P. 1
faktor penunjang dan penghambat pendidikan

faktor penunjang dan penghambat pendidikan

|Views: 442|Likes:
Published by Herwanto Heru
faktor penunjang peningkatan mutu pendidikan
faktor penunjang peningkatan mutu pendidikan

More info:

Published by: Herwanto Heru on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2015

pdf

text

original

PENDAHULUAN Pendidikan merupakan aspek sentral dalam kehidupan.

Karena melalui pendidikan,

seseorang akan belajar daan mengalami perubahan tingkah laku. Dengan demikian, tentu manusia dapat berkembang dan memperoleh pengetahuan yang akan berguna di kehidupannya kelak. Pendidikan bisa diperoleh di mana saja. Pelaksanaan proses pendidikan di Indonesia saat ini memiliki beberapa permasalahan. Salah satu di antaranya adalah rendahnya mutu pendidikan yang ada saat ini. Banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia Rendahnya mutu pendidikan yang ada di Indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurikulum, guru, sarana dan prasarana, lingkungan dan tentu saja siswa itu sendiri. Dalam tugas ini saya akan membahas mengenai faktor penghambat dan faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan yang ada di Indonesia berdasarkan dengan hasil wawancara dari narasumber yang peduli dengan pendidikan.

HASIL WAWANCARA

NARASUMBER 1 Nama Usia Pekerjaan : Siti Farida, S.Pd : 31 tahun : Guru SD Wates 01

HASIL WAWANCARA Wawancara dilakukan tanggal 06 Juni 2013, dirumah beliau. Berikut transkrip wawancaranya:

Saya

:

Malam, Bu. Maaf ya saya ganggu malam-malam begini. Saya ada tugas kuliah, diminta untuk wawancara seorang guru. Ibu ada waktu gak?

Ibu Ida : Saya :

Oh iya Heru. Mau tanya tentang apa rupanya? Oh, seputar pendapat Ibu aja tentang pendidikan di Indonesia. Bagaimana kondisi pendidikan yang sekarang ini di Indonesia?

Ibu Ida :

Menurut saya, pendidikan di Indonesia sudah jauh lebih baik dan berkembang dibandingkan dengan yang dulu.

Saya

:

Iya sih bu, menurut ibu apa hambatan yang buat pendidikan di Indonesia ini lama berkembangnya ?

Ibu Ida

:

Fasilitas yang kurang memadai, seperti dana yang kurang merata, pengembangan kompetensi guru yang kurang bisa jadi faktor penghalang. Dan juga belum semua masyarakat sadar bahwa pendidikan itu sangat penting.

Saya

:

Iya sih Bu. Banyak juga orang tua yang dari kalangan tidak mampu yang lebih mau anaknya bekerja daripada cari uang.

Ibu Ida :

Itu pun ada kesalahan pemerintah. Pepatah yang bilang pendidikan itu mahal, menjadi ketakutan semua masyarakat kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya tinggi-tinggi. Disini seharusnya pemerintah mempunyai anggaran yang besar untuk bidang pendidikan, dan harus dibagikan secara merata.

Saya

:

Menurut ibu, efektif tidak penggunaan kemajuan teknologi dalam memaksimalkan pendidikan di Indonesia?

Ibu Ida :

Menurut saya, hal ini sangat efektif. Teknologi memudahkan dan sangat membantu guru untuk mendidik setiap siswa. Guru jadi bisa menciptakan suasana baru didalam kelas. Hanya saja, fasilitas seperti itu belum ada di sekolah saya.

Saya

:

Jadi setiap guru diwajibkan untuk bisa menggunakan teknologi seperti laptop dan internet. Bagaimana pendapat ibu?

Ibu Ida

:

Sudah seharusnya seperti itu. Itu makanya perlu diadakan training untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Tapi ya itu memerlukan biaya yang besar. Jadi, guru bisa membuat terobosan yang baru tentang pengajaran di dalam kelas. Misalnya, murid diajak nonton film yang berhubungan dengan pelajaran. Tetapi ya balik lagi ke masalah utama, belum semua sekolah punya fasilitas yang memadai.

Saya

:

Menurut Ibu, apa saja faktor pendukung perkembangan mutu pendidikan di Indonesia ?

Ibu Ida

:

Menurut saya, ada banyak faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia contohnya : adanya peningkatan kualitas tenaga pendidik, yaitu dengan pelaksanaan PLPG dan penyuluhanpenyuluhan yang dilaksanakan oleh pemerintah, serta dengan peningkatan kesejahteraan guru.

NARASUMBER 2 Nama Usia Pekerjaan Pendidikan : Dyah Ayu Qori Fauziah : 21 tahun : Mahasiswa : S1 Hukum UNS

Hasil wawancara : Saya Dyah : : Menurut anda bagaimana mutu pendidikan di Indonesia saat ini? Menurut saya, mutu pendidikan di indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan yang membaik. Banyak sekali pihak-pihak yang mulai berlomba-lomba dalam membantu peningkatan mutu pendidikan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat indonesia pada umumnya. Memantau kinerja pemerintahan Indonesia saat ini, khususnya Kementrian Pendidikan Nasioanal RI yang menganggarkan 20% dari APBN untuk kepentingan dunia pendidikan. Salah satu program kemediknas untuk merealisasikan anggaran pendidikan tersebut yaitu dengan adanya Program Bidik Misi yang sudah dimulai pada tahun anggaran 2010 lalu, dan masih berjalan hingga saat ini. Di tingkat daerah, kita jumpai banyak program pemerintah daerah untuk pendidikan. Misalnya di Surakarta sendiri dengan adanya program BPMKS ( Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta ). Dana bantuan pendidikan tersebut untuk penduduk Kota Surakarta bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surakarta. Penyelenggaraan Program BPMKS dimaksudkan agar penduduk usia sekolah dan peserta didik dapat terlayani dan mengakses pendidikan berkualitas pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah, baik negeri dan swasta. Selain pihak pemerintah yang memang bertanggung jawab secara langsung atas mutu pendidikan di Indonesia, peran pihak swasta juga

memiliki fungi yang signifikan dalam peningkatan mutu pendidikan saat ini. Hal tersebut nampak dalam sebuah program misalnya saja, suatu perusahaan dengan program CSR (Corporate Social

Responsibility). Dari program tersebut diwajibkan suatu perusahaan untuk melakuakn usaha yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat maupun lingkungan sekitar. Contohnya, banyaknya program beasiswa yang diberikan kepada siswa-siswa maupun mahasiswa. Yang terakhir adalah masyarakat sendiri yang sudah seharusnya ikut membantu dan berpartisipasi secara aktif dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Saya :

Menurut pendapat saudara bagaimana cara untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia?

Dyah :

Pendidik yang berkompeten. Tidak hanya orang yang memiliki gelar dan ilmu kemudian bisa mengajar memberikan pelajaran kepada peserta didik, namun juga yang memiliki jiwa sebagai pendidik. Artinya, seorang pendidik mempu memberikan pengaruh yang baik kepada murid dan mampu bertanggung jawab terhadap peserta didiknya, dana pendidikan, fasilitas yang memadai. Berkaitan dengan dana pendidikan, Adanya akses yang mudah dan keterbukaan informasi hingga ke seluruh penjuru wilayah Indonesia, Kesadaran setiap subyek pendidikan. Baik pendidik maupun peserta didiknya untuk bertanggung jawab atas majunya generasi penerus bangsa yang berkualitas. Karena hanya dengan kesadaran akan pendidikan yang berkualitas lah yang mampu mebawa martabat bangsa Indonesia di seluruh dunia.

Saya :

Faktor apa sajakah yang dapat menghambat peningkatan mutu pendidikan?

Dyah :

Yang dapat menghambat peningkatan mutu pendidikan di Indonesia antara lain yaitu Pendidik yang tidak berkompeten, pendidik yang tidak memilik kesadaran akan pentingnya kualitas pendidkan, terlebih lagi tidak mampu memberikan pengaruh yang baik kepada peserta didiknya. Banyaknya masyarakat yang belum terjangkau dengan programprogram pendidikan baik dari pemrintah maupun swasta. Banyaknya dana pendidikan yang dikorupsi baik di tingkat pusat maupun daerah. Tidak tersalurnya program pendidikan maupun dana pendidikan dengan baik kepada masyarakat luas.

Saya

:

Lalu bagaimana upaya yang dapat dilakukan sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan?

Dyah

:

Memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas, mempunyai pendidik yang berkompeten, menyediakan fasilitas yang memadai untuk sarana dan prasarana pendidikan, mudah terhadap informasi-informasi menyediakan akses yang tentang pendidikan dan

pelayanannya serta dengan meningkatkan kesadaran pendidik maupun peserta didik tentang pentingnya kualitas pendidikan.

KESIMPULAN Berdasarkan hasil wawancara tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa : 1. Faktor Penghambat peningkatan mutu pendidikan adalah : a. Kurangnya kualitas dari tenaga pendidik. b. Keadaan saran dan prasarana yang kurang memadai dan kurang merata antara daerah satu dan daerah yang lain. c. Kurangnya kepedulian orang tua terhadap pentingnya pendidikan. d. Korupsi dana pendidikan. e. Dana bantuan pendidikan yang diberikan kurang tepat sasaran.

2. Faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan adalah a. Sarana prasarana yang memadai guna menunjang proses pembelajaran di sekolah dasar. b. Pengembangan kurikulum yang sudah ada. c. Peningkatan kualitas tenaga pendidik d. Adanya kemauan untuk maju dari seluruh pihak pelaksana pendidikan e. Kerjasama antara instansi pendidikan dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Tugas ini disusun untuk memenuhi nilai Uji Kompetensi 2 Mata Kuliah Manajemen Berbasis Sekolah Dosen Pembimbing: Dr. Suharno, M.Pd

Disusun Oleh :

Herwanto Heru W K7111086
4B

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2013

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->