P. 1
RUMPUN BURHANI

RUMPUN BURHANI

|Views: 306|Likes:
Published by Mur Yani
Sumber pengetahuan dalam nalar burhani adalah realitas (al-waqi’) baik dari alam, sosial, dan humanities.
Sumber pengetahuan dalam nalar burhani adalah realitas (al-waqi’) baik dari alam, sosial, dan humanities.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Mur Yani on Jun 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2013

pdf

text

original

RUMPUN BURHANI Sumber pengetahuan dalam nalar burhani adalah realitas (al-waqi’) baik dari alam, sosial, dan

humanities. Karena itu, sering disebut al – ‘ilm al – husuli, yaitu ilmu yang dikonsep, disusun dan disistematisasikan lewat premis – premis logika atau al – mantiq. Premis ini disusun lewat kerjasama antara proses abstraksi dan pengamatan indera atau dengan menggunakan alat laboratorium, proses penelitian lapangan dan penelitian literer mendalam. Peran akal dalam nalar epistemologi burhani sangat besar sebab diarahkan untuk mencari sebab akibat. Pendekatan dalam nalar ini adalah filosofis dan saintifik. Nalar ini lebih menekankan pada pemberian argumen dalam mencermati berbagai fenomena empirik sekaligus memberikan alternatif pemecahan. Fenomena alam dan sosial menuntut manusia untuk merenungkan tujuan ia diciptakan dan apa manfaat yang dapat diambil. Sehingga diperlukan orang yang bernalar kritis, yaitu orang yang memiliki kesadaran tentang masalah disekitar dan aktif mencari dan memberikan solusi. Selain nalar kritis, burhani menuntut seseorang membuat abstraksi dari berbagai fenomena yang ada “apa yang tampak dalam realitas” tidak sekedar dilihat dari yang ada di permukaan namun ada nomena yang harus dicermati. Maka, jenis argumen yang ada dalam nalar burhani adalah demonstratif, yang lebih banyak dituntut untuk menunjukkan bukti dan penjelasan tentang suatu pemahaman atau fenomena. Nalar ini berisi argumen yang bersifat pembuktian, deskripsi, dan elaborasi. Nalar ini berpangkal dari beberapa prinsip dasar yaitu idrak al –sabab (prinsip kausalitas), al – hatmiyah (kepastian), al – mutabaqah bayn al – aql wa al – nizam al – tabi’ah. Prinsip – prinsip tersebut berpandangan bahwa antara realitas empirik dan fenomena alam pada dasarnya berlaku hukum sebab akibat. Sehingga diperlukan upaya untuk mencari akar penyebab dengan mengkaji penyebab dan akibat sekaligus, karena akibat yang sama belum tentu penyebabnya sama. Sebaliknya, sebab yang sama belum tentu menyebabkan akibat yang sama. Maka keilmuan yang termasuk dalam nalar burhani adalah falsafah, ilmu – ilmu alam seperti fisika, matematika, biologi, kedokteran, dan ilmu – ilmu sosial seperti sosiologi, antropologi, psikologi, dan sejarah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->