat dalam transfer limfa antara jaringan dan aliran darah* Sistem otot: menggerakkan tubuh*
Sistem saraf: mengumpulkan, mengirim, dan memproses informasi dalam otak dan saraf *
Sistem reproduksi: organ seks* Sistem pernafasan: organ yang digunakan bernafas, paru-paru*
Sistem rangka: sokongan dan perlindungan struktural dengan tulang* Sistem urin: ginjal dan
struktur yang dihubungkan dalam produksi dan ekskresi urinDiagram anatomi manusia

Human body features-nb.svgDiagram anatomi manusia1. Kepala2. Wajah:Dahi, Mata, Telinga,
Hidung, Mulut, Lidah, Gigi, Rahang, Pipi, Dagu3. Leher, Tenggorokan, Jakun4. Bahu5. Dada,
Buah dada, Tulang rusuk 6. Pusar 7. Perut, Pinggul8. Organ seks9. Penis/Skrotum atau
Klitoris/Vagina* Kaki:10. Paha11. Lutut12. Betis, tulang kering13. Pergelangan kaki14. Telapak
kaki, Tumit, Jari kaki* Tangan:15. Lengan16. Siku/sikut17. Pergelangan tangan18. Telapak
tangan, Jari tangan (Ibu jari, telunjuk, tengah, manis, kelingking* Tidak bernomor: Tulang
belakang, Kulit, Rektum, Anus, PantatOrgan dalam Nama-nama umum organ dalam (secara
alfabetis) :Adrenalin – Appendiks – Duodenum – Esofagus – Ginjal – Hati – Jantung – Kandung
empedu – Kandung kemih – Kulit – Kunci paha – Limpa – Mata – Otak – Ovarium – Pankreas –
Paratiroid – Paru-paru – Lambung – Pituitari – Prostat – Rahim – Thymus – Tiroid – Usus –
Vena – Zakar
Anatomi otak
Amygdala — Batang otak — Cerebellum — Korteks serebral — Hipotalamus — Sistem
limbik — medulla — otak tengah — Kelenjar pituitari — pons

Human body features-nb.svgDiagram anatomi manusia1. Kepala2. Wajah:Dahi, Mata, Telinga,
Hidung, Mulut, Lidah, Gigi, Rahang, Pipi, Dagu3. Leher, Tenggorokan, Jakun4. Bahu5. Dada,
Buah dada, Tulang rusuk 6. Pusar 7. Perut, Pinggul8. Organ seks9. Penis/Skrotum atau
Klitoris/Vagina* Kaki:10. Paha11. Lutut12. Betis, tulang kering13. Pergelangan kaki14. Telapak
kaki, Tumit, Jari kaki* Tangan:15. Lengan16. Siku/sikut17. Pergelangan tangan18. Telapak
tangan, Jari tangan (Ibu jari, telunjuk, tengah, manis, kelingking* Tidak bernomor: Tulang
belakang, Kulit, Rektum, Anus, PantatOrgan dalam Nama-nama umum organ dalam (secara
alfabetis) :Adrenalin – Appendiks – Duodenum – Esofagus – Ginjal – Hati – Jantung – Kandung
empedu – Kandung kemih – Kulit – Kunci paha – Limpa – Mata – Otak – Ovarium – Pankreas –
Paratiroid – Paru-paru – Lambung – Pituitari – Prostat – Rahim – Thymus – Tiroid – Usus –
Vena – Zakar
Anatomi otak
Amygdala — Batang otak — Cerebellum — Korteks serebral — Hipotalamus — Sistem
limbik — medulla — otak tengah — Kelenjar pituitari — pons

Anatomi Tubuh Manusia
Anatomi Tubuh Manusia disusun kedalam beberapa bagian sistem tubuh, yaitu:
1. Sistem Kerangka
Kerangka tubuh
manusia terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang satusama lainnya saling berhubungan,
terdiri dari:

Tulang kepala: 8 buah

Tulang kerangka dada: 25 buah

Tulang wajah: 14 buah

Tulang belakang dan pinggul: 26 buah

Tulang telinga dalam: 6 buah

Tulang lengan: 64 buah

Tulang lidah: 1 buah Tulang kaki: 62 buah
Fungsi kerangka
antara lain:

menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh

melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru

tempat melekatnya otot-otot

untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot

tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah

memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah
Gelang bahu
yaitu persendian yang menghubungkan lengan dengan badan.Pergelangan ini
mempunyai mangkok sendi yang tidak sempurna oleh karenabagian belakangnya
terbuka.Gelang bahu terdiri atas tulang selangka yang melengkung berupahuruf S, dan tulang
belikat yaitu sebuah tulang ceper berbentuk segi tiga.Gelang bahu berhubungan dengan rangka
batang badan hanya pada satu tempatsaja. Ujung sebelah tengah tulang selangka
dihubungkan dengan pinggir atas

tulang dada oleh sendi dada-selangka. Ujung sebelah luar tulang
selangkaberhubungan dengan dengan sebuah taju tulang belikat (ujung bahu)
denganperantaraan sendi akromioklavikula.
Sendi lutut
Ujung bawah tulang paha mempunyai dua buah benjol sendi yangbertopang pada bidang atas
tulang kering. Dengan demikian terbentuklah sebuahsendi yang dinamakan sendi lutut.
Pada dinding depan sendi lutut terdapattempurung lutut.
2. Sistem Otot
Otot punggung
sejati merupakan dua buah jurai yang amatrumit susunannya, terletak di
sebelah belakang kanan dan kiri tulang belakang,mengisi ruang antara taju duri
dan taju lintang. Otot-otot punggung sejati ituhampir sama sekali tertutup
oleh otot-otot punggung sekunder yang sebenarnyatermasuk otot-otot anggota
gerak atas dan bawah. Kedua jurai otot tersebutdinamakan penegak batang
badan dan amat penting artinya untuk sikap dangerakan tulang belakang.
3. Sistem Peredaran darah
Jantung
berbentuk runjung yang terbalik letaknya. Letak jantung dalam tubuhsedemikian
rupa sehingga ujung runjung tersebut (ujung jantung) mengarah kebawah, ke depan
dan ke kiri. Basis jantung mengarah ke atas, ke belakang dansedikit ke kanan. Pada
basis jantung inilah berhimpun aorta, batang nadi paru-paru,batang pembuluh balik atas dan
bawah beserta ke dua (atau empat pembuluh balikparu-paru).Bagian dalam jantung terdiri
atas 4 ruang: serambi kiri, bilik kiri,serambi kanan dan bilik kanan.
Serambi kiri dan bilik kiri satu sama lainberhubungan, demikian juga
serambi kanan dan bilik kanan. Bagian kiri jantungdipisahkan dari bagian kanan oleh
sekat rongga jantung.

4. Sistem pernapasan
Paru – paru
merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri darigelembung
(gelembung hawa/alveoli). Gelembung-gelembung hawa terdiri dari sel-sel epitel dan endotel.
Banyaknya gelembung paru-paru kurang lebih 700.000.000buah (paru-paru kanan dan kiri).Paru-
paru terletak pada rongga dada. Pada rongga dada tengah terletak paru-parusedangkan pada
rongga dada depan terletak jantung.Paru-paru terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kanan dan
paru-paru kiri. Paru-paru kanan terbagi atas tiga belah paru (lobus) yaitu belah paru atas,belah
paru tengah dan belah paru bawah. Paru-paru kiri terbagi atas dua belah paruyaitu belah paru atas
dan belah paru bawah.
5. Sistem Indera
Alat Penglihatan
Alat penglihatan terdiri atas bola mata, saraf penglihatan, dan alat-alat tambahanmata.Bola mata
berbentuk bulat, hanya bidang depannya menyimpang dari bentuk bolasempurna karena selaput
bening lebih menonjol ke depan. Ini terjadi karena bagianini lebih melengkung dari pada bagian
lain bola mata. Titik pusat bidang depan danbidang belakang dinamakan kutub depan dan kutub
belakang.Garis penghubungnya adalah sumbu mata atau sumbu penglihat.Bola mata dapat
dibedakan dinding dan isinya. Dindingnya terdiriatas tiga lapis. Lapis luar adalah selaput keras,
yang di depan beralih menjadiselaput bening. Lapis tengah dinamakan selaput koroid yang
melapisi selaput kerasdari dalam. Ke depan selaput koroid tidak mengikuti selaput bening. Di
tempatperalihan selaput koroid dan selaput pelangi terdapat bentuk yang lebih tebal dandikenal
sebagai badan siliar. Di tengah selaput pelangi ada lubang yang disebutmanik mata.

Alat Pendengaran
Alat pendengaran terdiri atas pendengar luar, pendengar tengah dan pendengardalam. Pendengar
luar terdiri atas daun telinga dan liang telinga luar. Dauntelinga adalah sebuah lipatan kulit yang
berupa rangka rawan kuping kenyal.Bagian luar liang telinga luar berdinding rawan, bagian
dalamnya mempunyaidinding tulang. Ke sebelah dalam liang telinga luar dibatasi oleh
selaputgendangan terhadap rongga gendangan.
Pendengar tengah terdiri atas rongga gendangan yang berhubungan dengantekak melalui tabung
pendengar Eustachius. Dalam rongga gendangan terdapat tulang-tulang pendengar, yaitu martil,
landasan dan sanggurdi. Martil melekat pada selaput gendangan dandengan sebuah sendi kecil
juga berhubungan dengan landasan. Landasan mengadakanhubungan dengan sanggurdi melekat
pada selaput yang menutup tingkap jorong pada dindingdalam rongga gendangan.
Kulit
Kulit terbagi atas kulit ari dan kulit jangat. Kulit ari terdiri atas beberapa lapis, yangteratas
adalah lapis tanduk yang terdiri atas sel-sel gepeng, sedangkan lapisterdalam disebut lapis benih
yang senantiasa membuat sel-sel epitel baru.Kulit jangat berupa jaringan ikat yang mengandung
pembuluh-pembuluh darah dan saraf-saraf. Tonjolan kulit jangat berupa jari ke dalam kulit
aridikenal dengan papil kulit jangat. Di dalamnya terdapat kapiler darah dan limfeserta ujung-
ujung saraf dengan badan-badan perasa.
6. Sistem Pencernaan
Rongga mulut
Rongga mulut mulai dari celah mulut dan berakhir di belakangpada lubang tekak. Oleh karena
lengkung gigi, rongga mulut dibagi dua bagianyaitu beranda yang terletak di luar lengkung gigi

dan rongga mulut yang terdapat dibelakangnya. Beranda dibatasi ke luar oleh bibir dan pipi yang
mengandung otot-otot mimik dan karena itu gerakannya amat luas.

Geligi
Geligi terdiri atas dua baris gigi tertutup. Setiap baris gigi merupakan suatu garis
melengkungyang pada rahang atas agak lain bentuknya daripada rahang bawah. Gigi pada
rahang atas dan pada rahang bawah letaknya sedemikian rupa sehingga penampang terbesar
setiap gigi rahangatas tepat menempati sela antara dua buah gigi rahang bawah dan sebaliknya.
Jadi sewaktumengunyah setiap gigi bekerja sama dengan dua buah gigi yang berlawanan
letaknya.
Lambung
Lambung adalah bagian saluran pencernaan makanan yang melebar sepertikantong, terletakdi
bagian atas rongga perut sebelah kiri, dan untuk sebagian tertutup oleh alat-alat yang letaknya
berdekatan seperti hati, usus besar dan limpa. Lambung berhubungan denganalat-alat itu dan
juga dengan dinding belakang rongga perut dengan perantaraan dengan beberapalipatan salut
perut.
7. Sistem Urinaria
Ginjal
Ginjal adalah suatu kelenjar berbentuk seperti kacang yang terletak padadinding belakang rongga
perut setinggi ruas-ruas tulang belakang sebelah atas, ginjal kiriletaknya lebih tinggi daripada
ginjal kanan. Sisi ginjal yang menghadap ke dalam berbentuk cekung. Di sini masuk nadi ginjal
(dari aorta) ke dalam ginjal. Nadi ini bercabang-cabangdalam jaringan ginjal.
Kandung kemih
Kandung kemih merupakan tempat berkumpulnya semua air kemih yang terpancar dari
saluranginjal. Dinding kandung kemih yang terdiri atas jaringan otot polos dapat menyesuaikan
diriterhadap banyaknya air kemih di dalam kandung kemih, karena dapat mengendor apabila
diisi perlahan-lahan dengan air kemih.
8. Sistem Reproduksi
Alat reproduksi laki-laki
Alat-alat reproduksi laki-laki dibagi atas bagian pembuat mani dan bagian penyalurmani. Bagian
pertama berupa kelenjar kelamin, yaitu buah zakar yang membentuksel-sel mani. Buah zakar
kanan dan kiri tergantung di dalam sebuah lipatan kulityang berbentuk kantong dan terletak di
bawah tulang kemaluan yang dinamakankandung buah zakar (skrotum). Pada sisi belakang
setiap buah zakar terdapat anakbuah zakar yang tergolong sebagai jalan penyalur.

Sel-sel mani keluar dari buah zakar dan masuk ke dalam anak buahzakar. Di sini sel-sel mani
melalui suatu saluran halus yang berliku-liku dan dibagian bawah anak buah zakar beralih
menjadi pipa mani, yang berjalan di depantulang kemaluan ke atas, diiringi oleh nadi buah zakar
dan anyaman pembuluhbalik. Buah zakar, anak buah zakar dan tali mani diselubungi oleh
beberapakerudung dan juga selapis otot yang bernama otot pegantung yang dapat menarikbuah
zakar dan anak buah zakar ke atas.
Alat reproduksi perempuan
Alat-alat reproduksi perempuan terdiri atas indung telur, tabung rahim, rahim,liang senggama
dan alat-alat kelamin luar. Indung telur berjumlah dua, terletakpada dinding sisi panggul kecil di

sebelah kanan dan di sebelah kiri. Masing-masingindung telur tergantung pada beberapa ikat dan
lipatan salut perut. Indung teluradalah kelenjar kelamin perempuan yang menghasilkan sel-sel
kelamin, yaitu sel-sel telur.
Sel-sel telur dalam indung telur diselubungi oleh oleh suatu selubung yang terdiri atas sel-
sel,keseluruhannya berupa bentuk yang dinamakan folikel atau gelembung Graaf. Pada
perempuanyang telah masak kelamin, folikel yang berkembang merupakan tonjolan pada
permukaan indungtelur, yang menyerupai permukaan buah srikaya. Setelah folikel masak, maka
akan pecahsambil melemparkan ke luar sel telurnya yang kini terapung dalam rongga perut
(kejadian inidisebut ovulasi).
9. Sistem Syaraf
Otak
Sistem saraf pusat berkembang dari suatu struktur yang berbentuk bumbung. Padabumbung
tersebut dapat dilihat sebuah dasar, sebuah atap dan dua dinding sisisebagai pembatas suatu
terusan yang terletak di tengah. Dalam perkembanganselanjutnya pada beberapa tempat
bumbung tadi menjadi tebal, sedangkan padatempat-tempat lain dindingnya tetap tinggal seperti
semula.
Di sebelah depan berkembang dua gelembung yang setangkup letaknya.Gelembung-gelembung
ini kemudian menjadi kedua belahan otak besar. Di sebelah belakangterbentuk otak kecil, oleh
karena itu atap bumbung di sini menjadi semakin tebal.

Sumsum Belakang
Sumsum belakang menyerupai batang kelubi yang penampangnya jorong.Letaknya dalam
terusan tulang belakang anatara rongga tengkorak dan daerah pinggang.Penampangnya dari atas
ke bawah semakin kecil, kecuali pada dua tempat, yaitu di daerah leher dan di daerah pinggang.
Di tempat-tempat ini sumsum belakang agak melebar.
10. Sistem Endokrin
Kelenjar Himofise
Kelenjar himofise adalah suatu kelenjar endokrin yang terletak di dasartengkorak, di dalam fosa
hipofise tulang spenoid. Kelenjar himofise memegangperanan penting dalam sekresi hormon dari
semua organ-organ endokrin karenahormon-hormon yang dihasilkannya dapat mempengaruhi
aktifitas kelenjarlainnya.

Kelenjar Tiroid
Kelenjar tiroid terdiri atas 2 belah yang terletak di sebelah kanan batangtenggorok diikat bersama
oleh jaringan tiroid dan yang melintasi batang tenggorok di sebelahdepan. Kelenjar tiroid
merupakan kelenjar yang terdapat di dalam leher bagian depan bawah,melekat pada dinding
pangkal tenggorok.
Sumber : Atlas of Human Anatomy Interactive, Icon Learning Sistems, 2003. Raven, P. Prof. dr,
Atlas Anatomi, Jakarta, Djambatan, 2005.Syaifudin, H. Drs. B.AC. Anatomi Fisiologi, EGC,
1997.
World Book Encyclopedia Deluxe 2005, Word Book Inc. Chicag

FARMAKOLOGI

Berasal dari kata (Yunani)
pharmakon : obat
Logia : studi/ilmu
“Ilmu tentang obat”

Pada mulanya farmakologi mencakup berbagai pengetahuan tentang obat yang
meliputi: sejarah, sumber, sifat-sifat fisika dan kimiawi, cara meracik, efek fisiologi
dan biokimiawi, mekanisme kerja, absorpsi, distribusi, biotranformasi dan ekskresi,
serta penggunaan obat untuk terapi dan tujuan lain.

Dewasa ini didefinisikan sebagai studi terintegrasi tentang sifat-sifat kimia dan
organisme hidup serta segala aspek interaksi mereka.
Atau
Ilmu yang mempelajari interaksi obat dengan organisme hidup

FARMAKOKINETIKA

Studi tentang absorpsi, distribusi, dan biotransformasi serta eksresi (eliminasi)
Atau
Pengaruh organisme hidup terhadap obat
Atau
Penanganan obat oleh organisme hidup

FARMAKODINAMIKA

Studi tentang tempat dan mekanisme kerja serta efek fisiologik dan biokimiawi obat
pada organisme hidup
Atau
Pengaruh obat terhadap organisme hidup

FARMAKOTERAPI

Merupakan cabang ilmu farmakologi yang mempelajari penggunaan obat untuk
pencegahan dan menyembuhkan penyakit

FARMAKOGNOSI
Cabang ilmu farmakologi yang mempelajari sifat-sifat tumbuhan dan bahan lain
yang merupakan sumber obat

KHEMOTERAPI

Cabang ilmu farmakologi yang mempelajari pengobatan penyakit yang disebabkan
oleh mikroba patogen termasuk pengobatan neoplasma

TOKSIKOLOGI
Ilmu yang mempelajari keracunan zat kimia termasuk obat, zat yang digunakan
dalam rumah tangga, industri, maupun lingkungan hidup lain. Dalam cabang ini
juga dipelajari cara pencegahan, pengenalan dan penanggulangan kasus-kasus
keracunan

FARMASI
Suatu sistem yang memberikan pelayanan kesehatan dengan perhatian khusus
pada pengetahuan tentang obat dan efeknya pada manusia dan hewan

OBAT

Definisi obat
• Obat adalah zat kimia yang mempengaruhi proses kehidupan (Benet,1991)
• Obat adalah substansi yang digunakan untuk merubah atau menyelidiki sistem
fisiologi atau patologi untuk keuntungan si penerimanya (WHO,1966)

• Obat dalam arti yang lebih spesifik setiap zat kimia selain makanan yang
mempunyai pengaruh terhadap atau dapat menimbulkan efek pada organisme
hidup

• Obat Esensial
adalah obat yang paling dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat
terbanyak

• Obat Generik
adalah obat dengan nama resmi yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia (FI)
untuk zat berkhasiat yang dikandungnya

• Obat Paten
adalah obat dengan nama yang merupakan milik produsen yang bersangkutan

• Obat Plasebo
adalah oabt buatan yang tidak mengandung zat berkhasiat atau obat yang tidak
berkhasiat

• Obat tradisional
adalah obat yang berasal dari bahan-bahan tumbuhan, hewan maupun mineral dari
alam secara murni, yang dibuat dan diolah secara sederhana berdasarkan turun

temurun, dimana efek, dosis dan bentuknya sangat bervariasi dalam
penggunaannya

PENGGOLOGAN OABAT

Golongan oabat adalah penggolongan yang dimaksud untuk meningkatkan
keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi nya,
terdiri dari:

• Obat bebas
Obat dijual bebas, tersebar diapotik sampai diwarung, mempunyai logo berwarna
Hijau

• Obat Bebas Terbatas
Obat keras dengan batasan jumlah dan kadar isi berkhasiat dan harus ada tanda
peringatan (P)
Dijual bebas mempunyai logo berwarna Biru

• Obat Keras (Daftar G = Gevaarijk = berbahaya)
Obat berkhasiat keras yang untuk memperolehnya harus dengan resep dokter,
mempunyai logo berwarna Merah

• Obat Narkotika ( Daftar O = Opiat)
yaitu obat yang termasuk golongan narkotik dengan turunannya, psikotropik dan
anastesi lokal maupun umum, untuk memperolehnya harus denagan resep dokter
dan apotik wajib melaporkannya.

Asal obat

Obat diperoleh:
• Tumbuhan ……….………Kuinin
• Hewan ………………….. Insulin
• Mineral………………….. Koalin
• Mikroorganisme…………Penisilin
• Sintesa……………..........Sulfonamida

RUTE PENGGUNAAN OBAT

Obat dapat diberikan dengan berbagai macam cara :

Jika dikaitkan dengan saluran cerna, maka:
1.Enteral
cara pemberian obat melalui jalur saluran cerna atau saluran oral-gastrointestinal,
dimulai dari mulut sampai poros usus (rektum)
• P.O
• Sublingual
• Rektal

2. Parenteral
Cara pemberian dengan menempatkan obat diluar saluran cerna, meliputi:
• Topikal
• Injeksi (intrsdermsl, subkutan, intramuskular, i.v. dsb.
• Inhalasi

Jika dikaitkan dengan sistem vaskuler, pemberian obat dapat diklasifikasikan
menjadi:
1. Intravaskuler
menempatkan obat langsung kedalam aliran darah (mis: i.v.)

2. Ekstra-vaskuler
pemberian atau penempatan obat diluar atau tidak langsung ke sistem aliran darah
(mis: p.o.,i.m.,)

Sediaan obat melalui oral

• Bentuk obat padat
a. Tablet
- Tablet kempa,
- Tablet kunyah
- Tablet salut :
salut gula, salut film polimer, salut enteric, salut yang tahan terhadap asam
lambung, salut yang hanya hancur di usus.
- Tablet efervesen : dilarutkan dalam air

b. Kapsul
- Kapsul gelatin keras : ada wadah dan tutup
- Kapsul gelatin lunak : Buatan pabrik
langsung

c. Serbuk
- serbuk terbagi : satu bungkus untuk satu dosis
- serbuk tak terbagi : serbuk banyak seperti bedak
- serbuk efervesen : dilarutkan dalam air

• Bentuk obat cair

a. Larutan : jika tidak disebut lain pelarut adalah air
b. Sirup : larutan obat dalam larutan gula
c. Emulsi : campuran dua zat yang tidak saling campur ( tipe
o/w atau w/o)
d. Suspensi oral : campuran obat padat terbagi halus yang terdispersi dalam
medium cairan

Sediaan obat melalui parenteral
Wadah untuk larutan injeksi dapat berupa :
• ampul, 1ml, 2ml, 5ml, 10ml.
• Vial atau Flakon, tertutup karet atau alumunium
• Botol infus, 500ml.
Macam bentuk sediaan parenteral
• Berupa larutan dalam air
• Larutan dalam minyak
• Solutio petit (Mis: injeksi luminal)
• Suspensi obat padat dalam aqua
• Suspensi dalam minyak
• Emulsi
• Kristal steril yang dilarutkan dalam aqua steril
• Cairan invus intravena
• Cairan untuk diagnosa
Macam rute parenteral:
1. Injeksi intrakutan/intradermal:
disuntikan sedikit ke dalam kulit
2. Injeksi subkutan/hipodermik :
disuntikan dibawah kulit
3. Injeksi intramuskular :
disuntikan kedalam otot
4. Injeksi intravena :
disuntikan kedalam pembuluh vena
5. Injeksi intratekal/intraspinal/intradural :
disuntikan kedalam sumsum tulang belakang
6. Injeksi intraperitonial:
disuntikan kedalam perut, sudah jarang dilakukan
7. Injeksi peridural, ektradural, epidural:
disuntikan ke lapisan penutup otak
8. Injeksi intrasisternal:
disuntikan ke sumsum tulang belakang dasar otak
9. Injeksi intrakardial:
disuntikan langsung ke dalam jantung

Penggunaan obat melaui inhalasi
Obat bentuk gas atau uap diabsorpsi sangat cepat melaui Hidung, Trachea,
Paru-paru, dan selaput lendir pada perjalanannya.

Cara lama: anestesi dituangkan pada kain kasa sebagai tutup hidung, uap yang ada
diisap.

Cara medern : menggunakan tutup hidung dan dipasangkan ke mesin
Penggunaan obat melalui selaput lendir
• Tablet bukal
• Tablet sublingual
• Permen larut dalam mulut
• Tablet hipodermik
• Tablet implantasi
• Okulenta : salap mata
• Larutan mata
• Suspensi hidung
* Tetes hidung
* Tetes telinga
* Supositoria : melalui dubur
* Basila : melalui saluran kencing
* Tablet oval vagina

Penggunaan obat topical pada kulit
1. Bentuk obat padat untuk penggunaan topikal adalah serbuk yang tujuannya
menyerap lembab, mengurangi geseran antar dua lipatan kulit dan sebagai bahan
pembawa obatnya.
2. Bentuk obat cair untuk penggunan topical :
sediaan basah seperti kompres, celupan dan untuk mandi : larutan Rivanol, larutan
P.K (Permanganas Kalicus)
Lotion, digunakan untuk efek menyejukan, tidak digunakan pada luka berair
Linimen, suatu larutan dalam alkohol atau minyak
3. Bentuk obat semi/setengah padat pada penggunaan topical
- salap, digunakan untuk kulit
- krim, mengandung banyak air
- pasta,
- Jeli
4. Bentuk obat aerosol untuk penggunaan topical
- Aerosol semprotan pembasah atau permukaaan
- Aerosol aliran semprotan
- Aerosol busa

FARMAKOKINETIKA

Obat yang masuk kedalam tubuh melalui berbagai macam cara pemberian
umumnya mengalami proses absorpsi, distribusi dan pengikatan untuk sampai di
tempat kerja dan menimbulkan efek, kemudian dengan atau tanpa biotransformasi,
obat di ekskresi dari dalam tubuh, seluruh proses ini disebut proses farmakokinetik
dan berjalan serentak.

“Dapat di gambarkan”

- Kerja suatu obat merupakan hasil dari banyak proses
- Kebanyakan sangat rumit
- Tetapi pada umumnya didasari oleh suatu rangkaian reaksi yang dibagi dalam 3
fase:
1. Fase farmasetika
2. Fase farmakokinetika
3. Fase farmakodinamika

Fase farmasetika

Meliputi hancurnya bentuk sediaan obat dan melarutnya bahan obat (disolusi)
untuk sediaan obat padat
misal:

Tablet---------------disentegrasi------------------------------disolusi

Efek obat tidak tergantung semata-mata pada faktor-faktor farmakologi melainkan
juga pada bentuk sediaan dan terutama pada formulasinya

Faktor-faktor formulasi yang dapat merubah efek obat dalam tubuh antara lain:
1. bentuk fisik zat aktif
2. keadaan kimiawi
3. zat-zat pembantu
4. proses teknik yang digunakan untuk membuat sediaan.

Fase farmakokinetika

Meliputi proses-proses yang berlangsung pada pengambilan suatu bahan obat
kedalam organisme yaitu proses absorpsi dan distribusi, sedangkan eliminasi
merupakan proses-proses yang menyebabkan penurunan konsentrasi obat dalam
organisme (biotransformasi dan ekskresi)

Dari pandangan farmakokinetik, organisme diartikan sebagai sistem terbuka atau
sistem aliran karena senantiasa berlangsung pertukaran bahan-bahan dan
pertukaran energi dengan sekitarnya untuk mencapai kesetimbangan.
Organisme akan berusaha untuk mengembalikan keadaan kesetimbangan ini
secepatnya apabila terjadi perubahan
Pemberian obat berarti gangguan terhadap kesetimbangan aliran yang
mempengaruhi organisme untuk meniadakannya.

Fase farmakodinamik

Merupakan interaksi obat-reseptor dan juga proses-proses yang terlibat dimana
akhir dari efek farmakologi terjadi.

Absorpsi

Pengambilan dari permukaan tubuh (termasuk mukosa saluran cerna) atau dari
tempat-tempat tertentu dalam organ dalam kedalam aliran darah atau kedalam
sistem pembuluh darah limfe dan selanjutnya didistribusikan kedalam organisme
keseluruhan
Obat baru akan berkhasiat apabila berhasil mencapai konsentrasi yang sesuai pada
tempat kerjanya maka suatu absorpsi yang cukup merupakan suatu syarat untuk
efek terapeutik
Absorpsi kebanyakan obat terjadi secara dipusi pasif.
Kecepatan absorpsi dan kuosien (hubungan bagian yang diabsorpsi terhadap
jumlah yang diberikan) bergantung pada banyak faktor, antara lain:
1. sifat fisika-kimia obat
2. derajat kehalusan partikel
3. sediaan obat
4. dosis
5. rute pemberian
6. tempat pemberian
7. waktu kontak dengan permukaan absorpsi
8. besarnya luas permukaan yang mengabsorpsi
9. nilai pH dalam darah
10. integritas membran
11. aliran darah

Bioavailabilitas

Menyatakan jumlah obat dalam porsen terhadap dosis yang mencapai sirkulasi
sistemik dalam bentuk utuh atau aktif.
Hal ini terjadi karena untuk obat-obat tertentu tidak semua yang diabsorpsi akan
mencapai sirkulasi sistemik
Sebagian akan dimetabolisme oleh enzim di dinding usus (pada pemberian oral)dan
atau dihati pada lintas pertama melalui organ-organ tersebut
Metabolisme ini disebut metabolisme atau eliminasi lintas pertama atau eliminasi
prasistemik.

Faktor-faktor yang mempengaruhi bioavailabilitas :

1. Faktor obat
- sifat-sifat fisikokimia obat
- formulasi obat

2. Faktor penderita
- pH saluran cerna
- kecepatan pengosongan lambung
- waktu transit dalam saluran cerna
- perfusi saluran cerna
- kapasitas absorpsi
- metabolisme dalam lumen sal. Cerna
- kapasitas metabolisme dalam dinding saluran cerna dan hati
3. Interaksi dalam absorpsi di saluran cerna
- adanya makanan
- perubahan pH saluran cerna
- perubahan motilitas sal. Cerna
- gangguan pada fungsi normal mukosa usus
- interaksi langsung.

Distribusi

Merupakan penyebaran obat dari lumen pembuluh darah ke seluruh tubuh
Dalam sirkulasi sistemik obat yang di absorpsi sebagia akan berikatan dengan
protein plasma sehingga bersifat farmakologis inaktif
Hanya obat yang bebas akan didistribusikan dan mencapai site of action
Distribusi organ khusus:
- otak
- plasenta

Biotransformasi

Merupakan proses perubahan struktur kimia obat yang terjadi dalam tubuh dan
dikatalisis oleh enzim
Tujuan biotransformasi yaitu agar obat menjadi lebih polar (lebih larut dalam air)
sehingga lebih mudah di ekskresikan

Terdiri dari dua tahap :
1. reaksi fase I (Non Sintetis)
obat asal dengan proses oksidasi, reduksi dan hidrolisis diubah menjadi metabolic
yang lebih polar, yang dapat bersifat inaktif, kurang aktif atau lebih aktif dari
bentuk aslinya
2. reaksi fase II (sintetis)
Merupakan konjugasi metabolic hasil fase I dengan substrat endogen.
hasil konjugasi ini bersifat lebih polar dan lebih mudah terionisasi sehingga lebih
mudah diekskresikan
Tempat terjadi : Hepar, paru-paru ginjal, dinding usus dan darah
Ekskresi

Obat dikeluarkan dari tubuh melalui organ ekskresi
Organ ekskresi terpenting adalah :

- ginjal
- air mata
- air susu
- rambut
Ekskresi obat menurun pada gangguan ginjal sehingga dosis harus diturunkan atau
interval diperpanjang

FARMAKODINAMIKA
Merupakan cabang ilmu yang mempelajari efek biokimiawi dan fisiologi obat serta
mekanisme kerjanya

Tujuannya adalah mempelajari mekanisme kerja obat yaitu untuk meneliti efek
utama obat, mengetahui interaksi obat dengan sel dan mengetahui urutan
peristiwa serta sepektrum efek dan respon yang terjadi

Kerja dan Efek

kerja : perubahan kondisi yang mengakinatkan timbulnya efek atau respon
Efek : perubahan fungsi struktur atau proses sebagai akibat kerja obat

Tempat Kerja

Obat dapat bekerja pada:
- Pada tempat aplikasi. Mis: salap
- Selama transport dalam tubuh
Mis: diuretik osmotik seperti manitol
- Pada tempat (jaringan atau sel) tertentu
mis: eter dan atropin

Mekanisme Kerja Obat

Bagaimana obat bisa bekerja sehingga menimbulkan efek.
Dapat dibagi dua golongan besar:
• Yang diperantarai reseptor
• Yang tidak diperantarai reseptor

Kerja yang tidak diperantarai reseptor ialah kerja yang berdasarkan atas sifat-sifat
fisikokimia secara sederhana
• Berdasarkan sifat fisika:

Rasa : senyawa-senyawa dengan rasa pahit secara reflek akan meningkatkan aliran
asam klorida kedalam lambung, peristiwa ini akan menambah napsu makan,
contohnya Gentian

• Berdasarkan sifat kimia
Asam basa : asam klorida pada pengobatan hipoklorida dan antasida pada
pengobatan tukak lambung
Khelasi: logam-logam berat seperti timbal dan tembaga dapat dikeluarkan dari
tubuh dengan bantuan senyawa-senyawa yang dapat membentuk kompleks khelat
dengan logam itu, mis: EDTA dan Dimerkaprol

Reseptor obat

Resept obat atau reseptor farmakologik (selanjutnya disebut reseptor saja) ialah:
Komponen speifik sel yang dapat berinteraksidengan obat dan hasil interaksi ini
menimbulkan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang pada akhirnya menimbulkan
efek atau respon.

Obat yang dapat menghasilkan efek setelah berinteraksi dengan reseptor
dinamakan agonis
Sedangkan yang tidak menimbulkan efek disebut antagonis.

Sifat dan Fungsi Reseptor

Dari data analisis fisiko-kimiawi menunjukan bahwa reseptor merupakan
makromolekul yang dapat berupa lipoprotein, glikoprotein, lipid, protein atau asam
nukleat

Reseptor obat dalam tubuh hewan pada umumnya merupakan reeptor fisiologik
yaitu reseptor untuk senyawa-senyawa endogen seperti hormon,neurotransmiter
dan autokoid.

Kebanyakan reseptor merupakan komponen fungsional membran plasma dan
hanya sebagian kecil yang berlokasi di dalam sel

Reseptor yang terletak pada permukaan sel meliputi reseptor untuk
neurotransmiter, hormon peptida (mis: insulin), sedangkan reseptor yang terdapat
di dalam sel(reseptor intraseluler) mis: reseptor untuk steroid.
Reseptor berfungsi untuk menerima rangsangan (stimulus) dengan mengikat
senyawa endogen (obat) yang sesuai kemudian menyampaikan informasi yang
diterimanya itu kedalam sel dengan langsung menimbulkan efek seluler melalui
perubahan permiabilitas membran (mis: reseptor nikotinik)
Disamping sebagai alat komunikasi reseptor juga dapat berfungsi sebagai enzim
dan asam nukleat.

Interaksi Obat-Reseptor

Istilah reseptor dalam fisiologi hampir selalu dikaitkan dengan proses komunikasi,
baik komunikasi antar sel maupun komunikasi antar organisme dengan lingkungan
luarnya

Komunikasi antar sel bagiorganisme multiseluler mempunyai peranan penting yaitu
untuk mengatur perkembangan dan organisasi dalam jaringan, mengontrol
pertumbuhan dan pembelahan sel serta mengkoordinasi berbagai kegiatan
kehidupan

Macam-macam Efek Obat

1. Efek sistemin
adalah obat beredar ke seluruh tubuh melalui sirkulasi darah
2. Efek lokal
obat yang mempunyai efek hanya setempat dimana obat digunakan.
Mis: oral kumur, injeksi anestesi lokal, dsb.

Efek Obat

Dalam pengobatan efek obat dapat di bagi menjadi:
- efek normal :
efek yang timbul pada kebanyakan individu
- efek abnormal
efek yang dialami individu atau kelompok tertentu
Kedua macam efek tersebut dapat terjadi pada dosis terapi

Kebanyakan obat jika diberikan dalam dosis terapi dapat menimbulkan lebih dari
satu jenis efek:
Efek utama (primer):
efek yang menjadi tujuan utama pengobatan
Efek samping (efek tambahan):
Efek yang tidak menjadi tujuan utama pengobatan, efek ini dapat bermanfaat atau
merugikan (mengganggu) tergantung dari kondisi dan situasi pasien.

Sebagai contoh:
Penggunaan antihistamin yang dimaksudkan untuk menghambat kerja histamin,
ternyata bahwa antihistamin dapat menimbulkan rasa ngantuk. Bagi pasien yang
memerlukan istirahat (tidur) jelas efek ini menguntungkan, tetapi bagi pasien yang
bekerja memerlukan kewaspadaan yang tinggi efek ini merugikan karena dapat
membahayakan jiwanya.

Efek utama (primer) dapat menimbulkan efek sekunder
yaitu efek yang tidak diinginkan dan merupakan reaksi organisme (tubuh) terhadap
efek primer suatu obat.
Mis:
Diare yang timbul akibat penggunaan tetrasiklin (antibiotik spektrum luas) secara
oral. Peristiwa ini terjadi karena antibiotik itu membunuh flora usus yang
mempunyai fungsi normal bagi tubuh sehingga hal ini akan merugikan kesehatan
pasien, efek sekunder karena tetrasiklin ini dapat pula menyebabkan timbulnya
infeksi oleh mikroorganisme lain misalnya jamur atau kuman yang resisten
terhadap antibiotik yang bersangkutan.

Efek abnormal

Meliputi:
A. Idiosinkrasi
Efek suatu obat yang secara kwalitatif berlainan sekali dengan efek terapi
normalnya, dapat timbul secara individu, familier atau rasial.
contoh:
Obat primaquin sebagai anti malaria dapat menimbulkan hemolisis yang hebat.
B. Toleransi
Kurang rektif (hiporeakti) Untuk menimbulkan efek dengan intensitas tertentu
dibutuhkan dosis yang lebih tinggi dari pada dosis lazim.

Ada tiga toleransi:
1. Toleransi primer ialah toleransi bawaan yang terdapat pada sebagian orang dan
binatang
2. Toleransi sekunder ialah toleransi yang diperoleh akibat penggunaan obat yang
sering diulangi
3. Toleransi silang ialah toleransi yang terjadi akibat penggunaan obat-obat yang
mempunyai struktur kimia yang serupa, dapat pula terjadi antara zat-zat yang
berlainan, mis: alkohol dan barbiturat.

C. Intoleransi
Individu yang tergolong hipereaktif akan memberikan respon terhadap obat
walaupun oabt itu diberihan dalam dosis yang sangat kecil (jauh dari dosis lazim)

D. Alergi (Hipersensitif)
suatu reaksi alergi yang merupakan respon abnormal terhadap obat atau zat
dimana pasien sebelumnya telah kontak dengan obat tersebut sehingga
berkembang timbulnya antibodi.

Efek lain yang timbul berkaitan dengan obat:

1. Resistensi
adalah keadaan tubuh yang tidak memberikan respon pada obat karena perubahan
fisiologi tubuh
2. Habituasi
suatu ketergantungan psikologik terhadap obat-obat tertentu, mis: obat penenang
dengan ciri:
- selalu ingin menggunakan obat
- tanpa kecenderungan untuk menaikka dosis
- timbul beberapa ketergantungan psikhis
- Merugikan pada individu sendiri
3. Adiksi
suatu ketergantungan dan ketagihan psikologik dan fisik terhadap obat-obat

tertentu, Mis: Morfin, dengan ciri-ciri:
- ada dorongan untuk selalu menggunakan suatu obat
- ada kecenderungan menaikan dosis
- ada ketergantungan psikhis dan ketergantungan fisik
- Merugikan individu dan masyarakat

Efek Penggunaan Obat Campuran

1.Adisi
campuran obat yang sejalan dan menghasilkan efek yang merupakan jumlah dari
masing-masing obat
2. Sinergis
campuran obat yang saling sejalan dan saling melengkapi
3. Potensiasi
campuran obat yang saling menguntungkan satu sama lain
4. Antagonis
campuran obat yang saling berlawanan dan menghasilkan efek yang tidak
diinginkan atau tidak ada efek terapinya

5. Kompetisi
campuran obat yang saling bersaing untuk menghasilkan efek terapi lebih dahulu

Spesifitas dan Selektivitas

Suatu obat dikatakan spesifik bila kerjanya terbatas satu jenis reseptor
Dikatakan selektif bila menghasilkan satu efek pada dosis rendah dan efek lain baru
muncul pada dosis yang lebih besar
Obat yang spesifik belum tentu selektif, tetapi obat yang tidak spesifik dengan
sendirinya selektif

Dosis Obat

Dosis obat yang harus diberikan pada pasien untuk menghasilkan efek yang
diharapkan tergantung dari banyak faktor antara lain:
1. Usia
2. Bobot badan
3. Kelamin
4. Besarnya permukaan badan
5. Beratnya penyakit
6. Keadaan pasien

pengertian patologi

Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan
perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh.
Bidang patologi terdiri atas patologi anatomi dan patologi klinik. Ahli patologi anatomi membuat
kajian dengan mengkaji organ sedangkan ahli patologi klinik mengkaji perubahan pada fungsi
yang nyata pada fisiologi tubuh.

Sistem Organ Pada Manusia - Pada Kesempatakan kali ini Pustaka sekolah akan share
mengenai sistem orgam pada manusia. Yup organ manusia dipelajari baik siswa dijenjang
sekolah dasar atau menengah serta di analasis oleh para mahasiswa dengan jurusan eksakta,
biologi atau kedokteran. Berikut selengkapnya sistwm organ tersebut:

Tenggorokan

Dalam anatomi, tenggorok adalah bagian dari leher yang terdiri dari faring dan laring.
Tenggorok memiliki sebuah selaput otot yang dinamakan epiglottis yang berfungsi untuk
memisahkan esofagus dari trakea dan mencegah makanan dan minuman untuk masuk ke saluran
pernapasan. Tenggorok itu terdiri dari 2 bagian: Jalan makan (keronggongan): Orofaring,
hipofaring dan esofagus dan Jalan napas (tenggorok): Faring, laring dan trakea.

Jantung

Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, organ berotot yang memompa darah lewat
pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan
dengan jantung, dari Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu Organ Tubuh
Manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.

Usus

Usus adalah bagian dari sistem pencernaan yang bermula dari lambung hingga anus. Pada
manusia dan mamalia lain, usus terdiri dari dua bagian: usus kecil dan usus besar (kolon). Pada
manusia, usus kecil terbagi lagi menjadi duodenum, jejunum, dan ileum, sedangkan usus besar
terbagi menjadi cecum, kolon, dan rektum.

Usus

halus

Usus halus atau usus kecil adalah bagian dari saluran pencernaan yang terletak di antara lambung
dan usus besar. Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus
kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Pada usus dua belas jari terdapat dua muara
saluran yaitu dari pankreas dan kantung empedu.

Usus

besar

Usus besar atau kolon dalam anatomi adalah bagian usus antara usus buntu dan rektum. Fungsi
utamaorgan tubuh manusia ini adalah menyerap air dari feses. Pada mamalia, kolon terdiri dari
kolon menanjak (ascending), kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending), kolon
sigmoid, dan rektum. Bagian kolon dari usus buntu hingga pertengahan kolon melintang sering
disebut dengan “kolon kanan”, sedangkan bagian sisanya sering disebut dengan “kolon kiri”.

Usus dua belas jari

Usus dua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah lambung
dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum). Bagian usus dua belas jari merupakan bagian
terpendek dari usus halus, dimulai dari bulbo duodenale dan berakhir di ligamentum Treitz.

Usus dua belas jari merupakan organ retroperitoneal, yang tidak terbungkus seluruhnya oleh
selaput peritoneum. pH usus dua belas jari yang normal berkisar pada derajat sembilan.

Fungsi Usus dua belas jari bertanggung jawab untuk menyalurkan makanan ke usus halus.
Secara histologis, terdapat kelenjar Brunner yang menghasilkan lendir. Dinding usus dua belas
jari tersusun atas lapisan-lapisan sel yang sangat tipis yang membentuk mukosa otot.

Urin

Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang
kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan
untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk
menjaga homeostasis cairan tubuh. Namun, ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin
sebagai sarana komunikasi olfaktori. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju
kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra. Fungsi utama urin adalah untuk
membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh.

Anggapan umum menganggap urin sebagai zat yang \”kotor\”. Hal ini berkaitan dengan
kemungkinan urin tersebut berasal dari ginjal atau saluran kencing yang terinfeksi, sehingga
urinnya pun akan mengandung bakteri. Namun jika urin berasal dari ginjal dan saluran kencing
yang sehat, secara medis urin sebenarnya cukup steril dan hampir tidak berbau ketika keluar dari
tubuh. Hanya saja, beberapa saat setelah meninggalkan tubuh, bakteri akan mengkontaminasi
urin dan mengubah zat-zat di dalam urin dan menghasilkan bau yang khas, terutama bau amonia
yang dihasilkan dari urea. Urin dapat menjadi penunjuk dehidrasi. Orang yang tidak menderita
dehidrasi akan mengeluarkan urin yang bening seperti air. Penderita dehidrasi akan
mengeluarkan urin berwarna kuning pekat atau cokelat.

Empedu

Empedu adalah cairan bersifat basa yang pahit dan berwarna hijau kekuningan, yang
disekresikan oleh hepatosit hati pada sebagian besar vertebrata. Pada beberapa spesies, empedu
disimpan di kantung empedu dan dilepaskan ke usus dua belas jari untuk membantu proses
pencernaan.

Pankreas

Pankreas adalah organ pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan
enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti insulin. Pankreas terletak pada bagian
posterior perut dan berhubungan erat dengan duodenum (usus dua belas jari).

Hati

Hati adalah sebuah organ dalam vertebrata, termasuk manusia. Organ ini memainkan peran
penting dalam metabolisme dan memiliki beberapa fungsi dalam tubuh termasuk penyimpanan
glikogen, sintesis protein plasma, dan penetralan obat. Dia juga memproduksi bile, yang penting
dalam pencernaan. Istilah medis yang bersangkutan dengan hati biasanya dimulai dalam hepat-
atau hepatik dari kata Yunani untuk hati, hepar.

Ginjal

Ginjal adalah organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari
sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya
bersama dengan air dalam bentuk urin. Cabang dari kedokteran yang mempelajari ginjal dan
penyakitnya disebut nefrologi.

Paru-paru

Paru-paru adalah organ pada sistem pernapasan (respirasi) dan berhubungan dengan sistem
peredaran darah (sirkulasi) vertebrata yang bernapas dengan udara. Fungsinya adalah menukar
oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Prosesnya disebut “pernapasan eksternal”
atau bernapas. Paru-paru juga mempunyai fungsi nonrespirasi. Istilah kedokteran yang
berhubungan dengan paru-paru sering mulai di pulmo-, dari kata Latin pulmones untuk paru-
paru.

Limpa

Limpa adalah kelenjar tanpa saluran (ductless) yang berhubungan erat dengan sistem sirkulasi
dan berfungsi menghancurkan sel darah merah tua. Organ Tubuh Manusia ini dianggap
merupakan salah satu pusat kegiatan pada sistem retikuloendotelium. Awalnya, peranan limpa
tidak dimengerti dengan jelas. Tapi, akhir-akhir ini, ditemukan bahwa ketidakhadiran limpa
dapat mendorong timbulnya beberapa jenis infeksi.

Lambung

Lambung adalah Organ Tubuh Manusia setelah kerongkongan yang berfungsi untuk
menghancurkan atau mencerna makanan yang ditelan dan menyerap sari atau nutrisi makanan
yang penting bagi tubuh. Pada hewan memamah biak, makanan di lambung dicampur dengan
enzim-enzim pencernaan, kemudian dikeluarkan kembali ke mulut untuk dikunyah sekali lagi.
Fungsi lambung sebagai fungsi motoris adalah: \”Fungsi reservoir, menyimpan makanan sampai

makanan tersebut sedikit demi sedikit dicerna dan bergerak pada saluran cerna, memecah
makanan menjadi halus. Dan mencampurkan dengan getah lambung melalui kontraksi otot.[ps]

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->