P. 1
Implikasi Kebijakan Car Free Day

Implikasi Kebijakan Car Free Day

|Views: 81|Likes:
kuliah
kuliah

More info:

Published by: Anggita Galuh Septarini on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2014

pdf

text

original

IMPLIKASI KEBIJAKAN CAR FREE DAY ( CFD ) DI SURAKARTA

LATAR BELAKANG Car Free Day pengertiannya adalah hari tanpa mobil, itu itu adalah arti secara harfiahnya. Atau lebih spesifiknya adalah suatu hari dimana dalam suatu jalan, orang yang melewati dilarang untuk menggunakan kendaraan bermotor. Kebijakan Car Free Day sekarang ini ada hampir diseluruh wilayah Indonesia. Yang mengeluarkan kebijakan Car Free Day pun berbeda-beda. Dari pemerintah daerah tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten atau kota. Car Free Day di Indonesia sendiri secara kasat mata dilaksanakan di hari minggu. Biasanya minggu pagi, di jalan-jalan kota yang biasanya kalau tidak hari minggu keadaan jalannya semrawut, macet atau sejenisnya. Car Free Day yang pertama kali dilakukan adealah di kota Jakarta. Awal dari

kebijakan ini sesungguhnya untuk mengurangi emisi gas buang yang sudah terlalu tebal dan menjadi polusi setiap hari di kota Jakarta. Ternyata, uji coba dari jam 05.00 - 14.00 wib itu cukup mengurangi pekatnya karbon yang rajin dihirup warga setempat. Secara singkat kebijakan itu dapat diartikan adalah kebijakan untuk mengurangi Co2 yang biasanya mengandalkan pohon-pohon besar yang menyerap dan menjadi filter. Setidaknya hingga 70an persen bisa mengurangi polusi yang diakibatkan emisi gas buang, maka Car Free Day yang pertama kali diakukan di Jakarta pada setiap akhir bulan, kini menjadi setiap hari minggu. Dengan adanya hasil yang dapat dihitung dan dilihat cukup efektif ini maka banyak daerah-daerah lain di Indonesia yang melaksanakan juga kebijakan tersebut.Biasanya kebijakan itu dilakukan di pemerintahan provinsi dulu, baru kemudian kota, dan baru pemerintah kabupaten. Entah pemerintah daerah lain mengerti fungsi, tingkat keberhasilan, faktor-faktor pendukung dan penghambat, bahkan efek-efek lain dengan adanya kebijakan tersebut, tetapi secara umum pemerintah daerah lain selanjutnya melaksanakan kebijakan yang sama juga. Bahkan sering kita lihat kebijakan Car Free Day di daerah-daerah terkesan hanya meniru atau mencontoh saja. Atau dengan kata lain asal ada Car Free Day. Dan sebagai bukti banyak daerah-daerah yang ada kebijakan Car Free Day nya tetapi malah tambah ruwet atau semrawut dan bahkan muncul permasalahan baru.

Kemungkinan pada awal di buka kebijakan ini masyarakat belum begitu mengerti tentang sebenarnya kebijakan ini.Slamet Riyadi dari Bundaran Purwosari sampai Bundaran Gladak. santai. Dulu. Sebagian masyarakat yang merasakan manfaatnya. saat ini area CFD bertambah yakni sepanjang Jl. Car Free Day yang dilakukan di Surakarta dilakukan di sepanjang Jl. trailer dll. maka harapannya tentu kemurnian Car Free Day tetap terjaga. Mungkin juga jalanan menjadi sangat sepi. Lalu yang menjadi pertanyaan apakah itu sejalan dengan peraturan dan tujuan Car Free Day? Ataukah memang karena perkembangan pemerintah fleksibel akan hal tersebut? Car Free day di Surakarta sendiri berakhir pada jam 09. bukan ajang bisnis. Sedihnya. maka hal ini juga mungkin harus menjadi PR pemerintah kota Surakarta atas kebijakan tersebut. Yang menjadi fokus penelitian adalah kebijakan Car Free Day di surakarta pada saat sekarang ini. Dan tentunya kebijakan tersebut sampai sekarang telah berumur lebih dari dua tahun.00 WIB. berpengaruh pada arus lalu lintas yang akhirnya harus dialihkan. dari kegiatan olahraga. Dua hal tersebut yang kemungkinan menjadikan tampak semrawutnya Car Free Day itu sendiri. Dengan adanya Car Free Day tentu saja. Car Free day di Surakarta sekarang ini kegiatannya sangat beragam. warga Solo belum sadar akan disiplin kebersihan. Slamet Riyadi. Car Free day di Kota Surakarta di buka pada 30 Mei 2010. yaitu setelah kebijkan tersebut berumur lebih dari dua tahun. Juanda. tidak masalah dengan pengalihan jalur lalu lintas yang hanya berlaku sampai jam 9 pagi. Akan tetapi bagaimana masyarakat yang merasa dirugikan dengan hal tersebut? Apalagi. Mungkin juga masih ada kendaraan bermotor lewat. Sekarang setelah Car Free Day selesai. Akan tetapi hal-hal tersebut bukan menjadi fokus kajian penelitian ini. sampah bertebaran di mana-mana. kumpul-kumpul komunitas. bahkan Car Free Day sekarang ini menjadi ajang sosialisasi gratis dan efektif karena orang berkumpul. Sekarpace yang merupakan jalur alternatif bagi kendaraan besar seperti truk. Adanya Car Free Day di surakarta muncul pula pelarangan pengelolaan oleh EO-EO. ditutupnya jalur utama kota Solo yaitu Jl. meninggalkan sampah dagangannya di pingggir trotoar. Akan tetapi sekarang ada juga yang promosi dan berjualan.Kebijakan ini juga dilakukan di kota Solo atau Surakarta. akan tetapi pada kenyataannya banyak ditemui promosi-promosi yang ada di Car Free Day. apapun pasti akan dibaca dan dilihat. Bahkan hal itu diikuti pula dengan para pedagang ada yang ikut tidak tertib. ketika CFD Slamet Riyadi sempat membuat pusing PO Bus dan orang-orang yang . berkesenian. Dan sampai saat ini kebijakan tersebut masih tetap dijalankan.

apakah Car Free Day di Surakarta sudah sesuai dengan rencana kebijakan pemerintah pada awalnya. Penelitian ini juga bertujuan untuk sedikit memberikan gambaran. sekarang hanya menggunakan 1 jalur karena yang 1 lagi untuk Car Free day. dan mencari faktor-faktor apa sajakah yang tetap mendukung pemerintah kota mempertahankan kebijakan tersebut. maka keadaan yang muncul sudah pasti adalah masalah. Logis juga contoh jika pada awalnya arus lalu lintas menuju ke suatu tempat menggunakan 2 jalan atau jalur. Dari berbagai hal yang ada di Car Free Day surakarta pada saat ini. tentang pengalihan jalan.mau kondangan di gedung-gedung yang terletak di sepanjang jalan itu. misalkan jalan tersebut jadi padat. itulah yang menjadi objek penelitian. Juga masalah orang yang berkepentingan di hari minggu? bagaimana jika kepentingan tersebut harus menggunakan jalan yang sedang ada Car Free day? karena logis bahwa tidak semua orang akan libur di hari minggu? Kemudian tadi. mungkin hal tersebut dapat memecahkan masalah orang yang berkepentingan dengan jalan yang digunakan untuk Car Free day. Akan tetapi juga mungkin akan menimbulkan masalah baru juga. . semrawut dan sebagainya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->