TUGAS MESIN KALOR PERBANDINGAN SISTEM KARBULATOR DENGAN SISTEM INJEKSI EFI D I S U S U N OLEH

:
NAMA : YOSEP HARTONY P.S NIM :1105012198 KELAS : ME-4D M.KULIAH : MESIN KALOR

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul“PERBANDINGAN SISTEM PADA KARBURATOR DAN INJECSI EFI” Makalah ini berisikan tentang informasi “PERBANDINGAN FUNGSI SISTEM PADA KARBURATOR DAN INJEKSI EFI” yang lebih khususnya membahas penerapan, karakteristik serta perspektif. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang “PERBEDAAN SISTEM PADA KARBURATOR DAN INJEKSI EFI” Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, saya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-basarnya. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. Medan,22Mei2013 Penyusun

YOSEP HARTONY P.S

............................................................................................................................................. BAB I PENDAHULUAN A.................................................. Cara Kerja Saat Kondisi Mesin Dingin.............. I............................. F..... B...................................................................................... J....... Cara Servis Karburator ......... C................................................ BAB II PEMBAHASAN A.................................... Cara Kerja Sistem EFI .................................................... Saat penginjeksian (injection timing) dan lamanya penginjeksian............................... L........................................................................ Cara kerja saat akselerasi (percepatan)....................... Saran ............. Sistem Karburator ........................ BAB III PENUTUP A............................................................................................................................ DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................................................................................................................................ B.................................................................................. Latar Belakang Masalah .......................... G.......................................................................................... Tujuan Penulisan ............... DAFTAR ISI....................................................... H........................... Sistem injeksi Efi.................... Komponen Karburator .... B.......... Cara Pemeliharaan Karburator........... K.................................................... Cara kerja saat putaran menengah dan tinggi............................... Cara kerja saat putaran rendah...................................... Cara Kerja Karburator ..................... Kesimpulan............................................................................... D.................................................................................. E................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ...............................................................

kalau misalkan komponen ini di tiadakan tentu saja kendaraan kita tidak akan berfungsi. .BAB I PENDAHULUAN A. Maka dari itu kami sangat termotivasi untuk membahas materi tentang Perbandingan Sistem Karburator dengan Sistem Injeksi efi. Latar Belakang Hal yang terpenting yang ada pada kendaraan salah satunya adalah karburator. Selain itu juga saya menyusun makalah ini guna memenuhi tugas salah satu mata kuliah.

2.B. 4. Dapat mengetahui perbandingan sistem Karburator sisten injeksi efi Dapat mengetahui cara Kerja Karburator dan injeksi efi Dapat mengetahui komponen Karburator dan injeksi efi Dapat mengetahui cara Servis Karburator dan injeksi efi Dapat mengetahui cara Pemeliharaan Karburator dan injeksi efi . Tujuan Penulisan Tujuan dari pembuatan makalah ini supaya : 1. 3. 5.

kemudian dapat memudahkan mesin untuk hidup.BAB II PEMBAHASAN Perbandingan Sistem Injeksi EFI dengan Sistem Karburtor PERBADINGAN SISTEM KARBURATOR DENGAN INJEKSI EFI A. Fungsi kerja pada karburator ialah pada waktu zuiger bergerak dari TMA ke TMB didalam langkah hisap. jadi jarum ini fungsinya mengatur jumlah bensin yang keluar dari mulut nozzel. Kehampaan ini mengakibatkan udara yang ada diluar karburasi terhisap masuk melalui filter kemudian masuk melewati bagian karburator. karena karburator dapat mengatur akselerasi kecepatan kendaraan pada berbagai tingkat beban dan kecepatan. maka pada ruangan silinder terjadi pembesaran ruangan sehingga menimbulkan kehampaan pada ruang bakar atau ruang silinder. berikut contoh gambar cara kerja pada karburasi. . kemudian gas tersebut masuk kedalam ruang Silinder. Bensin yang ada di dalam karburator ukit terhisap bersama udara melalui nozzle sehingga membentuk partikel-partikel kecil yang bercampur udara yang disebut dengan Gas. dan juga memberikan tenaga yang besar pada mesin kendaraan dan juga bekerja dengan ekonomis. Besar lubang pada nozzel dapat diatur oleh sebuah jarum yang kebanyakan orang menyebutnya jarum skep atau bahasa tehniknya throttle valve. Sistem Karburator ( Karburation ) Karburator memang sangat penting dalam kendaraan bermotor.

8. Chuke berfungsi untuk memperkecil tekanan udara yang masuk keruang bakar. Tutup jarum skep berfungsi untuk menghubungkan jarum sekep dengan olor gas yang menggerakkan jarum skep naik turun ketika gas di tarik. 3. Filter dan kran bensin .Adapun bagian-bagian yang wajib kita ketahui dari karburator yaitu antara lain : 1. Jarum skep berfungsi untuk mengatur jumlah bensin yang keluar dari mulut nozzle. 7. Sehingga jarum pengapung akan bergerak turun sehingga mengakibatkan saluran bensin terbuka kemudian bensin akan masuk kedalam karburasi. kancing jarum skep berfungsi untuk mengancing jarum skep dengan skep ( throttle valve ) agar jarum tidak terlepas dari skep ketika skep digerakkan. 6. Skep berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya udara yang masuk kedalam ruang karburasi. Ruang jarum skep / pipa saluran udara Baut pengatur udara berfungsi untuk mengatur udara agar mesin stasioner Nozzle / main jet berfungsi untuk jalur keluarnya bensin dari tampungan bensin keruang bakar. Engsel atau kancing pengapung 11. Pengapung berfungsi untuk mengatur membuka dan menutupnya jarum pengapung dari pipa saluran bensin keruang karburasi. 9. 2. 12. Setelah karburasi tersebut penuh maka secara otomatis pengapung akan bergerak naik dan mendorong jarum pengapung keatas yang mengakibatkan tersumbatnya saluran bensin dari tangki. 4. Prinsip kerjanya adalah ketika ruang karburasi dalam keadaan kosong maka pengapung tersebut akan bergerak turun yang di sebabkan oleh gaya grafitasi. 5. Tampungan bensin berfungsi menampung bensin yang mengalir dari tangki bensin 13. Jarum pengapung ( needle valve ) berfungsi untuk mengatur masuknya bensin dari tangki bensin keruang karburasi. 10.

Ketika mesinnya dalam putaran tinggi. Jika pada saat mesin langsam yang mengatur komposisi campuran bensin dengan udara adalah baut pengatur udara. masuknya bensin kedalam spoeyer ini diakibatkan karena perbedaan tekanan udara antara tekanan udara pada float chamber dengan tekanan udara pada venturi. alasan mengapa idle port di tempatkan lebih dekat pada mesin adalah disebabkan pada saat langsam putaran mesinnya lambat dan aliran udara tidak terlalu cepat yang disebabkan posisi throttle valve diam. Sistem kerja karburator Cara kerja pada karburator adalah ketika mesin dalam keadaan hidup (langsam). Setelah bensin yang masuk pada sepoeyer langsam bercampur dengan udara yang masuk dari lubang air bleeder. Untuk menyempurnakan komposisi campuran bensin dan udara pada saat mesin berputar lambat. sedangkan pada saat putaran mesinnya tinggi yang mengatur campuran adalah jarum skep bersama katup skep.B. Air bleeder dapat disetel oleh sebuah baut yang biasa dikenal dengan baut pengatur angin. maka pada karburator dibuat sebuah lubang yang menembus dari bagian belakang karburator sampai ketempat spoeyer langsam. lubang yang menembus karburator sampai kebagian spoeyer ini dinamakan airbleeder. bensin dari float camber ( tampungan bensin) masuk ke dalam lubang kecil pada jet stationer (spoeyer langsam). Posisi idle port ini berada dimuka nozzle utama. Seperti halnya air bleeder pada spoeyer langsam. kemudian keluar pada sebuah lubang yang disebut Idle port. hanya air bleeder untuk spoeyer utama ini tidak dilengkapi dengan alat penyetel. . spoeyer utama inipun dilengkapi dengan air bleeder yang lubangnya menembus dari bagian belakang karburator sampai ke bagian sepoeyer utama. bensin keluar dari nozzle yang dilengkapi dengan jarum needle ( jarum skep ). Tinggi rendah perputaran pada mesin dapat diatur pada jarum skep yang bisa kita kendalikan dengan cara menarik dan mengulur handle Gas pada stang motor.

Dan Fungsi Dari Masing – Masing Komponen Karburator a. Jarum pelampung berfungsi untuk menutup dan membuka seluran bahan bakar dari tangki. . Komponen – Komponen Dari Karburator. Secar umum piston valve mengatur besar kecilnya saluran venturi. pada saluran masuk dipasang sebuah piringan (choke) yang dapat menutup saluran melalui saluran utama. tetapi kalau kita lihat lebih jauh lagi. Main Jet.C. Pelampung berfungsi untuk mengatur/ mengontrol pergerakan jarum pelampung bedarkan jumlah bahan bakar yang terdapat didalam ruang bahan bakar. Piston Valve (Thorttle Valve). bila bahan bakar telah berkurang maka pelampung akan turun dan jarum pelampung akan membuka saluran bahan bakar dari tangki. terutama pada saat engine dalam keadaan dingin. Ruang Bahan Bakar. c. piston valve mengatur jumlah gas bahan bakar yang masuk kedalam silinder engine. Piston valve dilengkapi dengan jarum skep (jet needle) yang berfungsi untuk mengatur jumlah bahan bakar yang keluar dari saluran utama (main jet). Dilihat dari sisi ini maka fungsi piston valve adalah: • • merubah putaran engine. Pada saat choke valve ditutup. Jarum skep ini memilii beberapa posisi pengaturan yang dapat digunakan untuk menambah atau mengurangi pengeluaran bahan bakar dari saluran utama. Untuk menghsilkan campuran yang kaya. maka jarum pelampung akan menutup saluran dan sebaliknya. kevakuman yang terjadi disaluran udara masuk akan “memaksa” bahan bakar lebih banyak keluar dari ruang bahan bakar sehingga campuran menjadi kaya. Mempertahankan kecepatan engine (kendaraan) pada beban yang berbeda. b. Bila jumlah bahan bakar di ruang bahan bakar telah mencapai ketinggian tertentu.penyuplaian bahan bakar (dari tangki) akan dikendalikan oleh pelampung. Semua karburator memerlukan suplai bahan bakar yang selalu stabil. d. Choke valve Choke valve berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar.

Pompa akselerasi berfungsi untuk menambah jumlah bahan bakar saat engine mengalami perubahan kecepatan putaran. Penambahan bahan bakar ini diperlukan. Pilot Screw. . maka semakin tinggi jarum skep terangkat. e. maka semakin besar celah antara main jet dengan jarum skep. karena bentuk jarum yang tirus. Saluran ini berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder engine pada saat engine dalam kondisi putaran langsam. g. Sekrup ini berfungsi untuk mengatur besar kecilnya posisi piston valve (gas) pada saat engine putaran langsam.Main jet berfungsi untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar yang sesuai pada semua tingkat keepatan engine putaran tinggi. Slow Jet. sebab pada saat piston valve terangkat kevacuman akan turun sehingga suplai bahan bakar akan berkurang. Semakin tinggi posisi piston valve. f. h. maka semakin banyak bahan bakar yang akan keluar dari ruang bahan bakar. Hal ini dimungkinkan oleh perubahan posisi piston valve. Pada kondisi ini pison valve dalam keadaan menutup rapat. Secrup ini berfungsi untuk mengatur jumlah aliran udara yang masuk ke ruang silinder sehingga diperoleh campuran yang tepat pada saat engine putaran langsam. Piston Valve Screw. dari putaran rendah ke putaran tinggi. Pompa Akselerasi.

bak bensin karburator terlebih dahulu lalu disusul dengan Lalu bersihkan tiap komponen dengan sikat tadi. Cara Servis Karburator Pada motor. Karburator ini juga memiliki bagian. Karburator apabila tidak dibersihkan secara berkala juga berakibat kurang baik bagi motor karena dapat mengganggu suplai gas yang dihasilkan juga berakibat pada borosnya bensin. pegas pengembali dll. mainjet skrup udara dan bensin throtlevale. karburator adalah suatu tempat dimana udara dan bahan bakar di campurkan untuk menghasilkan gas yang nantinya akan dimasukkan keruang bakar untuk di bakar dan menghasilkan tenaga. - Lepas karburator dan bawa ke nampan tadi Lepas semua komponen karburator. usahakan juga semprot dengan kompresor Setelah itu pasang kembali karburator seperti semula sesuai tempatnya.D. Alat yang dibutuhkan : Kunci pas / ring Obeng kembang dan gepeng Tang Wadah untuk tempat komponen – komponen karburator Sikat Langkah Pertama : - Matikan keran bensin dan lepas keran dari karburator dengan obeng. .  Lepas tebeng motor - Lepas sambungan filter udara ke karburator dengan obeng lalu lepas juga sambungan yang keleher angsa (intake manifold) dengan kunci ring / pas tadi.baigan diantaranya adalah pelampung .

Setelah posisi idle mesin tidak mati.5 putaran dan untuk motor sport sampai 2.6 putaran untuk motor bebek. Jika sudah ketemu suara mesin tertinggi maka turunkan setelan baud gas hingga posisi idle atau tidak mudah mati (900 -1100 rpm).5 putaran.4 – 1. Lalu cek sekali dua kali untuk di gas. Setel gas untuk putaran 3000 – 5000 rpm lalu hidupkan mesin.4 – 1. untuk motor sport dari 2. Jangan lupa memasang tebeng motor kembali.Langkah Kedua menyetel karburator : Putar ke kanan setelan angin sampai mentok kemudian putar balik ke kiri untuk motor bebek 1.4 – 2. maka motor sudah dalam kondisi baik.6 putaran. . Kemudian setel baud angin sampai posisi suara mesin tertinggi atau suara knalpot tidak nembak walau sekecil apapun kira kira antara 1.

Buat yang biasa korek karburator konvensional dengan reamer atau memperbesar diameter venturi. tapi kelamaan debu bisa menghambat gerakan skep. Seumpama retak atau sobek. Hal ini jangan dilakukan pada karburator vakum. Harganya mahal Bro. Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. resikonya skep bisa oblak yang bisa berakibat mesin susah hidup. Bagian lain yang tak kalah sensitif adalah karet karburator vakum. Tapi. Karburator CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake.E. cara merawatnya berbeda dengan karburator konvensional. Skep di karburator vakum beda karena bahannya dari resin dilapis teflon. langsung ganti baru karena mesin bakal susah hidup. Teknologinya sudah mengikuti teknologi karburator mobil. Suzuki Thunder. Gara-gara kena debu. skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan teflon tergores. Kawasaki Kaze ZX130. Cara perawatan karburator Karburator vakum alias Karburator vakum (Constant Velocity) sudah jadi standar motor keluaran terbaru. Posisinya ada di atas karbu dan ditutup lempengan besi. Kondisi karet pemegang karbu dan intake manifold tidak boleh ada kebocoran karena berimbas skep bakal susah naik. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat. Suzuki Satria F-150. Jadi perhatikan kondisi selang vakum yang menuju karbu. Termasuk klep masuk yang tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu vakum jadi melorot. pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus. hasilnya motor susah langsam/nggak stabil. Misalnya tidak disarankan buka boks filter udara. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin. Bisa dilihat pada Yamaha Mio. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam berlapis krom. . Honda Vario. kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan. Waktu servis nggak perlu dibuka karena kalau sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran sehingga putaran mesin jadi ngaco.

Rentan terhadap perubahan kondisi cuaca.Pada sistem karburator mempunyai kelebihan sebagai berikut:     Perawatannya relatif mudah dan murah. diantaranya :    Efisiensinya yang rendah. baik dingin atau panas Memerlukan penyetelan . Biaya perbaikan dan utak-atik relatif murah Busi nyala Relatif tahan terhadap beberapa gangguan Namun sistem karburator juga memiliki kelemahan.

Gambar karbulator . *karbulator PE 30 *karbulator PETAK 32(tailand) .

*Karbulator PETAK TURBO 34 *Karbulator PETAK 38 .

F.MPI . ISTILAH ELEKTRONIK FUEL INJEKTION TOYOTA – EFI HONDA – PGMFI MAZDA – EGI BOSCH – JETRONIK GENERAL MOTOR – MULTEC MITSUBISHI .Dibandingkan karburator.sehingga dapat menghasilkan daya motor yang optimal dan mempunyai gas buang yang ramah lingkungan. SISTEM INJEKSI EFI EFI adalah sebuah kata dari Elektronik Fuel Injektion. Adapun pengeritan dari EFI adalah sebuah sistem penyemprotan bahan bakar di Intake yang dalam kerjanya di kontrol secara elektronik agar didapatkan nilai campuran udara dan bahan bakar selalu sesuai dengan kebutuhan motor bakar.

Cara Kerja Sistem EFI Sistem EFI dirancang agar bisa melakukan penyemprotan bahan bakar yang jumlah dan waktunya ditentukan berdasarkan informasi dari sensor-sensor. Oleh karena itu.G. maka pendeteksian kondisi mesin dari berbagai karakter (suhu. putaran. . Informasiinformasi tersebut sangat bermanfaat bagi ECU untuk diolah guna memberikan perintah yang tepat kepada injektor. Semakin lengkap sensor. getaran mesin dan sebagainya) menjadi lebih baik. kandungan gas. sistem pengapian. pompa bahan bakar dan sebagainya. tekanan. keberadaan sensor-sensor yang memberikan informasi akurat tentang kondisi mesin saat itu sangat menentukan unjuk kerja (performance) suatu mesin. Pengaturan koreksi perbandingan bahan bakar dan udara sangat penting dilakukan agar mesin bisa tetap beroperasi/ bekerja dengan sempurna pada berbagai kondisi kerjanya.

yaitu beberapa derajat sebelum TMA di akhir langkah kompresi.H. Selanjutnya pada silinder 4 injeksi terjadi pada langkah usaha. maka jumlah bahan bakar akan semakin banyak pula. Saat penginjeksian (injection timing) dan lamanya penginjeksian. . Oleh karena itu. Misalnya untuk mesin 4 silinder dengan tipe injeksi serentak. saat penginjeksian (injection timing) tidak mesti sama persis dengan percikan bunga api busi. Jika FO (firing order) mesin tersebut adalah 1 – 3 – 4 – 2. Artinya saat terjadinya penginjeksian tidak langsung masuk ke ruang bakar selama posisi katup masuk masih dalam keadaan menutup. Tipe injeksi serentak yaitu saat penginjeksian terjadi secara bersamaan. yaitu langkah buang. Terdapat beberapa tipe penginjeksian (penyemprotan) dalam sistem EFI motor bensin (khususnya yang mempunyai jumlah silinder dua atau lebih). Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa penginjeksian pada motor bensin pada umumnya dilakukan di ujung intake manifod sebelum inlet valve (katup masuk). maka lamanya injeksi akan semakin bertambah karena bahan bakar yang dibutuhkan semakin banyak. diantaranya tipe injeksi serentak (simoultaneous injection) dan tipe injeksi terpisah (independent injection). Saat penginjeksian tidak menjadi masalah walau terjadi pada langkah hisap. tentunya saat penginjeksian injektor satu dengan yang lainnya terjadi secara bersamaan. seiring naiknya putara mesin. maka pada silinder 3 injeksi terjadi pada satu langkah sebelumnya. Semakin lama terjadi injeksi. saat terjadi injeksi pada silinder 1 pada langkah hisap. dan pada silinder 2 injeksi terjadi pada langkah kompresi. Dengan demikian. usaha maupun buang karena penginjeksian terjadi sebelum katup masuk. Sedangkan lamanya (duration) penginjeksian akan bervariasi tergantung kondisi kerja mesin. kompresi. sedangkan tipe injeksi terpisah yaitu saat penginjeksian setiap injektor berbeda antara satu dengan yang lainnya. biasanya sesuai dengan urutan pengapian atau firing order (FO).

Sedangkan bagi mesin yang tidak dilengkapi dengan sistem pendinginan air. maka ECU akan memberikan tegangan pada solenoid injektor sedikit lebih lama (kaya). Dengan demikian akan terdapat sebagian kecil bahan bakar yang menempel di dinding intake manifold sehingga tidak masuk dan ikut terbakar dalam ruang bakar.I. Untuk memperkaya campuran bahan bakar udara tersebut. Cara Kerja Saat Kondisi Mesin Dingin Pada saat kondisi mesin masih dingin (misalnya saat menghidupkan dipagi hari). Sensor ini akan mendeteksi kondisi air pendingin mesin yang masih dingin tersebut. rendahnya penguapan bahan bakar saat temperatur masih rendah . Pada saat masih dingin kerapatan udara lebih padat sehingga jumlah molekul udara lebih banyak dibanding temperatur saat panas. sensor yang dominan untuk mendeteksi kondisi mesin saat dingin adalah sensor temperatur oli/ pelumas mesin (engine oil temperature sensor) dan sensor temperatur udara masuk (intake air temperature sensor). maka diperlukan campuran bahan bakar dan udara yang lebih banyak (campuran kaya). Sedangkan sensor temperatur udara masuk mendeteksi temperatur udara yang masuk ke intake manifold. Sensor temperature oli mesin mendeteksi kondisi pelumas yang masih dingin saat itu. kemudian dirubah menjadi signal listrik dan dikirim ke ECU. Temperatur air pendingin yang dideteksi dirubah menjadi signal listrik dan dikirim ke ECU. Agar tetap terjadi perbandingan campuran yang tetap mendekati ideal. Dengan demikian. Selanjutnya ECU akan mengolahnya kemudian memberikan perintah pada injektor dengan memberikan tegangan yang lebih lama pada solenoid injektor agar bahan bakar yang disemprotkan menjadi lebih banyak (kaya). pada sistem EFI yang dilengkapi dengan sistem pendinginan air terdapat sensor temperature air pendingin (engine/ coolant temperature sensor). Hal ini disebabkan penguapan bahan bakar rendah pada saat kondisi temperatur/ suhu masih rendah.

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa proses penyemprotan pada injektor terjadi saat ECU memberikan tegangan pada solenoid injektor. aliran udara dideteksi dari saluran khusus untuk saluran stasioner. J. ECU akan memberikan tegangan listrik sedikit lebih lama dibandingkan saat putara stasioner. Posisi katup gas (katup throttle) pada throttle body masih menutup pada saat putaran stasioner/ langsam. Cara kerja saat putaran rendah Pada saat putaran mesin masih rendah dan suhu mesin sudah mencapai suhu kerjanya.sehingga akan ada bahan bakar yang menempel didinding intake manifold dapat diantisipasi dengan memperkaya campuran tersebut. . Berdasarkan informasi dari sensor tekanan udara (manifold absolute sensor) dan throttle position sensor (TPS) tersebut. sehingga bahan bakar yang berada dalam saluran bahan bakar yang sudah bertekanan akan memancar keluar dari injektor. Naiknya tekanan udara yang masuk mengindikasikan bahwa jumlah udara yang masuk lebih banyak. Pada saat putaran mesin sedikit dinaikkan namun masih termasuk ke dalam putaran rendah. Lamanya penyemprotan/ penginjeksian hanya beberapa derajat engkol saja karena bahan bakar yang dibutuhkan masih sedikit. ECU akan mengontrol dan memberikan tegangan listrik ke injektor hanya sebentar saja (beberapa derajat engkol) karena jumlah udara yang dideteksi oleh MAP (manifold absolute preasure) sensor. Hal ini supaya dimungkinkan tetap terjadinya perbandingan campuran bahan bakar dan udara yang tepat (mendekati perbandingan campuran teoritis atau ideal). Dengan pemberian tegangan listrik tersebut solenoid coil akan menjadi magnet sehingga mampu menarik plunger dan mengangkat needle valve (katup jarum) dari dudukannya. Oleh karena itu. ECU akan memberikan tegangan listrik kepada solenoid injector untuk menyemprotkan bahan bakar. tekanan udara yang dideteksi oleh MAP sensor akan menjadi lebih tinggi dibanding saat putaran stasioner. Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh MAP (manifold absolute sensor) tersebut.

Throttle position sensor (TPS) mendeteksi pembukaan katup throttle sedangkan MAP (manifold absolute sensor) mendeteksi jumlah/ tekanan udara yang semakin naik.K. Saat ini deteksi yang diperoleh oleh sensor tersebut menunjukkan jumlah udara yang masuk semakin banyak. Sensor-sensor tersebut mengirimkan informasi ke ECU dalam bentuk signal listrik. katup throttle semakin terbuka lebar dan sensor TPS (throttle position sensor) akan mendeteksi perubahan katup throttle tersebut. ECU memerima informasi perubahan katup throttle tersebut dalam bentuk sinyal listrik dan akan memberikan tegangan pada solenoid injektor lebih lama dibanding putaran menengah karena bahan bakar yang dibutuhkan lebih banyak lagi. Dengan demikian lamanya penyemprotan/ penginjeksian otomatis akan melebihi dari setengah putaran derajat engkol. . Selanjutnya jika putaran dinaikkan lagi. Pada waktu penyemprotan/ penginjeksian (fuel injection) mulai terjadi dari pertengahan langkah usaha sampai pertengahan langkah buang dan lamanya penyemprotan/ penginjeksian sudah hampir mencapai setengah putaran derajat engkol karena bahan bakar yang dibutuhkan semakin banyak. ECU kemudian mengolahnya dan selanjutnya akan memberikan tegangan listrik pada solenoid injektor dengan waktu yang lebih lama dibandingkan putaran sebelumnya. ECU menerima informasi dari TPS (throttle position sensor) dan MAP (manifold absolute sensor). Disamping itu saat pengapiannya juga otomatis dimajukan agar tetap tercapai pembakaran yang optimum berdasarkan infromasi yang diperoleh dari sensor putaran rpm. Cara kerja saat putaran menengah dan tinggi Pada saat putaran mesin dinaikkan dan kondisi mesin dalam keadaan normal.

Dalam hal ini. pada sistem injeksi (EFI) tidak membuat suatu koreksi khusus selama akselerasi.L. Untuk mengatasi hal tersebut. Hal ini disebabkan dalam sistem EFI semua koreksi terhadap pengaturan waktu/ saat penginjeksian dan lamanya penginjeksian berdasarkan informasi-informasi yang diberikan oleh sensorsensor yang ada. Masih ada beberapa kondisi kerja mesin yang tidak dibahas lebih detil seperti saat perlambatan. Dengan demikian. selama akselerasi pada sistem EFI tidak terjadi keterlambatan pengiriman bahan bakar karena bahan bakar yang telah bertekanan tinggi tersebut dengan serentak diinjeksikan sesuai dengan perubahan volume udara yang masuk. Cara kerja saat akselerasi (percepatan) Bila mesin pada kondisi akselerasi (digas) dengan serentak dari kecepatan rendah. Perubahan jumlah udara saat katup gas dibuka dengan tiba-tiba akan dideteksi oleh MAP (manifold absolute sensor). dalam sistem bahan bakar konvensional (menggunakan karburator) dilengkapi sistem akselerasi (percepatan) yang akan menyemprotkan sejumlah bahan bakar tambahan melalui saluran khusus. Namun pada prinsipnya adalah hampir sama dengan penjelasan yang sudah dibahas. selama tenaga yang dikeluarkan tinggi (high power output) atau beban berat dan sebagainya. maka volume udara juga akan bertambah dengan cepat. maka untuk sementara akan terjadi keterlambatan bahan bakar sehingga terjadi campuran kurus/ miskin. Demikian tadi cara kerja sistem EFI pada beberapa kondisi kerja mesin. Walaupun yang dideteksi MAP (manifold absolute sensor) adalah tekanan udaranya. Hal ini disebabkan dalam sistem EFI bahan bakar yang ada dalam saluran sudah bertekanan tinggi. maka semakin banyak jumlah udara yang masuk ke intake manifold. Semakin tinggi tekanan udara yang dideteksi. karena bahan bakar lebih berat dibanding udara. namun pada dasarnya juga menentukan jumlah udara. Informasi tersebut dikirim ke ECU dalam bentuk signal listrik yang merupakan .

. maka koreksi terhadap pengaturan saat dan lamanya penginjeksian akan semakin sempurna. Semakin lengkap sensor yang dipasang pada suatu mesin.gambaran tentang berbagai kondisi kerja mesin saat itu. sehingga mesin bisa menghasilkan unjuk kerja atau tampilan (performance) yang optimal dan mengeluarkan kandungan emisi beracun yang minimal.

Sensitif terhadap interferensi gelombang elektromagnetik akibat rumitnya kabelkabel(wiring). Rentan terhadap air. sistem injeksi ini juga memiliki kelemahan terutama dalam hal:     Perawatan sangat spesifik. sehingga membutuhkan peralatan khusus dan mekanik yang ahli. suhu panas atau dingin Busi pijar Kinerja mesin lebih optimal Pengendalian/pengoprasian mesin lebih mudah Di sisi lain. karena disesuaikan dengan kebutuhan mesin Afisiensi tinggi Emisi gas buang lebih rendah Tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca. Perawatan lebih mahal.Sistem INJEKSI EFI mempunyai kelebihan sebagai berikut:        Presisi. . karena banyaknya komponen kelistrikan.

masuknya bensin kedalam spoeyer ini diakibatkan karena perbedaan tekanan udara antara tekanan udara pada float chamber dengan tekanan udara pada venturi. . bensin dari float camber ( tampungan bensin) masuk ke dalam lubang kecil pada jet stationer (spoeyer langsam).BAB III PENUTUP A. B. dan juga memberikan tenaga yang besar pada mesin kendaraan dan juga bekerja dengan ekonomis. Fungsi kerja pada karburator ialah pada waktu zuiger bergerak dari TMA ke TMB didalam langkah hisap. Saran Saran yang dapat penulis sampaikan pelajarilah lebih dalam tentang Sistem Karburator karena dengan mempelajari lebih dalam lagi maka kita akan mudah memahami tentang karburator. maka pada ruangan silinder terjadi pembesaran ruangan sehingga menimbulkan kehampaan pada ruang bakar atau ruang silinder Cara kerja pada karburator adalah ketika mesin dalam keadaan hidup (langsam). kemudian dapat memudahkan mesin untuk hidup. karena karburator dapat mengatur akselerasi kecepatan kendaraan pada berbagai tingkat beban dan kecepatan. Kesimpulan Karburator dan injeksi efi memang sangat penting dalam kendaraan bermotor.

com/p/karburator-karburation.blogspot.com http://kuliahitukeren.html http://otomotif-jogjaevol.blogspot.com .DAFTAR PUSTAKA http://aannurafifi.com/2012/12/12/cara-perawatan-karburator/ Sumber : lativvital.html http://otomotif-sistem injeksi efi.com/2011/07/komponen-komponen-dari-karburator-dan.blogdetik.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful