PELAKSANAAN KEGIATAN MAGANG

Aspek Teknis Pembibitan Pembibitan adalah tempat untuk menumbuhkan kecambah hingga menjadi bibit dan memelihara sampai bibit siap ditanam di lapangan. Kegiatan pembibitan yang dilaksanakan bertujuan untuk melakukan seleksi sehingga hanya bibit yang baik yang ditanam di lapangan, untuk memelihara bibit secara intensif sehingga pertumbuhannya jagur dan seragam, meminimalkan gangguan pada masa pertumbuhan, menentukan tingkat kematian kecambah dan mengatur penggantian secara dini. Pada saat penulis melaksanakan kegiatan magang, di PT Tunggal Perkasa Plantations sedang tidak melaksanakan kegiatan penanaman kecambah sehingga penulis hanya melakukan pengawasan, penyiraman, dan pemupukan. Sistem pembibitan yang digunakan di PT TPP adalah sistem double stage. Luas areal pembibitan di PT TPP yaitu 23.48 ha. Penyiraman bibit. Penyiraman pembibitan di PT TPP dilakukan sebanyak dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari dengan kebutuhan air sebanyak 1 – 2 liter/hari. Semakin tua umur bibit, semakin besar pula debit air yang diberikan. Penyiraman tidak mesti dilakukan setiap hari, jika pada malam hari hujan turun dengan debit air lebih besar dari 8 mm maka penyiraman pagi hari ditiadakan, sedangkan jika hujan turun pada pagi hari dengan debit air lebih besar dari 8 mm maka tidak dilakukan penyiraman. Penyiraman bibit menggunakan dua sistem, yaitu sumi sansui dan drip irrigation. Mekanisme penyiraman dengan menggunakan sumi sansui, yaitu dengan memanfaatkan tekanan sehingga air yang masuk ke dalam pipa akan tersebar melalui lubang kecil yang terdapat pada pipa bagian atas. Pipa sumi sansui berdiameter 2 inci dengan banyak lubang halus yang dirancang ke arah kanan kiri secara berselang-seling. Drip irrigation atau irigasi tetes merupakan sistem penyiraman dengan meletakkan selang infus pada setiap media pembibitan.

Pupuk diaplikasikan dengan cara menabur pupuk di atas tanah polybag secara melingkar dengan jarak 4 – 5 cm dari pangkal bibit dan tidak boleh mengenai daun atau akar. pemeliharaan dilakukan untuk mendapatkan tanaman yang sehat dan jagur (pertumbuhan vegetatif). sedangkan untuk fase TM pemeliharaan ditujukan untuk memperoleh produksi optimal. Perawatan Tanaman Perawatan tanaman merupakan suatu usaha untuk meningkatkan atau menjaga kesuburan tanah dalam lingkungan pertumbuhan tanaman guna mendapatkan tanaman yang sehat dan berproduksi sesuai yang diharapkan. Peningkatan pertumbuhan Mucuna bracteata merupakan salah satu item project improvement dari Afdeling V. Pemupukan bibit. serta berkembang biak dengan menggunakan stolon. Mucuna bracteata memiliki ciri-ciri berdaun lebar yang berwarna hijau. Pasa fase TBM. Pemupukan dilakukan dan diselesaikan petak demi petak. Pemupukan dilakukan setelah 1 jam penyiraman pertama. yaitu efiseinsi dalam penggunaan air dan meminimalkan kehilangan media tanam dan pupuk. Kegiatan pemeliharaan tanaman kelapa sawit dibagi atas dua.20 Sistem ini memiliki kelebihan. dan menahan pertumbuhan . menahan terjadinya erosi. Penanaman dan perawatan legume cover crop (LCC). Di Afdeling V Kebun Bandar Balam Radang Seko PT Tunggal Perkasa Plantations jenis LCC yang ditanam adalah Mucuna bracteata. yaitu pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM). batang berwarna ungu untuk batang muda dan berwarna hijau dan berbulu untuk batang tua. Mucuna bracteata berfungsi sebagai pengikat nitrogen. menyimpan air. Seperti halnya tanaman penutup tanah lainnya. Satu pohon sawit ditanam empat bibit Mucuna bracteata yang berbentuk ondol-ondol (bibit stek yang dibungkus media tumbuh dengan menggunakan plastic yang dibentuk bulat-bulat) sehingga satu hektar membutuhkan 572 bibit Mucuna bracteata. Pemupukan dilakukan sesuai dengan dosis dan umur bibit yang mengikuti standar rekomendasi pemupukan. Akar yang terbuka terlebih duhulu harus dibumbun dengan tanah halus.

(a) (b) Gambar 1. Standar perawatan Mucuna bracteata di PT TPP dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. kemudian pelepah tersebut ditumpuk bersama di gawangan mati. Merawat parit meliputi kegiatan pembersihan bibir parit. Pupuk yang digunakan yaitu Rock Phosphate (RP) dengan dosis 125 kg per hektar. Pelepah dan sampah-sampah yang ada di parit harus dinaikkan sampai parit tersebut bersih hingga kedalaman 1 m. Kegiatan rawat parit dilakukan secara manual dengan norma kerja 20 m/HK. dan melancarkan aliran air parit.5 3 - Sumber : Kantor Besar PT Tunggal Perkasa Plantations (2010) Standar perawatan Mucuna bracteata yaitu 4 HK/ha.5 3 3 4 Rotasi Rawat Piringan Chemis Manual (kali/bulan) (kali/bulan) 1 2 1 1.21 gulma. tanah dicangkul untuk kemudian diletakkan di sekitar bibir parit. melebarkan bibir parit. bibir parit harus bersih dari gulma dan pelepah yang jatuh. . Pembersihan dilakukan selebar 1 m dari bibir parit. Kegiatan penanaman dan perawatan Mucuna bracteata di lapangan dapat dilihat pada Gambar 1. Standar Rotasi Perawatan Mucuna bracteata di PT TPP Umur (bulan) 0-6 7-12 12 12-36 48 Rotasi Rawat Gawangan Chemis Manual (kali/bulan) (kali/bulan) 1 3 1 1. pelebaran bibir parit dilakukan apabila lebar bibir parit yang ada kurang dari 1. Penanaman (a) dan Perawatan Mucuna bracteata (b) Rawat parit dan pembuatan parit.5 m.

Alat yang digunakan untuk pembuatan tapak timbun adalah cangkul. pupuk. sehingga bahan kimia tidak mengenai . Pada perawatan piringan secara kimia. Permukaan tapak timbun diratakan dan dipadatkan agar tetap tahan dari hujan dan aliran air bawah. Pada jarak 0. dilakukan penyemprotan herbisida dengan rotasi 90 hari atau 4 kali dalam setahun.5 m. dan air. Standar ukuran dalam pembuatan tapak timbun yaitu jari-jari 2 m dengan tinggi timbunan mencapai 0. Piringan setelah disemprot harus bebas dari segala jenis gulma dan rumput-rumputan. Tangan sebelah kanan digunakan untuk menyemprot dan tangan sebelah kiri digunakan untuk menyibakkan daun saat penyemprotan. Piringan adalah areal di sekeliling pohon sawit yang memberikan ruang untuk pertumbuhan tanaman sehingga harus dibersihkan untuk mempermudah pengumpulan brondolan sewaktu panen dan tempat untuk penaburan pupuk. Tapak timbun dibuat melingkari tanaman sawit. Pencangkulan gulma dilakukan dari arah dalam ke luar piringan.5 HK/ha. Rawat piringan (circle). hal ini untuk mempermudah penyerapan air. Norma kerja pada perawatan piringan secara manual adalah 0. Tapak timbun berfungsi untuk melindungi tanaman dari genangan air saat curah hujan tinggi pada daerah rendah dan areal pasang surut atau dekat dengan aliran air sungai.22 Pembuatan tapak timbun. Tanah yang digunakan menimbun merupakan tanah galian di sekitar tanaman sawit. Pengendalian gulma secara manual dilakukan dengan cara membabad gulma hingga mencapai tinggi 20 – 30 cm dari permukaan tanah. menghindari pencucian unsur hara atau hilangnya pupuk akibat aliran air. jari-jari piringan minimal ditambah 15 cm dari ujung daun terluar. kemudian sisanya dibersihkan menggunakan cangkul atau dapat langsung dicangkul tanpa dibabad terlebih dahulu. dan menghindari pengikisan tanah oleh air sehingga akan memperkokoh akar tanaman. Rawat piringan adalah membersihkan piringan dari gulmagulma yang merugikan tanaman dalam hal persaingan unsur hara. Pada tanaman menghasilkan (TM). Untuk memudahkan penyemprotan. maka cara penyemprotan untuk tanaman menghasilkan (TM) adalah mengelilingi piringan searah jarum jam (ke kanan).5 m dari tanaman sawit dibuat cekung ke dalam atau pangkal tanaman tidak boleh tertimbun.

Perawatan secara kimia untuk jalan panen dilakukan rutin dengan rotasi 90 hari atau 4 kali setahun dengan norma kerja 0.5 m yang letaknya searah barisan tanaman untuk areal datar dan mengikuti kontur untuk daerah berbukit. Rawat gawangan adalah membersihkan gulma dari sekelompok anak kayu yang ada di gawangan yang dianggap merugikan tanaman maupun menyulitkan pekerjaan panen baik di pasar pikul. Perawatan gawangan dilakukan dengan weeding . dan kacang-kacangan. serta menciptakan kondisi yang tidak terlalu lembab agar penyerbukan dapat lebih lancar dan mencegah berkembangnya penyakit tanaman. Gawangan adalah areal yang berada di luar piringan tanaman.23 daun yang dapat menyebabkan kematian. Areal tersebut harus dikendalikan dari gulma yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. TPH atau tempat pengumpulan hasil adalah suatu tempat yang dibuat khusus untuk mengumpulkan hasil panen (TBS dan brondolan) dari dalam blok. tunggul/sisa-sisa kayu. Jalan panen harus ada pada setiap dua barisan tanaman dan harus bebas dari gulma. Bila pada saat pelaksanaan pekerjaan pengendalian gulma. Rawat gawangan. piringan. Rawat tempat pengumpulan hasil (TPH). Rawat pasar pikul (path). sehingga hasil panen terkumpul dan dapat diketahui hasil per karyawan pemanen dan mempercepat pengangkutan. pengendalian gulma pada gawangan dapat memberi peluang cahaya matahari sampai ke permukaan tanah. Rawat pasar pikul dilakukan secara manual dan kimia.05 HK/ha.2 – 1. Pekerjaan rawat TPH dilakukan bersama dengan kegiatan rawat piringan dan rawat jalan panen dengan norma kerja 0. anak kayu. Norma kerja pada perawatan piringan secara kimia adalah 0. dan sekitar parit/sungai. Selain itu.25 HK/ha. Penyiangan gawangan bertujuan untuk membuang semua jenis gulma yang merugikan.5 HK/ha. Standar lebar pasar pikul adalah 1. TPH harus bersih dari segala jenis gulma. Perawatan TPH dilakukan rutin secara kimia dengan rotasi 90 hari atau 4 kali dalam setahun. dijumpai piringan yang masih bersih sesuai standar maka piringan tersebut bisa ditinggalkan (perawatan selektif). baik secara teknis maupun ekonomis. Pasar pikul adalah jalan yang berada di tengahtengah barisan tanaman yang berfungsi sebagai jalan pekerja rawat dan jalan pengangkut panen dari dalam blok ke tempat pengumpulan hasil (TPH). Ukuran TPH umumnya 4 m x 3 m.

bergantung pada ketinggian tanaman. Prunning maksimum boleh dilakukan dalam bentuk songgo dua (dua pelepah di bawah tandan paling bawah harus ditinggalkan). Pelaksanaan DAK adalah dengan membongkar semua gulma yang termasuk anak kayu dan menghindarkan pembabadan gulma. cahaya dapat masuk lebih merata sehingga proses asimilasi dan sirkulasi angin dapat lebih baik. pelepah yang harus disisakan adalah 48 – 56 pelepah. kerisan. dan memberikan keleluasaan perkembangan tandan untuk menghindari adanya tandan terjepit. Untuk menjaga keseimbangan aspek vegetatif dan generatif maka jumlah cabang optimum disesuaikan dengan unsur tanaman. Hal ini disebabkan siklus hidup dari gulma yang pengendaliannya dengan cara didongkel sejak dari biji hingga tumbuh muda umumya berkisar 45 – 60 hari. Selain itu tujuan akhir dari pemeliharaan cabang adalah untuk mendapatkan produksi yang optimum karena berkaitan dengan fotosintesis.5 HK/ha. pakis-pakisan. Alat yang digunakan untuk prunning adalah dodos besar atau egrek. Tujuan pemangkasan pelepah yang dilakukan dengan songgo dua adalah untuk memudahkan pelaksanaan panen karena tanaman sudah cukup tinggi. Pembabadan gulma dapat mengakibatkan tertinggalnya akar atau sebagian dari batang tanaman yang dapat tumbuh dan bertunas kembali. Pemangkasan pelepah pada tanaman kelapa sawit adalah pekerjaan memotong pelepah daun tua yang dianggap sudah kurang produktif. Rotasi dongkelan umumnya bervariasi antara 50 – 60 hari. pada tanaman dewasa 40 – 48 pelepah. Gawangan harus bebas dari gulma kelompok kayu-kayuan.24 manual dan dongkel anak kayu (DAK). dan sebagainya. Pemotongan daun tua yang sudah kurang produktif tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan generatif. bambu. mengurangi salah satu faktor yang menghalangi penyerbukan secara alami. Pekerjaan prunning dilakukan secara rutin pada tanaman menghasilkan (TM). Pada tanaman muda. Pemotongan pelepah harus dilakukan sedekat mungkin . Norma kerja pada pekerjaan rawat gawangan secara manual adalah 1. dan mengurangi brondolan yang menyangkut pada cabang. mendorong penyaluran zat hara yang diserap tanaman pada daun yang lebih produktif. mempermudah pelaksanaan panen. dan untuk tanaman tua 32 – 40 pelepah. Pemangkasan pelepah (prunning).

Dasar pembagian LSU yaitu umur tanaman. Pengambilan LSU sebaiknya pada pagi hari yaitu pukul 06. apabila malam hujan ≥ 20 mm maka LSU ditunda esok harinya dan apabila pada saat LSU sedang berjalan. Cara pengamatan .25 dengan pohon. merangsang pertumbuhan akar. Manfaat LSU adalah sebagai indikator status hara tanaman yang menggambarkan kecukupan hara. jenis tanah. dihitung dari pelepah satu yaitu pelepah yang paling muda yang telah membuka sempurna. mengurangi erosi. keseragaman kultur teknis. topografi lahan. misalnya 12 x 13. artinya tiap 12 pokok dalam barisan dan tiap 13 baris. Tujuan penyusunan pelepah adalah untuk menjaga kelembaban tanah. dan di sekelilingnya ada tanaman kosong atau tidak ditanam. Penetapan pokok sampel bergantung pada sistem. pinggir parit atau sungai. pelepah ke-9 untuk TBM 2 – 3 tahun. Pemilihan pelepah untuk LSU yaitu pelepah ke-17 untuk TM 4 tahun ke atas. turun hujan.00 – 12. Tenaga kerja yang digunakan untuk pemangkasan pelepah adalah tenaga kerja harian maupun borongan. Penyusunan pelepah tidak boleh mengganggu pasar pikul dan piringan. dan varietas tanaman. kondisi pokok sampel relatif sama dengan kondisi tanaman di blok tersebut. tanaman sisipan. maka ditunda sampai hujan berhenti dan rintik-rintik hujan tidak ada lagi. pelepah disusun mengikuti kontur untuk menahan aliran air. menekan pertumbuhan gulma. di pinggir jalan. mulai diambil pokok ke-3 setiap masuk barisan LSU.00 WIB dan tidak dibenarkan sore hari. Rotasi penunasan yang dilakukan adalah 1 kali per tahun. dan sebagai sumber bahan organik. Semua pelepah yang telah dipotong harus disusun rapi di gawangan mati dengan posisi telungkup. Pengambilan Sampel Daun (LSU) Leaf Sample Unit (LSU) yaitu suatu unit sampel daun yang diambil dari kelompok lahan dengan tanaman yang diamati mewakili dan homogen. Pokok yang tidak boleh dijadikan sampel yaitu pokok sakit atau abnormal. Pada areal yang curam. indikasi kekurangan dan kelebihan hara yang menjadi pertimbangan dalam pemberian dosis pupuk. Jumlah pokok sampel yang diambil yaitu 33 – 36 pokok per blok LSU. Hal dilakukan agar brondolan yang jatuh tidak tersangkut pada cabang. memudahkan kegiatan perawatan dan panen. tumbuh miring.

dan pupuk. tidak boleh terkena keringat atau asap rokok. path (pasar pikul). Pemberantasan gulma di piringan dikendalikan dengan cara circle weeding chemis (CWC) dan circle weeding manual (CWM).26 sampel daun yaitu daun disimpan dalam kantong plastik yang bersih dan diberi label. tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Scleria sumatrensis. Pengendalian gulma dilakukan secara manual dan kimiawi. Pengendalian gulma secara kimia dilakukan pada circle (piringan). dan tempat pengumpulan hasil (TPH) atau lebih dikenal dengan sebutan CPT (circle. Circle harus dibersihkan dari semua jenis gulma untuk memudahkan penaburan pupuk. pasar pikul. Imperata cylindrica. (a) (b) Gambar 2. Gulma yang dominan di Afdeling Viktor PT TPP dapat dilihat pada Gambar 2. Gulma yang dominan tumbuh di areal perkebunan PT TPP adalah Nephrolepis biserata. Pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan pengendalian gulma dilakukan secara manual. serta untuk memudahkan pemanenan. Gulma Dominan di Afdeling Viktor : (a) Imperata cylindrica dan (b) Dicranopteris linearis Pengendalian gulma secara kimia. path. Ageratum conyzoides. Pengendalian Gulma Pengendalian gulama di perkebunan kelapa sawit bertujuan untuk sanitasi. Circle merupakan areal di sekeliling pohon dengan jari-jari 2 – 2. memudahkan pemeliharaan. kotoran/debu. Borreria alata. taksasi. tidak boleh terkena tanah. Pengendalian gulma secara kimiawi dilakukan untuk piringan. dan panen. Mikania micrantha. Penggunaan herbisida disesuaikan dengan jenis gulma . dan tempat pengumpulan hasil (TPH) serta untuk pengendalian ilalang (Imperata cylindrica). Ottochloa nodosa. Melastoma malabatricum.5 meter dari pohon. dan TPH).

Tempat pengumpulan hasil (TPH) merupakan tempat untuk mengumpulkan tandan buah segar dan brndolam sehingga memudahkan dalam pengangkutan buah ke pabrik kelapa sawit.20 0.030 12 0.36 1.025 0. Analisis daun di PT TPP dilakukan satu tahun sekali yaitu pada akhir semester satu (bulan Juni). Pemupukan Pemupukan merupakan kegiatan penaburan pupuk di lahan perkebunan kelapa sawit sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan perusahaan yang didasarkan pada analisis daun dan analisis tanah.025 0. b. Pengendalian gulma manual (dongkel anak kayu).075 1. Path dan TPH 2.025 0.075 1.27 yang tumbuh di piringan. Gulma atau anak kayu yang didongkel di antaranya Clidemia hirta. Norma standar penggunaan materi herbisida pada TBM dapat diliht pada Tabel 4.03 3 12 1.500 0.40 0. Weeding Chemist (WC) . Hasil analisis daun digunakan sebagai rekomendasi pemupukan pada tahun berikutnya.500 0.500 0.000 0. anak sawit.360 0.500 0. mempermudah pengangkutan hasil.500 l/ha/ thn Dosis l/ha/ rotasi 0. Norma Standar Pemberian Material Herbisida pada TBM TBM 1 Rotasi (kali/ thn) TBM 2 Rotasi (kali/ thn) 3 3 3 3 TBM 3 Rotasi (kali/ thn) 4 4 3 3 No.030 12 0. dan juga memudahkan dalam perawatan.025 0.3 HK/ha.500 l/ha/ thn 1. CPT: Cricle Weeding. Rawat gawangan a. Lalang -Spot Lalang -Wiping Lalang Round Up Ally Ally Gramoxone Round Up Round Up 0. teki. . dan semua jenis tanaman berkayu lainnya yang tumbuh di piringan dan gawangan kelapa sawit.500 2.075 0. Deskripsi Material Dosis l/ha/ rotasi l/ha/ thn Dosis l/ha/ rotasi 0. putihan. Dongkel anak kayu (DAK) merupakan kegiatan mendongkel gulma baik yang berada di piringan maupun di gawangan tanaman kelapa sawit dengan menggunakan cangkul. Pengendalian gulma di jalan angkong dan TPH dilakukan secara kimiawi dengan rotasi 60 hari dan kebutuhan HK sebesar 0. Tabel 4.360 Sumber: PT Tunggal Perkasa Plantation 2010 Path (jalan angkong atau pasar pikul) merupakan jalan panen di tengah barisan tanaman yang diperuntukkan bagi pemanen guna memudahkan pelaksanaan panen.100 0.

PT Tunggal Perkasa Plantation melakukan pemupukan dengan dua jenis. 12 kg MOP. Aplikasi JJK kelapa sawit banyak mengalami masalah di lapangan. Di PT Tunggal Perkasa Plantation JJK diaplikasikan dengan dosis 60 ton/ha. MOP. 0. truk yang mengangkut JJK dari pabrik sering kali melebihi kapasitas truk. Tujuan dari pemupukan adalah untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman pada tanaman belum menghasilkan (TBM) dan untuk meningkatkan produksi untuk tanaman menghasilkan (TM). P. Hal tersebut menyebabkan JJK–JJK akan berjatuhan dan tercecer di sepanjang jalan yang dilalui.6 kg RP. sehingga dosis pupuk per blok tidak sama. Potensi JJK sebagai pupuk organik berkaitan dengan kandungan haranya yang cukup tinggi. Alat yang digunakan untuk menyusun JJK adalah gancu/tajok dan angkong untuk melansir janjangan kosong. Sedangkan pemupukan anorganik menggunakan pupuk kimia/buatan seperti pupuk tunggal (ZA. di antaranya adalah tumpukan JJK menutupi jalan dan menghambat proses pekerjaan panen dan rawat pada blok tersebut.28 Analisis daun dilakukan per blok tanaman. seperti terlihat pada Gambar 3. Janjangan kosong (JJK) merupakan sisa proses pengolahan tandan buah kelapa sawit oleh pabrik dengan produksi JJK sekitar 23 % dari tandan buah segar (TBS). Pemupukan organik (janjangan kosong dan pupuk kandang). Pada saat magang penulis hanya melakukan pengamatan kegiatan pemupukan pada fase TBM. Selain itu. yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. . Pemupukan dilakukan dengan rotasi dua kali setahun. Pemupukan organik dengan menggunakan limbah padat berupa tandan kosong (tankos) dan pupuk kandang. Satu ton JJK kepala sawit setara dengan 3 kg Urea. JJK kelapa sawit mengndung unsur hara N. JJK disusun rapi di sekeliling pohon sawit dengan jarak 1 – 2 meter dari batang sawit. dan Mg yang dibutuhkan tanaman. RP. dan 2 kg Kieserit. dan Borat) dan pupuk majemuk (NPK 15:15:15 dan NPK 12:12:17). K. Kieserit.

20 karung/orang/hari. RP.5 % N. lebar 20 cm. sedangkan penaburan pupuk RP. Pemupukan dilakukan secara manual dengan menggunakan sistem target. dan dalam 30 cm. Pada beberapa kejadian. MOP. Jenis pupuk yang diberikan adalah pupuk majemuk (NPK). Borate. Urea. 0. pelangsir pupuk.25 % P2O5. Ukuran rorak panjang 1 m. Pemupukan manual dilakukan pada daerah bergelombang atau rolling. pengumpul karung. Jenis pupuk yang digunakan merupakan pilihan berdasarkan pertimbangan teknis dan ekonomis yang ditetapkan oleh Direktorat Pengembangan Produksi dan Kontrol PT Astra Agro Lestari. MOP. Pemupukan anorganik. dan beberapa orang penabur yang disesuaikan dengan jumlah pupuk yang . Pupuk kandang yang diaplikasikan di kebun merupakan kotoran ayam yang dipasok dari daerah Sumatra Barat. PT Tunggal Perkasa Plantation jaga menggunakan pupuk kandang. pupuk kandang yang dikirim ke kebun sudah tidak murni lagi karena telah dicampur dengan sekam dan tanah. dan Kieserit dapat dilakukan kapan saja (tidak bergantung pada musim). Borate. Susunan Janjangan Kosong pada TBM Kelapa Sawit Selain janjangan kosong.5 % K2O. dan Kieserit. dan 0. Pemupukan dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu pada semester satu (Januari – Juni) dan semester dua (Juli – Desember). Pupuk kandang dimasukkan ke dalam rorak yang telah disediakan di dekat pohon sawit dengan dosis 20 kg/rorak. Pemupukan dilakuan secara berkelompok yang terdiri atas mandor pupuk. Urea. Pupuk kandang mengandung 0. Penaburan pupuk NPK dilakukan pada awal musim hujan dengan kisaran curah hujan 100 – 200 mm/bulan.29 Gambar 3. Tbk. Pemupukan dilakukan secara manual dan mekanis.

Pemanenan Pemanenan adalah pengambilan buah kelapa sawit yang telah memenuhi kriteria matang panen dari pohonnya. Tabel 5. Tingkat kematangan buah dinyatakan dengan fraksi tandan atau buah luar yang memberondol dapat seperti tercantum pada Tabel 5.5 12. kriteria matang panen merupakan indikasi yang dapat membantu pemanen memotong buah pada saat yang tepat. dan eksploitasi berjalan dengan baik sehingga mencapai umur produktif yang lama. Kriteria panen. dan takaran.5 – 25 25 – 50 50 – 75 75 – 100 Buah dalam memberondol Derajat Kematangan Sangat mentah Mentah Matang Matang I Matang II Lewat matang I Lewat matang II Sumber: PT Tunggal Perkasa Plantation (2010) . biaya panen efisien. mendapatkan mutu minyak yang tinggi. mendapatkan jumlah minyak dan kernel (rendemen) yang tinggi. Mutu panen buah yang baik ditentukan oleh derajat kematangan buah yang akan mempengaruhi rendemen minyak dan ALB. Kriteria Matang Panen Berdasarkan Tingkat Fraksi Buah Kelapa Sawit Fraksi 00 0 1 2 3 4 5 % Brondolan Lepas 0 1 – 12. kain untuk menggendong.30 akan ditabur. Kriteria panen kelapa sawit dapat ditentukan yaitu buah matang yang telah membrondol. minimal sudah terdapat 10 brondolan yang lepas dari TBS/janjang atau 2 brondolan/kg berat janjang. Pemanenan merupakan kegiatan inti dari operasional kebun kelapa sawit untuk mendapatkan jumlah TBS yang tinggi. Peralatan yang digunakan untuk pemupukan secara manual adalah ember plastik. selanjutnya bersama-sama brondolannya dikumpulkan untuk diangkut ke pabrik. Pemupukan secara mekanis dilakukan dengan menggunakan fertilizer spreader dan hanya dilakukan untuk daerah datar atau flat.

dan kepala kebun. asisten afdeling. yang dihitung secara acak dari sejumlah pohon tertentu dari masing-masing blok. Rotasi panen yang digunakan adalah rotasi panen yang normal karena proses pematangan buah adalah ± 7 hari. Hal tersebut disebabkan tanaman kelapa sawit yang masih muda lebih mudah dipanen dan lebih mudah dalam pengangkutan. Sistem panen yang digunakan di PT TPP merupakan sistem panen hancak tetap. Rotasi panen adalah waktu yang diperlukan antara panen terakhir sampai panen berikutnya pada tempat yang sama.31 Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemanen adalah memotong buah mentah dan meninggalkan brondolan di piringan. dan merugikan pabrik kelapa sawit. mengganggu kelestarian produksi. Rotasi panen. Pada tanaman yang masih muda ancak panen lebih besar daripada tanaman yang lebih tua. Oleh karena itu di PT TPP pemanen diharuskan berpasangan untuk mengutip semua brondolan yang ada di piringan dan sekitarnya. Sedangkan kerugian meninggalkan brondolan adalah kerugian secara ekonomis bagi perusahaan. Luas ancak panen bergantung pada umur tanaman. Sistem perhitungan yang digunakan adalah dengan mengamati pokok sampel pada gawangan sampel yang berada pada areal atau blok yang akan dipanen. Akan tetapi sering kali rotasi panen berubah bergantung pada kondisi kerapatan buah.5 – 2 ha per orang dan tidak berpindah-pindah. perlu dilakukan taksasi produksi harian yang dilakukan sehari sebelum panen. Taksasi produksi. dan tahun tanam yang berbeda-beda. Pada sistem tersebut pemanen diberi ancak dengan luas areal 1. Sistem panen. Di PT TPP rotasi panen yang digunakan adalah 6/7 artinya areal dibagi 6 seksi dan dipanen selama 6 hari dalam 7 hari. krani panen. Sebelum dilakukan pemanenan. Angka kerapatan panen (taksasi) adalah perkiraan jumlah pohon yang dapat dipanen dari seluruh pohon yang ada dalam blok. Umumnya dari satu areal diambil 10 % sebagai pokok sampel. topografi berbukit atau curam. mandor 1. Data yang dicatat dalam taksasi produksi harian di antaranya . Pengawasan panen pada PT TPP dilaksanakan oleh mandor panen. Sistem tersebut sangat baik digunakan pada areal yang sempit. Untuk menanggulangi hal tersebut yang paling baik dilakukan adalah kontrol sesering mungkin di TPH dan ancak panen karena kerugian akibat memotong buah mentah yaitu kehilangan sebagian potensi produksi minyak.

2. Pelaksanaan panen. dan lain-lain Sumber: Hasil Pengamatan di Lapangan (2010). Sedangkan data buah masak digunakan untuk taksasi produksi rotasi minggu ini. Pemanen dalam memotong buah matang terlebih dahulu memotong pelepah yang menyangga buah tersebut atau yang mengganggu pelaksanaan panen. Alat-alat panen yang digunakan untuk memotong TBS dari pokoknya digunakan dodos dan egrek. Dodos digunakan untuk memotong TBS pada tanaman yang masih pendek dan mudah dijangkau. Tabel 6. Alat-alat yang sering digunakan dalam pelaksanan panen di PT TPP tercantun pada Tabel 6. Jumlah buah hitam digunakan untuk estimasi produksi semester ini. Kenek tersebut membantu pemanen dalam mengutip brondolan yang jatuh di piringan. Nama Alat Dodos Egrek Angkong Gancu Kapak Tomasun Karung Batu asah Kegunaan Pemotong tandan buah pada tanaman yang masih pendek Pemotong tandan buah pada tanaman yang sudah tinggi Alat angkut TBS dan brondolan dari pasar pikul ke TPH Alat angkut TBS dari pokok ke pasar pikul/ke angkong Memotong tandan buah yang panjang Tempat brondolan Pengasah dodos. 1. buah hitam. Alat-alat Panen Kelapa Sawit yang Digunakan di PT Tunggal Perkasa Plantations No. pelaksanaan panen dilakukan sesuai dengan ancak yang telah ditentukan. Alat-alat panen. buah mengkal. 4. Jumlah buah mengkal digunakan untuk memperkirakan produksi rotasi panen berikutnya. Satu orang pemanen dapat juga memanen lebih dari satu ancak dalam satu hari sesuai dengan pembagian hanca. sedangkan pada tanaman yang pendek dengan . mengangkut tandan ke TPH. 7. dan sebagai pemanen cadangan. Data jumlah bunga digunakan untuk memperkirakan produksi buah 6 bulan yang akan datang. Pelepah yang sudah dipotong kemudian disusun membentuk huruf “U” mengelilingi pokok atau membentuk huruf “I” sebagai gawangan mati dengan ujung pelepah mengarah utara-selatan. Pemotongan tandan pada TM yang tinggi dilakukan dengan egrek. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah pemotongan tandan buah yang akan dipanen. Pemanen dalam mengerjakan hanca sering kali dibantu oleh satu atau dua orang dan biasa disebut kenek. dan buah masak. 5.32 adalah jumlah bunga. egrek. sedangkan untuk tanaman yang lebih tinggi (tinggi > 3 m) digunakan egrek. kapak. 3. 6.

33 menggunakan dodos. serta premi kerani panen dan mandor transportasi adalah 1. Premi panen selain diberikan kepada pemanen juga diberikan kepada mandor panen. Tabel 7. Buah yang sudah di TPH disusun rapi dengan tangkai buah menghadap ke jalan untuk mempermudah pengangkut melihat nomor panen serta mempermudah krani buah dan mandor panen dalam melakukan pengecekan buah mentah. Pada kegiatan panen di perkebunan kelapa sawit dikenal istilah basis.5 kali dari rata-rata premi pemanen yang diawasi dikalikan faktor kualitas. seperti tertera pada Tabel 7. Kapak tersebut menghasilkan potongan seperti hurup “V” atau seperti cangkem kodok. Faktor Kualitas Pabrik Kelapa Sawit di PT Tunggal Perkasa .5 kali dari rata-rata premi mandor panen yang ada di afdeling dikalikan faktor kualitas. Sistem perhitungan premi pemanen dapat dilihat pada Lampiran 8 . dan mandor satu. Faktor kualitas ditentukan berdasarkan rendemen dan kandungan asam lemak bebas (ALB) harian pabrik. Premi panen merupakan pemberian pendapatan tambahan di luar gaji pokok yang disesuaikan dengan prestasi kerja (PK). Pada tangkai buah diberi nomor sesuai pemanen di hancak tersebut. premi mandor satu adalah 1. Besarnya basis borong ditentukan oleh tahun tanam dan topografi areal panen. Premi mandor panen adalah 1.25 kali dari rata-rata pendapatan premi pemanen yang ada di wilayahnya dikalikan faktor kualitas. kerani panen. Di PT Tunggal Perkasa Plantations untuk panen diterapkan basis borong. Basis borong adalah target tonase atau jumlah janjang berdasarkan berat janjang rata-rata (BJR) tertentu yang harus didapatkan oleh seorang pemanen dalam satu hari sebagai dasar untuk menghitung premi panen. Basis dan premi panen. Kriteria kelas pemanen dapat dilihat pada Lampiran 9 . mandor transportasi. Besarnya pemberian premi ditentukan oleh kriteria tahun tanam tanaman kelapa sawit dan kriteria kelas pemanen. TBS yang sudah dipanen kemudian diangkut ke TPH dengan menggunakan angkong. Alat yang digunakan untuk memotong tangkai panjang adalah kampak yang disebut Tomasun. Nama Tomasun merupakan gabungan dari dua nama pekerja PT TPP Tomi dan Asum yang menemukan alat tersebut. Di PT TPP panjang tangkai dari pangkal buah ± 1 cm yang berbentuk huruf “V” (cangkem kodok).

Mandor adalah manajer tingkat bawah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan semua kegiatan di lapangan. Mandor harus bisa memberi motivasi dan mengarahkan pekerja dalam melakukan suatu pekerjaan. 4.5 23 – 23. di antaranya apel pagi bersama BHL. Setelah penulis mengikuti kegiatan-kegiatan secara langsung di lapangan sebagai BHL. Rendemen (%) > 23. maka selanjutnya penulis berstatus sebagai pendamping mandor. Setiap hari mandor mengisi buku kerja mandor yang berisi daftar hadir pekerja setelah selesai kegiatan dan prestasi kerja yang diperolehnya pada hari itu. Setiap mandor bertanggung jawab terhadap hasil kerja yang dikoordinirnya dengan selalu berpedoman pada Lembar Rencana Kerja (LRK) yang telah ditetapkan kepala afdeling dan perusahaan. 1. Mandor harus mampu memotivasi pekerja untuk bekerja sesuai dengan standar operasional perusahaan.5 22 – 23 Berapapun < 22 ALB (%) <3 <3 <3 >3 Berapapun Faktor Kualitas (%) 125 100 75 50 50 Sumber : Kantor Besar PT Tunggal Perkasa Plantations (2010) Aspek Manajerial Karyawan Non staf Penggerak utama dalam suatu organisasi suatu perusahaan adalah sistem manajerial. 3. karena hal inilah yang menentukan tercapainya target atau tidak suatu pekerjaan. 2. briefing bersama kepala afdeling atau kepala . Sistem manajerial yang baik didukung dengan sumber daya manusia yang handal dapat memberikan pengaruh yang positif bagi suatu perusahaan. Pengawasan yang dilakukan oleh mandor bertujuan untuk meningkatkan keefektifan bekerja. Jumlah tenaga kerja yang diawasi oleh mandor bervariasi antara 5 – 25 orang. Buku kerja mandor merupakan alat yang digunakan dalam pengawasan pekerja.34 Plantations No. 5. Seorang mandor mempunyai kegiatan-kegiatan wajib yang harus diikuti.

Kegiatan yang dilaksanakan penulis selama menjadi pendamping mandor yaitu sebagai pendamping mandor pupuk. sekaligus memberikan penilaian terhadap hasil kerja tersebut. mengontrol dan mengawasi pelaksanaan pemupukan. mandor juga mempunyai kewajiban mengurus pengambilan material dan mempersiapkan tenaga kerja. mandor rawat. mengawasi pekerjaan secara langsung serta mengarahkan pekerja agar bekerja lebih efektif. Mandor I. baik kegiatan administrasi (permintaan dan penerimaan barang) sebelum mendapat persetujuan dari kepala afdeling. Mandor I mempunyai tugas untuk mengontrol semua jenis pekerjaan yang dilakukan. . Mandor I berwenang untuk mengecek semua jenis kegiatan. mandor I menjamin bahwa pekerjaan yang dilakukan selesai dan sesuai dengan norma/target serta membuat laporan harian hasil kerja dan melaporkan masalah-masalah yang dihadapi ke kepala afdeling. Selain itu. apel pagi dan memberikan pengarahan kepada keryawan. menghitung tenaga kerja yang hadir untuk menentukan luasan yang akan dipupuk. mengawasi pengambilan pupuk di gudang. meminta kendaraan pengangkutan pupuk ke krani afdeling. mandor semprot. briefing tentang teknik aplikasi pekerjaan yang sesuai dengan ketentuan perusahaan (SOP). Mandor I adalah orang yang mengatur semua kegiatan yang ada di lapangan.35 kebun untuk mendapatkan pengarahan tentang pekerjaan yang akan dilaksanakan. Tugas mandor pupuk adalah membuat perencanaan blok/petak yang akan dipupuk atas persetujuan asisten afdeling. Tingkatan yang berada di bawah kepala afdeling adalah mandor I. Semua mandor tersebut berada di bawah mandor I. menghitung dan melaporkan hasil pekerjaan meliputi prestasi kerja pekerja dan kualitas pekerjaan serta masalah yang dihadapi kepada kepala afdeling. mengisi daftar hadir pekerja sebelum dan sesudah bekerja. mengikuti dan mengawasi distribusi pupuk dari gudang ke lapangan. dan mandor panen. Mandor pupuk. Selain itu. Fungsi dan tanggung jawab seorang mandor I lebih luas dibandingkan dengan mandor-mandor lainnya. membuat permintaan bahan/bon gudang yang disetujui asisten afdeling dan kepala kebun. Mandor I mempunyai hak untuk menegur mandor lain jika mandor tersebut melakukan kesalahan dalam melakukan suatu pekerjaan.

Mandor rawat mengawasi semua kegiatan pengendalian gulma yang dilakukan secara manual. Mandor rawat bertugas merencanakan dan mengawasi seluruh kegiatan perawatan. Tugas mandor semprot adalah menentukan areal yang akan disemprot atas persetujuan asisten afdeling. mengawasi pekerjaan di lapangan dan mengawasi penggunaan herbisida. Mandor rawat merupakan karyawan non staf yang termasuk dalam serikat karyawan utama (SKU). pemeliharaan jalan dan jembatan. Bagi pemanen yang melebihi basis maka pemanen tersebut berhak mendapatkan premi. dan pengendalian hama dan penyakit. mandor semprot mengisi absen karyawan. menghitung penggunaan bahan yang dipakai. pemeliharaan TPH. mengisi krani buah. Karyawan Staf . menghitung jumlah TBS yang dipanen pada hari tersebut. kemudian melakukan apel pagi dengan karyawan. Tugas mandor panen adalah membuat perencanaan blok/petak yang harus dipanen atas persetujuan kepala afdeling. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam kegiatan pemeliharaan adalah pengendalian gulma. mengatur kebutuhan tenaga kerja dan material yang akan digunakan. mengatur ancak perawatan. mengisi absen karyawan.36 Mandor rawat. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan oleh petugas HPT. dan mengisi Buku Kerja Mandor (BKM). Setelah pelaksanaan pemanenan. Pada saat itu dilakukan juga pengabsenan karyawan untuk mengetahui jumlah tenaga kerja pemanen. sambil memberikan pengarahan tentang standar pelaksanaan panen dan keselamatan kerja. Mandor semprot. mandor panen menerima laporan hasil panen dari pemanen. melakukan apel pagi untuk memberikan pengarahan dan pengabsenan karyawan. dan memeriksa kualitas pekerjaan. Penyemprotan merupakan salah satu kegiatan dalam pengendalian gulma dengan menggunakan herbisida. Setelah kegiatan di lapangan. Mandor panen kemudian memberi ancak kepada masing-masing pemanen dan melaksanakan pengawasan panen. Norma kerja ditentukan oleh berapa banyak TBS yang dihasilkan pada hari itu. Mandor panen. Selama berstatus sebagai mandor semprot kegiatan yang dilakukan penulis adalah melakukan pengawasan pengambilan herbisida di gudang dan pelaksanaan kegiatan penyemprotan di lapangan.

Asisten bertanggung jawab kepada asisten senior (kepala kebun) dan administratur. dan melakukan administrasi afdeling dengan dibantu oleh krani kantor. melakukan pengawasan dan penilaian terhadap prestasi mandor. antara lain membuat Lembar Rencana Kerja (LRK) yaitu rencana kerja per item pekerjaan yang berisi rencana luas areal yang akan dikerjakan. melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan kegiatan lapangan. . Kegiatan administrasi tesebut. rencana tenaga.37 Kepala afdeling (asisten) merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan dan hal-hal penting lainnya dalam suatu luasan areal tertentu (divisi). dan rencana material yang akan digunakan. Asisten bertugas merencanakan dan mengkoordinasikan program kerja dan target mingguan serta bulanan sesuai program kerja kebun. mengevaluasi hasil-hasil kegiatan dan mengarahkan pemecahan masalah di tingkat afdeling.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.