P. 1
hubungan densitas

hubungan densitas

|Views: 19|Likes:
Published by Wahyu Mey R
hubungan densitas
hubungan densitas

More info:

Published by: Wahyu Mey R on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2013

pdf

text

original

Mengapa dalam pembuatan shampoo menggunakan naoh bukan KOH ?

Pada umumnya, alkali yang digunakan dalam pembuatan sabun pada umumnya hanya NaOH dan KOH, namun kadang juga menggunakan NH4OH. Sabun yang dibuat dengan NaOH lebih lambat larut dalam air dibandingkan dengan sabun yang dibuat dengan KOH. Sabun yang terbuat dari alkali kuat (NaOH, KOH) mempunyai nilai pH antara 9,0 sampai 10,8 sedangkan sabun yang terbuat dari alkali lemah (NH 4OH) akan mempunyai nilai pH yang lebih rendah yaitu 8,0 sampai 9,5.

Properti fisika yang sangat berpengaruh bagi mengalirnya media fluida dan bagaimana perilaku mereka ketika berinteraksi dengan partikel adalah sbb : 1. Densitas (ρ) : Didefinisikan sebagai masa per unit volume. Densitas fluida karena itu dapat dianggap sebagai kuantitas masa fluida per unit volumenya. Densitas dari fluida akan berpengaruh setidaknya terhadap : besarnya gaya atau stress bekerja didalam fluida ketika mengalir, serta mengontrol besarnya gaya apung yang bekerja pada partikel sediment pada interaksinya dengan fluida yang pada gilirannya akan mengontrol perilaku fluida dan kemampuannya untuk menggerakkan butiran tersebut. 2. Viskositas (µ) : Didefinisikan sebagai rasio dari shear stress (t,gaya shearing/luas area) terhadap laju deformasi (du/dy) dari shear sepanjang fluida. Viskositas menggambarkan kemampuan dari fluida untuk mengalir. Viskositas akan bervariasi menurut temperatur Kita dapat membayangkan aliran fluida sebagai lembaran pelat parallel yang saling bergerak satu sama lain. Bila kita tarik garis tegak lurus terhadap pergerakan relative dari pelat tersebut, maka garis ini akan berdeformasi menjadi garis lurus yang memiliki inkliasi kearah pergerakan dari shear. Viskositas karena itu didefinisikan sebagai gaya yang diperlukan untuk menghasilkan laju deformasi atau sliding dari lembaran imajiner tsb. Meningkatnya viskositas , menuntut naiknya shear stress agar laju deformasi pelat tadi tetap sama. 3. Hubungan viskositas dan densitas Karena kedua parameter viskositas dan densitas memegang peranan penting dalam perilaku fluida, maka keduanya sering dihubungkan sebagai term kinematic viscosity(v) : v=µ/ρ

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->